Anda di halaman 1dari 14

TUTORIAL PEMROGRAMAN

Cara Upload Website Berbasis


Laravel di 000webhost

Tutorial ByAkhmad R P
Posted on August 11th, 2018

COMMENTS

Laravel merupakan salah satu web framework terkenal yang sering di gunakan pada
instansi-instansi besar dalam pembuatan website perusahaan, baik dalam skala kecil
maupun besar. Banyak sekali cara untuk mengudarakan sebuah website berbasis
Laravel, baik dengan melalui cPanel maupun mengatur konfigurasi dari
server hosting. Pada website hosting seperti 000webhost.com, kita harus melakukan
beberapa pengaturan agar rute framework Laravel dapat terbaca dan berjalan dengan
lancar.
Baca juga: Cara Mendapat Hosting Gratis di 000webhost Terbaru
1. Terlebih dahulu, pastikan bahwa kamu sudah membuat website Laravel-nya. Jika
sudah, kompres file website tersebut menjadi format zip. Nantinya, kita akan mengirim
file ini kedalam media hosting kita.
2. Lalu, pastikan bahwa kamu sudah terdaftar pada website 000webhost. Jika belum,
maka silahkan daftar terlebih dahulu. Jika sudah, maka pilihlah server website yang
nantinya akan di gunakan sebagai media framework Laravel. Klik tombol Manage
Website agar kita dapat masuk kedalam bagian pengaturan hosting website kita.
3. Pada kolom Build Website, kita akan di beri 4 opsi manajemen website. Pilih opsi ke-3
(Upload Own Website) agar kita dapat di arahkan ke halaman File Manager. Nantinya,
kita akan meng-upload file Laravel di halaman tersebut.
4. Pada bagian atas halaman File Manager, klik logo awan dengan tanda panah ke atas
(Upload files) dan pilih file Laravel yang akan kita masukkan kedalam File Manager.
Jika sudah, klik Upload lalu tunggu beberapa saat hingga proses upload selesai di
lakukan. Jika file berhasil di upload, nantinya file akan berada pada direktori utama File
Manager atau berada pada direktori yang kamu inginkan.
5. Setelah di upload, langkah selanjutnya ialah mengekstrak file yang sebelumnya telah
kita upload. Klik kanan pada file Laravel yang telah berada pada File Manager, lalu pilih
opsi Extract. Nama dari direktori dapat menyesuaikan dengan nama pada file Laravel
maupun nama yang kita inginkan.
6. Setelah di ekstrak, masuklah kedalam direktori hasil ekstak, lalu pilihlah semua file
yang ada di dalam direktori tersebut. Setelah semuanya di pilih, klik tombol Move yang
berada di bagian atas file.
7. Pada tab pemindahan direktori, pilih opsi Change. Lalu, klik nama website
hosting yang berada pada bagian atas tab, agar kita dapat berpindah ke direktori utama
dari File Manager.
8. Pilih opsi Select This yang berada di bagian bawah tab. Pastikan bahwa tujuan
(destination) dari direktori kita nantinya ialah / (root atau direktori utama). Jika sudah,
maka klik Move agar file dapat langsung di pindahkan ke lokasi yang kita inginkan.

9. Setelah file di pindahkan ke direktori utama, hapus direktori public_html (yang


merupakan direktori default) dengan cara meng-klik kanan pada direktori yang di
inginkan, lalu pilih opsi Delete.
10. Lalu, ubah nama dari direktori public (yang merupakan direktori dari file Laravel kita)
menjadi public_html.
11. Setelah itu, masuklah kedalam direktori /app/Providers/ . Klik kanan file yang
bernama AppServiceProvider.php , lalu pilih opsi Edit. Nantinya kita akan mengatur
rute direktori antar media hosting dan file Laravel.

12. Pada method yang bernama register() , tambahkan perintah berikut :

1 $this->app->bind('path.public', function()
2 {
3 return base_path('public_html');
4 });
Sehingga nantinya, bentuk dari method register() akan menjadi seperti ini :

1 public function register()


2 {
3 $this->app->bind('path.public', function()
4 {
5 return base_path('public_html');
6 });
7 }
Simpan file hasil perubahan dengan cara menekan tombol Save & Close.
14. Pada bagian direktori utama, carilah dan edit file yang bernama .env . Pada
bagian APP_KEY, salinlah kode enkripsi yang telah di sediakan. Untuk penyalinan, tidak
perlu menyertakan tulisan base64: di dalamnya.
15. Setelah itu, masuklah kedalam direktori /config/. Carilah dan edit file yang
bernama app.php . Pada bagian ‘key’, ubahlah perintahnya menjadi seperti berikut:

1 'key' => env('APP_KEY', base64_decode('KODE_ENKRIPSI_ANDA')),


16. Setelah di ubah, simpan file tersebut dengan cara menekan tombol Save & Close.
17. Jika website Laravel kamu di wajibkan untuk terkoneksi dengan basis data
(/database) yang telah di sediakan oleh 000webhost, maka pada file .env, ubahlah
ubahlah konfigurasi dari basis data yang telah di sediakan.
Dari bagian DB_CONNECTION hingga DB_PASSWORD, pastikan bahwa informasinya
telah cocok dengan informasi yang telah di berikan oleh 000webhost (anda bisa
mengecek info-nya melalui cPanel Database yang telah di sediakan oleh 000webhost).
18. Jika semuanya sudah di lakukan, silahkan masukan link website yang telah di
sediakan oleh 000webshot. Jika berhasil, nantinya website Laravel kamu akan di
tampilkan sesuai dengan pengaturan yang telah anda lakukan pada file Laravel.
Semoga informasi yang di berikan dapat bermanfaat bagi para pembaca. Harapannya
agar informasi ini dapat di sebar luaskan dengan maksud untuk mengedukasi para
pembaca lainnya yang tertarik dengan informasi ini.