Anda di halaman 1dari 16

KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL

DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

PENDAHULUAN

Denah

adalah tampak atas bangunan yang terpotong secara horizontal setinggi 1m dari
ketinggian 0.00 sebuah bangunan dengan bagian atas bangunan
dibuang/dihilangkan.

Fungsi denah antara lain untuk menunjukkan:

– fungsi ruang
– susunan ruang
– sirkulasi ruang
– dimensi ruang
– letak pintu dan bukaan
– isi ruang
– fungsi utilitas ruang (air, listrik, AC, dll.) pada denah-denah tertentu

Pada gambar denah presentasi, biasanya bagian dinding yang terpotong hanya
diblok dengan warna hitam, sementara kolom diberi warna putih untuk
pembedaan. Sedangkan, pada gambar teknik untuk pekerjaan lapangan, bagian
yang terpotong tersebut perlu dilengkapi dengan notasi material sebagai pedoman
pengerjaan.

Untuk ketebalan, bagian yang terpotong digambar dengan garis yang lebih tebal.
Furnitur dalam ruangan, kecuali tingginya melebihi 1m dari level 0.00 yang
ditentukan, digambar dengan garis yang lebih tipis.

Site Plan

Tampak atas bangunan yang dilegkapi dengan lingkungan sekitarnya. Site


planadalah rencana tapak.

Pengertian Site plan


adalah gambar dua dimensi yanmenunjukan detail dari rencana yang akan
dilkukan terhadap sebauh kaveling tanah, baik menyagkut rencana jalan, utilitas
air bersih , listrik, dan air kotor, fasilitas umum dan fasilitassosial. Siteplan dalam
dunia
properti
mungkin juga mencakup serta cluster- cluster perumahanyang direncanakan.
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

Tampak

Definisi: Wujud bangunan secara dua dimensi yang terlihat dari luar bangunan.

Fungsi gambar tampak antara lain untuk menunjukkan:

– dimensi bangunan
– proporsi
– gaya arsitektur
– warna & material
– estetika

Karena digambar secara dua dimensi, pada gambar tampak kemungkinan akan ada
beberapa bagian bangunan yang ukurannya menjadi tidak sesuai dengan ukuran
yang sebenarnya (sesuai skala), yakni garis atau bidang yang tidak sejajar dengan
bidang gambar. Untuk arah pandang sendiri tidak tergantung pada suatu patokan
yang pasti. Bisa jadi gambar tampak dinamai sesuai dengan arah mata angin
(tampak utara, tampak timur, dll.) atau dinamai sesuai view tertentu seperti
tampak dari danau, tampak dari jalan raya, dsb. Selain itu bisa juga diberi nama
tampak A, tampak B, dst. Sesuai keinginan dari sang arsitek yang ditentukan pada
denah.
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

Potongan

Gambar dari suatu bangunan yang


dipotong vertikal pada sisi yang ditentukan (tertera pada denah) dan
memperlihatkan isi atau bagian dalam bangunan tersebut.

Fungsi potongan untuk menunjukkan:

– Struktur bangunan
– Dimensi tinggi ruang

Untuk kriteria penggambaran, potongan kurang lebih sama dengan denah. Bagian
yang terpotong digaris tebal dengan notasi material bila merupakan gambar kerja.

Ada juga yang disebut potongan ortogonal, yaitu gambar potongan yang berkesan
tiga dimensi karena digambar dengan teknik gambar perspektif satu titik lenyap.
Letak titiknya sendiri berada di tengah bangunan.

http://azwaruddin.blogspot.co.id/2008/06/pengertian-portal-pada-sistem-
struktur.html

Portal adalah suatu sistem yang terdiri dari bagian-bagian struktur yang saling
berhubungan yang berfungsi menahan beban sebagai suatu kesatuan lengkap yang
berdiri sendiri dengan atau tanpa dibantu oleh diafragma-diafragma horisontal
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

atau sistem-sistem lantai.

Pada dasarnya sistem struktur bangunan terdiri 2, yaitu :


1. Portal terbuka, dimana seluruh momen-momen dan gaya yang bekerja pada
konstruksi ditahan sepenuhnya oleh pondasi, sedangkan sloof hanya berfungsi
untuk menahan dinding saja. Pada portal terbuka kekuatan dan kekakuan portal
dalam menahan beban lateral dan kestabilannya tergantung pada kekuatan dari
elemen-elemen strukturnya.

2. Portal tertutup, dimana momen-momen dan gaya yang bekerja pada


konstruksi ditahan terlebih dahulu oleh sloof / beam kemudian diratakan, baru
sebagian kecil beban dilimpahkan ke pondasi. Sloof / beam berfungsi sebagai
pengikat kolom yang satu dengan yang lain untuk mencegah terjadinya
Differential Settlement.

> Kuda-Kuda (Pendahuluan)

Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka batang yang


berfungsi untuk mendukung beban atap termasuk juga beratnya sendiri
dan sekaligus dapat memberikan bentuk pada atapnya. Kuda-kuda
merupakan penyangga utama pada struktur atap. Struktur ini termasuk
dalam klasifikasi struktur framework (truss). Umumnya kuda-kuda terbuat
dari kayu, bambu, baja, dan beton bertulang.

Kuda-kuda kayu digunakan sebagai pendukung atap dengan


bentang maksimal sekitar 12 m. Kuda-kuda bambu pada umunya mampu
mendukung beban atap sampai dengan 10 meter, Sedangkan kuda-kuda
baja sebagai pendukung atap, dengan sistem frame work atau lengkung
dapat mendukung beban atap sampai dengan bentang 75 meter, seperti
pada hanggar pesawat, stadion olah raga, bangunan pabrik, dll.

Kuda-kuda dari beton bertulang dapat digunakan pada atap dengan bentang
sekitar 10 hingga 12 meter. Pada kuda-kuda dari baja atau kayu
diperlukan ikatan angin untuk memperkaku struktur kuda-kuda pada arah
horisontal.

Pada dasarnya konstruksi kuda-kuda terdiri dari rangakaian


batang yang selalu membentuk segitiga. Dengan mempertimbangkan
berat atap serta bahan dan bentuk penutupnya, maka konstruksi kudakuda
satu sama lain akan berbeda, tetapi setiap susunan rangka batang
harus merupakan satu kesatuan bentuk yang kokoh yang nantinya
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

mampu memikul beban yang bekerja tanpa mengalami perubahan.


Kuda-kuda diletakkan diatas dua tembok selaku tumpuannya.

Perlu diperhatikan bahwa tembok diusahakan tidak menerima gaya


horisontal maupun momen, karena tembok hanya mampu menerima
beban vertikal saja. Kuda-kuda diperhitungkan mampu mendukung
beban-beban atap dalam satu luasan atap tertentu. Beban-beban yang
dihitung adalah beban mati (yaitu berat penutup atap, reng, usuk,
gording, kuda-kuda) dan beban hidup (angin, air hujan, orang pada saat
memasang/memperbaiki atap).

> Dasar Konstruksi Kuda-Kuda

Ide dasar untuk mendapatkan bentuk konstruksi kuda-kuda


seperti urutan gambar dibawah ini :
a. Akibat adanya beban maka titik pertemuan kedua kaki kuda-kuda
bagian atas (P) mengalami perubahan letak yaitu turun ke P’,
sehingga kaki kuda-kuda menekan kedua tembok kearah samping.
Bila tembok tidak kokoh maka tembok akan roboh.

b. Untuk mencegah agar kaki kuda-kuda tidak bergerak ke samping


perlu dipasang balok horisontal untuk menahan kedua ujung bawah
balok kaki kuda-kuda tersebut. Batang horisontal tersebut dinamakan
balok tarik (AB).

c. Karena bentangan menahan beban yang bekerja dan beban berat


sendiri kuda-kuda, maka batang tarik AB akan melentur. Titik P
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

bergerak turun ke titik P’, dengan adanya pelenturan, tembok seolaholah


ke dalam.

d. Untuk mengatasi adanya penurunan pada batang tarik diujung atas


kaki kuda-kuda dipasangi tiang dan ujung bawah tiang menggantung
tengah-tengah batang tarik AB yang disebut tiang gantung.

e. Semakin besar beban yang bekerja dan bentangan yang panjang,


sehingga kaki kuda-kuda yang miring mengalami pelenturan. Dengan
adanya pelenturan pada kaki kuda-kuda maka bidang atap akan
keliatan cekung kedalam, ini tidak boleh terjadi.

f. Untuk mencegah pelenturan pada kaki kuda-kuda perlu dipasangi


batang sokong/skoor dimana ujung bawah skoor memancang pada
bagian bawah tiang gantung ujung atas skoor menopang bagian
tengah kuda-kuda. Dengan demikian pelenturan dapat dicegah.
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

g. Pada bangunan-bangunan yang berukuran besar, kemungkinan


konstruksi kuda-kuda melentur pada bidangnya karena kurang begitu
kaku. Untuk itu perlu diperkuat dengan dua batang kayu horisontal
yang diletakkan kira-kira ditengah-tengah tinggi tiang gantung.

> Batang-batang Konstruksi Kuda-Kuda

Keterangan:
a. Balok tarik
b. Balok kunci
c. Kaki kuda-kuda
d. Tiang gantung
e. Batang Sokong
f. Balok Gapit
g. Balok Bubungan
h. Balok Gording
i. Balok Tembok
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

j. Balok bubungan miring


k. Balok tunjang
l. Tiang Pincang
m. Balok Pincang

> Tipe Kuda-kuda

a. Tipe Pratt

d. Tipe Bowstring
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

Site plan

Sebuah rencana lokasi adalah jenis spesifik rencana, menunjukkan seluruh


konteks bangunan atau sekelompok bangunan. Sebuah rencana situs menunjukkan
batas-batas tanah dan sarana akses ke situs, dan struktur di dekatnya jika mereka
relevan dengan desain. Untuk pengembangan di situs perkotaan, rencana situs
mungkin perlu untuk menunjukkan jalan sebelah untuk menunjukkan bagaimana
desain tersebut sesuai dengan kain perkotaan.

Dalam batas lokasi, rencana situs memberikan gambaran seluruh lingkup


pekerjaan. Ini menunjukkan bangunan (jika ada) yang sudah ada dan yang
diusulkan, biasanya sebagai tapak bangunan, jalan, tempat parkir, jalan setapak,
sulit lansekap , pohon dan penanaman. Untuk proyek konstruksi, rencana situs
juga perlu untuk menampilkan semua layanan koneksi: saluran drainase dan
gorong-gorong, air, listrik dan kabel komunikasi, pencahayaan eksterior dll

Rencana lokasi biasanya digunakan untuk mewakili proposal bangunan


sebelum desain rinci: menyusun rencana situs adalah alat untuk menentukan baik
tata ruang dan ukuran dan orientasi bangunan baru yang diusulkan. Sebuah
rencana situs yang digunakan untuk memverifikasi bahwa proposal sesuai dengan
kode pembangunan daerah, termasuk pembatasan situs sejarah. Dalam konteks ini
rencana situs merupakan bagian dari perjanjian hukum, dan mungkin ada
persyaratan untuk itu harus dibuat oleh seorang profesional berlisensi: arsitek,
insinyur, arsitek lansekap atau tanah surveyor.

Site plan adalah rencana tapak. Pengertian Site plan adalah gambar dua
dimensi yan menunjukan detail dari rencana yang akan dilkukan terhadap sebauh
kaveling tanah, baik menyagkut rencana jalan, utilitas air bersih , listrik, dan air
kotor, fasilitas umum dan fasilitas sosial.Ketentuan umum

1. Rencana Tapak (Site Plan) adalah gambaran /peta rencana peletakan


bangunan /kavling dengan segala unsur penunjangnya dalam skala batas-
batas luas lahan tertentu.
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

2. Perubahan rencana Tapak atau revisi gambar/peta rencana perubahan


penataan peletakan bangunan kavling sebagian atau secara keseluruhan.

3. Pengesahan rencana Tapak dan Atau Pengesahan perubahan rencana tapak


adalah pengesahan yang ditetapkan oleh Walikota Bekasi atas penggunaan
lahan sebagaimana tercantum dalam gambar/peta rencana tapak.

4. Setiap orang atau badan hukum yang akan merencanakan penggunaan


lahan untuk keperluan pembangunan proyek/bangunan harus mendapat
Izin lokasi atau advice planing dari pejabat yang berwenang sesuai dengan
perundang-undangan yang berlaku.

5. Setiap orang atau badan hukum yang melaksanakan pembangunan atas


tanah yang dibebaskan sesuai dengan Izin lokasi/rekomendasi atau fatwa
rencana pengarahan lokasi terlebih dahulu dibuat rencana tapak untuk
diajukan pengesahannya kepada Walikota Bekasi Kepala daerah melalui
Kepala Dinas Tata Kota dan Pemukiman

6. Rencana Tapak dibuat dalam gambar/peta dalam skala tertentu diatas


kertas kalkir dengan bentuk format yang telah ditetapkan oleh Dinas.

7. Setiap orang atau badan hukum yang akan melaksanakan pembangunan


sarana ibadah dan pendidikan atau yang bersifat sosial murni dengan luas
tanah kurang dari 5.000m2 dibebaskan dari persyaratan pengesahan
rencana tapak
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

Instalasi Listrik

Instalasi listrik adalah suatu bagian penting yang terdapat dalam sebuah
bangunan gedung , yang berfungsi sebagai penunjang kenyamanan penghuninya .
Di Indonesia dalam dunia teknik listrik aturan yang ada antar lain. PUIL
(Persyaratan Umum Instalasi Listrik).

Dalam suatu perancangan, produk yang dihasilkan adalah gambar dan


analisa .Gambar adalah bahasa teknik yang diwujudkan dalam kesepakatan
simbol.Gambar ini dapat berupa gambar sket, gambar perspektif, gambar
proyeksi, gambar denah serta gambar situasi.

Gambar denah ruangan atau bangunan rumah (gedung) yang kan dipasang
instalasi digambar dengan menggunakan lambang-lambang (simbol-simbol) yang
berlaku untuk instalasi listrik. Ada beberapa jenis gambar yang harus dikerjakan
dalam tahap perancangan suatu proyek pemasangan instalasi listrik penerangan
dan tenaga yang baku menurut PUIL 2000. Rancangan instalasi listrik terdiri dari:

1. Gambar situasi

Gambar situasi adalah gambar yang menunjukkan dengan jelas letak bangunan
instalasi tersebut akan dipasang dan rencana penyambungannya dengan jaringan
listrik PLN.

2. Gambar instalasi meliputi :


 Rancangan tata letak yang menunjukkan dengan jelas tata letak
perlengkapan listrik beserta sarana pelayanannya (kendalinya), seperti
titik lampu, saklar, kotak kontak, motor listrik, panel hubung bagi dan
lain-lain.
 Rancangan hubungan peralatan atau pesawat listrik dengan
pengendalinya
 Gambar hubungan antara bagian-bagian dari rangkaian akhir, serta
pemberian tanda yang jelas mengenai setiap peralatan atau pesawat
listrik.
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

3. Gambar diagram garis tunggal yang tercantum dalam diagram garis tunggal
ini meliputi:
 Diagram PHB lengkap dengan keterangan mengenai ukuran dan besaran
nominal komponennya.
 Keterangan mengenai jenis dan besar beban yang terpasang dan
pembaginya.
 Ukuran dan besar penghantar yang dipakai.
 Sistem pembumiannya.
4. Gambar detail meliputi :
 Perkiraan ukuran fisik dari panel.
 Cara pemasangan alat listrik.
 Cara pemasangan kabel.
 Cara kerja instalasi kontrolnya.
Pondasi

Pondasi adalah suatu konstruksi pada bagian dasar struktur bangunan (sub-
structure) yang berfungsi meneruskan beban dari bagian atas struktur bangunan
(upper-structure) ke lapisan tanah yang berada di bagian bawahnya tanpa
mengakibatkan keruntuhan geser tanah, dan penurunan (settlement) tanah/ Pondasi
yang berlebihan. Karena kekuatan dari sub-struktur ini tergantung pada
karakteristik tanah pendukungdan pengaruh dari super-struktur, maka struktur
pondasi dan lapisan tanah harus diperhitungkan sebagai satu kesatuan.
Pondasi harus diperhitungkan untuk dapat menjamin kestabilan Bangunan
terhadap berat sendiri, beban - beban bangunan, gaya-gaya luar seperti : tekanan
angin, gempa bumi, dan lain-lain. Disamping itu, tidak boleh terjadi penurunan
melebihi batas yang diijinkan. Agar Kegagalan fungsi pondasi dapat dihindari,
maka pondasi Bangunan harus diletakkan pada lapisan tanah yang cukup keras,
padat, dan kuat mendukung beban bangunan tanpa menimbulkan penurunan yang
berlebihan.
Berdasarkan letak dan posisinya, pondasi digolongkan menjadi 2 jenis :
a. Pondasi dangkal (shallow footing) yang berupa :
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

 Pondasi tapak (square footing). Dimana beban yang disalurkan disebarkan


melalui lebar telapak pondasi. Dimana intensitas beban yang diteruskan
ketanah haruslah lebih kecil dari daya dukung tanah yang diijinkan.

Pondasi menerus (continous footing). Dapat digunakan pada tanah yang seragam.
Ciri-ciri Pondasi menerus adalah :
1) Ukuran sama besar dan terletak pada kedalaman yang sama;
2) Dipasang di bawah seluruh dinding penyekat dan kolom;
3) Biasanya digunakan sebagai pondasi bangunan tidak bertingkat;
4) Untuk tanah lembek, dibuat dari sloof memanjang bagian bawah
diperlebar menjadi pelat.

 Pondasi Setempat. Dibuat pada bagian yg terpisah (di bawah kolom


pendukung/kolom struktur), tiang, dsb), juga biasa digunakan pada
konstruksi bangunan kayu di daerah rawa-rawa. Pada bangunan sementara
sering juga digunakan penumpu batu alam massif yang bertarah dan
diletakkan di atas permukaan tanah yang diratakan.
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

b. Pondasi Dalam (Deep Footing), yang antara lain :

 Pondasi tiang pancang. Beban dan bobot disalurkan dengan mekanisme


pergeseran antara tanah dan pondasi (tiang), dan dukungan dari lapisan
tanah keras pada kedalaman tertentu. Pile adalah komponen penerus beban
yang berbentuk panjang dan vertical. Pile dapat terbuat dari bahan kayu,
besi/baja, beton atau kombinasi diantaranya, tergantung dari berat beban
yang dipikul.

 Pondasi caisson; yaitu macam pondasi dalam yang mempunyai diameter


tiang yang besar.Pondasi yang berupa konstruksi sumuran vertical yang
mencapai tanah keras. Bilamana bangunan terletak pada tanah yang berpasir
dan letak tanah keras pada lapisan yang dalam, maka tipe pondasi ini perlu
dipertimbangkan. Dengan kata lain sumuran sebenarnya merupakan kolom
pada sub struktur yang berfungsi mendukung beban dari upper struktur dan
melaluinya beban akan disalurkan ke tanah.

Pada umurnnya Pondasi dangkal digunakan untuk kondisi lapisan tanah keras
terletak dekat permukaan, sedangkan Pondasi dalam digunakan apabila lapisan
tanah keras jauh dari lapisan permukaan tanah.
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

Lantai
Lantai adalah bagian bangunan berupa suatu luasan yang dibatasi dinding-
dinding sebagai tempat dilakukannya aktifitas sesuai dengan fungsi bangunan. Pada
gedung bertingkat, lantai memisahkan ruangan-ruangan secara vertikal. Lantai
dapat dikategorikan sebagai elemen struktural maupun elemen non-struktural dari
suatu bangunan.
Fungsi lantai antara lain :
1. Memisahan ruangan secara mendatar
2. Melimpahkan beban kepada balok
3. Mendukung dinding pemisah yang tidak menerus ke bawah
4. Meningkatkan kekakuan bangunan, terutama pada bangunan berlantai
banyak
5. Mencegah perambatan suara dan meredam pantulan suara
6. Isolasi terhadap pertukaran suhu
7. Pada basement, lantai mencegah masuknya air tanah ke dalam bangunan
KOMPUTER GRAFIS BAGUNAN SIPIL
DEPARTEMEN SIPIL
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN
Kampus II FT-UH Jl. PorosMalino Km. 7, BorongloeGowa 92171
Telepon (0411) 586200/ (0411) 584200 Faximile (0411) 585188

DAFTAR PUSTAKA

https://mahasiswaarsitektur.wordpress.com/2011/04/04/pengertian-denah-tampak-
dan-potongan-dalam-arsitektur/ , akses pada tanggal 11/30/2017, pukul 12.00
WITA

https://sampahartikel.wordpress.com/category/bab-11-kuda-kuda-dan-atap/ , akses
pada tanggal 11/30/2017, pukul 12.10 WITA

Gitya, Viga.2016.Siteplan dan


Tapak.http://beafutureplanner.blogspot.co.id/2016/05/siteplan-dan-
tapak.html. diakses tanggal Mei 2016.