Anda di halaman 1dari 2

Kasus 1

Seseorang wafat meninggalkan harta dan ahli waris yang terdiri dari: istri, seorang
anak laki-laki, dua anak perempuan, ayah, ibu dan seorang saudara laki-laki
kandung. Berapa bagian tiap-tiap ahli waris tersebut?
Penyelesaian :
Bagian Ahli Waris
Ahli Waris
Iterasi 1 Iterasi 2 Iterasi 3
1 3 12
Istri
8 24 96
1 4 16
Ayah
6 24 96
1 4 16
Ibu
6 24 96
1 Anak Laki- 2 26
Asobah ×
laki 4 96
13
2 Anak 24 2 26
Asobah ×
Perempuan 4 96
Saudara Laki-
Mahjub - -
laki Kandung
Jumlah 1

1
Istri mendapat bagian karena ada anak laki-laki dan perempuan sebagai
8
1
keturunan si mayit. Ayah mendapat karena bersama dengan ahli waris laki-laki
6
1
yang lain. Ibu mendapat karena bersama dengan ahli waris perempuan yang lain.
6

Anak laki-laki mendapat bagian ashabah dengan sendirinya. Anak perempuan


mendapat bagian ashabah karena ada anak laki-laki yang menjadikannya ashabah.
Karena mayit memiliki ahli waris anak laki-laki dan ayah , maka saudara laki-laki
sekandung terhijab oleh ahli waris tersebut (tidak mendapat bagian warisan). Pada
2
iterasi 2 sisa dari bagian istri, ayah, dan ibu dikali untuk satu anak laki-laki,
4
2
karena bagian laki-laki haruslah dua kali bagian dari perempuan, serta untuk dua
4

anak perempuan , karena bagian perempuan adalah setengah dari laki-laki.


Kasus 2.
Seseeorang wafat meninggalkan harta dan ahli waris yang terdiri dari: seorang Istri,
seorang Ibu, dua anak laki-laki, dan seorang cucu laki-laki dari seorang anak laki-
laki yang telah meninggal dunia. Berapa bagian tiap-tiap ahli waris tersebut?
Penyelesaian :
Bagian Ahli Waris
Ahli Waris
Iterasi 1 Iterasi 2 Itersai 3 Iterasi 4
1 3 3 9
Istri
8 24 24 72
1 4 4 12
Ibu
6 24 24 72
2 Anak laki- 4 17 34
Asobah ×
laki 6 36 72
1 Cucu laki-
Pengganti
laki dari
kedudukan 17
seorang anak
anak laki-laki 24 2 17 17
laki yang 𝑥
yang 6 72 72
telah
meninggal
meninggal
dunia
dunia
Jumlah 1

1
Istri mendapat bagian karena ada anak laki-laki sebagai keturunan si mayit. Ibu
8
1
mendapat karena ada anak laki-laki sebagai keturunan mayit. Anak laki-laki
6

mendapat bagian ashabah dengan sendirinya. Cucu laki-laki dari seorang anak laki
yang telah meninggal dunia sebagai pengganti dari anak laki-laki yang telah
4
meninggal. Pada iterasi 2 sisa dari bagian istri dan ibu dikali untuk dua anak laki-
6
2
laki, karena bagian laki-laki haruslah dua kali bagian dari perempuan, serta 6

untuk cucu laki-laki dari anak laki-laki yang telah meninggal.