Anda di halaman 1dari 4

2010

HATMOKO | SAMARINDA

cakmoki
PITYRIASIS ROSEA

Pityriasis rosea adalah penyakit kulit yang ditandai dengan ruam berbentuk oval, berwarna pink
dengan sisik halus di bagian tepinya. Penyebabnya belum diketahui. Penyakit ini bersifat self
limited atau sembuh sendiri dalam waktu 3-8 minggu.
Pityriasis rosea 2

KODE ICD-10 : L42 : Pityriasis rosea

Pityriasis rosea adalah salah satu penyakit kulit


yang digambarkan oleh Camille Melchior Gilbert
(tahun 1860) sebagai penyakit kulit
papulosquamous ( Robert A Allen, MD ), yakni
penyakit kulit dengan tanda bercak bersisik halus,
berbentuk oval dan berwarna kemerahan.
Sementara Richard Lichenstein, MD, menyebutkan
bahwa Pityriasis rosea sudah dikenal sejak lebih
dari 2 abad yang lalu. Pityriasis rosea bersifat self limited atau sembuh
sendiri dalam 3-8 minggu.

ANGKA KEJADIAN

Pityriasis rosea dapat mengenai semua usia. Angka kesakitan diperkirakan


sekitar 2 % dari kunjungan penderita penyakit kulit, sedangkan di USA
berkisar 0,3-3%. Frekuensi terbanyak pada usia anak dan dewasa muda,
terutama pada usia 5-14 tahun. Meski jarang, Pityriasis rosea dapat
dijumpai pada bayi dan usia lanjut.

APA PENYEBABNYA ?

Penyebab Pityriasis rosea hingga kini belum diketahui. Para ahli masih
berbeda pendapat tentang faktor-faktor penyebab timbulnya Pityriasis rosea.
Ada yang menduga disebabkan virus lantaran penyakit ini sembuh sendiri
(self limited) dalam 3-8 minggu. Sementara ahli yang lain mengaitkan
dengan berbagai faktor yang diduga berhubungan dengan timbulnya
Pityriasis rosea, diantaranya:

HATMOKO | SAMARINDA
Pityriasis rosea 3

Faktor cuaca. Hal ini karena Pityriasis rosea lebih kerap ditemukan pada
musim semi dan musim gugur.

Faktor penggunaan obat-obat tertentu, seperti bismuth, barbiturat,


captopril, mercuri, methoxypromazine, metronidazole, D-penicillamine,
isotretinoin, tripelennamine hydrochloride, ketotifen, dan salvarsan.

Diduga berhubungan dengan penyakit kulit lainnya (dermatitis atopi,


seborrheic dermatitis, acne vulgaris) dikarenakan Pityriasis rosea
dijumpai pada penderita penyakit dengan dermatitis atopik, dermatitis
seboroik, acne vulgaris dan ketombe.

TANDA-TANDA ( GEJALA KLINIS )

Tahap awal Pityriasis rosea ditandai dengan lesi (ruam) tunggal (soliter)
berbentuk oval, berwarna pink dan di bagian tepi bersisik halus. Diameter
sekitar 1-3 cm. Kadang bentuknya tidak beraturan dengan variasi ukuran 2-
10 cm. Tanda awal ini disebut herald patch yang berlangsung beberapa hari
hingga beberapa minggu. Rasa gatal ringan dialami oleh sekitar 75 %
penderita dan 25 % mengeluh gatal banget.

Tahap berikutnya timbul sekitar 1-2 minggu (rata-rata 4-10 hari) setelah lesi
awal, ditandai dengan kumpulan lesi (ruam) yang
berbentuk seperti pohon cemara terbalik
(Christmas tree pattern). Tempat tersering
(predileksi) adalah badan, lengan atas dan paha
atas. Pada tahap ini Pityriasis rosea berlangsung
selama beberapa minggu. Selanjutnya akan
sembuh sendiri dalam 3-8 minggu.

HATMOKO | SAMARINDA
Pityriasis rosea 4

Selain bentuk ruam kemerahan bersisik halus, variasi bentuk yang tidak
khas (atipik) dapat dijumpai pada sebagian penderita Pityriasis rosea,
terutama pada anak-anak.

Dalam praktek sehari-hari, kadang tidak mudah membedakan Pityriasis


rosea dengan Pityriasis versicolor (panu), Tinea corporis (kadas, kurap) dan
Psoriasis gutata.

PENGOBATAN

Mengingat penyebab Pityriasis rosea belum diketahui secara pasti,


pengobatan lebih ditujukan untuk meredakan keluhan (simptomatis).

Untuk meredakan gatal, dapat menggunakan antihistamin oral (diminum).


Sedangkan obat topikal (obat luar) yang lazim digunakan bedak
diantaranya: bedak salisil dan lotion menthol-phenol.

PENJELASAN BAGI PENDERITA

Walaupun Pityriasis rosea bersifat self limited ( sembuh sendiri ), bukan


tidak mungkin penderita merasa risau dan sangat terganggu. Untuk itu
diperlukan penjelasan kepada penderita tentang penyakit yang dideritanya,
antara lain:

Menjelaskan kepada penderita dan keluarganya bahwa Pityriasis rosea


akan sembuh dalam waktu lama.

Lesi kedua rata-rata berlangsung 2 minggu, kemudian menetap sekitar 2


minggu, selanjutnya berangsur hilang sekitar 2 minggu. Pada beberapa
kasus dilaporkan bahwa Pityriasis rosea berlangsung hingga 3-4 bulan.

Semoga bermanfaat.

HATMOKO | SAMARINDA