Anda di halaman 1dari 7

BESARAN DAN ALAT UKUR

 Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur atau dihitung dan memiliki
nilaiyangdinyatakandenganangkadansatuan.

JENIS
NAMA BESARAN SATUAN INTERNASIONAL
BESARAN
Massa kilogram (kg)
Besaran Panjang meter (m)
Pokok Waktu sekon (s)
Suhu kelvin (K)
Luas (A) m2
Volume (V) m3
Massa jenis kg.m-3
Besaran
Konsentrasi
Turunan
larutan
Gaya (F) kg.m.s-2
Usaha (W) kg.m2.s-2

Jenis Besaran:
1. Besaranpokok, besaranyangsatuannya tidakditurunkandari besaranlain.
2. Besaranturunan,besaran yangsatuannya diturunkandari besaran pokok
 Alatukuradalahsuatualatyangdigunakan untukmengukursuatu besaranberdasarkan
satuannya
 Jenis Alat Ukur:
Alatukurmassadanberat: timbangan dacin, timbangan duduk, neraca, neraca analitis,
timbangan digital (alat ukur yang biasa dipakai di dapurpengolahanBoga).
Sikap kerja berkaitan dengan menimbang antara lain : memperhatikan kebersihan,
tenang dan konsentrasi. Berikut contoh penggunaan timbangan digital.

Langkah-langkah menimbang
1. Siapkan bahan-bahan yang akan ditimbang
2. Letakkan timbangan digital di tempat yang datar dan stabil, periksa posisi nol
timbangan.
3. Letakkan mangkuk atau piring pada timbangan dan sesuaikan beratnya ke angka
nol. Anda harus selalu menggunakan fungsi tara/nol untuk menyesuaikan berat
wadah ke angka nol sebelum menambahkan makanan untuk ditimbang.
4. Gunakan jenis piring atau mangkuk yang tepat untuk ditimbang.
Andamungkinperlumenggunakanmangkuk ketika menggunakan bahan-
bahan yang perlu dicampur, seperti ketika memanggang kue atau menggunakan
piring ketika menimbang bahan makanan seperti daging.
5. Anda juga dapat menimbang makanan secara langsung di atas timbangan.
Pastikan selalu untuk menyeka timbangan dengan tisu yang dibasahi air bersabun
sebelum dan sesudah menimbang.
6. Sesuaikan timbangan ke angka nol setelah menggunakan banyak bahan.
Misalnya, jikaAndamemanggangkue, tambahkan soda kue, lalu tekan tombol
“nol” atau “tara” untuk menyetel kembalitimbanganke angka nol sebelum
menambahkan terigu atau bahan-bahan lain.

Macam-macam timbangan

Timbangan dacin
Timbangan duduk
Neraca
Timbangan gantung
Timbangan digital
 Standar Internasional untuk massa 1 kg
1 ton (t) =1.000.000 g
1 kuintal =100 kg =100.000 g
1 kilogram (kg) =1.000 g
1 gram =1.000 mg
1 milligram (mg) =1.000 mikrogram (µg)

 AlatUkur Volume: Hal terpenting yang harus diperhatikan dalam menggunakan alat
ukur volume terutama gelas ukur berskala adalah teknik mengukur volume.
 Contoh AlatUkur Volume: gelasukur(berbentuk cair, seperti volume air es, volume
susu, volume minyak),sendukukur, mangkukukur, pipetukur, pipetvolume.
Untuk penggunaan alat ukur dengan pipet volume:
1. Posisi yang benar pada saat pembacaan skala pada alat ukur adalah sejajar
dengan miniskus yang ditunjukkan (Pembacaan dengan posisi datar / arah
mata sejajar dengan miniskus).
2. Pembacaan skala dengan posisi lebih keatas membentuk sudut450 dari skala
miniskus, akan menunjukkan hasil yang lebih besar dengan nilai
sebenarnya.
3. Pembacaan dengan posisi lebih bawah membentuk sudut 450 - dari skala
miniskus, akan menunjukkan hasil pembacaan yang lebih kecil
Hal-hal lainnya yang juga sangat penting untuk diperhatikan adalah :

1. Sebelum menggunakan alat ukur volume pastikan kodisi salat dalam kondisi
bersih dang kering
2. Pada saat pembacaan skala posisi cairan dalam kondisi tenang/ tidak
bergerak.

3. Tidak ada gelembung udara yang terperangkap, apabila ada gelembung udara
pada saat pengukuran cairan, maka harus dikeluarkan dahulu
4. Pada saat menggunakan pipet baik itu pipet ukur maupun pipet volum, jika
pada ujung masih terdapat cairan maka jangan ditiup, biarkan keluarkan
dengan sendirinya.
5. Larutan / cairan yang diambil tidak dalam kondisi panas. Karena panas
mengakibatkan pemuaian pada zat.

Volume benda padat yang bentuknya beraturan seperti kubus, balok, silinder mudah
dicari volumenya dengan menggunakan rumus berikut :
1) Kubus : panjang rusuk x panjang rusuk x panjang rusuk ( r3)
2) Balok : panjang x lebar x tinggi
3) Silinder : π r2t (π = 22/7 ; r jari-jari ; t tinggi)

Sedangkanuntukmenentukanvolumebenda padatyangtidak
beraturan,sepertivolumebatu,maka dapat jugadigunakan gelas ukur seperti gambar
di samping.

 AlatUkur Suhu/Temperatur
1. Digital FoodThermometers
a. Thermocouple: dapat menampilkan suhu akhir tercepat – dalam waktu 2
sampai 5 detikdanhasilnyadapatditunjukkanpada layar digital

b. Thermistors: termistor dapat mengukur suhu padamakanan tipis,serta


makanan tebal, dapat digunakan mendekatiakhirwaktu
memasakyanguntuk memeriksa suhu memasak akhir. Untuk
mencegahovercooking.

c. Cordoventhermometer: memeriksa suhu makanan dalamoven tanpa


membuka pintuoven dan dapatdigunakanuntukmemeriksa makanan
memasakdi ataskompor.

d. ThermometerFork Combination: Suhu


makananditunjukkanpadalayardigitalataulampuindikator padapegangan
dalamwaktu2 sampai 10 detik,
Lampuiniakanmemberitahujikamakanantelah mencapaitingkat
rare,medium,well done.

2. Dial FoodThermometers
a. Bimetallic-coil Thermometers: Suhuyang dihasilkanadalah rata-
ratasuhudi sepanjangdaerah penginderaan
b. “Oven-safe”Bimetallic-coil Thermometers: dirancanguntuk
tetapdalam makanan ketika sedangmemasakdioven, namun tidak
ditempatkandi dalammakanansaatmemasak
c. “Instant Read” Bimetallic-coil Thermometers: digunakan mendekati
akhir waktu memasak yang diperkirakan untuk memeriksa suhu akhir
memasak. Untuk mencegah overcooking
d. Single-Use TemperatureIndicators; munculnyaindikatorsuhu
sekalipakai

3. Pop-Up Timers: seringdigunakanuntukmemanggang ayamkalkun

Ujungbatangyangtertanamdalambahan tembaksampai meleleh, melepaskan


batang,yang kemudian “popped up”.

 AlatUkur BesaranPanjang
alat ukurpanjangyangdigunakandi bidangtatabogaadalah mistar.
Hal yang perlu diperhatikan dlam mengukur:
ketelitianhasilukuryangdiinginkan,ukuran
besaranyangdiukur,danbentukbendayangakandiukur.
 AlatUkurWaktu
Alat ukur waktu antara lain jam tangan, jam dinding, jam bandul, dan stopwatch.
Alat ukur menggunakan satuan waktu jam, menit, detik. Stopwatch memiliki
ketelitian lebih tinggi karena untuk jenis stopwatch digital memiliki ketelitian
1/100 detk.