Anda di halaman 1dari 3

Februari vibes.

Kaku
sabtu pagi disertai gerimis.
mereka hujan yang malu untuk turun ke bumi.
sama seperti aku dan kamu yang malu pada saat itu,
saat kita bertemu.
sedangkan waktu sudah mengizinkan untuk bertemu.
menatap tanpa bicara,
hanya itu yang bisa aku lakukan sama seperti dia.

Sepatah pertanyaan basa-basi terlontar hanya untuk 5 detik,


dan untuk 5 menit kemudian, bisu.
tapi aku yakin ini hanya permulaan,
pemulaan yang diisi dengan keheningan.

Namun, jika nanti tuhan mengizinkan kita untuk bertemu lagi aku harap kita
bisa berbincang tanpa ada jeda.
Terimakasih februari,
telah mempertemukan aku dan dia hingga menjadi KITA.
aku harap dia tidak meninggalkan bekas luka seperti tragedi November,
yang mungkin sangat indah untuk di kenang.
namun sangat sulit untuk dilupakan.

Aidaqanita untuk dia...


Jakarta, 24 maret 2018

DAN SEMUA ITU TELAH BERAKHIR