Anda di halaman 1dari 4

A.

PILIHAN GANDA (No 1-25)


1. Dibawah ini yang bukan termasuk komoditas hasil pertanian dari kelompok umbi-umbian
adalah ....
A. Jahe
B. Garut
C. Bawang
D. Jagung
E. Gembiti
2. Dibaawah ini yang termasuk umbi akar adalah ....
A. Ubi kayu, bengkoang
B. Ubi kayu, ubi jalar
C. Bengkoang, kentang
D. Ubi jalar, gadung
E. Bengkoang, gadung
3. Syarat mutu bahan baku umbi-umbian dibuat berdasarkan pengalaman home industri/
industri di Indonesia. Maka SNI untuk bahan baku umbi-umbian dikenal juga dengan ....
A. SNI Wajib
B. SNI Sukarela
C. SNI Pengalaman
D. SNI Mutu
E. SNI Sementara
4. Syarat Mutu ubi jalar Mutu I tentang kadar patinya adalah ....
A. Minimal 20%
B. Minimal 25%
C. Minimal 30%
D. Minimal 35%
E. Minimal 40%
5. Diantara kelompok umbi-umbian di bawah ini yang mempunyai kadar pati tertinggi adalah
....
A. Kentang
B. Ganyong
C. Ubi jalar
D. Ubi kayu
E. Garut
6. Nama lain ubi jalar adalah ....
A. Ipomea batatas
B. Manihot utillissima
C. Ipomea utillissima
D. Manihot batatas
E. Ipomea utillissima batatas
7. Kandungan karbohidrat tertinggi ada pada ubi jalar yang berwarna ....
A. Putih
B. Merah
C. Biru
D. Ungu
E. Kuning
8. Kepoyoan pada ubi kayu karena adanya reaksi pencoklatan secara enzimatis yang berakibat
ubi kayu berwarna kecoklatan dan rasanya pait, merupakan gejala ....
A. Fisik
B. Kimia
C. Biologi
D. Fisiologi
E. Organoplektik
9. Data kadar air ubi jalar metode oven, sebagai berikut:
W0 = 22,26 gram
W1 = 32,26 gram
W2 = 26,01 gram
Dari data tersebut ubi jalar diperiksa masuk kedalam mutu ....
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V
10. Prinsip kerja penentuan kadar serat pada umbi-umbian adalah, kecuali ....
A. Melarutkan bahan non serat dengan larutan asam pada kondisi panas, sedang
seratnya ditimbang
B. Melarutkan bahan non serat dengan larutan basa pada kondisi panas, sedang seratnya
ditimbang
C. Melarutkan bahan serat dengan larutan asam/ basa pada kondisi panas, sedang bahan
non serat ditimbang
D. Menimbang bahan seratnya dengan menghilangkan terlebih dahulu bahan-bahan non
serat
E. Menghilangkan bahan non serat, melindungi bahan seratnya, kemudian menimbang
seratnya
11. Dibawah ini yang bukan termasuk produk olahan umbi-umbian adalah ....
A. Tepung
B. Gula cair
C. Etanol
D. Chip
E. Tetes
12. Yang termasuk parameter fisikokimia mutu tepung tapioka (tepung singkong) adalah ....
A. Bentuk
B. Bau
C. Derajad putih
D. Kadar air
E. Kadar serat
13. Tingkat mutu tepung tapioka dengan tingkat keputihan min 95,5 terhadap BaSO4 100 adalah
mutu ....
A. A
B. AA
C. AAA
D. B
E. AB
14. Urutan proses pengambilan contoh tepung tapioka yang akan diuji adalah:
1. Uji organoplektik
2. Uji kimia
3. Uji mikrobiologi
Urutan yang benar jika 1 karung tepung tapioka untuk diuji ....
A. 1,2 dan 3
B. 1,3 dan 2
C. 2,1 dan 3
D. 2,3 dan 1
E. 3,1 dan 2
15. Pernyataan yang salah adalah ....
A. Berat contoh tepung tapioka dari 1 karung adalah 400 gram untuk uji mikrobiologi
B. Contoh tepung tapioka yang diambil secara steril dan ditempatkan pada wadah steril
C. Berat contoh tepung tapioka untuk uji organoplektik adalah 400 gram
D. Berat contoh tepung tapioka yang akan diuji adalah 400 gram
E. Wadah contoh tepung tapioka yang akan diuji adalah bersih dan kering
16. Kadar air tepung tapioka adalah bobot yang hilang dengan metode oven pada suhu ... °C
selama 1 jam pertama, kedua dan selanjutnya.
A. 102
B. 105
C. 110
D. 120
E. 130
17. Prinsip penetapan kadar pati tepung tapioka adalah hidrolisasi karbohidrat menjadi
monosakarida yang mampu mereduksi Cu2+ dari Luff menjadi Cu=. Reagen yang melakukan
hidrolisasi adalah ....
A. Luff – scoorl
B. Hcl 3%
C. NaOH 30%
D. KI 20%
E. H2SO4 26,5%
18. Titer yang digunakan dalam analisa kadar pati/ karbohidrat adalah ....
A. Tio sulfat 0,01 N
B. Tio sulfat 0,1 N
C. Tio sulfat 1 N
D. Tio sulfat 0,2 N
E. Tio sulfat 0,5 N
19. Larutan Luff – Scoorl disebut dengan bahan-bahan ....
A. Natrium karbonat, asam sitrat dan tembaga sulfat
B. Natrium karbonat, asam sulfat dan tembaga sulfat
C. Natrium karbonat, asam cuka dan tembaga sulfat
D. Asam sitrat, natrium oksida dan tembaga sulfat
E. Asam
20. Yang bukan merupakan parameter mutu air untuk air minum dan industri pengolahan hasil
pertanian adalah parameter ....
A. Fisik
B. Fisiologis
C. Kimia
D. Mikrobiologi
E. Radioaktif
21. Logam berat yang berbahaya dalam air minum ....
A. Cu,Hg,As
B. Cu,Hg,Fe
C. Cu,As,Fe
D. As,Al,Fe
E. As,Cu,Al
22. Jika suhu udara adalah 25°C maka suhu air minum yang baik adalah ....
A. 20°C
B. 21°C
C. 22°C
D. 29°C
E. 30°C
23. Tingkat kesegaran air minum karena adanya ....
A. BOD tinggi
B. COD tinggi
C. DO rendah
D. DO tinggi
E. BOD dan COD tinggi
24. Kesadaran air sementara disebabkan adanya garam dari logam ... yang bergabung dengan
carbonat.
A. Al dan Fe
B. Fe dan Cu
C. Ag dan Zn
D. K dan Na
E. Ca dan Mg
25. Untuk menghilangkan kesadaran air yang sifatnya sementara dengan cara ....
A. Dimasak
B. Ditambah zeolit
C. Ditambah NaOH
D. Ditambah Resin
E. Difiltrasi

B. SOAL ESSAY (No 1- 5)


1. Jelaskan bagaimana teknik pengambilan ubi jalar 1 lotnya terdiri dari 100 peti, masing-
masing peti berisi 100 buah sampai didapatkan 50 biji ubi jalar siap dianalisa.
2. Pada penetapan FFA ubi jalar, maka ditimbang 10 gram contoh dilarutkan dalam 50 ml,
alkohol netral 96%, kemudian dititrasi dengan KOH 0,01 N indikator PP dibutuhkan 0,04
ml. Hitung % FFA yang jika dinyatakan sbagai asam laurat (BM = 200).
3. 1 gram tepung tapioka dilarutkan dengan aquades hingga volume 50 ml. 10 ml dari contoh
tersebut dianalisa kandungan pati nya dengan metode Luff – Scoorl dengan data sebagai
berikut:
Volume Tc rata-rata = 2,5 ml
Volume Tb rata-rata = 16,5 ml
Hitung kadar pati nya dengan tabel terlampir
4. A. Jelaskan prinsip karja analisa kadar abu pada keripik ubi jalar atau ubi kayu
B. Jelaskan prinsip kerja analisa kadar serat pada singkong
C. Tuliskan pronsip kerja penetapan kadar air pada kentang
5. Sebutkan 4 parameter air minum untuk industri pangan, jelaskan masing-masing dan beri
pula contoh masing-masing 3

Anda mungkin juga menyukai