Anda di halaman 1dari 22

KL 4121 Bangunan Lepas Pantai 1

Seri : Contoh Perhitungan Gaya Gelombang


Bahasan:
Gaya Gelombang pada
Struktur

____________________________________
Gaya Gelombang Pada Tiang Silinder Miring
Contoh Soal:
• Hitung gaya yang bekerja
pada batang 2-1 dari
struktur pada gambar 3.16
akibat gerakan partikel
gelombang, dimana
u= 14 ft/det.
v = 4 ft/det.
ax= 4 ft/sec2
ay= -6 ft/sec2
• gerakan partikel dianggap
seragam di sepanjang
batang. Kedalaman perairan Gambar 3.16
adalah 95 ft dan diameter
batang adalah 2 ft.
Gaya Gelombang Pada Tiang Silinder Miring
Penyelesaian:
• Dari gambar 3.16 didapat
sudut dan adalah:
 = 900
 = 1350
• maka;
Cx = 0
Cy = -0.707
Cz = 0.707
• Dari persamaan 3.98
komponen kecepatan normal
elemen batang adalah;
un = 14 ft/det
vn= 4 - (-0.707(-0.707 x 4)) = Gambar 3.16

2 ft/det
wn = -0.707(-0.707 x 4) = 2
ft/det
Gaya Gelombang Pada Tiang Silinder Miring
Penyelesaian: (con’d)
• Dari persamaan 3.100, komponen percepatan normal elemen
batang adalah;
anx= 4 ft/det2
any = (-6) - (-0.707(-0.707 x -6)) = -3 ft/det2
anz = -(0.707) (-0.707 x -6) = -3 ft/det2
• Maka, kecepatan partikel arah normal sumbu batang dihitung
dengan menggunakan persamaan 3.97
 
Vn  u 2  v 2  cxu  c y v  .1/ 2  14.3 ft/det
2

• Dengan asumsi = 1, = 2.0, = 1.99 slugs/ft2, komponen gaya


gelombang pada batang dapat dihitung dengan menggunakan
persamaan 3.102, yaitu:
1 D 2
fx   C D D Vn u n   C I a nx = 448 lb/ft
2 4

1 D 2
fy   C D D Vn vn   C I any = 19.4 lb/ft
2 4
1 D 2
f z   C D D Vn wn   C I anz = 19.4 lb/ft
2 4
Gaya Gelombang Pada Tiang Silinder Miring
Penyelesaian: (con’d)
• Panjang batang 1-2 adalah = = 63.6 ft. Maka, komponen gaya
total yang bekerja pada batang (dengan asumsi gerakan
partikel air seragam di sepanjang batang) adalah:
Fx  L . f x  28.5 kips
Fy  L . f y  1.23 kips
Fz  L . f z  1.23kips
• Dari gambar 3.16, kita dapat mengambil sudut orientasi
batang = -900 = 450 karena arah positif sumbu batang dalam
perhitungan ini tidak ditentukan.
• Dengan memilih sudut tersebut, maka tanda dari dan akan
berlawanan dengan sudut sebelumnya.
• Sedangkan kecepatan dan percepatan partikel normal sumbu
batang akan tetap sama, sehingga gaya gelombang yang
bekerja pada batang juga akan sama.
Outline
Gaya Gelombang Pada Tiang Silinder Tegak

Gaya Gelombang Pada Tiang Silinder Miring

Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai

________________________________________________
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
• Persamaan gaya gelombang yang dikembangkan pada
tiang silinder vertikal dan miring dapat diaplikasikan
untuk menentukan gaya horisontal maksimum akibat
gelombang pada setiap elemen batang dari struktur
lepas pantai.
• Untuk tiang batang vertikal, penentuan gaya gelombang
total dapat digunakan
persamaan F  FD  FI untuk gelombang Airy,
sedangkan persamaan F z   FD z   FI z  untuk
gelombang Stokes.
• Dalam menentukan gaya maksimum, perhitungan harus
dilakukan untuk berbagai nilai t  kx , dimana  adalah
frekuensi gelombang dan x adalah posisi tiang vertikal
terhadap titik pusat sistem koordinat (0,0).
• Untuk tiang yang tidak vertikal (miring), perhitungan
gaya horisontal akibat gelombang harus dilakukan
dengan cara integrasi numerik dari persamaan 3.102, hal
ini disebabkan gerakan partikel air berbeda disepanjang
tiang.
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
• Gaya horisontal maksimum pada
struktur didapat dengan menjumlahkan
semua gaya yang bekerja pada tiang dan
balok, dan mengevaluasi gaya total
untuk berbagai nilai  t .
• Gambar 3.17 menunjukkan hasil
perhitungan gaya gelombang yang
bekerja pada struktur kecil (untuk
percobaan) untuk berbagai nilai
frekuensi gelombang (Rolfes, 1980).
• Struktur tersebut mempunyai 4 sisi yang
sama. Tinggi gelombang diasumsikan
sebesar 1/20 dari panjang gelombang,
dan menggunakan teori gelombang
Stokes. Pengukuran gaya gelombang
dilakukan dengan meletakkan struktur
percobaan tersebut dalam kolam Gambar 3.17 Perbandingan antara
gelombang. perhitungan gaya gelombang secara
• Dari gambar 3.17 dapat dilihat bahwa teoritis dan hasil pengukuran.

hasil perhitungan dan hasil pengukuran


menunjukkan hasil yang cukup dekat
walaupun pemilihan koefisien drag dan
inersia dilakukan dengan cara yang
sederhana ( CD= 1, CI=2.0 ).
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai

Contoh Soal:
• Gambar berikut menunjukkan tampak muka dan tampak samping struktur lepas
pantai sederhana yang terdiri dari 4 (empat) tiang vertikal dengan balok pengaku
horisontal dan diagonal. Diameter tiang vertikal adalah 4 ft dan diameter balok
pengaku adalah 2 ft. Kedalaman perairan adalah 80 ft, asumsikan Cd= 1 dan
Cm=2.0.
• Tentukan gaya horisontal total pada struktur akibat gelombang dengan tinggi 20 ft
dan panjang gelombang 300 ft.
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________

x
9
3 6

8
2 5
y
7
1 x 4
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian:

• Gaya horisontal maksimum akibat gelombang ditentukan dengan


menghitung gaya horisontal akibat gelombang untuk berbagai nilai t .
• Untuk penyederhanaan masalah, dalam contoh ini digunakan teori
gelombang Airy. Sebagai contoh perhitungan kita asumsikan gelombang
dengan nilai  t =6.0. Gambar 3.18 memperlihatkan sistem koordinat
yang akan digunakan.

1. Batang vertikal
• Persamaan 3.77, 3.79, dan 3.80, yakni:
C D D
FD  H 2  sinh 22kz  2kz 
 cost cost Pers. 3.77
32k  sinh kh sinh 2 kh 

FI  
C I D 2
 2H
sinh kz
sin t Pers. 3.79
9
2k 4 sinh kh 3 6
F  FD  FI Pers. 3.80

• digunakan untuk menghitung gaya gelombang 8


pada tiang vertikal.
• Persamaan tersebut dikembangkan untuk
2y 5
perhitungan gaya pada tiang vertikal yang letaknya
pada x=0, sehingga dapat langsung diaplikasikan 7
pada tiang 1-2 dan 2-3 untuk setiap harga  t . 1 x
4
z
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)

• Tiang 4-5 dan 5-6 terletak pada x = 50.


• Maka persamaan 3.77, 3.79, dan 3.80 (tukar varibel z menjadi y) harus
dimodifikasi untuk mendapatkan gaya pada tiang 4-5 dan 5-6 pada saat
 t yang sama dengan pada tiang 1-2 dan 2-3.
• Karena gerakan partikel fluida akibat gelombang hanya bergantung pada
parameter kx  t  , modifikasi yang perlu dilakukan pada persamaan
3.77, 3.79, dan 3.80 adalah dengan hanya mengganti
parameter kx t  dengan k 50 t  .
• Gaya gelombang yang bekerja pada tiang 1-2
dan 2-3, dimana x = 0, k = 0.0209 ft-1, = 0.793
rad/det, H = 20 ft,  = 1.99 slug/ft3, h = 80 ft, 9
adalah:
3 6
F13  450 sinh 2ky  2ky cos  t cos  t  5825 sinh ky sin t
8
dimana 2y 5
y  h   = 80 + 10 cos( t )

7 x
1 4
z
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)

• Gaya pada tiang vertikal 4-5 dan 5-6 adalah:


F56  450 sinh 2ky  2ky cos t  50k  cos t  50k   5825 sinh ky sin t  50k 
• Dimana
y  h   = 80 + 10 cos50k   t 
• Karena struktur mempunyai 4 (empat) kaki vertikal dimana 2
tiang pada x=0 dan 2 tiang pada x=50, maka gaya gelombang yang
terjadi pada seluruh tiang vertikal adalah:
F  2F13  F4 6 
• Untuk Gaya pada Batang Vertical, adalah:
9
F = 2 (15625 + 15870) = 62900 lb. 3 6
8
2y 5

7 x
1 4
z
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)
2. Batang Horisontal Pada Sisi Melintang (2-8 & 5-11)
• Gaya horisontal per-satuan panjang pada batang
horisontal sisi melintang dihitung dengan
menggunakan persamaan 3.102 untuk komponen
gaya dalam arah sumbu +x, Untuk batang horisontal
pada sisi depan (Row 1), dimana =-900, = 900,
gaya horisontal per satuan panjang adalah:
1 D 2
f x   C D D Vn u   C I a nx
2 4
  22 
f x  1/2.(1.99).(1).(2).Vn .u. + (1.99).(2). .a nx
9
 4 
3 6
f x  1.99.Vn . u + 12.5. a nx
Vn  u 2  y 2
2
8 11
2 5
y

7
1 x 4
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)
• Untuk batang 2-8, dimana x = 0, y = 50, komponen kecepatan
dan percepatan pada = 6.0, dapat dihitung dengan persamaan
3.19, 3.21, dan 3.22 dengan menukar variabel z menjadi y,
yaitu:
 H cosh ky cosh 0.0209 x 50 
u coskx   t  = 1/2.(0.793).(20). cos 6.0  4.93 ft/sec
2 sinh kh sinh (0.0209 x 80)
 H sinh ky sinh 0.0209 x 50 
v sin kx   t  = 1/2.(0.793).(20). sin (6.0)  1.075 ft / sec
2 sinh kh sinh (0.0209 x 80)
 2 H cosh ky cosh 0.0209 x 50 
ax  sin kx   t  = 1/2.(0.793) 2 .(20) sin (6.0)  1.093 ft/sec 2
2 sinh kh sinh (0.0209 x 80)
ay 
 2 H cosh ky
sin kx   t  = 1/2.(0.793) 2 .(20)
sinh 0.0209 x 50  sin (6.0)  2.93 ft/sec2
2 sinh kh sinh (0.0209 x 80)
• Kecepatan dan percepatan partikel akibat
gelombang disepanjang batang 2-8 tidak berubah
(karena koordinat y dan x tidak berubah). Maka,
gaya horisontal total pada batang 2-8 adalah: 9
3 6
F28  f .L28 = (77.313).(50) = 3866 lb.
• Dengan cara yang sama, gaya 8 11
horisontal total pada batang 2 5
y
horisontal disisi belakang (Row 2),
dimana x = 50 dan y = 50, adalah: 7
1 x 4
F5-11 = 3422 lb.
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)
3. Batang Diagonal Sisi Melintang (2-9 dan 5-12)
• Gaya horisontal per satuan panjang pada batang diagonal depan
(Row 1), dimana =-900, = 450, dapat dihitung dengan rumus
pertama persamaan 3.102, yaitu:
1 D 2
f x   C D D Vn u   C I ax
2 4
  22 
= 1/2.(1.99).(1).(2).Vn .u + (1.99).(2). .a x
 4 
= 1.99.Vn . u + 12.5.a x
 
0.5

Vn  u  v  c x u  c y v 
2 1/ 2  2 1 2
2 2
 u  v 
 2 
• Koordinat batang 2-9 adalah x = 0, y bervariasi
dari 50 sampai permukaan gelombang. Elevasi
permukaan air pada batang 2-9 dapat 9 12
ditentukan dengan persamaan berikut, 3 6
y  80  10 cos( t )
• Untuk harga  t = 6.0, didapat  2  9 = 89.602 ft 8
• Panjang bagian batang 2-9 yang berada 2 5
dibawah permukaan air adalah, y
L2-9 = (89.6-50)/cos 45 = 56.0 ft
Dimana sumbu batang 2-9 membentuk sudut 7
x 4
450 terhadap sumbu y. 1
(auxfft
xx)//sec)
lb ft )
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)
• Karena gerakan partikel air berubah terhadap kedalaman (y),
maka gaya gelombang per-satuan panjang yang terjadi berubah
sepanjang batang 2-9.
• Karena itu, perhitungan gaya total akibat gelombang pada
batang 2-9 harus dilakukan dengan cara integrasi numerik.
• Sebagai contoh, batang 2-9 dibagi kedalam 2 segmen dimana
panjang setiap segmen adalah 28 ft. Kemudian, fxyang terjadi di
titik tengah segmen dihitung dan diasumsikan gaya tersebut
merata disepanjang segmen. Hasil perhitungan untuk  t = 6.0
diperlihatkan pada tabel 3.6.
Tabel 3.6
x y u v ax ax f
(ft) (ft) (ft/s) (ft/s) (ft/s2) (ft/s2 (lb/ft)

0 59.9 5.62 1.39 1.30 -3.79 81.56


0 79.7 8.12 2.20 1.875 -5.99 158.36
9 12
3 6
• Gaya total horisontal pada batang 2-9
adalah = (81.56 +158.36).(28) = 6717.9 lb. 8
• Dengan cara perhitungan yang sama, gaya 2 5
y
total horisontal pada batang diagonal
lainnya pada sisi belakang (Row 2) 7
adalah = 3590 lb. 1 x 4
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)
4. Batang Diagonal Sisi Memanjang (Row A dan Row B)
• Batang diagonal pada sisi memanjang membentuk sudut = 0 dan = 450. Gaya
horisontal per-satuan panjang dihitung dengan menggunakan komponen sumbu
x persamaan 3.102, yaitu:

f x  0.99 5Vn u  v   6.25 a x  a y 
Vn2 
1
u  v 2
2
• Untuk batang 2-6, koordinat x dan y bervariasi sepanjang batang sampai
perpotong dengan permukaan air. Elevasi permukaan air pada batang 2-6 dapat
ditentukan dengan persamaan berikut. Untuk persamaan bentuk permukaan air
pada dan x adalah: Row B
y  80  10 coskx   t 
Row A
• Untuk garis (geometri) batang 2-6, nilai perpotonggan
antara batang 2-6 dan muka air pada x = 30
9
• Untuk harga  t = 6.0, didapat: x= 30 ft, maka elevasi
3 6
muka air dapat dikoreksi dengan mengkonsider
gelombang.
• Maka, elevasi permukaan air pada batang 2-6 adalah: 8
26  80  10 cos(k 30  6)  86.125 ft 2 5
y
• Panjang batang 2-6 yang berada dibawah permukaan air
(=yang terkena gaya gelombang) adalah:
7
L2-6 = 36.125/cos 450 = 51.089 ft 1 x 4
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)
• Seperti dalam perhitungan pada batang diagonal sisi melintang,
batang 2-6 dibagi menjadi 2 segmen. Panjang setiap segmen
adalah 25.545 ft. Gaya gelombang horisontal pada titik tengah
tiap segmen dihitung dengan persamaan 3.102, kemudian
diasumsikan bekerja secara merata pada masing-masing
segmen. Hasil perhitungan untuk  t= 6.0 diperlihatkan pada
tabel 3.7.
Tabel 3.7
x y u v ax ay f Row B
(ft) (ft) (ft/s) (ft/s) (ft/s2) (ft/s2) (lb/ft)
Row A
9.03 12.77 2.84 0.38 1.15 -0.59 20.54
27.09 38.31 2.72 2.06 2.46 1.43 27.95
9
• Gaya total horisontal pada batang 2-6 3 6
adalah:
F2-6 = (20.54 +27.95) (25.54) = 1225.93 lb. 8
• Dengan cara perhitungan yang sama, gaya 2 5
total horisontal pada batang diagonal y
lainnya (pada Row B) adalah:
F2-8 = 1225.93 lb. 7
1 x 4
Gaya Gelombang Maksimum Pada Struktur Lepas Pantai
Penyelesaian: (con’d)
5. Gaya Gelombang Total
• Batang horisontal struktur bagian atas tidak terkena gelombang
sehingga tidak ada gaya gelombang yang bekerja pada batang tersebut.
Batang horisontal struktur bagian bawah berada pada sisi memanjang,
sehingga paralel dengan arah gelombang. Karena gaya gesekan tidak
diperhitungkan disini, maka tidak ada gaya gelombang yang bekerja
pada batang tersebut.
• Gaya horisontal total akibat gelombang dengan harga t =6.0 didapat
dengan menjumlahkan gaya total yang bekerja pada setiap batang
struktur, yaitu:
Ftotal = 2 ( F1-3 + F4-6 ) + F2-8 + F5-11 + F2-9 + F5-12 + F2-6 + F12-8
=62900 lb + 3866 lb + 3422 lb + 6717.9 lb + 3590 lb
+ 1225.93 lb + 1225.93 lb
= 82947.76 lb.
• Untuk mendapatkan gaya horisontal total maksimum akibat gelombang,
proses perhitungan harus dilakukan untuk berbagai harga . Dengan cara
tersebut, dalam contoh ini akan didapat gaya horisontal maksimum
sebesar 83600 lb dan terjadi pada saat  t = 5.8.
Any Questions?