Anda di halaman 1dari 1

PATOFISIOLOGI DIFTERI DEFINISI ETIOLOGI DIFTERI

1. Corynebacterium diphteriae masuk ke saluran Difteri adalah penyakit infeksi akut yang mengancam nyawa Spesies corynebacterium adalah bakteriofag lisogenik
pernapasan
yang disebabkan Corynebacterium diphtheriae. membawa gennya yang mengode untuk memproduksi
2. Menempel pada lapisan superticial lesi kulit
atau mukosa pernapasan edotoksin yang memrikan kemungkinan penghasil difteria
3. Membentuk pseudomembran dan melepaskan
terhadap strain corynebacterium diphteriae.
eksotoksin polipeptida 62 KD kuat dan
menginduksi reaksi radang local Basil difteria mempunyai sifat :
4. Kelenjar getah bening membengkak dan
mengandung toksin. Terjadi nekrosis jaringan 1. Membentuk pseudomembran yang sukar diangkat,
local
mudah berdarah, dan bewarna putih keabuan.
5. Infeksi saluran pernapasan
DIFTERI 2. Mengeluarkan eksotoksin yang sangat ganas dan dapat
meracuni jaringan.

PENATALAKSANAN DIET DIFTERI PENCEGAHAN DIFTERI


 Prinsip Diet
TETP Bahan makanan yang boleh 1. Vaksin DPT (Difteri, pertusis, tetanus) pada anak
 Beras, tepung-tepungan, roti dipanggang, biscuit usia diatas 6 minggu sampai 7 tahun.
 Syarat Diet  Daging , ikan, ayam, unggas tidak berlemak 2. Vaksin TD (tetanus dan difteri) pada usia 7-18
 Mudah dicerna, porsi kecil, dan  Tempe dan tahu direbus, dikukus, ditumis
tahun.
sering diberikan  Sayuran tidak banyak serat dan gas seperti bayam, bit, labu
 Energi dan protein yang diberikan siam, labu kuning, labu air 3. Vaksin TdaP (Adace atau Boostrix) diberikan 1
tinggi, karena demam dan infeksi  Mentega , margarine, minyak goreng untuk menumis : kali suntikan kedalam otot, vaksin ini dapat
dibutuhkan peningkatan kebutuhan santan encer
diberikan pada usis 11-65 tahun.
 Lemak cukup  Bumbu-bumbu dalam jumlah terbatas : bumbu dapur, pala,
 Cukup cairan dan vitamin kayu manis, asam, gula, garam, salam, lengkuas
 Bentuk makanan disesuaikan dengan  Sirop, teh encer, kopi encer, jus sayuran dan jus buah,
kondisi pasien coklat,dan susu

Bahan makanan yang tidak boleh

 Beras ketan, beras merah, ubi, singkong, jagung,


 Daging, ikan, ayam yang berlemak dan digoreng
 Tempe, tahu yang digoreng : kacang tanah, kacang merah
 Buah-buahan yang banyak serat dan menimbulkan gas :
buah kering
 Lemak hewan dan santan kental
 Minuman yang mengandung alcohol, soda, dan es krim