Anda di halaman 1dari 7

FUJI ASTUTI PUTRI

RMIK 3A

FARMAKOLOGI

Paracetamol (Acetaminophen) obat apa?
Nama Generik: Paracetamol (Acetaminophen) Merek: Cetapain, Dumin/Dumin RT,
Farmadol, Fevrin, Ikacetamol, Kamolas/Kamolas Forte, Moretic, Naprex, Nofebril, Ottopan,
Pamol, Panadol (biru, merah, hijau), Panadol Anak-Anak, Pehamol, Piosfen/Piosfen Forte,
Pireta, Praxion, Progesic, Pyridol, Sanmol Child Tab Kunyah/, Sanmol Infus Sanmol Infu,
Sanmol/Sanmol Forte, Sumagesic, Tempra/Tempra Forte, Xepamol Drops, Alphagesic,
Alphamol, Biogesic, Bodrex Forte, Calapol Calapol/Calapol, Calorex Drops, Contratemp
Contratemp/Co, Cupanol, Erphamol, Fasgo, Fasgo Forte, Grafadon Grafadon/Grafad,
Itamol, Lanamol, Maganol, Nasamol, Nufadoldanparacetamol-acetaminophen-obat.

Penggunaan
Untuk apa Paracetamol?

Paracetamol adalah obat yang biasanya digunakan untuk mengobati rasa sakit ringan hingga
sedang, mulai dari sakit kepala, nyeri haid, sakit gigi, nyeri sendi, dan nyeri yang dirasakan
selama flu. Paracetamol juga bisa digunakan untuk meredakan demam.

Dosis paracetamol dan efek samping paracetamol akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana aturan minum Paracetamol (Acetaminophen)?

Gunakan paracetamol dengan cara diminum sesuai anjuran dokter atau pada kemasan. Untuk
mengatasi nyeri, sakit, dan demam, tablet paracetamol 500 mg biasanya diminum setiap 4-6
jam sekali. Apabila Anda tidak yakin mengenai informasi pada kemasan, konsultasikan pada
dokter atau apoteker.

Bagaimana cara penyimpanan Paracetamol (Acetaminophen)?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat
yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini
mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan
pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari
jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila
diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak
diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal
mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

 Tablet Paracetamol 500 mg: 2 tablet 500 mg diminum tiap 4-6 jam. 10-15 mg/kg/ dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan. Bagaimana dosis Paracetamol (Acetaminophen) untuk anak-anak? Dosis paracetamol untuk demam pada bayi prematur usia 28-32 minggu:  Dosis infus: 20 mg/kg diikuti dengan 10 mg/kg/dosis tiap 12 jam  Oral: 10-12 mg/kg/dosis tiap 6-8 jam. Dosis rektal maksimal harian: 40 mg/kg/hari Dosis paracetamol untuk demam pada bayi prematur usia 32-37 minggu dan bayi baru lahir yang berumur kurang dari 10 hari:  Dosis infus: 20 mg/kg diikuti dengan 10 mg/kg/dosis tiap 6 jam  Oral: 10-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam. Dosis paracetamol untuk nyeri pada orang dewasa:  Paracetamol 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg tiap 6-8 jam oral atau suppository. Dosis maksimal harian: 60 mg/kg/hari  Infus. Dosis rektal maksimal harian: 90 mg/kg/hari Dosis paracetamol untuk demam pada balita dan anak-anak:  Infus. Dosis oral maksimal harian: 60 mg/kg/hari  Rektal: dosis awal: 30 mg/kg. Dosis rektal maksimal harian: 60 mg/kg/hari Dosis paracetamol untuk demam pada bayi baru lahir yang berumur lebih dari atau sama dengan 10 hari:  Dosis infus: 20 mg/kg diikuti dengan 10 mg/kg/dosis tiap 6 jam  Oral: 10-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam. di bawah 2 tahun: 7. Dosis oral maksimal harian: 90 mg/kg/hari  Rektal: dosis awal: 30 mg/kg.  Tablet Paracetamol 500 mg: 2 tablet 500 mg diminum tiap 4-6 jam. jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam.5 mg/kg tiap 4 jam. lalu 15 mg/kg/dosis tiap 8 jam.Dosis Bagaimana dosis Paracetamol (Acetaminophen) untuk orang dewasa? Dosis paracetamol untuk demam pada orang dewasa:  Paracetamol 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg tiap 6-8 jam oral atau rektal. lalu 20 mg/kg/dosis tiap 6-8 jam. Dosis maksimal harian: 15 mg/kg  Oral. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari tidak melebihi 3750 mg/hari . 2-12 tahun: 15 mg/kg tiap 6 jam atau 12.5-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam. Dosis oral maksimal harian: 40 mg/kg/hari  Rektal: 20 mg/kg/dosis tiap 12 jam.

1 kg.3 kg.4-21. 2-3 tahun: 160 mg  16.  Infus.2-10.2 kg. 0-3 bulan: 40 mg  5. 11 tahun: 480 mg Produsen menyarankan penggunaan berat badan untuk memilih dosis.3-32. Dosis paracetamol untuk nyeri pada bayi prematur usia 28-32 minggu:  Dosis infus: 20 mg/kg diikuti dengan 10 mg/kg/dosis tiap 12 jam. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari (kurang dari atau sama dengan 3750 mg/hari). Dosis paracetamol untuk demam pada anak-anak berusia sama dengan atau di atas 12 tahun:  Infus. produsen memberikan saran dosis sebagai berikut:  2.8-27.6 kg. Total dosis maksimal harian: 4000 mg/day. Apabila berat badan tidak tersedia.  Oral: 10-12 mg/kg/dosis tiap 6-8 jam. Dosis tunggal maksimal: 750 mg/dosis.5 mg/kg tiap 4 jam. Dosis rektal maksimal harian: 40 mg/kg/hari Dosis paracetamol untuk nyeri pada bayi prematur usia 32-37 minggu dan bayi baru lahir yang berumur kurang dari 10 hari:  Dosis infus: 20 mg/kg diikuti dengan 10 mg/kg/dosis tiap 6 jam  Oral: 10-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam.8 kg. Dosis maksimal harian: 4000 mg/hari. 6-8 tahun: 320 mg  27. 4-11 bulan: 80 mg  8. Dosis oral maksimal harian: 60 mg/kg/hari  Rektal: dosis awal: 30 mg/kg. Dosis oral maksimal harian: 90 mg/kg/hari  Rektal: dosis awal: 30 mg/kg. 4-5 tahun: 240 mg  21.4-8. usia dapat digunakan. Dosis rektal maksimal harian: 60 mg/kg/hari Dosis paracetamol untuk nyeri pada bayi baru lahir yang berumur lebih dari atau sama dengan 10 hari:  Dosis infus: 20 mg/kg diikuti dengan 10 mg/kg/dosis tiap 6 jam  Oral: 10-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam. 9-10 tahun: 400 mg  32.7-5.  Oral atau rektal: 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari.3 kg.Alternatif lain. lalu 20 mg/kg/dosis tiap 6-8 jam.9-16. Dosis rektal maksimal harian: 90 mg/kg/hari . 1-2 tahun: 120 mg  10.7-43. Dosis tunggal maksimal: 1000 mg/dosis. 50 kg atau lebih: 650 mg tiap 4 jam atau 1000 mg tiap 6 jam.2 kg. Dosis oral maksimal harian: 40 mg/kg/hari  Rektal: 20 mg/kg/dosis tiap 12 jam. lalu 15 mg/kg/dosis tiap 8 jam. kurang dari 50 kg: 15 mg/kg tiap 6 jam atau 12.7 kg.

6 kg. usia dapat digunakan. Dosis paracetamol untuk nyeri pada anak-anak berusia sama dengan atau di atas 12 tahun:  Infus.7-5.3 kg. produsen memberikan saran dosis sebagai berikut:  2. 2-12 tahun: 15 mg/kg tiap 6 jam atau 12.4-21. di bawah 2 tahun: 7.2 kg. 2-3 tahun: 160 mg  16. 500 mg Efek Samping Efek samping apa yang dapat dialami karena Paracetamol (Acetaminophen)? Hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter secepatnya apabila Anda mengalami efek samping paracetamol yang tergolong serius. 500 mg/5ml (240 ml)  Sirup. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari tidak melebihi 3750 mg/hari Alternatif lain.1 kg. 9-10 tahun: 400 mg  32. seperti: . jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam.Dosis paracetamol untuk nyeri pada balita dan anak-anak:  Infus. 50 kg atau lebih: 650 mg tiap 4 jam atau 1000 mg tiap 6 jam.7-43. 4-5 tahun: 240 mg  21. 473 ml).3-32. Dosis tunggal maksimal: 750 mg/dosis. oral: penghilang demam dan sakit Triaminic pada anak-anak: 160 mg/5 ml (118 ml)  Tablet.5-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam.7 kg. 4-11 bulan: 80 mg  8.5 mg/kg tiap 4 jam. Dosis maksimal harian: 60 mg/kg/hari  Infus. 11 tahun: 480 mg Produsen menyarankan penggunaan berat badan untuk memilih dosis. oral: 500 mg  Kapsul gel.9-16. 6-8 tahun: 320 mg  27. oral: 500 mg  Cair.2-10. Dosis maksimal harian: 15 mg/kg  Oral: 10-15 mg/kg/ dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan. Dosis maksimal harian: 4000 mg/hari Dalam dosis apakah Paracetamol (Acetaminophen) tersedia?  Kaplet. Dosis tunggal maksimal: 1000 mg/dosis. oral: 325 mg. Apabila berat badan tidak tersedia. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari (kurang dari atau sama dengan 3750 mg/hari)  Infus.8-27. 1-2 tahun: 120 mg  10.5 mg/kg tiap 4 jam.3 kg. Total dosis maksimal harian: 4000 mg/day  Oral atau rektal: 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari. kurang dari 50 kg: 15 mg/kg tiap 6 jam atau 12.4-8. 0-3 bulan: 40 mg  5.8 kg.2 kg. oral: 160 mg/5 ml (120 ml.

gatal-gatal. Meskipun demikian. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Anak-anak Penelitian yang telah dilakukan hingga hari ini belum menunjukkan masalah spesifik yang membatasi kegunaan acetaminophen pada anak-anak. Ini adalah keputusan bersama dari Anda dan dokter Anda. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. feses berwarna pucat  Kuning pada kulit dan mata Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. jangan berikan produk nonresep pada anak-anak di bawah 2 tahun kecuali apabila dianjurkan oleh dokter. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. pewarna makanan. pengawet. Beritahu penyedia layanan kesehatan Anda apabila Anda memiliki alergi lain seperti alergi makanan. Untuk obat ini.  Mual. sakit perut bagian atas. kehilangan nafsu makan  Urin berwarna gelap. hal-hal berikut harus dipertimbangkan: Alergi Beritahu dokter apabila Anda pernah mengalami reaksi tidak biasa atau reaksi alergi terhadap obat ini atau obat lain. Untuk produk non-resep. Apakah Paracetamol (Acetaminophen) aman untuk ibu hamil dan menyusui? Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan paracetamol pada ibu hamil atau menyusui. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :  A= Tidak berisiko  B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian  C=Mungkin berisiko  D=Ada bukti positif dari risiko  X=Kontraindikasi  N=Tidak diketahui . baca komposisi pada label atau kemasan dengan baik. atau hewan. Pencegahan & Peringatan Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Paracetamol (Acetaminophen)? Pada saat memutuskan untuk menggunakan obat. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu. konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda. risiko dan manfaat dari obat harus dipertimbangkan. Lansia Penelitian yang telah dilakukan hingga hari ini belum menunjukkan masalah spesifik yang membatasi kegunaan acetaminophen pada lansia.

khususnya:  Penyalahgunaan alkohol. Apabila kedua obat diresepkan bersamaan. atau riwayat penyalahgunaan alkohol  Penyakit ginjal parah  Penyakit hati (termasuk hepatitis)—dapat menyebabkan efek samping menjadi lebih parah  Phenylketonuria (PKU)—beberapa merek acetaminophen mengandung aspartam. dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau seberapa sering penggunaan obat satu dan yang lainnya. Apabila kedua obat-obatan diresepkan bersama. dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau seberapa sering penggunaan obat satu atau lainnya. Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Paracetamol (Acetaminophen)? Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. yang dapat menyebabkan kondisi ini lebih parah . namun penggunaan kedua obat mungkin dapat menjadi pengobatan terbaik untuk Anda. namun mungkin dibutuhkan pada beberapa kasus. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.Interaksi Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Paracetamol (Acetaminophen)? Penggunaan obat ini dengan obat-obat yang terlampir di bawah umumnya tidak direkomendasikan.  Acenocoumarol  Carbamazepine  Fosphenytoin  Lixisenatide  Phenytoin  Warfarin  Zidovudine Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Paracetamol (Acetaminophen)? Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Beritahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain. alkohol. atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.  Imatinib  Isoniazid  Pixantrone Penggunaan obat ini dengan obat-obatan yang terlampir di bawah dapat menyebabkan peningkatan risiko dari beberapa efek samping tertentu. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan.

Overdosis Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis? Apabila seseorang mengonsumsi acetaminophen lebih dari dosis yang dianjurkan. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya. minum sesegera mungkin. meskipun orang tersebut tidak memiliki gejala-gejala. lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Gejala dari overdosis paracetamol dapat termasuk berikut ini:  Mual  Muntah  Kehilangan nafsu makan  Berkeringat  Kelelahan yang ekstrem  Pendarahan atau lebam yang tidak biasa  Rasa nyeri pada perut bagian kanan atas  Kuning pada kulit dan mata  Gejala-gejala flu Pada kasus gawat darurat atau overdosis. segera cari pertolongan medis. hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis? Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini. Jangan menggandakan dosis .