Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Toksikokinetik adalah ilmu yang mempenlajari kinetika zar toksik atau
pengaruh tubuh terhadap zat toksik yang terdiri atas sederetan proses yang sering
disingkat dengan ADME, yaitu absorpsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi
(Goodman 2007). Menurut Lazuardi (2010), absorpsi adalah suatu proses
masuknya bioaktif kedalam sirkulasi darah menuju target organ melalui berbagai
membran penghalang. Kecepatan dan banyaknya obat yang diabsorpsi
menentukan onset dan durasi suatu sediaan. Beberapa faktor penting yang
berpengaruh pada jumlah dan kecepatan zat untuk terabsorpsi yaitu rute
pemberian atau jalur paparan, konsentrasi dan lamanya kontak dengan tempat
absorpsi, sifat kimia dan fisika dari xenobiotik.

Berbagai mekanisme terlibat dalam proses ini diantaranya adalah absorpsi
secara pasif tanpa memerlukan adanya energi dan proses yang memerlukan energi
yang disebut transportasi aktif. Selain dua mekanisme ini dikenal juga mekanisme
absorpsi lainnya diantaranya adalah absorpsi dengan transport konvektif,
berfasilitas, pasangan ion, dan pinositosis.
Mekanisme absorbsi ini juga terjadi pada lambung. Umumnya obat yang
bersifat mudah larut lemak akan mudah diabsorbsi oleh tubuh karena membran
barier tempat masuknya bioaktif sebagian besar tersusun dari lemak pada bagian
luarnya sehingga bersifat hidrofob. Kemampuan obat larut dalm lemak atau air
menentukan banyaknya jumlah obat yang diabsorbsi, pernyataan tersebut disebut
koefisien partisi (Lazuardi 2010).
Tujuan
Praktikum ini bertujuan mempelajari pengaruh pH terhadap banyaknya
obat yang diabsorbsi di lambung dan membandingkan tingkat absorbsi sediaan
dalam suasana asam dan basa.

DAFTAR PUSTAKA

Goodman, Gilman. 2007. Dasar Farmakologi Terapi. Jakarta (ID): EGC.

. Jakarta (ID): Penerbit Ghalia Indonesia.Lazuardi M. Biofarmasetik dan Farmakokinetik Klinik Medis Veteriner. 2010.