Anda di halaman 1dari 112

BAB III

GAMBARAN UMUM KABUPATEN SUKOHAJO

3.1 Batas Administratif
Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di
Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Sukoharjo terletak pada
posisi 110o 42’ 06.79” Bujur Timur – 110° 57’ 33.70” Bujur Timur dan 7° 32’
17.00” Lintang Selatan – 7° 49’ 32.00” Lintang Selatan. Batas wilayah Kabupaten
Sukoharjo meliputi:
 Sebelah Utara : Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar
 Sebelah Timur : Kabupaten Karanganyar
 Sebelah Selatan : Kabupaten Gunung Kidul (DIY) dan Kabupaten
Wonogiri
 Sebelah Barat : Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten
Secara administrasi Kabupaten Sukoharjo terbagi menjadi 12 kecamatan
yang terdiri atas 150 desa dan 17 kelurahan, dengan Ibukota Kabupaten yang
terletak di Kecamatan Bendosari yang berjarak 12 km dari Kota Surakarta.
Kabupaten Sukoharjo memiliki luas wilayah keseluruhan sebesar 46.666 Ha atau
sekitar 1,43% luas wilayah Propinsi Jawa Tengah.

Sumber: Hasil Observasi 2015
Gambar 3.1
Kabupaten Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo III-1

Kabupaten Sukoharjo III-2

Tabel III.1
Luas Wilayah Tiap Kecamatan Di Kabupaten Sukoharjo
Keadaan Tahun 2013
Luas Persentase
No Kecamatan
(km2) (%)
1 Weru 41,98 9.00
2 Bulu 43,86 9.40
3 Tawangsari 39,98 8.57
4 Sukoharjo 44,58 9.55
5 Nguter 54,88 11.76
6 Bendosari 52,99 11.36
7 Polokarto 62,18 13.32
8 Mojolaban 35,54 7.62
9 Grogol 30,00 6.43
10 Baki 21,97 4.71
11 Gatak 19,47 4.17
12 Kartasura 19,23 4.12
Jumlah 466,66 100
Sumber: Kabupaten Dalam Angka, 2014

Luas Kabupaten Sukoharjo ±466,66 Ha sebagian besar penggunaan lahan di
Kabupaten Sukoharjo adalah lahan pertanian. Luas wilayah di Kabupaten
Sukoharjo beragam, Kecamatan yang memiliki luas tertinggi yaitu terdapat
dibeberapa kecamatan yaitu kecamatan Polokarto yang berbatasan dengan
Kabupaten karanganyar 62,18 km2, disusul dengan Kecamatan Bendosari dan
Kecamatan Nguter. Ketiga kecamatan tersebut merupakan bagian selatan dari
Kabupaten Sukoharjo. Kemudian luasan wilayah yang terkecil adalah di
Kecamatan Kartasura 19,23 km2 yang merupakan bagian dari utara kabupaten
dan berbatasan dengan Kota Solo.

3.2 Karakteristik Fisik Alam
Aspek fisik alam merupakan salah satu aspek yang digunakan untuk
mengetahui keadaan fisik suatu wilayah. Kondisi fisik alam tersebut meliputi
kelerengan, curah hujan, jenis tanah, hidrogeologi dan sumberdaya air. Berikut
gambaran kondisi eksisting fisik alam Kabupaten Sukoharjo.
3.2.1 Kelerengan
Secara topografi Kabupaten Sukoharjo dapat dikelompokkan menjadi dua
kelompok yaitu daerah datar meliputi Kecamatan Kartasura, Baki, Gatak, Grogol,
Sukoharjo dan Mojolaban, sedangkan daerah yang miring meliputi Kecamatan

Kabupaten Sukoharjo III-3

Mojolaban.2033 Kabupaten Sukoharjo III-4 . Nguter. Weru. Bendosari. dan Tawangsari. Nguter. Tempat tertinggi diatas permukaan air laut adalah Kecamatan Polokarto yaitu 125 m dpl dan yang terendah adalah Kecamatan Grogol yaitu 89 m dpl. Nguter. Kelerengan landai memeiliki kisaran kelerengan (0-8%) yang terdapat Kabupaten Sukoharjo yang berada di sebagian Kecamatan Weru. Bendosari. yang berada di sebagian Kecamatan Polokarto. Grogol. Weru. Mojolaban. Polokarto. Grogol. dan Tawangsari memiliki kelerengan yang beragam karena terdiri dari kelerengan rendah. Tabel III. Bulu. Polokarto. dan Tawangsari. Seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Bulu. Kelerengan atau kemiringan lahan yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo terdiri 7 klasifikasi. yang berada di 5 >40% sebagian Kecamatan Polokarto. Berikut adalah tabel klasifikasi kelerengan di Kabupaten Sukoharjo.Polokarto. Wilayah Kabupaten Sukoharjo yang berada di sebagian 3 (5-15%) Kecamatan Grogol. dengan 3 klasifikasi pada umumnya yaitu. Nguter. Bulu. Bulu. Weru. Sumber: RDTR Kabupaten Sukoharjo 2013 . Polokarto. Bulu dan Weru. Mojolaban. Seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo yang berada di 4 (15-40%) sebagian Kecamatan Grogol. Bendosari. dan Kartasura. Polokarto. Weru. dan Kartasura. Bendosari. Bulu. Nguter. dan Tawangsari.2 Klasifikasi Kelerengan yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo Klasifikasi No Wilayah Kelerengan 1 (0-2%) Meliputi seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo yang berada di sebagian Kecamatan 2 (2-5%) Weru. Polokarto. Tawangsari. Nguter. dan Tawangsari. Tawangsari. Bendosari. Weru. landai dan curam. Kemudian kelerengan landai (8- 15%) terdapat di wilayah Kabupaten Sukoharjo yang berada di sebagian Kecamatan Grogol. Bulu. Sedangkan seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo. Bendosari. Bulu. Mojolaban.

Kabupaten Sukoharjo III-5 .

Weru.609.75 dan sangat curam seluas 525 Ha.443 Ha. Tabel III. dan Tawangsari. Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo III-6 .3.sebesar 15 .25 Ha. Berdasarkan pada data yang tertera pada tabel tentang Ketinggian Wilayah Per Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.40%.3 Ketinggian Wilayah Per Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo Ketinggian diatas No Kecamatan Permukaan Laut (mdpl) 1 Weru 200 2 Bulu 107 3 Tawangsari 114 4 Sukoharjo 102 5 Nguter 95 6 Bendosari 104 7 Polokarto 116 8 Mojolaban 125 9 Grogol 104 10 Baki 89 11 Gatak 105 12 Kartasura 118 Sumber: BPN Kab. curam (15-40%) seluas 1. Bulu.2 Ketinggian Kabupaten Sukoharjo memiliki kemiringan datar (0-2%) seluas 36. Berdasarkan lereng Kabupaten Sukoharjo keadaan daerah banyak yang terletak pada lereng yang kemiringannya 0-2 % sehingga dari kondisi tersebut daerah rawan longsor akan sangat sedikit dan bahkan bisa dikatakan bebas dari tanah longsor. dapat diketahui bahwa Kecamatan Polokarto dan sekitarnya merupakan Kecamatan dengan dataran tinggi atau kemiringan terbesar pada Kabupaten Sukoharjo yaitu sebesar 125 m dpl. Hal tersebut sesuai pada Peta Kontur Kabupaten Sukoharjo yang menunjukkan bahwa kecuraman atau kemiringan lahan terbesar terdapat pada Kecamatan Polokarto. Sedangkan yang lebih dari 40 % hanya terdapat di daerah Bulu yaitu di Desa Sanggang.2. bergelombang (2-15%) seluas 8. sedajgkan wilayah dengan kelandaian terbesar terdapat pada Kecamatan Grogol dan sekitarnya yaitu sebesar 89 m dpl.088.

Kabupaten Sukoharjo III-7 .

Sukoharjo  Tanah Aluvial. dan curah hujan kurang dari 2. Tanah jenis ini terdapat pada Kecamatan Baki.965 3 Asosiasi Gromosol Coklat Kelabu 9.  Tanah Latosol. latosol. Kecamatan Tawangsari.4 Jenis Tanah di Kabupaten Sukoharjo Luasan No Jenis Tanah (Ha) 1 Latosol Coklat Kemerahan 1. gromosol. Tanah ini terbentuk Kabupaten Sukoharjo III-8 .500 mm/tahun.3 Jenis Tanah Jenis tanah di Kabupaten Sukoharjo didominasi oleh Asosiasi Aluvial Kelabu dan Aluvial Coklat Kelabu. Kecamatan Bulu dan sebagian Kecamatan Polokarto.000 meter. Jenis ini berasal dari batu kapur.652 2 Mediteran Coklat 1. tersebar di daerah beriklim basah.3.162 Kelabu 7 Rigosol Kelabu 9. Tanah ini bersifat subur karena terbentuk dari kikisan tanah humus.035 Asosiasi Aluvial Kelabu dan Aluvial Coklat 6 11. Namun jenis tanah tersebut apabila terjadi perubahan cuaca dan pergerakan tanah Kabupaten Sukoharjo berpotensi rawan longsor.948 8 Aluvial Kelabu 1. dan ketinggian tempat berkisar 300–1. litosol. Kemudian terdapat jenis tanah grumusol yang terbentuk dari material berlempung.2.837 9 Asosiasi Litosol dan Mediteran Coklat 691 Sumber: BPN Kab. Kecamatan Grogol. Tabel III.292 4 Grumosol Kelabu Tua 6. tersebar di daerah iklim subhumid atau subarid. curah hujan lebih dari 300 mm/tahun. Adapun warna dari tanah grumusol yaitu kelabu hitam dan bersifat subur. sebagian Kecamatan Mojolaban. mediteran dan regosol.084 5 Litosol 4. Berdasarkan pada peta jenis dan struktur tanah Kabupaten Sukoharjo dapat terlihat bahwa jenis tanah yang terdapat pada Kabupaten Sukoharjo merupakan tanah jenis aluvial. Kecamatan Nguter. batuan lempung. tanah jenis ini terdapat pada Kecamatan Bendosari.  Tanah Gromosol. Sedangkan jenis tanah alluvial terbetuk dari endapan lumpur yang dibawa langsung melalui sungai-sungai dan bersifat subur. disebut juga tanah endapan karena terbentuk dari endapan lumpur yang terbawa air hujan ke dataran rendah. Kecamatan Sukoharjo dan sebagian Kecamatan Kartasura.

Kecamatan Baki. serta sebagian kecil Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo III-9 . Tanah ini cocok untuk tanaman padi. Penyebaran di daerah beriklim subhumid. Wilayah dengan intensitas curah hujan terbesar di Kabupaten Sukoharjo terdapat pada Kecamatan Kartasura. Kecamatan Bulu.5 Geologi Kondsi geologi yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo berdasarkan peta geoloi terlihat bahwa Kecamatan Tawangsari.2. palawija. wilayah dengan intensitas curah hujan terendah terdapat pada Kecamatan Grogol. Kecamatan Gatak. Warna tanah cokelat hingga merah. Kecamatan Bulu dan sebagian Kecamatan Bendosari.4 Curah Hujan Curah hujan rata-rata pada Kabupaten Sukoharjo berdasarkan data yang tersedia tercatat berkisar 1000 – 2500 mm. sedangkan wilayah dengan intensitas curah hujan sedang terdapat pada Kecamatan Gatak.  Tanah Mediteran. Kabupaten Sukoharjo terbagi pada 3 kategori intensitas curah hujan. 1500 – 2000 mm dan 2000 – 2500 mm. Kecamatan Sukoharjo. Kecamatan Baki. Kecamatan Nguter. Kecamatan Mojolaban. Kecamatan Gatak dan Kecamatan Weru. Tanah Alluvium merupakan tanah hasil erosi yang diendapkan di dataran rendah. merupakan jenis tanah berbatu-batu dengan lapisan tanah yang tidak begitu tebal. Kecamatan Tawangsari. Kecamatan Mojolaban. tembakau. 3. merupakan endapan abu vulkanik baru yang memiliki butir kasar. antara 1000 – 1500 mm. Kecamatan Bendosari dan sebagian Kecamatan Polokarto merupakan tanah Alluvium.  Tanah Litosol. Jenis tanah ini terdapat pada Kecamatan Polokarto.2. dan buah-buahan. Kecamatan Grogol. Penyebaran terutama pada daerah lereng Gunung Api. dari batuan Gunung Api kemudian mengalami proses pelapukan lanjut. tebu. Kecamatan Sukoharjo. tanah jenis ini berasal dari batuan kapur keras (limestone).  Tanah Regosol. 3. Kecamatan Weru. Tanag mediteran terdapat pada sebagian Kecamatan Mojolaban. Tanah jenis tersebut terdapat pada Kecamatan Kartasura. topografi karst dan lereng vulkan dengan ketinggian di bawah 400 m. Kecamatan Nguter. Bahannya berasal dari jenis batuan beku yang belum mengalami proses pelapukan secara sempurna terdapat pada Kecamatan Tawangsari dan Kecamatan Bulu. kelapa. Ciri-ciri tanah aluvium adalah berwarna kelabu dan subur. Kecamatan Polokarto serta sebagian Kecamatan Sukoharjo.

Sungai Ranjing. Sungai Samin. Keadaan hidrologi ditunjukkan oleh keberadaan sungai. Sebagai Daerah aliran. Nama Sungai Luas (Km²) 1 Sungai Palur 8. Kecamatan Weru serta sebagian Kecil Kecamatan Nguter merupakan tanah formasi mandalika.00 14 Sungai Padas 8.00 11 Sungan Jlantah 15.00 2 Sungai Cabak 8. sisipan batu pasir dan batu lanau. lava dan tuff. Tabel III. mengalir beberapa sungai yang tergolong besar seperti yaitu Sungai Bengawan Solo.75 7 Sungai Umet 11. dan Sungai Walikan. dan Dengkeng. Sungai Brambang.25 5 Sungai Grenjeng 8.6 Hidrologi Kabupaten Sukoharjo dalam suatu sistem hidrologi. Formasi ini tersusun atas breksi gunung api.merupakan tanah hasil dari Gunung Api Merapi menyebabkan tanah pada kawasan tersebut merupakan tanah yang subur. Sungai Dengekeng. dengan sendirinya merupakan daerah limpasan debit air dari sungai yang melintas dan sering mengakibatkan terjadinya banjir pada musim penghujan. Samin.00 8 Sungai Sambi 4. 3.00 10 Sungai Langsur 7. dan waduk yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo.50 6 Sungai Buret 5. Tanah formasi mandalika merupakan salah satu formasi geologi di Pegunungan selatan Jawa Bagian Timur.00 9 Sungai Ranjing 18.75 12 Sungai Songgorunggi 8.50 3 Sungai Samin 23. Sungai Jlantah.50 4 Sungai Dumpul as Samin 4.00 13 Sungai Ambil-ambil 11. Sungai Proyek Waduk GM. yang meliputi Sungai Bengawan Solo. Keberadaan sungai di Kabupaten Sukoharjo merupakan bagian dari Daerah Pengembangan Sungai (DPS) Solo Hulu. merupakan kawasan yang berada pada aliran sungai Bengawan Solo.00 Kabupaten Sukoharjo III-10 .2. Tanah dengan jenis batuan gunung api lawu terdapat pada sebagian kecil Kecamatan Mojolaban.5 Daftar Nama Sungai di Kabupaten Sukoharjo No. mata air.

terbagi dalam 4 daerah irigasi.000 2.00 29 Sungai Siluwur 11.500 3.600 2.00 28 Sungai Tempel 12.30 16 Sungai Walikan 2.00 30 Sungai Tegalgondo 6.50 17 Sungai Gede 1.000 3.000 3.412.00 27 Sungai Larangan 8.800 1.500 2.000 3 Embung Penggik 3. Dari sumber air tersebut.00 25 Sungai Pakelan 9.5 Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukoharjo. yaitu:  Daerah Irigasi Jumeneng  Daerah Irigasi Colo Timur  Daerah Irigasi Trani  Daerah Irigasi Colo Barat Tabel III.000 2.000 6 Embung Kriwen 6.00 23 Sungai Gunting 7.00 Sumber: Sub Dinas Pengairan DPU Kabupaten Sukoharjo Sumber air di Kabupaten Sukoharjo berasal dari Waduk Serba Guna Gajah Mungkur dan Sungai Bengawan Solo dan anak sungai yang sebagian besar dimanfaatkan untuk pertanian.000 4 Embung Beji 7.500 2. 2013 Kabupaten Sukoharjo III-11 .600 3.000 7 Waduk Mulur 250.000 2. No.50 21 Sungai Buntung 12.00 26 Sungai Krecekan 8.200 800.6 Nama Dan Volume Air Waduk/ Situ/ Dam Di Kabupaten Sukoharjo Volume Kedalaman No.000 5 Embung Grogol 7.00 22 Sungai Karanganyar 10.50 31 Sungai Kedawung 18.00 20 Sungai Pacinan 7.000 1. Nama Luas (m²) (m³) (m) 1 Embung Ponowaren 4.00 24 Sungai Atas Aji 15.00 18 Sungai Kujon 5.000 2 Embung Kenep 4.00 19 Sungai Brambang 13. Nama Sungai Luas (Km²) 15 Sungai Gatel 5.000 4.

akuifer dengan produktivitas sedang penyebaran luas. Saluran Sekunder sepanjang : 76.687 km 2. industri dan keperluan lainnya.294 km 4. Penggunaan air bawah tanah (ABT) di Kabupaten Sukoharjo cukup strategis dilihat dari segi pendapatan. Hal yang sangat diperlukan adalah adanya pemantauan untuk air tanah. yaitu: 1. Pecinan di Kecamatan Bulu. dan Dam Colo yang mampu mengairi sawah ±19. Kujon 2 buah 3 Gaysm Pitu Gatak 3 buah 4 Kartosuro Ds.7 Daftar Sumber Mata Air Di Kabupaten Sukoharjo No. Wirogunan 4 buah Sumber: Sub Dinas Pengairan DPU Kabupaten Sukoharjo 3. akuifer produktivitas sedeang setempat.455 km Tabel III.000 m3 yang mampu mengairi sawah 4.435. Untuk mengantisipasi rusaknya sumber daya air bawah tanah ini perlu ditata dan dipantau sehingga tidak merusak sumber daya air bawah tanah di sekitar loksi industri. Guna meningkatkan efisiensi pemanfaatan air untuk pertanian. Pundung Rejo di Kecamatan Tawangsari dan Ringin Pitu di Kecamatan Nguter. Kecamatan Banyaknya 1 Bulu Dk. Terdapat 4 mata air yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Banyubiru di Kecamatan Weru. Sedangkan Waduk yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo adalah Waduk Mulur dengan kapasitas air 3. Pacinan 1 buah 2 Baki Dk. akuifer dengan produktivitas penyebaran Kabupaten Sukoharjo III-12 . Saluran tertier sepanjang : 236.7 Hidrogeologi Akuifer yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo meliputi beberapa jenis yaitu akuifer dengan produktivitas sedang.787 Ha. Saluran Kwarter sepanjang : 706. yaitu. Saluran Primer sepanjang : 43.300 Ha. Penggunaan air bawah tanah oleh industri ini harus diawasi dan dikendalikan karena penggunaan yang berlebihan akan mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas air.2. irigasi.754 km 3. Sumber 5 (lima) sumur dalam lusan tertentu harus dibuat sumur pantau untuk mengetahui tinggi permukaan air bawah tanah. telah dibangun prasarana pengairan. akuifer dengan produktivitas tinggi penyebaran luas. Air bawah tanah di Kabupaten Sukoharjo telah dimanfaatkan sebagai sumber air minum/air bersih.

Gatak. Grogol. Disamping itu juga terdapat struktur tanah endapan vulkanik muda yang terdiri dari tufa. Aquifer produktifitas sedang. Kelulusan tinggi hingga sedang. Aquifer dengan keterusan sedang tinggi pisometri air tanah atau muka air tanah diatas atau dekat dibawah muka tanah: debit sumur umumnya 5-10 liter/detik. Nguter. breksi dan lava andesit sampai basal dengan kelulusan tinggi hingga sedang. Kelulusan tinggi terutama pada endapan lahar dan aliran lava visikular. Baki. Kelulusan tingi sampai sedang. Kecamatan ini memiliki daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo dan daerah ini memiliki sub DAS yang terdiri dari 12 Sub DAS. Gatak. Umumnya pada daerah ini mempunyai struktur tanah endapan vulkanik muda yang terdiri dari tufa.luas. dan Kartasura. Kabupaten Sukoharjo III-13 . penyebaran luas. lahar. kelulusan tinggi terutama pada endapan lahar dan aliran lava vesikular. dan Kartasura. Daerah ini meliputi kecamtan Mojolaban.2 Daerah Aliran Sungai di Kabupaten Sukoharjo  Daerah akuifer produksi dengan penyebaran luas. Pada umumnya daerah ini mempunyai struktur tanah berupa aluvium endapan dataran. Sumber daya air di Kabupaten Sukoharjo yang berasal dari PDAM.  Daerah akuifer dengan produktifitas sedang. Daerah ini meliputi: Kecamatan Sukoharjo. breksi dan lava andesit sampai basal. Grogol. Sumber daya air yang ada di Kabupaten Sukoharjo berupa air permukaan seperti air sungai dan air artetis yang berasal dari sumur. Aquifer dengan keterusan sedang sampai rendah: muka air tanah beragam dari dekat muka tanah sampai lebih dalam dari 10 m: debit sumur umumnya kurang dari 5 liter/detik. penyebaran luas. Sumber: Hasil Observasi. berbutir kasar hingga sedang (kerikil dan pasir) dengan sisipan lempungan. dan daerah air tanah langka. Baki. lahar. 2015 Gambar 3.

 Aquifer dengan produktifitas sedang. Aquifer dengan keterusan dan kisaran kedalaman muka air tanah sangat beragam. Aquifer tidak menerus. Daerah ini meliputi: kecamatan Weru. berbutir kasar hingga sedang (kerikil dan Pasir) dengan sisipan lempungan. Disamping itu juga terdapat struktur tanah berupa endapan vulkanik muda. Kelulusan tinggi terutama pada endapan lahar dan aliran lava vesikular. Tawangsari dan Sukoharjo. Kelulusan rendah sampai sedang. Tabel III. terdapat setempat-setempat. lahar. terdiri dari tufa.8 Sub DAS di Kabupaten Sukoharjo No Nama Sub DAS Wilayah 1 Sub DAS Brambang Sebagian kecil Kecamatan Baki dan Gatak 2 Sub DAS Dengkeng Sebagian kecil Kecamatan Bulu 3 Sub DAS Gadingan ds Sebagian Wilayah Nguter 4 Sub DAS Gempeng Seluruh Kecamatan Tawangsari. Bulu. penyebaran luas. Pada umumnya didaerah ini mempunyai struktur tanah berupa batuan vulkanik kwarter tua. 5 Sub DAS Jlantah ds Sukoharjo. Bendosari. tergantung banyaknya celah-celah. tipis dengan keterusan rendah. Pada umumnya di daerah ini mempunyai struktur tanah berupa aluvium endapan dataran. debit sumur umumnya kurang dari 5 liter/detik. Weru. 2015 Kabupaten Sukoharjo III-14 . Bendosari dan Sukoharjo 10 Sub DAS Sanggung Sebagian Kecamatan Mojolaban 11 Sub DAS Siwaluh ds Sebagian Wilayah Sukoharjo dan Bendosari 12 Sub DAS Walikan Sebagian wilayah Nguter Sumber: BAPEDDA Kabupaten Sukoharjo. Bendosari Seluruh wilayah di Kecamatan Mojolaban dan 6 Sub DAS Mento ds sebagian kecil Kecamatan Nguter 7 Sub DAS Pepe Sebagian wilayah utara kabupaten 8 Sub DAS Pusur Kecamatan Tawangsari. dan Bulu Sebagian wilayah di kecamatan Nguter. Bulu dan Weru 9 Sub DAS Samin Kecamatan Pulokarto. Kelulusan tingi sampai sedang. breksi dan lava andesit sampai basal. Polokarto dan Mojolaban.  Aquifer dengan produktifitas tinggi. debit sumur umumnya lebih dari 5 liter/detik. Daerah ini meliputi Kecamatan Nguter.

Kabupaten Sukoharjo III-15 .

Kabupaten Sukoharjo III-16 .

Kabupaten Sukoharjo III-17 .

Kabupaten Sukoharjo III-18 .

Sedangkan lahan sawah yaitu irigasi teknis. Penggunaan lahan bukan sawah sedangkan lahan sawah dengan persentase tertinggi yaitu didominasi oleh sawah irigasi teknis yang digunakan untuk Kabupaten Sukoharjo III-19 . Hal ini dikarenakan jenis tanah yang terdapat di kabupaten tersebut adalah tanah dengan jenis aluvial yang sulit meresap air. terdapat beberapa wilayah yang rawan terhadap gerakan tanah yaitu di bagian selatan Kecamatan Bulu.2. Selain rawan bajir daerah ini juga berpotensi rawan gerakan tanah. serta sawah tadah hujan. Sumber: Hasil Observasi. Pada grafik penggunaan lahan di Kabupaten Sukoharjo lahan bukan sawah mendominasi daerah tersebut. tegalan dan permukiman.3 Kondisi Banjir Di Kabupaten Sukoharjo 3. Seluas 20.814 Ha lahan di Kabupaten Sukoharjo dipergunakan untuk lahan sawah dan seluas 19. kebun. Daerah rawan banjir yaitu terdapat dibeberapa wilayah yaitu hampir merata di wilayah Kabupaten Sukoharjo.112 Ha digunakan untuk lahan bukan sawah.8 Keadaan Bencana Alam Kabupaten Sukoharjo merupakan kabupaten yang berpotensi rawan bencana banjir. irigasi ½ teknis. Lahan bukan sawah terdiri dari danau. Tawangsari dan Kecamatan Nguter. Kemudian daerah rawan angin ribut yaitu berada di bagian tengah kabupaten seperti Kecamatan Sukoharjo.3. 2015 Gambar 3. Kabupaten Sukoharjo.9 Penggunaan Lahan Penggunaan lahan di Kabupaten Sukoharjo terdiri atas lahan sawah dan lahan bukan sawah.2. dan irigasi sederhana.

jagung dan palawija. diolah Gambar 3. Berikut diagram penggunaan lahan di Kabupaten Sukoharjo.4 Penggunaan Lahan Pertanian Di Kabupaten Sukoharjo Sumber: Hasil Observasi.pertanian pangan seperti padi.4 Penggunaan Lahan Pertanian Di Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo III-20 . 2015 Gambar 3. Sumber: Kabupaten Sukoharjo dalam Angka 2013.

Kabupaten Sukoharjo III-21 .

Kabupaten Sukoharjo III-22 .

serta urbanisasi.347 Kartasura 91.636 86.684 Tawangsari 58. Hal itu dapat dilihat dari semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk dari masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Sukoharjo.274 107.279 75.127 846.932 94.661 51.055 53.431 Bulu 51.537 48.016 106.434 64.205 68.516 51.166 85.900 53.039 79.435 64.700 jiwa.726 50.474 74.3.262 67.970 Bendosari 67.906 68.978 851.900 74.893 67.347 jiwa. Jumlah penduduk tertinggi pada tahun 2013 berada di Kecamatan Grogol sebesar 107.734 67.411 67.terutama tentang kelahiran. Jumlah penduduk Kabupaten Sukoharjo terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.270 59.922 93.3.seperti migrasi.951 75.kelahiran dan kematian.794 Nguter 64.885 58.555 jiwa yang kemudian diikuti oleh Kecamatan Kartasura sebesar 94.586 Polokarto 74.560 54.jumlah penduduk.772 49.1 Jumlah dan Sebaran Penduduk Kependudukan merupakan uraian tentang penduduk.552 Sukoharjo 84.053 80.kematian.418 51.463 51.070 92.10 Jumlah Penduduk Dan Persebarannya Menurut Kecamatan Tahun 2013 Tahun Kecamatan 2009 2010 2011 2012 2013 Weru 66.793 58. Persebaran penduduk yang paling rendah berada pada Kecamatan gatak dengan jumlah penduduk sebesar 50.komposisi penduduk dan distribusi persebaran penduduk.742 85.persebaran penduduk.421 863.693 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 Kabupaten Sukoharjo III-23 .833 66.916 81.153 66.962 59.700 Jumlah 843.3 Kondisi Kependudukan 3. Tabel III.555 Baki 52.055 105.717 Grogol 103.591 Mojolaban 79. Perubahan-perubahan persebaran penduduk yang terjadi setiap tahunnya diliputi oleh berbagai aktifitas kependudukan.157 857. Untuk jumlah dan persebaran penduduk dapat dilihat pada tabel dibawah ini.207 54.766 Gatak 48.145 92.681 64.232 104.427 80.070 67.528 64.184 49.

815 1.299 Grogol 30 3.224 2.267 1.235 2.824 1.947 Nguter 54.184 Bendosari 52.471 1.807 1.216 Mojolaban 35.925 Jumlah 46.925 jiwa/km2.901 1.469 3.526 2.kepadatan yang tinggi terdapat di Kecamatan yang termasuk Kecamatan Kawasan Perkotaan.174 1. Kepadatan penduduk tertinggi terdapat di Kecamatan Kartasura sebesar 4.175 1.593 1.54 2.542 3.88 1. Hal ini sangat mendukung terhadap pergerakan ataupun mobilitas penduduk.408 2.198 1.98 1.178 1.482 1.2 Kepadatan Penduduk Kepadatan Penduduk adalah perbandingan antara banyaknya jumlah penduduk dengan luas wilayahnya.493 Gatak 19.47 2.49 Sukoharjo 44.473 1.211 1.278 1.281 1.554 2.851 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 Kabupaten Sukoharjo III-24 . Sedangkan kepadatan penduduk terendah terdapat di Kecamatan Bulu sebesar 1.272 1.178 jiwa/km2.97 2.438 2.172 1.475 1. Gatak.11 Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Luas Tahun Kecamatan (Km2) 2009 2010 2011 2012 2013 Weru 41.melalui tabel diatas dapat diperkirakan kecamatan-kecamatan yang akan menjadi pusat kegiatan yang mempunyai karakteristik tertentu.23 4.86 1.585 Baki 21.3.173 1.885 4.205 1.666 1. Kepadatan penduduk di Kabupaten Sukoharjo terus meningkat setiap tahunnya yang disebabkan oleh jumlah penduduk yang selalu meningkat.598 1.174 1.91 1.493 2.441 3. Berdasarkan tabel kepadatan penduduk rata-rata Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2013 sebesar 1.505 2.602 1.834 1.467 2. Tabel III.99 1.178 Tawangsari 39. Klaten.176 1.namun dijadikan jalur alternatif bagi masyrakat untuk melakukan perjalanan dapat dilihat pada tabel dibawah ini.792 4.seperti Kartasura. seperti Boyolali.karena kecamatan-kecamatan tersebut mempunyai jalur akses yang bagus.832 4. Grogol.851 jiwa/km2.586 Kartasura 19.921 1. Baki dan Mojolaban. Hal ini dikarenakan daerah tersebut terletak pada perbatasan antara Kabupaten/Kota disekitarnya.179 1.58 1.501 3.3.505 Bulu 43.736 4.252 2. Namun kepadatan penduduk tersebut tidak diimbangi dengan pertambahan luas lahan yang dapat ditempati oleh penduduk.933 1.284 Polokarto 62.415 2. Karanganyar dan Surakarta.18 1. Dengan demikian. Tabel diatas memperlihatkan bahwa.277 2.98 1.sehingga walaupun daerah tersebut kecil.592 1.205 1.

228 5. Hal ini tentu menjadi peluang bagi Kabupaten Sukoharjo karena penduduk dengan jumlah Kabupaten Sukoharjo III-25 .012 0.081 341 185 0.3 Tingkat Kelahiran dan Kematian Kelahiran dan kematian sangat mempengaruhi perubahan jumlah penduduk suatu wilayah.17 Grogol 106.20 Sukoharjo 86.53 2011 849.3.4 Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Pada tahun 2013.907 10. kemudian diikuti oleh masyarakat kelompok umur 10-14 tahun dan diikuti oleh kelompok umur 25-29 tahun.942 4.243 0.224 11.600 0.561 396 167 0.3.23 Gatak 50.55 2009 839. Untuk mengetahui kelahiran dan kematian. Berdasarkan tabel dapat diketahui bahwa perrubahan alamiah penduduk tertinggi terdapat pada tahun 2009 sebesar 0.866 386 259 0.16 Bulu 51.62 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 3. jumlah penduduk yang mempunyai jumlah lebih besar terdapat pada kelompok umur 30-34.12 Pertumbuhan Penduduk Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Penduduk Perubahan Kecamatan Lahir Mati Pertengahan Tahun Alamiah Weru 67.dapat dilihat pada data jumlah kelahiran dan jumlah penduduk yang meninggal dalam periode waktu yang sama pada wilayah tersebut.182 6.24 2012 854.433 308 188 0.3.14 Tawangsari 59.318 575 344 0.328 189 84 0.478 0.939 737 271 0.423 472 334 0.589 385 260 0.31 Kartasura 94. Tahun 2013 merupakan tingkat perubahan terendah dari perubahan yang terjadi pada 4 tahun sebelumnya dengan nilai sebesar 0.19 Polokarto 75.403 382 191 0.369 10.25 Mojolaban 81.50 2010 845.24%.600 149 75 0. Perubahan ini terus terjadi dan berubah angkanya karena dipengaruhi oleh jumlah kematian dan kelahiran penduduk di Kabupaten Sukoharjo.401 252 120 0.24 Jumlah 860.62%.20 Bendosari 68.44 Baki 54.26 Nguter 64.572 2. Tabel III.566 6.940 0.959 10.491 5.

d 44 32.d 54 25.972 45 s. Studio Perencanaan 2015 Gambar 3.427 10 s.215 58.898 69.081 Jumlah 428.865 35 s.211 13.d 69 12.d 59 20.d 39 32.870 25.781 29.044 65.693 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 Kabupaten Sukoharjo III-26 .696 20 s.196 11.d 34 35.748 26.752 71.13 Penduduk Menurut Kelompok Umur Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah 0 s.431 35.769 35.544 13.016 71.292 70 s.788 71.352 29.385 5 s.377 18.482 33.301 75+ 11.090 32.159 435.836 40 s.5 Piramida Penduduk Kabupaten Sukoharjo Tabel III.d 49 29.195 61.984 60 s.778 24.265 69.529 33.d 19 34.165 15.295 66.d 24 29.077 36.tersebut masih tergolong kepada usia produktif dapat dilihat pada piramida penduduk Kabupaten Sukoharjo tahun 2013 sebagai berikut.d 64 14.459 32.d 74 9.d 29 34.567 50 s.607 38.946 65 s.354 65.379 55 s.523 30 s.105 20.928 33.d 14 36.654 25 s.534 863.d 9 35.771 36. Sumber: Hasil Analisis.601 50.d 4 34.785 15 s.

diikuti pada jenis pekerjaan Perdagangan sebesar 102. 3. Penduduk Kabupaten Sukoharjo di atas dapat dilihat bahwa penduduk paling banyak jumlahnya adalah kelompok umur 30-34 tahun yang digolongkan pada kategori penduduk usia produktif. Pada tahun 2013.778 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang paling sedikit jumlahnya adalah kelompok umur 70-74 baik jenis kelamin laki-laki maupun perempuan. pertambangan dan galian. Dari tabel dapat diketahui bahwa lapangan pekerjaan yang diklasifikasikan terdiri dari usaha pertanian.768 jiwa. Tabel III. Sedangkan sektor yang paling sedikit diminati adalah sektor Listrik.dengan jumlah sebesar 126.5 Penduduk Menurut Mata Pencaharian Berdasarkan jenis mata pencaharian yang ada di Kabupaten Sukoharjo.jumlah penduduk yang melakukan pekerjaan paling banyak terdapat pada jenis industri. Seperti yang disajikan pada tabel dibawah ini. dapat dilihat jumlah penduduk yang bekerja pada berbagai sektor.Gas & Air sebesar 590 jiwa serta Pertambangan & Galian sebesar 675 jiwa. Perbandingan jumlah penduduk yang berjenis kelamin laki- laki dan perempuan tidak terlalu memiliki perbedaan pada setiap kelompok umurnya di Kabupaten Sukoharjo. hingga usaha jasa lainnya.3.Gas dan Air 690 0 590 Konstruksi 30486 398 30884 Perdagangan 47014 55754 102768 Komunikasi 10233 1712 11945 Keuangan 9240 3537 12777 Jasa 32538 37719 70257 Jumlah 230752 174524 405276 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 Kabupaten Sukoharjo III-27 .14 Penduduk Usia 15 Tahun Keatas Yang Bekerja Menurut Lapangan Usaha Utama Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Jenis Kelamin Lapangan Usaha Jumlah Laki-Laki Perempuan Pertanian 37683 10919 48602 Pertambangan & Galian 0 675 675 Industri 62968 63810 126778 Listrik.

603.pada tahun 2013 jumlah penduduk yang dominan berdasarkan pendidikan yang ditamatkan adalah penduduk tamat SMA/MA sebesar 173.7 Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan Tingkat pendidikan sangat berkaitan dengan kemampuan masyarakat untutk berusaha. Tabel III.857 jiwa.430 jiwa.6 Penduduk Menurut Agama Selain berdasarkan mata pencaharian penduduk. Sedangkan penduduk yang tamat program Diploma dan S1/S/S3 menempati kelompok keenam dan ketujuh sebanyak Kabupaten Sukoharjo III-28 . Kemudian diikuti dengan pemeluk agama Kristen.3. Budha dan Hindu.3.15 Penduduk Menurut Agama Yang Dianut Tahun 2013 Agama Kecamatan Islam Katolik Kristen Hindu Budha Weru 65172 169 762 2 5 Bulu 50090 96 345 5 15 Tawangsari 89305 170 378 48 0 Sukoharjo 49247 979 1554 9 20 Nguter 65628 186 549 0 0 Bendosari 69208 337 316 0 0 Polokarto 83385 81 213 0 5 Mojolaban 80751 1026 1819 59 78 Grogol 97863 5652 6184 224 326 Baki 56521 1710 2609 96 139 Gatak 47549 1535 918 8 71 Kartasura 97884 5167 8665 139 90 Jumlah 852603 17108 24312 590 749 2012 840512 16950 2445 639 670 2011 837928 15784 23996 537 604 2010 838056 15353 24500 622 971 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 3. Di Kabupaten Sukoharjo. yang kemudian diikuti pada penduduk yang tamat SLTP sebesar 160.jumlah penduduk di Kabupaten Sukoharjo juga dapat dilihat dari tabel persentase berdasarkan agama yang dianut oleh masyarakat. Katolik. Berdasarkan tabel dapat dilihat bahwa sebagian besar penduduk di Kabupaten Sukoharjo merupakan pemeluk agama islam yaitu sebesar 852.3.

8 Adat Istiadat Penduduk Adat istiadat masyarakat Kabupaten Sukoharjo tidak dapat dilepaskan dari aktifitas manusianya karena budaya itu sendiri merupakan hasil dari aktivitas manusia itu sendiri.175 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 3. Dari Kategori tersebut dapat diketahui Kabupaten Sukoharjo III-29 . 3.646 33.290 320.515 59. Untuk lebih jelasnya.617 jiwa. yang tentu saja sangat berpengaruh bagi jenis adat istiadatnya yang sangat berkembang.9 Tingkat Kesejahteraan Penduduk Tingkat Kesejahteraan penduduk suatu wilayah dapat dilihat berdasarkan standard yang telah ditetapkan oleh BKKBN dimana tingkat kesejahteraan masyarakat dikategorikan menjadi Keluarga Sejahtera (KS).430 Tamat SLTA/MA 87. disamping dipengaruhi budaya perayaan-perayaan hari besar yang bernafaskan pengaruh kebudayaan islam seperti syawalan. Di Kabupaten Sukoharjo termasuk dalam lingkungan budaya negeri gung (Surakarta) hal ini bisa dilihat dari corak sisi budayanya dan juga dari letak geografinya yang berada dekat dengan pengaruh lingkungan Keraton Surakarta dan Yogjakarta.521 44.dapat dilihat pada tabel penduduk menurut tingkat pendidikan di Kabupaten Sukoharjo.647 jiwa dam 44.035 46.647 S1/S2/S3 24. selamatan dan upacara- upacara adat lainnya.951 120.698 Tamat SD/MI 60.096 20.171 173.444 72.3.686 86.460 Tidak/Belum Tamat SD 23.001 21. Keluarga Sejahtera 1 (KS1) dan Pra Sejahtera (Pra KS).3.16 Banyaknya Penduduk (15 Tahun Ke Atas) Menurut Tingkat Pendidikan Yang Ditamatkan Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Jenis Kelamin Pendidikan yang Ditamatkan Jumlah Laki-Laki Perempuan Tidak/Belum Pernah Sekolah 141.885 630.425 32.575 50.123 27.617 Jumlah 309.466 Tamat SLTP/MTS 87. Secara garis besar di Jawa Tengah dikenal 3 (tiga) lingkungan budaya yaitu lingkungan pesisir utara lingkungan negeri Gung (Surakarta) dan lingkungan Bagelan (Banyumasan).986 160.857 Akademi/Diploma 12.33. Tabel III. kupatan.

86 912 8.50 619 3.152 50.90 Bulu 10. Karena pembangunan tidak bisa mengandalkan pada sumber daya alam semata-mata.45 4.23 54. Pendidikan dapat dijadikan indikator kemajuan suatu bangsa. Dengan pendidikan.09 1.549 21.75 6.825 20.58 2009 222.469 23.03 Baki 17.297 3.1 Sarana Pendidikan Pendidikan merupakan bagian dari integrasi pembangunan.832 25.167 2.34 2011 231.598 23.76 Grogol 32.064 26.768 2.911 9.952 4.624 1.978 13.52 5.126 4.94 452 2.038 13.099 6. Pendidikan adalah salah satu faktor untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).53 6.931 25.616 24.232 19.07 1.20 3.114 14.71 2.091 7.33 12. Adapun di Kabupaten Sukoharjo jumlah dan persebaran SLB dan Taman Kanak- kanak dapat dilihat seperti pada tabel di bawah ini.012 17.71 22.587 11.96 5.22 5.180 22.817 27.54 9.00 46.77 420 1.9 Jumlah 238.12 58.515 19.853 5.789 16.16 Sukoharjo 22.371 32.441 22.88 5.97 4.730 26.971 48.288 32.984 45.536 26.707 24.495 14.614 34.037 3.471 28.28 1.4.442 24.566 20.060 12.78 55.106 35.51 17.4 Kondisi Sarana 3.407 7.24 4.205 31.53 2010 228. Kabupaten Sukoharjo III-30 .76 6.05 2.28 3.144 28.76 2.249 3.92 6.68 55.036 1.65 58.214 26.081 6.223 21.858 20.27 60. Tabel III.849 30.083 27. kualitas penduduk akan meningkat dan menjadi lebih baik.291 7.23 2012 236.23 3.148 18.93 293 2.12 6.047 49.84 4.33 Mojolaban 23.457 24.23 Sumber: Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka Tahun 2013 3.019 62. maka usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mutlak diperlukan.707 6.836 11.179 34.00 Kartasura 28.14 51.77 Bendosari 17.00 46. semakin banyak jumlah Keluarga Sejahtera menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat di suatu wilayah.389 30.739 26.738 25.698 12.963 24.274 7.976 41.76 188 1.10 17.778 23.348 26.029 26.00 47.20 16.694 7.177 7.450 52.00 46.91 60.82 Tawangsari 16.75 4.05 4.86 3.700 23.46 3.62 3.620 24.433 21.01 4.991 18. Ketersedian pelayanan pendidikan yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo terdiri dari berbagai tingkatan mulai dari tingkat dasar sampai dengan perguruan tinggi.26 9.141 5.29 Polokarto 23.03 4.93 17.075 20.90 3.13 50.57 4.78 2.878 28.17 Pentahapan Keluarga Sejahtera Menurut Kecamatan Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Keluarga Pra Keluarga Keluarga Keluarga Keluarga Jumlah Kecamatan Sejahtera Sejahtera Sejahtera II Sejahtera III Sejahtera III+ KK Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Weru 15.724 19.582 24.665 10.65 5.02 64.412 40.33 199 1.923 7.398 34.356 7.35 Gatak 14.53 5.63 1.37 5.534 20.368 29.649 31.252 17.83 18.34 1.446 3.48 Nguter 16.

Tabel III.18 Banyaknya Sarana di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Madrasah Madrasah TK Sekolah Dasar SLTP MA SMU SMK No Kecamatan SLB Ibtidaiyah Tsanawiyah Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta 1 Weru 0 0 22 1 12 42 0 0 2 3 2 0 0 1 1 0 2 2 Bulu 0 0 21 0 0 34 1 0 0 3 0 0 0 1 0 1 0 3 Tawangsari 1 0 26 0 6 35 0 0 1 4 1 0 0 1 0 0 1 4 Sukoharjo 0 1 28 2 6 45 2 1 0 7 1 1 1 1 2 1 7 5 Nguter 0 0 22 0 3 37 0 0 0 4 0 0 0 1 0 0 1 6 Bendosari 1 1 18 1 9 37 1 1 0 3 1 0 0 1 0 1 1 7 Polokarto 1 0 33 0 10 43 2 0 2 4 2 0 0 1 1 0 1 8 Mojolaban 0 0 37 0 3 46 2 1 1 3 3 0 1 1 0 0 0 9 Grogol 1 0 44 1 1 38 6 0 2 3 2 0 1 0 1 1 1 10 Baki 0 0 25 1 5 29 2 0 2 2 2 0 0 0 3 1 0 11 Gatak 1 0 24 0 6 29 1 0 0 2 3 0 0 0 1 1 0 12 Surakarta 0 1 52 0 7 41 7 1 1 3 8 0 1 2 6 0 8 Jumlah 5 3 352 6 68 456 24 4 11 41 25 1 4 10 15 6 22 Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo 2013 Kabupaten Sukoharjo III-31 .

puskesmas pembantu. berupa tempat pengobatan sementara hingga untuk perawatan intensif yang disediakan oleh pemerintah dan swasta. Sarana kesehatan merupakan elemen penting dalam hal menjaga kesehatan masyarakat terutama jika ditemukan adanya suatu penyebaran wabah penyakit. Selain itu Untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia yang mandiri dan sejahtera telah ditempuh berbagai upaya pembangunan. serta apotik.4. Guna pencapaian sasaran tersebut pokok kebijakan yang penting adalah penyediaan sarana dan prasarana kesehatan sebagai kebutuhan pokok dalam upaya peningkatan derajat kesehatan manusia. RS bersalin. Tabel III. Berikut ini tabel sarana kesehatan yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo. puskesmas. 3. Sarana kesehatan yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo adalah rumah sakit. diantaranya pembangunan di bidang kesehatan. balai pengobatan. jiwa.19 Banyaknya Sarana Kesehatan di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Balai RS Pus Puskesmas Pengobatan Rumah No Kecamatan kes Bidan Apotek Tempat Pembantu Umum/ Bersalin Unit mas Gigi Tidur Swasta 1 Weru 0 0 1 5 1 0 2 20 3 2 Bulu 0 0 1 3 1 0 0 17 2 3 Tawangsari 0 0 1 7 1 0 1 20 2 4 Sukoharjo 2 243 1 5 6 0 1 33 19 5 Nguter 0 0 1 3 1 0 0 31 3 6 Bendosari 2 68 1 4 2 0 2 29 2 7 Polokarto 0 0 1 5 3 0 1 28 5 8 Mojolaban 0 0 1 3 4 0 8 39 14 9 Grogol 1 227 1 3 6 0 2 43 22 10 Baki 0 0 1 4 4 0 1 34 11 11 Gatak 0 0 1 3 2 0 1 24 5 12 Surakarta 4 373 1 4 9 0 3 57 30 Jumlah 9 911 12 49 40 0 22 375 118 2012 8 920 12 40 40 0 22 375 118 2011 8 964 12 49 35 0 25 310 127 2010 8 884 12 47 36 0 23 375 127 2009 8 850 12 0 36 0 25 0 127 Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo 2013 Kabupaten Sukoharjo III-32 .2 Sarana Kesehatan Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kebutuhan sarana kesehatan di Kabupaten Sukoharjo dilayani oleh beberapa fasilitas.

juga sesuai dengan keputusan masyarakat yang bersangkutan. Penduduk Kabupaten Sukoharjo yang mayoritas menganut agama islam menyebabkan pertambahan jumlah masjid setiap tahunnya seiring dengan adanya pertambahan jumlah penduduk.3 Sarana Peribadatan Sarana peribadatan merupakan sarana kehidupan untuk mengisi kebutuhan rohani yang perlu disediakan di lingkungan perumahan yang direncanakan selain sesuai peraturan yang ditetapkan. Masih ada di beberapa kecamatan yang belum memiliki Rumah Sakit namun semua kecamatan sudah memiliki puskesmas dan balai pengobatan. Pada tabel diatas juga dapat dilihat bahwa tidak ada satupun kecamatan yg memiliki balai pengobatan gigi.4.20 Banyaknya Sarana Perinadatan di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 No Kecamatan Mesjid Mushola Gereja Pura Vihara 1 Weru 114 184 7 0 0 2 Bulu 101 53 5 0 0 3 Tawangsari 139 37 5 3 0 4 Sukoharjo 210 95 12 0 0 5 Nguter 130 66 3 0 0 6 Bendosari 158 71 1 0 0 7 Polokarto 213 74 1 0 0 8 Mojolaban 151 58 8 1 0 9 Grogol 186 72 26 1 4 10 Baki 162 50 12 1 2 11 Gatak 106 62 7 0 0 12 Surakarta 185 139 21 1 0 Jumlah 1855 961 108 7 6 2012 1818 987 108 6 7 2011 1732 982 104 7 5 2010 1748 948 104 8 5 2009 1786 940 104 8 5 Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo 2013 Kabupaten Sukoharjo III-33 . vihara. jumlah sarana peribadatan di Kabupaten Sukoharjo per masing-masing kecamatannya. pura. mushola. Tabel III. Sarana peribadatan yang ada diantaranya mesjid. gereja. 3. Sedangkan pura yg ada di Kabupaten Sukoharjo mengalami pengurangan sarana. Rumah bersalin juga sudah tersedia namun hanya di keccamatan bulu dan nguter ug tidak memiliki Rumah Bersalin. Tabel diatas menjelaskan mengenai jumlah sarana kesehatan di Kabupaten Sukoharjo per masing-masing kecamatannya.

21 Banyaknya Sarana Perdagangan di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Pasar Pasar Mini Toko/ Kedai No Kecamatan Restoran Hotel Penginapan Umum Hewan Market Klontong Makan 1 Weru 7 0 6 292 0 146 0 0 2 Bulu 4 0 1 178 0 79 0 0 3 Tawangsari 1 1 3 521 4 320 0 0 4 Sukoharjo 4 1 19 1001 52 812 5 1 5 Nguter 4 1 135 376 0 219 0 0 6 Bendosari 1 6 333 0 7 140 1 0 7 Polokarto 2 0 2 502 0 255 0 0 8 Mojolaban 3 1 12 381 9 169 0 0 9 Grogol 3 0 762 722 26 502 5 0 10 Baki 4 0 9 444 4 217 2 0 11 Gatak 3 0 5 257 1 139 1 0 12 Kartasura 3 1 29 1304 26 610 5 0 Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo 2013 3. Manfaat RTH  Manfaat langsung yaitu membentuk keindahan dan kenyamanan (teduh.5 Sarana Ruang Terbuka Ruang terbuka hijau adalah area memanjang/jalur dan/atau mengelompok. segar. Tabel III. daun.4. sejuk) dan mendapatkan bahan-bahan untuk dijual (kayu. pemeliharaan akan kelangsungan persediaan air tanah. terutama di jalan-jalan besar di Kabupaten Sukoharjo.4 Sarana Perdagangan Sarana perdagangan di Kabupaten Sukoharjo terdiri dari pasar tradisional. tempat tumbuh tanaman. bunga. a. dan umumnya terletak memanjang sepanjang jalan. Selain itu juga terdapat ruko-ruko yang terdapat di beberapa lokasi. pasar modern serta swalayan yang merupakan bagian dari pasar modern. pelestarian fungsi lingkungan beserta segala isi flora dan fauna yang ada (konservasi hayati atau keanekaragaman hayati) Kabupaten Sukoharjo III-34 . Ketersedian sarana ekonomi sector jenis pasar dapat kita lihat pada table berikut. buah)  Manfaat tidak langsung yaitu pembersih udara yang sangat efektif. 3. baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. yang penggunaannya lebih bersifatterbuka.4.

kawasan lindung dan taman-taman nasional serta RTH non alami atau binaan seperti taman.00 12 Taman Pakujoyo Kelurahan Gayam. dan ekonomi.65 7 Taman Tugu Adipura Proliman Sukoharjo 41. Berkut adalah table penjelasan mengenai jumlah sarana rekreasi (RTH) di Kabupaten Sukoharjo.87 ha.49 dengan Wonogiri Taman Kompleks Perum 9 Kompleks Perum Kopri Sukoharjo 192. Sudirman Sukoaharjo 89 2 Taman Bacem Bacem. sosial budaya. maupun pola planologis yang mengikuti hirarki dan struktur ruang perkotaan.330.Sukoharjo 382.87 Batas Kota Kecamatan Nguter 8 Taman Nguter 259.  Struktur ruang : RTH dapat mengikuti pola ekologis (mengelompok. Sukoharjo 5. Tabel III. estetika.22 Banyaknya Sarana RTH di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Name RTH Publik Luasan No Lokasi RTH Kab/Kota RTH (Ha) 1 Median Wajah Kota Jl. Sukoharjo 5.000. memanjang.78 4 Taman Timur Terminal Timur Terminal Sukoharjo 162. Kepemilikan : RTH dibedakan ke dalam RTH publik dan RTH privat.Grogol.92 6 Taman Jamu Gendong Bulakrejo.4 Rajawali 11 Taman Wijaya Kusuma Kelurahan Sonorejo.5 Korpri Taman dan Trotoar Jl 10 JL Rajawali Sukoharjo 526. Sukoharjo 5. b. Tipologi RTH  Fisik : RTH dapat dibedakan menjadi RTH alami berupa habitat liar alami. Taman Pakujoyo dan Taman Wijaya Kusuma merupakan taman yang paling luas di Kbupaten Sukoharjo dengan luas 5000 ha. tersebar).Sukoharjo 582 3 Taman Tugu Kartasura Pertigaan Kartasura 220. pemakaman atau jalur-jaur hijau jalan Fungsi : RTH dapat berfungsi ekologis.00- Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo 2013 Kabupaten Sukoharjo III-35 . lapangan olahraga.000. Ketersediaan sarana rekreasi taman yang ada di Kabupaten Sukoharjo adalah Taman Tugu Adi Pura merupakan taman dengan luas lahan paling kecil yaitu sebesar 41.5 5 Taman Wajah Kota Jl Sudirman.

4. Sarana olahraga adalah terjemahan dari “facilities” yaitu sesuatu yang digunakan dan dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan oalahraga atau penjas. Sarana adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai alat dalam mencapai makana dan tujuan. bola volley. sepak bola. Masing masing kabupaten memiliki sarana olahraga namun hanya kecamatan baki yang tidak memiliki satupun sarana olahraga. tenis/tenis meja. Pemasangan jaringan telepon dengan kebel saat ini bisa disiasati dengan pemasangan sistem WLL (Wireless Lokal Loop) dalam hal ini membutuhkan beberapa menara Kabupaten Sukoharjo III-36 . pencak silat dan lainnya. Sarana olahraga yang tersedia diantaranya sarana bulu tangkis.5. media pendidikan dan buku.1 Jaringan Telekomunikasi Perananan Pelayanan Prasarana Telekomunikasi ini merupakan satu kebutuhan yang penting bagi kehidupan masyarakat saat ini.3.6 Sarana Olahraga Sarana adalah perlengkapan yang dapat dipindah-pindahkan untuk mendukung fungsi kegiatan dan satuan pendidikan.5 Kondisi Prasarana 3. futsal. Tabel III. yang meliputi peralatan.22 Banyaknya Sarana Olahraga di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Tenis/ Bulu Sepak Bola Pencak Kecamatan Futsal Tenis Lainnya Tangkis Bola Volley Silat Meja Weru 2 5 0 1 0 0 0 Bulu 1 5 0 0 0 0 0 Tawangsari 36 10 10 0 0 0 1 Sukoharjo 1 2 0 0 3 3 7 Nguter 2 1 1 2 0 0 0 Bendosari 2 2 0 0 5 0 2 Polokarto 1 0 0 0 1 0 0 Mojolaban 5 2 2 0 3 0 3 Grogol 1 2 2 0 1 0 3 Baki 0 0 0 0 0 0 0 Gatak 18 9 0 4 2 1 5 Kartasura 6 7 1 5 4 3 7 Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo 2014 3. perabotan.

8 Penerangan Sosial 653 2 1. Tabel III.47 Sosial 4.03 Industri 326 57.61 Sumber: Statistik Daerah Kabupaten Sukoharjo.32 4.45 0. Dalam penampungan sampahnya juga seperti biasa dikumpulkan terlebih dahulu ke TPS-TPS yang telah di sebar di beberapa tempat.03 0. kantor dan juga penerangan jalan.5.173 99. Dan pada tahun 2013 pemakaian listriknya sebanyak 99. lalu diangkut menggunakan truk sampah ke TPA yang berada di daerah Mojorejo. TPA ini memiliki Luas 2 Ha.23 Jumlah Pelanggan.5. Pemakaian dan Nilai Pemakaian Listrik PLN Tahun 2013 Pemakaian Nilai Pemakaian Jenis Pelanggan Pelanggan GWh (milliar Rupiah) Rumah Tangga 194.85 38.8 GWh sebanyak 53% digunakan untuk kegiatan di sektor industri. sedangkan 37% nya digunakan di bidang toko.209 1.31 0.902 sambungan  Telepon coin : 23 unit  Wartel dengan Type A : 33 unit  Wartel dengan Type B : 128 unit 3.369 pelanggan dan ini menjangkau hampir di semua desa di Kabupaten Sukoharjo.85 18. Timbulan Sampahnya itu sebanyak 178 m3/hari dan terangkut sampahnya yaitu sebanyak 128 m3/hari.34 6. 2013 3.115 36. dengan dilakukan pengontrolannya sebanyak 2 hari sekali.57 Usaha/Toko 7.2 Jaringan Listrik Jumlah sambungan PLN saat ini di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 185. Dan sebanyak 94% itu pemakainya adalah ibu rumah tangga. Dan jumlah sambungan dan fasilitas setra telepon yang berada di Kabupaten Sukoharjo antara lain sebagai beriku :  Sambungan induk : 13. Pengelolaan sampah di TPA adalah pekerjaan yang terus Kabupaten Sukoharjo III-37 .93 Kantor 525 0.11 Hotel/Penginapan 4 0.62 Jumlah 207.3 Jaringan Persampahan Di Kabupaten Sukoharjo ini pengelolaan sampahnya itu dengan melakukan sistem sanitary landfill.81 64. sistem kontrol dan juga open damping.(Pemancar Ulang) dengan radius nya 10km.

5 0 √ Gerobak Motor Sampah 0 0 0 - Truk Terbuka 0 0 0 - Truk Compactor 0 0 0 - Dump Truk 14 10 0 √ Arm Roll 3 21 0 √ Trailer Container 28 8 0 √ Sumber :UPTD Kebersihan dan Persampahan Kab Sukoharjo Tabel III. Kayu.18 % c.88 % d.24 Jenis – Jenis Alat Angkut Sampah Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Kapasitas per Masih Jenis Alat Angkut Jumlah Ritasi unit (M3) Beroperasi Gerobak Sampah 58 1. Open dumping d. tahun 2008).16 % h. Plastic : 13. dan daun : 0. dan lain-lain yang membutuhkan pengelolaan yang serius dan memuaskan setiap hari. bukan hanya persoalan membuang sampah. seperti pengupasan tanah. Control Dengan periode 2 hari sekali c. Kaca : 0.13 % f. pengurugan. Kain dan tekstil : 0.07 % Tabel III.ranting.15 % g. penutupan. (Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukoharjo. Lainnya : 15. Karet dan kulit : 0.44 % b. Kertas : 0.42 % e. Logam : 0. Sisa makanan : 1.25 Pengelolaan Persampahan di Kabupaten Sukoharjo No Parameter Nilai A. Incenerator (unit) 3 Luas (Ha) 2 Ha 4 Volume/Kapasitas (m3) 5 Mulai Operasional (tahun) 1994 6 Masa pakai (tahun) 14 tahun Kabupaten Sukoharjo III-38 .16 % i.berkembang secara kontinyu. Sanitary Landfill 2 b. Adapun komposisi sampah menurut materi : a. TPA 1 Nama TPA Mojorejo Sistem Pengelolaan a.

50 % Perkotaan Sumber :UPTD Kebersihan dan Persampahan Kab Sukoharjo Penanganan persampahan di Kabupaten Sukoharjo ini dengan cara diolah menjadi kompos ataupun di daur ulang.205 113 760 Sumber :UPTD Kebersihan dan Persampahan Kab Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo III-39 .02 %.34 m3/hari dan sampah terangkutnya sebanyak 316 m3.95%. Bondosari B. No Parameter Nilai 7 Lokasi Desa Mojorejo.27 Komposisi Sampah di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Volume (M3) No Komponen Sampah 2011 2012 2013 1 Sampah Basah 50. Pada tahun 2013 ini timbulan sampah yang timbuklan yaitu sebanyak 336. Sampah 1 Timbulan (m3/hari) 178 2 Terangkut (m3/hari) 12 Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukoharjo Tabel III. Kec. Adapun volume sampah yang diolah menjadi kompos yaitu sebanyak 7.077 92 160 2 Kertas 50 957 3 Plastik 800 15 395 4 Kayu 11 194 5 Logam 9 151 6 Kaca/Gelas 12 216 7 Karet/Kulit 11 194 8 Kain 10 173 9 Lain-lain 225 4 320 Jumlah 51.98 % dan sampah yang tidak terangkutnya itu sebanyak 600 m3/bulan jika di presentasekan itu sebesar 5. Tabel III.680 m3/ bulan di presentase kan dari total timbulannya yaitu sebesar 80.26 Tingkat Pelayanan Sampah Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Tingkat Pelayanan No Pelayanan 2011 2012 2013 1 Luas Daerah Pelayanan 42 280 (ha) 42 280 (ha) 42 280 (ha) Luas Daerah Pelayanan terhadap 2 luas perkotaan 3 Jumlah Penduduk Terlayani 708 793 jiwa 708 793 jiwa 708 793 jiwa Jumlah Penduduk Terlayani 4 terhadap jumlah penduduk 95. sedangkan volume sampah yang diolah daur ulang itu jumlahnya sebanyak 1.800 m3/bulan dan jika di presentase kan dari total timbulannya itu sebesar 19.

4 Jaringan Irigasi Irigasi yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo terdiri dari irigasi teknis dan non teknik. Berikut tabel nama-nama daerah irigasi beserta luas nya di Kabupaten Sukoharjo.5.28 Daerah Irigasi No Nama Daerah Irigasi Luas DI (Ha) 1 Daerah Irigasi Baki Tinggen 60 2 Daerah Irigasi Benteng 46 3 Daerah Irigasi Bareng 205 4 Daerah Irigasi Baseng 37 5 Daerah Irigasi Bedodo 111 6 Daerah Irigasi Bende 29 7 Daerah Irigasi Bendung 31 8 Daerah Irigasi Brau 162 9 Daerah Irigasi Brumbung 73 10 Daerah Irigasi Bugel 13 11 Daerah Irigasi Buret 16 12 Daerah Irigasi Cendono 41 13 Daerah Irigasi Dadap 12 14 Daerah Irigasi Dari 201 15 Daerah Irigasi Dayu 96 16 Daerah Irigasi Dukuhan 15 17 Daerah Irigasi Gangin 41 18 Daerah Irigasi Garotan 260 19 Daerah Irigasi Gentan 111 20 Daerah Irigasi Glodog 13 21 Daerah Irigasi Godong 194 22 Daerah Irigasi Gondang 40 23 Daerah Irigasi Gowanan 34 24 Daerah Irigasi Grogol 550 25 Daerah Irigasi Jatimalang 156 26 Daerah Irigasi Jantran 37 27 Daerah Irigasi Jetis 14 28 Daerah Irigasi Kajoran 139 29 Daerah Irigasi Kalangan 140 30 Daerah Irigasi Kaliduren 124 31 Daerah Irigasi Kamal 20 32 Daerah Irigasi Karangasem 89 33 Daerah Irigasi Kedungbulus 70 34 Daerah Irigasi Kedungdowo 114 35 Daerah Irigasi Kepu 44 36 Daerah Irigasi Krecekan 90 37 Daerah Irigasi Kubukan 37 38 Daerah Irigasi Kucing 15 39 Daerah Irigasi Kudusan 56 40 Daerah Irigasi Kujuon 2 Kabupaten Sukoharjo III-40 . Untuk irigasi teknis berada di seluruh wilayah kabupaten akan tetapi untuk irigasi non teknis atau tadah hujan terdapat di bagian tengah kabupaten.3. Tabel III.

2011 3. yaitu air Kabupaten Sukoharjo III-41 . No Nama Daerah Irigasi Luas DI (Ha) 41 Daerah Irigasi Langkap/Sirahan 137 42 Daerah Irigasi Luang 272 43 Daerah Irigasi Madoh 14 44 Daerah Irigasi Malangan 78 45 Daerah Irigasi Mandungan 238 46 Daerah Irigasi Mantung 40 47 Daerah Irigasi Mindi 2 32 48 Daerah Irigasi Mojorejo 50 49 Daerah Irigasi Ngabeyan 78 50 Daerah Irigasi Ngadiwarno 122 51 Daerah Irigasi Ngasem 63 52 Daerah Irigasi Nglondo 140 53 Daerah Irigasi Onggobayan 35 54 Daerah Irigasi Pacinan 12 55 Daerah Irigasi Pakelan 26 56 Daerah Irigasi Papungan 89 57 Daerah Irigasi Palur 30 58 Daerah Irigasi Peler 52 59 Daerah Irigasi Pilang 137 60 Daerah Irigasi Premban 128 61 Daerah Irigasi Prenggan 97 62 Daerah Irigasi Pucungan 60 63 Daerah Irigasi Sanbeng II 55 64 Daerah Irigasi Sambiloro 30 65 Daerah Irigasi Sanan 39 66 Daerah Irigasi Sanggang 10 67 Daerah Irigasi Sangkalan 20 68 Daerah Irigasi Sedayu 32 69 Daerah Irigasi Senden 174 70 Daerah Irigasi Sidodadi 75 71 Daerah Irigasi Sidomakmur 128 72 Daerah Irigasi Sidowayah 10 73 Daerah Irigasi Siluwur 400 74 Daerah Irigasi Sumber 34 75 Daerah Irigasi Tanjung 60 76 Daerah Irigasi Tegalgede 145 77 Daerah Irigasi Wirogunan 69 Jumlah 6. yaitu Black Water. yaitu air limbah manusia (human waste) yang berasal dari toilet/jamban.5 Jaringan Air Limbah Jaringan air limbah merupakan suatu sistem sarana dan prasarana perkotaan yang mutlak harus disediakan. Air limbah daibagi menjadi limbah domestik dan non domestik.749 Sumber: Lampiran Perda Kabupaten Sukoharjo. Limbah domestik dapat dibedakan menjadi 2 (dua) jenis.5. Grey Water. Karena hal ini berkaitan dengan aspek kesehatan dan keberlangsungan masyarakat di masa yang akan datang.

Sritex Tekstil 2340 batu bara Fly ash dan bottom ash 2 PT. 4566 9 Kecamatan Grogol 30728 3377 . dapur. umum dan tidak ada toilet.buangan rumah tangga yang berasal dari kamar mandi. 856 Sumber: Badan Lingkungan Hidup Tahun. 382 4 Kecamatan Nguter 15865 615 . dan tempat cuci (sullage). Tabel III. 1943 7 Kecamatan Mojolaban 20465 1308 . 2466 8 Kecamatan Polokarto 16882 412 . Sritex yang bergerak dibidang tekstil dengan volume 2340 ton/tahun. Di Kabupaten Sukoharjo masih terdapat masyarakat yang tidak memiliki jamban yang tersebar diseluruh kecamatan. 5511 12 Kecamatan Kartasura 27140 2571 . Tabel III. perbandingan jumlah jamban sendiri dengan yang tidak ada jamban yaitu hampir mendekati satu berbanding satu.29 Tempat Buang Air Besar Tempat Buang Air Besar No Nama Kecamatan (Rumah Tangga) Sendiri Bersama Umum Tidak Ada 1 Kecamatan Weru 14925 353 . 2013 Terdapat 9 industri penghasil limbah B3 di Kabupaten Sukoharjo. Untuk lebih jelas mengenai kepemilikan jamban dapat dilihat pada tabel dibawah ini. 297 2 Kecamatan Bulu 10109 1138 . sedangkan penghasil limbah terkecil yaitu PT. Suwasta dengan volume limbah 240 liter. Untuk Kecamatan Gatak masih banyak yang belum memiliki jamban. 1298 3 Kecamatan Tawangsari 11336 5381 . Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel dibawah. industri penghasil limbah terbesar adalah PT. 4011 11 Kecamatan Gatak 7043 343 . 4566 10 Kecamatan Baki 13113 1142 . milik bersama. 729 6 Kecamatan Bendosari 14496 1082 .30 Industri Penghasil Limbah B3 Volume No Nama Industri Jenis Kegiatan Jenis Limbah (ton/tahun) Fly ash dan bottom ash 1 PT. 334 5 Kecamatan Sukoharjo 21398 2388 .Konimex Farmasi 198 batu bara Kabupaten Sukoharjo III-42 . Tempat buang air besar di Kabupaten Sukoharjo dibagi menjadi milik pribadi.

2014 Untuk pengelolaan limbah di Kabupaten Sukoharjo terdapat beberapa jenis alat yang dapat dipergunakan. 2014 Untuk pengelolaan limbah terdapat beberapa jenis sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah. Furniture dan Lampu Neon dan batu 9 240 liter Suwastawa Handycraft baterei Sumber: Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo. yang berguna untuk mengolah limbah secara mobile.Pelangi Fly ash dan bottom ash 6 Tekstil 180 Indah Jaya batu bara PT.Sumber Fly ash dan bottom ash 5 Tekstil 60 Sandang Arto batu bara PT.000 7 Water Glass Oli Tap Kimia liter PT. Tabel di bawah merupakan jenis sarana dan prasarana pengelolaan limbah di Kabupaten Sukoharjo.Dan Liris Tekstil 1800 batu bara Fly ash dan bottom ash 4 PT. laboratorium bergerak serta juga terdapat pengelolaan biogas IPAL yang terdiri dari Biogas IPAL Ternak dan Biogas IPAL Tahu.31 Sarana Prasarana Pengolahan limbah No Nama Fungsi 1 IPAL Mobile (IPAL Bergerak) Untuk mengolah air limbah secara mobile Mobile Laboratorium Untuk pengambilan dan pengukuran 2 (Laboratorium Bergerak) langsung dengan parameter tertentu Untuk mengolah air limbah tahu menjadi 3 Teknologi Biogas IPAL Ternak biogas ternak Untuk mengolah air limbah tahu menjadi 4 Teknologi Biogas IPAL Tahu biogas tahu Konstruksi Rehab Lantai Gedung 5 Optimasi Laboratorium Laboratorium Konstruksi Bangunan Pengolah 6 Tempat Pengolahan sampah plastik Sampah dan Pintu Besi Kelengkapan Alat Pengolah Pembangkit Listrik penggerak pengolah 7 Sampah (Genset) sampah Sumber: Badan Lingkungan Hidup Tahun. Volume No Nama Industri Jenis Kegiatan Jenis Limbah (ton/tahun) Fly ash dan bottom ash 3 PT. Tabel III. Pengelolaan teknik Biogas IPAL Tahu mempunyai jumlah alat Kabupaten Sukoharjo III-43 .Sinar Sakti 156.Sukharjo Fly ash dan bottom ash 8 Tekstil 126 Tex batu bara PT. alat-alat tersebut terdiri dari IPAL Bergerak.Tyfountex Tekstil 1800 batu bara PT.

Baki.023 120.588 7 Kec.916 23.3. berikut merupakan tabel cakupan pelayanan dari tahun 2013.262 15.002 6.488 11 Kec.213 49.459 14.876 6 Kec. Salah satu upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam menyediakan kebutuhan air bersih yang layak adalah melalui jaringan PDAM di Kabupaten Sukoharjo.153 23.516 12. Bulu 51. Weru 67.012 5 Kec.961 2.1 Jaringan Air Bersih Jaringan air bersih merupakan suatu kebutuhan mutlak untuk masyarakat.372 .681 16.Nguter 64.381 1.270 16. Baki 54.267 19. 3.476 143 858 10 Kec.755 1. 2013 Pemenuhan air bersih di Kabupaten Sukoharjo yaitu melalui PDAM dan swadaya masyarakat. Sukoharjo 86.726 14.598 3. - Jumlah 857.921 4 Kec. Kartasura dan Weru.376 8. Polokarto 75.544 20.842 11. Kartasura 93.274 35. Tabel III. - 12 Kec.248 598 3. Gatak 49.781 Sumber: BPS Kabupaten Sukoharjo. Hal tersebut tidak hanya terkendala dalam kemampuan masyarakat untuk berlangganan.065 1.1. Jumlah mata air paling banyak terdapat di Kecamatan Mojolaban yaitu 35 mata air.yang lebih banyak yaitu 12 unit. namun juga terkendala dengan topografi daerah di Kabupaten Sukoharjo. Mojolaban 80. Hal tersebut bukan berarti bahwa kecamatan yang tidak Kabupaten Sukoharjo III-44 .421 246. Untuk sumber mata air di Kabupaten Sukoharjo terdapat beberapa jumlah mata air dari beberapa kecamatan.143 646 3. Tawangsari 59.602 8 Kec. Untuk mengetahui cakupan pelayanan air bersih dari PDAM di Kabupaten Sukoharjo. Ada beberapa kecamatan yang tidak memiliki sumber mata air seperti Kecamatan Gatak.207 17.32 Jumlah Pelanggan PDAM Tahun 2013 Jiwa Jumlah Jumlah No Kecamatan Pelanggan Terlayani Penduduk KK PDAM PDAM 1 Kec. Bendosari 68.748 10.279 22. tidak terkecuali dengan Kabupaten Sukoharjo. Grogol 106. hal itu terkait dengan kegiatan industri tahu yang juga cukup besar di Kabupaten Sukoharjo.006 .754 2 Kec.932 32.205 17.052 9 Kec. Pelayanan jaringan PDAM belum semuanya dapat menjangkau lapisan masyarakat.163 105 630 3 Kec.

Sumber air baku tersebut terdiri dari beberapa sumur yang disediakan oleh PDAM Kabupaten Sukoharjo. Kartasura 10 3 11 Sumur IV Cab.3 39. Kartasura 10 10 10 Sumur II Cab.52 2 Sumur II Cab Sukoharjo 5 2.25 12 Desa Sambon Cab.54 Sub jumlah 51. Untuk lebih jelas mengenai masing-masing jumlah mata air dapat dilihat pada tabel dibawah ini.22 4 Sumur IV Cab Sukoharjo 10 5. cabang Kartasura.3 14 Kantor Cab.33 Inventarisasi Mata Air Kabupaten Sukoharjo No Nama Kecamatan Jumlah Mata Air 1 Polokarto 7 2 Sukoharjo 2 3 Mojolaban 35 4 Grogol 2 5 Bulu 1 6 Tawangsari 3 7 Nguter 29 8 Bendosari 25 Sumber: BLH Kabupaten Sukoharjo Tabel di atas merupakan sumber air baku yang dipergunakan oleh PDAM untuk memenuhi pelayanan akan air bersih di Kabupaten Sukoharjo. Tabel III.57 3 Sumur II Cab Sukoharjo 10 10. yakni cabang Sukoharjo.45 7 Desa Bulu Cab Sukoharjo 1. Cabang Grogol serta di Cabang Sukoharjo Timur.75 8 Sumur I Cab. Tabel III. Kartasura 15 5 13 Desa Gentan Cab. Kartasura 10 9.8 6 IPA II Cab Sukoharjo 5 5. Kartasura 10 9 Kabupaten Sukoharjo III-45 . baik kapasitas produksi air baku maupun kapasitas sumber air baku yang terpasang.3 0. Setiap sumber air baku tersebut juga mempunyai kapasitas yang berbeda-beda pada setiap masing- masingnya.65 5 IPA I Cab Sukoharjo 10 6. Sumber air baku tersebut tersebar di beberapa cabang PDAM yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Kartasura 20 12 9 Sumur II Cab. akan kekurangan air bersih.memiliki sumber air.35 Sumber Air Baku PDAM Kabupaten Sukoharjo Kapasitas No Sumber air Wilayah Terpasang Produksi 1 Sumur I Cab Sukoharjo 10 8. Kartasura 5 4.

cabang Kartasura. Cabang Grogol serta di Cabang Sukoharjo Timur.B Cab. Sumber air baku tersebut terdiri dari beberapa sumur yang disediakan oleh PDAM Kabupaten Sukoharjo. yang kemudian dialirkan ke saluran pembuangan akhir yaitu sungai yang lebih besar untuk kemudian dibuang ke Sungai Bengawan Solo. Grogol 10 12. Grogol 10 9. yakni cabang Sukoharjo. Sukoharjo Timur 10 10 20 BDS II Cab. Kapasitas No Sumber air Wilayah Terpasang Produksi Sub jumlah 80 52.85 19 BDS I Cab. baik kapasitas produksi air baku maupun kapasitas sumber air baku yang terpasang. 3.81 17 Sumur II Cab. 3.5. Grogol 10 12. pada umumnya terdiri dari saluran alam/sungai kecil yang ada sebagai saluran drainase primer dan sekunder. Sukoharjo Timur 10 10 Sub jumlah 40 164.B Cab. Secara kesisteman jaringan transportasi ini di hubungkan melalui sistem Kabupaten Sukoharjo III-46 .69 18 Sumur IV.6 Kondisi Sistem Transportasi Sistem transportasi Kabupaten Sukoharjo secara umum tidak dapat terpisahkan dalam kondisi pelayanan sistem jaringan ekternal dan internal wilayah. Setiap sumber air baku tersebut juga mempunyai kapasitas yang berbeda-beda pada setiap masing- masingnya. Sumber air baku tersebut tersebar di beberapa cabang PDAM yang ada di Kabupaten Sukoharjo. Grogol 10 7.55 15 Sumur I. Sukoharjo Timur 10 10 22 Mojolaban Cab.15 Sumber: PDAM Tirta Makmur Kabupaten Sukoharjo Tabel di atas merupakan sumber air baku yang dipergunakan oleh PDAM untuk memenuhi pelayanan akan air bersih di Kabupaten Sukoharjo. Sukoharjo Timur 10 0 21 Polokarto Cab.29 Sub jumlah 40 41.06 16 Sumur II Cab. Sistem drainase di kawasan perkotaan kabupaten Sukoharjo.6 Jaringan Drainase Sistem drainase berfungsi untuk mengalirkan dan menghilangkan genangan air kotor di permukaan ke badan air penerima sehingga kota dan lingkungan permukiman yang dilengkapi dengan drainase akan lebih baik dan sehat.

jaringan jalan dan Sistem Transportasi kereta api. Secara umum sistem jaringan
ini untuk masing masing matra transportasi diuraikan sebagai berikut.
3.6.1 Prasarana Transportasi
a. Jaringan Jalan
Sistem jaringan jalan, berdasarkan hirarki fungsinya dapat dibagi atas
jalan arteri, kolektor, lokal, dan jalan lingkungan UU 38/2004.Penjelasan
masing-masing fungsi adalah sebagai berikut :
 Jalan arteri merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan
utama dengan ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan
jumlah jalan masuk dibatasi secara berdaya guna. Jalan Arteri ini ditujukan
untuk melayani antar kota jenjang ke satu atau antara kota jenjang kesatu
dengan kota jenjang kedua.
 Jalan kolektor merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan
pengumpul atau pembagi dengan ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan
rata-rata sedang, dan jumlah jalan masuk dibatasi. Jalan kolektor ini
ditujukan untuk melayani antar kota jenjang kedua atau antara kota jenjang
kedua dengan kota jenjang ketiga.
 Jalan lokal merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan
setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat, kecepatan rata-rata rendah,
dan jumlah jalan masuk tidak dibatasi. Jalan lokal ini ditujukan untuk
menghubungkan persil dengan kota pada semua jenjang.
 Jalan lingkungan merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan
lingkungan dengan ciri perjalanan jarak dekat, dan kecepatan rata-rata
rendah.
Secara makro jaringan jalan harus dapat melayani transportasi yang
cepat dan langsung (efisien) namun juga dapat memisahkan sekaligus
melayani lalu lintas dengan berbagai tujuan. Untuk itu dalam menata
jaringan jalan perlu dikembangkan sistem jaringan jalan yang jelas dan
didukung dengan penataan ruang danpenggunaan lahan (Munawar, 2005).
Sistem jaringan transportasi Kabupaten Sukoharjo ini saling terkait baik
dalam koridor jalan nasional, provinsi dan kabupaten. Jaringan transportasi
di Kabupaten Sukoharjo ini membentuk pola grid sistem yang merupakan
ciri khas transportasi jenis perkotaan. Jalan nasional yang ada pada
Kabupaten Sukohajo ini menghubungkan:

Kabupaten Sukoharjo III-47

 Batas Kabupaten Boyolali (Bangak)-Kartasura-Surakarta;
 Kartasura – Tegalgondo;
 Grogol – Sukoharjo – Nguter.
Apabila ditinjau secara skala regional Kabupaten Sukoharjo juga
dilewati oleh jaringan jalan sistem primer yaitu jalan arteri primer Surakarta-
Semarang yang melalui kecamatan Kartasura, jalan kolektor primer
menghubungkan kota Surakarta dengan Wonogiri dengan Kabupaten
Klaten dan Karanganyar. Secara umum kondisi sistem jaringan jalan
sebagai berikut.

Tabel III.34
Daftar Jalan dan Fungsi Ruas jalan di Kabupaten Sukoharjo
Kelas
No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe
Jalan
1 Mulur-Bancakan Arteri Primer IIIC Aspal
2 Weru-Tegalsari Arteri Sekunder IIIC Aspal
3 Pajang-Parngtejo Arteri Sekunder IIIC Aspal
4 Pabelan-Gonilan Arteri Sekunder IIIC Aspal
5 Stasiun Gawok-Sraten Arteri Sekunder IIIC Aspal
6 Blimbing-Makamhaji Arteri Sekunder IIIC Aspal
7 Ngemplak-Kartasura Arteri Sekunder IIIC Aspal
8 Baki-pajang Arteri Sekunder IIIC Aspal
9 Bekonang-Mojo Arteri Sekunder IIIC Aspal
10 Wirun-Palur Arteri Sekunder IIIC Aspal
11 Kemasan-Bulu Arteri Sekunder IIIC Aspal
12 Kemasan-Bulu Arteri Sekunder IIIC Aspal
13 Ngreco-Karangwanu Kolektor Primer IIIB Aspal
14 Tengklik-Jarum Kolektor Primer IIIC Aspal
15 Tegalsari-Karang Tengah Kolektor Primer IIIC Aspal
16 Tegalsari-Grogol Kolektor Primer IIIC Aspal
17 Tawangsari-Pojok Kolektor Primer IIIC Aspal
18 DalanganMajasto Kolektor Primer IIIC Aspal
19 Langkap-Sanggang Kolektor Primer IIIC Aspal
20 Bulu-Pangkah Kolektor Primer IIIC Aspal
21 Bulu-Lengking Kolektor Primer IIIC Aspal
22 Pondok-Parangwojo Kolektor Primer IIIC Aspal
23 Sonorejo-Sidowarno Kolektor Primer IIIC Aspal
24 Kriwen-Pojok Kolektor Primer IIIC Aspal
25 Songgorunggi-Malangsari Kolektor Primer IIIC Aspal
26 Ambilambil-Kedungwinong Kolektor Primer IIIC Aspal

Kabupaten Sukoharjo III-48

Kelas
No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe
Jalan
27 Ambil ambil-Tanjung Kolektor Primer IIIC Aspal
28 Gupit-serut Kolektor Primer IIIC Aspal
29 Juron-Cabean Kolektor Primer IIIC Aspal
30 Mulur-Sidan Kolektor Primer IIIC Aspal
31 Sukoharjo-Mulur Kolektor Primer IIIC Aspal
32 Mulur-Cabean Kolektor Primer IIIC Aspal
33 Sugihan-Paluhombo Kolektor Primer IIIC Aspal
34 Gentan-Beledu Kolektor Primer IIIC Aspal
35 Bulakrejo-Gentan Kolektor Primer IIIC Aspal
36 Jombor-Ngemul Kolektor Primer IIIC Aspal
37 Dompilan-Cendono Kolektor Primer IIIC Aspal
38 Ngadirejo-Klampisrejo Kolektor Primer IIIC Aspal
39 Glondongan-Tugu Kolektor Primer IIIC Aspal
40 Bekonang-Kayuapak Kolektor Primer IIIC Aspal
41 Bakalan-Godok Kolektor Primer IIIC Aspal
42 Telukan-Ngombakan Kolektor Primer IIIC Aspal
43 Plumbon-Beton Kolektor Primer IIIC Aspal
44 Sidan-Triyangan Kolektor Primer IIIC Aspal
45 Tegalmade-Plumbon Kolektor Primer IIIC Aspal
46 Telukan-Cuplik Kolektor Primer IIIC Aspal
47 Langenharjo-Pondok Kolektor Primer IIIC Aspal
48 Pondok-Ngrombo Kolektor Primer IIIC Aspal
49 Bahu-Dlopo Kolektor Primer IIIC Aspal
50 Bacem-Tanjunganom Kolektor Primer IIIC Aspal
51 Tanjunganom-Daleman Kolektor Primer IIIC Aspal
52 Kaliwingko-Kwarsan Kolektor Primer IIIC Aspal
53 Grogol-Gedangan Kolektor Primer IIIC Aspal
54 Tanjunganom-Manang Kolektor Primer IIIC Aspal
55 Kepuh-Pondok Kolektor Primer IIIC Aspal
56 Bakipandeyan-jati Kolektor Primer IIIC Aspal
57 Bok polisi-Blimbing Kolektor Primer IIIC Aspal
58 Manang-Mayang Kolektor Primer IIIC Aspal
59 Ngabeyan-Mangkuyuban Kolektor Primer IIIC Aspal
60 Carikan-Blukan Kolektor Primer IIIC Aspal
61 Ngaglik-Sonorejo Kolektor Primer IIIC Aspal
62 Sukoharjo-Pondok Kolektor Primer IIIC Aspal
63 Calen-Sonorejo Kolektor Primer IIIC Aspal
64 Sukoharjo-Pondok Kolektor Primer IIIC Aspal
65 Calen-Sonorejo Kolektor Primer IIIC Aspal
66 Krajan-Gudang Dolog Kolektor Primer IIIC Aspal

Kabupaten Sukoharjo III-49

Melati raya Kolektor Sekunder III Aspal 86 JL. Mawar raya Kolektor Sekunder III Aspal 88 JL. Rajawali Kolektor Sekunder III Aspal 100 Mendungan-Pondok Assalam Kolektor Sekunder III Aspal 101 Gumpang-Mayang Kolektor Sekunder III Aspal 102 Brontowiryan-Indronation Kolektor Sekunder III Aspal 103 Windan-Nggandekan Kolektor Sekunder III Aspal 104 Pabelan-Windan Kolektor Sekunder III Aspal 105 Kabalan-Soditan Kolektor Sekunder III Aspal 106 Terminal-Mangkuyudan Kolektor Sekunder III Aspal Kabupaten Sukoharjo III-50 . Kutilang Kolektor Sekunder III Aspal 82 JL.Beruang Kolektor Sekunder III Aspal 93 JL. Plamboyan Kolektor Sekunder III Aspal 84 JL. Kelinci Kolektor Sekunder III Aspal 94 JL. Anggrek Raya Kolektor Sekunder III Aspal 83 JL. Seroja Kolektor Sekunder III Aspal 89 JL. Gelatik raya Kolektor Sekunder III Aspal 81 JL. Merpati Raya Kolektor Sekunder III Aspal 78 JL. Kasuari Kolektor Sekunder III Aspal 75 JL. Sakura Kolektor Sekunder III Aspal 87 JL. Merak 1 Kolektor Sekunder III Aspal 80 JL. Nusa indah Kolektor Sekunder III Aspal 85 JL. Adi sumarno Kolektor Sekunder III Aspal 95 Kranggan-Jagalan Kolektor Sekunder III Aspal 96 Tegalan-Mangkuyudan Kolektor Sekunder III Aspal 97 Gembongan-Jagalan Kolektor Sekunder III Aspal 98 Jagalan-Pondok Kolektor Sekunder III Aspal 99 Assalam JL. Merak Kolektor Sekunder III Aspal 77 JL. Kanguru Kolektor Sekunder III Aspal 90 JL. Panda Kolektor Sekunder III Aspal 92 JL. Cendrawasih Kolektor Sekunder III Aspal 76 JL. Gelatik Kolektor Sekunder III Aspal 79 JL. Kelas No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe Jalan 67 Bledu-Bulakrejo Kolektor Primer IIIC Aspal 68 Begajah-Mandan Kolektor Primer IIIC Aspal 69 Mandan-Bedingin Kolektor Primer IIIC Aspal 70 Mandan-Tanjung Kolektor Primer IIIC Aspal 71 Gawanan-Klasmen Kolektor Primer IIIC Aspal 72 Ngaglik-Sidorejo Kolektor Primer IIIC Aspal 73 Puhgogor-cabean Kolektor Primer IIIC Aspal 74 JL. Kanguru II Kolektor Sekunder III Aspal 91 JL.

Bawean Kolektor Sekunder III Aspal 140 JL. Tentremiga negeri Kolektor Sekunder III Aspal 122 JL. Pkk Kolektor Sekunder III Aspal 114 Ngabean-Singopuran Kolektor Sekunder III Aspal 115 JL. Saumat Kolektor Sekunder III Aspal 126 JL. Seram Kolektor Sekunder III Aspal 138 JL. Wirakarta Kolektor Sekunder III Aspal 111 Pabelan-Gumpang Kolektor Sekunder III Aspal 112 JL. Merak Kolektor Sekunder III Aspal 119 JL. Irian Kolektor Sekunder III Aspal 127 JL. Kyai Mawardi Kolektor Sekunder III Aspal 120 JL. Calen II Kolektor Sekunder III Aspal 124 JL. Kelas No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe Jalan 107 JL. Timor Kolektor Sekunder III Aspal 134 JL. Sulawesi Kolektor Sekunder III Aspal 332 JL. Bali Kolektor Sekunder III Aspal 129 JL. Mayor Sunaryo Kolektor Sekunder III Aspal 141 JL. Calen Kolektor Sekunder III Aspal 123 JL. Purboyo Kolektor Sekunder III Aspal 110 JL. Prof. Tiga negeri Kolektor Sekunder III Aspal 116 Mendungan-Jagalan Kolektor Sekunder III Aspal 117 Candibaru-Gajahan Kolektor Sekunder III Aspal 118 JL. Abu tholib Kolektor Sekunder III Aspal 121 JL.Madura Kolektor Sekunder III Aspal 131 JL. Pasar Kolektor Sekunder III Aspal 143 JL. Lawu Kolektor Sekunder III Aspal 142 JL. Nias Kolektor Sekunder III Aspal 139 JL. Sumba Kolektor Sekunder III Aspal 130 JL. Pasar Kolektor Sekunder III Aspal 144 JL. Calen III Kolektor Sekunder III Aspal 125 JL. Kalimantan Kolektor Sekunder III Aspal 133 JL. Benowo Kolektor Sekunder III Aspal 108 Titisan-Tegalan Kolektor Sekunder III Aspal 109 JL. Kontesa Kolektor Sekunder III Aspal 113 JL. Flores Kolektor Sekunder III Aspal 137 JL. Lettu Ismail Kolektor Sekunder III Aspal 145 JL.Dr Supomo Kolektor Sekunder III Aspal 136 JL. Lombok Kolektor Sekunder III Aspal 135 JL. Pemuda Kolektor Sekunder III Aspal 146 JL. Pemuda I Kolektor Sekunder III Aspal Kabupaten Sukoharjo III-51 . Jawa Kolektor Sekunder III Aspal 128 JL.

Kenanga Kolektor Sekunder III Aspal 173 JL. Regulo Kolektor Sekunder III Aspal 174 JL. Melati Kolektor Sekunder III Aspal 179 JL. Semeru Kolektor Sekunder III Aspal 148 JL. Kelas No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe Jalan 147 JL. Musi Kolektor Sekunder III Aspal 160 JL. Menur Kolektor Sekunder III Aspal 185 JL. Mangun Negoro Kolektor Sekunder III Aspal 167 JL. Taman Siswa II Kolektor Sekunder III Aspal 162 JL. Taman siswa I Kolektor Sekunder III Aspal 161 JL. Kantil Kolektor Sekunder III Aspal 178 JL.Kapuas Kolektor Sekunder III Aspal 172 JL. Wijaya Kusuma Kolektor Sekunder III Aspal 181 JL. Brantas Kolektor Sekunder III Aspal 163 JL. Seruni Kolektor Sekunder III Aspal 177 JL. Harsodiningrat Kolektor Sekunder III Aspal 152 JL. Kijilan II Kolektor Sekunder III Aspal 165 JL.Gawan II Kolektor Sekunder III Aspal 158 JL. Anggrek Kolektor Sekunder III Aspal 176 JL. Mayang Kolektor Sekunder III Aspal Kabupaten Sukoharjo III-52 . Cempaka Kolektor Sekunder III Aspal 175 JL. Pudak Kolektor Sekunder III Aspal 186 JL. Bengawan solo Kolektor Sekunder III Aspal 166 JL. Karyono Kolektor Sekunder III Aspal 170 JL. Veteran Kolektor Sekunder III Aspal 157 JL. Kijilan I Kolektor Sekunder III Aspal 164 JL. Merapi Kolektor Sekunder III Aspal 154 assalam JL. Teratai Kolektor Sekunder III Aspal 182 JL. Ki hajar Kolektor Sekunder III Aspal 151 JL. Rajawali Kolektor Sekunder III Aspal 155 JL. Mawar raya Kolektor Sekunder III Aspal 180 JL. Citarum Kolektor Sekunder III Aspal 168 JL. Serayu Kolektor Sekunder III Aspal 171 JL. Gawan I Kolektor Sekunder III Aspal 159 JL. Kartini Kolektor Sekunder III Aspal 153 JL. Brigjen katamso Kolektor Sekunder III Aspal 183 JL. Projosanto Kolektor Sekunder III Aspal 156 JL. Bakung Kolektor Sekunder III Aspal 184 JL.Krakatau Kolektor Sekunder III Aspal 149 JL. Barito Kolektor Sekunder III Aspal 169 JL. Agung Kolektor Sekunder III Aspal 150 JL.

Letjend Sudjono Kolektor Sekunder III Aspal 193 JL. Puntodewo Kolektor Sekunder III Aspal 205 JL. Dr. Brotojoyo Kolektor Sekunder III Aspal 217 JL. Seta Kolektor Sekunder III Aspal 208 JL. Pandu Kolektor Sekunder III Aspal 201 JL. Mujair Kolektor Sekunder III Aspal 221 JL. Manggar Kolektor Sekunder III Aspal 192 JL. Ismoyo Kolektor Sekunder III Aspal 199 JL. Bangah Kolektor Sekunder III Aspal 188 JL. Lumba-Lumba Kolektor Sekunder III Aspal 222 JL. Tentara Pelajar Kolektor Sekunder III Aspal 196 JL. Bima Kolektor Sekunder III Aspal 204 JL. Larasati Kolektor Sekunder III Aspal 212 JL. Kunti Kolektor Sekunder III Aspal 213 JL. Baratu Samiran Kolektor Sekunder III Aspal 220 JL.A. Kelas No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe Jalan 187 JL. Bregulo Kolektor Sekunder III Aspal 195 JL. Tombro Kolektor Sekunder III Aspal 223 JL. Bregulo Kolektor Sekunder III Aspal 197 JL. Sadewo Kolektor Sekunder III Aspal 215 JL. Nakulo Kolektor Sekunder III Aspal 210 JL. Srikandi Kolektor Sekunder III Aspal 209 JL. Basudewo Kolektor Sekunder III Aspal 206 JL. Noyorono Kolektor Sekunder III Aspal 202 JL. Gurami Kolektor Sekunder III Aspal 219 JL.Serang Kolektor Sekunder III Aspal 218 JL. Tentara Pelajar Kolektor Sekunder III Aspal 194 JL. Sili Kolektor Sekunder III Aspal 224 JL. Kokrosono Kolektor Sekunder III Aspal 211 JL. Harjuno Kolektor Sekunder III Aspal 216 JL. Pahlawan Kolektor Sekunder III Aspal 226 JL. Abiyoso Kolektor Sekunder III Aspal 198 JL.Nusa Indah Kolektor Sekunder III Aspal 191 JL. Karuk Kolektor Sekunder III Aspal 190 JL. Bismo Kolektor Sekunder III Aspal 203 JL. Muwardi Kolektor Sekunder III Aspal Kabupaten Sukoharjo III-53 . Kresno Kolektor Sekunder III Aspal 207 JL. Kakap Kolektor Sekunder III Aspal 225 JL. Dahlia Kolektor Sekunder III Aspal 189 JL. Untari Kolektor Sekunder III Aspal 214 JL. R. Wiratsongko Kolektor Sekunder III Aspal 200 Jl.

Nuri Kolektor Sekunder III Aspal Kabupaten Sukoharjo III-54 . Bledak Kolektor Sekunder III Aspal 248 JL. Prenjak Kolektor Sekunder III Aspal 262 JL. Parang Kusumo Kolektor Sekunder III Aspal 245 JL.Galunggung Kolektor Sekunder III Aspal 253 JL. Manyar Kolektor Sekunder III Aspal 265 JL. Durian Kolektor Sekunder III Aspal 233 JL. Rajawali Kolektor Sekunder III Aspal 258 JL. Delima Kolektor Sekunder III Aspal 228 JL. Sidomulyo Kolektor Sekunder III Aspal 246 JL. Glatik Kolektor Sekunder III Aspal 259 JL. Sidomukti Kolektor Sekunder III Aspal 251 JL.Diponegoro Kolektor Sekunder III Aspal 257 JL. Sriti Kolektor Sekunder III Aspal 266 JL.Suwarno Kolektor Sekunder III Aspal 244 JL. Sutomo Kolektor Sekunder III Aspal 237 JL.Agus Salim Kolektor Sekunder III Aspal 256 JL. Jeruk Kolektor Sekunder III Aspal 242 JL. Wandyo Pranoto Kolektor Sekunder III Aspal 255 JL. R. Pepaya Kolektor Sekunder III Aspal 238 JL. G. Gringsing Kolektor Sekunder III Aspal 229 JL. Tawes Kolektor Sekunder III Aspal 230 JL. Nangka Kolektor Sekunder III Aspal 232 JL.. Dr. Durian Kolektor Sekunder III Aspal 235 JL. Kapten Patimura Kolektor Sekunder III Aspal 254 JL. Pisang Kolektor Sekunder III Aspal 240 JL. Truntum Kolektor Sekunder III Aspal 247 JL. Mangga Kolektor Sekunder III Aspal 239 JL. Merpat Kolektor Sekunder III Aspal 261 JL.. Kelas No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe Jalan 227 JL. Tanto Pranoto Kolektor Sekunder III Aspal 231 JL. Lereng Kolektor Sekunder III Aspal 249 JL.Slamet Kolektor Sekunder III Aspal 252 JL. Sidoluhur Kolektor Sekunder III Aspal 250 JL. Kutilang Kolektor Sekunder III Aspal 263 JL. Nanas Kolektor Sekunder III Aspal 236 JL. P. G. Kasuari Kolektor Sekunder III Aspal 260 JL. H. Nanas Kolektor Sekunder III Aspal 234 JL. Kawung Kolektor Sekunder III Aspal 243 JL. Jambu Kolektor Sekunder III Aspal 241 JL. Perkutut Kolektor Sekunder III Aspal 264 JL.

Beo Kolektor Sekunder III Aspal 276 JL. Tetengket Kolektor Sekunder III Aspal 274 JL. Blekok Kolektor Sekunder III Aspal 284 JL. Alpukat Kolektor Sekunder III Aspal 306 JL. Pentet Kolektor Sekunder III Aspal 275 JL. Srikatan Kolektor Sekunder III Aspal 291 JL. Pokakan I Kolektor Sekunder III Aspal Kabupaten Sukoharjo III-55 . Merak Kolektor Sekunder III Aspal 270 JL. Muria Kolektor Sekunder III Aspal 303 JL. G Rinjani Kolektor Sekunder III Aspal 301 JL. Puyuh Kolektor Sekunder III Aspal 279 JL. Walet Kolektor Sekunder III Aspal 285 JL. Emprit 2 Kolektor Sekunder III Aspal 288 JL. G Wilis Kolektor Sekunder III Aspal 297 JL. Jeruk Kolektor Sekunder III Aspal 305 JL. Camar Kolektor Sekunder III Aspal 277 JL. Miwis Kolektor Sekunder III Aspal 268 JL. Kacer Kolektor Sekunder III Aspal 273 JL. Sawo Kolektor Sekunder III Aspal 296 JL. Kerinci Kolektor Sekunder III Aspal 299 JL. Elang Kolektor Sekunder III Aspal 282 JL. Bangau Kolektor Sekunder III Aspal 281 JL. Jalak Kolektor Sekunder III Aspal 278 JL. Kelas No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe Jalan 267 JL. Kelud Kolektor Sekunder III Aspal 298 JL. G Sumbing Kolektor Sekunder III Aspal 300 JL. G Gede Kolektor Sekunder III Aspal 293 JL. Parkit Kolektor Sekunder III Aspal 269 JL. Derkulu Kolektor Sekunder III Aspal 280 JL. Murai Kolektor Sekunder III Aspal 290 JL. G. Madu Kolektor Sekunder III Aspal 289 JL. Kepodang Kolektor Sekunder III Aspal 272 JL. Emprit 1 Kolektor Sekunder III Aspal 287 JL. G Bromo Kolektor Sekunder III Aspal 295 JL. Cendrawasih Kolektor Sekunder III Aspal 271 JL. Belibis Kolektor Sekunder III Aspal 292 JL. Kalkun Kolektor Sekunder III Aspal 286 JL. Kawi Kolektor Sekunder III Aspal 302 JL. Srigunting Kolektor Sekunder III Aspal 283 JL. G Batur Kolektor Sekunder III Aspal 294 JL. Blimbing Kolektor Sekunder III Aspal 304 JL.

Gawok Kolektor sekunder IIIC Aspal 337 Gentan-Pacinan Kolektor Sekunder IIIC Aspal 338 JL. Kunir Sekunder Kolektor Sekunder III Aspal 314 JL. Pokakan Ii Kolektor Sekunder III Aspal 308 JL. Bumi Putera Kolektor Sekunder IIIB Aspal 329 JL. Kencur Kolektor Sekunder III Aspal 317 JL.Surakarta Kolektor Sekunder IIIB Aspal 326 JL. Temulawak Kolektor Sekunder III Aspal 315 JL. Celengan Iii Kolektor Sekunder III Aspal 312 JL. Laos Sekunder Kolektor Sekunder III Aspal 313 JL. Kelas No Nama Ruas Fungsi Jalan Tipe Jalan 307 JL. Celengan Ii Kolektor Sekunder III Aspal 311 JL. Bhayangkara Kolektor Sekunder IIIB Aspal 319 Kantor pos-Sanggrahan Kolektor Sekunder IIIB Aspal 320 Sayuran-Pelembatok Kolektor Sekunder IIIB Aspal 321 Kandang-menjangan-Kebon baru Kolektor Sekunder IIIB Aspal 322 JL. Malowopati Kolektor Sekunder IIIB Aspal 330 Krangan-Mangkuyudan Kolektor Sekunder IIIB Aspal 331 Masjid-kraton Kartasura Kolektor Sekunder IIIB Aspal 332 Papungan-gerjen Kolektor Sekunder IIIC Aspal 333 JL. Celengan I Kolektor Sekunder III Aspal 310 JL. Wotgaleh Kolektor Sekunder III Aspal 318 JL. Kyai Ageng Kolektor Sekunder IIIB Aspal 324 Jegongan-Betengsari Kolektor Sekunder IIIB Aspal 325 JL. Jahe Kolektor Sekunder III Aspal 316 JL. Giren Kolektor Sekunder IIIC Aspal 334 Langkap-Tengklik Kolektor Sekunder IIIC Aspal 335 Jayan-Juron Kolektor Sekunder IIIC Aspal 336 Tinggen-At. Yogyakarta Kolektor Sekunder IIIB Aspal 328 JL. Wimboharsono Kolektor Sekunder IIIB Aspal 323 JL. Kenari raya Kolektor Sekunder IIIC Aspal 339 Gembongan-Keden Kolektor Sekunder IIIC Aspal 340 Kertonatan-Sambon Kolektor Sekunder IIID Aspal Sumber: Dishub Kabupaten Sukoharjo 2011 Kabupaten Sukoharjo III-56 . Demak Kolektor Sekunder IIIB Aspal 327 JL. Pokakan Iii Kolektor Sekunder III Aspal 309 JL.

Kabupaten Sukoharjo III-57 .

50 4.20 3.00 4 Pabelan-Gonilan 1835 6.52 kilometer.70 4.00 27 Ambil ambil-Tanjung 4830 3. Tabel III.00 9 Bekonang-Mojo 4280 4.40 12 Dalang-majesto 5420 5.00 6.00 21 Bulu-Lengking 5220 3.00 5. Jaringan jalan yang ada di Kabupaten Sukoharjo terbagi menjadi tiga kewenangan mengingat transportasi tidak dapat dipisahkan secara administrasi kewilayahan.00 18 Kemasan-Bulu 6983 3.263 kilometer. Panjang jalan 45.00 8 Baki-pajang 4270 5.60 17 Tawangsari-Pojok 2630 4. Untuk kondisi jalan yang ada di Kabupaten Sukoharjo secara umum kondisi jalan di Kabupaten Sukoharjo relatif termasuk penggolongan kondisi jalan termasuk kategori sedang dengan sepanjang kilometer.00 5.00 22 Pondok-Parangwojo 1430 4.00 4.60 3.00 3.50 10 Wirun-Palur 4200 5.00 2 Weru-Tegalsari 4085 4.40 3.00 3.00 6 Blimbing-Makamhaji 5740 4.00 3.00 Kabupaten Sukoharjo III-58 .00 3 Pajang-Parngtejo 5590 6.40 11 Kemasan-Bulu 6983 3.00 5.50 4.00 6.00 13 Ngreco-Karangwuni 3603 3.00 3.50 23 Sonorejo-Sidowarno 1590 3. propinsi dan kabupaten yang memiliki kondisi panjang masing-masing 14.219.00 4.00 7 Ngemplak-Kartasura 2240 4.00 3.10 14 Tengklik-Jarum 1800 5.20 16 Tegalsari-Grogol 2249 3. Pembagian kewenangan ini berdasarkan penetapkan sebagai jalan nasional. Kabupaten Sukoharjo memiliki jaringan transportasi jalan keseluruhan mencapai 436.00 20 Bulu-Pangkah 4440 3.40 19 Langkap-Sanggang 5520 3.00 4.00 4.Kondisi jalan yang ada diKabupaten Sukoharjo sebagai berikut.00 25 Songgorunggi-Malangsari 9700 4.40 3.24 kilometer untuk jalan provinsi dan sepanjang 1.00 3.70 26 Ambilambil-Kedungwinong 1170 3.00 5 Stasiun Gawok-Sraten 3850 4.36 Kondisi Fisik Ruas Jalan Di Kabupaten Sukoharjo Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 1 Mulur-Bancakan 9723 5.00 4.10 3.40 5.00 4.59 kilometer untuk jalan Nasional.00 15 Tegalsari-Karang Tengah 2614 3.00 24 Kriwen-Pojok 4300 4.00 5.

Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 28 Gupit-serut 4700 4.00 4.50 4.50 4.00 30 Mulur-Sidan 9400 4.00 37 Dompilan-Cendono 2950 3.00 51 Tanjunganom-Daleman 6940 4.40 4.50 4.00 32 Mulur-Cabean 7900 4.50 50 Bacem-Tanjunganom 5890 5.50 5.50 4.00 3.40 3.00 40 Bekonang-Kayuapak 4280 4.00 3.80 2.50 5.50 36 Jombor-Ngemul 2430 3.50 48 Pondok-Ngrombo 7976 4.40 29 Juron-Cabean 970 4.50 4.00 3.50 59 Ngabeyan-Mangkuyuban 1420 3.00 9.50 58 Manang-Mayang 2715 3.00 4.20 4.00 63 Calen-Sonorejo 4800 3.00 4.50 41 Bakalan-Godok 2640 3.50 31 Sukoharjo-Mulur 2740 9.00 4.00 69 Mandan-Bedingin 4250 3.00 4.00 3.00 3.00 3.00 64 Sukoharjo-Pondok 2685 4.00 4.00 4.50 3.00 55 Kepuh-Pondok 3410 3.00 5.70 Kabupaten Sukoharjo III-59 .00 4.00 3.00 3.50 4.00 3.00 38 Ngadirejo-Klampisrejo 535 3.50 4.00 61 Ngaglik-Sonorejo 3800 4.00 5.50 35 Bulakrejo-Gentan 3780 5.00 3.00 60 Carikan-Blukan 6170 5.00 56 Bakipandeyan-jati 3510 4.50 4.00 43 Plumbon-Beton 2300 4.00 70 Mandan-Tanjung 1756 3.00 4.51 5.00 68 Begajah-Mandan 3140 3.80 34 Gentan-Beledu 4380 5.00 3.00 66 Krajan-Gudang Dolog 2216 4.50 49 Bahu-Dlopo 2590 5.00 54 Tanjunganom-Manang 385 4.70 3.00 42 Telukan-Ngombakan 5950 4.00 39 Glondongan-Tugu 6700 4.50 57 Bok polisi-Blimbing 4840 4.50 47 Langenharjo-Pondok 5548 4.50 44 Sidan-Triyangan 4580 3.00 46 Telukan-Cuplik 7500 4.00 3.00 52 Kaliwingko-Kwarsan 1735 4.00 53 Grogol-Gedangan 2082 3.00 4.00 65 Calen-Sonorejo 4800 3.20 33 Sugihan-Paluhombo 8880 2.40 45 Tegalmade-Plumbon 3550 3.00 62 Sukoharjo-Pondok 2685 4.00 4.00 67 Bledu-Bulakrejo 2250 4.

00 2.40 7. Purboyo 1250 3.50 4. Kasuari 530 6.00 106 Terminal-Mangkuyudan 1000 3.00 98 Jagalan-Pondok 1200 3.40 8. Gelatik 280 3.00 4.00 6.00 74 JL.50 4.80 8.70 94 JL. Sakura 400 7.10 105 Kabalan-Soditan 1200 3.00 72 Ngaglik-Sidorejo 678 4.90 4.30 82 JL.60 89 JL. Benowo 1300 3.00 3.00 3.00 99 Assalam JL.00 3.00 111 Pabelan-Gumpang 583 6.10 6.00 113 JL.60 4.80 77 JL.00 85 JL. Merak 300 8.00 110 JL. Kanguru II 250 8.50 4. Kontesa 519 4.60 80 JL.00 3.60 5.80 8. Nusa indah 500 5.70 6. Anggrek Raya 580 3.50 86 JL. Rajawali 1250 3. Mawar raya 300 3.40 3.00 108 Titisan-Tegalan 820 2. Kanguru 250 8.90 92 JL. Kutilang 350 4.40 81 JL. Wirakarta 1300 3.70 75 JL.00 3.50 88 JL.50 97 Gembongan-Jagalan 900 4. Plamboyan 180 3.00 107 JL.00 3.00 101 Gumpang-Mayang 1400 3.00 3.10 6.10 4.00 79 JL.40 78 JL.40 87 JL.40 13.50 96 Tegalan-Mangkuyudan 3500 4. Seroja 450 4. Cendrawasih 300 7.00 3.50 83 JL.50 Kabupaten Sukoharjo III-60 .50 4.00 5.00 4.00 100 Mendungan-Pondok Assalam 1200 3.00 3.00 112 JL.50 7.00 109 JL.40 3. Pkk 263 4. Merpati Raya 750 3.00 73 Puhgogor-cabean 780 4.40 95 Kranggan-Jagalan 252 4. Panda 450 4.00 3.40 91 JL.10 103 Windan-Nggandekan 1600 3. Gelatik raya 180 3. Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 71 Gawanan-Klasmen 3185 3.00 3.40 3.30 4. Melati raya 350 4. Kelinci 450 6.00 102 Brontowiryan-Indronation 1100 6.50 3.40 84 JL.80 90 JL.10 93 JL. Merak 1 130 5.70 6.00 104 Pabelan-Windan 925 4.00 4.00 4.Beruang 450 6. Adi sumarno 1300 13.50 76 JL.00 3.50 3.

00 8.50 119 JL. Tentremiga negeri 200 2.30 3.00 125 JL.00 4. Harsodiningrat 430 6.00 5.80 2. Sumatra 130 3. Mayor Sunaryo 628 6. Pemuda I 450 5.40 142 JL.50 3.00 4.00 4.00 6. Ki hajar 430 4.20 140 JL.00 4.00 3.Krakatau 193 4. Kyai Mawardi 520 3. Jawa 220 4. Kalimantan 400 4.00 123 JL.00 4.50 2.00 4.Madura 120 3. Bawean 290 3.00 4.00 4.30 126 JL.80 139 JL. Sumba 200 4.00 149 JL.60 155 JL. Projosanto 210 5.00 124 JL.50 3. Irian 100 4. Pemuda 830 8.00 138 JL.80 332 JL.00 148 JL. Pasar 208 4.00 131 JL.00 3.30 3. Timor 200 4. Calen III 556 4.00 4.00 118 JL.00 156 JL. Rajawali 520 2.00 6. Lettu Ismail 759 4. Flores 200 2. Lawu 490 2. Tiga negeri 820 3.00 144 JL.00 3. Agung 288 6. Merapi 426 4. Sulawesi 340 3.30 129 JL.00 3.00 141 JL.00 4.60 3.40 147 JL.00 152 JL.80 137 JL. Prof. Nias 200 2.40 2.00 4.30 4. Merak 677 3.60 134 JL. Abu tholib 562 5. Calen II 438 4.70 4.50 120 JL.00 5.60 135 JL.00 121 JL.Dr Supomo 502 5.60 4. Pasar 143 4.00 4. Lombok 240 3.00 117 Candibaru-Gajahan 997 3.00 4.80 4. Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 114 Ngabean-Singopuran 985 3.30 127 JL.00 146 JL.80 133 JL. Veteran 489 4.60 2.10 5. Bali 120 3.70 130 JL.00 143 JL. Calen 347 4.10 136 JL.00 5. Semeru 210 5.00 151 JL.00 115 JL.00 153 JL.20 3. Kartini 414 4. Seram 190 4.00 128 JL.50 122 JL.00 154 assalam JL.40 5.00 145 JL.00 116 Mendungan-Jagalan 2576 3.00 6.00 150 JL.00 3.80 3.80 2.00 Kabupaten Sukoharjo III-61 .

70 160 JL.60 2. Manggar 300 3. Kijilan I 150 2.60 3. Taman Siswa II 190 3.70 2.00 176 JL. Serayu 260 2. Menur 320 3.60 3.20 4.50 5. Bakung 130 2.00 6.20 191 Jl. Tentara Pelajar 1640 5.10 182 JL. Regulo 260 4.00 181 JL. Bregulo 120 3.20 3.20 166 JL. Mangun Negoro 640 3.20 158 JL.10 3. Dahlia 335 3. Wijaya Kusuma 382 3.10 3.10 3.00 3.70 184 JL.10 173 JL. Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 157 JL.80 2.00 174 JL.20 196 Jl.20 190 JL. Brigjen katamso 2172 4. Taman siswa I 190 3. Bengawan solo 900 3.00 183 JL.20 161 JL.00 188 JL.00 185 JL. Kijilan II 150 3.80 2. Barito 150 3. Karyono 140 2.70 2.70 3.80 198 Jl. Mawar raya 350 3.00 3. Bregulo 120 3. Mayang 320 2.90 2.80 3.20 162 JL.20 3. Letjend Sudjono 880 3.10 199 Jl.00 163 JL. Teratai 800 3.80 168 JL.00 3. Abiyoso 200 2.60 172 JL.00 3.50 194 Jl.20 3.20 193 Jl. Kantil 600 3. Melati 536 3.60 186 JL. Anggrek 259 6.20 175 JL.00 4.20 3. Ismoyo 200 3.90 171 JL.10 3.90 177 JL.10 197 Jl.20 3. Citarum 640 2. Brantas 500 3.20 192 Jl.20 3. Gawan I 120 3.60 164 JL.80 Kabupaten Sukoharjo III-62 .00 3.80 2.90 2.30 3.60 169 JL.00 3.00 3.00 189 JL.70 187 JL.70 2.20 2.50 3. Karuk 310 3. Tentara Pelajar 200 4.Nusa Indah 300 3.80 170 JL.30 195 Jl.60 2. Kenanga 640 3. Bangah 320 3.00 178 JL.Kapuas 250 3. Pudak 320 2. Seruni 110 2.00 4.20 3. Cempaka 390 3.70 159 JL.20 3.00 3.Gawan II 200 2.00 180 JL.80 2.50 167 JL.80 165 JL. Wiratsongko 550 2. Musi 270 2.00 179 JL.

A.60 203 Jl.00 3.70 3.60 212 Jl.70 2. Bima 400 2. Untari 120 3. Kakap 350 4. Basudewo 150 4.20 4.80 4.00 3.30 219 Jl. Sutomo 1190 4.30 228 Jl.60 2.20 3.70 205 Jl. R.40 235 Jl.00 3.90 2.10 236 Jl. Bismo 100 2.20 224 Jl.20 216 Jl.10 4. Nakulo 330 3.20 237 Jl.50 242 Jl.00 3.90 215 Jl.10 209 Jl. Gurami 150 3.10 230 Jl.10 202 Jl.10 222 Jl.30 234 Jl.90 3. Delima 300 2. Dr. Jeruk 250 2.50 233 Jl.30 4. Kawung 850 3. Puntodewo 270 3.20 221 Jl. Kresno 400 4. Harjuno 130 3. Noyorono 100 3.20 207 Jl.70 218 Jl. Kokrosono 280 3.00 Kabupaten Sukoharjo III-63 . Brotojoyo 130 4.20 4.30 3. Pandu 240 3. Muwardi 800 9. Srikandi 280 4. Gringsing 2000 4.20 3. Dr.50 217 Jl. Tawes 300 7.70 3.90 208 Jl.30 5.50 2. Nanas 550 5. Nanas 550 5.40 5.50 4.20 4.60 2.30 232 Jl. Larasati 130 2.00 9.70 3.00 214 Jl.30 2.00 240 Jl. Tombro 140 3. Jambu 250 3.20 213 Jl.50 229 Jl. Kunti 400 3.00 227 Jl. Lumba-Lumba 400 4.00 3.10 5.50 4.30 220 Jl.20 3. Durian 500 4.00 241 Jl.30 4.00 9. Sili 140 3.30 3.30 239 Jl. Durian 1190 5.70 204 Jl. Pisang 250 3.10 201 Jl. Pahlawan 2460 7.20 238 Jl.10 4. Nangka 550 2.30 2.10 3.80 206 Jl.30 225 Jl.10 226 Jl.10 7.50 4. Mangga 250 3.00 231 Jl. Tanto Pranoto 380 9. Seta 550 2. Pepaya 250 5.00 223 Jl.10 7. Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 200 Jl. Baratu Samiran 450 4. Mujair 500 4.10 3.Serang 500 3.90 2.90 210 Jl.70 211 Jl. Sadewo 400 2.20 5.

90 1.10 261 Jl. Nuri 533 3.00 3. Merak 600 3.30 271 Jl.00 278 Jl.90 244 Jl.10 249 Jl.20 272 Jl.00 3.10 4. Sidomulyo 480 2.00 263 Jl. Perkutut 200 3.80 266 Jl. R. Wandyo Pranoto 785 7. Puyuh 430 3.00 3.70 267 Jl.00 254 Jl.00 259 Jl.60 269 Jl.80 2.00 285 Jl.10 3.60 5. Walet 260 3.60 5.60 257 Jl.40 270 Jl.90 247 Jl.00 6. Sidomukti 300 2.80 248 Jl.90 4.00 3.70 2.50 268 Jl.70 2. H. Jalak 760 3.50 3. Kalkun 640 3.20 273 Jl.00 281 Jl. Parang Kusumo 30 2. Kepodang 130 3. Derkulu 460 3. Rajawali 2200 5. Truntum 370 1. Bledak 480 2. Bangau 190 3. Tetengket 270 3.50 3.80 2.Agus Salim 800 5. Beo 340 3.00 274 Jl.Suwarno 900 4.00 3. Cendrawasih 300 2.50 2.00 3.00 3.00 282 Jl.00 284 Jl.10 250 Jl.00 279 Jl.10 2.00 252 Jl. G. Pentet 380 3.00 3. Sidoluhur 380 4.00 3.Slamet 950 3.00 3.00 3.20 3.50 283 Jl. Kapten Patimura 550 6. Blekok 630 3. G.80 2.00 264 Jl.00 262 Jl.10 253 Jl.00 3.70 3.00 3.00 275 Jl. P. Sriti 340 2.60 2.00 7. Elang 480 3.00 255 Jl.00 277 Jl.Galunggung 590 4. Srigunting 830 3.70 258 Jl.70 245 Jl.80 246 Jl.00 3. Lereng 220 2. Kasuari 130 3.30 2. Kutilang 330 3. Parkit 220 2. Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 243 Jl.00 Kabupaten Sukoharjo III-64 .40 3.00 265 Jl.20 3.60 3.00 280 Jl.00 3. Merpat 300 3. Kacer 100 3. Prenjak 580 3.60 256 Jl. Camar 190 3.00 3. Manyar 533 3.Diponegoro 1130 5.50 276 Jl.60 260 Jl. Miwis 340 2.70 5.70 251 Jl. Glatik 270 3.10 4.00 3.

Blimbing 260 3.00 308 Jl.00 3. Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 286 Jl. Celengan I 300 3. Kelud 230 3.00 3. G Gede 240 3.00 290 Jl. Jahe 600 3.00 3.00 326 JL.00 287 Jl.00 3.00 307 Jl.50 291 Jl.00 299 Jl.50 3.00 314 Jl.50 319 Kantor pos-Sanggrahan 1000 4.00 baru 322 JL.50 317 Jl.00 315 Jl.00 327 JL.00 3. Wotgaleh 765 3.00 311 Jl.00 Kabupaten Sukoharjo III-65 . Emprit 2 150 3.00 320 Sayuran-Pelembatok 665 2.50 293 Jl.00 3.50 3.50 300 Jl.00 288 Jl.00 297 Jl. Kawi 180 3. Celengan Iii 270 3. Pokakan Iii 200 3.00 3. Pokakan I 230 3.00 3.00 3.00 3. Muria 270 3.00 3.50 3.00 3. Kerinci 160 3. Laos 290 3.00 3. Alpukat 180 3.50 3.50 309 Jl.00 310 Jl.50 3.00 292 Jl.50 3.00 3. Demak 300 3.50 3.50 294 Jl. Kyai Ageng 252 5.00 298 Jl. G Wilis 200 3.00 316 Jl.00 3.00 3.00 301 Jl.50 289 Jl.00 5. G Rinjani 170 3.50 3. Bhayangkara 252 4.00 318 JL.50 4.00 3. Pokakan Ii 210 3. Jeruk 210 3. G Sumbing 140 3.50 2. G Bromo 120 3. Belibis 230 3.Surakarta 300 3.50 3. Srikatan 450 3. Wimboharsono 286 5.00 3.00 3.00 295 Jl. Celengan Ii 390 3. Kunir 600 3.00 3.00 4.00 3. Sawo 310 3.00 306 Jl. G. Kencur 670 3.00 4.00 3.00 324 Jegongan-Betengsari 2500 3. Emprit 1 150 3.00 302 Jl.00 3.50 Kandang-menjangan-Kebon 321 715 4. Madu 290 3.00 296 Jl.00 3.00 3. Murai 790 3. G Batur 220 3.00 303 Jl. Temulawak 530 3.00 3.50 305 Jl.00 304 Jl.00 313 Jl.00 312 Jl.00 5.50 325 Jl.00 323 JL. Yogyakarta 330 3.00 3.

00 333 JL. .40 4.00 340 Kertonatan-Sambon 650 2.00 Sumber: Dishub Kabupaten Sukoharjo 2013 Kabupaten Sukoharjo memiliki jaringan transportasi jalan keseluruhan mencapai 436. - 8 Kelas IV A . - 5 Kelas III . - 3 Kelas II B . - 2 Kelas II A 13.84 13. Panjang jalan nasional menurut kelasnya pada tahun 2008 hingga 2009 sepanjang 13.24 40. - 9 Kelas V .68 kilometer yaitu kelas jalan II B dan II C. .00 3.410. . . propinsi dan kabupaten.00 337 Gentan-Pacinan 2117 4. .00 3.12 Sumber: Dishub Kabupaten Sukoharjo 2009 Kabupaten Sukoharjo III-66 . Malowopati 360 3.37 Panjang Jalan Menurut Kelas Jalan Dan Status Jalan Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2008-2009 Jalan Nasional Jalan Provinsi Jalan Kabupaten Kelas Jalan No (Km) (Km) (Km) 2008 2009 2008 2009 2008 2009 1 Kelas I . .42 .00 332 Papungan-gerjen 1200 3. Kenari raya 400 3. - 10 Kelas V A .50 334 Langkap-Tengklik 4540 4. . . .24 . .50 339 Gembongan-Keden 260 6.84 kilometer yaitu kelas jalan II A.09 605. .09 605.50 4.50 3. . .84 51.00 6.00 3. . . .00 2.30 336 Tinggen-At. . Giren 218 4.44 11.00 329 JL. . . Jaringan jalan yang ada di Kabupaten Sukoharjo terbagi menjadi tiga kewenangan mengingat transportasi tidak dapat dipisahkan secara administrasi kewilayahan.00 3. 40.68 410. Panjang Jalan Lebar Jalan Lebar No Nama Ruas (M) (M) Perkerasan (M) 328 JL. . - Jumlah 13. .00 4. Tabel III.263 kilometer.09 kilometer 2009 dan tahun 2009 sepanjang 605.00 3. . . .40 335 Jayan-Juron 3700 3. - 4 Kelas II C . Pembagian kewenangan ini berdasarkan penetapkan sebagai jalan nasional.00 331 Masjid-kraton Kartasura 760 3. - 7 Kelas IV .30 3.68 51. .Gawok 1810 3. .84 13.84 . Sedangkan panjang jalan kabupaten menurut kelasnya pada tahun 2008 sepanjang 410.12 6 Kelas III A . Bumi Putera 332 3. .00 3.00 338 JL.00 330 Krangan-Mangkuyudan 420 3.12 kilometer yaitu kelas jalan III. . 11. . . Untuk panjang jalan provinsi menurut kelasnya pada tahun 2008 hingga 2009 sepanjang 51. .

Untuk jalan rel lintas cabang saat ini hanya difungsikan untuk melayani kereta api Surakarta-Wonogiri. . .Untuk jaringan lintas utama menghubungkan dari Surakarta- Sragen yang merupakan bagian sistem transportasi rel di Pulau Jawa. b. Dan Tempat Parkir Di Luar Terminal Kecamatan Di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2009 Terminal Tempat Parkir No Kecamatan Bus Non Bus Diluar Terminal 1 Weru 1 1 - 2 Bulu . Pengembangan jalur ganda Solo-Yogyakarta. Sub terminal Sukoharjo dan Sub Terminal Kartasura. Sistem jaringan kereta api Kabupaten Sukoharjo meliputi: 1. . - 9 Grogol . 2.2 Sarana Transportasi Kabupaten Sukoharjo a.Jaringan transportasi kereta api ini memiliki dua sistem jaringan lintas utama dan lintas cabang. Rel Kereta Api Kabupaten Sukoharjo memiliki sistem jaringan transportasi kereta api.6. Terminal bus yang terletak di Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Kartasura yang merupakan terminal tipe B. . - 7 Polokarto . Pengembangan kereta api komuter jalur Solo-Sukoharjo-Wonogiri. - 12 Kartasura 1 1 - Jumlah 4 4 0 Sumber: Dishub Kabupaten Sukoharjo 2009 Kabupaten Sukoharjo III-67 . . Tabel III. Peningkatan stasiun meliputi:  Stasiun Sukoharjo  Stasiun Nguter  Stasiun Gawok 3. - 3 Tawangsari 1 1 - 4 Sukoharjo 1 1 - 5 Nguter . . Terminal Prasarana infrastruktur juga perlu ditinjau dari simpul transportasi yang disediakan. - 11 Gatak . . Non Bus. Terminal penumpang di Kabupaten Sukoharjo sebagai prasarana pendukung angkutan umum memiliki satu terminal dan beberapa sub terminal (terminal tipe C) yaitu Sub terminal Weru. - 10 Baki .38 Jumlah Terminal Bus. . - 6 Bendosari . - 8 Mojolaban . Untuk fasilitas terminal yang ada pada kabupaten/ kota memiliki andil yang relatif besar. Sub terminal Tawangsari.

Jumlah kendaraan yang ada pada tahun 2009 ini disajikan sebagai berikut. Selain itu juga terdapat pelayanan angkutan umum sebagai sarana transportasi di Kabupaten Sukoharjo ini. Jumlah kendaraan Angkutan desa yang ada pada tahun 2011 sebagai berikut. kec Bundosari. Angkutan desa di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2009 dari 12 kecamatan hanya ada 7 kecamatan yang ada Angkutan desa yaitu. kec Nguter. kec Baki. kec Kartasura. kec Sukoharjo.  Bus Besar : 14 Unit  Bus Sedang : 170 Unit  Bus kecil : 110 Unit  Mobil Penumpang Umum: 232 Unit Kondisi sarana transportasi di Kabupaten Sukoharjo dapat dilihat dari jumlah Angkutan desa. Tabel III.39 Jumlah Angkutan Desa tahun 2009 Banyak Angkutan No Kecamatan Desa 1 Weru - 2 Bulu 12 3 Tawangsari - 4 Sukoharjo 40 5 Nguter 10 6 Bendosari 3 7 Polokarto - 8 Mojolaban 21 9 Grogol - 10 Baki 10 11 Gatak - 12 Kartasura 26 Jumlah 122 Sumber: Dishub Kabupaten Sukoharjo 2009 Secara umum jumlah total angkutan umum antar kota dan pedesaan ini mencapai 526 unit dengan pembagian armada dan trayek disajikan sebagai berikut. Kondisi sarana transportasi di Kabupaten Sukoharjo dapat dilihat dari jumlah kepemelikan kendaraan yang ada. Mojolaban. kec Bulu.  Trayek Bus Besar : 2 trayek  Trayek Bus Sedang : 14 trayek  Trayek Bus kecil : 22 trayek  Trayek MPU : 14 trayek Kabupaten Sukoharjo III-68 . keseluruhan Angkutan desa di Kabupaten Sukoharjo sejumlah 122 Angkutan desa.

Watukelir .Krisak .Sukoharjo PP 4 Kabupaten Sukoharjo III-69 .Baki .Tawangsari .Sukoharjo .Tawang .Jongke - 11 6 Sts.Nguter .Sukoharjo PP 9 19 Solo .Krisak .Tawangsari .Watukelir PP 2 Solo Baru .Sukoharjo -Surakarta 2 18 PP 3 Sukoharjo .Watukelir - 21 2 Krisak PP Seplang .Sukoharjo .Tawangsari .Singgang -Manyaran 29 4 PP 30 Nguter .Gawok Jumantoro .Sidan .Gawok .Tawang .Tawangsari .Kunkan .Sukoharjo .Polokarto .Tj.Sukoharjo PP 7 26 Tawangsari .Pajang .Sukoharjo .Gading .Wonogiri PP 23 Kartasura .Klewer .Krisak - 27 28 Wonogiri PP 28 Sukoharjo .Solo PP 10 Watu kelir .Cawas PP 5 18 Cawas .Bekonang .Banmati .Jatiyoso PP 6 Sukoharjo .Polokarto .Sukoharjo .Kunkan .Kartasura PP 10 Sukoharjo .Watukelir PP 1 31 Banmati .Bendosari .Grogol PP 3 33 Kartasura .Tawangsari - 22 3 Krisak.Grogol .Jongke - 12 2 Sts.Solo -Kartasura 16 7 Kartasura .Daleman PP 1 34 Kartasura .Sukoharjo .Sukoharjo PP 7 Grogol .Gumantoro .Solo (Dalam Kota) .Klerong -Jatipuro 5 17 .Gading .Jumantoro PP 4 25 Watukelir .Bekonang .Gentan .Watukelir .Gading – Purwosari 14 Jaringan Wilayah Propinsi Jawa Tengah Pariwisata 4 15 Wonogiri – Jakarta 10 16 Jaringan Trayek Wilayah Indonesia 4 17 Solo Baru .Bekonang .Krisak .Mulur .Pengging .Krisak .Klewer .Sukoharjo PP 16 Boyolali .Bulu .Grogol .Jumantoro .Solo .Makam Haji - 9 5 Kartasura PP Sukoharjo .Banmati .Sukoharjo .Pajang - 4 32 Kartasura PP Solo .Bekonang .Gemblekan .Watukelir PP 5 20 Mulur .Tawangsari .Sidan- 13 9 Bekonang .Makam Haji - 10 18 Gawok Jumantoro .Baki .Tawangsari .Nguter .Bulu .Kartasura PP Metasih .Grogol .Ngemplak - 8 7 Surakarta PP Tugo . Tabel III.Banmati .Tipes .Bekonang .Watukelir PP 13 24 Grogol .Karanganyar .Colomadu .Tawang .Baki .Wonogiri PP 2 32 Krajan .Tawangsari .Anom .Palur .Pajang .Bekonang .Pajang .Tawangsari .Mento .Sukoharjo .Tawangsari .Sukoharjo .Tawangsari .Sukoharjo .Krisak -Watukelir PP 1 Mulur .40 Jaringan Trayek dan Jumlah Angkutan Penumpang Umum Di Kabupaten Sukoharjo Jumlah Armada No Jaringan Trayek BB BS BK MPU 1 Kartasura .Mojolaban .Krisak .Sawit .Palur .Selo Batu .Bekonang .Krisak .Daleman .Sidan .Polokarto .Sukoharjo .Songgorunggi .

mulai dari Industri Besar seperti PT.263. 984.877.Grogol .Dm Colo .341.060.636. Kartasura .155.50 juta.Baki 18 52 Pasar Sukoharjo . Kartasura .34 (2012).Bekonang – Palur 21 42 Ter.Watukelir PP 1 37 Grogol .035.Songgorunggi .Sukoharjo .Mento .Mulur .Sejolang .723.473.708.756.658.1 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sukoharjo PDRB Kabupaten Sukoharjo menurut lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2009-2013 mengalami peningkatan tiap tahunnya.291.7 Kondisi Perekonomian 3.Krisak PP 3 38 Kartasura .39 juta (2012).22 juta (2009).Majasto .Pasar Mojo 10 45 Pasar Sukoharjo – Cabeyan 19 46 Ter. 1.742. Sukoharjo .28 juta (2009).208.408.400.Gatak .978. hal ini dikarenakan di Kabupaten Sukoharjo terdapat berbagai jenis industri pengolahan. lapangan usaha yang memiliki nilai PDRB tinggi adalah Pertanian dengan nilai PDRB 965.02 juta.Solo Baru – Baki 26 43 Sukoharjo – Pacitan 20 44 Pasar Sukoharjo .70 juta.96 juta dan tahun 2013 sebesar 5. Selain Industri Pengolahan.206.Keung Gudel 16 50 Pasar Nguter – Kamal 2 51 Ter. Dari 9 lapangan usaha tersebut yang memiliki nilai PDRB tertinggi adalah Industri Pengolahan dengan nilai PDRB 1.Jimapolo PP 1 39 Ter.Bekonang – Triyagan 14 JUMLAH 14 170 110 232 Sumber: Dishub Kabupaten Sukoharjo 2011 3.902. dan 1.90 juta (2013).Nguter .Banmati . Sukoharjo – Tawangsari 40 40 Pasar Mulur . 15.7.480.31 juta.Sukoharjo . tahun 2012 sebesar 5.Lawu – Nguter 11 49 Pasar Sukoharjo .Ngrombo .744. Dapat dilihat nilai PDRB tahun 2009 sebesar 4. Sritex ( pabrik tekstil) dan PT Konimex Pharmaceutical Laboratories hingga Industri Rumahan seperti industri pengolahan tahu.Krisak . Jumlah Armada No Jaringan Trayek BB BS BK MPU Wonogiri . 1.91 juta (2010). hal ini dikarenakan setiap kecamatan di Kabupaten Sukoharjo memiliki lahan pertanian yang sangat luas sehingga sebagian penduduk Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo III-70 .Pojok .15 juta (2011). 1. 1.Sukoharjo- 35 4 grogol 36 Sukoharjo .70 juta (2010).Nguter – Tunjungrejo 15 48 Pasar Sukoharjo .68 juta (2013) .687. Sukoharjo .Kepuh – Lawu 8 47 Pasar Sukoharjo . 993.814.Solo Baru .023.78 juta (2011). tahun 2011 sebesar 5.Tawangsari .382.402. tahun 2010 sebesar 4.Solo Baru 12 41 Ter.

319.056.061.41 PDRB Kabupaten Sukoharjo menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2009-2013 (Jutaan Rupiah) Tahun Lapangan Usaha 2009 2010 2011 2012 2013 1.612.399.937. Lembaga Keuangan Non 42.02 a.45 1.382.11 b.36 5.358.447.104.723.516. Angkutan Jalan Raya 193.875.863.055.892.705.1.140.32 262.31 5.223.73 18.974.80 259. Restoran 236.23 211.02 Sumber : PDRB Kabupaten Sukoharjo 2013 Kabupaten Sukoharjo III-71 .989.865. Komunikasi 15.673.906. Pemerintahan Umum 299.70 5.472.63 1. Tanaman Perkebunan 30.59 56.53 177.341.208.29 2.50 32.860.112.023.20 b. Jasa Penunjang 5.91 993.474. Sehingga dapat diketahui dari nilai PDRB di atas Kabupaten Sukoharjo termasuk kedalam wilayah Agro Industri.33 5.85 243.239.074.72 226.12 32.2.47 111.882.554. Pertambangan & Penggalian 35.353. Jasa Perusahaan .Sewa & Jasa 166.114.14 22.84 36.113.27 22.34 1.59 184.58 33. Jasa .60 496.379.54 228.978.548.586.894.17 20.80 38.007.96 d.608.66 1.57 226.19 51.77 443.75 2.539.94 204.187.33 196.05 215.060.22 984.825.90 a.756.353.56 a.035.335.63 234.81 2.70 36. Listrik.00 b.87 97.82 b.196.14 239.15 48.443.16 8.48 33.331.18 1.17 1.359.887.259. .537.624.16 b. Angkutan Rel 143.16 37.39 776.503. Sewa Bangunan 93.99 66.040.90 215.68 4.13 8.33 38.962. Keuangan.177.011.473.22 11. Listrik 49.96 53.02 248.62 Restoran a.96 5.85 Telekomunikasi b.155.876. Hotel 2.85 30.70 15.400.894.106. Peternakan 165.402.793. Perdagangan 1.82 367.99 749380. Pertanian 965. Industri Migas . Hiburan dan Rekreasi 986.658.744.687.776.82 22.77 1.50 4.708.73 262.44 Bank c.76 1. Air Bersih 962.9 747.71 36.636.80 1. Swasta 94.931.24 2.28 1.254.427.982. Tanaman Bahan Makanan 739.402.2.995.42 66.69 b.408.17 35.10 34.840. hal ini dikarenakan Kabupaten Sukoharjo lebih memfokuskan kepada sektor Industri Pengolahan dan Pertanian.723.22 55. .291.261.640.80 182.685.480. - c.742.46 239.816.1.781.292.338.962. .09 343. Pengangkutan & Komunikasi 209.029.263.341.87 35.91 Perusahaan a.978.877.411.766.155.150.43 73.785.jasa 393.78 c.408.808.78 111.544.259.42 1.64 8.07 7.172.3 Perorangan & Rumah 62.82 385. .72 66.39 1.65 e.527.66 6.225.044.70 15.113.636.217.114.82 64.78 22. Bank 30.468.206.841.68 417. .15 Komunikasi 8.723. .78 1.79 c.82 e.15 90.512.542.37 a.31 292.81 b. Pos dan 10.32 b.26 3.460.45 203.738.66 100. - d.757.32 9. .89 247.546.219.911.23 22.27 8.39 1.39 1.098.255.326.382.73 104.85 94. - b. Angkutan 193.275.03 7.702. Tabel III.04 b. Sosial Kemasyarakatan 31. .08 1.28 1.07 12.27 59.392.060.611.902.65 1.367.58 17.093.1.057.376.81 319.814.2.14 b.964.117.Gas & Air Bersih 50.184.088. Kehutanan 22.924.425.28 157.39 31.017. .099.95 4.932.283.38 a. .911.22 a.82 12.15 789.533.818.15 1.799.350.718.68 a. Jasa Penunjang Keuangan . Industri Non Migas 1. Industri Pengolahan 1.467.237.15 1.69 6.283. - 9.147.028.53 174.178.Hotel & 1.500.34 64.39 46.480.872.965.225.14 13.291. .19 1.339.341. Perdagangan.414.307.68 100.218. Gas .35 7. .84 69. Bangunan 201.585.978.89 1.79 221.21 1.01 472.22 204.94 277.658.00 214.085.45 192.686.48 32.744.726.267.02 Tangga PDRB 4.37 44.492. Perikanan 7.79 52.327.151.36 1. berprofesi sebagai petani.19 104.71 121.108.

68%. puncaknya pada tahun 2013 yaitu sebesar 30. Sumber: Hasil Analisis. Sedangkan lapangan usaha yang memiliki kontribusi terendah terhadap PDRB Kabupaten Sukoharjo adalah Pertambangan & Penggalian dengan nilai kontribusi sebesar 0.7. Kabupaten Sukoharjo III-72 . hotel & restoran. 3. Pertanian dan Perdagangan. Dari sembilan lapangan usaha yang memiliki kontribusi terbesar adalah Industri Pengolahan.6 Grafik PDRB di Kabupaten Sukoharjo Berdasarkan grafik PDRB Kabupaten Sukoharjo menurut lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2009-2013 dapat diketahui bahwa setiap lapangan usaha yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo mengalami peningkatan PDRB tiap tahunnya.01%. Sehingga dapat diketahui bahwa yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sukoharjo adalah Industri Pengolahan. Sehingga dapat diketahui dari tabel di atas bahwa lapangan usaha yang memberikan kontribusi besar terhadap PDRB Kabupaten Sukoharjo adalah Industri Pengolahan. Hotel & Restoran dan Pertanian. Studio Perencanaan 2015 Gambar 3.2 Struktur Ekonomi Kota dan Kontribusinya Terhadap (PDRB) Diketahui distribusi PDRB Kabupaten Sukoharjo menurut lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2009-2013. hal ini dapat dilihat tiap tahunnya Industri Pengolahan memiliki kontribusi yang besar terhadap PDRB Kabupaten Sukoharjo. namun lapangan usaha yang mengalami peningkatan PDRB tertinggi adalah Industri Pengolahan dan Pertanian. Perdagangan.

673.02 Sumber : PDRB Kabupaten Sukoharjo 2013 Setiap tahunnya distribusi PDRB dari tiap lapangan usaha mengalami kenaikan.36 1. 1 b.995.13 8.962.989.799.376.1.27 22.63 234. Jasa .81 2 b.217.00 214.104.206.32 262.39 776.54 228.1.45 192.35 7.84 69. .793.007.27 59.36 5.818.17 35.82 e. kemudian Perdagangan.19 104.402. - 9.254.187.66 1.261.75 2. Angkutan 193.22 a.15 90.73 18.106.80 182.9 747.02 248. Peternakan 165.60 496. .023.335.79 221.14 239. Lembaga Keuangan Non Bank 42.64 8.89 247. Listrik.28 1.19 1. Restoran 236.814.04 b. .291.39 1.77 443.27 8.402.24 2.061.108.223.088.2. Bangunan 201.78 111.68 4.172.71 121.112.82 12.474.80 38.040.46 239.72 226.028.326.658.411.99 66.473.408.56 a.427. .140.612.78 c.17 20.044.57 226.96 53.350.093.150.155.196.16 6 b.95 4.359. - c.68 100.341.533. Keuangan.542. Perdagangan 1.808.687.382.85 94.924. Kehutanan 22.28 1.147.Sewa & Jasa 166. Angkutan Jalan Raya 193.48 32.42 PDRB Kabupaten Sukoharjo menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2009-2013 (Jutaan Rupiah) Tahun Lapangan Usaha R 2009 2010 2011 2012 2013 1.011.516.500.978.379.472.53 177.08 1. Komunikasi 15.738.611.82 22.978.876.877.057.177.911.341. .31 292.91 993. Pertambangan & Penggalian 35. Perdagangan.331.744.2.585.756.70 15.19 51.341. Gas .39 1.59 184.81 319. Industri Pengolahan 1.085.76 1.32 b.546.114.37 44. Jasa Penunjang 5.53 174.906.781.275. Jasa Penunjang Keuangan . Pos dan Telekomunikasi 10.640.82 8 b.723.219.225.964.80 1.658.726.894. Industri Migas .Hotel & Restoran 1.99 749380.292.65 1.367.776.155.055.01 472.38 a.865.70 36.056.708.22 204.37 a.353.85 30.447.69 5 6. .14 b. .338.382.22 11. Hiburan dan Rekreasi 986.624.17 1.875.029.178.21 1.723.400. Tabel III.05 215.911.892.1.31 5.894.113.512. - d.554.23 22.074. Angkutan Rel 143.937.237.723.22 984.10 34.117.932.492.099.82 64.02 Tangga PDRB 4.82 385.62 a.15 1.70 5.982.392.07 7. Pemerintahan Umum 299.87 35.16 37.208. .962.882.307.353.50 32.408.77 1.358.23 211.283. .685.78 1.705.58 33.94 204.85 243.15 1.22 55.29 2.544.73 262.283.548.85 b.50 4.32 9.060.113.414. Tanaman Bahan Makanan 739.425.863.586.887.79 3 c.744.07 12.527.816.399.467.89 1.28 157.34 1.742. Sewa Bangunan 93.90 215.39 46.43 73.33 5.327.79 52.255.291.218.87 97.184.718.96 5.42 66.225.15 48.70 15.jasa 393.42 1.82 367.39 1. Industri Non Migas 1. Pertanian 965.72 66.33 38.15 789.035.59 56.45 1.68 417.468.14 22. Dari grafik tersebut juga dapat diketahui bahwa yang mengalami peningkatan distribusi tertinggi adalah Industri Pengolahan.702.96 d. . . Listrik 49.11 b. Tanaman Perkebunan 30.151.931. Jasa Perusahaan .68 a.16 8.65 e.840.902.39 31.460. Swasta 94.00 b.20 b. hotel & restoran dan Pertanian.319. Air Bersih 962.259.47 111.785.02 a.14 13.18 1.58 17. Perikanan 7.63 1.114.12 32.978.339.91 Perusahaan 7 a.636. Pengangkutan & Komunikasi 209.03 7.503.78 22.443.90 a.060.15 Komunikasi 8.3 Perorangan & Rumah 62.45 203.239.636.860.84 36.2.33 196.44 c.539.71 36.608.81 2. . Sosial Kemasyarakatan 31.66 100. Hotel 2.26 9 3.80 259.48 33.098.872.965.974.757.66 6.841.825.94 277.69 8 b.73 104.017.34 64. .766.263. Bank 30.686.09 343.267. Kabupaten Sukoharjo III-73 .259.537.Gas & Air Bersih 50.480.480.

65% (2010). namun pada tahun 2013 nilai LPE turun sebesar 0.59% 4 2012 5468708. Tabel III. Dapat dilihat grafik dari tabel Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sukoharjo Atas Dasar Harga Konstan.7 Grafik Distribusi PDRB Kabupaten Sukoharjo Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2009-2013 3.51% (2009).70 4.95 5. 4.65% 3 2011 5206687.03% (2012) .51% 2 2010 4978263.01%.3 Laju Pertumbuhan Ekonomi Atas PDRB Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukoharjo dari tahun 2009-2013 didapatkan dengan menggunakan rumus LPE atas dasar harga konstan : Berdasarkan nilai PDRB Kabupaten Sukoharjo tahun 2009-2013 dapat diketahui bahwa nilai LPE Kabupaten Sukoharjo mengalami kenaikan dengan nilai 4. 4.03% 5 2013 5742876.43 Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sukoharjo Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2009-2013 No Tahun PDRB LPE 1 2009 4756902.50 4. Studio Perencanaan 2015 Gambar 3.7.01% Sumber : PDRB Kabupaten Sukoharjo 2013 Kabupaten Sukoharjo III-74 .02% menjadi 5. Sumber: Hasil Analisis. 5.93 5.59% (2011).31 4.

603.82 Sumber : PDRB Kabupaten Sukoharjo 2013 Dahulunya Kecamatan Grogol merupakan daerah pertanian. Tabel III.25 5 Kecamatan Nguter 3.66 7 Kecamatan Polokarto 3.457.77 6 Kecamatan Bendosari 4.49 8 Kecamatan Mojolaban 5.82 11 Kecamatan Gatak 3.57 9 Kecamatan Grogol 13.968.7.26 2 Kecamatan Bulu 2. Studio Perencanaan 2015 Gambar 3.889.25 4 Kecamatan Sukoharjo 13.710.179.44 10 Kecamatan Baki 3.056.8 Grafik Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sukoharjo Atas Dasar Harga Konstan 3.325. namun dengan berjalannya waktu dan letaknya yang strategis Kecamatan Grogol pada khususnya Kabupaten Sukoharjo III-75 .4 Pendapatan Per Kapita Pendapatan per kapita tiap kecamatan di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2013.656.033.371.568.674.161.271.674.44 Pendapatan Per Kapita Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2013 Pendapatan Per Kapita No Kecamatan (Rupiah) 1 Kecamatan Weru 2. hal ini dikarenakan Kecamatan Grogol merupakan daerah strategis memiliki akses yang mudah ke daerah-daerah sekitarnya misalnya ke Surakarta (solo).92 3 Kecamatan Tawangsari 3. Pendapatan per kapita tertinggi terdapat di Kecamatan Grogol sebesar 13. Kartasura.44 rupiah.415.841.24 12 Kecamatan Kartasura 10.613.077. Boyolali dan Karanganyar.999.206.372. Sumber: Hasil Analisis.502.710.025.

Sektor Pertanian Pertanian merupakan sektor penting dan berpotensi besar dalam menunjang pembangunan diwilayah Kabupaten Sukoharjo.75.889.841. ubi jalar dan irut/garut.dan Sukoharjo bergeser menjadi daerah wisata. ubi kayu. nilai produksi sebesar 5797 dan nilai produktivitas sebesar 84.74. Dapat dilihat pada grafik Pendapatan Per Kapita Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo Atas Dasar Harga Berlaku. Sehingga dapat dikatakan bahwa Kecamatan Grogol merupakan kecamatan yang memiliki kualitas kehidupan yang lebih baik dibandingkan dengan kecamatan yang lainnya.9 Grafik Pendapatan Per Kapita Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2013 3. rumah sakit.  Nilai panen. pendidikan dan Industri.92 rupiah. kacang tanah. perhotelan. Terdapat 8 jenis pertanian di Kabupaten Sukoharjo yaitu.5 Kegiatan Ekonomi Wilayah . produksi dan produktivitas jagung tertinggi di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2014 terdapat di Kecamatan Nguter dengan nilai panen sebesar 684. pusat perbelanjaan. produksi dan produktivitas padi tertinggi di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2014 terdapat di Kecamatan Polokarto dengan nilai panen sebesar 6401. padi. kacang hijau.  Nilai panen. Sedangkan pendapatan per kapita terendah terdapat di Kecamatan Bulu sebesar 2. kedelai. Kabupaten Sukoharjo III-76 . nilai produksi sebesar 40157 dan nilai produktivitas sebesar 62. Sumber: Hasil Analisis. Studio Perencanaan 2015 Gambar 3. jagung.7.

produksi dan produktivitas ubi kayu tertinggi di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2014 terdapat di Kecamatan Tawangsari dengan nilai panen sebesar 322. nilai produksi sebesar 2125 dan nilai produktivitas sebesar 18. produksi dan produktivitas kacang hijau tertinggi di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2014 terdapat di Kecamatan Bulu dengan nilai panen sebesar 28.  Nilai panen.  Nilai panen. nilai produksi sebesar 310. produksi dan produktivitas kedelai tertinggi di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2014 terdapat di Kecamatan Weru dengan nilai panen sebesar 1130.025.81.14. nilai produksi sebesar 12 dan nilai produktivitas sebesar 12. Nilai panen. produksi dan produktivitas padi.  Nilai panen. nilai produksi sebesar 5545 dan nilai produktivitas sebesar 172. Maka dapat disimpulkan bahwa jenis pertanian yang memiliki nilai panen. produksi dan produktivitas ubi jalar tertinggi di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2014 terdapat di Kecamatan Baki dengan nilai panen sebesar 1.  Nilai panen.753 dan nilai produktivitas sebesar 63. produksi dan produktivitas kacang tanah tertinggi di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2014 terdapat di Kecamatan Polokarto dengan nilai panen sebesar 1554.00.20.20. nilai produksi sebesar 2828 dan nilai produktivitas sebesar 18.39. palawija dan holtikultura di Kabupaten Sukoharjo tahun 2014 adalah padi dengan total nilai panen sebesar 49. nilai produksi sebesar 34 dan nilai produktivitas sebesar 12. Kabupaten Sukoharjo III-77 .

50 0 0 0 6 Bendosari 0 0 0.00 0 0 0.20 0 0 0 4 Sukoharjo 0 0 0.13 0 0 0.20 8 Mojolaban 6056 39427 65.99 10 Baki 2667 16616 62.26 2 Bulu 2240 14507 64.19 7 13 18.75 29 53 18.00 0 0 0.00 5 9 18.94 0 0 0.39 2210 18556 83.49 6429 11490 17.00 0 0 0.41 684 5797 84.98 146 270 18.30 98 867 88.09 0 0 0.00 0 0 0.06 30 240 80.00 1375 2453 17.99 7 Polokarto 6401 40157 62.25 168 1381 82.00 0 0 0.41 55 479 87.08 94 836 88.00 146 248 16.81 328 566 17.00 322 5545 172.00 12 Kartasura 1167 6933 59.47 1 2 20.09 313 543 17.06 177 1453 82.74 596 4958 83.37 4 Sukoharjo 5952 38127 64.00 297 5242 176.10 0 0 0. Poduksi dan Produktivitas Padi.57 1554 2828 18.21 16 141 88.14 266 4581 172.87 Sumber : Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka 2013 Lanjutan Kacang Hijau Ubi Kayu Ubi Jalar No Kecamatan Panen Produksi Produktivitas Panen Produksi Produktivitas Panen Produksi Produktivitas 1 Weru 0 0 0.00 186 3218 173.67 5 Nguter 5512 34954 63.00 30 53 17.49 1251 2250 17. Palawija dan Holtikultura Tahun 2014 Padi Jagung Kedelai Kacang Tanah No Kecamatan Panen Produksi Produktivitas Panen Produksi Produktivitas Panen Produksi Produktivitas Panen Produksi Produktivitas 1 Weru 4722 29867 63.35 791 1374 17.28 949 1709 18.22 0 0 0 3 Tawangsari 5 6 12.01 6 Bendosari 5193 32735 63.00 9 Grogol 2197 13667 62.84 3 Tawangsari 4112 26342 64.01 0 0 0 2 Bulu 28 34 12.20 1130 2125 18.04 222 1820 81.96 1626 3006 18. Tabel III.00 0 0 0.00 0 0 0 5 Nguter 0 0 0.00 11 Gatak 2806 17421 62.45 Luas Panen.37 0 0 0 Kabupaten Sukoharjo III-78 .00 JUMLAH 49025 310753 63.43 0 0 0.00 227 3981 175.76 70 584 83.

00 2 24 0 9 Grogol 0 0 0.00 1 12 12.19 13 157 120.00 0 0 0.00 0 0 0.00 10 Baki 0 0 0.00 12 Kartasura 0 0 0.00 0 0 0.00 11 Gatak 0 0 0.00 302 5303 175.00 0 0 0.60 10 121 0 8 Mojolaban 0 0 0. Kacang Hijau Ubi Kayu Ubi Jalar No Kecamatan Panen Produksi Produktivitas Panen Produksi Produktivitas Panen Produksi Produktivitas 7 Polokarto 0 0 0.00 0 0 0.12 1600 27870 174.00 0 0 0.00 JUMLAH 33 40 12.77 Sumber : Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka 2013 Kabupaten Sukoharjo III-79 .00 0 0 0.00 0 0 0.

05 Tembakau Jawa 3929.00 Kw.58 Tebu 3536.66 Kw.79 Kemiri 0.00 Sumber : Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka 2013 Kabupaten Sukoharjo III-80 .66 Kw.00 1588.80 0.79 Kw.04 0.00 2067.03 0.01 Mete 51.  Pada tahun 2011 nilai produksi komoditi tanaman perkebunan rakyat tertinggi adalah Tembakau Jawa dengan nilai produksi sebesar 3272.63 1.00 0.28 0.00 55.51 61.66 3272.  Pada tahun 2013 nilai produksi komoditi tanaman perkebunan rakyat tertinggi adalah Tebu dengan nilai produksi sebesar 4750.66 3929.90 9. Sehingga dari tahun 2009-2013 produksi komoditi tanaman perkebunan rakyat di Kabupaten Sukoharjo didominasi oleh Tembakau Jawa dan Tebu.00 0.46 Produksi Komoditi Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Jenisnya dI Kabupaten Sukoharjo Tahun 2009-2013 Produksi Tahun Jenis Tanaman 2009 2010 2011 2012 2013 Kelapa 563.42 79. .30 0.05 0.00 0.81 Kapuk 54.55 569.  Pada tahun 2012 nilai produksi komoditi tanaman perkebunan rakyat tertinggi adalah Tebu dengan nilai produksi sebesar 4251.50 Empon-Empon 1352.50 3327.00 63.87 3536.72 87.00 574.63 0. Sektor Perkebunan  Pada tahun 2009 nilai produksi komoditi tanaman perkebunan rakyat tertinggi adalah Tembakau Jawa dengan nilai produksi sebesar 3929.08 0.44 2.70 17.  Pada tahun 2010 nilai produksi komoditi tanaman perkebunan rakyat tertinggi adalah Tembakau Jawa dengan nilai produksi sebesar 3929.50 Kw.42 51.73 5.70 Kapas 0.04 0.70 567. Tabel III.82 54.11 4251.00 Wijen 52.72 54.70 568.87 3156.00 4750.03 0.57 1372.19 Cengkeh 0.

pendapatan daerah dan Kabupaten Sukoharjo.. Rata-rata tiap kecamatan yang berada di Kabupaten Sukoharjo memiliki hasil ternak dari jenis ternak yang berbeda. mengacu pada permasalahan tersebut. namun ada sebagian kecil kecamatan yang kurang produktif dalam sektor peternakan yaitu kecamatan weru. apat diketahui bahwa produksi sektor ternak cenderung naik turun atau tidak stabil. Berikut merupakan tabel rincian hewan ternak berdasarkan jenisnya pada Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2013. maka perlu adanya pengembangan pengelolaan sistem peternakan dari masing- masing jenis ternak di tiap kecamatan agar dapat lebih produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan peternak. Kabupaten Sukoharjo III-81 . bendosari dan polokarto yang hanya memiliki hasil ternak yang baik dari jenis sapi. Jika dilihat dari time series hasil ternak. Hasil ternak Kabupaten Sukoharjo bersifat variatif yaitu terdiri dari beberapa jenis hewan ternak. Berdasarkan pada tabel rincian jenis hewan ternak yang terdapat di Kabupaten Sukoharjo dapat diketahui bahwa jumlah ternak terbesar adalah ternak jenis sapi dewasa dengan kuantitas 16. bahkan pada jenis ternak kuda dan kerbau jantan cendurung menurun pesat. Sektor Peternakan Kabupaten Sukoharjo memiliki sektor peternakan yang cukup berkembang pada tiap kecamatan.455 ekor per tahunnya.

557 4.921 10.106 481 2.998 5.363 Polokarto 0 0 0 6 7 13 0 1 1 0 3 3 1.828 3.330 Mojolaban 3 4 7 18 9 27 3 1 4 0 11 11 520 475 995 293 896 1.292 2009 12 20 32 83 92 175 277 461 738 666 994 1.783 16.011 Bendosari 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 1 623 598 1.182 982 1.087 Bulu 0 0 0 2 0 2 0 2 2 0 5 5 313 410 723 520 933 1.125 1.318 6.836 20. Tabel III.235 8.091 16.849 3.367 259 2.262 2.886 2011 10 19 29 84 105 189 109 94 203 28 301 329 8.455 Sumber : Kabupaten Sukoharjo Dalam Angka 2013 Kabupaten Sukoharjo III-82 .015 Nguter 1 4 5 5 2 7 0 1 1 1 1 2 538 644 1.138 11.171 8.548 2012 11 20 31 87 112 199 114 97 211 32 304 336 8.029 2.189 Grogol 2 5 7 19 28 47 35 18 53 8 56 64 279 127 406 169 240 409 Baki 2 3 5 17 24 41 3 6 9 5 13 18 92 40 132 212 78 290 Gatak 1 2 3 5 6 11 8 6 14 5 20 25 80 84 164 67 114 181 Kartasura 2 0 2 8 24 32 20 18 38 6 86 92 120 28 148 233 25 258 Jumlah 12 20 32 88 111 199 115 101 216 34 305 339 4.966 17.959 11.050 1.802 2010 12 20 32 88 97 185 404 558 962 752 805 1.660 4.776 16.320 10.638 4.765 11.679 11.354 6.919 4.108 1.206 5.981 3.962 Sukoharjo 0 0 0 6 4 10 16 23 39 7 38 45 291 396 687 382 633 1.514 16.453 Tawangsari 1 2 3 2 7 9 29 25 54 2 71 73 368 420 788 912 1.724 22.162 17.47 Jumlah Populasi Ternak Dirinci Menurut Jenisnya Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013 Kuda Muda Kuda Dewasa Kerbau Muda Kerbau Dewasa Sapi Muda Sapi Dewasa Kecamatan Jantan Betina Jumlah Jantan Betina Jumlah Jantan Betina Jumlah Jantan Betina Jumlah Jantan Betina Jumlah Jantan Betina Jumlah Weru 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 649 718 1.221 255 1.971 17.313 5.

8 Kelembagaan Pengelolaan Pembangunan Pelaksanaan RTRW Kabupaten Sukoharjo dalam mekanisme pengelolaan tata ruang kabupaten. c. diperlukan lembaga-lembaga lain yang berperan dalam mengkoordinasi dan mengawasi pelaksanaan/ perancanaan pembangunan sehingga pembangunan dapat terlaksana secara terarah. perencanaan. kelurahan/desa. 185/1980. Secara operasional. mengenai perkembangan pelaksanaan tugas. baik lembaga pemerintah maupun lembaga swasta yang menunjang pembangunan. d. perlu didukung oleh aspek kelembagaan di daerah yang akan lebih berfungsi koordinatif. Melaporkan segala kebijaksanaan dan rencana kegiatan yang ditetapkan oleh instansi teknis kepada Kepala Daerah b. 6 Tahun 1988 pasal 7 dijelaskan bahwa Kepala- Kepala Dinas Daerah berkewajiban: a. fungsi koordinasi pengelolaan tata ruang dilakukan oleh Bappeda Kabupaten Sukoharjo sebagai badan yang bertugas membantu Kepala Daerah (Bupati) dalam melaksanakan koordinasi di bidang perencanaan pembangunan serta penilaian atas pelaksanaan pembangunan sesuai Permendagri No. Dalam kaitan ini. Kelembagaan pemerintah di Kabupaten Sukoharjo meliputi pemerintahan yang berhirarki dari tinggi ke rendah yaitu pemerintah kabupaten. Me matuhi petunjuk umum yang diberikan oleh Kepala Daerah. sampai lembaga-lembaga terendah tingkat RT maupun RW. Kelembagaan yang dimaksud adalah lembaga yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Dalam rangka untuk mengefektifitaskan dan mengoptimalkan dalam proses perencanaan pembangunan. Selanjutnya dalam Peraturan Pemerintah No. Selain Bappeda dalam pembangunan. terencana. pelaksanaan dan pengawasan pembangunan dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).3. Menyampaikan usul rencana kegiatan kepada Kepala Daerah yang telah dikonsultasikandengan kepala instansi vertikal yang bersangkutan. Mengajukan laporan tertulis secara berkala kepada Kepala Daerah dengan tembusan kepada Kepala Instansi vertikal yang bersangkutan. Hal ini juga sesuai dengan wewenang Kepala Daerah dalam rangka menyelenggarakan koordinasi instansi vertikal dan antara instansi dengan Dinas-dinas Daerah. terutama untuk meningkatkan konsistensi dan Kabupaten Sukoharjo III-83 . dan terpola serta berwawasan lingkungan. kecamatan.

kebijakan pencapaian tujuan. Sekretaris Daerah B. program dan kegiatan daerah Kabupaten Sukoharjo perlu memperhatikan peraturan daerah Kabupaten Sukoharjo yang berhubungan dengan kewenangan. Asisten Pemerintahan (1) Bagian Pemerintahan. terdiri atas : a) Sub Bagian Produksi b) Sub Bagian Pengembangan Dunia Usaha c) Sub Bagian Sarana Perekonomian (2) Bagian Pembangunan. tugas dan fungsi lembaga- lembaga atau dinas. Adapun Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang ada di Kabupaten Sukoharjo berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor 2 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Sukoharjo adalah sebagai berikut: 1. Sekretariat Daerah Susunan Organisasi A. terdiri atas: a) Sub Bagian Penyusunan Program b) Sub Bagian Pengendalian c) Sub Bagian Pelaporan Kabupaten Sukoharjo III-84 . terdiri atas: a) Sub Bagian Peraturan Perundang-undangan b) Sub Bagian Bantuan Hukum dan Pengkajian c) Sub Bagian Dokumentasi dan Evaluasi Produk Hukum C. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (1) Bagian Perekonomian. terdiri atas: a) Sub Bagian Pemerintahan Umum b) Sub Bagian Kerjasama antar daerah dan Otonomi Daerah c) Sub Bagian Pertanahan (2) Bagian Pemerintahan Desa.sinkronisasi. terdiri atas: a) Sub Bagian Kelembagaan Pemerintahan Desa b) Sub Bagian Pemerintah Desa c) Sub Bagian Pendapatan dan Kekayaan Desa (3) Bagian Hukum. sasaran. badan maupun kantor di dalam menjalankan dan melaksanakan pembangunan daerah.

Pengolahan dan Pendayaan Informasi b) Sub Bagian Pemberitaan. Asisten Administrasi Umum. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah 4. Keluarga Berencana dan Masalah Masalah Sosial c) Sub Bagian Pemuda. Penyusunan kebijakan pemerintah daerah 2. Kelompok Jabatan Fungsional Tugas Pokok Sekretariat Daerah mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Fungsi 1. Pendidikan dan Kebudayaan b) Sub Bagian Kesehatan. terdiri atas : a) Sub Bagian Kelembagaan b) Sub Bagian Ketatalaksanaan c) Sub Bagian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kepegawaian (2) Bagian Hubungan Masyarakat. Sandi dan Telekomunikasi c) Sub Bagian Protokol (3) Bagian Pengolahan Data Elektronik: a) Sub Bagian Pengembangan Sistem Informasi b) Sub Bagian Pendayagunaan Teknologi Informasi c) Sub Bagian Telematika (4) Bagian Umum. terdiri atas: a) Sub Bagian Pengumpulan. terdiri atas : (1) Bagian Organisasi. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah 3. Olahraga dan Kenagakerjaan D. Pembinaan administrasi dan aparatur pemerintah daerah Kabupaten Sukoharjo III-85 . Media Massa. terdiri atas: a) Sub Bagian Keagamaan. terdiri atas: a) Sub Bagian Tata Usaha b) Sub Bagian Keuangan c) Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan E. (3) Bagian Bina Sosial.

Bagian Persidangan dan Perundang-undangan. Penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD 3. Humas dan Protokol E. Penyediaan dan pengkoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD Selanjutnya untuk Struktur Organisasi dan Tata Kerja untuk Dinas Daerah Kabupaten Sukoharjo berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor 3 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Sukoharjo adalah sebagai berikut : 1. 2. Sekretaris DPRD B. Kelompok Jabatan Fungsional Tugas Pokok Sekreatriat DPRD mempunyai tugas pokok menyelenggarakan administrasi kesekretariatan. mendukung pelaksanaan tugas dan fungís DPRD. terdiri atas: (1) Sub Bagian Perencanaan dan Anggaran (2) Sub Bagian Pembukuan (3) Sub Bagian Verifikasi D. Bagian Umum. Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD 2. Dinas Pendidikan Tugas Pokok Kabupaten Sukoharjo III-86 . serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah Fungsi 1. terdiri atas: (1) Sub Bagian Tata Usaha (2) Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan (3) Sub Bagian Dokumentasi. Bagian Keuangan. Penyelenggaraan rapat-rapat DPRD 4. terdiri atas : (1) Sub Bagian Perundang-undangan (2) Sub Bagian Rapat dan Risalah (3) Sub Bagian Kajian Hukum C. Sekretariat DPRD Susunan Organisasi Sekretariat DPRD A. administrasi.

Kursus dan Kelembagaan (3) Seksi Administrasi dan Sarana Pendidikan Non Formal dan Informal F. Bidang Tenaga Kependidikan dan Non Kependidikan. Seni. Administrasi dan Sarana Taman Kanak- Kanak. Sekretariat. Bidang Sekolah Menengah Pertama. terdiri atas: A. Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan E. Fungsi Dinas Pendidikan 1. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pendidikan 3. Kepala Dinas B. Sekolah Dasar dan Sekolah Luar Biasa D. Sekolah Dasar dan Sekolah Luar Biasa. Seni. Bidang Pendidikan Non Formal. Administrasi dan Sarana Sekolah Menengah Pertama. terdiri atas: (1) Seksi Kurikulum dan Pembinaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Luar Biasa (2) Seksi Kurikulum dan Pembinaan Sekolah Dasar (3) Seksi Olah Raga. terdiri atas : Kabupaten Sukoharjo III-87 . terdiri atas : (1) Seksi keaksaraan dan Kesetaraan (2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C.Dinas Pendidikan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang pendidikan. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pendidikan Susunan Organisasi Dinas Pendidikan. Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan. Perumusan kebijakan teknis di bidang pendidikan 2. Bidang Taman Kanak-Kanak. terdiri atas : (1) Seksi Kurikulum dan Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (2) Seksi Kurikulum dan Pembinaan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (3) Seksi Olahraga.

olahraga. olahraga. Perumusan kebijakan teknis di bidang pemuda. Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (3) Seksi Tenaga Non Kependidikan G. Kelompok Jabatan Fungsional 3. Olahraga. dan kebudayaan 2. Pariwisata dan Kebudayaan A. Olahraga. Olahraga. Pariwisata dan Kebudayaan 1. Sekreatriat. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pemuda. pariwisata dan kebudayaan 3. kepariwisataan dan kebudayaan Fungsi Dinas Pemuda. pariwisata. olahraga. Olahraga. Dinas Pemuda. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pemuda. Pariwisata dan Kebudayaan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang pemuda. terdiri atas : (1) Seksi Wawasan dan Ketahanan Pemuda (2) Seksi Pemberdayaan Pemuda (3) Seksi Kewirausahaan Pemuda D. Pariwisata Dan Kebudayaan Tugas Pokok Dinas Pemuda. olahraga. Bidang Keolahragaan. UPTD H. Sekolah Dasar/Sekolah Luar Biasa (2) Seksi Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. terdiri atas : (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. pariwisata dan kebudayaan Susunan Organisasi Dinas Pemuda. Bidang Kepemudaan. Kepala Dinas B. terdiri atas : (1) Seksi Pengembangan dan Pembinaan Olahraga (2) Seksi Peran Serta Masyarakat dalam Olahraga Kabupaten Sukoharjo III-88 . (1) Seksi Tenaga Kependidikan Taman Kanak-kanak.

Dinas Pekerjaan Umum Tugas Pokok Dinas Pekerjaan Umum mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang pekerjaan umum Fungsi Dinas Pekerjaan Umum 1. (3) Seksi Pengelolaan Olahraga dan Tenaga Keolahragaan E. Bidang Kebudayaan. Perumusan kebijakan teknis di bidang pekerjaan umum 2. terdiri atas: (1) Seksi Perencanaan Tata Ruang (2) Seksi Pemanfaatan Kawasan (3) Seksi Pengendalian Ruan D. Bidang Pariwisata. Kepala Dinas B. terdiri atas : (1) Seksi Pengembangan Produksi Pariwisata (2) Seksi Pemasaran dan Promosi (3) Seksi Obyek dan Daya Tarik Wisata F. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pekerjaan umum Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum A. terdiri atas: (1) Seksi Bina Teknis Sumber Daya Air (2) Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (3) Seksi Pengembangan Sumber Daya Air Kabupaten Sukoharjo III-89 . Bidang Tata Ruang. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Sekretariat. terdiri atas : (1) Seksi Seni dan Budaya (2) Seksi Sejarah dan Kepurbakalan (3) Kelompok Jabatan Fungsional 4. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pekerjaan umum 3. Bidang Sumber Daya Air.

E. Kelompok Jabatan Fungsional 5. terdiri atas: (1) Seksi BIna Teknis Bina Marga (2) Seksi Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan (3) Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan F. Bidang Bina Marga. Bidang Perumahan. terdiri atas: (1) Seksi Perencanaan Perumahan (2) Seksi Pembinaan Perumahan Formal dan Swadaya (3) Seksi Pengembangan Pembangunan Perumahan H. Sekretariat. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Tugas Pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan aderah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang perindustrian dan perdagangan Fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan 1. terdiri atas: (1) Seksi Industri Agro dan Hasil Hutan Kabupaten Sukoharjo III-90 . Kepala Dinas B. Bidang Perindustrian. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perindustrian dan perdagangan Struktur Organisasi Dinas Perinduatrian dan Perdagangan A. Perumusan kebijakan teknis di bidang perindustrian dan perdagangan 2. Bidang Cipta Karya. Penyelenggaraan uraian pemerintah dan pelayanan umum di bidang perinduatrian dan perdagangan 3. terdiri atas: (1) Seksi Bina Teknis Cipta Karya (2) Seksi Permukiman dan Bangunan (3) Seksi Penyehatan Lingkungan G. UPTD I.

Kepala Dinas B. (2) Seksi Industri Kimia. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang koperasi dan usaha mikro. kecil dan menengah Struktur Organisasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang koperasi dan usaha mikro. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang koperasi dan usaha mikro. terdiri atas: (1) Seksi Usaha dan Sarana Perdagangan (2) Seksi Promosi dan Distribusi (3) Seksi Ekspor dan Impor E. Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro. Mesin dan Elektronika (3) Seksi Industri Tekstil dan Aneka D. Kecil Dan Menengah Tugas Pokok Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. UPTD G. kecil dan menengah Fungsi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Logam. Bidang Pengelolaan Pasar. Kecil dan Menengah A. Kecil dan Menengah 1. kecil dan menengah 3. terdiri atas: (1) Sub Bagiian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kabupaten Sukoharjo III-91 . kecil dan menengah 2. Bidang Perdagangan. Penataan. Penertiban dan Pengawasan Pedagangan F. terdiri atas : (1) Seksi Sarana dan Prasarana (2) Seksi Pengelolaan Retribusi (3) Seksi Pembinaan. Kelompok Jabatan Fungsional 6. Sekretariat. Perumusan kebijakan teknis di bidang koperasi dan usaha mikro.

Kecil dan Menengah. terdiri atas: (1) Seksi Promosi dan Pemasaran Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (3) Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah F. Kecil dan Menengah (2) Seksi Kemitraan dan Jaringan Koperasi dan Usaha Mikro. terdiri atas: (1) Seksi Permodalan Koperasi dan Usaha Mikro. Bidang Pengembangan Usaha Koperasi dan Usaha Mikro. Bidang Kelembagaan Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pertanian 3. terdiri atas: (1) Seksi Badan Hukum Koperasi (2) Seksi Pengendalian dan Akuntabilitas Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (3) Seksi Produksi Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (2) Seksi Simpan Pinjam Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah E. C. Kelompok Jabatan Fungsional 7. Kecil dan Menengah.Kecil dan Menengah D. Kecil dan Menengah (3) Seksi Pengembangan Infrastruktur Koperasi dan Usaha Mikro. Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Koperasi dan Usaha Mikro. Perumusan kebijakan teknis di bidang pertanian 2. Dinas Pertanian Tugas Pokok Dinas Pertanian mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang pertanian Fungsi Dinas Pertanian 1. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pertanian Susunan Organisasi Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo III-92 .

terdiri atas: (1) Seksi Perlindungan Tanaman dan Hortikultura (2) Seksi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (3) Seksi Usaha Tani. terdiri atas : (1) Seksi Produksi Perikanan (2) Seksi Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Pertanian (3) Seksi Perbenihan G. Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kepala Dinas B. Dinas Kesehatan Tugas Pokok Dinas Kesehatan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kesehatan Fungsi Dinas Kesehatan 1. UPTD H. Kelompok Jabatan Fungsional 8. Pengelolaan Hasil dan Sarana Prasarana Tanaman Pangan dan Hortikultura D. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang kesehatan Kabupaten Sukoharjo III-93 . terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Bidang Peternakan. Perkebunan dan Kehutanan E. terdiri atas: (1) Seksi Produksi dan Usaha Tani Perkebunan dan Kehutanan (2) Seksi Perlindungan Tanaman Perkebunan dan Kehutanan (3) Seksi Konservasi. Sekretariat. terdiri atas : (1) Seksi Produksi dan Pengembangan Peternakan: (2) Seksi Usaha Peternakan dan Pengolahan Hasil Peternakan (3) Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner F. Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan 2. Bidang Perkebunan dan Kehutanan. Bidang Perikanan. Rehabilitasi Lahan. A.

Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Kepala Dinas B. Dinas Pendapatan. pengelolaan keuangan dan aset daerah. Bidang Promosi Kesehatan Kemitraan dan Gizi. terdiri atas: (1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (2) Sub Bagian Program (3) Sub Bagian Keuangan C. Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang pendapatan. 3. terdiri atas: (1) Seksi Promosi Kesehatan (2) Seksi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (3) Seksi Gizi D. terdiri atas : (1) Seksi Registrasi. terdiri atas : (1) Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan (2) Seksi Pelayanan Kesehatan Matra (3) Seksi Kesehatan G. Bidang Pelayanan Kesehatan. Kelompok Jabatan Fungsional 9. Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sukoharjo III-94 . Bidang Registrasi Informasi dan Sumber Daya Kesehatan. Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Tugas Pokok Dinas Pendapatan. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesehatan Struktur Organisasi Dinas Kesehatan A. terdiri atas: (1) Seksi Pencegahan Penyakit (2) Seksi Pengendalian Penyakit (3) Seksi Penyehatan Lingkungan F. Fungsi Dinas Pendapatan. Unit Pelaksana Teknis Dinas H. Sertifikasi dan Farmamin (2) Seksi Sumber Daya Kesehatan (3) Seksi Informasi dan Data Kesehatan E. Akreditasi. Sekretariat.

pengelolaan keuangan dan aset daerah 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pendapatan. pengelolaan keuangan dan aset daerah Struktur Organisasi Dinas Pendapatan. terdiri atas : (1) Seksi Verifikasi (2) Seksi Akuntansi (3) Seksi Pengendalian dan Pelaporan G. terdiri atas: (1) Seksi Perencanaan Anggaran (2) Seksi Penyusunan Anggaran (3) Seksi Pelaksanaan Anggaran D. Kepala Dinas B. Bidang Akuntansi. Bidang Anggaran. Bidang Aset dan Investasi Daerah. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pendapatan. pengelolaan keuangan dan aset daerah 2. terdiri atas : (1) Seksi Penerimaan (2) Seksi Pengeluaran (3) Seksi Pengendalian dan Pelaporan H. Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah A. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. terdiri atas : (1) Seksi Perbendaharaan I (2) Seksi Perbendaharaan II (3) Seksi Perbendaharaan III F. Bidang Kas. Bidang Pendapatan. terdiri atas: (1) Seksi Pendapatan Asli Daerah (2) Seksi Dana Perimbangan dan Lain-Lain Pendapatan (3) Seksi Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pendapatan E. Bidang Perbendaharaan.1. terdiri atas : Kabupaten Sukoharjo III-95 . Perumusan kebijakan teknis di bidang pendapatan. Sekretariat.

(1) Seksi Penataausahaan Aset Daerah (2) Seksi Pendayagunaan Aset Daerah (3) Seksi Investasi Daerah I. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Dinas Sosial Tugas Pokok Dinas Sosial mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang sosial Fungsi Dinas Sosial 1. Sekretariat. terdiri atas : (1) Seksi Kesetiawakanan Sosial (2) Seksi Bantuan dan Jaminan Sosial F. Kelompok Jabatan Fungsional Kabupaten Sukoharjo III-96 . Kepala Dinas B. Bantuan dan Jaminan Sosial. Bidang Sarana dan Prasana Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial. terdiri atas : (1) Seksi Sarana dan Prasarana Sosial (2) Seksi Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial E. Kelompok Jabatan Fungsional 10. Bidang Kesetiakawanan. terdiri atas : (1) Seksi Bimbingan dan Penyuluhan Social (2) Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Kesejahteraan Sosial D. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang sosial 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang sosial Struktur Organisasi Dinas Sosial A. Bidang Penyuluhan. Perumusan kebijakan teknis di bidang sosial 2. Pengembangan dan Pemberdayaan Sosial.

Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Tugas Pokok Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang tenaga kerja dan transmigrasi Fungsi Dinas Sosial 1. terdiri atas: (1) Seksi Penempatan Tenaga Kerja (2) Seksi Perluasan Kesempatan Kerja (3) Seksi Pelatihan Kerja dan Produktifitas D. UPTD G. Sekretariat. Kepala Dinas B. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang tenaga kerja dan transmigrasi Struktur Organisasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi A.11. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. terdiri atas : (1) Seksi Pendaftaran. Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan terdiri atas : (1) Seksi Hubungan Industrial dan Perselisihan Ketenagakerjaan (2) Seksi pengawasan Norma Kerja (3) Seksi Pengawasan Norma Kesehatan dan Kesejahteraan Kerja E. Bidang Penempatan Perluasan dan Pelatihan Kerja. Penyelenggaran urusan pemerintahan dana pelayanan umum di bidang tenaga kerja dan transmigrasi 3. Bidang Ketransmigrasian. Perumusan kebijakan teknis di bidang tenaga verja dan transmigrasi 2. Kelompok Jabatan Fungsional Kabupaten Sukoharjo III-97 . Seleksi dan Penempatan (2) Seksi Kerjasama Antar Daerah (3) Seksi Mobilitas Penduduk F.

Bidang Pendaftaran Penduduk. terdiri atas : (1) Seksi Pendaftaran dan Mutasi Penduduk (2) Seksi pengolahan Data dan Perkembangan Kependudukan (3) Seksi Pelayanan Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk D. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kependudukan dan pencatatan sipil Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil A.12. terdiri atas : (1) Seksi Kelahiran dan Kematian (2) Seksi Perkawinan dan Perceraian (3) Seksi Pengelolaan Dokumen Catatan Sipil E. terdiri atas : (1) Seksi Pengelolaan Teknologi Informasi Administrasi Kependudukan (2) Seksi Perekaman dan Pengamanan Data (3) Seksi Pemanfaatan Informasi Administrasi Kependudukan F. Penyelenggaraan urusan pemerintahan 3. Perumusan kebijakan teknis di bidang kependudukan dan pencatatan sipil 2. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Tugas Pokok Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil Fungsi Dinas Sosial 1. Bidang Pengelolaan Sistem Informasi Kependudukan. UPTD G. Kelompok Jabatan Fungsional Kabupaten Sukoharjo III-98 . Sekretariat. Bidang Pencatatan Sipil. Kepala Dinas B. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C.

Unit Pelaksana Teknis Dinas H. terdiri atas: A. Perumusan kebijakan teknis di bidang perhubungan. Bidang Pengendalian Operasional. Pembinaan dan pelaksanaan Struktur Organisasi Dinas Perhubungan. informatika dan komunikasi 2. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Bidang Teknis Sarana dan Prasarana Transportasi Jalan. terdiri atas: (1) Seksi Angkutan (2) Seksi Bimbingan. terdiri atas : (1) Seksi Informasi dan Komunikasi Lalu Lintas Jalan (2) Seksi Pelayanan Keselamatan Lalu Lintas Air F.13. Bidang Informatika dan Komunikasi. Bidang Lalu Lintas dan Angkatan Jalan. Dinas Perhubungan. Sekretariat. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang perhubungan. informatika dan komunikasi 3. terdiri atas : (1) Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor (2) Seksi Kendaraan dan Perbengkelan (3) Seksi Teknik Sarana dan Prasarana Kendaraan E. Informatika dan Komunikasi. Informatika Dan Komunikasi Tugas Pokok Dinas Perhubungan. informatika dan komunikasi Fungsi Dinas Sosial 1. Informartika dan Komunikasi mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang perhubungan. terdiri atas : (1) Seksi Informasi dan Komunikasi (2) Seksi Pengembangan Pembinaan Sarana G. Kepala Dinas B. Keselamatan dan Ketertiban (3) Seksi Manajemen Lalu Lintas dan Kerambuan D. Kelompok Jabatan Fungsional Kabupaten Sukoharjo III-99 .

Bidang Penelitian dan Pengembangan. Evaluasi dan Statistik. Pengkoordinasian penyusunan perencanaan pembangunan 3. Bidang Ekonomi. tugas pokok dan fungsi Lembaga Teknis Daerah. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Keuangan C. Bidang Perencanaan. Perumusan kebijakan teknis perencanaan 2. Sekretariat. terdiri atas : (1) Sub Bidang Rencana Program (2) Sub Monitoring. Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya. Kepala Badan B. terdiri atas: (1) Sub Bidang Pertanian (2) Sub Bidang Industri Perdagangan dan Jasa D. susunan organisasi. terdiri atas : Kabupaten Sukoharjo III-100 . Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sukoharjo berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo No. Moitoring. 4 Tahun 2003 adalah sebagai berikut: 1. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tugas Pokok Badan Perencanaan Pembangunan Daerah mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang perencanaan pembangunan daerah Fungsi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 1. Evaluasi dan Statistik G. terdiri atas: (1) Sub Bidang Tata Ruang dan Prasarana Wilayah (2) Sub Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air F. Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah. terdiri atas: (1) Sub Bidang Pemerintahan (2) Sub Bidang Sosial Budaya E. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan daerah Struktur Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah A. Selanjutnya Struktur Organisasi dan Tata Kerja untuk pembentukan.

Kepala Badan B. Kelompok Jabatan Fungsional 2. Bidang Pengangkatan. Pendidikan dan Pelatihan. Sekretariat. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kepegawaian daerah Struktur Organisasi Badan Kepegawaian Daerah A. Bidang Pengembangan. Pembinaan dan Informasi Data Pegawai. Bidang Kepangkatan dan Penggajian. (1) Sub Bidang Penelitian (2) Sub Bidang Pengembangan H. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang kepegawaian daerah 3. terdiri atas: (1) Sub Bidang Pengembangan (2) Sub Bidang Pendidikan dan Pelatihan E. Badan Kepegawaian Daerah Tugas Pokok Badan Kepegawaian Daerah mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang manajemen pegawai negeri sipil daerah Fungsi Badan Kepegawaian Daerah 1. terdiri atas : (1) Sub Bidang Kepangkatan dan Penggajian Fungsional (2) Sub Bidang Kepangkatan dan Penggajian Non Fungsional F. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Badan Lingkungan Hidup Tugas Pokok Kabupaten Sukoharjo III-101 . terdiri atas : (1) Sub Bidang Pengankatan dan Pemberhentian (2) Sub Bidang Pemindahan G. terdiri atas: (1) Sub Bidang Pembinaan (2) Sub Bidang Informasi Data Pegawai dan Kejehateraan D. Pemberhentian dan Pemindahan. Perumusan kebijakan teknis di bidang kepegawaian daerah 2. Kelompok Jabatan Fungsional 3.

terdiri atas : (1) Sub Bidang Pengendalian Pencemaran Air (2) Sub Bidang Pengendalian Pencemaran Udara. Limbah F. Politik Dan Perlindungan Masyarakat Tugas Pokok Badan Kesatuan Bangsa. Politik dan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kesatuan bangsa. Badan Lingkungan Hidup mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang lingkungan hidup Fungsi Badan Lingkungan Hidup 1. Perumusan kebijakan teknis di bidang lingkungan hidup 2. Pemberian dukungan atas penyelenggaran pemerintahan daerah di bidang lingkungan hidup 3. Badan Kesatuan Bangsa. Sekretariat. terdiri atas: (1) Sub Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pelayanan Masyarakat (2) Sub Bidang Pengendalian Kerusakan dan Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) E. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Kelompok Jabatan Fungsional 4. Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Sukoharjo III-102 . Kepala Badan B. politik dan perlindungan masyarakat Fungsi Badan Kesatuan Bangsa. Pembinaan dan Pelaksanaan tugas di bidang lingkungan hidup Struktur Organisasi Badan Lingkungan Hidup A. Bidang Pengendalian Pencermaran Lingkungan. Bidang Pengembangan Kapasitas. terdiri atas : (1) Sub Bidang Pengkajian Kelayakan dan Penegakan Hukum Lingkungan (2) Sub Bidang penerapan Sistem Manajemen Teknologi dan Laboratorium Lingkungan D. Bidang Pengkajian dan Penegakan Hukum Lingkungan. Pengendalian Kerusakan dan Konservasi Lingkungan.

Perumusan kebijakan teknis di bidang kesatuan bangsa. Bidang Hubungan Antar Lemabaga. Kelompok Jabatan Fungsional 5. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesatuan bangsa. terdiri atas : (1) Sub Bidang Organisasi Kemasyarakatan. terdiri atas : (1) Sub Bidang Hubungan Partai Politik (2) Sub Bidang Ideologi. politik dan perlindungan masyarakat Struktur Organisasi Badan Kesatuan Bangsa. Kepala Badan B. politik dan perlindungan masyarakat 2. politik dan perlindungan masyarakat 3. Politik dan Perlindungan Masyarakat A. Sekretariat. Bidang Penyelamatan. terdiri atas: (1) Sub Bagian Program (2) Sub Bagian Keuangan (3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian C. Bidang Ketahanan Bangsa. Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Tugas Pokok Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa Kabupaten Sukoharjo III-103 . Bidang Politik. terdiri atas: (1) Sub Bidang Penyelamatan dan Rehabilitasi (2) Sub Bidang Perlindungan dan Ketentraman G. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang kesatuan bangsa. Stabilitas dan Pengamanan F. Perlindungan dan Ketentraman Masyarakat. Profesi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (2) Sub Bidang Legislatif Penyelenggaraan Pemilu dan Desak Pemilu E. terdiri atas : (1) Sub Bidang Pembauran dan Wawasan Kebangsaan (2) Sub Bidang Ketahanan Bangsa dan Komunikasi Lingkungan Masyarakat D. 1.

Fungsi Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat
1. Perumusan kebijakan teknis di bidang pemberdayaan
2. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di
bidang pemberdayaan masyarakat dan desa
3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan
masyarakat dan desa
Struktur Organisasi Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan
Masyarakat
A. Kepala Badan
B. Sekretariat, terdiri atas:
(1) Sub Bagian Program
(2) Sub Bagian Keuangan
(3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
C. Bidang Pengembangan Desa dan Penangan Kemiskinan, terdiri atas :
(1) Sub Bidang Pengembangan Desa
(2) Sub Bidang Penanganan Kemiskinan
D. Bidang Sarana Desa, Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna,
terdiri atas:
(1) Sub Bidang Sarana, Prasarana Desa dan Sumber Daya Alam
(2) Sub Bidang Teknologi Tepat Guna, Ekonomi Desa dan Sektor
Informal
E. Bidang Penguatan Kelembagaan dan Pengembangan Partisipasi
Masyarakat, terdiri atas :
(1) Sub Bidang Penguatan Kelembagaan Masyarakat
(2) Sub Bidang Pengembangan Partisipasi Masyarakat
F. Bidang Pemberdayaan Pemerintahan Desa, terdiri atas :
(1) Sub Bidang Penguatan Kelembagaan Pemerintahan Desa
(2) Sub Bidang Penguatan Keuangan dan Aset Desa
G. Kelompok Jabatan Fungsional
6. Badan Ketahanan Pangan
Tugas Pokok
Badan Ketahanan Pangan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan
pemerintahan daerah di bidang ketahan pangan.
Fungsi Badan Ketahanan Pangan

Kabupaten Sukoharjo III-104

a. Perumusan kebijakan teknis di bidang ketahanan pangan
b. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di
bidang ketahanan pangan
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang ketahanan pangan
Struktur Organisasi Badan Ketahanan Pangan
A. Kepala Badan
B. Sekretariat, terdiri atas:
(1) Sub Bagian Perencanaan
(2) Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan
(3) Sub Bagian Administrasi dan Umum
C. Bidang Ketersediaan dan Keamanan Pangan, terdiri atas :
(1) Sub Bidang Ketersediaan Cadangan dan Kemandirian Pangan
(2) Sub Bidang Pembinaan Mutu Hasil Pangan
D. Bidang Distribusi Pangan, terdiri atas :
(1) Sub Bidang Distribusi dan Pemasaran Pangan
(2) Sub Bidang Analisis Akses dan Harga Pangan
E. Bidang Konsumsi dan Keanekaragaman Pangan, terdiri atas:
(1) Sub Bidang Pengolahan dan Penganekaragaman Pangan
(2) Sub Bidang Konsumsi Pangan
F. Kelompok Jabatan Fungsional
7. Inspektorat
Tugas Pokok
Inspektorat mempunyai tugas pokok melaksanakan pengawasan terhadap
pelaksanaan urusan pemerintahan daerah, pelaksanaan pembinaan atas
penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelaksanaan urusan
pemerintahan desa
Fungsi Inspektorat
1. Perencanaan program pengawsan
2. Perumusan kebijakan dan fasilitasi pengawasan
3. Pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan
Struktur Inspektorat
A. Inspektur
B. Sekretariat, terdiri atas:
(1) Sub Bagian Perencanaan

Kabupaten Sukoharjo III-105

(2) Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan
(3) Sub Bagian Administrasi dan Umum
C. Inspektur Pembantu Wilayah I, terdiri atas :
(1) Seksi Pengawasan Pemerintah Bidang Pembangunan
(2) Seksi Pengawsan Pemerintah Bidang pemerintahan
(3) Seksi Pengawasan Pemerintah Bidang Keamasyarakatan
D. Inspektur Pembantu Wilayah II, terdiri atas :
(1) Seksi Pengawasan Pemerintah Bidang Pembangunan
(2) Seksi Pengawasan Pemerintah Bidang Pemerintahan
(3) Seksi Pengawasan Pemerintah Bidang Kemasyaratan
E. Inspektur Pembantu Wilayah III, terdiri atas :
(1) Seksi Pengawasan Pemerintahan Bidang Pembangunan
(2) Seksi Pengawasan Pemerintahan Bidang Pemerintahan
(3) Seksi Pengawasan Pemerintahan Bidang Kemasyarakatan

F. Inspektur Pembantu Wilayah IV, terdiri atas :
(1) Seksi Pengawasan Pemerintahan Bidang Pembangunan
(2) Seksi Pengawasan Pemerintahan Bidang Pemerintahan
(3) Seksi Pengawasan Pemerintahan Bidang Kemasyarakatan
G. Kelompok Jabatan Fungsional Auditor
8. Rumah Sakit Umum Daerah
Tugas Pokok
Rumah Sakit Umum Daerah mempunyai tugas pokok melaksanakan
urusan pemerintahan daerah di bidang kesehatan pada masyarakat
paripurna
Fungsi Rumah Sakit Umum Daerah
1. Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan pada kesehatan
2. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di
bidangkesehatan pada masyarakat paripurna
3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesehatan pada paripurna
Struktur Organisasi Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan
Masyarakat
A. Struktur Direktur
B. Bagian Tata Usaha, terdiri atas:

Kabupaten Sukoharjo III-106

Seksi Keluarga Sejahtera F. Kepala Kantor B. (1) Sub Bagian Perencanaan (2) Sub Bagian Kepegawaian (3) Sub Bagian Umum C. Bidang Penunjang. perlindungan anak dan keluarga berencana 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan perempuan. Rujukan dan Rekam Medik (2) Seksi Perawatan D. perlindungan anak dan keluarga berencana 2. terdiri atas : (1) Seksi Penunjang Medik (2) Seksi Penunjang Non Medik E. Bidang Pelayanan Media. Kelompok Jabatan Fungsional 9. Seksi Keluarga Berencana E. Perumusan kebijakan teknis di bidang pemberdayaan perempuan. perlindungan anak dan keluarga berencana Struktur Organisasi Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana A. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang pemberdayaan perempuan. Bidang Keuangan (1) Seksi Penyusunan Anggaran dan Verifikasi (2) Seksi Perbendaharaan dan Akuntansi F. terdiri atas : (1) Seksi Pelayanan Medis. perlindungan anak dan keluarga berencana Fungsi Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana 1. Sub Bagian Tata Usaha C. Kelompok Jabatan Fungsional Kabupaten Sukoharjo III-107 . Kantor Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Tugas Pokok Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pemberdayaan perempuan. Seksi Pemberdayaan Permpuan dan Perlindungan Anak dan Remaja D.

Kelompok Jabatan Fungsional Kabupaten Sukoharjo III-108 . Kantor Perpustakaan. Kepala Kantor B. arsip dandokumentasi Struktur Organisasi Kantor Perpustakaan. Pemberian penanaman modal 3. Seksi Pengendalian dan Pengembangan Penanaman Modal F. arsip dan dokumentasi 2. Seksi Dokumentasi F. arsip dan dokumen 3. Sub Bagian Tata Usaha C. Kantor Penanaman Modal Tugas Pokok Kantor Penanaman Modal mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang penanaman modal Fungsi Kantor Penanaman Modal 1. Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang perpustakaan. Seksi Perpustakaan D. Arsip dan Dokumentasi 1. Kepala Kantor B. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perpustakaan. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang perpustakaan. Seksi Kearsipan E. Kelompok Jabatan Fungsional 11. Perumusan kebijakan teknis di bidang penanaman modal 2. Seksi Kerjasama E. Arsip dan Dokumentasi A. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang penanaman modal Struktur Organisasi Kantor Penanaman Modal A.10. Perumusan kebijakan teknis di bidang perpustakaan. arsip dan dokumentasi Fungsi Kantor Perpustakaan. Sub Bagian Tata Usaha C. Seksi Promosi D. Arsip Dan Dokumentasi Tugas Pokok Kantor Perpustakaan.

Kepala Satuan B. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Satuan Polisi Pamong Praja Tugas Pokok Satuan Polisi pamong Praja mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pemeliharaan dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang pelayanan perizinan 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pelayanan perizinan Struktur Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja A. Perumusan kebijakan teknis di bidang pemeliharaan dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Sub Bagian Tata Usaha Kabupaten Sukoharjo III-109 . Kepala Kantor/Sekretariat B. Perumusan kebijakan teknis di bidang pelayanan perijinan 2. menegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Struktur Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja A. Seksi Penegakan Peraturan Daerah E. Sub Bagian Tata Usaha C. Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Tugas Pokok Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pelayanan perizinan Fungsi Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu 1. menegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Fungsi Satuan Polisi Pamong Praja 1. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pemeliharaan dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. menegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati 3. Kelompok Jabatan Fungsional 13. Seksi Pembinaan Personil F.12. menegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati 2. Seksi Ketentraman dan Ketertiban D.

Fungsi Kecamatan 1. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan. Sekretariat Kecamatan. penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan. Kecamatan Tugas Pokok Camat mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. Seksi Kesejahteraan Sosial G. Fungsi dan Susunan Organisasi untuk tingkat Kecamatan dan Kelurahan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor 5 Tahun 2008 adalah sebagai berikut: 1. Pengoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kelompok Jabatan Fungsional Sedangkan Kedudukan. C. Seksi Evaluasi dan Pelaporan F. Tim Teknis G. Seksi Pengolahan E. Seksi Pelayanan D. Seksi Ketentraman dan Ketertiban E. terdiri atas C. Seksi Pelayanan Umum H. Kelompok Jabatan Fungsional Kabupaten Sukoharjo III-110 . pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum 2. Camat B. Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan F. Pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan 3. penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Seksi Pemerintahan D. Tugas Pokok. Struktur Organisasi Kecamatan A.

Seksi Pemerintahan D. Instansi vertikal ini jelas merupakan bentuk nyata dari asas dekonsentrasi yang didasarkan Keppres No.keputusan tersebut jelas sekali dinyatakan bahwa instansi vertikal di wilayah merupakan unit pelaksana atau perangkat dari Departemen/ Lembaga- lembaga Pemerintah non Departemen di kabupaten yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat 3. Selanjutnya dalam pasal 5 PP No. Kelompok Jabatan Fungsional Mengingat adanya kemungkinan benturan kepentingan sektoral khususnya dalam konflik pemanfaatan ruang (lahan skala besar) maka kesesuaian aspek legal dari RTRW ini juga dilihat dari koordinasi perangkat vertikal instansi pusat yang ada di daerah (Kanwil Departemen) sehingga memungkinkan operasionalisasi RTRW secara terpadu. 17 Tahun 1985. Kelurahan Tugas Pokok Lurah mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan. 11 Tahun 1974 dan Keppres No. diatur kewajiban instansi vertikal/Kanwil dalam pelaksanaan fungsi koordinasi yaitu: a. 15 Tahun 1984 dan Keppres No. Seksi Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial E. Lurah B. Pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum 6. pembangunan dan kemasyarakatan Fungsi Kelurahan 1. Melaporkan segala kebijaksanaan dan rencana kegiatan yang ditetapkan oleh instansi atasannya kepada Kepala Daerah. Sekretariat Kelurahan C. 45 Tahun 1974 serta Keppres No. Dari keputusan . 6 Tahun 1988. Seksi Pelayanan Umum dan G. Kabupaten Sukoharjo III-111 . Pelayanan masyarakat 4. 2. Pembinan lembaga kemasyarakatan Struktur Organisasi Kelurahan A. Seksi Ketentraman dan Ketertiban F. Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum 5. Pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan 2.

Maksudnya jelas untuk menjaga keselarasan dan keserasian serta mencegahtimbulnya duplikat tugas. Memberikan keterangan yang diminta oleh Kepala Daerah. c. sehingga RTRW yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara efektif. Melalui aspek kelembagaan seperti diuraikan di atas. d. dapat dilihat bahwa operasionalisasi RTRW di wilayah Kabupaten Sukoharjo dapat dilakukan. b. Dari peraturan tersebut jelas dinyatakan bahwa Kepala Instansi vertikal dalam pelaksanaan tugasnya secara teknis fungsional dan teknis administratif berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pimpinan Depatemen atau Lembaga Pemerintah non Depatemen dan secara taktis operasional Kepala Instansi vertikal dikoordinir Kepala Daerah. Menyampaikan laporan tertulis secara berkala kepada Kepala Daerah mengenai perkembangan pelaksanaan tugas yang bersangkutan. penanganan atau ketidak jelasan wewenang dalam pelaksanaan tugas masing- masing instansi. Dalam hal ini tampak jelas keterkaitan yang erat dari aspek legal dengan aspek administratif dan kelembagaan. Menyampaikan hasil koordinasi oleh Kepala Daerah yang bersangkutan atas rencana kegiatan sektoral kepada intansi atasannya. Kabupaten Sukoharjo III-112 . Mematuhi petunjuk umum yang diberikan oleh Kepala Daerah dan melaporkan kepada instansi atasannya. e.