Anda di halaman 1dari 27

No Kegiatan Tahapan Output / Hasil Keterkaitan substansi Kontribusi Kontribusi

mata pelatihan kegiatan pencapaian


pencapaian visi penguatan nilai-
dan misi nilai organisasi
organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1 Meminta 1. Membuat konsep Kegiatan Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai
persetujuan kegiatan koordinasi dan Manajemen ASN dasar ANEKA dasar ANEKA
atasan penyuluhan persetujuan Mengkoordinasikan dalam kegiatan saat meminta
2. Menemui atasan atasan terlaksana kegiatan kepada atasan meminta
persetujuan
3. Menjelaskan merupakan wujud persetujuan
pelaksanaan tugas secara atasan, atasan
kegiatan Bukti:
1. Foto proposal jujur, bertanggung jawab, memberikan memberikan
penyuluhan yang
akan dilakukan kegiatan dan berintegritas kontribusi penguatan
4. Menerima saran penyuluhan pencapaian misi terhadap nilai
dan masukan kesehatan Agenda II: Kemenkumham organisasi
terkait kegiatan disetujui Akuntabitas: yaitu: Kementerian
5. Mendapatkan 2. Foto 1. Transparansi mewujudkan
Hukum dan HAM
persetujuan dokumentasi Komunikasi dapat aparatur
Kemenkumham “PASTI” pada
atasan terjalin antar pemimpin
dan staf serta yang profesional huruf “P” dan “S”,
meningkatkan dan berintegritas yaitu :
kelancaran dalam 1. Profesional
mengambil keputusan Aparatur
bersama. Kementerian
Hukum dan
2. Responsibilitas HAM adalah
Meminta persetujuan aparat yang
terlebih dahulu kepada bekerja keras
atasan menunjukan untuk
etika ASN kepada mencapai
atasan dalam proses tujuan
pengambilan organisasi
keputusan dan bentuk melalui
pertanggungjawaban penguasaaan
terhadap rancangan bidang
kegiatan tugasnya,
menjunjung
Nasionalisme: tinggi etika dan
Sila ketiga dan Keempat integritas
yaitu Persatuan dan Nilai profesi
Mufakat. Kegiatan
meminta persetujuan 2. Sinergis
atasan menunjukkan Komitmen
bahwa persatuan antara untuk
pemimpin dan staf membangun
diperlukan untuk dan
mencapai kemufakatan memastikan
agar terbentuk kegiatan hubungan
atau pelayanan yang kerjasama
berfokus pada yang produktif
kepentingan WBP. serta
kemitraan yang
Etika Publik: harmonis
Menghargai komunikasi, dengan para
konsultasi, dan pemangku
kerjasama kepentingan
Koordinasi dengan atasan untuk
mengenai kegiatan yang menemukan
akan dilakukan agar dan
kegiatan yang akan melaksanakan
dilakukan seseuai dengan solusi terbaik,
sasaran yang dituju bermanfaat
dan
Komitmen Mutu: berkualitas.
1. Efektif
Koordinasi dengan
atasan mengenai
kegiatan yang akan
dilakukan agar
kegiatan yang akan
dilakukan seseuai
dengan sasaran yang
dituju
2 Efisien
Koordinasi dengan
atasan dilakukan
tengan cepat dan
tepat sehingga dapat
terlaksananya
kegiatan penyuluhan
kesehatan
Anti Korupsi:
1. Jujur
Melaporkan kegiatan
yang akan dilakukan
kepada atasan
merupakan salah satu
bentuk sikap jujur staff
kepada atasan
2. Tanggung Jawab
Melaporkan kegiatan
yang akan dilakukan
kepada atasan
merupakan salah satu
bentuk tanggung jawab
staf kepada atasan
2. Menyiapkan 1. Berkoordinasi Tersedianya Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai
sarana dan dengan atasan sarana dan Pelayanan Publik dasar ANEKA dasar ANEKA
prasarana mengenai sarana prasarana yang Menyiapkan sarana dan dalam kegiatan saat menyiapkan
kegiatan dan prasarana diperlukan untuk prasaran kegiatan menyiapkan
sarana dan
penyuluhan yang dibutuhkan penyuluhan penyuluhan dengan sarana dan
kesehatan kesehatan bekerjasama dengan prasarana prasarana
untuk kegiatan
penyuluhan bagian terkait kegiatan kegiatan
2. Berkoordinasi Bukti: menunjukkan partisipasi penyuluhan penyuluhan
dengan bagian 1. Foto koordinasi berbagai pihak untuk kesehatan kesehatan
umum untuk dengan bagian meningkatkan efektifitas memberikan memberikan
menyiapkan umum untuk kegiatan penyuluhan kontribusi penguatan
sarana kegiatan menyiapkan pencapaian misi
terhadap nilai
penyuluhan sarana dan Agenda II: Kemenkumham
Akuntabitas: yaitu: organisasi
seperti aula, kursi prasarana yang
dan meja, diperlukan 1. Transparansi mewujudkan Kementerian
proyektor, leptop, 2. Foto sarana Kegiatan menyiapkan aparatur Hukum dan HAM
microphone dan prasarana sarana dan prasarana Kemenkumham “PASTI” pada
3. Berkoordinasi kegiatan kegiatan penyuluhan / yang profesional huruf “P” dan “S”,
dengan pihak penyuluhan penyuluhan kesehatan dan berintegritas yaitu :
Pengamanan yang sudah mengandung nilai 1. Profesional
untuk menyiapkan tersedia trasnparansi karena Aparatur
WBP , melakukan 3. Foto koordinasi komunikasi dapat Kementerian
pengumuman dengan bagian terjalin antar pemimpin Hukum dan
kepada WBP Pengamanan dan staf serta HAM adalah
untuk penyuluhan meningkatkan aparat yang
kesehatan kelancaran dalam bekerja keras
mengambil keputusan. untuk
mencapai
2. Integritas tujuan
Dengan adanya sarana organisasi
dan prasarana yang melalui
menunjukkan penguasaaan
persiapan kegiatan bidang
sehingga diharapkan tugasnya,
penyuluhan dapat menjunjung
berjalan sebagaimana tinggi etika dan
mestinya tanpa adanya integritas
kendala profesi

Nasionalisme: 2. Sinergis
Komitmen
1. Integritas untuk
Menyediakan sarana membangun
dan prasarana yang dan
menunjang memastikan
pelaksanaan kegiatan hubungan
penyuluhan kerjasama
menunjukkan petugas yang produktif
kesehatan menberikan serta
pelayanan yang kemitraan yang
profesional kepada harmonis
WBP dan menjalankan dengan para
tugasnya dengan pemangku
berorientasi pada kepentingan
kepentingan publik untuk
menemukan
Etika Publik: dan
Menjalankan tugas melaksanakan
secara profesional, solusi terbaik,
Memberikan layanan bermanfaat
kepada publik dengan dan
jujur, tanggap, cepat, berkualitas.
tepat
Menyediakan sarana dan
prasaran pendukung
kegiatan merupakan
bentuk pelayanan publik
secara profesional dan
memastikan memberikan
pelayanan yang tepat
Komitmen Mutu:
1. Efektif
Menyiapkan sarana dan
sarana penunjang
dengan berkoordinasi
pada bagian terkait
memperlancar kegiatan
sehingga diharapkan
penyuluhan dapat
berjalan dengan baik
tanpa halangan
2. Efisien
Tersedianya sarana
dan prasarana
penunjang kegiatan
penyuluhan mengenai
penyakit diare dapat
mempermudah
terlaksanya kegiatan
penyuluhan kesehatan

Anti Korupsi
1. Kerja Keras
Menyiapkan sarana dan
prasarana pendukung
dengan berkordinasi
kepada bagian terkait
menunjukkan kerja keras
ASN dalam
mempersipkan kegiatan
agar telaksana dengan
baik dan lancar
3. Membuat 1. Berkoordinasi SAP kegiatan Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai
SAP dengan atasan penyuluhan Managemen ASN dasar ANEKA dasar ANEKA
kegiatan terkait SAP kesehatan dibuat. Membuat SAP dalam kegiatan saat membuat
penyuluhan kegiatan SAP diharapkan merupakan bentuk dari membuat SAP
SAP kegiatan
kesehatan penyuluhan dapat menjadi Manajemen ASN karena kegiatan
pedoman dengan adanya SAP penyuluhan penyuluhan
kesehatan
2. Membuat SAP pelaksanaan maka adanya panduan kesehatan, kesehatan,
kegiatan kegiatan bagi ASN dalam memberikan memberikan
penyuluhan penyuluhan melakukan penyuluhan kontribusi penguatan
kesehatan penyakit pencapaian misi terhadap nilai
3. Mensosialisasikan Agenda II: Kemenkumham organisasi
SAP kegiatan Bukti: Akuntabitas: yaitu:
Kementerian
penyuluhan 1. Foto SAP 1. Integritas mewujudkan
aparatur Hukum dan HAM
kesehatan di klinik kegiatan Dengan adanya SAP
Lapas penyuluhan penyuluhan kesehatan, Kemenkumham “PASTI” pada
kesehatan kegiatan dapat berjalan yang profesional huruf “P”
2. Foto koordinasi sebagaimana mestinya, dan berintegritas 1. Profesional
dengan atasan terstruktur sehingga Aparatur
3. Foto sosialisasi dapat menjadi Kementerian
SAP pedoman dalam Hukum dan
penyuluhan melaksanakan kegiatan HAM adalah
Kesehatan aparat yang
2. Kejelasan bekerja keras
SAP penyuluhan untuk
menjadi standar dalam mencapai
memberikan pelayanan tujuan
kepada WBP. SAP organisasi
penyuluhan kesehatan melalui
menjadi pedoman agar penguasaaan
petugas kesehatan bidang
memiliki gambaran tugasnya,
yang jelas tentang menjunjung
proses, tujuan dan hasil tinggi etika dan
yang diharapkan. integritas
profesi
3. Konsistensi
Kegiatan pendidikan
kesehatan nantinya
diharapkan dapat
berjalan secara
konsisten sesuai
prosedur yang berlaku.

Nasionalisme:
1. Integritas
SAP menjadi pedoman
petugas kesehatan
dalam menberikan
pelayanan yang
profesional kepada
WBP sehingga
petugas kesehatan
dapat menjalankan
tugasnya dengan
berorientasi pada
kepentingan publik

2. Cinta tanah air


SAP dibuat
menggunakan tata
bahasa Indonesia
yang baku dan sesuai
kaidah.

Etika Publik:
1. Membuat SAP
merupakan bentuk
pelaksanaan tugas
secara profesional
2. Pembuatan SAP
merupakan upaya
dalam pemberian
layanan kepada publik
secara jujur,tanggap,
cepat, tepat dan akurat

Komitmen Mutu:
1. Efisien
Tersedianya SAP
penyuluhan mengenai
penyakit diare dapat
mempermudah
terlaksanya kegiatan
penyuluhan kesehatan
sehingga sesuai
dengan prosedur yang
telah di tentukan
2. Inovasi
Pembuatan SAP
tentang penyakit diare
yang sebelumnya tidak
ada merupakan salah
satu bentuk inovasi

Anti Korupsi:
1. Tanggung jawab
SAP merupakan salah
satu bentuk
pertanggungjawaban
agar kegiatan
terlaksana sesuai
dengan standar
2. Disiplin
Adanya SAP berfungsi
sebagai pedoman,
patokan dalam
melaksanakan suatu
kegiatan

4 Melakukan 1. Merancang Banner terpasang Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai
pembuatan banner mengenai di tempat Pelayanan Publik dasar ANEKA dasar ANEKA
banner dan penyakit diare kunjungan dan Membuat banner dan dalam kegiatan saat membuat
leaflet 2. Merancang leaflet blok WBP agar leaflet merupakan membuat banner
banner dan
mengenai mengenai dapat dibaca oleh bentuk pelayanan dan leaflet,
penyakit WBP dan kepada WBP dengan memberikan leaflet mengenai
penyakit diare
diare keluarga, leaflet menyediakan media kontribusi penyakit
3. Mencetak banner
dan leaflet dibuat. Banner informasi dalam kegiatan pencapaian misi memberikan
4. Memasang banner dan leaflet berisi pelaksanaan penyuluhan Kemenkumham, penguatan
di tempat strategis tentang kesehatan mengenai yaitu: terhadap nilai
(halaman pengetahuan penyakit diare sehingga mewujudkan organisasi
kunjungan dan mengenai mempermudah aparatur
Kementerian
blok WBP) penyakit diare pemahaman. Kemenkumham
yang profesional Hukum dan HAM
Bukti: Agenda II: dan berintegritas “PASTI” pada
1. Design banner Akuntabitas: huruf “I” yaitu :
2. Design leaflet 1. Transparansi Inovatif
3. Foto banner Pembuatan banner dan Kementerian
terpasang leaflet menyediakan Hukum dan
semua informasi HAM
kesehatan terkait mendukung
penyakit diare. kreatifitas dan
mengembangk
2. Responsisbilitas an inisiatif
Kegiatan pembuatan untuk selalu
banner dan leaflet melakukan
sebagai media pembaharuan
informasi dalam dalam
kegiatan penyuluhan penyelenggara
merupakan bentuk an tugas dan
tanggung jawab fungsinya.
petugas kesehatan
untuk meningkatkan
pengetahuan WBP
terhadap penyakit
diare.

Nasionalisme:
1. Integritas
Membuat media
informasi berupa
banner dan leaflet
memudahkan
penyebaran
pengetahuan mengenai
penyakit menunjukkan
bahwa ASN
berorientasi pada
kepentingan publik

2. Cinta tanah air


Leaflet dan banner
dibuat menggunakan
kaidah Bahasa
Indonesia yang baik
dan benar, dibuat
dengan semenarik
mungkin sehingga
mudah dibaca dan
dipahami.

Etika Publik:
Menjalankan tugas
secara profesional,
Memberikan layanan
kepada publik dengan
jujur, tanggap, cepat,
tepat
Menyediakan media
informasi yang tepat
untuk menambah
pengetahuan dan
pemahaman WBP
mengenai penyakit diare
merupakan bentuk
pelayanan publik secara
profesional

Komitmen Mutu:
1. Inovasi:
Membuat banner dan
leaflet mengenai
penyakit diare
merupakan inovasi
untuk meningkatkan
pengetahuan WBP dan
pengunjung/keluarga

2. Efektif:
Membuat banner dan
leaflet dinilai efektif
karena dapat
digunakan dalam
jangka waktu yang
lama dan menjadi salah
satu media informasi
kesehatan dan dapat
menjangkau khalayak
ramai

Anti Korupsi:
1. Kerja Keras
Proses pembuatan
banner dan leaflet
dilakukan dengan niat
untuk memberikan
informasi yang tepat
sehingga hasil banner
dan leaflet diharapkan
dapat memberi
pengetahuan dan
wawasan kepada
publik

2. Peduli
Pembuatan leaflet dan
banner merupakan
bentuk kepedulian
petugas kesehatan
kepada WBP sehingga
diharapkan WBP dapat
meningkatkan
kesehatan dan mampu
untuk memelihara
kesehatan diri sendiri.
5 Menyiapkan 1. Membuat materi Materi penyuluhan Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai
penyuluhan untuk dalam bentuk Pelayanan Publik dasar ANEKA dasar ANEKA
materi
ditampilkan di power point dan Membuat materi dalam kegiatan saat menyiapkan
penyuluhan power point video animasi penyuluhan merupakan pembuatan materi
materi
2. Menyiapkan video tentang penyakit bentuk pelayanan penyuluhan
(power point penyuluhan
animasi tentang dibuat kepada WBP dengan menggunakan
dan video penyakit diare menyediakan media power point dan menggunakan
3. Meminta Bukti: informasi dalam kegiatan video animasi, power point dan
animasi)
persetujuan 1. Power point pelaksanaan penyuluhan memberikan video animasi,
mengenai atasan mengenai mengenai kesehatan mengenai kontribusi memberikan
materi penyuluhan penyakit diare penyakit diare sehingga pencapaian misi penguatan
penyakit
(power point dan 2. Video animasi mempermudah Kemenkumham,
terhadap nilai
diare video animasi) mengenai pemahaman. yaitu:
mewujudkan organisasi
penyakit diare
Agenda II: aparatur Kementerian
3. Foto
dokumentasi Akuntabitas: Kemenkumham Hukum dan HAM
1. Transparansi yang profesional “PASTI” pada
Pembuatan materi dan berintegritas huruf “I” yaitu :
penyuluhan Inovatif
menyediakan semua Kementerian
informasi kesehatan Hukum dan
terkait penyakit. HAM
mendukung
2. Responsisbilitas kreatifitas dan
Kegiatan pembuatan mengembangk
materi penyuluhan an inisiatif
melalui power point dan untuk selalu
video animasi melakukan
merupakan bentuk pembaharuan
tanggungjawab dalam
petugas kesehatan penyelenggara
untuk meningkatkan an tugas dan
pengetahuan WBP fungsinya.
terhadap penyakit.
Nasionalisme:
1. Integritas
Membuat materi
penyuluhan berupa
power point dan video
animasi memudahkan
penyebaran
pengetahuan mengenai
penyakit menunjukkan
bahwa ASN
berorientasi pada
kepentingan publik

Etika Publik:
Menjalankan tugas
secara profesional,
Memberikan layanan
kepada publik dengan
jujur, tanggap, cepat,
tepat
Menyediakan media
informasi yang tepat
untuk menambah
pengetahuan dan
pemahaman WBP
mengenai penyakit diare
merupakan bentuk
pelayanan publik secara
profesional

Komitmen Mutu:
1. Inovasi:
Membuat materi
penyuluhan berupa
power point dan video
animasi mengenai
penyakit diare
merupakan inovasi
untuk meningkatkan
pengetahuan WBP dan
pengunjung/keluarga

2. Efektif:
Membuat materi
penyuluhan berupa
power point dan video
animasi dinilai efektif
karena dapat
digunakan dalam
jangka waktu yang
lama dan menjadi salah
satu media informasi
kesehatan dan dapat
menjangkau khalayak
ramai, serta menarik
untuk dilihat

Anti Korupsi:
1. Tanggung jawab
Menyediakan
informasi menegnai
penyakit diare
merupakan bentuk
tanggung jawab
petugas kesehatan
kepada WBP untuk
meningkatkan
pengetahuan WBP
terhadap kesehatan
khususnya mengenai
penyakit diare

2. Kerja keras
Membuat power point
dan video animasi
merupakan bentuk
kerja keras ASN dalam
melakukan
pekerjaannya agar
penyuluhan terlaksana
dengan optimal dan
pengetahuan WBP
tentang diare
bertambah

6 Melakukan 1. Mengumpulkan Kegiatan Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai


WBP peserta penyuluhan Pelayanan Publik dasar ANEKA dasar ANEKA
penyuluhan
penyuluhan terlaksana Penyuluhan merupakan dalam kegiatan saat melakukan
tentang 2. Melakukan sehingga salah satu bentuk penyuluhan penyuluhan
penyuluhan di diharapkan dapat pelayanan publik untuk tentang penyakit , tentang penyakit
penyakit
aula untuk WBP meningkatkan menambah wawasan memberikan memberikan
diare menggunakan pengetahuan WBP tentang penyakit kontribusi penguatan
power point dan WBP dan diare pencapaian misi terhadap nilai
kepada
video animasi pengunjung Kemenkumham, organisasi
WBP 3. Tanya jawab (keluarga) Agenda II: yaitu: Kementerian
dengan WBP mengenai Akuntabilitas mewujudkan Hukum dan HAM
terkait materi penyakit dan cara 1. Tanggung jawab penghormatan, “PASTI” pada
penyuluhan pencegahannya Penyuluhan pemenuhan, dan huruf “P” yaitu :
kesehatan yang perlindungan Hak Profesional
Bukti: Asasi Manusia Aparatur
disampaikan harus
1. Daftar hadir (hak untuk Kementerian
dipertanggungjawabk mendapat Hukum dan
2. Foto
dokumentasi an dan sesuai dengan perawatan dan HAM adalah
kegiatan materi yang akan pembinaan) aparat yang
penyuluhan disampaikan bekerja keras
2. Kejelasan untuk
Memberikan mencapai
penyuluhan kesehatan tujuan
organisasi
secara jelas bertujuan
melalui
agar wbp memahami penguasaaan
mengenai penyakit bidang
diare dan pencegahan tugasnya,
serta penanganannya menjunjung
tinggi etika dan
Nasionalisme integritas
1. Sila Kelima: Keadilan profesi
sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia
Penyuluhan kesehatan
diberikan kepada WBP
tanpa membeda-
bedakan satu dengan
yang lain
2. Integritas
Pelaksanaan
penyuluhan kesehatan
merupakan bentuk dari
keselarasan
melaksanakan suatu
tindakan untuk
mencapai tujuan

Etika Publik
1. Menjalakan tugas
secara profesional
dan tidak berpihak
Dalam memeberikan
penyuluhan kesehatan
kepada WBP, petugas
tidak membeda-
bedakan, semua WBP
berhak memperoleh
pengetahuan.

2. Memberikan layanan
kepada publik secara
jujur, tanggap, akurat,
dan santun
Penyuluhan kesehatan
yang diberikan sesuai
dengan materi yang
akan disampaikan,
WBP diberikan
kesempatan untuk
bertanya kepada
petugas, dan selama
pelaksanaan
penyuluhan kesehatan
menggunakan kata-
kata yang sopan

Komitmen mutu
1. Efektif
Penyuluhan diharapkan
dapat meningkatkan
pengetahuan WBP
mengenai penyakit
diare dan cara
mencegah penyakit
diare tersebut

2. Efisien
Kegiatan penyuluhan
perkelompok
memudahkan
pemberian informasi
dan dapat dilakukan
dalam waktu yang
singkat

3. Mutu
Penyuluhan menjadi
salah satu kegiatan
yang dapat
meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan
dan peningkatan
pengetahuan
sehingga kesehatan
WBP dapat meningkat

Anti Korupsi
1. Peduli
Peningkatan
pemahaman WBP
dengan melakukan
suatu penyuluhan
kesehatan merupakan
suatu bentuk kepedulian
petugas, agar WBP
dapat memilihara dan
meningkatkan
kesehatan

7 Membuat 1. Menyusun jadwal Jadwal kegiatan Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai
jadwal kegiatan penyuluhan Manajemen ASN dasar ANEKA dasar ANEKA
penyuluhan penyuluhan kesehatan dibuat Membuat jadwal dalam kegiatan saat melakukan
kesehatan kesehatan kegiatan penyuluhan membuat jadwal
membuat jadwal
perbulan Bukti: merupakan salah satu kegiatan
contoh dari manajemen penyuluhan kegiatan
2. Mencetak jadwal 1. Foto rancangan
kegiatan jadwal kegiatan ASN karena dengan kesehatan, penyuluhan,
penyuluhan penyuluhan adanya jadwal memberikan memberikan
kesehatan 2. Foto jadwal penyuluhan menjadi kontribusi penguatan
3. Memasang jadwal kegiatan pedoman bagi petugas pencapaian misi terhadap nilai
kegiatan penyuluhan kesehatan untuk Kemenkumham organisasi
penyuluhan yang sudah menjalankan kegiatan yaitu:
Kementerian
kesehatan di klinik terpasang penyuluhan kesehatan mewujudkan
kedepannya aparatur Hukum dan HAM
Lapas
Kemenkumham “PASTI” pada
Agenda II: yang profesional huruf “P”, “S”,
Akuntabitas: dan berintegritas dan “I” yaitu :
Akuntabilitas 1. Profesional
1. Kejelasan Aparatur
Pembuatan jadwal Kementerian
pelaksanaan kegiatan Hukum dan
penyuluhan kesehatan HAM adalah
bertujuan agar aparat yang
bekerja keras
kegiatan yang untuk
dilakukan terorganisir mencapai
dan sesuai jadwal tujuan
2. Integritas organisasi
Pelaksanaan kegiatan melalui
penyuluhan yang penguasaaan
sesuai jadwal bidang
mencerminkan bentuk tugasnya,
integritas petugas menjunjung
tinggi etika dan
kesehatan dalam
integritas
memberikan profesi
pengetahuan 2. Sinergis
mengenai kesehatan Komitmen
atau penyakit lainnya untuk
kepada WBP membangun
dan
Nasionalisme memastikan
1. Persatuan hubungan
kerjasama
Pembuatan jadwal yang produktif
pelaksanaan untuk serta
melakukan pendidikan kemitraan yang
kesehatan harmonis
menunjukkan adanya dengan para
bentuk koordinasi pemangku
kepentingan
antara atasan maupun
untuk
pimpinan dalam hal ini menemukan
menunjukkan adanya dan
persatuan persepsi melaksanakan
antara pimpinan solusi terbaik,
maupun atasan bermanfaat
dan
berkualitas.
Etika Publik
1. Membuat keputusan
3. Inovatif
berdasarkan keadilan
Kementerian
Pembuatan jadwal Hukum dan
sebelum melakukan HAM
suatu pendidikan mendukung
kesehatan bertujuan kreatifitas dan
agar kegiatan yang mengembangk
dilakukan secara an inisiatif
untuk selalu
terstruktur
melakukan
pembaharuan
dalam
2. Menjalankan tugas penyelenggara
secara profesional, an tugas dan
Adanya jadwal fungsinya.
kegiatan penyuluhan-
penyuluhan berikutnya
menunjukkan
keprofesionalan ASN
dalam memberikan
pelayanan kepada
WBP

Komitmen mutu
1. Efisien
Pembuatan jadwal
pelaksanaan
pendidikan kesehatan
yang telah
direncanakan sesuai
dengan waktu yang
telah di tetapkan
memudahkan
terlaksananya
kegiatan, sehingga
kegiatan dapat berjalan
dengan lancar dan
optimal

Anti Korupsi
1. Disiplin
Pembuatan jadwal
kegiatan merupakan
suatu bentuk disiplin,
karena kegiatan yang
akan dilakukan
terstruktur

8. Melakukan 1. Mengatur jadwal Evaluasi kegiatan Agenda III: Aktualisasi nilai Aktualisasi nilai
evaluasi evaluasi kegiatan penyuluhan Manajemen ASN dasar ANEKA dasar ANEKA
terhadap penyuluhan kesehatan Evaluasi menunjukan dalam kegiatan saat melakukan
kegiatan 2. Melakukan terlaksana. pelaksanaan tugas melakukan
melakukan
penyuluhan evaluasi terkait kegiatan dilakukan secara evaluasi kegiatan
kesehatan cermat dan disiplin penyuluhan evaluasi terhadap
pelaksanaan Bukti:
kegiatan 1. Foto kesehatan, kegiatan
penyuluhan dokumentasi Pelayanan Publik memberikan penyuluhan
kesehatan yang kegiatan Responsif kontribusi kesehatan
telah dilakukan evaluasi Evaluasi menunjukan pencapaian misi memberikan
3. Membuat laporan penyuluhan bentuk tanggung jawab Kemenkumham penguatan
pertanggungjawab kesehatan pelayanan, sehingga yaitu:
terhadap nilai
an kegiatan 2. Laporan peayanan yang diberikan mewujudkan
aparatur organisasi
penyuluhan pertanggungjaw bersifat prima dan
kesehatan aban (LPJ) berkesinambungan Kemenkumham Kementerian
kegiatan yang profesional Hukum dan HAM
penyuluhan Agenda II: dan berintegritas “PASTI” pada
kesehatan Akuntabitas: huruf “P” dan
1. Responsibilitas “S”yaitu :
Pelaksanaan evaluasi 1. Profesional
merupakan bentuk Aparatur
pertangggungjawaban Kementerian
ASN dalam memberikan Hukum dan
pelayanan yang telah
dijadwalkan/ sesuai HAM adalah
prosedur aparat yang
bekerja keras
2. Kepercayaan untuk
Dengan adanya mencapai
evaluasi terhadap tujuan
kegiatan yang diberikan organisasi
dapat meningkatkan melalui
kepercayaan WBP penguasaaan
terhadap kegiatan- bidang
kegiatan penyuluhan tugasnya,
berikutnya yang akan menjunjung
dilakukan tinggi etika dan
integritas
Nasionalisme: profesi
1. Integritas
Evaluasi yang 2. Sinergis
dilakukan kepada Komitmen
untuk
WBP merupakan
membangun
bentuk dari dan
keselarasan dalam memastikan
melaksanaakan suatu hubungan
tindakan untuk kerjasama
mencapai suatu yang produktif
tujuan yang ingin serta
kemitraan yang
dicapai yaitu
harmonis
mengharapkan dengan para
bahwa WBP dapat pemangku
mengaplikasikan kepentingan
mengenai materi untuk
yang telah menemukan
disampaikan dan
melaksanakan
solusi terbaik,
Etika Publik: bermanfaat
Menghargai komunikasi, dan
konsultasi, dan berkualitas.
kerjasama;
Mempertanggungjawab
kan kinerjanya
Petugas kesehatan
menghargai masukan
dan penilaian terhadap
kegiatan penyuluhan
yang telah dilakukan
baik itu oleh atasan,
maupun tenaga
kesehatan lainnya, dan
sebagai bentuk
pertanggungjawaban
ASN terhadap tugas
yang diberikan

Komitmen Mutu:
1. Mutu
Kegiatan evaluasi
penyuluhan
diharapkan dapat
menjadi tolak ukur
peningkatan kualitas
pelayanan
penyuluhan
kesehatan

Anti Korupsi:
1. Tanggung Jawab
Monitoring dan evaluasi
merupakan bentuk
tanggung jawab pada
hasil kegiatan