Anda di halaman 1dari 28

CAGAR ALAM DAN SUAKA MARGA SATWA DI INDONESIA

Cagar Alam di Indonesia


Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat lengkap. Hingga tahun 2008,
Indonesia setidaknya telah memiliki cagar alam sebanyak 237 lokasi, dengan luas wilayah
mencapai 4.730.704,04 hektar. Berikut ini sebagian Cagar Alam di Indonesia Beserta Flora
dan Fauna yang Dilindungi di dalamnya :

1. Cagar alam Gunung Leuser di Nangroe Aceh Darussalam


Jenis flora yang dilindungi di lokasi ini adalah daun payung raksasa (Johannesteijsmannia
altifrons), bunga (Rafflesia atjehensis dan R. micropylora), serta Rhizanthes zippelnii.
Sedangkan jenis fauna yang dilindungi meliputi mawas atau orang utan (Pongo abelii),
siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), gajah Sumatera (Elephas maximus
sumatranus), badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), harimau Sumatera
(Panthera tigris sumatrae), kambing hutan (Capricornis sumatraensis), rangkong (Buceros
bicornis), rusa sambar (Cervus unicolor), dan kucing hutan (Prionailurus bengalensis
sumatrana).

2. Cagar alam Batang Gadis di Sumatera Utara


Jenis flora yang dilindungi adalah bunga Padma (Rafflesia sp). Untuk jenis fauna yang
dilindungi meliputi harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), kambing hutan
(Naemorhedus sumatrensis), tapir (Tapirus indicus), kucing hutan (Catopuma temminckii),
kancil (Tragulus javanicus), binturong (Arctitis binturong) beruang madu (Helarctos
malayanus), rusa (Cervus unicolor) dan kijang (Muntiacus muntjac)dan landak (Hystix
brachyura), amfibi tak berkaki (Ichtyopis glutinosa), katak bertanduk tiga (Megophyris
nasuta).

3. Cagar alam Siberut di Sumatera Barat


Jenis fauna yang dilindungi di cagar alam ini meliputi bokkoi (Macaca pagensis), lutung
mentawai/joja (Presbytis potenziani siberu), bilou (Hylobates klossii), dan simakobu (Nasalis
concolor siberu).

4. Cagar alam Kerinci Sebrat di Jambi


Jenis flora yang dilindungi di cagar alam ini meliputi pinus kerinci (Pinus merkusii strain
Kerinci), kayu pacat (Harpulia alborea), bunga raflesia (Rafflesia arnoldi dan R. hasseltii),
dan bunga bangkai (Amorphophallus titanum dan A. decus-silvae). Sedangkan jenis fauna
yang dilindungi di antaranya burung rangkong (Buceros rhinoceros sumatranus), julang
(Aceros undulatus undulates), burung gading (Rhinoplax vigil), kucing emas (Catopuma
temminckii temminckii).

5. Cagar alam Bukit Tiga Puluh di Riau


Jenis flora yang dilindungi meliputi jelutung (Dyera costulata), getah merah (Palaquium
spp.), pulai (Alstonia scholaris), kempas (Koompassia excelsa), rumbai (Shorea spp.),
cendawan muka rimau/raflesia (Rafflesia hasseltii), jernang atau palem darah naga
(Daemonorops draco), dan berbagai jenis rotan. Untuk jenis fauna yang dilindungi di
antaranya harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), ungko
(Hylobates agilis), beruang madu (Helarctos malayanus malayanus), sempidan biru (Lophura
ignita), kuau (Argusianus argus argus).
6. Cagar alam Bukit Dua Belas di Jambi
Jenis flora yang dilindungi di antaranya harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir
(Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis), beruang madu (Helarctos malayanus malayanus),
sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus). Untuk jenis fauna yang
dilindungi meliputi siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), beruk (Macaca
nemestrina), macan dahan (Neofelis nebulosa diardi), kancil (Tragulus javanicus kanchil),
beruang madu (Helarctos malayanus malayanus), kijang (Muntiacus muntjak montanus),
meong congkok (Prionailurus bengalensis sumatrana), lutra Sumatera (Lutra sumatrana), ajag
(Cuon alpinus sumatrensis), kelinci Sumatera (Nesolagus netscheri), elang ular bido
(Spilornis cheela malayensis).

7. Cagar alam Berbak di Jambi


Jenis flora yang dilindungi adalah meranti (Shorea sp.), daun payung (Johanesteijmannia
altifrons), Lepidonia kingii (Lorantaceae).

8. Cagar alam Sembilang di Sumatera Selatan


Jenis flora yang dilindungi adalah paku gajah (Acrostichum aureum), nipah (Nypa fruticans),
cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus tectorius), waru laut (Hibiscus
tiliaceus), nibung (Oncosperma tigillaria), jelutung (Dyera costulata), menggeris
(Koompassia excelsa), gelam tikus (Syzygium inophylla), Rhizophora sp., Sonneratia alba,
dan Bruguiera gimnorrhiza. Sedangkan jenis fauna yang dilindungi meliputi harimau
Sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), tapir
(Tapirus indicus), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), kucing mas (Catopuma
temminckii temminckii), rusa sambar (Cervus unicolor equinus), buaya (Crocodylus
porosus), biawak (Varanus salvator), ikan sembilang (Plotusus canius), labi-labi besar (Chitra
indica), lumba-lumba air tawar (Orcaella brevirostris).

9. Cagar alam Bukit Barisan Selatan di Lampung


Jenis flora yang dilindungi adalah pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), cemara
laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), cempaka (Michelia champaka), meranti
(Shorea sp.), mersawa (Anisoptera curtisii), ramin (Gonystylus bancanus), keruing
(Dipterocarpus sp.), damar (Agathis sp.), rotan (Calamus sp.), dan bunga raflesia (Rafflesia
arnoldi), bunga bangkai jangkung (Amorphophallus decus-silvae), bunga bangkai raksasa (A.
titanum) dan anggrek raksasa/tebu (Grammatophylum speciosum). Untuk jenis fauna yang
dilindungi beruang madu (Helarctos malayanus malayanus), badak Sumatera (Dicerorhinus
sumatrensis sumatrensis), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah Sumatera
(Elephas maximus sumatranus), tapir (Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis), siamang
(H. syndactylus syndactylus), simpai (Presbytis melalophos fuscamurina), kancil (Tragulus
javanicus kanchil), dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata).

10. Cagar alam Way Kambas di Lampung


Jenis flora yang dilindungi meliputi api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.),
nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca leucadendron), salam (Syzygium polyanthum),
rawang (Glochidion borneensis), ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina
equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti (Shorea sp.), minyak
(Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus bancanus). Untuk jenis fauna yang
dilindungi meliputi badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), gajah Sumatera
(Elephas maximus sumatranus), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus
indicus), anjing hutan (Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates syndactylus
syndactylus), 406 jenis burung meliputi bebek hutan (Cairina scutulata), bangau sandang
lawe (Ciconia episcopus stormi), bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan biru
(Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus), pecuk ular (Anhinga melanogaster).

Contoh Suaka Margasatwa


1. Taman Nasional Way Kambas di Sumatera untuk melindungi populasi Gajah
Sumatra, termasuk Badak, Harimau, Mentok dan Buaya Sepit. Semuanya hewan
endemik Sumatra.
2. Taman Nasional Ujung Kulon di Jawa untuk melindungi satwa badak
3. Taman Nasional Gunung Gede, Pangrango untuk melindungi jenis satwa liar.
Contohnya kijang, anjing hutan, macan tutul, kepik raksasa sejenis kumbang, sigung,
lutung, elang Jawa, Surili, Owa Jawa, dan 250 jenis burung liar lainnya.
4. Taman Nasional Komodo untuk konservasi hewan paling langka di dunia, yaitu
komodo
5. Cagar Alam Tangkoko Batuangus di Sulawesi yang melindungi aneka mamalia dan
burung langka
6. Kutai di Kalimantan untuk melindungi Orang Utan, babi hutan dan rusa
7. Gunung Leuser di Aceh untuk konservasi orang utan, kambing hutan, rusa, badak dan
gajah Sumatera, macan atau harimau hingga berbagai jenis burun
8. Pulau Moyo di Sumbawa untuk melindungi rusa, burung kakaktua, sapi liar, babi
hutan dan ayam hutan
9. Taman Nasional Wasur di Papua untuk konservasi kangguru, kesturi raja, kasuari,
cendrawasih, kepiting, udang, ikan, buaya air tawar, buaya air asin dan sebagainya.
10. Suaka Margasatwa Pulau Buton di Sulawesi Tenggara untuk melindungi anoa,
monyet buton, meleo senkawor, rusa, dan kus kus.
CAGAR ALAM DAN SUAKA MARGA SATWA DI INDONESIA

Banyaknya jenis satwa yang menjadi korban perburuan manusia mengakibatkan


jumlah populasi hewan tertentu mengalami penurunan secara drastis, sehingga keberadaanya
mulai terancam Kepunahan. Berdasarkan peraturan Perlindungan Binatang Liar Nomer 134
dan 266 Tahun 1931, hewan yang dilindungi antara lain badak, tapir, kambing hutan,
trenggiling, kancil, burung dara laut, babi rusa, elang tikus, atau alap-alap.

Berdasarkan SK Kementrian Pertanian Nomor 421 Tahun 1970 dan Keputusan


Menteri Pertanian Nomor 327 Tahun 1972, Hewan yang dilindungi adalah Harimau sumatra,
harimau jawa, macan kumbang, jalak bali, burung gosong, burung baleo, burung maleo,
monyet hitam, kakatua, rusa bawean, kanguru pohon, beo nisan, ikan pesut, lumba-lumba
musang.

Untuk Melindungi Hewan tersebut didirikan cagaralam dan suaka margasatwa, antara lain:

1. Di Pulau Jawa
Cagar alam di Pulau Jawa antara lain:
 Cagar alam Ujung Kulon melindungi badak, banteng, merak, rusa, dan buaya.
 Cagar alam Cibodas, Cianjur, sebagai cadangan air karena wilayah tersebut curah
hujanya sangat tinggi.
 Suaka margasatwa Baluran dan Meru Betiri, Banyuwangi, Jawa Timur melindungi
banteng, kerbau liar, harimau jawa, dan rusa.
 Cagar alam Pangandaran, melindungi banteng.
 Cagar alam Gunnung Gede, bogor, melindungi kijang, dan rusa.
 Cagar alam Pulau Dua, melindungi burung laut.
2. Di Pulau Sumatra
 Suaka margasatwa Gunnung Leuserm Aceh Utara, melindungi orang utan, badak,
gajah, dan harimau sumatra.
 Suaka margasatwa, Pulau Siberut, Way Kambas, dan Gunnung Sakinco, melindungi
harimau, tapir, beruang, rusa, badak, gajah sumatra.
 Cagar alam Limbo Pati, Sumatra Barat, melindungi tapir, dan simang.
3. Di Pulau Kalimantan
 Cagar alam dan suaka margasatwa Tanjung Putting dan Kutai untuk melindungi orang
utan, banteng, rusa sambar.
4. Di Pulau Nusa Tenggara
 Suaka Margasatwa di Pulau Komodo dan di Pulau Rinca, melindungi komodo, kerbau
liar, dan kuda liar.
5. Di Pulau Sulawesi
 Suaka Margasatwa Dumoga Bone dan gunnung Tangkoko di ujung utara Minahasa
melinfungi annoa, babi rusa, dan kukus.

6. Di Maluku
 Suaka margasatwa Wae Nua, melindungi burung kasuari,.
 Suaka margasatwa Pulau Baun di kepulauan Aru untuk melindungi burung
cendrawasih.
CAGAR ALAM DAN SUAKA MARGA SATWA DI INDONESIA

CAGAR ALAM
Suatu kawasan suaka alam yang dilindungi pemerintah karena ada ekosistem yang memiliki
kekhasan satwa, tumbuhan dan ekosistem.

SUAKA MARGASATWA bagian dari cagar alam yang secara khusus untuk melindungi
habitat hewan yang hampir punah demi keberlangsungan hidupnya.
Persamaannya adalah sama-sama untuk melindungi suaka alam, baik berupa tumbuhan
maupun hewan.
Perbedaannya adalah suaka margasatwa khusus untuk melindungi binatang dan habitatnya,
sedangkan cagar alam lebih umum kepada semua alam yang meliputi tumbuhan, hewan dan
ekosistemnya.

Cagar Alam di Indonesia beserta Flora dan Fauna yang dilindungi


Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat lengkap. Hingga tahun 2008,
Indonesia setidaknya telah memiliki cagar alam sebanyak 237 lokasi, dengan luas wilayah
mencapai 4.730.704,04 hektar.

NO. NAMA ALAMAT FLORA SATWA


1. Gunung Leuser Nangroe Aceh Daun payung raksasa Gajah Sumatera
Darussalam (Johannesteijsmannia (Elephas maximus
altifrons), bunga sumatranus), badak
(Rafflesia atjehensis Sumatera
dan R. micropylora) (Dicerorhinus
sumatrensis
sumatrensis),
2. Batang Gadis Sumatera Utara Daun payung raksasa Harimau Sumatera
(Johannesteijsmannia (Panthera tigris
altifrons), bunga sumatrae), kambing
(Rafflesia atjehensis hutan (Capricornis
dan R. micropylora) sumatraensis)
3. Siberut Sumatera Barat Bokkoi (Macaca
pagensis), lutung
mentawai/joja
(Presbytis potenziani
siberu),
4. Kerinci Sebrat Jambi Pinus kerinci (Pinus Burung rangkong
merkusii strain (Buceros rhinoceros
Kerinci), kayu pacat sumatranus), julang
(Harpulia alborea) (Aceros undulatus
undulates)
5. Bukit Tiga Puluh di Riau Jelutung (Dyera Harimau Sumatera
costulata), getah (Panthera tigris
merah (Palaquium sumatrae), tapir
spp.), pulai (Alstonia (Tapirus indicus),
scholaris) ungko (Hylobates
agilis)
6. Bukit Dua Jambi Meranti (Shorea sp.) Beruk (Macaca
Belas nemestrina), macan
dahan (Neofelis
nebulosa diardi)
7. Berbak Jambi Meranti (Shorea sp.), Harimau Sumatera
daun payung (Panthera tigris
(Johanesteijmannia sumatrae), tapir
altifrons) (Tapirus indicus)
8. Sembilang Sumatera Paku gajah Harimau Sumatera
Selatan (Acrostichum (Panthera tigris
aureum), nipah (Nypa sumatrae), gajah
fruticans), cemara Sumatera (Elephas
laut (Casuarina maximus sumatranus)
equisetifolia)
9. Bukit Barisan Lampung Pidada (Sonneratia Beruang madu
Selatan sp.), nipah (Nypa (Helarctos malayanus
fruticans), cemara malayanus), badak
laut (Casuarina Sumatera
equisetifolia) (Dicerorhinus
sumatrensis
sumatrensis)
10. Way Kambas Lampung Pidada (Sonneratia Harimau Sumatera
sp.), nipah (Nypa (Panthera tigris
fruticans), gelam sumatrae), tapir
(Melaleuca (Tapirus indicus),
leucadendron) anjing hutan (Cuon
alpinus sumatrensis)
11. Bali Barat Bali Bayur (Pterospermum Burung jalak bali
javanicum), ketangi (Leucopsar
(Lagerstroemia rothschildi), terdapat
speciosa) jenis burung lain
seperti jalak putih
(Sturnus
melanopterus), terucuk
(Pycnonotus goiavier)
12. Gunung Jawa Barat Pinus (Pinus Macan kumbang
Ciremai merkusii), Saninten (Phantera pardus),
(Castanopsis Kijang (Muntiacus
javanica), Randu muntjak), Landak
tiang (Fragraera (Zaglossus brujini),
blumii) Surili (Presbytis
comata)
13. Alas Purwo Jawa Timur Sawo kecik Lutung budeng
(Manilkara kauki) (Trachypithecus
dan bambu manggong auratus auratus),
(Gigantochloa banteng (Bos javanicus
manggong) javanicus), ajag (Cuon
alpinus javanicus)
14. Baluran Jawa Timur Widoro bukol Banteng (Bos javanicus
(Ziziphus javanicus), kerbau liar
rotundifolia), mimba (Bubalus bubalis), ajag
(Azadirachta indica), (Cuon alpinus
dan pilang (Acacia javanicus)
leucophloea)
15. Meru Betiri Jawa Timur Bunga raflesia Banteng (Bos javanicus
(Rafflesia javanicus), kera ekor
zollingeriana), bakau panjang (Macaca
(Rhizophora sp.) fascicularis)

SUAKA MARGASATWA di Indonesia dan hewan yang di lindungi


No Nama Suaka Margasatwa Tempat Fauna
Sumatera
1 BALAI RAJA Bengkalis, Riau Gajah
harimau sumatera
beruang madu
tapir
siamang
kera ekor panjang
biawak
uIar Sanca
dan aneka burung
seperti rangkong
2 BARUMUN Tapanuli Tengah, gajah,
Sumatera Utara harimau,
beruang,
siamang
3 Bukit BATU Bengkalis, Riau harimau Sumatera
Orangutan,
Tapir,
Badak Jawa
4 Tasik BELAT Bengkalis, Riau Harimau Sumatera
Keluang
Srigunting Hitam
5 BENTAYAN Banyuasin, Sumatera gajah,
Selatan tapir,
beruang madu,
rusa,
kijang,
babi hutan,
kera ekor panjang, bajing
tanah,
elang hitam.
6 Danau Pulau BESAR–BAWAH Bengkalis, Riau ikan arwana
monyet ekor panjang,
beruang madu,
dan burung
7 Tasik BESAR–METAS Indragiri Hilir, Riau harimau Sumatera
ikan arwana,
buaya muara
dan beruang madu
8 DANGKU Musi Banyuasin, harimau sumatera, beruang
Sumatera Selatan madu, rusa,
kera ekor panjang, buaya
burung rangkong burung
elang hitam
9 Pusat Pelatihan GAJAH Bengkalis, Riau Tempat perkembangbiakan
gajah
10 GIAM SIAK KECIL Bengkalis, Riau. Gajah Sumatra harimau
Sumatra beruang madu
buaya muara
11 GUMAI PASEMAH Lahat, Sumatera Tupai
Selatan Sciuridae (sejenis tupai
kecil)
Tikus besar
Tikus besar ekor panjang
12 ISAU-ISAU PASEMAH Lahat, Sumatera Kambing hutan,
Selatan rusa,
tapir,
siamang,
beruk semundi,
ular
13 KARANGGADING- Langkat, Deli Babi Hutan
LANGKAT TIMUR LAUT Serdang, Sumatera Rusa
Utara. Siamang
Kambing hutan
Enggang
Pergam
14 KERUMUTAN Kampar, Indragiri betet
Hulu, Riau. endemik,
cerek Jawa
bubut Jawa
15 Tasik Tanjung PADANG Bengkalis, Riau. harimau
gajah
16 PAGAI SELATAN Pesisir Selatan biawak air
(Kepulauan ular sanca kembang
Mentawai), ular sendok
Sumatera Barat. Jawa alias kobra Jawa
ularwelang
ular kadut belang
ular cincin mas
ular pucuk
ular bakau
17 Gunung RAYA Ogan Komering Ulu, gajah,
Sumatera Selatan badak sumatra
18 Bukit RIMBANG-BALING Kampar, Riau. Jenis kucing besar
19 Tasik SERKAP-SARANG Indragiri Hilir, bangau
BURUNG Pelalawan, Riau tongtong
elang
harimau
tapir
gajah
20 Rawa SINGKIL Aceh Selatan, NAD Buaya
Ular kobra sumatera
Ular sanca
Orang utan
21 SIRANGGAS Tapanuli Tengah, Harimau Sumatera, Rusa,
Sumatera Utara Kiah-kiah,
Kancil,
Beruang
Trenggiling
22 Padang SUGIHAN Musi Banyuasin, Gajah, siamang, rusa, kijang,
Sumatera Selatan kancil, beruk, kera, bajing
tanah, bajing terbang, labi-
labi, buaya muara, rangkong,
pecuk ular, bangau tong-
tong, raja udang. Ikan
tembakang, sepat siam, sepat
rawa, lele, gabus, toman
23 Dolok SURUNGAN Tapanuli Utara, Rusa,
Sumatera Utara Babi Hutan,
Harimau Sumatera, Landak,
Elang,
Siamang
Jawa
24 Muara ANGKE Jakarta Utara, DKI Ikan asin
Jakarta Ikan pindang
Ikan asap
25 BAWEAN Surabaya, Jawa Pengembang biakan Rusa
Timur
26 CIKEPUH Sukabumi, Jawa Penyu hijau
Barat. Banteng
Rusa
Kancil
Babi hutan
Owa
Kera
Lutung
burung Kangkareng
burung Rangkong
burung Udang
burung kuntul Karang
burung Bangau Putih Susu
burung Merak
burung Elang
biawak
dan ular Beusi
27 PALIYAN Gunung Kidul, DI burung perancah
Yogyakarta jalak Bali tiga jenis kasuari
kakatua hitam burung-
burung cenderawasih
buaya-buaya
28 Pulau RAMBUT Jakarta Utara, DKI Berbagai jenis burung
Jakarta
29 Gunung SAWAL Ciamis, Jawa Barat harimau lodaya
macan tutul
30 SENDANGKERTA Tasikmalaya, Jawa mamalia besar, primata,
Barat burung, atau reptil
31 Gunung TUNGGANGAN Sragen, Jawa Tengah singa
32 Dataran Tinggi YANG Jember, babi hutan
Probolinggo, JAWA kucing hutan
TIMUR macan tutul
anjing hutan
kijang
rusa
merak
ayam hutan
pergam
seran
kepondang hutan kutilang
gunung
Kalimantan
33 Pulau KAGET Barito Kuala, kera hidung panjang
Kalimantan Selatan
34 LAMANDAU; Kotawaringin Barat, Orangutan
Kalimantan Tengah Owa-owa
Bekantan
. Kancil
Beruang Madu
Burung Raja Udang
Burung Rangkong
Burung Cucak Rowo
35 Kuala LUPAK-NUSA GEDE Barito Kuala, harimau Sumatra
PANJALU Kalimantan Selatan macan dahan
Bekantan
orangutan

36 PLEIHARI-TANAH LAUT Tanah Laut, bekatan


Kalimantan Selatan kera
kijang
rusa
babi
rangkong badak
tong tong
owa owa
kancil
beruang madu
kancil
buaya muara
37 Pulau SEMAMA Berau, Kalimantan bangau
Timur elang
pergam
kelelawar
dara laut
layang layang
Nusa Tenggara Timur
38 ALE ASISIO Timor Tengah Kakak tua jambul kuning
Selatan, NTT Nuri
39 HARLU Kupang, Nusa Rusa Timur
Tenggara Timur. Kakatua Kecil Jambul
Kuning
Nuri Raja Kembang
Walik Ratu
Pergam timur
Iasap Madu Australia
pelikan.
40 KATERI Belu, NTT. rusa timur
kus kus
elang laut perut putih
hantu
elang
perkici
tekukur
biawak timor
41 Danau TUADALE Kupang, NTT ular sanca timor
biawal timor
beo
kakak tua putih kecil jambul
kuning
bangau putih
ulung ulung
perkici dada kuning
burung camar
burung puyuh
alap alap
Nusa Tenggara Barat
42 TAMBORAN SELATAN Dompu, Nusa Burung camar
Tenggar Barat beo
kakak tua jambul kuning
Sulawesi
43 Tanjung AMOLENGO Kendari, Sulawesi rusa
Tenggara monyet hitam
babi hutan
anoa
44 BAKIRIANG Banggai, Sulawesi Burung Maleo
Tengah
45 Tanjung BATIKOLO Kendari, Sulawesi burung maleo
Tenggara kupu kupu liar
rusa
monyet hitam sulawesi
anoa daratan rendah
46 BUTON UTARA Muna, Sulawesi anoa datarang rendah
Tenggara anoa pegunungan
rusa
monyet buton
kus kus
maleo senkawor
47 DOLANGAN Buol Toli-Toli, burung dara laut
Sulawesi Tengah bangau putih
elang coklat
alap alap tikus
maleo
48 KARAKELANG UTARA- Sangihe Talaud, Maleo
SELATAN Sulawesi Utara Kakaktua
Elang
49 KOMARA Takalar, Sulawesi rusa
Selatan rangkong
babi hutan
musang
kus kus
50 LAMBUSANGO Buton, Sulawesi anoa
Tenggara kera hitam
rusa
kus kus
sapi liar
biawak
merpati hutan putih dan abu
abu
musang sulawesi serindit
sulawesi
51 LAMPOKO-MAMPIE Polewali Mandar, Pelikan
Sulawesi Barat Burung air
52 LOMBUYAN I/II Banggai, Sulawesi rusa
Tengah monyet hitam
anoa
babi rusa
musang
musang sulawesi
kuskus
53 Gunung MANEMBO-NEMBO Minahasa, Sulawesi Anoa
Utara Babi rusa
54 Tanjung MATOP-PINJAM Buol Toli-toli, Babi rusa
Sulawesi Tengah Anoa
Rusa
Musang
55 NANTU Gorontalo, Nantu, Babi rusa
GORONTALO Rusa
56 PATI-PATI Banggai, Sulawesi rusa
Tengah monyet hitam
enggang
gagak
kum kum
kea
57 Tanjung PEROPA Kendari, Sulawesi anoa
Tenggara maleo
rangkong
rusa
bangau hitam
kus kus
kera hitam sulawesi
biawak
58 SANTIGI Donggala, Rangkong
SULAWESI Kera hitam sulawesi
TENGAH Bangau hitam
Maluku
59 TANIMBAR Maluku Tenggara, jalak bali
Maluku kasuari
cendrawasih
60 Pulau BAUN Maluku Tenggara, Burung Cendrawasih Kuning
Maluku Kecil Nuri Kepala Hitam
Kanguru Pohon
Kakatua Raja
Kakatua Jambul Kuning
Kupu-kupu Raja
61 Pulau KASSA Maluku Tengah, Burung gosong
Maluku.
62 Pulau KOBROR Maluku Tenggara cendrawasih kuning kecil
nuri kepala hitam
kakaktua jambul kuning
63 Pulau MANUK Maluku Tengah elang laut perut putih
bintayong
angsa batu berkaki merah
pelikan
belibis
raja udang
Papua
64 ANGROMEOS Paniai, Papua penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
65 Pulau VENU Fakfak, Papua Barat lola
kima pasir
kima lubang
keong kepala kambing
keong terompet
nautilus berongga
lambis
ganggang laut
penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
66 Pulau DOLOK Merauke, Papua Ducula bicolor, Columba
livia, Paradisea, Crocodylus
porosus, Crocodylus
novaguineae, Platalea regia,
Probosciger atterimus,
Cacatua pastinor, Casuarius
casuarius, Threskipnis sp,
Egretta picata, Plegadis
falcinellus, Callidris
ruficalis, Ephippiorhynchus
asiaticus, Anseranas
semipelmata
67 FOJA Jayapura, Papua buaya
kakatua
nuri
cendrawasih
kus kus
babi hutan
tikus tanah
68 JAMURSBA MEDI Manokwari, Papua penyu belimbing
penyu sisi
penyu sisik semu
penyu hijau
kangguru tanah
rusa babi hutan
landak irian
biawak
kakaktua putih jambul
kuning
cendrawasih
kakaktua raja
maleo
rangkong
69 JAYA WIJAYA Jayawijaya, Papua Maleo
Rangkong
Cendrawasih
Babi hutan
Kangguru
kakaktua
70 KOMOLON Merauke, Papua Penyu
Maleo
Cendrawasih
Biawak
Babi hutan
71 Tanjung MUBRANI-SIDEI- Manokwari, Papua buaya
WIBAIN I/II kakatua
nuri
cendrawasih
kus kus
babi hutan
tikus tanah
72 Kepulauan RAJA AMPAT Fakfak, Papua Cendrawasih
Babi hutan
Kangguru
kakaktua
73 SABUDA TATARUGA Fakfak, Papua penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
Pulau Komodo
74 Pulau komodo Pulau Komodo Komodo
CAGAR ALAM DAN SUAKA MARGA SATWA DI INDONESIA

20 TAMAN NASIONAL CAGAR ALAM DI INDONESIA


NO. NAMA TAMAN NASIONAL SPECIES YANG DILINDUNGI
1. GUNUNG LEUSER FLORA:

DI Aceh daun payung raksasa (Johannesteijsmannia


altifrons), bunga raflesia (Rafflesia atjehensis dan
R. micropylora) serta Rhizanthes zippelnii.

FAUNA:

mawas/orangutan (Pongo abelii), siamang


(Hylobates syndactylus syndactylus), gajah
Sumatera (Elephas maximus sumatranus), badak
Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis),
harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae),
kambing hutan (Capricornis sumatraensis),
rangkong (Buceros bicornis), rusa sambar (Cervus
unicolor), dan kucing hutan (Prionailurus
bengalensis sumatrana).
2. SIBERUT FAUNA:

Sumatera Barat bokkoi (Macaca pagensis), lutung mentawai/joja


(Presbytis potenziani siberu), bilou (Hylobates
klossii), dan simakobu (Nasalis concolor siberu).
3. KERINCI SEBLAT FLORA:

Jambi pinus kerinci (Pinus merkusii strain Kerinci), kayu


pacat (Harpulia alborea), bunga raflesia (Rafflesia
arnoldi dan R. hasseltii), dan bunga bangkai
(Amorphophallus titanum dan A. decus-silvae).

FAUNA:

burung rangkong (Buceros rhinoceros sumatranus),


julang (Aceros undulatus undulates), burung gading
(Rhinoplax vigil), kucing emas (Catopuma
temminckii temminckii).
4. BUKIT TIGA PULUH FLORA:

Riau jelutung (Dyera costulata), getah merah (Palaquium


spp.), pulai (Alstonia scholaris), kempas
(Koompassia excelsa), rumbai (Shorea spp.),
cendawan muka rimau/raflesia (Rafflesia hasseltii),
jernang atau palem darah naga (Daemonorops
draco), dan berbagai jenis rotan.

FAUNA:

harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir


(Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis),
beruang madu (Helarctos malayanus malayanus),
sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus
argus argus)
5. BUKIT DUA BELAS FLORA:

Jambi harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir


(Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis),
beruang madu (Helarctos malayanus malayanus),
sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus
argus argus).

FAUNA:

siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), beruk


(Macaca nemestrina), macan dahan (Neofelis
nebulosa diardi), kancil (Tragulus javanicus
kanchil), beruang madu (Helarctos malayanus
malayanus), kijang (Muntiacus muntjak montanus),
meong congkok (Prionailurus bengalensis
sumatrana), lutra Sumatera (Lutra sumatrana), ajag
(Cuon alpinus sumatrensis), kelinci Sumatera
(Nesolagus netscheri), elang ular bido (Spilornis
cheela malayensis).
6. BERBAK FLORA:

Jambi meranti (Shorea sp.), daun payung


(Johanesteijmannia altifrons), Lepidonia kingii
(Lorantaceae).

FAUNA:
7. SEMBILANG FLORA:

Sumatera Selatan paku gajah (Acrostichum aureum), nipah (Nypa


fruticans), cemara laut (Casuarina equisetifolia),
pandan (Pandanus tectorius), waru laut (Hibiscus
tiliaceus), nibung (Oncosperma tigillaria), jelutung
(Dyera costulata), menggeris (Koompassia
excelsa), gelam tikus (Syzygium inophylla),
Rhizophora sp., Sonneratia alba, dan Bruguiera
gimnorrhiza.

FAUNA:

harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah


Sumatera (Elephas maximus sumatranus), tapir
(Tapirus indicus), siamang (Hylobates syndactylus
syndactylus), kucing mas (Catopuma temminckii
temminckii), rusa sambar (Cervus unicolor
equinus), buaya (Crocodylus porosus), biawak
(Varanus salvator), ikan sembilang (Plotusus
canius), labi-labi besar (Chitra indica), lumba-
lumba air tawar (Orcaella brevirostris)
8. BUKIT BARISAN SELATAN FLORA:

Lampung pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans),


cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan
(Pandanus sp.), cempaka (Michelia champaka),
meranti (Shorea sp.), mersawa (Anisoptera curtisii),
ramin (Gonystylus bancanus), keruing
(Dipterocarpus sp.), damar (Agathis sp.), rotan
(Calamus sp.), dan bunga raflesia (Rafflesia
arnoldi), bunga bangkai jangkung (Amorphophallus
decus-silvae), bunga bangkai raksasa (A. titanum)
dan anggrek raksasa/tebu (Grammatophylum
speciosum).

FAUNA:

beruang madu (Helarctos malayanus malayanus),


badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis
sumatrensis), harimau Sumatera (Panthera tigris
sumatrae), gajah Sumatera (Elephas maximus
sumatranus), tapir (Tapirus indicus), ungko
(Hylobates agilis), siamang (H. syndactylus
syndactylus), simpai (Presbytis melalophos
fuscamurina), kancil (Tragulus javanicus kanchil),
dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata).
9. WAY KAMBAS FLORA:

Lampung api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.),


nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca
leucadendron), salam (Syzygium polyanthum),
rawang (Glochidion borneensis), ketapang
(Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina
equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa
(Schima wallichii), meranti (Shorea sp.), minyak
(Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus
bancanus).

FAUNA:

badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis


sumatrensis), gajah Sumatera (Elephas maximus
sumatranus), harimau Sumatera (Panthera tigris
sumatrae), tapir (Tapirus indicus), anjing hutan
(Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates
syndactylus syndactylus); 406 jenis burung
diantaranya bebek hutan (Cairina scutulata),
bangau sandang lawe (Ciconia episcopus stormi),
bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan
biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus
argus), pecuk ular (Anhinga melanogaster)
10. BATANG GADIS FLORA:

Sumatera Utara bunga Padma (Rafflesia sp.)

FAUNA:

harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae),


kambing hutan (Naemorhedus sumatrensis), tapir
(Tapirus indicus), kucing hutan (Catopuma
temminckii), kancil (Tragulus javanicus), binturong
(Arctitis binturong) beruang madu (Helarctos
malayanus), rusa (Cervus unicolor) dan kijang
(Muntiacus muntjac)dan landak (Hystix brachyura),
amfibi tak berkaki (Ichtyopis glutinosa), katak
bertanduk tiga (Megophyris nasuta)
11. KEPULAUAN SERIBU FLORA:

DKI Jakarta nyamplung (Calophyllum inophyllum), waru


(Hibicus tiliaceus), pandan (Pandanus sp.), cemara
laut (Casuarina equisetifolia), cangkudu (Morinda
citrifolia), butun (Barringtonia asiatica), bogem
(Bruguiera sp.), sukun (Artocarpus altilis),
ketapang (Terminalia cattapa), dan kecundang
(Cerbena adollam).

FAUNA:

penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu


hijau (Chelonia mydas).
12. GUNUNG HALIMUN FLORA:

Jawa Barat rasamala (Altingia excelsa), jamuju (Dacrycarpus


imbricatus), dan puspa (Schima wallichii), Anggrek
Bulbophylum binnendykii, B. angustifolium,
Cymbidium ensifolium, dan Dendrobium
macrophyllum.

FAUNA:

owa (Hylobates moloch), kancil (Tragulus


javanicus javanicus), surili (Presbytis comata
comata), lutung budeng (Trachypithecus auratus
auratus), kijang (Muntiacus muntjak muntjak),
macan tutul (Panthera pardus melas), dan anjing
hutan (Cuon alpinus javanicus), burung elang Jawa
(Spizaetus bartelsi), burung cica matahari (Crocias
albonotatus) dan burung poksai kuda (Garrulax
rufifrons).
13. GUNUNG GEDE – FLORA:
PANGRANGO
jamuju (Dacrycarpus imbricatus), puspa (Schima
Jawa Barat walliichii), rumput Isachne pangerangensis, bunga
eidelweis (Anaphalis javanica), violet (Viola
pilosa), dan cantigi (Vaccinium varingiaefolium).

FAUNA:

owa (Hylobates moloch), surili (Presbytis comata


comata), lutung budeng (Trachypithecus auratus
auratus); macan tutul (Panthera pardus melas),
landak Jawa (Hystrix brachyura brachyura), kijang
(Muntiacus muntjak muntjak), dan musang
tenggorokan kuning (Martes flavigula), elang Jawa
(Spizaetus bartelsi) dan burung hantu (Otus
angelinae).
14. KARIMUNJAWA FLORA:

Jawa Tengah dewodaru (Crystocalyx macrophyla), algae hijau,


algae coklat, dan algae merah, ketapang (Terminalia
cattapa), cemara laut (Casuarina equisetifolia), jati
pasir (Scaerota frustescens), setigi (Strebus asper),
waru laut (Hibiscus tiliaceus), dan bakau hitam
(Rhizophora mucronata).

TERUMBU KARANG:

akar bahar/karang hitam (Antiphates spp.) dan


karang merah (Tubipora musica), kepala kambing
(Cassis cornuta), triton terompet (Charonia
tritonis), nautilus berongga (Nautilus pompillius),
batu laga (Turbo marmoratus), Kima

FAUNA:

rusa (Cervus timorensis subspec), kera ekor panjang


(Macaca fascicularis karimondjawae), pergam
hijau (Ducula aenea), elang laut perut putih
(Haliaeetus leucogaster), trocokan/merbah
cerukcuk (Pycnonotus goiavier), betet (Psittacula
alexandri), penyu sisik (Eretmochelys imbricata),
penyu hijau (Chelonia mydas), dan ular edhor.
15. BROMO TENGGER SEMERU FLORA:

Jawa Timur jamuju (Dacrycarpus imbricatus), cemara gunung


(Casuarina sp.), eidelweis (Anaphalis javanica),
berbagai jenis anggrek dan jenis rumput langka
(Styphelia pungieus).

FAUNA:

luwak (Pardofelis marmorata), rusa (Cervus


timorensis ), kera ekor panjang (Macaca
fascicularis), kijang (Muntiacus muntjak ), ayam
hutan merah (Gallus gallus), macan tutul (Panthera
pardus ), ajag (Cuon alpinus ), alap-alap burung
(Accipiter virgatus ), rangkong (Buceros rhinoceros
silvestris), elang ular bido (Spilornis cheela bido),
srigunting hitam (Dicrurus macrocercus), elang
bondol (Haliastur indus), dan belibis yang hidup di
Ranu Pani, Ranu Regulo, dan Ranu Kumbolo.
16. MERU BETIRI FLORA:

Jawa Timur bunga raflesia (Rafflesia zollingeriana), bakau


(Rhizophora sp.), api-api (Avicennia sp.), waru
(Hibiscus tiliaceus), nyamplung (Calophyllum
inophyllum), rengas (Gluta renghas), bungur
(Lagerstroemia speciosa), pulai (Alstonia
scholaris), bendo (Artocarpus elasticus),

FAUNA:

banteng (Bos javanicus javanicus), kera ekor


panjang (Macaca fascicularis), macan tutul
(Panthera pardus melas), ajag (Cuon alpinus
javanicus), kucing hutan (Prionailurus bengalensis
javanensis), rusa (Cervus timorensis russa), bajing
terbang ekor merah (Iomys horsfieldii), merak
(Pavo muticus), penyu belimbing (Dermochelys
coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata),
penyu hijau (Chelonia mydas), dan penyu
ridel/lekang (Lepidochelys olivacea).
17. BALURAN FLORA:

Jawa Timur widoro bukol (Ziziphus rotundifolia), mimba


(Azadirachta indica), dan pilang (Acacia
leucophloea).

FAUNA:

banteng (Bos javanicus javanicus), kerbau liar


(Bubalus bubalis), ajag (Cuon alpinus javanicus),
kijang (Muntiacus muntjak muntjak), rusa (Cervus
timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus
melas), kancil (Tragulus javanicus pelandoc), dan
kucing bakau (Prionailurus viverrinus), layang-
layang api (Hirundo rustica), tuwuk/tuwur asia
(Eudynamys scolopacea), burung merak (Pavo
muticus), ayam hutan merah (Gallus gallus),
kangkareng (Anthracoceros convecus), rangkong
(Buceros rhinoceros), dan bangau tong-tong
(Leptoptilos javanicus).
18. ALAS PURWO FLORA:

Jawa Timur sawo kecik (Manilkara kauki) dan bambu


manggong (Gigantochloa manggong). Tumbuhan
lainnya adalah ketapang (Terminalia cattapa),
nyamplung (Calophyllum inophyllum), kepuh
(Sterculia foetida), keben (Barringtonia asiatica),

FAUNA:

lutung budeng (Trachypithecus auratus auratus),


banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon
alpinus javanicus), burung merak (Pavo muticus),
ayam hutan (Gallus gallus), rusa (Cervus timorensis
russa), macan tutul (Panthera pardus melas), dan
kucing bakau (Prionailurus bengalensis
javanensis), penyu lekang (Lepidochelys olivacea),
penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu
sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu hijau
(Chelonia mydas), cekakak suci (Halcyon chloris/
Todirhampus sanctus), burung kirik-kirik laut
(Merops philippinus), trinil pantai (Actitis
hypoleucos), dan trinil semak (Tringa glareola).
19. GUNUNG CIREMAI FLORA:

Jawa Barat Pinus (Pinus merkusii), Saninten (Castanopsis


javanica), Randu tiang (Fragraera blumii), Nangsi
(Villubrunes rubescens), Mahang (Macaranga
denticulatan), Pasang (Lithocarpus sundaicus),
Medang (Elacocarpus stipularis), Beringin (Ficus
sp.), Lampeni (Ardisia cymosa), dan Kandaca
(Platea latifolia),

FAUNA:

Macan kumbang (Phantera pardus), Kijang


(Muntiacus muntjak), Landak (Zaglossus brujini),
Surili (Presbytis comata), berbagai jenis burung
yang dilindungi seperti Elang Jawa (Spizaetus
bartelsii), berbagai jenis reptil seperti Ular sanca
(Phyton sp.)
20. BALI BARAT FLORA:

Bali bayur (Pterospermum javanicum), ketangi


(Lagerstroemia speciosa), burahol (Stelechocarpus
burahol), cendana (Santalum album), dan
sonokeling (Dalbergia latifolia).

FAUNA:

burung jalak bali (Leucopsar rothschildi), terdapat


jenis burung lain seperti jalak putih (Sturnus
melanopterus), terucuk (Pycnonotus goiavier), dan
ibis putih kepala hitam (Threskiornis
melanocephalus), kijang (Muntiacus muntjak
nainggolani), luwak (Pardofelis marmorata),
trenggiling (Manis javanica), landak (Hystrix
brachyura brachyura), dan kancil (Tragulus
javanicus javanicus), banteng (Bos javanicus
javanicus), kijang (Muntiacus muntjak
nainggolani), luwak (Pardofelis marmorata),
trenggiling (Manis javanica), landak (Hystrix
brachyura brachyura), dan kancil (Tragulus
javanicus javanicus).

BIOTA LAUT:

Halimeda macroloba, Chromis spp., Balistes spp.,


Zebrasoma spp., dan Ypsiscarus ovifrons; 32 jenis
ikan diantaranya ikan bendera (Platax pinnatus),
ikan sadar (Siganus lineatus), dan barakuda
(Sphyraena jello); 9 jenis molusca laut diantaranya
kima selatan (Tridacna derasa), triton terompet
(Charonia tritonis), dan kima raksasa (Tridacna
gigas).
SUAKA MARGASATWA DAN HEWAN YANG DILINDUNGINYA

Suaka Margasatwa

Suaka margasatwa (Suaka: perlindungan; Marga: turunan; satwa: hewan) adalah hutan
suaka alam yang ditetapkan sebagai suatu tempat hidup margasatwa yang mempunyai nilai
khas bagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan serta merupakan kekayaan dan kebanggaan
nasional. Indonesia mempunyai 73 lokasi yang ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa dengan
total luas 5.422.922,79 hektare.
Pelestarian dapat dilakukan secara sengaja atau alami untuk menjaga kelangsungan hidup
tumbuhan tersebut. Adanya taman nasional dan cagar alam menjadi media dan sarana bagi
pelestarian serta perlindungan jenis flora dan fauna khas di Indonesia. Melalui adanya upaya
konservasi diharapkan keberadaan flora dan fauna tersebut tetap terjaga dari ambang
kepunahan sehingga kelestarian keanekaragaman hayati flora dan fauna Indonesia tetap
terjaga pada masa yang akan datang.
SUMATERA
Pulau Sumatera menjadi pulau yang paling banyak memiliki Suaka Margasatwa dengan
jumlah 22 lokasi Suaka Margasatwa yakni:

1. BALAI RAJA; Bengkalis, Riau melindungi Gajah Sumatera.


2. BARUMUN; Tapanuli Tengah, Sumatera Utara melindungi Harimau Sumatera dan
Tapir.
3. Bukit BATU; Bengkalis, Riau melindungi Gajah Sumatera, Harimau Sumatera,
Buaya Sumpit (Senyulong), dan Burung Julang Jambul Hitam.
4. Tasik BELAT; Bengkalis, Riau melindungi Beruang Madu, Harimau Loreng, Burung
Rangkong, dan Burung Raja Udang.
5. BENTAYAN; Banyuasin, Sumatera Selatan melindungi Gajah Sumatera, Tapir,
Beruang Madu, Bajing Tanah, dan Elang Hitam.
6. Danau Pulau BESAR–BAWAH; Bengkalis, Riau melindungi Ikan Arwana Emas,
Ikan Belida, Harimau Sumatera, Beruang Madu, dan Burung Seridit.
7. Tasik BESAR–METAS; Indragiri Hilir, Riau melindungi Harimau Sumatera, Tapir,
Buaya Sumpit (Senyulong), dan berbagai jenis burung karnvora.
8. DANGKU; Musi Banyuasin, Sumatera Selatan melindungi Harimau Sumatera,
Beruang Madu, Burung Rangkong, dan Burung Elang Hitam.
9. GIAM SIAK KECIL; Bengkalis, Riau melindungi Gajah Sumatera, Burung
Rangkong, dan Buaya Sumpit.
10. GUMAI PASEMAH; Lahat, Sumatera Selatan melindungi Gajah Sumatera, Kucing
Emas, Kambing Hutan, Siamang, Burung Rangkong, dan Burung Kuau.
11. ISAU-ISAU PASEMAH; Lahat, Sumatera Selatan fuatcepat melindungi
Siamang, Beruang Madu, Burung Enggano, Tapir, Kambing Hutan, Burung Kuau,
dan Kucing Emas.
12. KARANGGADING-LANGKAT TIMUR LAUT ; Langkat, Deli Serdang, Sumatera
Utara melindungi Lutung, Kera, dan Raja Udang.
13. KERUMUTAN; Kampar, Indragiri Hulu, Riau melindungi Gajah Sumatera, Burung
Rangkong, dan Buaya Sumpit.
14. Tasik Tanjung PADANG; Bengkalis, Riau melindungi Gajah Sumatera, Burung
Rangkong, dan Buaya Sumpit.
15. PAGAI SELATAN; Pesisir Selatan (Kepulauan Mentawai), Sumatera Barat
melindungi
16. Gunung RAYA; Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan melindungi Gajah Sumatera,
Kancil, Burung Kuau, Tapir, dan Siamang.
17. Bukit RIMBANG-BALING; Kampar, Riau berupa hutan hujan tropis melindungi
Harimau Sumatera dan Siamang.
18. Tasik SERKAP-SARANG BURUNG; Indragiri Hilir, Pelalawan, Riau berupa hutan
rawa dan mangrove melindungi berbagai jenis burung seperti Burung Raja Udang,
Burung Kuau, Burung Elang Laut, Burung Bangau Putih, dan Burung Alap-Alap.
19. Rawa SINGKIL; Aceh Selatan, NAD berupa hutan hujan tropis melindungi Orang
Utan Sumatera.
20. SIRANGGAS; Tapanuli Tengah, Sumatera Utara berupa hutan hujan tropis
melindungi Harimau Sumatera, Beruang Madu, Kiah-Kiah, Kancil, Trenggiling, dan
Rusa.
21. Padang SUGIHAN; Musi Banyuasin, Sumatera Selatan berupa hutan rawa dan
mangrove melindungi Gajah Sumatera, Bajing Tanah, Trenggiling, Beruk, Tapir, dan
Buaya Muara.
22. Dolok SURUNGAN; Tapanuli Utara, Sumatera Utara berupa fuatcepat hutan hujan
tropis melindungi Harimau Sumatera, Landak, Burung Elang, dan Siamang.

JAWA
Pulau Jawa memiliki Suaka Margasatwa dengan jumlah 9 lokasi Suaka Margasatwa yakni:

1. Muara ANGKE; Jakarta Utara, DKI Jakarta berupa hutan mangrove melindungi Kera
Ekor Panjang dan berbagai jenis burung seperti Burung Cerek Jawa, Bubur Jawa,
Perenjak Jawa, Sikatan Bakau,dan Rementuk Laut.
2. BAWEAN; Surabaya, Jawa Timur berupa hutan musim melindungi Rusa Bawean,
Musang, Kalong, dan Rusa.
3. CIKEPUH; Sukabumi, Jawa Barat berupa hutan pantai dan mangrove melindungi
Penyu Hijau, Banteng Jawa, Owa, Lutung, Burung Kuntul Karang, Burung Merak,
dan Ular Beusi.
4. PALIYAN; Gunung Kidul, DI Yogyakarta fuatcepat berupa hutan musim daerah
karst melindungi Kera Ekor Panjang dan berbagai jenis burung seperti Burung
Butbut, Burung Kutilang, Burung Betet Kelabu, Burung Olive Backed Sunbird, dan
Burung Tekukur.
5. Pulau RAMBUT; Jakarta Utara, DKI Jakarta berupa sebuah pulau di Kepulauan Jawa
melindungi tempat berkembangbiaknnya berbagai jenis burung seperti Burung
Bangau Bluwok.
6. Gunung SAWAL; Ciamis, Jawa Barat berupa hutan hujan tropis melindungi Meong
Congkok, Macan Kumbang, Kancil, Trenggiling, Macan Tutul, Bajing, Kalong,
Burung Elang Lurik, Lutung, dan Burung Saeran.
7. SENDANGKERTA; Tasikmalaya, Jawa Barat berupa hutan pantai melindungi Penyu
Hijau.
8. Gunung TUNGGANGAN; Sragen, Jawa Tengah berupa hutan musim melindungi
Macan Tutul, Landak, Kijang, dan Tokek.
9. Dataran Tinggi YANG; Jember, Probolinggo, JAWA TIMUR berupa savana dan
hutan konifer melindungi Kucing Hutan, Lutung Jawa, Musang, Rusa, Burung
Merak, Ayam Hutan, dan Burung Elang.

KALIMANTAN
Pulau Kalimantan memiliki Suaka Margasatwa dengan jumlah 5 lokasi Suaka Margasatwa

1. Pulau KAGET; Barito Kuala, Kalimantan Selatan berupa hutan rawa dan mangrove
melindungi Bekantan (Kera berhidung panjang), Lutung, Burung Betet, Burung Raja
Udang, Burung Elang Bondol, Burung Trucukan, dan Burung Elang Laut.
2. LAMANDAU; Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah berupa hutan rawa dan hutan
hujan tropis melindungi Orang Utan, Owa-owa, Bekantan, Kancil, Beruang Madu,
Kancil, Burung Rangkong, Burung Cucak Rowo, dan Burung Raja Udang.
3. Kuala LUPAK-NUSA GEDE PANJALU; Barito Kuala, Kalimantan Selatan berupa
hutan rawa dan hutan hujan tropis melindungi Bekantan dan Rusa.
4. PLEIHARI-TANAH LAUT; Tanah Laut, Kalimantan Selatan. berupa hutan rawa dan
mangrove melindungi Bekantan, Rusa, Kancil, Kucing Hutan, Linsang (Kucing
Hutan seperti Musang), Burung Trinil Pantai, Burung Kuntul Kerbau, dan Burung
Cerek Pasir.
5. Pulau SEMAMA; Berau, Kalimantan Timur fuatcepat berupa pantai dan
hutan mangrove melindungi Lumba-lumba, Penyu Hijau, Penyu Sisik, Dugong, dan
Kuda Laut.

NUSA TENGGARA
Kepulauan Nusa Tenggara memiliki Suaka Margasatwa dengan jumlah 5 lokasi Suaka
Margasatwa

1. ALE ASISIO; Timor Tengah Selatan, NTT berupa savana melindungi Komodo,
Biawak Timor, Ayam Hutan, Ulat Sanca Timor, Rusa Timor, Kuskus, dan Burung
Timor.
2. HARLU; Kupang, Nusa Tenggara Timur berupa hutan mangrove melindungi Ular
Sanca Timor, Biawak Timor, dan berbagai jenis burung seperti bangau Putih, Alap-
Alap, Perkici, Elang Hitam (Ulung-Ulung), Camar, dan Burung Puyuh.
3. KATERI; Belu, NTT berupa savana dan hutan primer melindungi Rusa Timor,
Biawak Timor, Kuskus, dan Monyet Ekor Panjang.
4. TAMBORAN SELATAN; Dompu, Nusa Tenggara Barat berupa hutan primer
melindungi Menjangan (Rusa Timor), Kera Ekor Panjang, Kukang (Kuskus), Monyet
Abu-Abu, Serangga Penghasil Madu, dan Babi Hutan.
5. Danau TUADALE; Kupang, NTT berupa huran rawa dan mangove melindungi Penyu
Sisik, Burung Kakaktua, dan Burung Bangau Putih.

SULAWESI
Pulau Sulawesi memiliki Suaka Margasatwa dengan jumlah 16 lokasi Suaka Margasatwa

1. Tanjung AMOLENGO; Kendari, Sulawesi Tenggara berupa hutan primer melindungi


Anoa, Monyet Hitam Sulawesi, Rusa Timor, Bajing, Burung Rangkong, Burung
Nuri, Ayam Hutan, Burung Kepondang, Burung Merpat Putih, dan Tokek.
2. BAKIRIANG; Banggai, Sulawesi Tengah berupa hutan primer melindungi Burung
Maleo, Monyet Hitam Sulawesi, Musang Coklat, Burung Rangkong, dan Burung
Nuri.
3. Tanjung BATIKOLO; Kendari, Sulawesi Tenggara berupa hutan primer dan
ekosistem pantai melindungi Anoa Dataran Rendah, Monyet Hitam Sulawesi, Rusa
Timor, Kuskus, Burung Rangkong, Burung Maleo, Burung Bangau Putih, Ular
Sanca, dan Kupu-Kupu Raja.
4. BUTON UTARA; Muna, Sulawesi Tenggara berupa hutan primer dan ekosistem
perbukitan melindungi Anoa datran Rendah, Anoa Pegunungan, Monyet Hitam
Buton, Kuskus, Sapi Liar, Tupai, Ayam Hutan, Burung Maleo Sekawor, Burung
Nuri, Burung Kacamata Sulawesi, dan Burung Elang Bondol.
5. DOLANGAN; Buol Toli-Toli, Sulawesi Tengah berupa fuatcepat hutan hujan
tropis dan ekosistem pantai melindungi Burung Kakatua Putih, Burung Elang Laut,
Ikan Duyung, Burung Gosong, Burung Kumkum Putih, Burung Kuntul Putih, Penyu,
Bunglon, Burung Kea, Burung Nuri, dan Bekicot Tak Berumah.
6. KARAKELANG UTARA-SELATAN; Sangihe Talaud, Sulawesi Utara berupa hutan
hujan tropis dan ekosistem pantai melindungi Burung Tua Mandar Talaud, Burung
Sampiri Nuri Talaud, Burung Bunggi Kareo Talaud, dan Kelelawar Paniki Buah
Talaud.
7. KOMARA; Takalar, Sulawesi Selatan berupa hutan hujan tropis dataran rendah
melindungi Kera Hitam, Burung Rangkong, Babi Rusa, Musang, Rusa Timor, dan
Kuskus.
8. LAMBUSANGO; Buton, Sulawesi Tenggara berupa hutan hujan tropis melindungi
Anoa, Kuskus Sulawesi, Babi Rusa, Tarsius, Monyet Hitam, dan berbagai spesies
burung seperti Rangkong, Cekakang Hutan, Myzomela, Brinji Emas, Seridit, dan
Srigunting Sulawesi.
9. LAMPOKO-MAMPIE; Polewali Mandar, Sulawesi Barat berupa ekosistem pantai
melindungi Burung Pelikan Australia, Burung Mandar Sulawesi, dan Biawak.
10. LOMBUYAN I/II; Banggai, Sulawesi Tengah berupa hutan hujan melindungi Anoa,
Babi Rusa, Monyet Hitam, Kuskus Sulawesi, Musang Coklat, Burung Rangkong, dan
Burung Kepondang.
11. Gunung MANEMBO-NEMBO; Minahasa, Sulawesi Utara berupa hutan hujan tropis
melindungi Anoa Datran Rendah, Anoa Pegunungan, dan Babirusa.
12. Tanjung MATOP-PINJAM; Buol Toli-toli, Sulawesi Tengah berupa hutan hujan
tropis hingga ekosistem pantai melindungi Anoa, Babirusa, Monyet Hitam, Kuskus,
Siamang Abu-abu, Penyu Sisik, Penyu Belimbing, Penyu Hijau, Burung Elang Laut
Coklat, Burung Elang Laut Hitam, Burung Rangkong Sulawesi, Burung Kum-kum
Besar, Burung Maleo, Burung pevuk, dan Burung Srigunting Dua Raket.
13. NANTU; Gorontalo, Nantu, GORONTALO berupa hutan hujan tropis melindungi
Anoa, Babi Rusa, Monyet Hitam Sulawesi, Tarsius, Burung Julang Sulawesi, Burung
Bangau Hitam, Burung Raja Udang, dan Burung Pendeta.
14. PATI-PATI; Banggai, Sulawesi Tengah berupa hutan mangrove melindungi Rusa
Timor, Monyet Hitam Sulawesi, Burung Enggang, Burung Kea, Burung Gagak, dan
Burung Kum-kum.
15. Tanjung PEROPA; Kendari, Sulawesi Tenggara berupa hutan hujan
tropis melindungi Anoa Dataran Rendah, Anoa Pegunungan, Bajing, Monyet Hitam
Sulawesi, Rusa Timor, Kuskus, Burung Rangkong, Burung Maleo, Burung Bangau
Putih, Ular Sanca, Burung Pelatuk Besi, Burung Tepokol Jambul, dan Burung
Kunggurio.
16. SANTIGI; Donggala, SULAWESI TENGAH berupa hutan dataran rendah dan hutan
mangrove melindungi Buaya Muara, Biawak, Burung Gosong, Burung Dara Laut,
Burung Raja Udang Kalung Putih, dan Burung Elang Laut.

MALUKU DAN PAPUA


Kepulauan Maluku dan Pulau Papua memiliki Suaka Margasatwa dengan jumlah 15 lokasi
Suaka Margasatwa

1. ANGROMEOS; Paniai, Papua berupa kawasan ekosistem pantai melindungi berbagai


jenis ikan laut seperti Nemo, Hiu Tutul, Ular Laut, dan berbagai jenis burung seperti
Kasuari dan Cendrawasih.
2. Pulau VENU; Fakfak, Papua Barat berupa ekosistem fuatcepat kawasan pantai
melindungi tempat berkembang biaknya Penyu Sisik, Penyu Hijau, dan Lekang.
3. TANIMBAR; Maluku Tenggara, Maluku berupa ekosistem hutan pantai melindungi
Burung Gosong Tanibar, Ayam Hutan, Burung Kakatua, dan Penyu Hijau.
4. Pulau BAUN; Maluku Tenggara, Maluku berupa hutan hujan tropis melindungi
Burung Cendrawasih, Burung Gosong Kelam, Wallaby (Kanguru Kecil), dan Kuskus
Tanah.
5. Pulau DOLOK; Merauke, Papua berupa hutan hujan tropis melindungi Kanguru
Merah, Rusa Papua, dan Burung Pelikan.
6. FOJA; Jayapura, Papua berupa hutan hujan tropis melindungi walabi, katak berhidung
duri, tikus besar berbulu, tokek bermata kuning berjari bengkok, merpati kaisar, dan
tikus pohon kecil.
7. JAMURSBA MEDI; Manokwari, Papua berupa ekosistem pantai melindungi tempat
bertelurnya Penyu Belimbing terbesar di dunia.
8. JAYA WIJAYA; Jayawijaya, Papua berupa hutan primer, decidius forest, tundra dan
stepa melindungi Burung Puyuh Jayawijaya dan Burung Robin.
9. Pulau KASSA; Maluku Tengah, Maluku berupa ekosistem pantai fuatcepat
melindungi Burung Gosong, Kuskus, Soa-Soa Ambon, Biawak Maluku, Burung
Ekoor Kipas, Burung Pombo Biru Dada Putih, Koral Kima, Koral Kuping, Koral
Bulu Ayam, Kelomang Triton Trompet, Ikan Botana Biru, Ikan Bendera, dan Ikan
Biji Nangka.
10. Pulau KOBROR; Maluku Tenggara berupa ekosistem pantai dan hutan pantai
melindungi Burung Cendrawasih, Burung Kakaktua Raja, Burung Kakaktua Putih,
dan Kanguru.
11. Pulau MANUK; Maluku Tengah berupa pulau dengan eksosistem pantai melindungi
berbagai jenis burung seperti Elang Laut Perut Putih, Bintayong, Dara Laut Batu,
Angsa Batu Coklat, Buntut Sate Putih, Buntut Sate Merah, Camar Angguk Cokelat,
Cikalang, Angsa Batu Kaki Merah, Angsa Batu Topeng, dan Pergam Katanjar.
12. Tanjung MUBRANI-SIDEI-WIBAIN I/II; Manokwari, Papua berupa ekosistem
pantai melindungi tempat bertelurnya Peenyu Hijau, Penyu Belimbing, dan Penyu
Sisik.
13. Kepulauan RAJA AMPAT; Fakfak, Papua berupa ekosistem pantai dan mangrove
melindungi Ikan Hiu Kalabia, Terumbu Karang, Eovita Raja, Hiu Karang, Kuda
Laut, dan Ikan Pari.
14. SABUDA TATARUGA; Fakfak, Papua berupa ekosistem pantai melindungi tempat
bertelur Penyu dan jalur migrasi Ikan Paus.