Anda di halaman 1dari 7

RENO KURNIAWAN ( 18002028 )

DIII RADIOLOGI
RADIOFOTOGRAFI
Syarat – Syarat Kamar Gelap
Kamar gelap harus memenuhi persyaratan tertentu untuk mendapatkan
radiograf yang memenuhi standard serta pekerjaan itu dapat dilaksanakan
dengan mudah, sederhana dan aman (Jenkins, 1980)

Menurut Jenkins (1980) kamar gelap dalam pelayanan radiologi harus


mempunyai syarat – syarat sebagai berikut :

 Kamar gelap harus cukup terlindung dari sinar X, Sinar matahari dan
cahaya dari ruang sebelahnya
 Ventilasi yang cukup dalam kamar gelap
 Pengaturan udara (Air Conditioner) hendaknya diatur sedemikian rupa
sehingga cairan pencuci film dapat dipertahankan suhunya.
 Proteksi radiasi sinar roentgen merupakan syarat lain yang harus
dipenuhi.
 Persediaaan air yang cukup dan system pembuangan air yang baik.
 Perlengkapan kamar gelap yang memadai.
 Safety Light yang aman/ tidak bocor.
 Ukuran kamar gelap harus ditentukan menurut kapasitas bagian roentgen
dan beban kerja harian.
 Ukuran 10 meter, sedang dimensinya 3 m x 2 m x 3 m.

Kontruksi kamar gelap :


1. Ukuran

 Luas 3 x 3 m2 tinggi 2,75 m

2. Lantai

 Bahan tidak mudah keropos


 Tahan terhadap cairan pencuci film
 Tidak licin jika basah

3. Dinding

 Warna terang
 Memantulkan cahaya
 Mudah dibersihkan

4. Langit-langit

 Dicat dengan cat yang tidak mudah mengelupas

Vertilisasi kamar gelap :

• Dianjurkan pakai AC, nyaman bagi karyawan yang bekerja didalamnya,


menjamin kestabilan suhu kamar gelap, tetapi kurang efisien dlm pemakaian
automatic processor
RENO KURNIAWAN ( 18002028 )
DIII RADIOLOGI
RADIOFOTOGRAFI
• Jika tidak ada AC, digunakan fan 2 buah, 1 menghisap udara dan 1
mengeluarkan udara. Ditempatkan berseberangan, fan penghisap ditempatkan
agak dibawah dan fan yg mengeluarkan ditempatkan lebih tinggi. Disebelah luar
diberi tabir untuk menjamin tidak masuk cahaya ke kamar gelap.

• Suhu ruangan diharapkan 18°-20°C

• Jika tidak pakai AC atau fan, pertukaran udara diharapkan minimal 10 kali
dalam 1 jam dengan cara membuka jendela atau pintu, untuk menghindari
bahaya uap cairan pencuci film

Proteksi radiasi :

• Alasan :

-Ada karyawan bekerja didalamnya

- Ada film tersimpan didalamnya

- Dekat dengan sumber radiasi

- Bersebelahan dengan kamar pemotretan

• Syarat Proteksi Radiasi untuk dinding Kamar Gelap.

Ketebalan dinding dibuat ekuivalen 2mm Pb contoh :

Tembok biasa dengan ketebalan 20-25 cm

Dinding beton cor setebal 15 cm

Tembok biasa dapat dilapisi Plat Pb 2 mm

Pintu kamar gelap :


1. Syarat

• Memenuhi syarat proteksi radiasi

• Dapat dikunci dari dalam dg baik

• Menjamin tidak ada kebocoran cahaya masuk kedalam KG

• Dapat berfungsi sebagai ventilator

• Petugas dapat masuk dan keluar tanpa mengganggu kelangsungan proses


pencucian film.

2. Bentuk-bentuk Kamar Gelap :

A. Sistem 1 pintu
RENO KURNIAWAN ( 18002028 )
DIII RADIOLOGI
RADIOFOTOGRAFI
Keuntungan :

- Biaya lebih murah

- Tidak memerlukan tempat yg lebih luas

Kelemahan :

jika dibuka cahaya langsung masuk

Jika seorang petugas akan masuk hrs menunggu sampai pengolahan film yg
sedang berlangsung selesai

Harus selalu dikunci dari dalam

B. Sistem 2 Pintu

Keuntungan :

Dapat terhindar cahaya masuk meskipun salah satu pintu terbuka

Kelemahan :

Masih memerlukan interlock untuk menghindari kedua pintu sama-sama terbuka

Memerlukan tempat yang lebih luas

C.Sistem Labirynth

Keuntungan :

Tidak memerlukan daun pintu

Dapat berfungsi sebagai ventilasi

Petugas dapat masuk dan keluar kamar gelap tanpa mengganggu aktivitas
didalamnya

Kelemahan :

Memerlukan tempat yg lebih luas

Barang-barang yg lebih besar tidak dapat secara leluasa masuk

D.Sitem pintu Putar


RENO KURNIAWAN ( 18002028 )
DIII RADIOLOGI
RADIOFOTOGRAFI
Keuntungan :

 Cahaya masuk betul-betul dapat terhindar


 Petugas dapat masuk dan keluar kamar gelap tanpa mengganggu
aktivitas didlmnya

Kelemahan :

 Memerlukan daun pintu yang lebih luas


 Barng-barang yang lebih besar tidak dapat secara leluasa masuk
 Memerlukan daun pintu yang lebih rumit

Penerangan kamar gelap


Safelight adalah Alat yang membantu penerangan dalam kamar gelap
radiologi yaitu sebuah lampu berdaya watt kecil yang dibungkus dengan
filter
biasanya berwarna merah zaitun. Safelight berfungsi untuk menerangi
ruangan
gelap atau darkroom pada saat melakukan prosesing film radiografi.
Sehingga jika
ada cahaya atau penerangan kecuali dari safelight maka gambaran
radiograf akan
timbul gambaran fog. Mengingat tidak kalah pentingnya safelight ini
dengan
peralatan radiografi lain. Maka, perlu diadakan penanganan khusus
terhadap
pengujian safelight. Tujuan pengujian safelight adalah untuk mengetahui
apakah
safelight yang digunakan sebagai penerangan khusus di kamar gelap itu
aman atau
tidak. Selain itu untuk menentukan waktu maksimal penanganan film yang
aman
di bawah paparan safelight tanpa menimbulkan fog berlebih sehingga
tidak
mengurangi kualitas gambar radiografi. Didalam kamar gelap ada dua
jenis
penerangan yaitu:
1.Penerangan Umum yaitu berupa lampu pijar/lampu neon yang berguna
untuk membantu membersihkan kamar gelap, mengatur dan merawat
aksesoris di dalamnya.
2.Penerangan khusus yaitu safelight sebagai pembantu penerangan
dalam
kamar gelap dan membantu mengontrol proses pengolahan film. Ada dua
macam tipe penerangan safelight yaitu Langsung (direct safelight) dan
tidak langsung (indirect safelight).

a.Direct safelight
Pada tipe ini, cahaya lampu langsung diarahkan ke meja kerja atau
cairan processing sehingga dapat membantu penglihatan pekerja,
cahaya dari safelight harus diletakkan dengan jarak minimum 1,2 m
RENO KURNIAWAN ( 18002028 )
DIII RADIOLOGI
RADIOFOTOGRAFI
dari tempat kerja.
b.Indirect safelight
Safelight ini memberikan penerangan secara umum pada kamar gelap,
pada safelight ini cahaya lampu mengarah ke langit-langit, yang
kemudian cahaya akan dipantulkan ke seluruh ruangan. Untuk itu,
maka langit-langit di kamar gelap sebaiknya dicat dengan warna putih
atau bahan yang mudah memantulkan cahaya agar pantulan cahaya
optimal. Safelight ini digantung pada ketinggian 2,1 m di atas lantai
untuk mencegah agar tidak terkena kepala petugas saat bekerja di
kamar gelap.

Tingkat Keamanan Safelight


Menurut Plaats (1969), untuk tingkat keamanan safelight, cahaya
safelight
diarahkan ke meja kerja agar cahaya safelight tidak langsung mengarah
ke mata.
Tingkat keamanan safelight dipengaruhi oleh:
a.Jarak antara film dengan safelight.
b.Daya lampu yang digunakan.
c.Spektrum kepekaan film terhadap cahaya.
d.Lamanya film terpapar dengan safelight

ACTINICMARKER

Suatu alat untuk mencetak identitas pasien pada radiograf dengan menggunakan
efek fotografi

Actinicmarker mempunyai sifat

1.) Menghasilkan identifikasi yang permanen


2.) Waktu pengoperasian relatif cepat
3.) Informasi yang tercetak teratur
4.) Kemungkinan terjadi kesalahan kecil

Pada actinicmarker diperlukan bagian film yang terbebas dari sinar x sebagai
tempat pencetakan identitas pasien

Actinicmarker ada 2 macam :

 Contact printer
Alat ini berbentuk kotak yang di dalamnya terdapat sebuah lampu kecll
sebagai sumber cahaya.
Penulisan identitas menggunakan kertas biasa atau kertas karbon

Kesalahan yang dapat terjadi

 Penulisan identitas dikertas tidak jelas


 Penempatan film yang melampaui jendela tembus cahaya
 Peletakan kertas identitas pada sisi film yang salah
 Kesalahan prosedur pelaksanaan pencetakan
RENO KURNIAWAN ( 18002028 )
DIII RADIOLOGI
RADIOFOTOGRAFI
Teknik pencetakan identitas pasien akan lebih baik apabila dilakukan dengan
bantuan lampu pengaman

ID CAMERA

Identification camera adalah suatu alat yang berfungsi untuk merekam gambar
yang berisikan identifikasi atau data pada pencatat bayangan melalui proses
fotografi

Keunggulan :

 Kualitas gambar yang tinggi


 Dapat beroperasi di tempat terang maupun di KG
 Jam dan tanggal pelaksanaan eksposi cara otomatis terekam dalam film

Kekurangan :

 Harus menggunakan kaset khusus yang dilengkapi dengan window


 Pemberian identitas pasien secara manual
 Dapat dilakukan dengan menuliskan nama pasien dan nomor foto
menggunakan spidol hitam pada bagian film yang tidak terkena sinar
x

PEMISAHAN DAERAH KERJA DI KAMAR GELAP

Bagian basah ( wet side ) Daerah basah adalah bagian dari kamar gelap yang di
dalamnya terdapat benda-benda yang bersifat basah. Di dalam daerah basah ini, juga
terdapat beberapa isi dari kamar gelap itu sendiri.Bagian kering ( dry side ) Daerah
kering adalah bagian dari kamar gelap yang di dalamnya terdapat benda-benda yg
bersifat kering. Di dalam daerah kering ini, terdapat beberapa isi dari kamar gelap itu
sendiri.

TIMBULNYA KABUT ATAU POG PADA FILM KARENA LAMPU PENGAMAN

 Lampu pengaman yang terlalu cerah


 Lampu pengaman yang terlalu banyak
 Jarak lampu pengaman yang terlalu dekat
 Penggunaan filter yang tidak sesuai dengan jenis film yang digunakan
 Penggunaan filter yang telah retak-retak

METODE PENGUJIAN LAMPU PENGAMAN

Metode pengujian lampu pengaman :

 Menggunakan metode koin


 Menggunakan metode kertas karton
RENO KURNIAWAN ( 18002028 )
DIII RADIOLOGI
RADIOFOTOGRAFI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAMPU PENGAMAN

 Jarak lampu pengaman dan besarnya kekuatan lampu pijar 25 watt = 120
cm dan 15 watt = 60 cm
 Pemilihan filter lampu pengaman film blue sensitif 530 nm maka filter
orange 550 nm , film green sensitif 600 nm maka filter merah 630 nm
 Waktu penanganan film yang aman 45 detik
 Jumlah dan letak lampu pengaman
 Kebocoran lampu pengaman rusak pada filter atau rumah pengaman

CARA KERJA LAMPU PENGAMAN

Hanya warna cahaya yang sama dengan warna filter yang dapat lolos atau
hanya panjang gelombang yang sama dan yang lebih besar dari panjang
gelombang filter saja yang dapat lolos.

CARA-CARA PEMBERIAN DENTIFIKASI FILM

 Identifikasi film sebelum dilakukan pemrosesan dan belum di di eksposi


 Identifikasi film sebelum dilakukan pemrosesan tetapi telah di eksposi
 Identifikasi film yang telah di eksposi dan telah dilakukan pemrosesan