Anda di halaman 1dari 19

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian

1.3.1 Tempat Penelitian

Puskesmas Pabuaran Tumpeng khususnya di ruang obat dan

ruang tunggu pengambilan resep dan dilanjutkan di rumah pasien

dengan tujuan (home visit).

1.3.2 Waktu Penelitian

Tabel III. Rencana jadwal penelitian

Juli Agustus September Oktober


No Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Telaah pustaka dan X X X X X X


1.
penulisan proposal skripsi

Pengumpulan dan analisa X X X X X X X X X X


2.
data

Pengumpulan bahan dan X X X X X X X X X


3.
penulisan skripsi

3.2 Desain Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan

rancangan non-equivalent control group. Penelitian ini merupakan

penelitian lapangan atau komunitas. Dalam pengambilan sampel, teknik


sampling yang digunakan adalah teknik non random sampling atau non

probability yaitu quota sampling.

Data yang diambil merupakan data hasil perbandingan antara

kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Proses pengambilan data

melalui kunjungan ke rumah pasien (home visit) (Notoatmodjo S., 2005).

Tabel III. Bentuk Rancangan Non-Equivalent Control Group

Posttest Perlakuan Pretest

Kelompok Eksperimen 01 X 02

Kelompok Kontrol 01 - 02

3.3 Instrumen Penelitian

Instrumen penelitihan ini adalah alat-alat yang digunakan untuk

pengumpulan data penelitian. Instrumen yang digunakan dalam

penelitian ini meliputi kotak obat beserta kartu pengingat minum obat

yang dirancang sendiri oleh peneliti dan kuisioner yang berisi daftar

pertanyaan yang akan diajukan pasien untuk mengukur tingkat perilaku

(pengetahuan, sikap dan tindakan) pasien serta panduan wawancara

terstruktur.

3.4 Populasi dan Sampel

3.1 Populasi
Populasi merupakan seluruh subjek (manusia, binatang

percobaan, data laboratorium,dll) yang akan ditelitih dan

memenuhi karakteristik yang ditentukan (Riyanto, Agus., 2011).

Populasi penelitian adalah seluruh pasien ISPA di Puskesmas

Pabuaran Tumpeng Kota Tangerang mulai dari tanggal 23 Juli – 23

September 2018

3.2 Sampel

Sampel merupakan sebagian dari populasi yang diharapkan

dapat mewakili atau representatif populasi. Sampel sebaiknya

memenuhi kriteria yang dikehendaki dan merupakan bagian dari

populasi target yang akan diteliti secara langsung (Riyanto, Agus.,

2011). Sampel penelitian ini adalah populasi yang memenuhi

kriteria inklusi di Puskesmas Pabuaran Tumpeng mulai dari 23 Juli

– 23 September 2018. Menurut Notoatmodjo, (2005) cara

penentuan jumblah sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan

menggunakan rumus pengambilan sampel, yaitu :

𝑁
𝑛=
1 + 𝑁 (𝑑 2 )

150
𝑛=
1 + 150 (0,12 )

𝑛 = 60

Keterangan:

𝑛 : Jumblah sampel

𝑁 : Jumblah populasi
𝑑 : Derajat kepercayaan

Subyek uji dibagi menjadi 2 kelompok yang totalnya

berjumlah 60 pasien. Pembagian kelompok penelitian menjadi

kelompok perlakuan berjumlah 30 dan kelompok kontrol (tanpa

perlakuan) berjumlah 30.

3.5 Kriteria Inklusi dan Eksklusi

3.5.1 Kriteria Inklusi

a. Pasien rawat jalan di Puskesmas Pabuaran Tumpeng dengan

diagnosis ISPA pada periode Juli – September 2018

b. Pasien yang datang dengan dengan keluhan rasa sakit saat

menelan, batuk, pusing dan demam dengan kategori usia ≥ 17

tahun yang menderita ISPA dan menerima obat dalam bentuk

sediaan padat, dimana obat yang di uji adalah obat non

simtomatis (antibiotik).

3.5.2 Kriteria Eksklusi

a. Pasien yang hanya di berikan obat simtopatik

b. Pasien yang usianya ≤ 17 tahun

3.6 Prosedur Pengumpulan Data

3.6.1 Tahap Persiapan

Pengurusan perijinan penelitian, survey tempat, pembuatan


kartu pengingat minum obat, Informed Consent dan pembuatan

kuisioner serta panduan wawancara.

3.6.2 Tahap Pengambilan Data

Pengambilan data dilakukan di 2 tempat yaitu di ruang obat

dan ruang tunggu pengambilan resep. Pengambilan data di Ruang

obat dengan tujuan skrining resep. Apabila resep sesuai dengan

kriteria, maka pasien yang berada di ruang tunggu selanjutnya

diminta untuk ikut serta dalam penelitian. Pasien yang bersedia

menjadi subyek uji, selanjutnya dibagi menjadi kelompok kontrol

dan kelompok.

Kemudian dilakukan kunjungan ke rumah pasien (home visit)

dilakukan terhadap semua subyek uji baik kelompok kontrol

maupun kelompok perlakuan.

3.7 Teknik Analisa

3.7.1 Tahap Pengolahan Data

Langkah-langkah pengolahan data, yaitu:

a. Editing

Editing adalah proses yang dilakukan sebelum data diolah

dengan cara pengecekan isi kuisioner apakah kuisioner sudah

diisi dengan lengkap, jelas jawaban dari responden, relevan

jawaban dengan pertanyaan dan konsisten. Dalam mengedit

data, hal-hal diatas harus diperjelas dan jangan ada satu pun
pertanyaan-pertanyaan yang kosong atau tidak dijawab. Hal ini

dilakukan guna untuk menghilangkan keraguan.

b. Coding

Coding merupakan kegiatan merubah data berbentuk huruf

menjadi data berbentuk angka atau bilangan. Pemberian kode

bertujuan untuk mempermudah analisis data dan entry data.

c. Skoring

Skoring merupakan pemberian skor atau nilai pada setiap

jawaban yang diberikan oleh responden.

d. Tabulasi

Tabulasi dimaksudkan untuk memasukan data ke dalam tabel-

tabel dan mengatur angka-angka sehingga dapat dihitung

jumblah kasus dalam berbagai kategori.

e. Entry (memasukkan data)

Memasukkan data yang diperoleh ke dalam perangkat

komputer.

3.7.2 Teknik Analisa Data

a. Teknik univariat

Analisa univariat bertujuan untuk menjelaskan atau

mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian.

Bentuk analisis univariat tergantung dari jenis datanya. Untuk

data numerik digunakan nilai mean (rata-rata), median dan


standar deviasi. Pada umumnya dalam analisis ini hanya

menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari setiap

variabel. Data hasil penelitian dideskripsikan dalam bentuk

tabel, grafik maupun narasi, untuk mengevaluasi besarnya

proporsi dari masing-masing variabel bebas yang ditelitih.

b. Teknik bivariat

Analisa bivariat digunakan terhadap dua variabel yang diduga

berhubungan atau berkolerasi yaitu antara variabel bebas dan

variabel terikat. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui ada

tidaknya pengaruh pemberian informasi terhadap perilaku

(sikap, pengetahuan dan tindakan) dilakukan secara statistik

dengan Paried T-test. Selain itu digunakan analisis data

Independent Samples Test untuk mengetahui ada tidaknya

perbedaan baseline pasien ISPA Puskesmas Pabuaran

Tumpeng periode Juli-September 2018. Sedangkan analisa

data untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan ketaatan pasien

dalam minum obat antara kelompok kontrol dan kelompok

perlakuan dilakukan dengan menghitung sisa obat (antibiotik)

dan diuji statistik menggunakan Z-Test (two samples), karena

uji Z-Test digunakan untuk melihat ada tidaknya perbedaan

antara 2 kelompok yang memiliki karakteristik pembeda yang

sama.
DAFTAR PUSTAKA

Antonim, 2007, Patient Compliance, http://www.unisanet,unisa.edu.au-

/07262/complian.pdf, diakses tanggal 27 April 2018

Buck, L.M., 1999, Preventing Medication Error in Children, in

Pediatric Pharmacotherapy, A Monthly Review for Health

care Professionals of the Children’s Medical Center, Vol. 5

Number 10, Oct.

Cipolle, M.R., P.C., and Strand, L.M., 2004, Pharmaceutical Care

Practice: The Clinican’s Guide, Second Edition, 2, 40, 178-188,

McGraw-Hill Companies, USA

Cohen, M.R., 1991, Causes of Medication Error, in: Cohen. M.R., (Ed),

Medication Error, American Pharmaceutical Association,

Washington, DC

Darmawan A. B, Croup (Laringotracheobronchitis), CDK 163/ vol 35 no.4/

Juli – Agustus 2008 : 185-189

DepKes, 2005, Pharmaceutical Care Untuk Infeksi Saluran Pernapasan,

DepKes.RI, Jakarta

Dwiprahasto, I., 2006, Intervensi Pelatihan Untuk Meminimalkan Resiko

Medication Error Dipusat Pelayanan Kesehatan Primer

Katzung, B,G., 1998, Farmakologi Dasar dan Klinik, Edisi VI, EGC, Jakarta
KepMenKes Nomor 1027/MENKES/SK/IX/2004, Standar Pelayanan

Kefarmasian di Apotek, Departemen Kesehatan RI, Jakarta

Kozer, E. et al, 2005, Variables Associated With Medication Errors in

Pediatric Emergency Medicine, Pediatrics, American Academy

of Pediatrics, March 4, p.737-743

NCCMERP, 1998, Taxonomy of Medication Errors,

http://www.NCCMERP/pdf/taxo2001-07-31, diakses tanggal 27

April 2018

Notoatmodjo, S., 2003, Metodologi Penelitian Kesehatan, PT Rineka Cipta,

Jakarta

Notoatmodjo S., 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan, edisi revisi, 79-92,

116-134, 162-170, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta

Profil Kesehatan Kota Tangerang

Reid, J.L., Rubin, P.C, dan Whiting, B., 1985, Lecture Notes on Clinical

Pharmacology, 2nd edition, Blackwell Scientific Publications,

Oxford

Riyanto, Agus., 2011, Metodologi Penelitian Kesehatan, Nuha Medika

Yogyakarta

Rosyidah, I., 2009, Medication Error Pada Bangsal dengan Sistem UDD

(Unit Dose Dispending) dan Non UDD di Rumah Sakit Umum

PKU Muhammadiyah Yogyakarta


Siregar, J., 2006, Farmasi Klinik Teori dan Penerapan, 310, EGC, Jakarta

Sugiyono, 2008, Statistik untuk Penelitian, CV Alfabeta, Bandung

Zakiah, R.O dan Zahra Zafiyantusina., 2017. Kejadian Medication Error

pada Fase Prescribing di Poliklinik Pasien Rawat Jalan RSD

Mayjend HM Ryacudu, Kotabumi.


Lampiran I

Informed Consent

KERJASAMA FAKULTAS FARMASI STIKes AVEROES PEMI BANTEN

DENGAN PUSKESMAS PABUARAN TUMPENG

Pengaruh Pemberian Informasi Dan Alat Bantu Ketaatan Terhadap Perilaku

Pasien Ispa Puskesmas Pabuaran Tumpeng Periode Juli - September 2018

(Kajian Terhadap Antibiotik)

Peneliti dari Fakultas Farmasi STIKes Averoes PEMI Banten bekerja sama

dengan Puskesmas Pabuaran Tumpeng melakukan penelitian untuk mengetahui

bagaimana respon pasien pada Pengaruh Pemberian Informasi dan Alat Bantu

Ketaatan Terhadap Perilaku Pasien ISPA Puskesmas Pabuaran Tumpeng Periode

Juli-September 2018.

Anda merupakan pasien ISPA Puskesmas Pabuaran Tumpeng Periode Juli-

September 2018, oleh karena itu diminta ikut serta dalam penelitian ini.

Bila bersedia ikut, peneliti akan melakukan wawancara kepada anda seputar

penggunaan obat yang anda terima melalui kunjungan ke rumah anda. Pada saat

kunjungan akan dilakukan wawancara dan beberapa tes lain bila diperlukan. Data-

data yang didapatkan dari proses tersebut akan digunakan sebagai data penelitian.

Semua data penelitian ini akan diperlakukan secara rahasia sehingga tidak

memungkinkan orang lain menghubungkannya dengan anda.

Selama anda ikut dalam penelitian, setiap informasi baru yang dapat
mempengaruhi pertimbangan anda untuk terus ikut atau berhenti dari penelitian

ini akan segera disampaikan kepada anda.

Anda diberi kesempatan untuk menanyakan semua hal yang belum jelas

sehubungan dengan penelitian ini kepada peneliti.


Surat Pernyataan Kesediaan Sebagai Responden Penelitian

Bahwa saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama :

Umur :

Jenis Kelamin :

Pekerjaan :

Alamat :

No telp/HP :

Menyatakan kesanggupan sebagai responden dalam penelitian yang berjudul

"PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI DAN ALAT BANTU KETAATAN

TERHADAP PERILAKU PASIEN ISPA PUSKESMAS PABUARAN

TUMPENG PERIODE JULI-SEPTEMBER 2018". Semua penjelasan diatas telah

disampaikan kepada saya. Saya mengerti bahwa bila masih memerlukan

penjelasan, saya akan mendapat jawaban dari peneliti.

Demikian surat pernyataan kesanggupan saya sebagai responden dalam

penelitian ini.

Tangerang, 2018

Mengetahui Saksi Responden/pasien

( ) ( )
Lampiran II

Surat Pernyataan Kesediaan Menjadi Pengawas Responden Penelitian

Bersama ini saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama :

Umur :

Jenis Kelamin :

Pekerjaan :

Alamat :

No telp/HP :

Menyatakan bahwa saya bersedia menjadi pengawas responden selama masa

pengobatan didalam penelitian yang berjudul "PENGARUH PEMBERIAN

INFORMASI DAN ALAT BANTU KETAATAN TERHADAP PASIEN ISPA

PUSKESMAS PABUARAN TUMPENG PERIODE JULI-SEPTEMBER 2018".

Saya bersedia untuk mengawasi responden guna meminimalkan kebohongan.

Demikian surat pernyataan kesanggupan saya sebagai pengawas responden

dalam penelitian ini.

Tangerang, 2018

Mengetahui Saksi Responden/pasien Pengawas

( ) ( ) ( )
Lampiran III

Panduan Wawancara

Anda dimohon untuk menjawab pertanyaan di bawah ini dengan mengisi atau

memberi tanda silang (X) pada jawaban yang sesuai

1. Nama :

2. Alamat :

3. Umur :

4. Jenis Kelamin :

5. Pendidikan terakhir :

a. Tidak ada

b. SD

c. SMP

d. SMA

e. Perguruan tinggi

Pekerjaan:

a. Pegawai Negeri Sipil/TNI/POLRI

b. Pegawai Swasta

c. Wiraswasta

d. Buruh

e. Lainnya (sebutkan) ........................

Penghasilan:

a. >Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000

b. Rp 3.000.000 – Rp 4.000.000
c. Rp 5.000.000 – Rp 6.000.000

d. Rp 7.000.000 – Rp 8.000.000

e. ≥ Rp 10.000.000

Pretest:

1. Jelaskan kembali cara pakai obat anda!

2. Apakah pernah salah minum obat?

Pernah salah minum obat?

Ceritakan kapan dan bagaimana?

Penyebabnya?

Pengatasannya?

3. Paling sering tahu cara pakai obat dari siapa?

Selanjutnya, bagi kelompok perlakuan, dijelaskan :

Kita ingin memberikan alat bantu ketaatan, jelaskan cara pakai alatnya!

Posttest:

1. Jelaskan kembali cara pakai obat anda!

2. Khusus kelompok perlakuan:

Bagaimana tanggapan anda tentang alat bantu ketaatan?

Apakah bermanfaat/tidak?
Lampiran IV

Kuisioner

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap paling sesuai dengan

keadaan anda sebenarnya.

Keterangan :

SS = Sangat Setuju

S = Setuju

TS = Tidak Setuju

STS = Sangat Tidak Setuju

Jawaban
No Pernyataan
SS S TS STS

1. Saya yakin jika saya minum obat sesuai

dengan aturan maka manfaat obat lebih

besar

2. Menurut saya membaca informasi pada

label/etiket hanya membuang buang waktu

saja

3. Sakit saya akan cepat sembuh jika saya

minum obat dua kali lebih banyak dari

aturan pakai
4. Saya akan minum obat sesuai perintah,

meskipun saya tidak suka minum obat

5. Saya mengubah aturan minum obat sesuai

dengan dosis yang saya butuhkan tanpa

bertanya dengan Dokter atau Apoteker

6. Saya membaca aturan pakai sebelum minum

obat

7. Saya berusaha tidak lupa minum obat

8. Antibiotik tidak perlu diminum sampai habis

9. Semua jenis obat harus diminum sampai

habis

10. Obat yang diresepkan oleh Dokter, jika tidak

diminum sesuai aturan pakai akan

menimbulkan dampak yang merugikan

11. Obat yang aturan minumnya sebelum makan

berarti obat tersebut harus diminum sesaat

sebelum makan

12. Saya berhak bertanya dengan jelas pada

petugas tentang obat saya


Kartu Pengingat Minum Obat

Nama Pasien :

Umur :

Alamat :

No tlp/HP :

Waktu Minum Obat


No Nama Obat
Pagi Siang Malam