Anda di halaman 1dari 38

SKRINING DAN INTERVENSI ADIKSI

PORNOGRAFI

ROBIAH KHAIRANI HASIBUAN

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
Latar Belakang

Memori

Fungsi
kortikal Atensi
luhur

Otak
Bahasa Kalkulasi

Visuospatial
LATAR BELAKANG

Otak merupakan organ “hidup” yang terus belajar dan


beradaptasi dengan stimulasi dari lingkungan

belajar dan memori merupakan dua komponen


penting dalam proses berpikir/kognisi

Repetisi/pengulangan merupakan salah satu cara


utama otak dalam proses belajar dan mendapatkan
memori
Neurotransmitter

• Terdapat dlm pineal body, traktus digestivus,


SSP, trombosit
Serotonin • Berperan thd mood, hasrat, rangsang lapar,
mengantuk, regulasi suhu, dan memori

• Diproduksi di substansia nigra dan ventral tegmental,


direlease oleh hipotalamus
Dopamin • Mengendalikan gerakan tubuh/motorik halus
• Mengendalikan motivasi, fokus, rasa senang, tidur,
proses belajar

• Diekskresi medulla adrenalis


Norepinefrin • Vasokonstriktor umum
• Meningkatkan pemecahan glikogen

• Vasokonstriktor jaringan vaskuler kecuali liver


Epinefrin dan muskulus
• Dilepaskan saat stress, kewaspadaan meningkat
Memori manusia bukan suatu proses yang berdiri sendiri. Dari
berbagai penelitian ditemukan bahwa pada otak manusia terdapat
berbagai JENIS memori. Dan berbagai jenis memori ini memicu
berbagai bagian otak untuk terlibat dalam suatu kegiatan

Cara kerja otak


Stimulus

Memori Jangka
Memori sensorik
Panjang

Memori Jangka
Pendek
Memory and Learning
Belajar adalah perubahan perilaku yg relatif menetap yang ditandai dengan
adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, atau pemahaman yang
didasarkan pada memori yg tersimpan di otak. Memori sendiri merupakan hasil
dari proses belajar, yang akan membentuk “neural pathway”

Skills/Understanding/Information
Memory
/Knowledge

Learning Process

Memori manusia bersifat asosiatif. Suatu informasi baru akan lebih mudah untuk diingat
bila dikaitkan dengan pengetahuan yang sudah terekam dalam kantung memori di otak.
Semakin bermakna asosiasi yang ada bagi yang mengalaminya, semakin mudah
terbentuk memori baru dari informasi baru yang didapat.
Learning Process

Basic Results

SKILL/INFOR
MEMORY
MATION

Prinsip
•Use It or Loose It
• Use It and Improve It
• Repetition
KECANDUAN PORNOGRAFI
DEFINISI
movies, pictures, magazines, etc., that show or describe
naked people or sex in a very open and direct way in order
to cause sexual excitement
Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan,
suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun,
percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya
melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau
pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau
eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan
dalam masyarakat
1 : the depiction of erotic behavior (as in pictures or
writing) intended to cause sexual excitement
2 : material (as books or a photograph) that depicts erotic
behavior and is intended to cause sexual excitement
3 : the depiction of acts in a sensational manner so as to
arouse a quick intense emotional reaction <the
pornography of violence>
DEFINISI
Prilaku seks menyimpang : kegiatan atau orientasi seksual
yang tidak lazim yang dijadikan sebagai satu2nya cara untuk
mendapatkan kepuasan seksual (yang biasanya
mengganggu emosi yang mengalaminya) *PPDGJ II
Homoseksual : kecenderungan untuk mendapatkan
kepuasan seksual dari hubungan dengan sesama jenis
Transeksual : kebingungan terhadap identitas fenotif
seksual. Pengidapnya menginginkan identitas seksual yang
berlawanan dengan fenotif dirinya
Biseksual : kecenderungan mendapatkan kepuasan seksual
dari hubungan seksual baik dengan laki2 maupun
perempuan

LGBT (Lesbian Gay Bisexual Transgender : Merupakan istilah


sosial kemasyarakatan yang dimunculkan untuk
menampilkan ide mengenai variasi orientasi seksual
manusia (WHO, 2008)
LATAR BELAKANG

(WHO 2012) Jumlah remaja di dunia yang mengakses


pornografi semakin meningkat

Majalah terkemuka asal Kanada “One


Minute” menyebutkan bahwa jumlah video porno yang
beredar di dunia telah mencapai 10,3 juta buah, atau
setara dengan jumlah penduduk di negara Israel

7 negara pengakses pornografi terbanyak di dunia : 1. USA


2. Kanada 3. Jepang 4. Indonesia 5. Turki 6. Spanyol 7.
Cina
Though the diagnosis of pornography addiction is
debatable, many claim themselves to be addicted to
pornography and seek help, majority of them
through online forums and very few through
psychiatrists. A few websites are available, which are
dedicated for providing support to those who are
struggling to overcome pornography addiction.
Survey done by one of these websites reported that
out of 40,000 respondents who joined this website
seeking help for pornography addiction and took a
self-administered questionnaire on the website, 75%
claimed themselves to be addicted to pornography
DEFINISI
• “compulsive, uncontrollable dependence on a
substance, habit, or practice to such a degree
that cessation causes severe emotional,
mental, or physiological reactions.”
HOW PORN AFFECT YOUR BRAIN
• When people view X-rated images it causes a
surge in the chemical dopamine
• Repeated dopamine surges means the brain
comes desensitised to it
• More is needed for the same 'hit' - meaning
men are unexcited by ordinary sex
• Regularly watching pornography also causes
the brain to shrink, experts found
Pornografi
Penelitian2 yg dilakukan menunjukkan hasil bahwa melihat pornografi
memicu otak untuk melepaskan zat-zat kimia yang sama dengan yang dipicu
oleh penggunaan obat-obat terlarang. Apa yang sesungguhnya terjadi pada
otak saat melihat pornografi?

melihat pornografi mengaktifkan Otak memerintahkan pelepasan


“reward pathway” di otak hormon dopamin dan oksitosin

Pengaktifan “reward pathway” memicu


pelepasan zat-zat kimia

Pada kecanduan pornografi, terjadi fenomena “eskalasi”/toleransi yi dibutuhkan


stimulus yang lebih “tinggi kadarnya” untuk aktifasi “reward pathway” di otak, mis :
cara sexual intercourse yang tidak lazim sampai penyimpangan seksual/LGBT
Early exposure

another
addiction
escalation

Staging
to porn
Acting out
addiction
escalation
sexually

desensitization
IS PORN
ADDICTION
DANGEROUS???
IS PORN
ADDICTION
DANGEROUS???
IS PORN ADDICTION
DANGEROUS???
IS PORN ADDICTION
DANGEROUS???
Gejala dan Tanda Adiksi Porno/Gadget
Banyak Mudah Malas dan tidak
menyendiri tersinggung fokus di sekolah

Sering Berbohong (pada orang


membolos tua maupun teman)

Lambat / Malas
Prestasi menurun Tidak rapi bergerak/kehilangan minat

Kerusakan jaringan/struktur
Sering jatuh/gangguan
Afasia/Apraksia/Bradifrenia koordinasi/ tidak bisa
menulis
Candu Internet/Pornografi

Electronic
Adiksi
Screen Tidak fokus
pornografi Gangguan konsentrasi
Syndrome
Menyendiri
Gangguan ereksi
Mudah marah
Mudah depresi

Gangguan mata, mikro injury otak


Tidak bersemangat

Mudah berbohong/mencuri

Susah tidur/insomnia

Gangguan akibat kerusakan struktur


(afasia, apraksia, gangguan
koordinasi/keseimbangan)
Pornography
DIAGNOSIS
Three main criterias :
• Preoccupation to the point of obsession with
sexual imagery. Porn addicts typically spend
at least 11 hours per week searching for and
looking at pornography. Sometimes they
dedicate double or even triple that amount of
time.
DIAGNOSIS
• Loss of control over the use of pornography.
Porn addicts often try to quit or limit their use
of porn, but without success. They may stop
for a day or two, often discarding their entire
collection and stopping online subscriptions,
only to quickly return to it
DIAGNOSIS
• Negative consequences directly related to the
compulsive use of pornography. Porn addicts
eventually experience many of the same
adverse consequences that alcoholics, drug
addicts, compulsive spenders, compulsive
gamblers and other addicts deal with
DETEKSI DINI
YPAST-Ina (Youth Pornography-
Addiction Screening Test)
YPAST-Ina
• Skrining on site, BUKAN KESIMPULAN
• Mempermudah mapping untuk perencanaan
selanjutnya
• Kerja sama dengan sekolah dan orang tua
siswa
• Tidak bersifat rutin
• Tidak digunakan untuk evaluasi dan
monitoring hasil intervensi
YPAST-Ina
• Dilakukan oleh tenaga kesehatan atau
tenaga non kesehatan terlatih
• Paling baik dengan double-blind method
• WAJIB berkoordinasi dengan
sekolah/orang tua/wali
• Konseling pra-skrining dengan
sekolah/orang tua
• CONFIDENTIAL !!!!
ALUR KERJA P3IK: PORNOGRAFI
POPULASI

TERPAPAR 1 TAK TERPAPAR

ADIKSI (+) 2 ADIKSI (-)

BD LAIN (-) 3
BD LAIN (-)

BD LAIN (+) BD LAIN (+) ZONA


STIMULASI
ZONA BRAIN RESTORATION KOGNITIF
SKORING DAN INTERVENSI

Rumah sakit rujukan


Puskesmas/Sekolah
0-25/26-49 (GP) Stimulasi kognitif 50-69/70-100 Pemeriksaan
(Expert) neuropsikologis lanjutan

Konseling orang tua Farmakoterapi


(GP/tenaga kesehatan terlatih)
Psikoterapi
Evaluasi berkala (general
condition, daily activity, social Konseling keluarga
interraction --. Kuesioner,
anamnesis)
Pendampingan
Conditioning
Determinan Positif
Kesehatan
• Pola makan sehat (penyuluhan berkala di sekolah tentang
bahaya makanan instan dan manfaat makanan sehat)
• Cek kesehatan rutin (Anamnesi lengkap, pemriksaan fisk)
• Olahraga (membuat buku/diari anak sekolah tentang Daily
Acitivity mencakup kegiatan fisik, sosial, dan mental)
• Pengetahuan Kesehatan yang komprehensif (bekerja sama
dengan institusi pendidikan, IDI memberikan penyuluhan
berkala ttg bahaya pornografii thd kelangsungan kesehatan
otak.
Determinan Positif
Non-Kesehatan (kerja sama dengan institusi terkait
 Layanan Menjemput Bola)
• Sosial
• Pola Asuh orang tua
• Pendidikan yang optimal
• Interaksi sosial yang baik
• Minat Baca
• Lingkungan
• Kondisi Ekonomi Stabil
• Organisasi masyarakat yang positif
• jiwa Nasionalisme
• bangunan rumah yang layak
SAVE
YOUR
BRAIN
Stimulasi Fisik
Stimulasi Kognisi
Stimulasi Sosial
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan

 Kecanduan pada pornografi berbahaya bagi kelangsungan fungsi otak


sebagaimana halnya dengan kecanduan pada narkoba
Latihan fisik, kognisi, dan sosial, harus dilakukan sepanjang hidup
untuk menyelamatkan otak dari bahaya gadget dan pornografi
Pencegahan adiksi pornografi merupakan KOMPETENSI DOKTER
UMUM DAN FASILITAS KESEHATAN LAYANAN PRIMER
TERIMA KASIH