3.

1 KONDISI FISIK
Lokasi wilayah kajian bagi pengembangan masterplan kawasan industri JAIP berada di Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Muara Sabak yang merupakan ibukota dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi adalah lokasi wilayah kajian dalam kegiatan penyusunan Feasibility Study Jambi Agro Industrial Park (FSJAIP). Luas wilayahnya 5.443 km² dengan populasi 176.771 jiwa. Ibu kotanya ialah Muarasabak. Kabupaten ini terbagi menjadi 11 kecamatan, (Lihat Tabel 3.1 ) TABEL 3.1. NAMA KECAMATAN BESERTA IBUKOTA DAN JUMLAH DESA/KELURAHAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2005
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kecamatan Muara Sabak Timur Nipah panjang Mendahara Rantau Rasau Sadu Dendang Muara Sabak Barat Mendahara Ulu Kuala Jambi Geragai Berbak Jumlah Ibu Kota Muara Sabak Nipah Panjang Mendahara Ilir Bandar Jaya Sungai Lokan Rantau Indah Nibang Putih Simpang Kiri Kampung Laut Blok G Desa Simpang Banyak Desa 10 8 8 11 9 7 5 6 2 9 6 81 2 2 0 0 0 0 0 0 2 0 0 6 Banyak Kelurahan 12 10 8 11 9 7 5 6 4 9 6 87 Total

Sumber: Jambi Dalam Angka, BPS Provinsi Jambi 2005-2006

GAMBARAN UMUM 3- 1

2 .1 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Lokasi JAIP Gambar 3.2 Batas Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Batas Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur 1. Barat/West : Laut Cina Selatan : Kab. Utara/North 2.341 jiwa (2000) Gambar 3. Selatan/South 3.Luas Wilayah Jumlah Penduduk : 5. Timur/East 4. Muaro Jambi dan Propinsi Sumatera Selatan : Laut Cina Selatan : Kab.530 km2 : 219. Tanjab Barat dan Muaro Jambi GAMBARAN UMUM 3.

maka di Provinsi Jambi terdapat 2 (dua) kawasan andalan yaitu: Kawasan Muara Belian dan sekitarnya yang merupakan kawasan dengan sektor unggulannya industri perkebunan.2 KEBIJAKAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH TERKAIT WILAYAH KAJIAN A. Muara Tambesi. Disamping itu telah ditentukan dikawasan kawasan strategis di provinsi jambi antara lain kawasan sarolangun. GAMBARAN UMUM 3. Kota dalam kawasan ini adalah muara bungo. tanah tumbuh dan sungai bengkal yang keseluruhannya berfungsi sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL). Kebijakan Pembangunan Daerah Faktor yang berpengaruh dalam memanfaatkan potensi alam yang dimiliki kabupaten tanjung jabung timur tidak terlepas dari arahan kebijakan pemerintah pusat yang dituangkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) maupun arahan kebijkan pemerintah daerah yang dituangkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi/Kabupaten (RTRWP/RTRWK). Kota dalam kawasan ini adalah muara bulian dengan fungsi Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) kemudian Kuala Tungkal.3 . Muara Sabak. kawasan merlung dan kawasan tanjung jabung timur (Sumber: Nakertrans. bangko. nipah panjang dan pelabuhan dagang sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL). Kawasan muara bungo-sarolangun dan sekitarnya yang merupakan kawasan dengan sektor unggulannya perkebunan. sungai penuh. sarolangun. dan kehutanan. kawasan bangko. pariwisata.3.id). muara tebo. B.go. tanaman pangan. yaitu: kawasan lindung dan kawasan budidaya. kawasan bungo tebo. Arah kebijakan tata ruang dibagi kedalam 2 (dua) fungsi. tanaman pangan dan perikanan. Kebijakan Pemerintah Pusat Berdasarkan tinjauan RTRWN.

Pengangkutan ini mengalami kendala karena harus mengikuti siklus pasang surut air sungai. Kini Petrochina sedang membangun penampungan minyak bumi di Desa Simbur Naik. Tahun 2001 luas panen 50. Awalnya. Namun.644 hektar yang pengairannya bergantung pada pasang surut Sungai Batanghari terbentang di hampir semua kecamatan. Pada tahun 2001 hak tambang berpindah tangan ke Devon. Minyak dan gas bumi sejak 1997 ditambang di Kecamatan Mendahara. pertambangan ini digarap Santa Fe Energy Resources Jabung (SFERJ) Ltd. Di saat air sungai pasang. tanker bisa masuk. Minyak yang diproduksi di tampung di pinggir Sungai Batanghari di Muarasabak.000 barrel minyak bumi dan 30. 27 kilometer dari ibu kota kabupaten.000 meter kubik gas alam dipompa dari sumur-sumur minyak dan gas di sini. Bila proyek ini selesai. bukan sektor ini yang menjadi tumpuan hidup mayoritas penduduk. 2) Pertanian: Lahan sawah seluas 87. lalu setahun kemudian ke Petrochina International Jabung Ltd. Dari lokasi ini minyak dibawa kapal tanker ke Plaju di Kota Palembang untuk diproses lebih lanjut.000 m3 per hari dan minyak bumi. Bisa dipastikan sumbangan minyak dan gas yang nilainya hampir setengah dari total kegiatan ekonomi menambah kemampuan membangun Tanjung Jabung Timur.4 . sehingga memungkinkan disinggahi tanker 30 ton.8 miliar dari dana perimbangan bagi hasil bukan pajak untuk tahun 2003.3 POTENSI WILAYAH KAJIAN Beberapa potensi yang terdapat di wilayah kajian. Sebanyak 79 persen penduduk hidup dari lahan pertanian. lebih dekat dengan Laut Cina Selatan.753 hektar GAMBARAN UMUM 3.5 milyar ton dengan eksploitasi 30. dan keluar lagi di saat air sungai pasang hari berikutnya. Letaknya di hilir Sungai Batanghari.3. adalah: 1) Pertambangan dan Energi: Mempunyai kandungan gas terdeteksi 4. Kandungan gas bumi yang terdeteksi 4. Kegiatan ekonomi dari minyak dan gas tercatat Rp 16. Setiap hari tidak kurang 23. produksi minyak bisa ditingkatkan.5 miliar ton.

Sarana menjemur padi sangat minim.090 4.608 1.689. Padi Tanjung Jabung Timur.600 Sumber: Jambi Dalam Angka.5 .427 11. BPS Provinsi Jambi 2005 GAMBARAN UMUM 3. Kecamatan penghasil padi terbesar adalah Muarasabak.923.2.dengan produksi padi 155.444.907 250. Hujan memang selalu menimbulkan dilema bagi petani padi. dll.340 3.309 8.126. 3) Perkebunan : Pada situasi eksisting. LUAS DAN HASIL TANAH KAS DESA MENURUT KECAMATAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2005 N o 1 Kecamatan Muara Sabak Jenis Komoditi Kelapa Padi Karet 2 Nipah panjang Padi Padi/Kelapa 3 Mendahara Kelapa Padi Karet 4 Sadu Padi/Kelapa Padi Kelapa 5 Dendang Karet Padi 6 Rantau Rasau Padi Luas (Ha) 12 120 4 88 54 12 39 6 5 34 26 5 157 104 Hasil 10.663 3.252.882. Selalu dikeluhkan saat panen.158 575.271.960 4.911. juga dijual ke kabupaten lain di Provinsi Jambi. panen raya padi sawah pasang surut biasanya pada musim hujan.000 2. karet.599. dan Rantau Rasau.535 21.889 10. Sadu.433 8. bahkan tidak tersedia sama sekali. Kenyataannya. selain dikonsumsi sendiri. padi.010 ton. disusul Nipah Panjang.879.037. Bagi kabupaten yang 30 persen penduduknya tergolong miskin menurut survei sosial ekonomi nasional tahun 2002. air hujan merupakan sumber air utama. tetapi sangat diharapkan untuk mengisi bak penampungan air hujan. potensi perkebunan di wilayah kajian antara lain: kelapa. TABEL JENIS KOMODITI . Bulog enggan membeli karena kandungan airnya dinilai terlalu tinggi.484. TABEL 3.

Kambing dan unggas 3. Nipah Panjang. 5) Perindustrian : Padi. Jagung. betapa tertinggalnya kabupaten baru ini dibanding tetangga-tetangganya.4 KONDISI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR DAN MUARA SABAK Kaya sumber daya alam.4) Perikanan Laut : Penangkapan Ikan armada besar. Sentra penghasil ikan berada di Kecamatan Muarasabak. Tidak ada jalan mulus beraspal dan tidak akan dijumpai sebuah mobil pun di sana. Umbi-umbian 6) Peternakan : Kerbau. Tantangan yang dihadapi saat ini adalah membangun infrastruktur untuk mengangkat potensi yang dimiliki menjadi kenyataan. Kedele. Kecamatan Muarasabak. pengembangan tambak udang windu. di tepi sebelah timur Sungai Batanghari. Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanjung Jabung produksi tahun 2001 26. Banyak nelayan yang langsung menjual ikan dan udang tangkapannya ke pembeli di tengah laut. dan Mendahara. sementara pengendara menyambung perjalanan dengan perahu untuk sampai ibu kota kabupaten. hasil pemekaran Kabupaten Tanjung Jabung yang menjadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menurut Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999. namun miskin prasarana.6 . Itulah wajah kabupaten yang usianya baru tiga tahun.575 ton per tahun. pengolahan kulit ikan pari untuk industri tekstil dan obat-obatan. Letaknya di Desa Muarasabak. hati kita menjadi tiba-tiba tersayat. pengolahan tepung ikan untuk industri pakan ternak. Jaraknya hanya GAMBARAN UMUM 3. Kendaraan roda empat atau lebih berhenti di seberang sungai.754 ton. Menyaksikan keberadaan ibu kota Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Potensi perikanan laut sekitar 77. Pusat pemerintahan sementara Kabupaten Tanjung Jabung Timur jauh dari gemerlap.

20 kilometer mendekati Muarasabak. lahan perkebunan 60. Pada tahun 2001 hak tambang berpindah tangan ke Devon. Di perut bumi wilayahnya terdapat kandungan minyak bumi dan gas alam yang sudah dieksploitasi. jarak ini ditempuh empat hingga lima jam. kecuali speedboat yang perlu waktu empat jam pelayaran. rusak berat.000 hektar. sementara jalan darat bisa tiga jam. GAMBARAN UMUM 3. Minyak dan gas bumi sejak 1997 ditambang di Kecamatan Mendahara. Di saat air sungai pasang. Kantor bupati yang sebelumnya merupakan kantor Kecamatan Muara Sabak hanya memiliki satu nomor telepon dan dipakai beramai-ramai. Genangan air hujan menyulap jalan rusak menjadi bubur lumpur. Awalnya. serta garis pantai 370 kilometer. Itu pun masih berujung di seberang Sungai Batanghari. seolah berada 1.122 km dari Kota Jambi. Lahan tanaman pangan 55. belum ada jalan atau jembatan menghubungkan Muara Sabak ke Jambi. ibu kota Provinsi Jambi. pertambangan ini digarap Santa Fe Energy Resources Jabung (SFERJ) Ltd. Ketika cuaca cerah. lalu setahun kemudian ke Petrochina International Jabung Ltd.000 hektar.5 miliar ton.5 jam. ibu kota Tanjung Jabung Timur. Saat cuaca bagus. Jarak Muarasabak dari Kota Jambi melalui jalan darat 130 kilometer. Sebagian ruas jalan. sebagian besar masih berupa tanah yang memaksa mobil berdansa ketika permukaannya berlumpur akibat diguyur hujan. Kandungan gas bumi yang terdeteksi 4. Minyak yang diproduksi di tampung di pinggir Sungai Batanghari di Muarasabak. Dari lokasi ini minyak dibawa kapal tanker ke Plaju di Kota Palembang untuk diproses lebih lanjut. Kabupaten Tanjung Jabung Timur seluas 5. Jalan raya ke Jambi belum lama terbangun. Setiap hari tidak kurang 23. tetapi Muara Sabak. tanker bisa masuk. Telepon genggam praktis tidak berfungsi.500 km dari Jambi. Sarana penghubung dengan dunia luar tersedia lewat 3 warung telepon yang menggunakan satelit. pembicaraan dapat tersambung ke pesawat telepon tujuan.000 barrel minyak bumi dan 30. dan keluar lagi di saat air sungai pasang hari berikutnya. Pengangkutan ini mengalami kendala karena harus mengikuti siklus pasang surut air sungai. Kalau cuaca tidak bagus. Jika hujan. jarak tersebut ditempuh dengan mobil 3. dibutuhkan kesabaran menunggu.000 meter kubik gas alam dipompa dari sumur-sumur minyak dan gas di sini.7 .445 kilometer persegi ini dikaruniai sumber daya alam berlimpah.

Sentra penghasil ikan berada di Kecamatan Muarasabak. Bila proyek ini selesai. Bulog enggan membeli karena kandungan airnya dinilai terlalu tinggi. Bulan Agustus 2003 rencananya sudah bisa ditempati. produksi minyak bisa ditingkatkan. Sarana menjemur padi sangat minim. Kecamatan penghasil padi terbesar adalah Muarasabak. Nipah Panjang. Potensi perikanan laut sekitar 77. Semua ekspor dari berbagai wilayah di provinsi akan melalui pelabuhan Muarasabak. dan Mendahara. Sebanyak 79 persen penduduk hidup dari lahan pertanian. GAMBARAN UMUM 3.Kini Petrochina sedang membangun penampungan minyak bumi di Desa Simbur Naik. dan Rantau Rasau. selain dikonsumsi sendiri.010 ton. Rencana ini memacu pemerintah kabupaten berbenah diri. Lahan sawah seluas 87.8 miliar dari dana perimbangan bagi hasil bukan pajak untuk tahun 2003. Tahun 2001 luas panen 50.753 hektar dengan produksi padi 155. Bangunan fisik kompleks ibu kota kabupaten yang baru di Desa Rano. Hujan memang selalu menimbulkan dilema bagi petani padi. Kecamatan Muarasabak seluas 100 hektar sudah selesai dibangun. panen raya padi sawah pasang surut biasanya pada musim hujan. Bagi kabupaten yang 30 persen penduduknya tergolong miskin menurut survei sosial ekonomi nasional tahun 2002.8 . bahkan tidak tersedia sama sekali. Banyak nelayan yang langsung menjual ikan dan udang tangkapannya ke pembeli di tengah laut. Letaknya di hilir Sungai Batanghari. tetapi sangat diharapkan untuk mengisi bak penampungan air hujan. Tanjung Jabung Timur direncanakan menjadi gerbang Provinsi Jambi. disusul Nipah Panjang. air hujan merupakan sumber air utama. Bisa dipastikan sumbangan minyak dan gas yang nilainya hampir setengah dari total kegiatan ekonomi menambah kemampuan membangun Tanjung Jabung Timur. Selalu dikeluhkan saat panen.644 hektar yang pengairannya bergantung pada pasang surut Sungai Batanghari terbentang di hampir semua kecamatan. lebih dekat dengan Laut Cina Selatan.754 ton.575 ton per tahun. bukan sektor ini yang menjadi tumpuan hidup mayoritas penduduk. Kegiatan ekonomi dari minyak dan gas tercatat Rp 16. Kenyataannya. sehingga memungkinkan disinggahi tanker 30 ton. Di masa mendatang. Padi Tanjung Jabung Timur. juga dijual ke kabupaten lain di Provinsi Jambi. Sadu. 27 kilometer dari ibu kota kabupaten. Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanjung Jabung produksi tahun 2001 26. Namun.

Rp 42 miliar. Total target APBD tahun 2003 Rp 188. Hal ini tampak jelas dari kondisi pelabuhan yang dibangun sekitar tahun 1990an hingga saat ini belum menunjukkan aktivitas berarti. untuk belanja sektor transportasi. (pilkada. Separuh dari anggaran pembangunan tersebut.9 .5 KONDISI LAHAN KRITIS DI WILAYAH KAJIAN Akumulasi dari kegiatan yang kurang memperhatikan aspek ekologis di daerah aliran sungai Batanghari. dan Japan International Cooperation Agency (JICA) menyebutkan Pelabuhan Muara Sabak. pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadikan transportasi sebagai prioritas pembangunan. Dijanjikan jalan utama ke kompleks pemerintah kabupaten dan Pelabuhan Muarasabak tahun 2003 rampung diaspal dan ditingkatkan. dengan anggaran belanja pembangunan Rp 84 miliar. Namun. terdapat pelabuhan Muara Sabak telah sejak lama berperan dalam meningkatkan perekonomian wilayah. Pelabuhan ini Penyusunan Arahan Pemanfaatan Ruang di DAS Batanghari direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dengan akses ke kawasan segitiga pertumbuhan ekonomi Singapura .or.l. Selain jalan ke pusat pemerintahan. Hasil penelitian yang dilakukan beberapa lembaga a.Terkait dengan aspek prasarana. menyebabkan turunnya kualitas dan kuantitas air Sungai Batanghari. PT Deserco Development Service.5 miliar. Meningkatnya sedimentasi akan menyulitkan upaya pembangunan pelabuhan samudera di Muara Sabak.Batam Johor sebagai daerah kerjasama ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura Growth Triangle (IMS-GT). 3.golkar. Padahal pemerintah pusat telah mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membangun satu dermaga dan fasilitas lainnya dipelabuhan itu. hingga saat ini hasil penelitian itu belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemda sebagai regulator maupun PT Pelindo II Cabang Jambi sebagai operator.id) 3. perlu dialokasikan pembuatan jalan yang bisa memacu distribusi ekonomi. Indonesia-Malaysia-Thailands Growth Triangle (IMT-GT) dan juga pasar APEC. GAMBARAN UMUM 3. Institut Teknologi Bandung. Jambi merupakan satu dari tujuh pelabuhan sungai di Indonesia yang memiliki prospek sangat menguntungkan.6 PELABUHAN MUARA SABAK Di lokasi wilayah kajian.

Meskipun sudah dapat melayani aktivitas bongkar muat.000 GT (gross ton-bobot mati) dengan panjang rata-rata 152 m dan muatan rata-rata 10.l.10 . air. Di samping itu. sehingga peluang untuk tumbuh menjadi pelabuhan modern. mooring dolphin (sarana tambat kapal) dua buah. Di samping itu kedua institusi ini juga saling menunggu siapa yang berani duluan untuk mengeluarkan investasi guna membangun berbagai fasilitas pendukung pelabuhan. Dengan fasilitas tersebut. Padahal.5 LWS (Lower Water Sea-di bawah permukaan laut). Secara administratif. pelabuhan ini terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan Muara Sabak sebagai ibu kota kabupaten. telepon dan sarana jalan menuju pelabuhan sebelum melakukan pembangunan di pelabuhan tersebut.Pelabuhan Muara Sabak (samudera) merupakan tempat yang efesien dibandingkan pelabuhan lain di Jambi sebagai sarana distribusi barang. menjadikan kawasan pelabuhan ini bisa tumbuh sebagai kawasan ekonomi baru. GAMBARAN UMUM 3. kedalaman kolam pelabuhan 5 LWS-7 LWS. Sementara Pemda Jambi menunggu komitmen PT Pelindo II untuk mengeluarkan investasi membangun prasarana dan sarana pelengkap terlebih dahulu. adanya rencana Pemprov Jambi membangun kawasan industri dan perdagangan di sebelah pelabuhan ini. aktivitas ekonomi di provinsi ini dari segi ekspor maupun impor semakin hari terus meningkat dan sudah pasti sangat membutuhkan fasilitas pelabuhan yang representatif seperti halnya pelabuhan Samudera. Pelabuhan Muara Sabak saat ini telah memiliki berbagai fasilitas a. bolder enam buah.337 m2. Pelabuhan Muara Sabak dapat dilalui kapal barang dengan kapasitas ratarata 14. instalasi pipa air yang siap operasi serta lampu penerangan dermaga. luas areal yang relatif besar yaitu 189 hektare dengan kedalaman alur pelayaran sampai dengan 4. dermaga beton ukuran 50 m x 15 m.000 ton. trestel (jembatan penghubung) beton ukuran 47 m x 8 m. Ini terjadi karena Pemprov Jambi sebagai regulator di daerah dan PT Pelindo Cabang Jambi belum secara maksimal memanfaatkan pelabuhan ini. lapangan penumpukan seluas 2. namun hingga saat ini masih sepi pengunjung dan masih jarang perusahaan yang memanfaatkan pelabuhan ini. PT Pelindo Cabang Jambi masih menunggu realisasi pemerintah untuk membangun infrastruktur dasar seperti listrik.

Senior Manager PT (Persero) Pelindo II Cipto mengatakan pihaknya sudah memiliki master plan pembangunan pelabuhan. Masih banyak perusahaan lain yang ingin memanfaatkan areal pelabuhan untuk mengoptimalkan pemasaran barang mereka. bantuan dana juga diharapkan dari PT Pelindo pusat. dan jangka panjang.Data yang dikeluarkan PT Pelindo II Cabang Jambi. Namun sayangnya realisasi master plan. sampai saat ini belum ada tanda-tanda kucuran investasi dari Pelindo. GAMBARAN UMUM 3. jangka menengah. Selain itu. (lihat tabel) Meskipun realisasi trafik pelabuhan Jambi mengalami peningkatan.11 . Perusahaan ini membutuhkan areal seluas 10 hektare. General Manager PT Pelindo II Jambi Koesbiyantoro menjelaskan untuk mengeluarkan investasi mereka harus melakukan perhitungan secara cermat. jelasnya. tapi juga menjadi kawasan industri yang dapat diandalkan. namun PT Pelindo II Cabang Jambi belum berani mengeluarkan investasi untuk membangun sarana dan prasarana serta melengkapi fasilitas pendukung lainnya. PT Jaya Trade akan membangun tangki untuk penimbunan aspal cair. Di antaranya memastikan jangka waktu pengembalian modal hingga untung. Sementara itu. Koesbiyantoro optimistis Pelabuhan Muara Sabak tidak saja akan tumbuh sebagai areal pelabuhan dagang utama. lebih dari 10 investor ingin memanfaatkan areal pelabuhan itu guna membangun berbagai fasilitas penunjang ekspor. realisasi trafik pelabuhan pada triwulan pertama 2007 secara umum meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. saat ini sedang mengusahakan pendanaan dari perbankan untuk membiayai proyek tersebut. Di antaranya PT Biodiesel Jambi yang akan membangun pabrik dan tangki timbun CPO. Menurut dia. Rencana itu terbagi atas jangka pendek. khususnya untuk jangka pendek yang akan melakukan beberapa tahap pembangunan hingga tahun 2010. Melihat kondisi tersebut. Pelindo sendiri.

3.l. Dijanjikan jalan utama ke kompleks pemerintah kabupaten dan Pelabuhan Muarasabak tahun 2003 rampung diaspal dan ditingkatkan. Bangunan fisik kompleks ibu kota kabupaten yang baru di Desa Rano.golkar. hingga saat ini hasil penelitian itu belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemda sebagai regulator maupun PT Pelindo II Cabang Jambi sebagai operator. Rp 42 miliar. PT Deserco Development Service. dengan anggaran belanja pembangunan Rp 84 miliar.5 miliar. untuk belanja sektor transportasi. Total target APBD tahun 2003 Rp 188.id) “Investasi Pelabuhan Muara Sabak “ Hasil penelitian yang dilakukan beberapa lembaga a. Kecamatan Muarasabak seluas 100 hektar sudah selesai dibangun. GAMBARAN UMUM 3. Bulan Agustus 2003 rencananya sudah bisa ditempati. pelabuhan ini terletak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan Muara Sabak sebagai ibu kota kabupaten. Padahal pemerintah pusat telah mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membangun satu dermaga dan fasilitas lainnya dipelabuhan itu. perlu dialokasikan pembuatan jalan yang bisa memacu distribusi ekonomi. Secara administratif. Rencana ini memacu pemerintah kabupaten berbenah diri. Pemerintah kabupaten menjadikan transportasi sebagai prioritas pembangunan. Jambi merupakan satu dari tujuh pelabuhan sungai di Indonesia yang memiliki prospek sangat menguntungkan. Institut Teknologi Bandung. sehingga peluang untuk tumbuh menjadi pelabuhan modern. dan Japan International Cooperation Agency (JICA) menyebutkan Pelabuhan Muara Sabak. Pelabuhan Muara Sabak (samudera) merupakan tempat yang efesien dibandingkan pelabuhan lain di Jambi sebagai sarana distribusi barang.. Semua ekspor dari berbagai wilayah di provinsi akan melalui pelabuhan Muarasabak.12 . (pilkada. Tanjung Jabung Timur direncanakan menjadi gerbang Provinsi Jambi. Separuh dari anggaran pembangunan tersebut.or. Hal ini tampak jelas dari kondisi pelabuhan yang dibangun sekitar tahun 1990-an hingga saat ini belum menunjukkan aktivitas berarti. Selain jalan ke pusat pemerintahan. Namun.7 INFRASTRUKTUR Ke depan.

TABEL 3. namun hingga saat ini masih sepi pengunjung dan masih jarang perusahaan yang memanfaatkan pelabuhan ini.13 .55 66.969 183.043 1.469 317 637. Pelayaran rakyat Jumlah 2 Jumlah arus barang berdasarkan perdagangan A.430 1.440 9.126 931.071 1.031. Muat Jumlah 3 4 Jumlah arus barang berdasarkan distribusi Jumlah arus peti kemas ton ton ton ton ton ton boks teus 17.296 247.35 86. REALISASI TRAFIK TIGA PELABUHAN DI JAMBI No 1 Uraian Jumlah kunjungan kapal A.382 135.919 726 387.52 unit GT unit GT unit GT unit GT 251 1.556 444. Pelayaran dalam negeri C. instalasi pipa air yang siap operasi serta lampu penerangan dermaga.900 931.412 28 9. Bongkar D.68 102.85 95.061 23.5 LWS (Lower Water Sea-di bawah permukaan laut). Pelayaran luar negeri B.129 7.105.08 82.79 124.186 373.78 68.033 1.615 1.294 126. Pelabuhan Muara Sabak dapat dilalui kapal barang dengan kapasitas ratarata 14.72 118.430 8.29 61. mooring dolphin (sarana tambat kapal) dua buah.608.054 34 8. trestel (jembatan penghubung) beton ukuran 47 m x 8 m.58 118.000 GT (gross ton-bobot mati) dengan panjang rata-rata 152 m dan muatan rata-rata 10.18 Satuan Tw 1 2006 Realisasi tahun Tw 1 2007 Tren (%) Sumber: PT Pelindo II (persero) Jambi Pelabuhan Muara Sabak saat ini telah memiliki berbagai fasilitas a.l.105. Ekspor C. Ini terjadi karena GAMBARAN UMUM 3. Dengan fasilitas tersebut.963 1. luas areal yang relatif besar yaitu 189 hektare dengan kedalaman alur pelayaran sampai dengan 4. dermaga beton ukuran 50 m x 15 m.337 m2. Impor B.032.382 758 569. Meskipun sudah dapat melayani aktivitas bongkar muat.50 125.31 212.3.000 ton. kedalaman kolam pelabuhan 5 LWS-7 LWS.281 11. bolder enam buah.963 389. lapangan penumpukan seluas 2.72 111.68 64.074 356.

Pemprov Jambi sebagai regulator di daerah dan PT Pelindo Cabang Jambi belum secara maksimal memanfaatkan pelabuhan ini.14 . GAMBARAN UMUM 3. Di samping itu kedua institusi ini juga saling menunggu siapa yang berani duluan untuk mengeluarkan investasi guna membangun berbagai fasilitas pendukung pelabuhan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful