Anda di halaman 1dari 23

MEMBUMIKAN ISLAM DI INDONESIA

DISUSUN OLEH KELOMPOK 6 :

NAMA NPM
1. Diah Nurpitriani 022118133
2. Dian Rahmanoviyani 022118094
3. Nesya Nanda 022118011
4. Siti Maryam 022118069
5. Muhammad Ibroohim W 022118104
6. Arya Elfian 022118102

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT. yang maha pengasih lagi maha penyayang,
kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan Rahmat,
Hidayah, dan Inayahnya pada kami. Sehingga kami dapat menyelesaikan makalah PAI
tentang membumikan islam di Indonesia.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari
berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki
dalam pembuatan makalah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah PAI tentang membumikan islam di
Indonesia dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.

Entah dari mana antusiasme mereka dapatkan terhadap Islam –rahmatan lil alamin-. Apabila kita merefleksi sejarah Islam. bahkan memiliki penganut yang besar hingga saat ini. agama-agama sebelumnya banyak diturunkan kepada bangsa Israil. misalnya Tajikistan. Sehingga antara satu sama lain tidak bisa menafikan sehingga kemudian keluarlah satu-satunya pendapat atau teori yang mutlak kebenarannya dan diterima oleh para ahli sejarah. BAB 1 PENDAHULUAN 1. Islam diturunkan oleh Allah SWT kepada Muhammad Ibnu Abdullah dari golongan kaum Quraisy. Sekilas. Sebab Islam yang tergolong agama baru dibandingkan agama lainnya. tanpa terikat oleh geografis. Sedangkan keunikan Islam jika dilihat dari respon masyarakat. etnis. Padahal. penganutnya juga terus-menerus mengalami peningkatan dan perkembangan yang sangat signifikan setiap tahunnya. mengapa yang memiliki penganut Islam terbesar di dunia adalah bangsa Indonesia? Tidakkah terlalu jauh antara Arab-Indonesia? Kenapa tidak Negara tetangganya saja yang memiliki mayoritas penganut agama Islam. Nah oleh sebab itu. Palestina. Lantas. bukan di Indonesia. Uzbekistan. bukankah Islam pertama kali turun dan berkembang di Jazirah Arab. Keunikan tersebut dapat kita lihat dari aspek sejarah turunnya Islam dan respon masyarakat terhadapnya. dll? Dan bagaimana perkembangan Islam pada awal masuknya ke Nusantara? Mengenai sejarah asal mula masuknya Islam di nusantara sepertinya sedikit mengalami kerancuan (ikhtilaf) antara beberapa pakar. menarik saya rasa untuk menjelajah dan menelaah lebih konprehensif tanpa mengenyampingkan sifat kritis terhadap agama yang satu ini. Hal itu terjadi karena tidak adanya satu bukti yang lebih kuat diantara bukti kuat lainnya. lagi-lagi kita dihadapkan dengan keunikan Islam. Dalam hal ini. Kemudian kalau kita cermati. bukan kaum Quraisy yang tidak memiliki akar sejarah yang kuat ketimbang bangsa Israil. . Selain itu. agama Islam memiliki keunikan tersendiri. Turki. kasta dan lain sebagainya. bisa mendapat respon positif dari masyarakt yang mengitarinya. khususnya di Negara Indonesia yang memiliki penganut Islam terbesar di jagad raya ini. sangat menakjubkan sekali.1 Latar Belakang Masalah Islam adalah salah satu agama yang memiliki penganut terbesar di dunia. Perkembangan tersebut terjadi di seluruh dunia.

2 Bagaimana cara Islam masuk ke Indonesia ? 1.4 Siapa sajakah Tokoh-tokoh dalam perkembangan Islam di Indonesia ? 1.2.2.2.2.2.5 Apa saja peranan umat Islam di Indonesia ? 1. 1.2.3 Bagaimanakah perkembangan Islam diberbagai wilayah di Indonesia ? 1.2 Rumusan Masalah Perumusan Masalahnya meliputi : 1.1 Bagaimana proses awal masuknya Islam ke Indonesia ? 1.6 Apa saja hikmah Perkembangan Islam di Indonesia ? .

menghilangkan perbudakan dan yang paling penting juga adalah masuk kedalam Islam sangat mudah hanya dengan membaca dua kalimah syahadat dan tidak ada paksaan. persamaan antara manusia (tidak ada kasta). Hindu dan Budha. Umar bin Khattab. BAB II Pembahasan 2. Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib). Damaskus – Bagdad – Gujarat – Srilangka – Indonesia  Jalur Selatan. Namun Islam datang ke wilayah- wilayah tersebut dapat diterima dengan baik. dinamisme. disebarkan langsung dari Madinah.  Jalur Utara. kerajaan Sriwijaya di Sumatra dan sebagainya. karena Islam datang dengan membawa prinsip- prinsip perdamaian. kerajaan Taruma Negara di Jawa Barat. Tentang kapan Islam datang masuk ke Indonesia. Menurut sumber lain menyebutkan bahwa Islam sudah mulai ekspedisinya ke Nusantara pada masa Khulafaur Rasyidin (masa pemerintahan Abu Bakar Shiddiq. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau pada abad ke tujuh masehi.d 20 Maret 1963 di Medan. berbagai agama dan kepercayaan seperti animisme.1 Proses awal Masuknya Islam di Indonesia Ketika Islam datang di Indonesia. Yaman – Gujarat – Srilangka – Indonesia . dengan rute :Arab (Mekah dan Madinah) meliputi . sudah banyak dianut oleh bangsa Indonesia bahkan dibeberapa wilayah kepulauan Indonesia telah berdiri kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu dan Budha. menurut kesimpulan seminar “ masuknya Islam di Indonesia” pada tanggal 17 s.2 Cara Islam Masuk ke Indonesia Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 atau ke-8 M yang bertepatan dengan abad ke-1 atau ke-2 H. Rute yang dilewati adalah jalur Utara dan Selatan. dengan rute : Arab (Mekah dan Madinah) meliputi . 2. Misalnya kerajaan Kutai di Kalimantan Timur.

sebagai seorang muslim juga mempunyai kewaajiban berdakwah maka para pedagang Islam juga menyampaikan dan mengajarkan agama dan kebudayaan Islam kepada orang lain. Islam berkembang dan tersebar di Indonesia justru dengan cara damai dan persuasif berkat kegigihan para ulama. Islam masuk ke Indonesia. Dengan cara tersebut. Dengan demikian. 1) Perdagangan Pada abad ke-7 M. bukan dengan peperangan ataupun penjajahan. tasawuf. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Dan Allah Mah aMendengar lagi Maha Mengetahui. pendidikan.S. yaitu melalui perdagangan. banyak pedagang Indonesia memeluk agama Islam dan merekapun menyebarkan agama Islam dan budaya Islam yang baru dianutnya kepada orang lain. Proses penyebaran Islam melalui perdagangan sangat menguntungkan dan lebih efektif dibanding cara lainnya . Proses penyebaran agama Islam di Indonesia dilakukan dengan cara. politik. Persia. Di samping berdagang. perkawinan. al-Baqarah ayat 256 : ُ‫ام لَ َها َوهللا‬ َ ‫ص‬َ ‫سكَ بِ ْالعُ ْر َو ِة ْال ُوثْقَى الَ ا ْن ِف‬ َ ‫ت َويُؤْ ِمن بِاهللِ فَقَ ِد ا ْست َ ْم‬ َّ ‫ي فَ َمن يَ ْكفُ ْر بِال‬ ُ ‫طا‬ ِ ‫غو‬ ِِّ َ‫الر ْشد ُ ِمنَ ْالغ‬ ِ ‫آلَإِ ْك َراهَ فِي ال ِد‬ ُّ َ‫ِّين قَد تَّبَيَّن‬ ‫س ِمي ٌع َع ِلي ٌم‬ َ “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Persia. Karena memang para ulama berpegang teguh pada prinsip Q. yang kesemuanya mendukung meluasnya ajaran agama Islam. maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhultali yang amat kuat yang tidak akan putus. Mereka telah ambil bagian dalam kegiatan perdagangan di Indonesia. bangsa Indonesia kedatangan para pedagang Islam dari Arab. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut danberimankepada Allah. secara bertahap agama dan budaya Islam tersebar dari pedagang Arab. kesenian. Hal ini konsekuensi logisnya menimbulkan jalinan hubungan dagang antara masyarakat Indonesia dan para pedagang Islam. dan India.”(Al- Baqarah: 256). India kepada bangsa Indonesia.

Yang jika para pelajar tersebut selesai dalam menuntut ilmu mengenai agama Islam. antara lain Pesantren Sunan Ampel Surabaya yang didirikan oleh Raden Rahmat ( Sunan Ampel ) dan Pesantren Sunan Giri yang santrinya banyak berasal dari Maluku ( daerah Hitu ). . Karea. dls. Para pedagang itu menjadi kaya dan terhormat. 4) Pendidikan Perkembangan Islam yang cepat menyebabkan muncul tokoh ulama atau mubalig yang menyebarkan Islam melalui pendidikan dengan mendirikan pondok – pondok pesantren. perkawinan Raden Rahmat ( Sunan Ampel ) dengan Nyai Gede Manila. Dan di dalam pesantren itulah tempat pemuda pemudi menuntut ilmu yang berhubungan dengan agama Islam. pastinya demi kepentingan politik maka akan diadakannya perluasan wilayah kerajaan. Para pedagang itu kemudian menikahi gadis – gadis setempat dengan syarat mereka harus masuk Islam.2) Perkawinan Kedudukan ekonomi dan sosial para pedagang yang sudah menetap makin membaik. perkawinan antara Raja Brawijaya dengan putri Jeumpa yang beragama Islam kemudian berputra Raden Patah yang pada akhirnya menjadi Raja Demak . Jika raja dan rakyat memeluk agama Islam. tetapi keluarganya tidak dibawa serta. putri Tumenggung Wilatikta. masyarakat Indonesia memiliki kepatuhan yang tinggi dan raja selalu menjadi panutan rakyatnya. Pesantren yang telah berdiri pada masa pertumbuhan Islam di Jawa. mereka mempunyai kewajiban untuk mengajarkan kembali ilmu yang diperolehnya kepada masyarakat sekitar. Cara itu pun tidak mengalami kesulitan. 3) Politik Seorang raja mempunyai kekuasaan dan pengaruh yang besar dan memegang peranan penting dalam proses Islamisasi. Jika raja sebuah kerajaan memeluk agama Islam. otomatis rakyatnya akan berbondong . yang diikuti dengan penyebaran agama Islam. Yang akhirnya masyarakat sekitar menjadi pemeluk agama Islam. Misalnya.bondong memeluk agama Islam.

Diantaranya yang disebut Tahlil. Para Sufi pada masa itu diantaranya Hamzah Fansuri di Aceh dan Sunan Panggung Jawa. . seni musik. Dan adapun faktor – faktor yang menyebabkan Islam cepat bekembang di Indonesia antara lain : a. b. Penyebaran Islam dilakuakn secara damai. Cirebon. Suluk Sunan Bonang. Mencipta tokoh baru dan narasi baru yang sarat pengajaran. d. Seni budaya Islam dibuat dengan cara mengakrabkan budaya daerah setempat dengan ajaran Islam yang disusupkan ajaran tauhid yang dibuat sederhana. seperti bangunan (masjid). Para Sufi biasanya memiliki keahlian yang membantu masyarakat dan menyebarkan agama Islam. Tokoh – tokoh simbolis dalam wayang diadopsi atau mencipta nama lainnya yang bisa mendekatkan dengan ajaran Islam. dan lain – lain. Tata cara beribadahnya Islam sangat sederhana. d. dan seni sastra. seni tari. Menggeser tradisi klenik dengan doa – doa pengusir jin sekalugus doa ngirim leluhur.5) Seni Budaya Perkembangan Islam dapat melalui seni budaya. Sebab insting masyarakat telah akrab dengan gema bedug sebai pemanggil untuk acara keramaian. Cara seperti ini banyak dijumpai di Jogjakarta. b. mereka selalu menghayati kehidupan masyarakatnya yang hidup bersama di tengah – tengah masyarakatnya. Contohnya : Gending Dharma. Agama yang menyebar ke Indonesia disesuaikan dengan kebudayaan Indonesia. 6) Tasawuf Seorang Sufi biasa dikenal dengan hidup dalam keserhanaan. dls. Dengan melalui saluran diatas. Hikayat Sunan Kudus. Mengkultulrasikan wayang yang sarat dokrin. Solo. agama Islam dapat berkembang pesat dan diterima masyarakat dengan baik pada abad ke-13. misalnya: a. Membumikan ajaran Islam melalui syair – syair. c. Syarat masuk Islam hanya dilakukan dengan mengucapkan dua kelimat syahadat. c. Membunyikan bedug sebagai ajakan sholat lima waktu sekaligus alarm pengingat. seni pahat. sehalus dan sedapat mungkin memanfaatkan tradisi lokal.

Sulawesi. kepandaian yang lebih tinggi. karena wilayah Sumatera bagian Utara letaknya di tepi Selat Malaka. dan masyarakat sekitarnya. baik dengan lisan maupun sikap dan perbuatan. Seiring dengan kemajuan kerajaan Samudra Pasai yang sangat pesat.3 Perkembangan Islam di berbagai wilayah di Indonesia  Sumatera Daerah pertama dari kepulauan Indonesia yang dimasuki Islam adalah pantai barat pulau Sumatra dan daerah Pasai yang terletak di Aceh utara . bergelar Sultan Al-Malik As-Saleh. Ternate. . yaitu Samudra Pasai. para tetangga. Hingga akhirnya berdiri kerajaan Islam pertama. Kalimantan. terhadap sanak famili. Selanjutnya mereka mensyiarkan Islam dengan cara yang bijaksana. pengembangan agama Islam pun mendapat perhatian dan dukungan penuh. rajanya bernama Marah Silu. Para ulama dan mubalignya menyebar ke seluruh Nusantara. di pesisir timur Laut Aceh Lhokseumawe (Aceh Utara). Hal ini mudah diterima akal. Persi dan Gujarat. dan pulau-pulau lain di kepulauan Maluku. Sikap dan perbuatan mereka yang baik. Mereka menikah dengan wanita-wanita pribumi yang sebelumnya telah di-Islamkan. yakni bangsa Arab.2. Kerajaan ni berdiri pada tahun 1261 M. Para pedagang dari India. dan tertarik masuk Islam. kebersihan jasmani dan rohani. Itulah sebabnya di kemudian hari Samudra Pasai terkenal dengan sebutan Serambi Mekah. yang juga para mubalig Islam. peisir barat dan utara Jawa. sifat kedermawanan serta sifat-sifat terpuji lainnya yang mereka miliki menyebabkan para penduduk hormat dan tertarik pada Islam. Tidore. ke pedalaman Sumatera. sehingga terbentuklah keluarga-keluarga muslim. banyak yang menetap di bandar-bandar sepanjang Sumatera Utara. tempat lalu lintas kapal- kapal dagang dari India ke Cina.

Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik Beliau dikenal juga dengan sebutan Syeikh Magribi. Wejangan terkenalnya Mo Limo yang artinya menolak mencuri. Jasa-jasa Sunan Ampel : . main wanita. Beliau juga ahli pertanian. ahli tata negara dan sebagai perintis lembaga pendidikan pesantren. Wafat tahun 1419 M. bahwa pada tahun 674 M sampai tahun 675 M. terutama sejak Majapahit mencapai puncak kejayaannya. mabuk. Adapun gerakan dakwah Islam di Pulau Jawa selanjutnya dilakukan oleh para Wali Sanga. penemuan nisan makam Siti Fatimah binti Maimun di daerah Leran/Gresik yang wafat tahun 1101 M dapatlah dijadikan tonggak awal kedatangan Islam di Jawa. sahabat Nabi. Dr. Beliau wafat di desa Ampel tahun 1481 M. tapi proses dakwah selanjutnya dilakukan oleh para da’i yang berasal dari Malaka atau kerajaan Pasai sendiri. Baru sejak akhir abad ke-13 M hingga abad-abad berikutnya. Dan untuk masa-masa selanjutnya pengembangan Islam di tanah Jawa dilakukan oleh para ulama dan mubalig yang kemudian terkenal dengan sebutan Wali Sanga (sembilan wali). judi dan madat. Bisa jadi Muawiyah saat itu baru penjajagan saja. Namun. Ayahnya orang Arab dan ibunya orang Cempa. bukti-bukti proses pengembangan Islam ditemukan lebih banyak lagi.(882 H) dimakamkan di Gapura Wetan Gresik b. Hingga pertengahan abad ke-13. Sebab saat itu lalu lintas atau jalur hubungan antara Malaka dan Pasai disatu pihak dengan Jawa dipihak lain sudah begitu pesat. yang marak dimasa Majapahit. Buya Hamka dalam bukunya Sejarah Umat Islam. ia sebagai mufti dalam mengajarkan Islam tak kenal kompromi dengan budaya lokal. yaitu : a. Raden Ali Rahmatullah (Sunan Ampel) Dilahirkan di Aceh tahun 1401 M. Jawa Benih-benih kedatangan Islam ke tanah Jawa sebenarnya sudah dimulai pada abad pertama Hijriyah atau abad ke 7 M. Ia dianggap pelopor penyebaran Islam di Jawa. bukti-bukti kepurbakalaan maupun berita-berita asing tentang masuknya Islam di Jawa sangatlah sedikit. Muawiyah bin Abi Sufyan pernah singgah di tanah Jawa (Kerajaan Kalingga) menyamar sebagai pedagang. Hal ini dituturkan oleh Prof.

Ini adalah sebuah usaha ijtihad di bidang fiqih yang dilakukannya dalam rangka dakwah Islam. Sempat menimba ilmu ke Pasai bersama-sama Raden Paku. Syarifuddin (Sunan Drajat) dan Maulana Ishak yang pernah diutus untuk menyiarkan Islam ke daerah Blambangan. Sunan Drajat Nama aslinya adalah Syarifudin (putra Sunan Ampel. Kalijaga mengkreasi wayang kulit yang bentuknya jauh dari manusia utuh. ia menggantikannya sebagai mufti tanah Jawa. Raden Makhdum (Sunan Bonang). Beliau juga mengkader para da’i yang berdatangan dari berbagai daerah. f. Ia membuat wayang kulit dan cerita wayang Hindu yang diislamkan. Sunan Kalijaga (Raden Syahid) Ia tercatat paling banyak menghasilkan karya seni berfalsafah Islam. Ketika Sunan Ampel wafat. Beliaulah yang mendidik Raden Patah. Sunan Giri (Raden Aenul Yaqin atau Raden Paku) Ia putra Syeikh Yakub bin Maulana Ishak. 2) Berperan aktif dalam membangun Masjid Agung Demak yang dibangun pada tahun 1479 M. Sunan Bonang (Makhdum Ibrahim) Putra Sunan Ampel lahir tahun 1465.1) Mendirikan pesantren di Ampel Denta. Sunan Giri sempat menentangnya. d. c. antara lain dari Ternate dan Hitu Ambon. Dari pesantren ini lahir para mubalig kenamaan seperti : Raden Paku (Sunan Giri). 3) Mempelopori berdirinya kerajaan Islam Demak dan ikut menobatkan Raden Patah sebagai Sultan pertama. Beliau wafat tahun 1515 M. karena wayang Beber kala itu menggambarkan gambar manusia utuh yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. e. ia dipercaya sebagai raja peralihan sebelum Raden Patah naik menjadi Sultan Demak. Dakwah beliau terutama dalam bidang sosial. . dekat Surabaya. Dimasa menjelang keruntuhan Majapahit. Raden Fatah (Sultan Demak pertama). Ia sebagai ahli fiqih dan menguasai ilmu Falak. adik Sunan Bonang).

Keberadaan Syarif Hidayatullah dengan kesultanannya membuktikan ada tiga kekuasaan Islam yang hidup bersamaan kala itu. i. Dalam versi lain dewan wali sanga dibentuk sekitar 1474 M. sembilan tokoh Sunan Wali Sanga yang dikenal selama ini memang memiliki peran dan karya yang menonjol dalam dakwahnya. Beliau menyebarkan Islam dengan menggunakan sarana gamelan. Hanya saja Demak dijadikan pusat dakwah. Merekapun memiliki kepastian hidup bukan karena wibawa dan perbawa sang Sultan. wayang serta kesenian daerah lainnya. yang menantunya sendiri. sama- sama khalifah Allah di dunia. Disamping wali-wali tersebut.g. pusat studi Islam sekaligus kontrol politik para wali. Jawa dalam genggaman Islam. semua manusia sama derajatnya. Maftuh Ibrahim. tetapi karena daulah hukum yang pasti yaitu syari’at Islam. Lahir pada pertengahan abad ke 15 dan wafat tahun 1550 M. Sultan-Sultan Demak sadar dan ikhlas dikontrol oleh kekuasaan para Ulama atau Wali. Para Ulama itu berperan sebagai tim kabinet atau merangkap sebagai dewan penasehat Sultan. (960 H). h. oleh Raden Rahmat (Sunan Ampel). Qasim (Sunan Drajat) Usman Haji (ayah Sunan Kudus. Beliau dimakamkan di Gunung Muria. Beberapa tahun kemudian Syekh Syarif Hidayatullah dari Cirebon bergabung di dalamnya. Ia juga salah satu pembuat sokoguru masjid Demak selain Sunan Ampel. Dihadapan peraturan negeri pengganti Majapahit itu. Ia memiliki keSultanan sendiri di Cirebon yang wilayahnya sampai ke Banten.\ Diparuh awal abad 16 M. “Salokantara” dan “Jugul Muda” itulah dua kitab undang-undang Demak yang berlandaskan syari’at Islam. Syarif Hidayatullah Nama lainnya adalah Sunan Gunung Jati yang kerap kali dirancukan dengan Fatahillah. Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang. Hidup mereka menemukan pedoman dan tujuan sejatinya setelah mengakhiri masa Siwa- Budha serta animisme. Ia membangun masjid menara Kudus yang sangat terkenal dan merupakan salah satu warisan budaya Nusantara. dan Raden Mahmud. Sunan Kalijaga dipercaya para wali sebagai muballig keliling. disebelah utara kota Kudus. masih banyak Ulama yang dakwahnya satu kordinasi dengan Sunan Ampel hanya saja. Giri dan Cirebon. Raden Ainul Yakin (Sunan Gresik). membawahi Raden Hasan. Beliau berjasa menyebarkan Islam di daerah kudus dan sekitarnya. Sunan Kudus Nama aslinya adalah Ja’far Sadiq. . Penduduk merasa tentram dan damai dalam ayoman keSultanan Demak di bawah kepemimpinan Sultan Syah Alam Akbar Al Fatah atau Raden Patah. Syekh Sutan Maharaja Raden Hamzah. yaitu Demak. Sunan Muria Nama aslinya Raden Prawoto atau Raden Umar Said putra Sunan Kalijaga.

Islam datang disebarkan oleh para muballig dari tanah Jawa. Karaeng Matopa. Daha. salah satunya adalah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Mandar dan Luwu. Sulawesi Pulau Sulawesi sejak abad ke-15 M sudah didatangi oleh para pedagang muslim dari Sumatera. Gowa melakukan perluasan kekuasaannya. . Ekspedisi dakwah ke Kalimantan ini mencapai puncaknya saat kerajaan Demak berdiri. dan Sopang. Maka lahirlah ulama besar. Kerajaan-kerajaan ini sudah menjalin hubungan dengan Majapahit. Di antara kerajaan-kerajaan itu yang paling besar dan terkenal adalah kerajaan Gowa Tallo. Kemudian atas jasa Dato Ribandang dan Dato Sulaemana. Malaka dan Jawa. Jalur pertama melalui Malaka yang dikenal sebagai kerajaan Islam setelah Perlak dan Pasai. dan Kahuripan yang terletak di hulu sungai Nagara dan Amuntai Kimi. di Kalimantan Selatan terdapat kerajaan-kerajaan Hindu yang berpusat di Negara Dipa. Daerah Wajo dan Sopeng berhasil ditaklukan dan di-Islamkan. berhasil ditaklukan pada tahun 1611 M. dan diikuti oleh perdana menteri atau Wazir besarnya. Maros. Islam masuk ke Kalimantan atau yang lebih dikenal dengan Borneo melalui tiga jalur. Kerajaan Gowa Tallo berhasil menaklukkan daerah Selayar. Hal tersebut tercatat dalam Kitab “Negara Kertagama” karya Empu Prapanca. Menurut berita Tom Pires. Kerajaan Gowa ini mengadakan hubungan baik dengan kerajaan Ternate dibawah pimpinan Sultan Babullah yang telah menerima Islam lebih dahulu Pada masa itu. pada awal abad ke-16 di Sulawesi banyak terdapat kerajaan-kerajaan kecil yang sebagian penduduknya masih memeluk kepercayaan Animisme dan Dinamisme.  Kalimantan Sebelum Islam masuk ke Kalimantan. Wajo. penyebaran dan pengembangan Islam menjadi lebih intensif dan mendapat kemajuan yang pesat. Jalur ketiga para da’i datang dari Sulawesi (Makasar) terutama da’i yang terkenal saat itu adalah Datuk Ri Bandang dan Tuan Tunggang Parangan. Bulukumba. Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis kian membuat dakwah semakin menyebar sebab para muballig dan komunitas muslim kebanyakan mendiami pesisir barat kalimantan. bahkan salah seorang raja Majapahit menikah dengan Putri Tunjung Buih. Bone. Demak mengirimkan banyak Muballig ke negeri ini. Pada tahun 1562 – 1565 M. Jalur kedua. Setelah resmi menjadi kerajaan bercorak Islam. di Gowa Tallo telah terdapat kelompok-kelompok masyarakat muslim dalam jumlah yang cukup besar. Para da’i tersebut berusaha mencetak kader-kader yang akan melanjutkan misi dakwah ini. di bawah pimpinan Raja Tumaparisi Kolama. Demikian juga Bone. Pada tanggal 22 September 1605 Raja Gowa yang bernama Karaeng Tonigallo masuk Islam yang kemudian bergelar Sultan Alaudin.

Batang Lawai. raja Mahkota berusaha menyebarkan Islam ke daerah-daerah sampai ke pedalaman Kalimantan Timur sampai daerah Muara Kaman. Wilayah yang dikuasainya meliputi daerah Sambas. Maka sesuai dengan janjinya ia masuk Islam beserta kerabat keraton dan penduduk Banjar. Dalam peperangan itu Raden Samudra mendapat kemenangan. Sampit Medawi.a. Kedua ulama itu datang ke Kutai setelah orang-orang Makasar masuk Islam. pada masa pemerintahan Raja Mahkota. Sukadana. para menteri. b. dilanjutkan oleh Putranya. Raden Tumenggung Sultan Demak (Sultan Trenggono) menyetujuinya. Untuk kegiatan dakwah ini dibangunlah sebuah masjid. . Sultan Hidayatullah (putra Sultan Rahmatullah dan Marhum Panambahan atau Sultan Musta’in Billah. sehingga raja Kutai (raja Mahkota) tunduk kepada Islam diikuti oleh para pangeran. Aji Di Langgar dan para penggantinya. Raja Sukarama minta bantuan kepada kerajaan Demak di Jawa dalam peperangan melawan pamannya sendiri. datanglah dua orang ulama besar bernama Dato Ribandang dan Tuanku Tunggang Parangan. Kalimantan Timur Berdasarkan hikayat Kutai. Saat itulah tahun (1526 M) berdiri pertama kali kerajaan Islam Banjar dengan rajanya Raden Samudra dengan gelar Sultan Suryanullah atau Suriansyah. dan Sambangan. Saat itu Raden Samudra yang ditunjuk sebagai putra mahkota oleh kakeknya. Kalimantan Selatan Masuknya Islam di Kalimantan Selatan adalah diawali dengan adanya krisis kepemimpinan dipenghujung waktu berakhirnya kerajaan Daha Hindu. Kota Waringin. asal Raden Samudra kelak bersedia masuk Islam. panglima dan hulubalang. Raja-raja Banjar berikutnya adalah Sultan Rahmatullah (putra Sultan Suryanullah). Proses penyebaran Islam di Kutai dan sekitarnya diperkirakan terjadi pada tahun 1575 M.

Pengembaraan intelektualnya tidak hanya di Fansur-Aceh. Ia memperoleh pengetahuan Islam dari banyak guru. Vongi Tidore. Islam juga masuk ke Irian yang disiarkan oleh raja-raja Islam di Maluku. raja Ternate masuk Islam. tasawuf. Kepulauan Maluku terkenal di dunia sebagai penghasil rempah-rempah.4 Tokoh-Tokoh Dalam Perkembangan Islam Di Indonesia Proses penyebaran Islam di wilayah Nusantara tidak dapat dilepas dari peran aktif para ulama.Islam masuk ke Maluku sekitar pertengahan abad ke 15 atau sekitar tahun 1440 dibawa oleh para pedagang muslim dari Pasai.J De Graaft (sejarawan Belanda) bahwa raja Ternate yang benar-benar muslim adalah Zaenal Abidin (1486-1500 M). di antaranya yaitu. b. Mekkah dan Madinah. Pada tahun 1520 Raja Bacan masuk Islam dan bergelar Zaenal Abidin. para pedagang dan para muballig yang juga berasal dari Maluku. Gowa. Jawa. Sayid Ba Alwi bin Abdullah Al-‘allaham (orang Arab yang menetap di Bontoala). Irian bahkan sampai ke Filipina. Malaka dan Jawa (terutama para da’i yang dididik oleh para Wali Sanga di Jawa).\ Selain Islam masuk dan berkembang di Maluku. Namun menurut H. Syaikh Muhammad Yusuf Al-Makasari Beliau lahir di Moncong Loe. Di antara Ulama tersebut adalah sebagai berikut: a. Setelah itu Islam berkembang ke kerajaan-kerajaan yang ada di Maluku. 2. Raja Ternate yang bergelar Sultan Mahrum (1465-1486).  Maluku. d. Sulawesi Selatan pada tanggal 3 Juli 1626 M/1037 H. Syaikh Nuruddin Ar- . Melalui merekalah Islam dapat diterima dengan baik dikalangan masyarakat. Persia. tauhid. e. Tetapi diantara sekian banyak kerajaan Islam yang paling menonjol adalah dua kerajaan . tetapi juga ke India. tak terkecuali para pedagang muslim baik dari Sumatra. yaitu Ternate dan Tidore. Raja Tidore yang kemudian bergelar Sultan Jamaluddin. Setelah beliau wafat digantikan oleh Sultan Zaenal Abidin yang sangat besar jasanya dalam menyiarkan Islam di kepulauan Maluku. Daerah-daerah di Irian Jaya yang dimasuki Islam adalah : Miso. Raja-raja Maluku yang masuk Islam seperti : a. Tahun 1460 M. sehingga menjadi daya tarik para pedagang asing. b. Dalam pengembaraan itu ia sempat mempelajari ilmu fiqh. dan sastra Arab. Malaka atau dari manca negara. c. Hamzah Fansuri Ia hidup pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda sekitar tahun 1590. Pulau Waigio dan Pulau Gebi. Jalawati. Raja Jailolo yang berganti nama dengan Sultan Hasanuddin. Hal ini menyebabkan cepatnya perkembangan dakwah Islam di kepulauan ini.

Yaman. Gresik dan Lamongan (Jawa Timur). di didik oleh ayahnya dalam bidang agama. Di antara ulama sezaman yang sempat bertemu dengan beliau adalah. khususnya di pulau Jawa terdapat sembilan orang ulama yang memiliki peran sangat besar. bercocok tanam. Karena itu pada tahun 1855 ia berangkat ke Haramain dan menetap disana hingga beliau wafat pada tahun 1897 M/1314 H. Ia dikirim ayahnya ke Timur Tengah untuk belajar. Para wali menyebarkan Islam di Jawa di tiga wilayah penting. Serang. fiqh dan tafsir. Mereka dikenal dengan sebutan wali songo. Para wali ini umumnya tinggal di pantai utara Jawa sejak dari abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-16. Kemudian ia pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji dan menetap disana kurang lebih tiga tahun. kesenian. Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari. . Selain itu ia juga belajar dari Haji Sabal. c. kesehatan. Sedangkan di Madinah ia berguru kepada Syaikh Muhammad Khatib Sambas Al-Hambali. Muhammad bin Wajih As-Sa’di Al-Yamani (Yaman). Syaikh Muhammad bin Umar n-Nawawi Al-Bantani Beliau lahir di Tanar. Di Mekkah ia belajar Sayid Abmad bi Sayid Abdurrahman An- Nawawi. Abdul Wahab Bugis. Ayub bin Ahmad bin Ayub Ad-Dimisqi Al-Khalwati (Damaskus). Sejak kecil ia dan kedua saudaranya.. Syaikh Abdussamad Al-Palimbani Ia merupakan salah seorang ulama terkenal yang berasal dari Sumatra Selatan. Wali Songo Dalam sejarah penyebaran Islam di Indonesia. tetapi ternyata beliau tidak betah tinggal di kampung halamannya. Surabaya. Dengan bekal pengetahuan agamanya ia banyak terlibat proses belajar mengajar dengan para pemuda di wilayahnya yang tertarik denga kepandaiannya. serta di Cirebon Jawa Barat. kemasyarakatan hingga pemerintahan. Banten. e. Mereka mengenalkan berbagai bentuk peradaban baru seperti. Ayahnya adalah seorang Sayid dari San’a. Wali Songo adalah para ulama yang menjadi pembaru masyarakat pada masanya. Raniri (Aceh). Abdurrahman Bugis Al-Batawi dan Daud Al-Tatani. Kudus dan Muria (Jawa Tengah). Demak. Selain itu ia juga mempunyai guru utama dari Mesir. d. yaitu. dan lain sebagainya. dan dari Raden Haji Yusuf di Purwakarta Jawa Barat. Sayid Ahmad Dimyati dan Sayid Ahmad Zaini Dahlan. ulama terkenal saat itu. Tamim dan Ahmad. niaga. ilmu nahwu. Pada tahun 1833 beliau kembali ke Banten. kebudayaan.

Maulana Malik Ibrahim. · Semangat cinta tanah air dan rasa kebangsaan yang didengungkan Islam dengan semboyan “Hubbul-Watan Minal-Iman” (cinta tanah air sebagian dari iman) mampu mengubah cara berpikir masyarakat Indonesia. Sunan Kudus dan Sunan Muria. . dan hak-hak yang sama. martabat. ajaran Islam telah banyak mendatangkan perubahan. mayoritas masyarakat Indonesia telah menganut agama Islam.5. yang dulunya bersifat sekratin (lebih mementingkan sukunya dan daerahnya) menjadi bersifat nasionalis (lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negaranya) · Semboyan yang diajarkan Islam yang berbunyi “Islam adalah agama yang cinta damai. harkat.5 Peranan Umat Islam di Indonesia 2. khususnya para pemuda. Sunan Bonang. masuk ke Indonesia. Peranan Umat Islam pada Masa Penjajahan Sebelum kaum penjajah. mampu mengubah masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem kasta dan diskriminasi menjadi masyarakat yang setiap anggotanya mempunyai kedudukan.1 Masa Penjajahan a. Adapun wali-wali tersebut yaitu. 2. dan Jepang. Sunan Gunung Jati. yakni Portugis. Dengan dianutnya agama Islam tersebut. Sunan Giri. Belanda. · Rasa persamaan dan rasa keadilan yang diajarkan Islam. tetapi lebih cinta kemerdekaan” telah mampu mendorong masyarakat Indonesia untuk melakukan usaha-usaha mewujudkan kemerdekaan bangsanya dengan berbagai cara. Sunan Drajat. Sunan Kalijaga. Perubahan-perubahan itu antara lain: · Masyarakat Indonesia dibebaskan dari pemujaan berhala dan pendewaan raja-raja serta dibimbing agar menghambakan diri hanya kepada Allah SWT. Sunan Ampel.

Perlawanan terhadap Penjajah Belanda 2. yakni dengan mendirikan sekolah-sekolah. rumah-rumah penampungan bagi warga miskin dan perpustakaan-perpustakaan. Ahmad Dahlan pada tanggal 18 November 1912.H. Dua tokoh penting dalam upaya pembentukan NU adalah K. . Serikat Dagang Islam/Serikat Islam Serikat Dagang Islam didirikan oeh Haji Samanhudi dan Mas Tirta Adisuryo pada tahun 1905 di Kota Solo. NU senantiasa berjuang menentang pejajahan dan pernah mengeluarkan pernyataan politik yang isinya: · Menolak kerja rodi yang dibebankan oleh penjajah kepada rakyat. Muhammadiyah Organisasi Islam Muhammadiyah didirikan di kota Yogyakarta oleh K.Perlawanan terhadap Penjajah Portugis 2.H.2 Masa Perang Kemerdekaan a. Tujuan organisasi ini pada awalnya adalah menggalang kekuatan para pedagang Islam melawan monopoli pedagang Cina dan memajukan agama Islam. Hasyim Asy’ari dan K. Nahdlatul Ulama (NU) NU didirikan di Surabaya pada tanggal 31 Januari 1926. Peranan Muhammadiyah pada masa penjajahan Belanda lebih dititikberatkan pada usaha-usaha mencerdaskan rakyat Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Peranan Organisasi dan Pondok Pesantren Pada Masa Perang Kemerdekaan Organisasi-organisasi yang dimaksud antara lain: 1. Perlawanan Kerajaan Islam dalam Menentang Penjajahan 1.b. 3. b. panti asuhan. · Menolak rencana ordonansi (peraturan pemerintah) tentang perkawinan tercatat. Pada masa penjajahan Belanda. rumah sakit. 2.5. baik sekolah umum maupun sekolah agama. · Menolak diadakannya Milisi (wajib militer) · Menyokong GAPI dalam menuntut Indonesia yang memiliki parlemen kepada pemerintah kolonial Belanda.H. Peranan Ulama Islam Pada Masa Perang Kemerdekaan Peranan ulama Islam Indonesia pada masa perang kemerdekaan ada dua macam: · Membina kader umat Islam. Wahab Hasbullah. melalui pesantren dan aktif dalam pembinaan masyarakat · Turut berjuang secara fisik sebagai pemimpin perang.

perjanjian Roem Royen. · Akan berjuang mengusir penjajah. 2. misalnya: perundingan Linggarjati. Mata pelajaran yang diajarkan di pesantren adalah: Ilmu Tauhid. dan Ilmu Mantik. · Menyatakan bahwa seorang yang mati dalam melawan penjajahan adalah mati syahid. Usaha-usaha pembangunan yang berencana dan terarah dimulai semenjak Repelita I. untuk berjuang di garis depan menentang penjajah. kitab-kitab berbahasa arab yang tidak berharakat atau gundul. Sumber pelajarannya. dan Belanda. pemerintah dan segenap bangsa Indonesia melakukan usaha-usaha pembangunan dalam berbagai bidang demi tercapainya tujuan nasional yang diamanatkan oleh UUD 1945. baik perjuangan fisik (berperang) mauapun perjuangan diplomasi. yaitu perundingan antara Indonesia dan Belanda. yang biasa disebut dengan “Kitab Kuning”. negara Sekutu. PERTI (Persatuan Tarbiyah Islam). dst. Persatuan Umat Islam (PUI). dan PUSA (Persatuan Ulama Seluruh Aceh) Pada masa penjajahan Jepang. yang telah mengeluarkan pernyataan politiknya sebagai berikut: · Membentuk barisan fi sabilillah. dan Konferensi Meja Bundar di Den Haag. 5. yang penyelenggaraan pendidikannya bersifat tradisional dan sederhana. karena hukumnya adalah fardu ain. tampil di barisan terdepan dalam perjuangan.4. Pondok Pesantren Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertus di Indonesia. Dalam usaha mengisi kemerdekaan. kemerdekaan negara Republik Indonesia dipertahankan melalui usaha- usaha diplomatik. Di tahun-tahun awal kelahirannya sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. perjanjian Renville. Selain itu. Peranan Umat Islam pada Masa Pembangunan Dalam usaha mempertahankan kemerdekaan negara Republik Indonesia. Persatuan Islam (PERSIS). Fikih Islam. .3 Masa Pembangunan a. Ushul Fikih.5. bangsa Indonesia harus menghadapi Jepang. sesuai dengan ajaran Islam. Saraf. biasanya. Akhlak. Nahwu. semua organisasi Islam tersebut berkumpul dalam suatu wadah partai yang bernama Majelis Islam Tinggi. · Membentuk barisan palang merah wanita. umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk. Organisasi-organisasi Islam lainnya yang didirikan pada masa penjajahan Organisasi Islam lainnya yang didirikan pada masa penjajahan Belanda di antaranya adalah Al Irsyad.

Adapun peranan MUI pada masa pembangunan adalah:  Memberikan fatwa dan nasihat keagamaan dalam masalah sosial kemasyarakatan kepada pemerintah dan umat Islam Indonesia pada umumnya. . sebagai amar ma’ruf nahi mungkar dalam usaha meningkatkan ketahanan nasional.  MUI adalah penghubung antara Ulama dan Umara serta menjadi penerjemah timbal-balik antara pemerintah dan umat Islam Indonesia guna menyukseskan pembangunna nasional. dan mengembangkan pesantren-pesantren . BKIA (Balai Kesehatan Ibu dan Anak). Peranan NU pada masa pembangunan adalah:  Mendirikan madrasah-madrasah.  Membantu dan mengurusi anak-anak yatim dan fakir miskin. berbudi luhur dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. antara lain mendirikan Rumah Sakit. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). seperti Madrasah Ibtidaiyah.  Melakukan usaha-usaha di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Tsanawiyah. Nahdlatul Ulama (NU).  Memperkuat Ukhuwah Islamiah dan melaksanakan kerukunan antar umat beragama dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional. mengelola. dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Aliyah dan Perguruan Tinggi. Panti Asuhan dan Pos Santunan Sosial.b. Peranan Muhammadiyah dalam masa pembangunan antara lain:  Melakukan usaha-usaha agar masyarakat Indonesia berilmu pengetahuan tinggi.  Mendirikan. Peranan Organisasi Islam dalam Masa Pembangunan Organisasi Islam yang ada pada masa pembangunan ini cukup banyak. antara lain: Muhammadiyah. Poliklinik.

 Menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Tuhan yang maha Esa. Rasa persamaan dan rasa keadilan yang diajarkan islam mampu mengubah masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem kasta dan diskriminasi menjadi masyarakat yang setiap anggotanya mempunyai kedudukan. Mula-mula dengan cara damai.6 Hikmah Perkembangan Islam di Indonesia Hikmah perkembangan Islam di Indonesia antara lain sebagai berikut. harkat.  Mengadakan pembinaan mentel spiritual. “dan perangilah dijalan Allah orang-orang yang memerangi kamu. khususnya para pemudanya. . 2. tetapi janganlah kamu melampaui batas. yang dulunya bersifat sectarian (lebih mementingkan sukunya dan daerahnya) menjadi bersifat nasionalis.”  Masyarakat Indonesia dibebaskan dari pemujaan berhala dan pendewaan raja-raja serta dibimbing agar menghambakan diri hanya kepada Allah.  Semangat cinta tanah air dan rasa kebangsaan yang didengungkan Islam dengan semboyan”Hubbul-watan minaliiman” (cinta tanah air sebagian dari iman) mampu mengubah cara berpikir masyarakat Indonesia.  Memupuk persatuan dan kesatuan umat. tapi karena tidak bisa lalu dengan cara menempu peperangan. Hal ini ditandai dengan lahirnya organisasi pemuda yang bernama Jong Indonesia pada bulan februari 1927 dan dikumandangkannya sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 1928. martabat dan hak-hak yang sama. karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas.  Semboyang yang diajarkan Islam yang berbunyi “Islam adalah agama yang cinta damai. Allah SWT berfirman.  Mencerdaskan bangsa Indonesia.c. Peranan Lembaga Pendidikan Islam dalam Pembangunan Adapun peranan-peranan kelembagaan Islam dalam pembangunan antara lain:  Melakukan usaha-usaha agar masyarakat Indonesia bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa. tetapi lebih cinta kemerdekaan” telah mampu mendorong masyarakat Indonesia untuk melakukan usaha-usaha mewujudkan kemerdekaan bangsanya dengan berbagai cara.

Sunan Kalijaga. Islam berkembang dan tersebar di Indonesia justru dengan cara damai dan persuasif berkat kegigihan para ulama.d 20 Maret 1963 di Medan. dan Saluran politik. Hamzah Fansuri. Jawa. . Saran Islam adalah agama yang damai. dan Maluku  Para ulama awal yang menyebarkan Islam di Indonesia di antaranya yaitu. Syaikh Abdussamad Al-Palimbani. B. BAB III PENUTUP A. Sulawesi. bukan dengan peperangan ataupun penjajahan. Saluran pendidikan. Kesimpulan  Masuknya Islam di Indonesia” pada tanggal 17 s. Saluran perkawinan. Menurut sumber lain menyebutkan bahwa Islam sudah mulai ekspedisinya ke Nusantara pada masa Khulafaur Rasyidin (masa pemerintahan Abu Bakar Shiddiq.  Perkembangan Islam di Indonesia terbagi menjadi beberapa wilayah diantaranya yaitu Sumatera. Saluran kesenian. Umar bin Khattab. Islam masuk ke Indonesia. Sunan Bonang. Sunan Kudus dan Sunan Muria). Pengaruh kesenian. Sunan Ampel. Saluran tasawuf. Dari keenam saluran di ataslah islam bisa menjangkau hampir ke seluruh pelosok Indonesia yang salah satu pengaruhnya diakui sebagai kebudayaan Indonesia sendiri sampai sekarang seperti Pengaruh bahasa dan nama. Syaikh Muhammad bin Umar n-Nawawi Al-Bantani dan wali songo (Maulana Malik Ibrahim. Syaikh Muhammad Yusuf Al-Makasari.  Sedangkan masuknya islam di Indonesia menurut uka tjandrasasmita dilakukan dengan enam saluran yaitu: Saluran perdagangan. Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib). Sunan Gunung Jati. Maka dari itu melalui makalah ini kita di ajarkan untuk dapat berdamai dengan orang-orang disekitar kita. Pengaruh adat-istiadat. disebarkan langsung dari Madinah. Sunan Drajat. Hindarilah segala pertengkaran yang dapat merusak hubungan silaturrahmi kita. Kalimantan. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama hijriyah atau pada abad ke tujuh masehi. Sunan Giri.

/proses-awal-penyebaran-islam-di-indonesia  eljannahraheem....com/.blogspot.com/.blogspot.com/tema/hikmah-perkembangan-islam-di-indonesia.....com/.blogspot..net/./sejarah-masuknya-islam-di indonesia  www.com/. DAFTAR PUSTAKA  http://kafeilmu./proses-penyebaran-islam-di-indonesia  sejarah11-jt.../peranan-umat-islam-indonesia .blogspot./perkembangan-islam-di-indonesia  amifta45.slideshare.html  nurilblog.