Anda di halaman 1dari 2

Antara Sehat dan Beragama

“Perjuangan ku lebih mudah karena mengusir para penjajah, sedangkan perjungan


mu lebih sulit karena melawan Bangsa mu sendiri,” ucapan yang disampaikan
oleh Ir. Soekarno ini nampak begitu jelas dan terbukti di era reformasi saat ini.
Indonesia merupakan salah satu Negara dengan penduduk yang mencapai 252,561
juta jiwa dan 13, 4662 pulau serta memiliki 1.1283 suku Bangsa ini merupakan
salah satu Negeri dengan berbagai perbedaan dan keberagaman. Aspek kultural
yang melekat di setiap daerah Indonesia menambah keunikan Bangsa Indonesia
itu sendiri. Apalagi Indonesia disebut sebagai Negara dengan kekayaan Sumber
Daya Alam (SDA) yang melimpah ruah, hasil SDA yang dibagi menjadi beberapa
aspek ini meliputi pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, peternakan
serta pertambangan dan energi yang sudah dapat dilihat hasilnya dari berbagai
komoditi swasembada pangan4 yang sudah berjalan di Indonesia.

Bicara mengenenai berbagai aspek yang melimpah ruah di Indonesia, tentu


terdapat salah satu aspek yang saat ini sedang bergejolak di Negeri sendiri yaitu
Perdamaian umat Beragama, dalam pasal 28 E ayat 1 UUD 1945 menyatakan
bahwa “setiap orang bebas memeluk Agama dan beribadat memeluk Agamanya,
memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih
kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah Negara dan
meninggalkannya, serta berhak kembali,”5 hal ini dapat diartikan bahwa di
Indonesia setiap orang bebas dalam menentukan keyakinannya sesuai dengan
Agama yang dilegalkan di Indonesia yaitu Islam, Kristen Protestan, Khatolik,
Hindu, Budha dan Konghucu, jadi apabila seseorang atau bahkan kelompok
tertentu mengatasnamakan Agama di luar dari ketentuan yang disahkan di
Indonesia merupakan hal yang menyalahi aturan dan norma.

1
www.tempo.co.id
2
National geographic.co.id
3
JPNN.com
4
Indonesia.go.id
5
Hukum.studentjournal.ub.ac.id
Saat ini banyak sekali istilah atau berita dari berbagai aspek yang
mengatasnamakan Agama