Anda di halaman 1dari 8

Diagnosa Keperawatan

Domain 3. Eliminasi dan pertukaran


Kelas 2. Fungsi Gastrointestinal
No Diagnosa Keperawatan
1. Konstipasi (00011)
Definisi:
Penurunan frekuensi normal defekasi yang disertai kesulitan atau
pengeluaran feses tidak tuntas dan/ feses yang keras, kering dan
banyak

Batasan karakteristik:
- Nyeri abdomen
- Nyeri tekan abdomen dengan teraba resistensi otot
- Nyeri tekan abdomen tanpa teraba resistensi otot
- Anoreksia
- Penampilan tidak khas pada lansia
- Borborigmi
- Darah merah pada feses
- Perubahan pada pola defekasi
- Penurunan frekuensi defekasi
- Penurunan volume feses
- Distensi abdomen
- Keletihan
- Feses keras dan berbentuk
- Sakit kepala
- Bising usus hiperaktif
- Bising usus hipoaktif
- Tidak dapat defekasi
- Peningkatan tekanan intraabdomen
- Tidak dapat makan
- Feses cair
- Nyeri pada saat defekasi
- Massa abdomen yang dapat diraba
- Massa rektal yang dapat diraba
- Perkusi abdomen pekak
- Rasa penuh rektal
- Rasa tekanan rektal
- Sering flatus
- Adanya feses lunak, seperti pasta di dalam rektum
- Mengejan pada saat defekasi
- Muntah

Faktor yang berhubungan:


- Kelemahan otot abdomen
- Rata-rata aktivitas fisik harian kurang dari yang dianjurkan
menurut gender dan usia
- Konfusi
- Penurunan motilitas traktus gastrointestinal
- Dehidrasi
- Depresi
- Perubahan kebiasaan makan
- Gangguan emosi
- Kebiasaan menekan dorongan defekasi
- Kebiasaan makan buruk
- Hygiene oral tidak adekuat
- Asupan serat kurang
- Asupan cairan kurang
- Kebiasaan defekasi tidak teratur
- Penyalahgunaan laksatif
- Obesitas
- Perubahan lingkungan baru

Kondisi terkait:
- Ketidakseimbangan elektrolit
- Hemoroid
- Penyakit Hirschprung
- Ketidakadekuatan gigi geligi
- Garam besi
- Gangguan neurologis
- Obstruksi usus pasca bedah
- Kehamilan
- Pembesaran prostat
- Abses rektal
- Fisura anal rektal
- Striktur anal rektal
- Prolaps rektal
- Ulkus rektal
- Rektokel
- Tumor

2. Risiko Konstipasi (00015)


Definisi:
Rentan mengalami penurunan frekuensi defekasi normal yang
disertai dengan kesulitan atau tidak lampiasnya pasase feses, yang
dapat mengganggu kesehatan

Faktor risiko:
- Kelemahan otot abdomen
- Rata-rata aktivitas fisik harian kurang dari yang dianjurkan
menurut gender dan usia
- Konfusi
- Penurunan motilitas traktus gastrointestinal
- Dehidrasi
- Depresi
- Perubahan kebiasaan makan
- Gangguan emosi
- Kebiasaan menekan dorongan untuk defekasi
- Kebiasaan diet tidak adekuat
- Kebiasaan hygiene oral tidak adekuat
- Kebiasaan toileting tidak adekuat
- Asupan serat kurang
- Asupan caran kurang
- Kebiasaan defekasi tidak teratur
- Penyalahgunaan laksatif
- Obesitas
- Perubahan lingkungan baru

Kondisi terkait:
- Ketidakseimbangan elektrolit
- Hemoroid
- Penyakit Hirschprung
- Ketidakadekuatan gigi geligi
- Garam besi
- Gangguan neurologis
- Obstruksi usus pasca bedah
- Kehamilan
- Pembesaran prostat
- Abses rektal
- Fisura anal rektal
- Striktur anal rektal
- Prolaps rektal
- Ulkus rektal
- Rektokel
- Tumor
2) Perencanaan/Nursing Planning
DIAGNOSIS PARAF &
NO. TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (NOC) INTERVENSI (NIC)
KEPERAWATAN NAMA
1. Konstipasi Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 24 jam NIC: Manajemen Konstipasi/lmpaksi Dewi
(00011) pasien menunjukkan hasil : (0450)

Eliminasi Usus (0501) a. Monitor tanda dan gejala konstipasi


Tujuan b. Monitor hasil produksi pergerakan
No. Indikator Awal
1 2 3 4 5 usus (feses), meliputi: frekuensi,
1. Pola eliminasi 2 √ konsistensi, bentuk, volume, dan
Kontrol gerakan warna, dengan cara yang tepat
2. 2 √ c. Monitor bising usus
usus
3. Warna feses 2 √ d. Timbang berat badan pasien secara
Jumlah feses untuk teratur
4. 1 √ e. Evaluasi jenis pengobatan yang
diet
Feses lembut dan memiliki efek samping pada
5. 2 √ gastrointestinal lnstruksikan
berbentuk
6. Kemudahan BAB 1 √ pasien/keluarga untuk mencatat
7. Tekanan sfingter 2 √ warna, volume, frekuensi, dan
Otot untuk konsistensi dari feses
8. 2 √ f. Sarankan penggunaan laksatif,
mengeluarkan feses
Pengeluaran feses dengan cara yang tepat
9. 2 √ Informasikan pada pasien mengenai
tanpa bantuan
prosedur untuk mengeluarkan feses
10. Suara bising usus 2 √
secara manual, jika diperlukan
11. Pola eliminasi 1 √
g. Lakukan enema atau irigasi, dengan
tepat
Keterangan : h. Jelaskan penyebab dari masalah dan
1. Sangat terganggu rasionalisasi tindakan pada pasien
2. Banyak terganggu Identifikasi faktor-faktor (misalnya,
3. Cukup terganggu pengobatan, tirah baring, dan diet)
4. Sedikit terganggu yang menyebabkan atau
5. Tidak terganggu berkontribusi pada terjadinya
konstipasi
- Pola eliminasi normal, 2-3 kali/hari (050101) i. Ajarkan pasien atau keluarga
- Kontrol gerakan usus (050102) mengenai proses pencernaan
- Warna feses: feses berwarna coklat/ tidak berwarna normal
hitam atau merah (050103) j. Berikan petunjuk pada pasien
- Jumlah feses untuk diet, 0,25-1 pound per hari untuk dapat berkonsultasi dengan
(050104) dokter jika konstipasi masih tetap
- Feses lembut dan berbentuk (050105) terjadi
- Kemudahan BAB: tidak mengejan, tidak menggunakan k. Konsultasikan dengan dokter
stimulus jari (050112) mengenai penurunan/peningkatan
- Tekanan sfingter normal (050118) frekuensi bising usus
- Tidak menggunakan otot tambahan untuk
mengeluarkan feses (mengejan) (050119)
- Pengeluaran feses tanpa bantuan (050121) NIC: Manajemen Saluran Cerna
- Suara bising usus normal, 5-30 kali/menit (050129) (0430)

a. Monitor buang air besar termasuk


frekuensi, konsistensi, bentuk,
volume, dan warna, dengan cara
yang tepat
b. Monitor bising usus
c. Monitor adanya tanda dan gejala
diare, konstipasi, dan impaksi
d. Catat tanggal buang air besar
terakhir
e. Catat masalah BAB yang sudah ada
sebelumnya, BAB rutin, dan
penggunaan laksatif
f. Masukkan supositoria rektal,
sesuai dengan kebutuhan
g. Instruksikan pasien mengenai
makanan tinggi serat, dengan cara
yang tepat
h. Berikan cairan hangat setelah
makan, dengan cara yang tepat
i. Ajarkan pasien mengenai
makanan-makanan tertentu yang
membantu mendukung
keteraturan aktivitas usus
j. Anjurkan anggota pasien/keluarga
untuk mencatat warna, volume,
frekuensi, dan konsistensi tinja

2. Risiko Konstipasi Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 24 jam NIC: Manajemen Saluran Cerna Dewi
(00015) pasien menunjukkan hasil : (0430)

a. Monitor buang air besar termasuk


frekuensi, konsistensi, bentuk,
volume, dan warna, dengan cara
Eliminasi Usus (0501) yang tepat
Tujuan b. Monitor bising usus
No. Indikator Awal
1 2 3 4 5 c. Monitor adanya tanda dan gejala
1. Pola eliminasi 3 √ diare, konstipasi, dan impaksi
Kontrol gerakan d. Catat tanggal buang air besar
2. 2 √ terakhir
usus
3. Warna feses 2 √ e. Catat masalah BAB yang sudah ada
Jumlah feses untuk sebelumnya, BAB rutin, dan
4. 1 √ penggunaan laksatif
diet
Feses lembut dan f. Masukkan supositoria rektal,
5. 3 √ sesuai dengan kebutuhan
berbentuk
6. Kemudahan BAB 2 √ g. Instruksikan pasien mengenai
7. Tekanan sfingter 2 √ makanan tinggi serat, dengan cara
Otot untuk yang tepat
8. 2 √ h. Berikan cairan hangat setelah
mengeluarkan feses
Pengeluaran feses makan, dengan cara yang tepat
9. 2 √ i. Ajarkan pasien mengenai
tanpa bantuan
makanan-makanan tertentu yang
10. Suara bising usus 2 √
membantu mendukung
11. Pola eliminasi 1 √
keteraturan aktivitas usus
j. Anjurkan anggota pasien/keluarga
untuk mencatat warna, volume,
Keterangan:
frekuensi, dan konsistensi tinja
1. Sangat terganggu
2. Banyak terganggu
3. Cukup terganggu
4. Sedikit terganggu
5. Tidak terganggu
- Pola eliminasi normal, 2-3 kali/hari (050101)
- Kontrol gerakan usus (050102)
- Warna feses: feses berwarna coklat/ tidak berwarna
hitam atau merah (050103)
- Jumlah feses untuk diet, 0,25-1 pound per hari
(050104)
- Feses lembut dan berbentuk (050105)
- Kemudahan BAB: tidak mengejan, tidak menggunakan
stimulus jari (050112)
- Tekanan sfingter normal (050118)
- Tidak menggunakan otot tambahan untuk
mengeluarkan feses (mengejan) (050119)
- Pengeluaran feses tanpa bantuan (050121)
- Suara bising usus normal, 5-30 kali/menit (050129)