Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Struktur bangunan bertingkat rawan terhadap gaya lateral, terutama

terhadap gaya yang ditimbulkan oleh gempa. Gempa Bumi merupakan peristiwa

bergetarnya bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi di dalam bumi secara

tiba-tiba dikarenakan oleh peningkatan aktivitas geologi yang terja di dalam bumi,

seperti terjadinya pergeseran antar lempeng benua yang menyebabkan terjadinya

gempa bumi (Purwono,2010).

Gempa bumi tersebut mempunyai risiko mengakibatkan terjadinya

kerusakan bangunan, oleh karena itu diperlukan struktur yang kuat untuk memikul

beban struktur dan menahan gaya yang ditimbulkan oleh gempa bumi. Salah satu

cara perkuatan struktur adalah dengan menggunakan shear wall.

Shear wall adalah dinding yang berfungsi sebagai pengaku yang menerus

sampai ke pondasi dan merupakan dinding inti untuk memperkaku bangunan yang

dirancang untuk menahan gaya geser, gaya lateral akibat gempa bumi. Dengan

adanya dinding geser yang kaku pada bangunan, sebagian besar beban gempa

pada bangunan bertingkat akan terserap oleh dinding tersebut.

1.2. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas, maka di ambil rumusan masalah, yaitu

sebagai berikut :

1
2

1) Perbandingan yang terjadi pada elemen struktur (balok, kolom dan

pelat) pada bangunan gedung yang menggunakan shearwall dengan

bangunan yang tidak menggunakan shearwall

2) Selisih estimasi biaya pembangunan gedung antara bangunan gedung

yang menggunakan shearwall dengan bangunan yang tidak

menggunakan shearwall

1.3. BATASAN MASALAH

Agar tidak meluasnya masalah, maka peneliti memberi batasan masalah, yaitu:

1. Bangunan yang akan ditinjau pada Tugas Akhir ini ialah bangunan 9 lantai

dengan fungsi bangunan sebagai Hotel.

2. Bangunan direncanakan berada di wilayah gempa 5 (Cilacap)

3. Luas denah tipikal di setiap lantai seperti pada gambar terlampir.

4. Menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SPRMK)

5. Beban yang diperhitungkan hanya terbatas kepada:

a) Beban gravitasi yang terdiri dari: beban berat sendiri, beban mati

tambahan dan beban hidup.

b) Beban gempa.

c) Beban angin diabaikan.

6. Perhitungan pondasi tidak ditinjau.

7. Hitungan perencana dan desain struktur menggunakan bantuan program:

a) Auto cad 2010.

b) Microsoft Excel 2010.

c) Etabs 9.7.4
3

8. Spesifikasi Struktur adalah:

a) Mutu beton f’c = 35 Mpa .

b) Mutu baja fy = 400Mpa (Tulangan longitudinal).

c) Mutu baja fyt = 240 Mpa (Tulangan geser/begel).

d) Dimensi awal kolom lantai 1: 600/600 mm

e) Dimensi awal kolom lantai 2, 3 dan 4: 550/550 mm

f) Dimensi awal kolom lantai 5 dan 6: 450/450 mm

g) Dimensi awal kolom lantai 7 dan 8: 400/400 mm

h) Dimensi awal kolom lantai 9: 300/300 mm

i) Dimensi awal balok lantai 5 sampai atap: 350/500 mm

j) Dimensi awal balok lantai 1 sampai lantai 4 pada bentang 10 meter

500/700 mm; pada bentang 5 meter 350/500 mm

k) Dimensi awal balok lantai 5 sampai atap pada bentang 5 meter 350/500

mm

9. Tebal plat atap diambil 120 mm dan tebal plat lantai diambil 140 mm

10. Peraturan-peraturan yang diguanakan dalam perencanaan ini adalah sebagai

berikut:

a) Tata cara perencanaan ketahanan Gempa untuk struktur Bangunan Gedung

dan Non Gedung, SNI 1726-2012.

b) Persyaratan beton struktur untuk bangunan gedung, SNI 2874-2013.

c) Beban minimum untuk perencanaan Bangunan gedung Struktur atau Non

Struktur, SNI 1727-2013


4

11. Pengaruh yang ditinjau adalah perpindahan dan gaya dalam terhadap struktur

gedung sebelum dan sesudah ditambahkan shear wall berbentuk L.

1.4.TUJUAN PENELITIAN

Mengetahui pengaruh penambahan shear wall berbentuk L pada struktur

bagunan 9 (sembilan) lantai di wilayah gempa 5 dari segi dimensi elemen

struktur dan estimasi biaya.

1.5. SISTEMATIKA PENULISAN

Bab I Pendahuluan

Pada bab ini memuat latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah,

tujuan penelitian dan sistematika penulisan.

Bab II Tinjauan Pustaka

Pada bab ini akan dijelaskan secara umum tentang penelitian terdahulu

sebagai referensi dan literasi dari penelitian yang dilakukan, serta landasan teori

pada suatu hal yang akan diteliti dan dijabarkan lebih mendetail pada bab

selanjutnya.

Bab III Metode Penelitian

Memuat tentang metode pengumpulan data dan teknis pelaksanaan

pengumpulan data serta langkah pengolahan data dan diagram alur pelaksanaan

tugas akhir.
5

Bab IV Analisa / Pembahasan

Dalam bab ini memuat data dan hasil penelitian, analisa dan pembahasan

dari hasil penelitian serta penjelasan penjelasan mengenai hal yang diteliti dan

dikaji sehingga dapat ditarik kesimpulan yang logis dan jelas.

Bab V Penutup

Bab ini berisi tentang kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan

yang telah dikaji yang nantinya diharapkan memberi manfaat bagi studi yang

terkait dengan pembahasan pada penulisan tugas akhir ini.