Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PERCOBAAN

Nomor Percobaan : 02
Judul Percobaan : Karakteristik GUNN Osilator
Nama Praktikan : Hany Windri Astuti
Kelas / NIM : TE-4B / 4.31.15.1.08
Tanggal Percobaan : 19 September 2018
Penyerahan Laporan : 26 September 2018
Pengampu : Eddy Triyono, Dr., S.T., M.T.

Nilai :
Keterangan :

PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TEKNIK TELEKOMUNIKASI


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2018
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

1. Judul Percobaan
Karakteristik GUNN Osilator

2. Tujuan Percobaan
Tujuan dari percobaan ini adalah:

1. Mahasiswa dapat mengetahui tentang GUNN Osilator


2. Mahasiswa dapat menggambarkan karakteristik GUNN Osilator

3. Landasan Teori
Penemuan GUNN Osilator pada tahun 1963. GUNN Osilator membangkitkan frekuensi-
frekuensi microwave saat dioda GUNN yang disambungkan pada sumber tegangan 8-10 VDC.
Daya keluaran dari GUNN Osilator berkisar antara 5-20 mWatt, tergantung pada tegangan dan
arus yang diberikan, dan parameter lain dari osilator.

4. Daftar Alat yang Digunakan


Pada percobaan ini telah digunakan beberapa alat yang diantaranya adalah:

1. 1 unit GUN osilator dengan frekuensi 9 GHz dengan tegangan 9 VDC


2. 1 unit PIN dioda modulator
3. 1 unit generator frekuensi 1 KHz dengan tegangan 2 VPP
4. 1 unit crystal detector
5. 1 unit oscilloscope
6. 1 unit multimeter digital
7. 1 unit multimeter analog

5. Gambar Rangkaian
Adapun diagram blok rangkaian percobaan ini dijelaskan pada gambar 1 dan 2 berikut.

GUN OSCILLATOR PIN DIODA MODULATOR CRYSTAL DETECTOR

V
A
GENERATOR
1 KHz

POWER SUPPLY
OSCILLOSCOPE

Gambar 1. Rangkaian pengukuran dengan osiloskop

2
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

6. Langkah Kerja
Adapun langkah kerja pada percobaan ini adalah sebagai berikut:

1. Buatlah rangkaian seperti pada blok diagram gambar 1.


2. Atur frekuensi GUN osilator menjadi 9 GHz.
3. Atur tegangan mulai dari 0 VDC, naikkan setiap 0,5 VDC sampai 10 VDC.
4. Amati arus dan keluaran pada power supply dan bentuk gelombang osiloskop.
5. Catat hasilnya.

7. Pertanyaan
1. Bagaimana grafik yang dihasilkan?
2. Bagaimana hubungan antara arus, tegangan dan frekuensi.

8. Hasil Percobaan
Tabel 1. Data hasil percobaan
No. VDC (Vpp) Arus (mA) Vinput (Vpp) Voutput (mVpp)
1 2.25 249.1 2 0.4
2 2.5 268.1 2 0.4
3 3 294.1 2 0.8
4 3.5 311.4 2 1.6
5 4 289.6 2 2.4
6 4.5 281.7 2 36.0
7 5 280.3 2 48.0
8 5.5 274.7 2 52.0
9 6 269.2 2 56.0
10 6.5 265.3 2 60.0
11 7 262.4 2 62.0
12 7.5 258.2 2 66.0
13 8 255.8 2 68.0
14 8.5 243.3 2 6800
15 9 240.7 2 7200
16 9.5 238.6 2 8400
17 10 237.6 2 8400

3
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

Tabel 2. Gambar hasil pengamatan


Tampilan
No
Amperemeter dan Voltmeter Oscilloscope
1

4
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

10

5
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

11

12

13

14

15

6
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

16

17

9. Jawaban dari Pertanyaan


1) Grafik yang dihasilkan adalah sbb :

7
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

Hasil Percobaan
9

8.4 8.4
8.5

7.5
7.2

7 6.8

6.5

5.5

5
nilai dalam V

4.5

3.5

2.5

1.5

0.5
0.2491 0.2681 0.2941 0.3114 0.2896 0.2817 0.2803 0.2747 0.2692 0.2653 0.2624 0.2582 0.2558 0.2433 0.2407 0.2386 0.2376
0.068
0.0004 0.0004 0.0008 0.0016 0.0024 0.036 0.048 0.052 0.056 0.06 0.062 0.066
0
2.25 2.5 3 3.5 4 4.5 5 5.5 6 6.5 7 7.5 8 8.5 9 9.5 10
V DC (V)

V out I out

8
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

2) Hubungan antara V out, I out dan frekuensi adalah dengan frekuensi yang tetap dan
V DC dengan interval 0.5, hasil yang diperoleh adalah semakin tinggi V DC, nilai V
out dan I out yang dihasilkan secara mayoritas semakin besar. Nilai V out tertinggi
adalah ketika V DC sebesar 10 V.

10. Analisis dan Pembahasan


Gun osilator adalah alat yang digunakan untuk membentuk frekuensi gelombang mikro saat
dihubungkan dengan sumber tegangan. Nilai frekuensi 9 GHz diatur dengan menggunakan
mikrometer sekrup sebesar 10.65 mm. Pada hasil percobaan dapat dilihat bahwa power yang
diberikan memiliki interval 0.5 dimulai dari 0 hingga 10 V. Ketika tegangan beraada pada 2.25
V- 3.5 V, nilai I out semakin naik. Nemun, ketika nilai tegangan mulai 4 V, hasilnya menurun
sampai pada tegangan 10 V. Sedangkan untuk V out, semakin tinggi nilai V input, maka nilai
V output juga semakin besar dan menghasilkan nilai tertinggi ketika V input = 10 V. Tegangan
yang diberikan adalah tegangan DC yang diberikan kepada diode melalui ekstra induktansi
yang memiliki nilai sangat tinggi. Hasilnya, nilai V out rata-rata pada gun diode adalah V bias.
Dioda ini dikatakan bias ke arah resistansi negatif. Fluktuasi kecil pada frekuensi osilasi akan
semakin naik. Perubahan nilai arus disebabkan oleh arus yang mengalir diperoleh dari
perubahan pembawa mayoritas satu polaritas elektron.
Gun osilator menggunakan resistansi negatif dengan grafik V/I untuk membentuk osilasi.
Ketika arus yang tepat dilewatkan, maka osilasi akan terjadi seperti pada grafik berikut.

Gambar 10.1 Negative resistance region


Pada percobaan ini, hasilnya adalah sebagai berikut

9
Politeknik Negeri Semarang Program Studi Teknik Telekomunikasi
Jurusan Teknik Elektro Praktikum Teknik Frekuensi Tinggi dan Microwave

Laju V out terhadap I out


0.3114
0.2941 0.2896 0.2817 0.2803
0.2681 0.2747 0.2692 0.2653
0.2624 0.2582
0.2491 0.2433 0.2407 0.2386 0.2376
I out

0.0004 0.0004 0.0008 0.0016 0.0024 0.036 0.048 0.052 0.056 0.06 0.062 0.066 0.068 6.8 7.2 8.4
V out

V/I

Gambar 10.2 Laju V out terhadap I out


Berdasarkan data di atas, nilai puncak I out ada pada angka 0.3114 mA dengan V out 0.0016
V dan nilai peak bawah 0.2433 mA dengan V out 0.068 V sehingga nilai negative resistance
region berada pada area 0.3114 – 0.068 mA.

11. Kesimpulan
Berdasarkan hasil percobaan, dapat disimpulkan bahwa :
1. Gun Oscillator dapat menghasilkan gelombang mikro sebesar 8,5 GHz - 9,6 GHz.
2. Nilai I dan V yang dihasilkan mempengaruhi area resistansi negative.

10