Anda di halaman 1dari 10

PERTEMUAN - 3

Materi : ​Penyajian data dalam bentuk garis-kolom, daftar kontigensi, daftar
distribusi frekuensi
Tujuan :
Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa dapat mengetahui cara dan
membuat penyajian data

A. Penyajian Data
Penyajian data merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan
hasil pengamatan, penelitian yang telah dilakukan agar dapat dipahami dan
dianalisis sesuai dengan tujuan yang diinginkan.Data yang disajikan harus
sederhana dan jelas agar mudah dibaca. Penyajian data juga dimaksudkan agar
para pengamat dapat dengan mudah memahami apa yang kita sajikan untuk
selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan maupun analisis.
1. Penyajian Data Dalam Bentuk Tulisan ​(Textular Presentation)
Penyajian dalan bentuk tulisan sebenarnya merupakan gambaram umum
tentang kesimpulan hasil pengamatan. Dalam bidang kedokteran, penyajian
dalam bentuk tulisan hanya digunakan untuk memberikan informasi.
Penyajian dalam bentuk tulisan banyak digunakan dalam bidang sosial,
ekonomi, psikologi maupun bidang lainnya yang berperan sebagai laporan
hasil penelitian kualitatif. Misalnya, untuk mengetahui persepsi masyarakat
tentang suatu produk yang telah dipasarkan atau penerimaan, pendapat serta
kepercayaan masyarakat terhadap suatu program pemerintah atau program
pelayanan pada manyarakat atau keberadaan petugas kesehatan yang terdapat
didaerah.
Contoh
Seorang pimpinan produksi memberikan informasi tentang kondisi
departemen produksi yang dipimpinnya. Jumlah produksi di departemen

184 Yamaha 2.231 Suzuki 275. Tabel 1. Berikut penyajian data dalam bentuk Tabel biasa disajikan pada Tabel 1. Hasil Produksi PT.510 Kawasaki 165. Dengan semakin banyak jumlah produksi yang dihasilkan menunjukkan bahwa permintaan produk meningkat seiring dengan pelayanan yang lebih baik. Jumlah produksi kendaraan bermotor di Indonesia Merk Tahun 2015 Honda 5. 2.055. sedangkan Tabel kontingensi disajikan pada Tabel 2.produksi meningkat dari tahun ke tahun hingga melampaui kapasitas produksi. Penyajian dalam bentuk tabel biasa maupun tabel kontingensi banyak digunakan pada penulisan laporan hasil penelitian maupun data hasil observasi dengan tujuan agar orang mudah memperoleh gambaran rinci tentang hasil penelitian atau observasi yang telah dilakukan. Penyajian Data Dalam Bentuk Tabel (​Table Persentation​) Penyajian dalam bentuk tabel merupakan penyajian data dalam bentuk angka yang disusun secara teratur dalam bentuk kolom dan baris.902 Total 7.886.390. Tabel kontigensi atau biasanya disebut tabel tabulasi silang atau crosstab ​merupakan tabel yang disusun berdasarkan tabulasi data menurut 2 atau lebih kategori. Dalam hal ini. Jaya Abadi Jenis Departemen Total Produk I II III IV A 20 30 50 60 160 .827 Sumber : AISI Motor otomotif Tabel 2. yang harus segera ditingkatkan adalah penambahan mesin dan operator agar produksi berjalan lancar.

​Tabel distribusi frekuensi nilai 3. Penyajian Data DalamBentuk Grafik (​Grafical on Diagram Presentation​) . Dikenal dua bentuk distribusi frekuensi menurut pembagian kelasnya. Tabel 3. B 15 25 40 50 130 C 10 20 25 30 85 Total 45 75 115 140 375 Tabel distribusi frekuensi adalah susunan data dalam suatu tabel yang telah diklasifikasikan menurut kelas-kelas atau kategori tertentu. Sedangkan kategori kelas dalam tabel distribusi frekuensi kuantitatif. terdapat dua macam. yaitu distribusi frekuensi kualitatif (kategori) dan distribusi frekuensi kuantitatif (bilangan)​. yaitu kategori data tunggal dan kategori data berkelompok (bergolong). Berikut ini contoh Tabel distribusi frekuensi nilai seperti disajikan pada Tabel 3.​ Pada distribusi frekuensi kualitatif pembagian kelasnya didasarkan pada kategori tertentu dan banyak digunakan untuk data berskala ukur nominal.

Gambar 1.beberapa kategori dalam variabel atau satu variable pada waktu dan tempat yang berbeda. Membandingkan beberapa variabel. Grafik bar hasil produksi di PT Jaya Abadi . Grafik Batang​ (Bar diagram) Grafik batang adalah grafik yang berbentuk batang yang penilaiannya dilakukan berdasarkan tinggi batang. Meramalkan perubahan yang terjadi dengan berjalannya waktu (​time series​) c. b. termasuk bidang produksi karena penyajian dalam bentuk grafik lebih menarik dan mudah dipahami. Grafik merupakan salah satu bentuk penyajian data statistik yang banyak dilakukan dalam berbagai bidang. Grafik terdiri dari beberapa macam antara lain: a. Mengetahui adanya hubungan dua variabel atau lebih. · Penyajian data dalam bentuk grafik memiliki beberapa manfaat antara lain: a. Adapun contoh grafik dalam bentuk kolom disajikan pada Gambar 2. Contoh grafik batang disajikan pada Gambar 1. Grafik batang dapat digunakan untuk mengadakan perbandingan beberapa variabel dalam waktu dan tempat yang sama atau satu variable dalam waktu dan tempat yang berbeda.

Grafik lingkaran hasil produksi di PT Jaya Abadi c. Grafik Garis . sehingga disebut pie diagram. Gambar 3. Grafik Lingkaran Grafik lingkaran merupakan grafik yang disajikan dalam bentuk lingkaran. Gambar 2. Lingkaran dapat digambar dalam 3 dimensi sehingga menyerupai kue. Grafik lingkaran digunakan untuk membandingkan secara relatif kategori-kategori dalam satu variabel seperti disajikan pada Gambar 3. Grafik kolom hasil produksi di PT Jaya Abadi b.

Grafik garis merupakan penyajian data dalam bentuk garis seperti disajikan pada Gambar 4. Bentuk kurva bermacam-macam. grafik garis proporsional juga dapat digunakan untuk mengadakan perbandingan beberapa variabel atau perubahan satu variabel yang terjadi dengan berjalannya waktu. 4) Grafik Garis lengkung Kurva merupakan grafik yang dihasilkan secaera teoritis. Dalam prakteknya kurva yang ada merupakan hasil penghalusan. 3) Grafik Garis Patah Patah Grafik ini banyak dijumpai pada garfik deret berkala yang digunakan untuk mengetahui perubahan yang terjadi dengan berjalannya waktu. 2) Grafik Frekuensi kumulatif​ ( Ogive) Ogive dihasilkan dari data frekuensi disrtibusi kumulatif dan digunakan untuk mengetahui posisi individu dalam suatu kelompok. Grafik garis hasil produksi di PT Jaya Abadi 1) Grafik garis proporsional Grafik ini merupakan grafik garis yang dinyatakan dalam persen. secara garis besar dapat dibagi: Berdasarkan simetrisitas a) Kurva simetris . Gambar 4. Seperti pada grafik batang proporsional.

Gambar 5. Kurva normal. Kurva simetris b) Kurva asimetris Gambar 6. Kurva asimetris Berdasarkan tinggi puncak a) Kurva normal ( mesokurtik) b) Kurva leptokurtik c) Kurva Platikurtik Gambar 7. leptokurtik dan platikurtik .

Kurva bentuk J b) Kurva bentuk L . bimodal dan multimodal Berdasarkan bentuk a) Kurva bentuk J Gambar 9.Berdasarkan jumlah puncak a) Kurva unimodal b) Kurva bimodal c) Kurva multimodal Gambar 8. Kurva unimodal.

. Diagram Pencar ( ​Scattered Diagram​ ) Grafik pencar dihasilkan dari titik koordinat dan merupakan grafik korelasi atau kecendrungan karena digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel yang berpasangan ​seperti disajikan pada Gambar 11. Kurva bentuk L d. Gambar 10.

seperti puskesmas. Diagram pencar hasil produksi di PT Jaya Abadi e. Gambar 12. lokasi dan letak suatu produksi di daerah. Grafik Peta ( ​Map Diagram​ ) Grafik ini berupa peta. Sebagai contoh grafik peta cadangan gas bumi Indonesia disajikan pada Gambar 12.biasa terdapat pada instansi yang mempunyai wilayah kerja. desa dan kecamatan. Grafik ini digunakan untuk mengetahui batas desa. ​grafik peta cadangan gas bumi Indonesia . Gambar 11.