Anda di halaman 1dari 2

Jln. Prof.Moh.

Yamin 04/10 pasarbatang Brebes, Jawa tengah

Brebes, 28 November 2014

Suratku untuk Mamah.

Mah...terimakasih atas apa yang engkau berikan kepadaku. Engkaulah manusia paling mulia
diantara lainnya. Kau adalah sumber kehidupanku. Kaulah yang telah memperbolehkanku
untuk melihat indahnya dunia, merawatku dari kecil hingga aku sebesar ini. Separuh jiwamu
adalah jiwaku

Mah...engkau adalah ibu yang paling pintar membuatku senang, kaulah tonggak bagiku untuk
berdiri dengan tegap melawan semua cobaan dari kehidupanku.

Dengan sabarnya kau mengajariku, memberitahuku akan apa yang aku lakukan adalah salah.
Aku sadar, terlalu banyak salah yang aku perbuat kepadamu. Maaf beribu maaf, perkataanku
yang telah membuat engkau bersedih, perbuatanku yang telah membuatmu menangis.
Apakah cukup dengan maafku? Aku hanya mampu berkata maaf dan menangis didepanmu.
Sumpah demi apapun, bulir air matamu adalah kesakitan untukku. Tawamu adalah
kebahagianku

Engkau telah berbohong demi kebahagiaanku. Terlalu banyak pengorbananmu yang telah kau
lakukan untukku. Kau lebih senang membuatku tertawa dan merasa bahagia sedangkan
diriku? Akulah diyah, anak mamah yang terkadang membuat mamah menangis, membuat
mamah kecewa. Percayalah mah... aku akan berusaha sekuat semampuku untuk membuatmu
bahagia

Terimakasih...terimakasih..terimakasih harus berapa banyak aku mengucupakan kata ini
berulangkali? Berapa banyak hadiah yang harus aku berikan untukmu sebagai tanda balas
jasa ini? Mungkin hadiah setinggi gunung maupun seluas laut tak akan cukup. Kasih
sayangmu tak dapat dibalas dengan apa-apa, tak tergantikan dengan apapun itu.

Mah... diyah cuma mau bilang, diyah sayang mamah. Terkadang rasa sayang diyah ini tidak
berbentuk maupun berwujud, rasa sayang ini hanya mampu diyah ucapkan. Diyah memang
bukan anak yang patuh setidaknya diyah mampu membuat mamah tersenyum akan apa yang
diyah peroleh dari pemikiran diyah. Inilah aku, yang selalu sayang mamah dengan semua
kekuranganku. Aku sayang mamah, mamahku segalanya.

hobiku menulis dan cita-citaku menjadi kebanggaan buat mamah dan semuanya . Aku lahir di Brebes. Kerap kali aku disapa dengan Diyah atau Lidiah.prof moh yamin gang cermai rt 04/10 pasarbatang brebes. Sekarang aku kelas X IIS SMA N 1 Brebes. Aku tinggal di jln.Namaku Maulidiah Nur Aliyah. 22 juni 1999.