Anda di halaman 1dari 5

Siti Aminah

0401517042

ANALISIS REAL
Teorema 2.5.3
Jika 𝐼n = [𝑎n,bn] ,𝑛 ∈ ℕ adalah barisan tertutup bersarang, terbatas pada sebuah interval ∋ jarak
𝑏n – 𝑎n dari 𝐼n memenuhi:
Inf {𝑏n – 𝑎n : 𝑛 ∈ ℕ} = 0
Maka bilangan 𝜉 termuat di 𝐼n, ∀𝑛 ∈ ℕ adalah tunggal.

Bukti:
Jika 𝐼n = [𝑎n,bn] ,𝑛 ∈ ℕadalah barisan interval bersarang dari interval-interval
tutup terbatas, maka terdapat sebuah bilangan 𝜉 ∈ ℝ sedemikian sehingga 𝜉∈ 𝐼n ,
∀𝑛 ∈ ℕ
Misal 𝜂 = Inf {𝑏n: 𝑛 ∈ ℕ}
Maka dengan argumen pembuktian pada Teorema 2.5.2 dapat digunakan untuk menunjukkan
bahwa 𝑎n ≤ 𝜂, ∀𝑛 ∈ ℕ
Akan ditunjukkan bahwa 𝑥 ∈ 𝐼n, ∀𝑛 ∈ ℕ ⟺ 𝜉 ≤ 𝑥 ≤ 𝜂

1. Misal 𝐼n ≠ ∅, sebab 𝐼n, ∀𝑛 ∈ ℕ adalah interval tertutup


Ambil sebarang 𝑥 ∈ ⋂∞
𝑛=1 𝐼𝑛 maka 𝑎n ≤ 𝑥 ≤ 𝑏n, ∀𝑛 ∈ ℕ.

Berdasarkan pembuktian Teorema 2.5.2, bahwa 𝜉 = Sup {𝑎n: 𝑛 ∈ ℕ} maka 𝑥 ≥ 𝜉.


Karena 𝜂 = Inf {𝑏n: 𝑛 ∈ ℕ} maka 𝑥 ≤ 𝜂.
Karena 𝑥 ≥ 𝜉 dan 𝑥 ≤ 𝜂, maka 2.1.7 theorem let a, b, c be any elements of ℝ

𝜉 ≤ 𝑥 ≤ 𝜂 (Teorema 2.1.7.a hal.27) (a) if a > b and b > c, then a > c

Atau dapat ditulis 𝑥 ∈ [𝜉, 𝜂]


Karena 𝑥 diambil sebarang, maka berlaku ⋂∞
𝑛=1 𝐼𝑛 ⊆ [𝜉, 𝜂] ,∀𝑛 ∈ ℕ
2. Akan dibuktikan jika 𝜉 ≤ 𝑥 ≤ 𝜂 maka 𝑥 ∈ 𝐼n, ∀𝑛 ∈ ℕ
Ambil sebarang 𝑥 ∈ [𝜉, 𝜂] , berarti 𝜉 ≤ 𝑥 ≤ 𝜂
Karena 𝜉 ≤ 𝑥 ≤ 𝜂 dan 𝑎n ≤ 𝜉 ≤ 𝑏n (Teorema 2.5.2) serta 𝑎n ≤ 𝜂 ≤ 𝑏n, ∀𝑛 ∈ ℕ
Jika 𝐼n = [𝑎n,bn] ,𝑛 ∈ ℕadalah barisan interval bersarang dari interval-interval
tutup terbatas, maka terdapat sebuah bilangan 𝜉 ∈ ℝ sedemikian sehingga 𝜉 ∈ 𝐼n ,
∀𝑛 ∈ ℕ

Maka, 𝑎n ≤ 𝜉 ≤ 𝑥 ≤ 𝜂 ≤ 𝑏n, ∀𝑛 ∈ ℕ (Teorema 2.1.7 a)


Sehingga 𝑎n ≤ 𝑥 ≤ 𝑏n, ∀𝑛 ∈ ℕ atau dapat ditulis 𝑥 ∈ [𝑎n,bn], ∀𝑛 ∈ ℕ
Jadi, 𝑥 ∈ ⋂∞
𝑛=1 𝐼𝑛

Karena 𝑥 ∈ [𝜉, 𝜂] diambil sebarang, maka berlaku [𝜉, 𝜂] ⊆⋂∞


𝑛=1 𝐼𝑛 ,∀𝑛 ∈ ℕ

Karena [𝜉, 𝜂] ⊆ ⋂∞ ∞
𝑛=1 𝐼𝑛 dan ⋂𝑛=1 𝐼𝑛 ⊆ [𝜉, 𝜂] ,∀𝑛 ∈ ℕ, maka terbukti 𝑥 ∈ 𝐼n, ∀𝑛 ∈ ℕ jika dan

hanya jika 𝜉 ≤ 𝑥 ≤ 𝜂.
Selanjutnya berdasarkan hipotesis kita punya:
Inf {𝑏n – 𝑎n: 𝑛 ∈ ℕ} = 0
Karena 𝜂 ≤ 𝑏n, ∀𝑛∈ ℕ ........(i)
dan 𝜉 ≥ 𝑎n,∀𝑛∈ ℕ ......(dikalikan (-1)) menjadi –𝜉 ≤ (−𝑎n), ∀𝑛 ∈ ℕ ........ (ii) ( sifat
keterurutan )
Dari (i) dan (ii) diperoleh 𝜂 – 𝜉 ≤ 𝑏n – 𝑎n (teorema 2.1.7 b)
Dapat ditulis untuk sebarang 𝜀 > 0, ∃𝑛 ∈ ℕ ∋ 0 ≤ 𝜂 – 𝜉 ≤ 𝑏n – 𝑎n < 𝜀.
Karena ∀𝜀 > 0 sebarang, maka berdasarkan Teorema 2.1.9 berlaku 𝜂 − 𝜉= 0
Oleh karena itu, 𝜉 = 𝜂. jika a ∈ ℝ sedemikian sehingga 0 ≤ 𝑎 < 𝜖 untuk setiap 𝜖 > 0, maka a =0

Sehingga dapat disimpulkan bahwa 𝜉 adalah satu-satunya titik yang termuat di 𝐼n ∀𝑛 ∈ ℕ.


SOAL DAN PENYELESAIAN

Contoh 1
1
Misalkan 𝐽𝑛 := (0, 𝑛) untuk n ∈ ℕ.

Buktikan bahwa

⋂ 𝐽𝑛 = ∅
𝑛=1

Penyelesaian:

Menurut definisi 𝐽𝑛 kita punya 0 ∉ 𝐽𝑛 untuk semua n ∈ ℕ diberikan bahwa

0 ∉ ⋂∞
𝑛=1 𝐽𝑛 .

Karena ⋂∞ ∞
𝑛=1 𝐽𝑛 ⊂ 𝐽1 = (0,1) kita punya ⋂𝑛=1 𝐽𝑛 tidak mengandung sedikitpun angka negatif.

Diberikan setiap x > 0, berdasarkan Corollary 2.4.5 bahwa terdapt 𝑛𝑥 ∈ ℕ sedemikian sehingga 0
1
< 𝑛 < x, diberikan bahwa x ∉ ⋂∞
𝑛=1 𝐽𝑛 .
𝑥

Dengan demikian, ⋂∞
𝑛=1 𝐽𝑛 tidak mengandung bilangan positif.

Karena bilangan real hanya bisa negatif, positif, atau 0 kita punya bahwa

⋂ 𝐽𝑛 = ∅
𝑛=1

Contoh 2

Misalkan 𝐾𝑛 := (n, ∞) untuk 𝑛 ∈ ℕ

Buktikan bahwa

⋂ 𝐾𝑛 = ∅
𝑛=1

Penyelesaian:

Karena 0 < n untuk ∀ 𝑛 ∈ ℕ berdasarkan definisi dari 𝐾𝑛 bahwa 0 ∉ 𝐾𝑛 untuk semua 𝑛 ∈ ℕ


diberikan 0 ∉ ⋂∞ ∞
𝑛=1 𝐾𝑛 ⊂ 𝐾1 = (1, ∞) bahwa ⋂𝑛=1 𝐾𝑛 tidak mengandung angka negatif.

Diberikan setiap x>0, berdasarkan Archimedean Property bahwa ada 𝑛𝑥 ∈ ℕ sedemikian


sehingga 0 < x < 𝑛𝑥 , diberikan x ∉ 𝐾𝑛𝑥 dan karena itu, x ∉ ⋂∞
𝑛=1 𝐾𝑛
Dengan demikian, ⋂∞
𝑛=1 𝐾𝑛 tidak mengandung bilangan positif.

Oleh karena itu, bilangan real hanya bisa negatif, positif, atau 0 kita punya itu

⋂ 𝐾𝑛 = ∅
𝑛=1

Contoh 3

Dengan notasi pada teorema 2.5.2 dan 2.5.3, tunjukkan bahwa kita punya 𝜂 ∈ ⋂∞
𝑛=1 𝐼𝑛 dan juga

tunjukkan bahwa [𝜉, 𝜂] = ⋂𝑛=1 𝐼𝑛

Misalkan 𝐼n = [𝑎n,bn] dan (𝐼𝑛 )𝑛 barisan bersarang dari interval tertutup dan terbatas. Kemudian
akan dibuktikan bahwa ada 𝜉 ∈ ℝ sedemikian sehingga 𝜉 ∈ 𝐼𝑛 , ∀𝑛 , dimana 𝜉 = sup𝑛 𝑎𝑛 .

Misalkan 𝜂 = 𝑖𝑛𝑓𝑛 𝑏𝑛 . Kemudian n ≤ 𝑏𝑛 , ∀𝑛 .

Akan ditunjukkan bahwa 𝑎𝑛 ≤ n, untuk semua n. Fix 𝑘∈ ℕ. Untuk membuktikan ini, akan
ditunjukkan bahwa 𝑎𝑘 batas bawah {𝑏𝑛 : n ∈ ℕ } untuk setiap 𝑘∈ ℕ.

Ada dua kasus:

1. k ≤ n
Then 𝐼𝑘 ⊆ 𝐼𝑛
so 𝑎𝑘 ≤ 𝑎𝑛 ≤ 𝑏𝑛
⟹ 𝑎𝑘 ≤ 𝑏𝑘 ≤ 𝑏𝑛

2. k > n
Ten 𝐼𝑘 ⊆ 𝐼𝑛 so 𝑎𝑛 ≤ 𝑎𝑘 ≤ 𝑏𝑘 ≤ 𝑏𝑛
⟹ 𝑎𝑘 ≤ 𝑏𝑘 ≤ 𝑏𝑛

Menggabungkan dua kasus, kita punya

𝑎𝑘 ≤ 𝑏𝑛 , ∀𝑛∈ ℕ

Oleh karena itu, 𝑎𝑘 adalah batas bawah untuk {𝑏𝑛 : n ∈ ℕ }, tetapi 𝜂 adalah batas bawah paling
rendah untuk {𝑏𝑛 : n ∈ ℕ }.

Oleh karena itu, 𝑎𝑘 ≤ 𝜂. Jadi, 𝑎𝑘 ≤ 𝜂, untuk semua k ∈ ℕ.

⟹ 𝜂 adalah batas atas untuk {𝑎𝑘 : k ∈ ℕ }, tetapi 𝜉 adalah batas atas terkecil untuk

{𝑎𝑘 : k ∈ ℕ }, ⟹ 𝜉 ≤ 𝜂
Karena itu,

sup {𝑎𝑛 : n ∈ ℕ } = ξ ≤ 𝜂 = inf {𝑏𝑛 : n ∈ ℕ }

Oleh karena itu,

𝑎𝑛 ≤ ξ ≤ η ≤ 𝑏𝑛 , ∀𝑛∈ ℕ ⟹ [ξ , η] ⊆ [𝑎𝑛 , 𝑏𝑛 ] = 𝐼𝑛 , ∀𝑛

Karena itu,

[ξ , η] ⊆ ⋂ 𝐼𝑛

Sebaliknya, if 𝑥 ∈ 𝐼𝑛 untuk semua n, kemudian 𝑎𝑛 ≤ x ≤ 𝑏𝑛 , ∀𝑛. Ini menunjukkan

ξ = sup {𝑎𝑛 : n ∈ ℕ } ≤ x ≤ sup {𝑏𝑛 : n ∈ ℕ } = 𝜂

Karena itu,

⋂ 𝐼𝑛 ⊆ [ξ , η]

Karena itu, berlaku kesetaraan.