Anda di halaman 1dari 10

JOURNAL OF MARINE RESEARCH

Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014, Halaman 332-341
Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jmr

STUDI KESESUSIAN WISATA DI PANTAI SENDANG SIKUCING
KABUPATEN KENDAL SEBAGAI OBJEK WISATA REKREASI PANTAI

Dimas Nugroho Ari Prihantanto*), Ibnu Pratikto, Irwani

Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas
Diponegoro, Kampus Tembalang, Semarang 50275 Telp/Fax. 024-7474698

Email : Journalmarineresearch@gmail.com

Abstrak
Pantai Sendang Sikucing adalah pantai yang terdapat di Kabupaten Kendal Provinsi Jawa
Tengah. Pantai Sendang Sikucing dengan semua potensinya telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah diatur dalam Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 14 tahun 2004 tentang Rencana Induk
Pengembangan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan dengan pengembangan dan pengelolaan
yang tepat Pantai Sendang Sikucing sebagai Daerah Tujuan Wisata mampu meningkatkan Pendapatan
Asli Daerah dan mensejahterakan masyarakat disekitarnya. Pemanfaatan sumberdaya pesisir dan laut
di lingkup Kabupaten Kendal sudah diatur dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang
Wilayah Pesisir. Salah satu pemanfaatannya adalah pengembangan wisata untuk kegiatan rekreasi
pantai. Namun seiring dengan berjalannya waktu, pengelolaan dan pengembangan kawasan Pantai
Sendang Sikucing perlu diadakan studi kesesuaian wisata untuk pengembangan yang lebih tepat
kedepannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kesesuaian Wisata di Pantai Sendang
Sikucing sebagai Obje wisata Rekreasi Pantai.
Penelitian ini dilakuakan dengan observasi lapangan pada bulan November 2013 sampai
dengan bulan Januari 2014 di Kawasan Pantai Sendang Sikucing, yang terbagi menjadi 4 stasiun
sepanjang garis pantai. Pengumpulan data primer berupa data parameter fisika dan kimia perairan
dan parameter kesesuaian wisata seperti tipe pantai, lebar pantai, kemiringan pantai, kecerahan
perairan, kedalaman perairan, material dasar perairan, penutupan lahan pantai, keberadaan biota
berbahaya dan sampah, serta ketersediaan air tawar. Sedangkan metode yang digunakan untuk
analisa hasil penelitian menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan analisis Indeks
Kesesuaian Wisata (IKW) yang menghasilkan nilai kesesuaian wisata. Berdasarkan hasil perhitungan
dari Indeks Kesesuaian Wisata untuk kegiatan rekreasi pantai, bahwa kawasan Pantai Sendang
Sikucing Kabupaten Kendal masih tergolong kategori Sangat Sesuai (S1) untuk stasiun 1, 2 dan 3
serta stasiun 4 masuk kategori Sesuai (S2) untuk kegiatan rekreasi pantai. Masyarakat menilai Pantai
Sendang Sikucing masih dalam kondisi yang belum baik, sehingga diperlukan perbaikan sarana dan
Prasarana.

Kata Kunci : Kesesuaian Wisata, Rekreasi Pantai, Pantai Sendang Sikucing

Abstract
Sendang Sikucing Beach one of beach in Kendal Regency in the province of Central Java.
Sendang Sikucing with all potential have been legitimated by central java government with Central
Java Rules Number 14/2004 about main plan of tourism development in Central Java Province.
Expected with the development and management of Sendang Sikucing area will be increase revenue
and welfare of society. Utilization of coastal and marine resources in Kendal Regency already arrange
by Kendal government about planning layout and coastal region. One form of utilities is tourism
developed for recreation activities. However, management and development of Sendang Sikucing
Beach need to study about tourism suitability for good developed in future. Basically goal of this
research is to evaluated of land suitability Sendang Sikucing Beach for recreational activities.
Research carried out by field observations in November 2013 until January 2014 at Sendang
Sikucing Beach, Kendal Regency, which is divided into four station. Collecting primary data consist of
physics and chemistry sea water data and suitability parameters of beach recreation, such as type of
beach, width of the beach, slope of the beach, brightness of sea water, water depth, water base
material, beach land cover, presence of harmful organism and availability of fresh water. The method

332

dan Pantai Sendang Sikucing berada di rekreasi keluarga. seperti bermain pasir maupun Sikucing terletak di pesisir Pantai Utara kegiatan santai lainnya. berenang. waru laut. Selain kegiatan Jawa Tengah yang berhadapan langsung rekreasi.ac. yang langsung berhubungan dengan Posisi geografis dari Pantai Sendang pantai. di kawasan Pantai Sendang Sikucing 333 . Tahun 2014. 2010). Nomor 3. suatu aktivitas yang dilakukan disuatu Pantai Sendang Sikucing mempunyai kawasan sesuai dengan potensi hamparan pasir yang berwarna hitam. Sendang Sikucing Beach *) Penulis penanggung jawab Pendahuluan fotografi. seperti ritual pantai berupa cemara laut. pengobatan. membuang sial. kurang lebih 5 km sebelah adalah pemandangan perairan Laut Jawa. dijumpai tanaman mangrove yang umum Studi kesesuaian wisata merupakan dijumpai di wilayah Pantai Utara Jawa suatu kajian untuk menilai kecocokan dari lainnya. Pantai Sendang Sikucing Kabupaten Sesuai dengan Perda Nomor 20 Kendal adalah wisata rekreasi pantai yang Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dilakukan oleh masyarakat di sekitar Wilayah Kabupaten Kendal Tahun 2011- Kabupaten Kendal. Pengunjung terbagi 2031 pada Pasal 41 ayat 3 butir b dalam rombongan keluarga. naik perahu. 2 and 3 and classified in the category of Suitable (S2) on Station 4 for coastal recreation activities. Perjalanan dari Weleri dikembangkan atraksi wisata berupa memakan waktu sekitar 10 menit. Based on the results obtained from the calculation of tourism suitability index for coastal recreation activities Sendang Sikucing Beach classified in the category of Highly Suitable (S1) on Stations 1. kawasan Pantai Sendang Sikucing sudah Berbagai aktivitas wisata rekreasi pantai diatur dalam peraturan daerah. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1. pemandangan sunrise maupun sunset di Tranportasi cukup lancar. Keywords : Suitability.id/index. selain itu juga pengunjung tersedianya mobil angkutan desa dan dapat pula melakukan segala aktifitas jaringan infrastruktur jalan. maupun ketapang dan mengkudu namun tidak meditasi (Permanasari. utara dari kota Weleri atau 22 km dari Pada kawasan wisata ini telah pusat kota Kendal. yang dilakukan antara lain seperti duduk. kelompok menunjukkan bahwa Pantai Sendang masyarakat maupun instansi Pemerintah Sikucing digunakan sebagai kawasan maupun karyawan swasta yang biasanya pariwisata alam.php/jmr used to analyze the results of the research is descriptive method with the help of Tourism Suitability Index analysis. Kecamatan Daya tarik wisata yang ditawarkan Rowosari. Desa Sendang Sekucing. Kegiatan pariwisata yang dilakukan duduk santai. Beach Recreation. artinya pantai ini. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3. Pesisir Pantai Sendang melakukan aktifitas yang berhubungan Sikucing memiliki kondisi geomorfologi dengan kepercayaan dan ritual pantai yang landai dan terdapat vegetasi masyarakat tertentu.undip. Dalam hal ini semua memanfaatkan hari libur untuk berwisata pengelolaan dan pengembangan dari di kawasan Pantai Sendang Sikucing. terdapat juga pengunjung yang dengan Laut Jawa. menikmati panorama laut. sumberdaya dan peruntukaannya dengan Kegiatan wisata yang telah berlangsung di mempertimbangkan berbagai parameter.

ac. Studi ini dilakukan dengan Penelitian ini dilaksanakan di kawasan mengumpulkan data biogeofisik objek wisata Pantai Sendang Sikucing lingkungan yang terdiri atas 10 parameter Kabupaten Kendal yang terbagi menjadi yang menjadi dasar dalam penilaian atau beberapa stasiun penelitian. Sesuai (S2). objek wisata tersebut masih dapat dikatakan sesuai atau tidak sebagai objek Materi dan Metode wisata pantai. yaitu membuat pencandraan atau survey data primer dan pengumpulan data penggambaran mengenai situasi. Sesuai Bersyarat (S3). Nomor 3. kesesuaian wisata untuk mengembangkan Tujuan dari penelitian ini adalah sarana maupun prasarana yang lebih baik untuk mengetahui kesesuaian wisata di ke depannya. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3. secara harfiah menurut Suryabrata (1992) Metode pengumpulan data untuk adalah penelitian yang bermaksud untuk penelitian ini dilakukan 2 tahap. Pengumpulan perhitungan dalam Indeks Kesesuaian data primer dan data sekunder dilakukan Wisata (IKW). Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1. Perubahan garis pantai dan kegiatan rekreasi pantai bersumber dari luasan lahan terjadi sejalan dengan Yulianda (2007) yaitu dengan adanya fenomena abrasi dan akresi yang mempertimbangkan berbagai parameter terjadi di sepanjang Pantai Utara Jawa yang terbagi dalam empat klasifikasi khususnya pesisir Kabupaten Kendal. Selayaknya sebuah objek wisata. dan pantai ini membutuhkan sebuah studi Tidak Sesuai (Not Suitable). penilaian. kondisi sekunder 334 . yaitu Sangat Sesuai (S1). Studi kesesuaian wisata Kawasan Pantai Sendang Sikucing akan memberikan gambaran apakah Kabupaten Kendal.php/jmr mengalami perubahan yang sangat Indeks Kesesuaian Wisata untuk signifikan. pada bulan November 2013 sampai dengan Januari 2014 Gambar 1.undip. Peta Lokasi Penelitian Penelitian ini menggunakan atau kejadian pada daerah yang menjadi metode deskriptif yaitu metode yang objek kajian penelitian. Tahun 2014.id/index.

dan Analisis data yang dilakukan dalam pengamatan sampah serta bau. Data sekunder metode sampling purposive merupakan bersumber dari BMKG Semarang. adalah data yang dalam bentuk pengukuran data di diperoleh secara tidak langsung yang lapangan (Arikunto dan Suharsimi. Data Parameter Kesesuaian Wisata sekunder yang digunakan dalam yang terbagi dalam 10 parameter. 51 Tahun 2004. Menurut Sugiyono (2009) penelitian yang dilakukan. 335 . 1993). Tidak berbau 5. Baku Mutu Kualitas Air Laut untuk Wisata berdasarkan Kepmen LH No. Data Kabupaten Kendal dan Dinas Kebudayaan primer terbagi atas : dan Pariwisata Kabupaten Kendal. serta biota berbahaya. untuk wisata berdasarkan Kepmen LH No. Salinitas 2(d) ‰ Alami 1 Oksigen terlarut 3. Peta Administrasi 2.8. Nihil 3 Kimia 1.000 Tahun terbagi menjadi 5 parameter. tipe pantai. mg/l >5 (DO) 2. misalnya dan Suharsimi (1993). ketersediaan air tawar. pH 2(c) . 7 . Data Parameter Kualitas Perairan Indonesia Digital Skala 1 : 25. Gelombang. yaitu 2010 serta data RTRW Kabupaten Kendal. Data Abrasi dan perairan. 51 Tahun 2004. Peta pantai. Arus dan Angin material dasar perairan dan gisik disekitar perairan Kabupaten Kendal pantai. penelitian ini antara lain : Data Iklim. salinitas. No Parameter Satuan Baku Mutu Fisika 1. Metode sampling untuk penelitian ini Data sekunder yang dimiliki menjadi menggunakan metode sampling pelengkap dan penunjang data hasil purposive. kemiringan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. suhu. penutupan lahan. kecerahan Data Pasang surut.php/jmr Data primer yaitu data yang Data sekunder menurut Arikunto diperoleh secara langsung.id/index.000 Lembar 1409-211 dan prasarana. Kecerahan Meter >6 3. yaitu kedalaman perairan.ac. sarana RBI Digital 1 : 25. Sampah . Kedalaman Meter Tidak tercantum 2. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1. Suhu 2(b) 0 C Alami 1 4. berhubungan dengan objek penelitian. Analisis kualitas perairan dengan dengan wawancara terstruktur kepada menggunakan Baku mutu kualitas air pengunjung sebanyak 30 responden. lebar pantai. Weleri Edisi I – 1999. pH.5 2. penelitian ini adalah : 3. teknik pengambilan sampel sumber data Bappeda. Pengambilan data kuisioner dilakukan 1. Data 1. Bau . Tabel 1. akresi. Nomor 3.undip. Dinas Kelautan dan Periakanan dengan pertimbangan tertentu. Analisis kesesuaian wisata Wisata kategori rekreasi pantai dari menggunakan Indeks Kesesuaian Yulianda (2007). DO. Tahun 2014. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3.

Bau .32 Alami o 2.0.31 Alami 3. Kualitas air laut 336 . Kualitas air laut Kawasan Pantai Sendang Sikucing memegang peranan penting dalam siklus selengkapnya disajikan dalam Tabel 3.31 30 .51 0 Arus (m/dtk) 6. Lepu.0. Belukar Pemukiman.98 3. Keceparan 3 0 . kehidupan berbagai jenis biota laut dalam Tabel 3. dan biologi yang dijadikan kawasan wisata.31 34 . Data parameter Kualitas Perairan di Kawasan Pantai Sendang Sikucing. Suhu C 28 . Kecerahan 1 >10 3 >5 . Nomor 3.05 Terlarut 8. Tipe Pantai 5 Pasir Putih 3 pasir Putih. Kecerahan % 81.0. 2 Pasir Hitam.35 30 .86 – 3. 1 Bulu Babi. Kedalaman 5 0-3 3 >3 . Pelabuhan Savana 9. Biota 1 Tidak Ada 3 Ubur-Ubur 2 Bulu Babi. Kategori Kategori Kategori Kategori Bobot Skor Skor Skor Skor No. 1 Lumpur. kimia. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1. Parameter Satuan Stasiun Stasiun Stasiun Stasiun Baku Kualitas 1 2 3 4 Mutu Perairan 1. mempengaruhi kehidupan biota-biota Data dari kualitas perairan di yang ada di perairan. No.31 31 . JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3.id/index. Terjal Sedikit Terjal 3.30 30 .15 0. dan biologi yang yang ada di perairan. perairan berpengaruh langsung terhadap Kualitas air dapat diartikan sebagai kelayakan suatu kawasan perairan untuk faktor fisika. .15 0. Kualitas air laut juga Hasil dari pada penelitian ini menjadi parameter penting dalam bidang meliputi kualitas perairan.1 2 >1 .15 0.1 1 1 1 tidak tercantum Kualitas air dapat diartikan sebagai mempengaruhi kehidupan biota-biota faktor fisika. Ubur-Ubur 10.28 – 3. Ubur. Penutupan 1 Waru Laut. Tidak berbau 6. Ketersediaan 1 <0. Ikan 0 Berbahaya Ubur pari. Berbatu. Salinitas ‰ 30 . kimia. 0 Lahan Laut.86 4. 0 Sedikit Karang Berkarang.15 Arus 4.2 1 >2 0 Air Tawar (km) Hasil dan Pembahasan suatu ekosistem.51 1 >0.5 .php/jmr Tabel 2.17 .97 – >5 (Oksigen 4.15 2 3 . Tahun 2014. Kecepatan m/detik 0. .37 3. DO Mg/l 4.5 3 >0. Sampah ada ada ada ada Nihil 7.82 – 3.45 1 >45 0 Pantai (°) 7. Parameter S1 S2 S3 NS 1. Kedalaman m 1.29 29 . Tinggi rendahnya kualitas Sikucing.undip.ac.34 2 0.25 2 >25 .10 2 3-5 1 <2 0 Perairan (m) 8. Indeks kepariwisataan terutama wisata pantai Kesesuaian Wisata.<10 1 <3 0 (m) 4. . Hiu.10 1 >10 0 Perairan (m) 2.5 % 70 % >6 5. Lahan Terbuka Rendah. Cemara 3 Semak 2 Belukar Tinggi 1 Hutan Bakau.36 % 90 % 78.17 3 0. Material Dasar 3 Pasir 3 Karang 2 Pasir Berlumpur 1 Lumpur 0 Perairan Berpasir 5.6 2 >6 . Kemiringan 3 <10 3 10 . dan persepsi yang objek wisatanya terletak di darat masyarakat di Kawasan Pantai Sendang dan di perairan. Lebar Pantai 5 >15 3 10 .34 . Matriks Kesesuaian Wisata Kategori Rekreasi Pantai Menurut Yulianda (2007).

Kecerahan Perairan. Kadar oksigen terlarut suatu ekosistem. Kecepatan kawasan pesisir untuk digunakan sebagai arus perairan 0. dalam hal ini adalah rekreasi dijadikan kawasan wisata. Kadar oksigen terlarut Ada beberapa parameter yang perairan berkisar antara 3.86 – 3. perairan 0. Kadar oksigen terlarut mana kondisi dari kawasan tersebut.php/jmr memegang peranan penting dalam siklus tidak berbau ditemukan adanya sampah kehidupan berbagai jenis biota laut dalam namun sedikit. Kualitas air laut juga perairan berkisar antara 3. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3. Kecerahan objek wisata. Kondisi perairan yang Tabel 4 hingga Tabel 7. Sedangkan DO. Kondisi kualitas perairan di perairan 81.82 – 3. Kondisi perairan yang Pantai Sendang Sikucing relatif masih tidak berbau ditemukan adanya sampah cukup baik. 337 .29 oC. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1.86 mg/l.37 sesuai dengan baku mutu yaitu DO dan mg/l. Walaupun terdapat beberapa namun sedikit. dan di perairan. Kadar oksigen terlarut parameter kualitas air yang nilainya tidak perairan berkisar antara 4. Tahun 2014. Kondisi perairan yang perairan tersebut.28 – 4.97 – 4. suhu. Suhu perairan dalam kegiatan pengembangan sebuah berkisar antara 28 .05 mg/l. perairan 90 %.98 mg/l.35 ‰. perairan berkisar antara 3.id/index. pantai yang objeknya meliputi daratan Hasil pengukuran parameter dan perairan.31 ‰. kecerahan.5 %. Nomor 3.31 ‰.ac. Kecerahan Sikucing selengkapnya disajikan pada perairan 70 %. dan salinitas merupakan Hasil pengukuran parameter parameter kimia yang telah ditetapkan kualitas perairan di stasiun 3 sebagai Pedoman Baku Mutu Kualitas air menunjukkan bahwa salinitas perairan laut yang dikeluarkan oleh Kementrian berkisar 30 . Kecepatan arus stasiun di Kawasan Pantai Sendang perairan 0. menjadi parameter penting dalam bidang Kualitas perairan yang baik kepariwisataan terutama wisata pantai merupakan sumberdaya yang sangat yang objek wisatanya terletak di darat dibutuhkan untuk sebuah kawasan. Kualitas perairan umumnya kualitas perairan di stasiun 1 terdiri dari parameter kimia dan fisika. namun sedikit.32 ‰. Data dari parameter Indeks berkisar 31 . Tinggi rendahnya kualitas dimana kawasan tersebut tepatnya perairan berpengaruh langsung terhadap digunakan sebagai salah satu objek kelayakan suatu kawasan perairan untuk wisata. Suhu perairan Kesesuaian Wisata untuk masing-masing berkisar antara 30 .undip. berkisar antara 30 . baik parameter kimia tidak berbau ditemukan adanya sampah maupun biologis. Kondisi perairan yang dan sampah merupakan parameter fisika tidak berbau ditemukan adanya sampah yang digunakan untuk mengetahui sejauh namun sedikit. Suhu perairan Lingkungan Hidup Nomor 51 tahun 2004.31o C.15 m/detik. bau.15 m/detik.36 %.30o C.15 m/detik.15 m/detik. Kecerahan Kedalaman. menunjukkan bahwa salinitas perairan Kualitas periran ini sangat dibutuhkan berkisar 30 .31o C. dijadikan acuan untuk penilaian Hasil pengukuran parameter kesesuaian suatu kawasan pantai kualitas perairan di stasiun 4 dijadikan wisata terutama untuk kegiatan menunjukkan bahwa salinitas perairan rekreasi. Kecepatan arus industri. Kecepatan arus Parameter fisika ini akan mempengaruhi perairan 0. hal ini disebabkan Hasil pengukuran parameter karena letak Pantai Sendang Sikucing kualitas perairan di stasiun 2 yang berada di daerah Pantai Utara Jawa menunjukkan bahwa salinitas perairan yang mempunyai banyak sekali muara berkisar 34 . Kecerahan berbagai parameter lainnya yang ada di perairan 78. Suhu perairan sungai dan juga beberapa kawasan berkisar antara 29 .

Material Dasar Perairan Pasir 3 3 9 5. Ketersediaan Air Tawar < 100 m 1 3 3 Total (∑Ni) 71 Kelas S1 Tabel 5.15 m/detik 3 3 9 6. Lebar Pantai 23. 1 3 3 10.895 m 1 0 0 8. Kecepatan Arus 0.32 m 5 3 15 4. Kecepatan Arus 0.15 m/detik 3 3 9 6. Tipe Pantai Pasir Hitam 5 1 5 3. Hasil Pengukuran Indeks Kesesuaian Wisata Rekreasi Pantai di Stasiun III.40o 3 3 9 7. Material Dasar Perairan Pasir 3 3 9 5.785 m 1 0 0 8. Kecepatan Arus 0. Material Dasar Perairan Pasir 3 3 9 5. 1 3 3 10. Kedalaman Perairan 100 cm 5 3 15 2. Penutupan Lahan Pantai Lahan Terbuka. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1. Kedalaman Perairan 110 cm 5 3 15 2. Kemiringan Pantai 2. Kecerahan Perairan 0. Kecerahan Perairan 0.40o 3 3 9 7. Kecerahan Perairan 0. Waru 1 3 3 Laut. Lebar Pantai 29. Penutupan Lahan Pantai Lahan Terbuka. Biota Berbahaya . Kedalaman Perairan 100 cm 5 3 15 2.php/jmr Tabel 4. Tipe Pantai Pasir Hitam 5 1 5 3.undip. Tahun 2014. Kemiringan Pantai 2. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3. Tipe Pantai Pasir Hitam 5 1 5 3. Hasil Pengukuran Indeks Kesesuaian Wisata Rekreasi Pantai di Stasiun I. Lebar Pantai 27. No Parameter Bobot Skor Ni:BxS 1.9 m 1 0 0 8. No Parameter Bobot Skor Ni:BxS 1. Hasil Pengukuran Indeks Kesesuaian Wisata Rekreasi Pantai di Stasiun II. No Parameter Bobot Skor Ni:BxS 1. Ketersediaan Air Tawar < 100 m 1 3 3 Total (∑Ni) 71 Kelas S1 338 . Biota Berbahaya . Waru 1 3 3 Laut 9. Cemara 1 3 3 Laut 9.813 m 5 3 15 4. Nomor 3. Ketersediaan Air Tawar < 100 m 1 3 3 Total (∑Ni) 71 Kelas S1 Tabel 6.28° 3 3 9 7. Penutupan Lahan Pantai Lahan Terbuka.15 m/detik 3 3 9 6. 1 3 3 10. Kemiringan Pantai 2.173 m 5 3 15 4. Cemara Laut 9. Biota Berbahaya .id/index.ac.

Kemiringan Pantai 1. Hasil Pengukuran Indeks Kesesuaian Wisata Rekreasi Pantai di Stasiun IV. dalam jenis pantai berpasir. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1. Keindahan dan Perda Nomor 20 Tahun 2011 tentang keaslian kawasan pantai menjadi daya Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten tarik utama yang disajikan di kawasan ini. Penutupan Lahan Pantai Lahan Terbuka. Banyak aktivitas yang digunakan sebagai kawasan tujuan wisata bisa dilakukan pada kawasan pantai tidak terlepas dari keadaan lingkungan berpasir seperti halnya kegiatan yang dapat menggambarkan keadaan perkemahan. Material Dasar Perairan Pecahan Batu dan 3 3 9 Pasir 5.7 m 1 0 0 8. sehingga dikatakan sangat sesuai (S1) untuk pengembangan wisata pantai bisa kegiatan rekreasi pantai.php/jmr Tabel 7. terutama bila kawasan pariwisata alam. bermain pasir dan memberikan nilai estetika atau keindahan lain sebagainya. Sunarto (1991) lokasi yang sesuai untuk pengembangan mengemukakan bahwa pantai untuk lokasi wisata.undip. Dilihat dari pantai. Tahun 2014. Hanya satu pantai bagi wisatawan adalah menikmati stasiun dengan nilai Indeks Kesesuaian keindahan dan kelestarian lingkungan Wisata (IKW) dibawah 80 %. 2001). Kendal Tahun 2011-2031 pada Pasal 41 Upaya perlindungan dan pengelolaan yang ayat 3 butir b menunjukkan bahwa Pantai baik dan tepat merupakan rencana Sendang Sikucing digunakan sebagai pengembangan pariwisata. permukiman dan lain merupakan salah satu kelebihan jika sebagainya (Dahuri et al. Kecepatan Arus 0. Tipe Pantai Pasir Hitam 5 1 5 3. No Parameter Bobot Skor Ni:BxS 1. Nomor 3. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3.223 m 5 3 15 4.id/index. Waru 1 2 2 Laut. sehingga perlu dilakukan evaluasi perhitungan tersebut menunjukkan bahwa untuk menilai sejauh mana kelestarian kawasan Pantai Sendang Sikucing lingkungan pantai. hal ini pertokoan. Umumnya parameter yang kegiatan pariwisata adalah pantai yang menjadi acuan utama dalam pemilihan 339 . Lebar Pantai 30.ac.89 3 3 9 7. Kedalaman Perairan 100 cm 5 3 15 2. Sesuai dengan berjalan dengan baik. didekatnya akan dibangun fasilitas dan Pantai Sendang Sikucing tergolong ke sarana pendukung seperti penginapan. Salah satu daya nilai Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) tarik utama dari kegiatan wisata rekreasi sebagian besar diatas 80 %. Biota Berbahaya Ubur-ubur 1 2 2 10. Kecerahan Perairan 0. dibandingkan dengan pantai berbatu atau Suatu lokasi dikatakan sesuai untuk pantai berlumpur. sebagai wisata kategori rekreasi pantai Hasil yang diperoleh dari perhitungan sangat perlu dilakukan. olahraga (voli pantai sesungguhnya. Semak Belukar 9. Wisata rekreasi pantai maupun sepak bola).15 m/detik 3 2 6 o 6. keindahan alamnya dan Sendang Sikucing untuk digunakan juga vegetasi pantainya. Ketersediaan Air Tawar < 100 m 1 3 3 Total (∑Ni) 66 Kelas S2 Suatu kajian mengenai evaluasi lokasi untuk lokasi rekreasi pantai meliputi kesesuaian wisata pada kawasan Pantai panorama laut.

merupakan daerah tujuan bagi Keseluruhan kawasan Pantai Sendang masyarakat untuk melihat dan menikmati Sikucing umumnya mempunyai berbagai atraksi wisata yang ada di suatu karakterisitik yang sama. kemudian prasarana ketersediaan kios-kios yang menjual jalan dan angkutan wisata 76. Pendapat atau persepsi ini akan dari nilai indeks kesesuaian wisata yang memberikan gambaran seperti apa hasilnya tidak berbeda jauh. tersebut juga harus dipenuhi. Dalam hal ini adalah memperlihatkan 50% dari responden kondisi dasar perairan yang berupa menyatakan lokasi Pantai Sendang pecahan batu yang bersumber dari Break Sikucing nyaman untuk wisata. Selain itu 23. Hal ini erat Ciri khas dari Pantai Sendang Sikucing hubungannya dengan kenyaman dan ini menurut responden adalah kondisi keselamatan dari pengunjung itu sendiri.33% pengembangan berbagai fasilitas yang responden. Tahun 2014. Aktifitas Water yang rusak. baik dari fasilitas penunjang lain. Dan 100% responden menjadi kebutuhan utama bagi para mengharapkan pengembangan dari Pantai pengunjung. berwisata yaitu di Pantai Cahaya yang 340 .33% responden menyatakan objek kawasan ini. pengembangan ini. Nomor 3. wisata ini dekat dengan tempat Persepsi atau pendapat masyarakat tinggalnya.id/index.undip. air kegiatan rekreasi seperti akses jalan bersih & listrik dengan nilai 80% dari hingga kebutuhan lahan parkir maupun jumlah responden. 43. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3. fisika oleh 30% responden. yang sering dilakukan oleh pengunjung Pendapat masyarakat dalam hal ini memperlihatkan bahwa Pantai Sendang pengunjung objek wisata Pantai Sendang Sikucing lebih cocok untuk tempat Sikucing sangat diperlukan untuk menjadi berkumpul sambil bersantai bersama pertimbangan.67% dari berbagai makanan maupun cinderamata responden mengaharapkan khas dari Pantai Sendang Sikucing. Pengunjung masih menilai Sendang Sikucing ini.php/jmr mempunyai keindahan yang dapat Hal ini dikarenakan suatu objek wisata dinikmati pengunjung. Dan 50% responden Peraturan dan juga syarat suatu objek mengaharapkan pengembangan atraksi wisata dapat digunakan untuk kegiatan wisata di Pantai Sendang Sikucing ini.67% pilihan diberikan kepada pengunjung Pantai responden. ombak yang tidak besar 43. Terdapat kemauan masyarakat terhadap objek satu stasiun yang termasuk kategori S2 wisata ini. responden. ini diwakili oleh 76.33% dan bakteri. perbedaan kualitas parameter yang ada di Hasil penilaian masyarakat ini dalam kawasan ini. Pengembangan kondisi fasilitas tergolong butuh yang diharapakan oleh responden antara peningkatan.33% responden sangat dibutuhkan untuk menyatakan mempunyai lokasi lain untuk mengembangkan suatu tempat wisata. Dari hasil kuisioner yang keluarga. sehingga sesuai dengan atau Sesuai. Hal ini dikarenakan adanya harapan masyarakat.ac. Hal ini terlihat daerah. fasilitas parkir. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1.33% Persyaratan yang mendasar dari kegiatan responden menyatakan hal tersebut dan berenang di suatu perairan antara lain kondisi objek yang masih alami diwakili terhindar dari pencemaran kimia. pengembangan jasa Kegiatan yang dilakukan pengunjung wisata seperti rumah makan dan di perairan Pantai Sendang Sikucing penginapan juga diharapkan oleh 70% adalah bermain air dan berenang. Selain itu sistem sanitasi responden menyatakan bahwa objek yang baik di kawasan Pantai Sendang wisata Pantai Sendang Sikucing ini murah Sikucing ini akan memberi nilai lebih dari dan 3. tempat ibadah. Kondisi lokasi wisata ini tetap Sendang Sikucing mereka mengharapkan tidak berubah menurut 53.

1992. Keanekaragaman hayati Sendang Sikucing. Rajawali Press. kualitas air laut yang dikeluarkan oleh Sunarto. laut : aset pembangunan Nilai kesesuaian dan persepsi berkelanjutan Indonesia. Kabupaten Kendal yang memiliki kategori Permanasari. Bogor. 2007. Daftar Pustaka Fakultas Perikanan dan Ilmu Arikunto. 1991. 2004.php/jmr letaknya juga bersebelahan dengan Pantai Dahuri R. kualitas perairan di kawasan Perencanaan Bangunan Pantai. JOURNAL OF MARINE RESEARCH Volume 3. PT. Metode Penelitian pada Stasiun IV dengan nilai IKW 78. 412 hlm. Jawa Tengah. Metodologi pantai. IKW ketiganya 84. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Kesimpulan Nomor 14 Tahun 2004 tentang Rencana Induk Pengembangan Kawasan untuk wisata rekreasi pantai di Pantai Sendang Sikucing Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. pengembangan kawasan Pantai Sendang Keputusan Menteri Negara Sikucing. Gramedia masyarakat diatas akhirnya akan menjadi Pustaka Utama. memiliki kategori Sesuai (S2) terdapat Sugiyono. 2004 Tentang Baku Mutu Air Laut. Jakarta. FPIK IPB. Nomor 3. Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Ekowisata Bahari sebagai Alternatif Pemanfaatan Ucapan Terimakasih Sumberdaya Pesisir Berbasis Penulis menyampaikan terimakasih Konservasi. DKP Kabupaten saat berwisata di Pantai Sendang Sikucing Kendal.Alfabeta:Bandung. 51 Tahun pengelola Pantai Sendang Sikucing.57 Kuantitatif dan Kualitatif. IPB. Yulianda. F. Yogyakarta. sedangkan yang Semarang. acuan dan pertimbangan untuk upaya Kementerian Lingkungan Hidup. Jakarta. 21 Februari 2007 pada Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan. Hal 125. 2010. 2003. Bogor.52 % . %.ac. Kendal. pengunjung menilai bahwa Pantai Sendang Sikucing masih perlu dilakukan Tim Penyusun. Geomorfologi Pantai: Kementerian Lingkungan Hidup No. pengembangan dari Pantai Sendang Peraturan Daerah Kabupaten Kendal Sikucing ini hendaknya dilakukan disertai Nomor 20 Tahun 2011 tentang dengan pembangunan Break Water yang Rencana Tata Ruang Wilayah dapat mereduksi gelombang yang datang. S. Pantai Sendang Sikucing Kabupaten Pusat Antar Universitas Ilmu Kendal termasuk masih sesuai untuk Teknik UGM. Kawasan Rekreas d Pantai Sendang Stasiun II dan Stasiun III dengan nilai Sikucing Kendal. dikembangkan menjadi wisata rekreasi Suryabrata. 2010. Berdasarkan penuturan kepala Lingkungan Hidup No. mengalami kerusakan. kepada semua pihak yang membantu Disampaikan pada Seminar Sains untuk pembuatan artikel ini. FT Undip. 2009. Rineka Cipta. 51 Kursus Singkat Pengelolaan dan Tahun 2004. LP3A Sangat Sesuai (S1) terdapat di Stasiun I. Andri Nurvika. 341 . Jakarta. Berdasarkan analisis baku mutu CV. Masyarakat dalam hal ini Penelitian. Suharsimi (1993) Prosedur Kelautan.id/index. Halaman 332-341 Online di: http://ejournal-s1. ini.undip. Tahun 2014. Laporan Akhir perbaikan fasilitas pendukung kegiatan Penyusunan Rencana Tata Ruang wisata agar pengunjung merasa nyaman Kabupaten Kendal. Kabupaten Kendal Tahun 2011 – sehingga Pantai Sendang Sikucing tidak 2031.