Anda di halaman 1dari 7

Modul 1

FORMULASI PERMASALAHAN INVERSI

A. Tujuan Praktikum
a) Mampu menyelesaikan permasalahan inversi linear
b) Mampu mengaplikasi inversi linear pada metode geofisika

B. Langkah Pengerjaan
Problem 1 Inversi Model Garis (Contoh)
Terdapat 10 pengukuran temperature (T) pada kedalaman yang berbeda (zi).
Tentukan persamaan model garis untuk mencari hubungan antara temperatur
(T) dan kedalaman (zi) dengan persamaan model matematika
m1 + m2zi = Ti
Kemudian tentukan nilai m1 dan m2!
Keterangan: m1 dan m2 adalah parameter model (unknown parameter) yang
akan dicari konstanta-konstantanya.

Tabel 1 Data temperatur bawah permukaan tanah terhadap kedalaman

Solusi
Berdasarkan model tersebut, kita bisa menyatakan temperatur dan kedalaman
masing-masing sebagai berikut:
m1 + m2z1 = T1
m1 + m2z2 = T2
m1 + m2z3 = T3
m1 + m2z4 = T4
m1 + m2z5 = T5
m1 + m2z6 = T6
m1 + m2z7 = T7
m1 + m2z8 = T8
m1 + m2z9 = T9
m1 + m2z10 = T10
Semua persamaan tersebut dapat dinyatakan dalam operasi matrik berikut ini:
𝟏 𝒛𝟏 𝑻𝟏
𝟏 𝒛𝟐 𝑻𝟐
𝟏 𝒛𝟑 𝑻𝟑
𝟏 𝒛𝟒 𝑻𝟒
𝟏 𝒛𝟓 𝒎𝟏 𝑻
[𝒎 ] = 𝟓
𝟏 𝒛𝟔 𝟐 𝑻𝟔
𝟏 𝒛𝟕 𝑻𝟕
𝟏 𝒛𝟖 𝑻𝟖
𝟏 𝒛𝟗 𝑻𝟗
[𝟏 𝒛𝟏𝟎 ] [𝑻𝟏𝟎 ]
Secara singkat ditulis
Gm = d
Keterangan d adalah data yang dinyatakan dalam vektor kolom, m adalah
model parameter, juga dinyatakan dalam vektor kolom, dan G disebut matrik
kernel. Nilai m1 dan m2 diperoleh dari hasil vektor kolom m?

GTGm = GTd

T merupakan tanda transpos matrik. Selanjutnya, untuk mendapatkan elemen-


elemen m, diperlukan langkah-langkah perhitungan berikut ini:

GTGm = GTd
[GTG]−1GTGm = [GTG]−1GTd
m = [GTG]−1GTd

Langkah Pengerjaan
1. Tentukan transpos dari matrik kernel, yaitu GT
2. Lakukan perkalian matriks GTG
dimana N = 10 atau sesuai dengan jumlah data observasi; sementara i =
1, 2, 3, ..., 10.
3. Kemudian tentukan pula GTd
4. Dengan menggunakan hasil dari langkah 2 dan langkah 3, dapat
dinyatakan persamaan sebagai
GTGm = GTd
5. Berdasarkan data observasi pada Tabel 1, diperoleh
m = [GTG]−1GTd
Sehingga dihasilkan nilai m1 = 24.9 dan m2 = 2.0.
Perintah di Matlab untuk menghitung elemen-elemen m, yaitu
m=inv(G’*G)*G’*d
Secara lebih lengkap, source code Matlab untuk melakukan inversi data
observasi adalah

clc
clear
close

% Data observasi
z = [5 16 25 40 50 60 70 80 90 100];
T = [35.4 50.1 77.3 92.3 137.6 147.0 180.8 182.7 188.5 223.2];
% Plot data observasi
plot(z,T,’*r’);
grid;
xlabel(’Kedalaman (m)’);
ylabel(’Suhu (Celcius)’);
title(’\fontsize{14} Variasi Suhu vs Kedalaman’);

% Membentuk matrik kernel G dan vektor d


n = length(z);
for k = 1:n
G(k,1) = 1;
G(k,2) = z(k);
end
d = T’;

% Perhitungan inversi dengan general least-squares


m = inv(G’*G)*G’*d;

% Plot hasil inversi (berupa garis least-squares)


hold on;
zz = 0:0.5:z(n);
TT = m(1) + m(2)*zz;
plot(zz,TT);

Problem 2 Menghitung Gravitasi di Planet X (Latihan)


Seorang astronot tiba di suatu planet yang tidak dikenal. Setibanya disana, ia
segera mengeluarkan kamera otomatis, lalu melakukan ekperimen kinematika
yaitu dengan melempar batu vertikal ke atas. Hasil foto-foto yang terekam
dalam kamera otomatis pada data ketinggian terhadap waktu (Tabel 2).
Tabel 2 Data ketinggian terhadap waktu dari planet X
Pertanyaan
Anda diminta untuk membantu proses pengolahan data sehingga diperoleh
nilai konstanta gravitasi di planet tersebut dan kecepatan awal batu!

Solusi
Langkah awal dengan mengasumsi model matematika, yang digali dari konsep-
konsep fisika, yang kira-kira paling cocok dengan situasi pengambilan data
observasi. Salah satu konsep dari fisika yang bisa diajukan adalah konsep
tentang Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), yang formulasinya seperti ini
ho + vot −1/2gt2 = h

Berdasarkan tabel data observasi, ketinggian pada saat t = 0 adalah 5 m. Itu


artinya ho = 5 m.
Sehingga model matematika (formulasi GLBB) dapat dimodifikasi sedikit
menjadi
vot −1/2gt2 = h − ho

Selanjut, didefinisikan m1 dan m2 sebagai berikut


m1 = vo m2 = −1/2g
sehingga persamaan model GLBB menjadi
m1ti + m2t2i = hi – 5
dimana i menunjukkan data ke-i.
Langkah berikutnya adalah menentukan nilai tiap-tiap elemen matrik kernel,
yaitu dengan memasukan data observasi kedalam model matematika

m1t1 + m2t21= h1 − 5
m1t2 + m2t22 = h2 − 5
m1t3 + m2t23 = h3 − 5
...
...
=
...
m1t20 + m2t220 = h20 – 5
Semua persamaan tersebut dapat dinyatakan dalam operasi matrik berikut ini:
𝒕𝟏 𝒕𝟐𝟏
𝒉𝟏 − 𝟓
𝒕𝟐 𝒕𝟐𝟐
𝒉𝟐 − 𝟓
𝒕𝟑 𝒕𝟐𝟑 𝒉𝟑 − 𝟓
𝟐
𝒕𝟒 𝒕𝟒 𝒉𝟒 − 𝟓
𝟐
𝒕𝟓 𝒕𝟓 𝒎𝟏 𝒉 −𝟓
[𝒎 ] = 𝟓
𝒕𝟔 𝒕𝟔 𝟐 𝟐 𝒉𝟔 − 𝟓
𝒕𝟕 𝒕𝟐𝟕 𝒉𝟕 − 𝟓
𝒉𝟖 − 𝟓
𝒕𝟖 𝒕𝟐𝟖
𝒉𝟗 − 𝟓
𝒕𝟗 𝒕𝟐𝟗 [𝒉𝟏𝟎 − 𝟓]
𝟐
[𝒕𝟏𝟎 𝒕𝟏𝟎 ]
Operasi matrik di atas memenuhi persamaan matrik
Gm = d
Seperti yang sudah dipelajari pada bab ini, penyelesaian masalah inversi
dimulai dari proses manipulasi persamaan matrik sehingga perkalian antara Gt
dan G menghasilkan matriks bujursangkar
GTGm = GTd

Selanjutnya, untuk mendapatkan m1 dan m2, prosedur inversi dilakukan satu-


per-satu seperti langkah problem 1.

Problem 3 Aplikasi regresi linear pada analisis data seismik refraksi (Tugas)
Tabel 3 merupakan data survei seismik refraksi yang dilakukan dengan jarak
offset xi, dan persamaan travel time adalah

Tabel 3 Data seismik refraksi: waktu-datang gelombang (ti) pada empat posisi geophone (xi)
Trace Xi(m) ti(m)
1 2 5,A
2 4 9,A
3 6 11,A
4 8 14,A
Keterangan: A = NIM akhir

Pertanyaan
Tentukan nilai kecepatan! (Kerjakan secara manual dan menggunakan source
code Matlab)
Solusi
Pertama-tama proses linearisasi dilakukan terhadap persamaan travel time
sehingga menjadi
ti = a0 + a1xi dimana a0 = Th dan a1 =1/v
Berdasarkan linearisasi tersebut, kita bisa menyusun sistem persamaan linear
sebagai berikut:
t1 = a0 + a1x1
t2 = a0 + a1x2
t3 = a0 + a1x3
t4 = a0 + a1x4
Semua persamaan tersebut dapat dinyatakan dalam operasi matrik (d = Gm)
berikut ini:
𝒕𝟏 𝟏 𝒙𝟏
𝒕 𝟏 𝒙𝟐 𝒂𝟎
[ 𝟐] = [ ][ ]
𝒕𝟑 𝟏 𝒙𝟑 𝒂𝟏
𝒕𝟒 𝟏 𝒙𝟒
Dimana
𝒕𝟏 𝟏 𝒙𝟏
𝒕 𝟏 𝒙𝟐 𝒂𝟎
𝒅 = [ 𝟐] 𝑮=[ ] dan 𝒎 = [𝒂 ]
𝒕𝟑 𝟏 𝒙𝟑 𝟏
𝒕𝟒 𝟏 𝒙𝟒

Problem 4 Aplikasi inversi linear pada tomografi seismik (Tugas)

Pertanyaan
Tentukan nilai V1 dan V2 dengan menggunkan inversi linear, jika diketahui
S1 (0, -250 m); S2 (0, -633 m); S3 (1000 m, 0); R1 (2000 m, -1000 m) dan waktu
tempuh masing-masing 1.5AB s, 1.447 s dan 0.7AB s! (Kerjakan secara manual
dan menggunakan source code Matlab!) (AB = NIM akhir)

Solution
1. Hitung panjang ray setiap kotak (kecepatan awal)
𝑙11 = √(𝑅1 − 𝑆1𝑥)2 + (𝑅2 − 𝑆1𝑦)2
𝑙21 = √(𝑅1 − 𝑆2𝑥)2 + (𝑅2 − 𝑆2𝑦)2
𝑙31 = √(𝑅1 − 𝑆3𝑥)2 + (𝑅2 − 𝑆3𝑦)2
𝒍𝟏𝟏
𝒍𝟏𝟏𝟏 = 𝒍𝟐𝟏𝟏 =
𝟐
𝒍𝟐𝟏
𝒍𝟏𝟐𝟏 = 𝒍𝟐𝟐𝟏 =
𝟐
𝟐
𝒍𝟑𝟏 = 𝒍𝟑𝟏
2. Menghitung model referensi

3. Mengitung waktu tempuh kalkulasi

4. Menghitung delay time

5. Membuat persamaan matriks tomografi

Gm = d
m = [GTG]−1GTd
6. Hitung V1 dan V2 menggunkan rumus

dan