Anda di halaman 1dari 4

Penyebab masalah kurangnya pencapaian target pelaksanaan Program Kesehatan Reproduksi Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Kurai Taji

dapat digambarkan pada diagram ishikawa berikut:


Man
Kurangnya jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas yang mengerti
Material Money terhadap kesehatan reproduksi remaja
Kurangnya Pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai
Pembina/penanggung jawab UKS pentingnya kesehatan reproduksi
-Kurangnya fasilitas belum ada Belum adanya pelatihan kepada konselor sebaya
penunjang/media
(poster,pamflet,leaflet)tentan
g pentingnya kespro remaja Kurangnya dana untuk
pengadaan program kespro Kurangnya
remaja
pencapaian
motivasi sekolah untuk Sosial ekonomi penduduk
melaksanakan PKPR masih target
Kurangnya koordinasi antara
rendah petugas dengan pihak sekolah pelaksanaan
Alur komunikasi tidak Kurangnya penuluhan PKPR
berjalan efektif tentang pentingnya
kespro remaja Tidak terdapatnya MOU

Market
Environment Methode

Gambar Fishbone Diagram Kurangnya pencapaian target pelaksanaan Program Kesehatan Reproduksi Remaja

1
Tabel Penyebab dan Alternatif Pemecahan Masalah
Masalah Sumber Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan
Daya Masalah
Kurang Man 1. Kurangnya jumlah tenaga 1. Peningkatan jumlah
tercapainya kesehatan di Puskesmas yang petugas kesehatan
pencapaian mengerti terhadap kesehatan dibidang kesehatan
target reproduksi remaja reproduksi remaja
PKPR di 2. Kurangnya Pengetahuan dan 2. Memberikan
wilayah kesadaran remaja mengenai penyuluhan kepada
kerja pentingnya kesehatan remaja (siswa/i
Puskesmas reproduksi sekolah)mengenai
Kurai Taji pentingnya
kesehatan
reproduksi remaja
di sekolah-sekolah
setiap dua bulan
sekali.

3. Belum adanya pelatihan 3. Memberikan


kepada kader konselor sebaya pelatihan dan
pembinaan kepada
kader konselor
sebaya tentang
kesehatan
reproduksi remaja

4. Menunjuk beberapa
4. Pembina/penanggung konselor disetiap
jawabUKS belum ada sekolah untuk
membina dan
bertanggung jawab
atas pengadaan dan
pelaksanaan UKS di
sekolah-sekolah
terkait.

5. a.Swadaya
masyarakat
Money 5. Kurangnya dana untuk b.Donatur tetap
pengadaan program kespro c.Advokasi kepada
remaja pihak-pihak terkait.

6. Bagian promkes
mengupayakan
Material 6. Kurangnya fasilitas penunjang penambahan jumlah
/media(poster,pamflet,leaflet) media promosi
tentang pentingnya kespro (berupa
remaja poster,pamflet dan
leaflet) yang
dilakukan secara
mandiri atau
advokasi ke dinas
kesehatan
kota.Kemudian

2
3

media tersebut
disebarkan ke
sekolah-sekolah

7. Meningkatkan
koordinasi lintas
Methode 7. Kurangnya koordinasi antara program antara
petugas dengan pihak sekolah pihak puskesmas
dengan pihak
sekolah.

8. Mendirikan/mengad
akan MOU di
sekolah-sekolah
8. Tidak terdapatnya MOU terkait.

9. Meningkatkan
frekuensi
penyuluhan kepada
remaja usia sekolah
9. Kurangnya penyuluhan (siswa/i) di sekolah
tentang pentingnya kespro terkait setiap dua
remaja bulan sekali.

10. Memberikan
pemahaman kepada
masyarakat tentang
pentingnya
kesehatan
Environment 10. Sosial ekonomi penduduk reproduksi remaja

11. Mengaktifkan PIK-


R () di Sekolah

12. Memberikan
pemahaman kepada
pihak sekolah
Market 11. Alur komunikasi tidak bahwa PKPR
berjalan efektif penting dan menjadi
wadah untuk
kegiatan remaja di
12. motivasi sekolah untuk Sekolah
melaksanakan PKPR masih
rendah
4