Anda di halaman 1dari 4

CRITICAL JURNAL REVIEW

BIMBINGAN KELOMPOK
DAN KONSELING KELOMPOK

DOSEN PENGAMPU

Dra. Rahmuliani.M.Pd.,Kons

Absen : 34
Nama : Hotnita Gultom
NIM : 1173351021
Semester : II (Dua)
Kelas :BK Reguler A 2017
PSIKOLOGI PENDIDIKAN & KONSELING

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2018

REVIEW JURNAL
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT
UNTUK MENGURANGI PERILAKU TERLAMBAT MASUK SEKOLAH
1 Judul Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management Untuk
Mengurangi Perilaku Terlambat Masuk Sekolah
2 Jurnal Jurnal Konseling GUSJIGANG
3 Download file:///C:/Users/Hp/Downloads/BK%20KELOMPOK%201.pdf
4 Volume dan Vol. 1 No. 1 Tahun 2015 ISSN 2460-1187 dan Hal 1-11
Halaman
5 Tahun 2015
6 Penulis Nurdjana Alamri
7 Reviewer Hotnita Gultom
8 Tanggal 11 Maret 2018
9 Tujuan penelitian Tujuan penelitian ini sudah tepat dikarekan dipusatkan kepada Guru BK agar
mengetahui efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik self
management untuk mengurangi terlambat masuk sekolah pada siswa Kelas X
SMA 1 Gebog.
10 Subjek Penelitian siswa kelas kelas X SMA 1 Gebog Kudus tahun pelajaran 2014/2015 yang
berjumlah 8 siswa yaitu siswa putra sebanyak 6 siswa dan siswa putri
sebanyak 4 siswa, dan objek penelitiannya adalah layanan bimbingan
kelompok dan terlambat masuk sekolah.
11 Assessment Data Frekuensi keterlambatan masuk sekolah oleh 8 peserta didik dirancang dalam
dua siklus dan di masing-masing siklus terdapat 3 kali pertemuan. Dan hasil
datanya dilihat di indicator keberhasilan.
12 Metode Penelitian Metode jurnal penelitian ini didesain dengan penelitian tindakan bimbingan
dan konseling. Pelaksanaan penelitian tindakan bimbingan dan konseling ini
menggunakan prosedur penelitian kelas (classroom action research).
Penelitian tindakan bimbingan dan konseling diartikan sebagai bentuk kajian
yang bersifat refleksi oleh pelaku tindakan, yang dilakukan untuk
meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan dalam melaksanakan tugas,
memperdalam pemahaman terhadap tindakan yang dilakukan, serta
memperbaiki kondisi di mana praktek konseling yang dilakukan. Metode
pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi.
13 Langkah penelitian Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi.
Frekuensi keterlambatan masuk sekolah oleh 8 peserta didik dirancang dalam
dua siklus dan di masing-masing siklus terdapat 3 kali pertemuan
14 Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus skor rata-rata adalah 41
menurun pada siklus I menjadi 28,63 dengan kategori cukup, dan pada siklus
II menjadi 13,13 atau sangat rendah dengan kategori sangat baik. Ada
penuruanan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 15,5 atau secara
keseluruhan 27,88. Sehingga hipotesis tindakan dapat diterima, karena ada
peningkatan dari indikator keberhasilan.

15 Kekuatan penelitian Pemilihan judul dan materi jurnal yang di teliti sangat menarik pembaca,
Penelitian ini sudah sangat baik dalam metode metode pengembilan data
dengan menyertakan pandangan maupun pemahaman yang nyata dan
mengunakan metode-metode segi pembahasan maupun penjabaran hasil sudah
bagus dan mudah dipahami.
16 Kelemahan penelitian Kelemahan dalam penelitian ini adalah dalam penjabaran penelitian terdapat
penulisan kata yang kurang tepat dan juga kesalahan dalam penulisan kata
berupah salah huruf dalam pengetikan maupun kekurangan huruf dalam
pengetikan.
17 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas dapat disimpulkan
bahwa: 1. Hasil yang diperoleh dari observasi terhadap indikator
keterlambatan siswa masuk sekolah. Pada pra siklus skor rata-rata adalah 41
menurun pada siklus I menjadi 28,63 dengan kategori cukup, dan pada siklus
II menjadi 13.13 atau sangat rendah dengan kategori sangat baik. Ada
penuruanan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 15,5 atau secara
keseluruhan 27,88. 2. Hasil yang diperoleh dari observasi terhadap siswa
selama mengikuti kegiatan bimbingan kelompok. Pada siklus I memperoleh
rata-rata 60% dengan kategori cukup, dan pada siklus II memperoleh skor
rata-rata 88% dengan kategori sangat baik. Ada peningkatan dari siklus I ke
siklus II yaitu sebesar 28%. 3. Jadi hipotesis yang berbunyi “Bimbingan
Kelompok dengan Teknik Self management Dapat Mengurangi
Keterlambatan Siswa Masuk Sekolah Pada Siswa Kelas X SMA 1 Gebog
Tahun Ajaran 2014/2015, dapat diterima, karena ada peningkatan dari
indikator keberhasilan.
18 Saran Penelitian ini dipakai dan diterapkan dengan baik oleg guru guru BK agar
membantu siswa dapat mengubah perilaku yang kurang baik dan semakin
stabil.
19 Referensi Prayitno. 2004. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Depdikbud: Rineka
Cipta.
Dra.Rahmulyani M.Pd Kons 2018. Lembar Kerja Teori Layanan Bimbingan
Kelompok.

Anda mungkin juga menyukai