Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN MADDOX WING

Kedua mata pasien melihat melalui dua slit holes pada eyepiece.

Maddox dipegang mengarah ke inferior 150 , seperti saat membaca

Panah Putih untuk menilai deviasi horizontal

Panah merah untuk menilai deviasi vertical

Sumber : Samuel Boyd and Amar Agrawal Opthalmics and diagnostic test. Color
Atlas of Opthalmology. P 488

PEMERIKSAAN MADDOX CROSS ( MADDOX TANGENT


SCALE)
Pasien diminta fiksasi pada cahaya ditengah Maddox tangent scale dengan
jarak 6 m, tapi dapat juga dilakukan dengan jarak 1 m ( bila dilakukan
pada jarak 1 m, hasil yang dibaca adalah angka yang kecil pada Maddox
tangent scale).

Pasang frame kacamata untuk meletakan red Maddox rod di depan sutu
mata

Pasien akan melihat titik cahaya dan garis merah

Maddox rod dengan garis horizontal untuk menilai deviasi horizontal

Maddox rod dengan garis vertical untuk menilai deviasi vertical

Sumber : Samuel Boyd and Amar Agrawal Opthalmics and diagnostic test. Color
Atlas of Opthalmology. P 488
PEMERIKSAAN LANCASTER RED GREEN
Pasien duduk di depan layar lancester 1 m.

Pasien memakai kacamata filter merah pada mata kanan dan filter hijau pada mata kiri.

Pasien memegang sinar.

Seberkas sinar warna merah diletakan pemeriksa pada layar.

Pasien diminta menindih warna merah tersebut pada layar yang dilihat pasien sebagai
warna merah dengan mata kanan dengan sinar warna hijau yang di pegang pasien.

Dilihat posisi kedua sinar pada layar.

Lampu merah dipindah pada ke 6 posisi cardinal .

Bila kedua sinar selamanya berimpitan berimpitan berarti pergerakan kedua mata normal
ke semua arah.

Bila kedua warna ( merah kanan dan hijau kiri ) terletak berjauhan berarti pergerakan mata
kanan dan kiti tidak sama. Besar gangguan dapat dinyatakan dalam sudut atau sentimeter
jarak kedua sinar.

Posisi kacamata ditukar sehingga dapat diketahui otot mana yang lumpuh.

Sumber : Prof. dr. H. Sidarta Ilyas, SpM. Dasar tekhnik pemeriksaan dalam ilmu penyakit
mata.3rd Ed.Jakarta.

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2009; p 206-207