Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Untuk memberikan kepuasan kepada konsumen dalam hal product atau menu, maka
kita tidak hanya akan berbicara mengenai rasa menu yang enak tapi juga menu yang
disajikan dengan cantik dan baik hingga mengundang selera makan orang yang melihatnya.
Jadi, tentu kita akan memperhatikan masalah penyajian menu, apakah menu tersebut sudah
sesuai dengan standart masakan (baca = enak), dan apakah menu tersebut juga sudah
memenuhi standart penyajian yang baik. Bicara tentang penyajian menu yang baik tentu
tidak akan terlepas dari masalah garnish. Jadi garnish dalam hal penyajian menu memiliki
fungsi yang penting.
Garnish merupakan penghias menu dalam bentuk yang unik dan cantik yang diberikan
pada makanan atau minuman yang terbuat dari bahan yang bisa dimakan dengan tujuan
memberikan daya tarik seseorang untuk menikmati menu tersebut atau sebagai tanda khusus.
Bahan-bahan yang bisa dijadikan sebagai bahan pembuat garnish adalah semua bahan yang bisa
dimakan, tidak membahayakan kesehatan, segar, dan memiliki warna yang cerah. Garnish
sebenarnya telah dikenal oleh nenek moyang kita sejak puluhan tahun yang lalu. Buktinya
adalah kita bisa melihat adanya garnish pada nasi kuning atau nasi tumpeng di jawa dan lain
sebagainya. Kemudian seiring dengan berkembangnya kemampuan koki dalam mengkreasikan
bentuk garnish, maka jadilah garnish semakin banyak bentuk dan bahannya. Garnish bias dibuat
dari sayur, misalnya parsley, daun ketumbar, dil, timun, cabe, edible flower, misalnya
bunga telang dan buah, misalnya buah tomat, jeruk, apel, strawberry, dll

B. TUJUAN

Tujuan dari praktik membuat garnish adalah :


1. Membuat tampilan menu lebih menarik saat disajikan
2. Menggugah selera untuk menikmati menu
3. Memberikan aroma khas yang menunjang rasa menu
4. Mengukirkan sebuah kata atau nama dengan tujuan memberikan sesuatu yang special
dengan menu yang disajikan
5. Mengekpresikan nilai seni atau art sang Koki atau sang Barista pada menu yang dibuatnya

C. Syarat Garnish

1. Bahan yang digunakan dipilih dari bahan makanan yang dapat


dikonsumsi(edible)

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 1


2. Disesuaikan dengan jenis hidangannya, misalnya fish steak dengan
lemon,goulash dengan macaroni, cream soup dengan chop parsley
3. Berat dan macam garnish tidak berlebihan, apalagi melebihi berat makanan
utamanya.Misalnya berat makanan 60 gram , ideal garnish maksimal tiga
macam
4. Dipilih warna yang memberikan kesan kontras pada makanan yang akan diberi
garnish, misalnya makanan berwarna coklat dengan warna merah

D. Faktor – Faktor yang Harus Diperhatikan Ketika Membuat Garnish :

1. Faktor Kebersihan (Hygiene)

2. Penampilan

3. Waktu (Time)

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 2


BAB II
PELAKSANAAN PROJECK WORK

A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Hari / Tanggal : Rabu, 11 April 2018

Tempat : SMKN 7 Surakarta

B. Alat dan Bahan

a. Alat

No Nama Resep Nama Alat Spesifikasi Jumlah

Paring knife Stainless 1 buah

1 Garnish Talenan Plastik 1 buah

Peeler stailess 1 buah

b. Bahan

No. Bahan Jumlah Satuan

Bahan utama

1. Wortel 1 Buah

2. Tomat 1 Buah

3. Mentimun 1 Buah

4. Cabai 2 Buah

C. Langkah Kerja

1. Mawar dari wortel

 Cuci dan kupas wortel, tiriskan


 Potong bagian pangkal setebal 4-5 cm, sisihkan
 Bentuk menggunakan pisau yang runcing dan tajam hingga
berbentuk bulat
 Beri guratan dan toreh bagian tengah sedalam 2 cm
 Beri guratan, lalu toreh dan lepaskan untuk membentuk

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 3


petal/kelopak bunga
 Rendam bunga mawar dari wortel dalam air es hingga merekah
 Garnish bentuk bunga mawar dari wortel siap digunakan
2. Mawar dari tomat

 Iris melingkar kulit dan sedikit daging buah tomat, mulai dari
pangkal bawah hingga atas, tidak terputus
 Kemudian gulung dari ujung menuju ke pangkal membentuk
mawar
Bunga lily dari tomat
 Buat garis-garis melengkung dari pangkal atas tomat hingga ke
dekat poros bawah tomat. Tusukkan pisau hingga ke atas antara
kulit dan daging tomat
 Mekarkan
Angsa dari tomat
 mengiris tomat dari sisi kanan dan sisi kiri secara
berlawanan arah. Ulangi irisan sampai lima kali ke kanan
dan lima kali ke kiri, jarak irisan jangan terlalu jauh.
 belah tomat menjadi dua bagian dan gunakanlah bagian sisi
yang anda buat irisan tadi.
 Bagian sisi yang anda iris-iris tadi tarik ke belakang untuk
membuat bentuk ekornya.
 selanjutnya kita beri kepala dan leher angsanya dengan
irisan tipis tomat yang tersisa.
3. Kepiting dari mentimun

• Potong mentimun kurang lebih 4 sampai 6 cm.

• Belah mentimun tadi menjadi dua bagian.

• Di tengah bagian yang dipotong tadi di iris tipis-tipis, namun


jangan sampai terputus.

• Setelah anda selesai mengiris tipis-tipis dari ujung ke ujung


maka selanjutnya adalah melipat bagian yang diiris tadi
4. Cabe
Cara memilih cabe untuk hiasan
1. Pilihlah cabe yang segar dan bentuknya halus atau rata

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 4


2. Pilih ukuran cabe sesuai dengan kebutuhan atau sesuai
dengan hiasan yang akan dibuat
3. Jangan terlalu lama merendam cabe karena akan membusuk
4. Jangan menyimpan cabe setelah dicuci karena kandungan
airnya akan membuat cabe cepat membusuk

Macam garnish dari cabe


a. Bunga anthurium
1) Belah melintang cabe dari pangkal ke ujung dengan jarak
teratur, jangan sampai terputus
2) Gunting belahan cabe dari pangkal ke ujung tepat di
tengah
3) Rendam dalam air dingin sampai mekar
b. Bunga lily
1) Belah empat cabe dari ujung ke pangkal jangan sampai
terputus
2) Rendam cabe dalam air dingin sampai mekar

D. Keselamatan Kerja (K3)

1. Tujuan
Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja atau disebut K3 dibuat tentu
mempunyai tujuan. Tujuan dibuatnya K3 secara tersirat tertera dalam UU No 1
Tahun 70 Tentang Keselamatan Kerja Bab III tentang syarat-syarat K3, yaitu:
a. Mencegah dan mengurangi kecelakaan
b. Mencegah mengurangi dan memadamkan kebakaran
c. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan
d. Memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kebakaran atau
kejadian-kejadian yang berbahaya
e. Memberi pertolongan pada kecelakaan
f. Memberi alat-alat perlindungan diri pada pekerja
g. Mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebarluasnya suhu, kelembaban,
debu, kotoran, asap, gas, uap dan hembusan angin, cuaca, atau sinar radiasi suara
dan getaran
h. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja, alat kerja, baik
fisik maupun psikis keracunan ifeksi dan penularan
i. Memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai
Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 5
j. Menyenggarakan suhu dan kelembaban udara yang baik
k. Memelihara kebersihan kesehatan dan ketertiban
l. Menyelenggarakan penyegaran udara yang cukup
m. Memperoleh keserasian antara tenaga kerja, alat kerja, lingkungan kerjanya
n. Mengamankan dan memperlancar pengangkutan orang, binatang, tanaman, atau
barang
o. Mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan
p. Mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya
q. Menyesuaikan dan menyempurnakan pengamanan pada pekerjaan yang bahaya
kecelakaannya menjadi bertambah tinggi
Jadi berdasrkan syarat-syarat keselamatan kerja diatas, dapat disimpulkan bahwa K3
adalah sebagai berikut :
1. Untuk mencapai derajat kesehatan kerja yang setinggi-tingginya baik buruh, petani,
nelayan, pegawai negeri maupun pekerja-pekerja bebas
2. Untuk mencapai dan memberantas penyakit dan kecelakaan – kecelakaan akibat kerja,
memelihara dan meningkatkan kesehatan, mempertinggi efisiensi dan daya
produktivitas kerja serta meningkatkan kegairahan dan kenikmatan kerja

2. Pengenalan Bahaya Pada Area Kerja


Tindakan tidak aman dari manusia itu sendiri (Unsafe act)
a. Terburu-buru atau tergesa-gesa dalam melakukan pekerjaan
b. Tidak melakukan pelindungan diri yang disediakan
c. Sengaja melanggar peraturan kesalamatan yang diwajibkan
d. Berkelakar atau bergurau dalam bekerja

Keadaan tidak aman dari lingkungan kerja (Unsafe condition)


a. Mesin-mesin yang rusak tidak diberi pengamanan, kontruksi kurang aman, bising,
dan alat-alat kerja yang kurang baik dan rusak
b. Lingkungan kerja yang tidak aman bagi manusia (becek/licin), ventilasi atau
pertukaran udara, bising/suara-suara keras, suhu tempat kerja, tata ruang kerja,
kebersihan dan lain-lain.

3. Pencegahan Kecelakaan
Pada prinsipnya dapat diusahakan untuk dicegah karena :
1. Setiap kecelakaan pasti ada sebabnya
2. Bilamana sebab-sebab kecelakaan itu dapat kita hilangkan maka kecelakaan
dapat dicegah

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 6


BAB III
TEMUAN

A. Keterlaksanaan (Faktor pendukung dan penghambat)

Dalam teknik membuat garnish diperlukan ketekunan, keuletan dan


kesabaran. Kemampuan dalam mengkreasikan dan mendesain bentuk garnish
juga sangat diperlukan. Kemampuan berimajinasi juga sangat penting dalam
membuat garnish.

B. Manfaat yang diperoleh

Manfaat yang diperoleh dalam kegiatan praktik ini adalah:


1. Cara membuat projeck work membuat garnish
2. Belajar membuat garnish
3. Meningkatkan kompetensi pada materi menyiapkan dan membuat desain
makanan.

C. Pengembangan/ Tindak lanjut


Dalam melaksanakan praktik membuat garnish dibutuhkan ketekunan,
keuletan, kreatifitas dan daya imajinasi yang tinggi. Sehingga peserta perlu
belajar lebih tekun untuk melatih keterampilan membuat garnish dalam
bermacam-macam bentuk

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 7


BAB IV
SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan
Secara garis besar kegiatan praktik berjalan cukup baik dan lancar tanpa
hambatan yang berarti. Hasil yang dicapai cukup memuaskan. Dari hasil
pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa membuat garnish dibutuhkan
ketekunan, keuletan, kreatifitas dan daya imajinasi yang tinggi. Sehingga
peserta perlu belajar lebih tekun untuk melatih keterampilan membuat garnish
dalam bermacam-macam bentuk
B. Saran
Setelah kami membuat seluruh isi dari laporan project work ini Kami
bermaksud memberi sedikit saran kepada pembaca agar dalam penyajian menu
makanan yang disajikan dengan cantik dan baik hingga mengundang selera
makan orang yang melihatnya. Jadi, tentu kita akan memperhatikan masalah
penyajian menu, apakah menu tersebut sudah sesuai dengan standart masakan
(baca = enak), dan apakah menu tersebut juga sudah memenuhi standart
penyajian yang baik

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 8


LAMPIRAN FOTO

1. Persiapan bahan yang akan digunakan

2. Hasil Garnish

Cabai Mentimun

Tomat Wortel

Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 9


Project Work IN Service Learning Keahlian Ganda Batch 2 Page 10