Anda di halaman 1dari 4

Contoh Penyebab Dubur Berlubang Dan Keluar Nanah,,??

Kemungkinan ada infeksi yang


terjadi di bagian bawah kulit sekitar anus. Gejala tersebut biasanya di sebut dengan nama
penyakit fistula ani atau yang sering di sebut juga dengan nama penyakit abses anus. Penyakit
ini termasuk penyakit yang cukup sulit untuk di sembuhkan. Biasanya dokter akan
mengambil tindakan operasi untuk pengobatan penyakit fistula ani ini. Berikut ini sedikit
penjelasan mengenai penyakit fistula ani yang anda derita.

Pengertian Penyakit Fistula


Penyakit fistula ani adalah terbentuknya saluran kecil di antara ujung usus besar atau anus
dan kulit di sekitar anus atau dubur. Kondisi ini terbentuk sebagai reaksi dari adanya infeksi
suatu kelenjar pada bagian anus yang berkembang menjadi abses anus dan abses adalah
penumpukan nanah pada satu daerah tubuh, meskipun juga dapat muncul pada daerah yang
berbeda, di mana terbentuk kantung atau benjolan berisi nanah.

Penyakit fistula ani akan terlihat seperti saluran atau lubang kecil di sekitar bagian lubang
anus setelah nanah keluar. Selain abses, fistula ani juga berisiko dialami oleh penderita
dengan gangguan organ saluran cerna bawah, seperti Crohn’s disease. Akibatnya, penderita
merasakan nyeri atau merasakan rasa sakit dan tidak nyaman pada bagian kulit di sekitar
anus. Pengobatan fistula ani dilakukan setelah melalui pemeriksaan seksama, terutama pada
area anus.

Penyebab Penyakit Fistula Ani


Fistula ani terjadi akibat abses anus yang tidak sembuh sempurna sehingga menyisakan
saluran atau lubang kecil pada kulit di dekat anus. Penyebab ini yang paling banyak terjadi
pada kasus penyakit fistula ani. Sekitar 50 persen dari penderita abses anus berisiko
mengalami atau menderita penyakit fistula ani. Selain disebabkan abses pada anus, fistula ani
juga dapat terjadi karena beberapa kondisi, termasuk gangguan saluran cerna bagian bawah
atau daerah anus.

Kondisi tersebut meliputi Crohn’s disease serta hidradenitis suppurativa. Di samping


penyakit tersebut, beberapa infeksi seperti tuberkulosis (TBC) atau infeksi HIV, serta
divertikulitis juga bisa menimbulkan penyakit fistula ani. Penyebab penyakit fistula ani
lainnya adalah komplikasi yang terjadi pada saat pasca operasi di dekat anus dan pasca
radioterapi untuk kanker usus besar.
Gejala Penyakit Fistula Ani
Berikut ada beberapa gejala awal yang sering muncul pada penderita penyakit fistula ani,
berikut ini beberapa gejala yang muncul:

 Keluar darah atau nanah saat buang air besar.


 Daerah sekitar anus membengkak dan menjadi merah.
 Nyeri pada anus yang semakin parah saat duduk atau batuk.
 Demam dan terasa lelah.
 Inkontinensia alvi.
 Iritasi kulit di sekitar anus.
 Terdapat nanah disekitar anus.

Apabila anda mengalami gejala yang sama seperti yang ada pada contoh di atas, maka hampir
di pastikan anda mengalami penyakit fistula ani. Sebaiknya anda mengobati segera sebelum
bertambah menjadi semakin parah.

Diaknosa Penyakit Fistula Ani


Pemeriksaan fisik, terutama pada area anus dan sekitarnya, akan dilakukan dokter apabila si
pasien akan menempuh jalan oprasi untuk fistula ani yang di deritanya. Guna menetapkan
diagnosis, pemeriksaan penunjang perlu dilakukan, di antaranya:

 Pemindaian. Pemeriksaan dengan pemindaian bertujuan untuk mendapatkan


gambaran yang lebih detail, dalam hal ini kondisi daerah anus dan saluran
abnormalnya (fistula). Pemindaian dapat dilakukan dengan foto Rontgen
(fistulografi), USG, CT scan, dan MRI.
 Anaskopi. Pemeriksaan ini menggunakan alat khusus berupa spekulum anus
(anuscope) untuk melihat kondisi di dalam saluran anus.
 Proktoskopi. Pemeriksaan dengan alat khusus yang memilki lampu ini bertujuan
untuk melihat kondisi di dalam anus. Proktoskopi dapat melihat lebih dalam sampai
rektum, yaitu bagian terakhir dari usus besar.
 Fistula probe. Pemeriksaan fistula dengan alat dan pewarna khusus untuk melihat
lokasi fistula yang terbuka.
 Kolonoskopi. Kolonoskopi merupakan pemeriksaan dengan selang kecil berkamera
yang dimasukkan melalui anus untuk melihat kondisi usus besar. Tujuan kolonoskopi
adalah untuk mengetahui apakah fistula ani itu disebabkan penyakit lain, misalnya
Crohn’s disease atau kolitis ulseratif.
Demikian artikel yang saya buat mengenai penyakit fistula ani, semoga dapat bermanfaat
bagi anda dan dapat membantu anda dalam melakukan tindakan pengobatan penyakit fistula
ani yang anda derita. Sedangkan untuk pengobatan penyakit yang anda derita bisa anda lihat
di bawah ini, trimakasih.