Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Dalam rangka mendukung usaha-usaha kearah peningkatan taraf hidup krama
desa dan pembangunan desa pakraman dalam arti luas, dibutuhkan Lembaga
perkreditan desa yang kuat, sehat, produktif, teratur, Tangguh, dan berdaya saing
tinggi. Berkenaan dengan hal tersebut, untuk memenuhi penguatan kapasitas
Lembaga Perkreditan Desa (LPD) mutlak diperlukan Sumber Daya Manusia
(SDM) LPD yang memenuhi syarat kompetensi dan integritas untuk melaksakan
fungsi pengelolaan LPD.
Secara kuantitas, LPD saat ini berdasarkan data tahun 2009 sudah berjumlah
1368 LPD. Perkembangan ini tentu menggembirakan, tetapi sesungguhnya masih
banyak pekerjaan yang menanti untuk memantapkan peran dan kontribusi LPD
dalam pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam setiap tahun keuntungan bersih LPD dialokasikan sebagai dana
pembangungan desa pekraman sebesar 20%. Selain itu, kegiatan nonfisik
membantu kegiatan-kegiatan sosial di desa dalam bentuk pembinaan kesenian,
olahraga, dan kepemudaan rutin dilakukan. Dalam pengelolaan dana desa tentu
pernah terjadi kendala-kendala. Kendala tersebut dapat berupa kredit bermasalah
dan tingkat pengetahuan masyarakat yang kurang.

1.2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari laporan ini adalah sebagai berikut:
1. Sejarah didirikannya LPD
2. Tugas-tugas pokok masing-masing bagian di LPD
3. Kewajiban dan Hak dari Karyawan LPD

perbaikan fasilitas umum yang dimilki. Pemerintah Pusat juga meluncurkan program pembentukan lembaga kredit di pedesaan untuk mendorong pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Untuk memperkuat gagasannya itu. pernikahan. Beberapa bulan kemudian digelar seminar tentang Lembaga Keuangan Desa (LKD) atau Badan Kredit Desa (BKD) di Semarang yang dilaksanakan Departemen Dalam Negeri pada bulan Februari 1984.1. diawali pada tahun 1983 dimana pucuk pimpinan Pemerintah Daerah Provinsi Bali saat itu disebutkan yaitu Prof. pengangkatan datuk dan lain-lain. Sejarah LPD LPD adalah Lembaga Perkreditan Desa yang ada di Bali sebagai suatu badan usaha simpan pinjam yang dimiliki oleh desa adat yang berfungsi dan bertujuan utama untuk mendorong pembangunan ekonomi masyarakat desa melalui tabungan yang terarah serta penyaluran modal yang efektif. Dimana tujuan dari seluruh sisa hasil usaha seperti disebutkan LPD Desa Adat Semate yang didapat akan dikembalikan lagi ke pendapatan desa untuk dapat digunakan oleh desa adat setempat dalam rangka membantu perbaikan . Namun lama-kelamaan pengelolaan uang dimanfaatkan untuk kegiatan produktif seperti modal usaha. Pada saat yang sama. Disana sudah berdiri Lumbung Pitih Nagari (LPN). LPN merupakan lembaga simpan pinjam untuk masyarakat adat Padang yang cukup sukses. Dr. Salah satu kesimpulan seminar tersebut yaitu: “Perlu dicari bentuk . Gubernur Mantra mengadakan studi banding ke Padang. jauh sebelum Jepang menjajah Indonesia LPN pada awalnya mengenal prinsip dasar arisan yang dimanfaatkan untuk kepentingan adat seperti upacara pertunangan. LPN sudah ada di Minang. banjar dan desa adat yang telah tumbuh di tengah-tengah masyarakat Bali. Tonggak sejarah berdirinya LPD. BAB II PEMBAHASAN 2. Ida Bagus Mantra merumuskan gagasan untuk membentuk sebuah lembaga keuangan berbasis adat dengan mengadopsi dan mengembangkan konsep sekaa.

bisa disisihkan untuk para pemangku yang berada di wilayah desa adat bersangkutan. 972 tahun 1984. pendirian LPD juga bergantung anggaran tahunan pemerintah provinsi untuk menyediakan modal awal dan menyiapkan para pelaksana manajemen. sehingga warganya tidak perlu membayar iuran wajib. dibuat pilot project satu LPD di tiap-tiap kabupaten. di Jawa Barat disebut Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK). misalnya. Keuntungan LPD direncanakan untuk membangun kehidupan religius berikut kegiatan upacaranya seperti piodalan. maka secara resmi LPD beroperasi mulai 1 Maret 1985. tanggal 19 Nopember 1984. 2 / 1988 hingga peraturan daerah provinsi Bali No.perkreditan di pedesaan yang mampu membantu pengusaha kecil dipedesaan yang saat itu belum tersentuh oleh Lembaga Keuangan yang ada seperti bank”. dasar hukum pembentukan LPD hanyalah Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali No. Selanjutnya LPD diperkuat oleh peraturan daerah provinsi Bali No.8/2002 dan peraturan terkait. Mula pertama. Sebagai Implementasi dari Kebijakan Pemerintah Daerah Tingkat I Bali tersebut diatas. Kala itu. Lembaga ini secara umum disebut Lembaga Dana dan Kredit Pedesaan (LDKP). Akhirnya. Selain persyaratan untuk memiliki peraturan desa adat tertulis. di Jawa Tengah disebut Badan Kredit Kecamatan (BKK). Sekarang dengan adanya Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di tiap desa adat dalam mengaplikasikan Rsi Yadnya disebutkan bahwa kesejahteraan sulinggih dapat dibantu melalui keuntungan yang ada di LPD itu. Namun di setiap daerah namanya berbeda-beda seperti di Aceh disebut Lembaga Kredit Kecamatan (LKC). Sejumlah provinsi di Indonesia sesungguhnya sudah memiliki Lembaga Perkreditan Pedesaan yang tumbuh subur pada dekade 1980-an. dimana disetiap Kabupaten didirikan 1 LPD. . Sejumlah tertentu dari keuntungan yang diperoleh LPD. terbentuklah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali yang dengan tujuan untuk membantu desa adat. Bali mencoba menerjemahkan hasil keputusan seminar di Semarang dengan mengandopsi konsep sekaa yang telah tumbuh di masyarakat Bali.

konsultasi. Standar Kerja dan Manajemen SDM LPD Desa Pakraman Guwang Sebagaimana diatur dalam pasal 10 ayat (1) Perda Provinsi Bali nomor 4 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perda Provinsi Bali nomor 8 tahun 2002 tentang LPD. Mengawasi pengelolaan dan melakukan pengawasan melekat kepada LPD. dan . e. Pengawas internal LPD sekurang-kurangnya sebanyak 3 orang terdiri dari Ketua dan Anggota. Untuk melaksanakan fungsi pengawasan tersebut. pertimbangan. tugas pokok. b. dan ikut menyelesaikan permasalahan.2. dan hak. wewenang. evaluasi. c. kewajiban. tugas pokok. sedangkan pengurus LPD terdiri dari Ketua.2. sesuai dengan besaran asset dan kebutuhan LPD. termasuk jika dikembangkan sebagai berikut: Pengawas internal dan pengurus LPD memiliki fungsi. Mensosialisasikan keberadaan LPD. Bendahara. Demikian pula dengan karyawan LPD juga memiliki fungsi. Selanjutnya pada ayat (2) ditetapkan ketentuan mengenai pengurus dan pengawas internal diatur dengan peraturan Gubernur. dan hak. d. Pengawas Internal LPD Pengawas Internal LPD berperan mewakili pemilik LPD untuk melaksanakan fungsi pengawasan. pemeriksaan. bahwa organisasi LPD terdiri dari pengurus dan pengawas internal. Memberikan petunjuk kepada pengurus. Mengevaluasi kinerja pengurus secara berskala. Organisasi LPD dapat dikembangkan dengan menambah karyawan. A. pengawas internal LPD memiliki tugas pokok sebagai berikut: a. dan termasuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi LPD dan memberikan saran-saran kepada pengurus LPD untuk perbaikan. Adapun bagan organisasi LPD. meliputi antara lain: pemantauan. Memberikan saran. dan Tata Usaha. kewajiban.

tata usaha LPD memiliki tugas pokok sebagai berikut: . d. Bertanggung jawab kedalam dan keluar. Menyusun dan menyampaikan laoran hasil pengawasan kepada paruman Desa. sistem informasi manajemen (program aplikasi LPD). mengatur. Menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan dan keuangan LPD secara rutin. termasuk mempertanggungjawabkan keberadaan dan kinerja LPD kepada krama Desa melalui Paruman Desa Pakraman. kepala LPD memiliki tugas pokok sebagai berikut: a. Menyusun rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja LPD (RK-RAPB) tahunan. mengendalikan kegiatan. Melakukan kebijakan operasional LPD. mengkoordinasikan. mengkoordinasikan. Mengadakan perjanjian-perjanjian kepada nasabah/kepada pihak ketiga. Untuk melaksanakan fungsi tersebut. urusan pelaporan. urusan sarana prasarana pendukung LPD. protocol. dan bertanggung jawab kepada kepala LPD. dan mengendalikan pelaksanaan tugas kantor/kesekretariatan yang meliputi unsur program kerja. rencana kerja dan anggaran belanja tahunan. yakni kedalam bertanggung jawab atas perkembangan pengelolaan LPD dan keluar bertanggung jawab mewakili LPD baik didalam maupun diluar pengadilan. e. C. urusan surat menyurat. membina. Tata Usaha LPD Tata usaha berperan membantu kepala LPD dalam fungsi merencanakan. c. menggerakkan. dan keuangan serta belanja LPD. f. B. Untuk melaksanakan fungsi tersebut. Kepala LPD Kepala LPD mempunyai fungsi memimpin. b. membina. f. mengelola. merencanakan. Mengkoordinir pengelolaan LPD. administrasi umum dan personil/karyawan LPD. mengatur.

mengkoordinasikan. pengurus LPD membagi/mendelegasikan tugas pokok kepada seluruh karyawan berdasarkan jabatannya. Bendahara LPD Bendahara LPD berperan membantu Kepala LPD dalam fungsi merencanakan. sistem informasi manajemen (program aplikasi LPD). program kerja. E. dan mengendalikan keuangan dan anggaran belanja LPD yang meliputi urusan rencana anggaran dan belanja LPD. dan bertanggung jawab kepada Kepala LPD. c. Menyimpan dan menarik dana yang ditempatkan pada antar bank aktiva. Memberikan bahan pertimbangan administrasi kepada Kepala. Membuat berita acara uang kas. Berkenaan dengan hal tersebut. urusan pelaporan dan mengatur kegiatan rapat-rapat. administrasi dokumen keuangan/surat berharga. meliputi urusan keputusan paruman desa pakraman tentang LPD. memelihara rekening antar bank. . urusan personil/karyawan LPD. b. Keberadaan jumlah karyawan dan jabatannya pada LPD tergantung dari asset dan kebutuhan LPD. a. transaksi keuangan. mengatur. urusan sarana-prasarana pendukung LPD. pengembangan karyawan berdasarkan jabatannya meliputi antara lain. memelihara likuiditas. bendahara LPD memiliki tugas pokok sebagai berikut: a. artinya antara satu LPD berbeda dengan LPD lainnya. membina. Karyawan LPD Karyawan LPD berperan membantu mengurus LPD dalam melaksanakan operasional dan kegiatan LPD. D. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang dibebankan oleh Kepala. peraturan perundang-undangan. Menyelenggarakan administrasi umum. mengelola. c. peraturan daerah yang berlaku. Melaksanakan transaksi keuangan. rencana kerja dan anggaran belanja tahunan. urusan surat menyurat. Namun secara umum. b. Untuk melaksanakan fungsi tersebut.

yang membawahi bagian (staff) tabungan. terdiri dari. Tugas Pokok Bagian Dana Bagian dana memiliki fungsi pengembangan produk jasa tabungan dan deposito. staff deposito. Bagian umum dapat dikembangkan. (3) Satpam. (3) Pembina Kredit. Memastikan agar pelaksanaan administrasi tabungan/deposito sesuai ketentuan yang berlaku di LPD. pemasaran termasuk mobilisasi/pelayanan produk jasa tabungan dan deposito ke tempat nasabah. (2) Analisis Kredit. d. terdiri dari. (1) Kepala Bagian Umum. terdiri dari. bagian dana dipimpin oleh kepala bagian dana. Membantu pengurus LPD dalam pengembangan produk tabungan dan deposito LPD yang sesuai dengan kebutuhan krama desa dan pengembangan kemajuan LPD. (3) Staff Deposito. Tergantung dari besaran asset. Memberikan arahan/bimbingan kepada bawahannya (bagian/staff tabungan. (1) Bagian Dana. kolektor) guna meningkatkan kompetensinya. E. dan kebutuhan LPD. g. Mengkoordinir/mengatur dan menggerakkan bawahannya agar melaksanakan tugas secara efektif dan efisien. Merumuskan dan melaksanakan tindakan konkrit untuk mencapai target dana masyarakat (tabungan dan deposito) yang dihimpun sebagaimana yang tertuang dalam rencana kerja dan anggaran tahunan LPD. b. f. (4) Kolektor. (2) Staff Tabungan. Membantu pengurus dalam melaksanakan penilaian kinerja bawahannya dan memberikan umpan balik untuk perbaikan. Memantau dan menyampaikan laporan perkembangan dana masyarakat LPD secara rutin kepada pengurus LPD. sebagaimana disajikan (pengembangan) pada bagan organisasi LPD diatas. (2) Bagian Kredit dan (3) Bagian Umum. (1) Kepala Bagian Dana.1. (2) Staff Pelayanan Payment/listrik/PDAM/telepon. Melaksanakan tugas-tugas lain yang dibebankan oleh pengurus LPD. staff deposito dan kolektor dana. Masing-masing mempunyai tugas pokok sebagai berikut: (1) Tugas pokok kepala bagian dana: a. Bagian kredit dapat dikembangkan. . (4) Sopir dan (5) Cleaning Service. Bagian dana dapat dikembangkan. (1) Kepala Bagian Kredit. e. h. c.

Melaksanakan tugas-tugas lain yang dibebankan oleh kepala bagian dana dan/atau pengurus LPD. Membantu pengurus LPD dalam pengembangan produk kredit LPD yang sesuai dengan kebutuhan krama desa dan pengembangan kemajuan LPD. . bagian kredit dipimpin oleh kepala bagian kredit. e.(2) Tugas pokok kolektor: a. b. b. d.2. Masing-masing mempunyai tugas pokok sebagai berikut: (1) Tugas pokok kepala bagian kredit: a. Mengumpulkan setoran tabungan dan/atau deposito krama desa yang menjadi binaannya. untuk selanjutnya disetorkan ke LPD pada hari yang sama. Tergantung dari besaran asset dan kebutuhan LPD. pemasaran. Bagian Kredit Bagian kredit memiliki fungsi pengembangan produk kredit. E. Membantu dan/atau melayani krama desa yang menjadi binaannya dalam penarikan tabungan dan/atau deposito. Merumuskan dan melaksanakan tindakan konkrit untuk mencapai target pengembangan kredit sebagaimana yang tertuang dalam rencana kerja dan anggaran tahunan LPD. untuk selanjutnya pada hari yang sama dilaporkan kepada kepala bagian dana atau pengurus LPD untuk di administrasikan. Memasarkan produk jasa tabungan dan deposito LPD kepada krama desa. Melaksanakan rekapitulasi harian terhadap transaksi setoran dan penarikan tabungan krama desa yang dilayani. c. f. pelayanan kredit bagi nasabah LPD termasuk penanganan masalah kredit. Memberikan arahan/bimbingan kepada bawahannya (pembina kredit dan analisis kredit) guna meningkatkan integritas dan kompetensinya. Memastikan agar pelaksanaan proses pemberian kredit sesuai ketentuan yang berlaku di LPD. c. Membantu krama desa pakraman dalam membuka rekening tabungan dan/atau deposito di LPD. d. yang membawahi bagian (staff) analisis kredit dan pembina kredit.

termasuk informasi mengenai ketentuan/persyaratan kredit LPD c. Memelihara seluruh dokumen pinjaman yang diberikan (kredit) LPD b. g. j. b. Memantau dan menyampaikan laporan perkembangan kredit LPD secara rutin kepada pengurus LPD. Melaksanakan pemantauan terhadap perkembangan kredit LPD setiap bulan. Melaksanakan verifikasi terhadap kelengkapan administrasi permohonan kredit. a. Memberikan rekomendasi kelayakan pemohon kredit calon nasabah kepada kepala bagian kredit dan/atau pengurus LPD. Mengupayakan dan melaksanakan tindakan konkrit agar kredit LPD dapat berkembang dengan kualitas yang baik. Melaksanakan pengumpulan dan mendokumentasikan data/informasi untuk keperluan analisis kelayakan permohonan kredit calon nasabah LPD. h. Melaksanakan tuga-tugas lain yang dibebankan oleh kepala bagian kredit dan/atau pengurus LPD (3) Tugas Pokok Pembina Kredit. . Menerima permohonan kredit nasabah LPD. Membantu pengurus dalam pelaksanaan penilaian kinerja bawahannya dan memberikan umpan balik untuk perbaikan. (2) Tugas pokok analis kredit: a. Merekomendasikan kepada pengurus dan pengawas internal LPD tentang upaya penyelamatan dan/atau penyelesaian kredit yang bermasalah. c. Mengkoordinir/mengatur dan menggerakkan bawahannya agar melaksanakan tugas secara efektif dan efisien. f. i. Membantu calon nasabah kredit dalam proses permohonan kredit LPD d. Memasarkan produk kredit LPD kepada krama desa pakraman. e. Melakukan analisis kelayakan kredit calon nasabah LPD e. d. f. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang dibebankan oleh pengurus LPD.

e. Membantu pengurus LPD dalam mengelola barang-barang. b. kekaryawanan. mengatur dan mengendalikan bawahannya agar melaksanakan tugas secara efektif dan efisien. konsumsi kantor dan hubungan dengan pihak ketiga lainnya. Melaksanakan kunjungan pembinaan ke nasabah pemanfaatan kredit LPD agar penggunaan kredit sesuai dengan tujuan permohonan kredit. c. satpam. . keamanan dan kenyamanan kantor. dan lainnya sebagaimana yang tertuang dalam rencana kerja dan anggaran tahunan LPD.3. (1) Tugas pokok kepala bagian umum: a. telepon. Mengupayakan penyelamatan kredit dan/atau penyelesaian masalah tunggakan kredit yang di hadapi LPD h. dan clening service. Memantau dan menyampaikan laporan perkembangan kegiatan dan kinerja bagian umum rutin kepada pengurus LPD. d. e. sopir. E. Memastikan agar pelaksanaan administrasi umum sesuai ketentuan yang berlaku di LPD. kekaryawanan. f. Memberikan arahan/bimbingan. Melaksanakan tugas-tugas lain yang dibebankan oleh kepala bagian kredit dan/atau pengurus LPD. Bagian umum terdiri dari kepala bagian umum yang membawahi pelayanan jasa lainnya (payment listrik/PDAM/telpon). Melaksanakan identifikasi penyebab terhadap masalah tunggakan kredit yang dihadapi nasabah/ pemanfaatan kredit LPd g. Bagian umum. Membantu pengurus LPD dalam pengembangan jasa layanan LPD seperti pembayaran listrik. PDAM. pengadaan/pemeliharaan barang/jasa. blangko-blangko/barang cetakan termasuk alat tulis kantor. dan lainnya (selain produk tabungan dan kredit) yang sesuai dengan kebutuhan krama desa dan pengembangan kemajuan LPD. termasuk pembayaran/ angsuran sesuai perjanian kredit. Merumuskan dan melaksanakan tindakan konkrit untuk mencapai target pelayanan payment. f. inventaris.

Memastikan program aplikasi payment sistem dapat beroprasi dengan baik. peralatan kantor. Mengatur/menjemput pengurus dan karyawan LPD berkenaan dengan tugas dinas. (4) Tugas pokok sopir: a. dan lainnya. kenyamanan lingkungan termasuk parkir dan ruang tunggu kantor. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang dibebankan oleh tatausaha/pengurus LPD. Memastikan ketersediaan deposit untuk pelayanan payment sistem. telepon. (3) Tugas pokok satpam dan jaga malam: a. Mengatur keamanan bagi SDM LPD dalam melakukan transaksi/melayani nasabah. g. Melaksanakan tugas lainnya yang dibebankan oleh tatausaha/pengurus LPD (5) Tugas pokok cleaning service: a. Memelihara kebersihan kenyaman lingkungan kantor. kenyamanan ruang kantor. b. Melayani nasabah dalam pembayaran rekening listrik. Membantu pengurus dalam pelaksanaan penilaian kinerja bawahannya dan memberikan umpan balik untuk perbaikan. Melaksanakan tugas-tugas lain yang dibebankan oleh pengurus LPD. Memelihara/merawat kebersihan. c. d. c. Menjaga keamanan kantor termasuk peralatan kantor. b. (2) Tugas pokok bagian payment: a. c. b. e. . e. PDAM. Melaporkan kegiatan transaksi dan keuangannya secara rutin harian dan bulanan kepada tata usaha. d. Mengatur keamanan. Menyambut dan mendata tamu-tamu LPD. Melaksanakan tugas-tugas lain yang dibebankan oleh tatausaha/pengurus LPD. b. Menjaga dan memelihara kendaraan/mobil kantor. h.

Mendapatkan gaji dan tunjangan sesuai kemampuan LPD. Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat prajuru desa adat. pengawas internal dan krama desa adat yang menjadi nasabah LPD. Kewajiban Karyawan LPD a. Melaporkan kegiatan dan kinerja bidang yang ditangani secara rutin sesuai ketentuan yang berlaku. kesadaran dan tanggung jawab. c. pengelola LPD. i. b. Melaksanakan tugass sebaikbaiknya dengan penuh pengabdian. petunjuk dan saran yang diberikan oleh pengurus LPD. Memperhatikan ketentuan-ketentuan yang diputuskan oleh pengurus LPD. pengawas internal. Melaksanaan tugas-tugas lainnya yang dibebankan oleh tatausaha/pengurus LPD. h. Apabila berhenti atau diberhentikan dengan hormat mendapatkan pesangon. paruman desa adat dan peraturan daerah yang berlaku. G. d. Bersedia menerima sanksi yang diputuskan oleh pengurus LPD apabila tidak mampu menunjukkan prestasi kerja dan terbukti melanggar larangan SDM LPD. d. e. petugas pembina LPD. Mentaati jam kerja dan aturan operasional kantor lainnya. Memperhatikan masukan. g. Memberikan pelayanan sebaikbaiknya kepada krama desa adat yang menjadi calon nasabah dan nasabah LPD. dan pihak lain yang terkait. karyawan LPD dan tamu. f. konflik dan menyelesaikan permasalahan yang ada. c. Hak Karyawan LPD a. F. Mengantisipasi timbulnya berbagai permasalahan. Melayani konsumsi bagi pengurus. b. .