Anda di halaman 1dari 83

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP KD 3.9 DAN 4.9

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 8 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Bagian A
3.9 Mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi rakyat (pantun, syair,
dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.
Indikator

 Menyimpulkan ciri umum puisi rakyat (pantun, syair, dan gurindam) pada teks yang
dibaca/didengar.
 Membandingkan persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada
teks yang dibaca/didengar.
 Mendaftar kata/ kalimat yang digunakan pada puisi rakyat pada teks yang
dibaca/didengar.

Bagian B
4.9 Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang
disajikan dalam bentuk tulis
Indikator

 Menyimpulkan isi pantun.


 Menyimpulkan isi syair.
 Menyimpulkan isi gurindam.

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan A dan B
Pengetahuan
 Pengertian puisi rakyat
 Jenis puisi rakyat
 Tujuan komunikasi puisi rakyat
 Persamaan dan perbedaan puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
 Kata berima pada puisi rakyat
 Makna kata/ ungkapan pada puisi rakyat
Keterampilan
 Memahami isi puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
 Praktik memahami isi puisi rakyat (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja
informasi rincian)

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan
 Pengertian puisi rakyat
 Jenis puisi rakyat
 Tujuan komunikasi puisi rakyat
 Persamaan dan perbedaan puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
 Kata berima pada puisi rakyat
 Makna kata/ ungkapan pada puisi rakyat
Keterampilan
 Memahami isi puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
 Praktik memahami isi puisi rakyat (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja
informasi rincian)

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan
 Pengertian puisi rakyat
 Jenis puisi rakyat
 Tujuan komunikasi puisi rakyat
 Persamaan dan perbedaan puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
 Kata berima pada puisi rakyat
 Makna kata/ ungkapan pada puisi rakyat

Keterampilan
 Memahami isi puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
 Praktik memahami isi puisi rakyat (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja
informasi rincian)

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama , proaktif, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan

 Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan


mengabsen siswa.
 Guru bertanya-jawab tentang kaitan isi puisi rakyat yang monumental (misal
Gurindam Duabelas Raja Ali Haji, Syair Perahu dan Hamzah Fansuri) dengan
masalah-masalah sikap generasi muda masa kini. Guru bisa mengutip beberapa nilai
penting yang sangat relevan untuk kehidupan masa kini. Misalnya, nilai kejujuran dan
pantang menyerah yang ada pada puisi rakyat.
 Siswa secara berantai membaca nilai-nilai pada puisi rakyat tersebut sambil
mengamati gambar/ slide hilangnya kejujuran dan sikap pantang menyerah dalam
masyarakt kita. Siswa disadarkan adanya nilai-nilai luhur pada puisi rakyat yang
ditinggalkan nenek moyang bangsa Indonesia.
 Membacakan masalah-masalah pada berita masa yang bertentangan dengan nilai-nilai
pada Gurindam Dua belas atau Syair Perahu.
 Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
 Membangun konpuisi rakyat untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang pada
KD 2.

2. Kegiatan Inti
Bagian A dan B: Dekonstruksi
Pertemuan Pertama (4 JP)

 Membaca contoh beragam gurindam, syair, pantun


 Menanya tentang puisi rakyat
 Berdiskusi ciri umum puisi rakyat, menentukan persamaan dan perbedaan pantun,
syair, dan gurindam

Pertemuan Kedua (4 JP)

 Membaca/ mendengar puisi rakyat


 Menamya
 Isi pesan dalam puisi rakyat
 Membaca dan menyanyikan puisi rakyat
 Bermain untuk mengenali isi puisi rakyat

3. Penutup

 Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
 Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
 Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
 Siswa diwajibkan membaca puisi rakyat ( gurindam, syair, pantun) minimal satu
buah. Hasil bacaanmu tuangkan pada jurnal harian kamu membaca. Kamu bisa
mencatatkan jam kamu membaca secara jujur.
 Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

E. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1. Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan.
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan Contoh puisi rakyat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Apa sajakah yang termasuk puisi rakyat?


2. Puisi lama yang berasal dari negeri India. Yang berarti “mula-mula” atau
“perumpamaan disebut ….
3. Sebutkan ciri-ciri gurindam!
4. Puisi Melayu yang mengakar dan membudaya dalam masyarakat yang berfungsi
untuk mendidik sambil menghibur disebut …
5. Sebutkan ciri-ciri pantun!
6. Melalui pantun leluhur kita secara tidak langsung memberi nasihat. Ini bukan berarti
tidak tegas kalau hendak mengatakan sesuatu, tetapi dapat dikatakan bahwa kita
memiliki gaya tersendiri dalam mengungkapkan sesuatu. terkesan lebih santun untuk
menegur atau menasihati. Mengapa demikian?
7. Puisi lama yang berasal dari Persia dan dibawa masuk ke Nusantara bersama dengan
masuknya Islam ke Indonesia yang memiliki arti “perasaan yang menyadari”,
disebut…
8. Penyair yang berperan besar dalam membentuk syair khas Melayu adalah ….
9. Sebutkan 3 syair hasil karya Hamzah Fansuri!
10. Sebutkan ciri-ciri syair!

Kunci jawaban

1. Puisi rakyat berupa pantun, syair, gurindam.


2. Gurindam.
3. Ciri gurindam: (a) terdiri atas dua baris dalam sebait, (b) tiap baris memiliki jumlah
kata sekitar 10-14 kata, (c) tiap baris memiliki rima sama atau bersajak A-A, B-B, C-
C, dan seterusnya, (d) merupakan satu kesatuan yang utuh, (e) baris pertama berisi
soal, masalah, atau perjanjian, (f ) baris kedua berisi jawaban, akibat dari masalah
atau perjanjian pada baris pertama. (isi atau maksud gurindam terdapat pada baris
kedua), (g) isi gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup atau kata-kata
mutiara.
4. Pantun
5. Ciri-ciri pantun: (a) tiap bait terdiri atas empat baris (larik), (b) tiap baris terdiri atas 8
sampai 12 suku kata, (c) rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b, (d) baris pertama dan
kedua merupakan sampiran, (e) baris ketiga dan keempat merupakan isi.
6. Agar orang yang kita tuju tidak merasa malu atau dipojokkan.
7. Syair
8. Hamzah Fansuri
9. Syair Perahu, Syair Burung Pingai, Syair Dagang, dan Syair Sidang Fakir.
10. Ciri-ciri syair antara lain : (a) setiap bait terdiri dari empat baris, (b) setiap baris terdiri
atas 8-14 suku kata, (c) bersajak a-a-a-a, (d) semua baris adalah isi, (e) bahasa yang
digunakan biasanya berupa kiasan.

2. Penilaian Keterampilan
Disajikan pantun karya nenek moyang dan pantun baru.
 Carilah makna kata sulit pada pantun tersebut!
 Uraikanlah dengan bahasamu sendiri isi pantun tersebut!
 Tulislah kembali nasihat dan ajakan yang terdapat dalam pantun!
 Bandingkan isi nilai-nilai/ tindakan baik yang terdapat pada pantun karya nenek moyang dan
karya generasi sekarang!
Disajikan contoh gurindam.
 Carilah makna kata sulit pada gurindam tersebut!
 Simpulkan nilai-nilai moral/ nasihat yang terdapat pada gurindam di atas!
Disajikan sebuah syair.
 Carilah makna kata sulit pada syair tersebut!
 Simpulkan nilai-nilai moral/ nasihat yang terdapat pada syair di atas!
Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Puisi rakyat
Sumber Belajar
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.Edisi
Revisi 2016. Halaman 179 s.d 186.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas
VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 95 s.d 96.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP (KD 3.10)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 8 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Bagian C
3.10 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat
setempat) yang dibaca dan didengar
Indikator

menyimpulkan variasi pola pengembangan isi pantun


menyimpulkan prinsip penggunaan kata/ kalimat pada pantun
melengkapi puisi rakyat (pantun) sesuai struktur dan kaidah bahasa serta menelaahnya
memvariasikan beragam pola pengembangan puisi rakyat berupa pantun
mengomentari puisi rakyat dari segi struktur dan bahasa
memperbaiki kesalahan dari segi isi, syarat pantun, penggunaan kata, kalimat, ejaan
dan tanda baca
C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan C
Pengetahuan

 Struktur puisi rakyat.


 Karakteristik tiap bagian puisi rakyat.
 Contoh cara melengkapi puisi rakyat.
 Contoh variasi puisi rakyat dari segi kalimat yang digunakan.
 Contoh penggunaan kata/ kalimat pada puisi rakyat (pantun).
Keterampilan

 Praktik menelaah struktur puisi rakyat.


 Praktik melengkapi struktur puisi rakyat (melengkapi bagian identifikasi/ gambaran
umum, deskripsi bagian).
 Praktik memvariasikan beragam puisi rakyat (pantun).
 Praktik membuat telaah ketepatan struktur, syarat pantun, dan penggunaan bahasa
pada puisi rakyat.

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan
 Struktur puisi rakyat.
 Karakteristik tiap bagian puisi rakyat.
 Contoh cara melengkapi puisi rakyat.
 Contoh variasi puisi rakyat dari segi kalimat yang digunakan.
 Contoh penggunaan kata/ kalimat pada puisi rakyat (pantun).

Keterampilan
 Praktik menelaah struktur puisi rakyat.
 Praktik melengkapi struktur puisi rakyat (melengkapi bagian identifikasi/gambaran umum,
deskripsi bagian).
 Praktik memvariasikan beragam puisi rakyat (pantun).
 Praktik membuat telaah ketepatan struktur, syarat pantun, dan penggunaan bahasa pada puisi
rakyat.

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan
 Struktur puisi rakyat (struktur gurindam, syair, dan pantun).
 Contoh variasi pantun dari segi jenis kalimat, pola penyajian kalimat pada larik.
 Contoh variasi pengembangan isi.
 Contoh beragam kata berima pada sampiran dan isi.
 Prinsip mengurutkan puisi rakyat.
 Prinsip melengkapi puisi rakyat.
 Prinsip mengembangkan puisi rakyat.
 Prinsip menggunakan kata/ kalimat pada puisi rakyat.

Keterampilan
 Praktik mengurutkan bagian puisi rakyat.
 Praktik melengkapi unsur-unsur puisi rakyat.
 Praktik menyusun bagian-bagian puisi rakyat.
 Praktik menyunting.

Sikap yang ditumbuhkan: Jujur berkarya, Tanggung jawab.

D. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan
 Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan mengabsen
siswa.
 Guru bertanya-jawab tentang isi puisi rakyat yang monumental yang telah dipelajari dan
mengaitkannya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
 Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada hubungannya
dengan materi yang akan dipelajari.
 Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
 Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
 Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.

2. Kegiatan Inti
Bagian C: Prakonstruksi
Pertemuan Pertama (2 JP)
 Mengamati beragam pantun.
 Mempertanyakan struktur umum pantun persamaan dan perbedaan pantun.
 Menggali informasi membaca contoh telaah/ beragam pola pengembangan (dari buku siswa
atau sumber lain).
 Mengelompokkan pantun dari segi pola penyajian kalimat menjadi larik-larik pantun.
 Latihan membuat telaah pola penyajian berdasarkan contoh.
 Berdiskusi pola penyajian pantun, contoh hasil telaah struktur pantun.
 Menyajikan hasil.

Pertemuan Kedua (2 JP)


 Mengamati potongan-potongan pantun (bagian struktur yang acak dan belum lengkap).
 Mempertanyakan cara mengurutkan dan melengkapi.
 Menggali informasi membaca contoh cara.
 melengkapi dan cara mengurutkan.
 Memresentasikan hasil mengurutkan dan melengkapi.

Pertemuan Ketiga (2 JP)


 Membaca dan mengamati contoh kesalahan penggunaan kata, kalimat pada pantun.
 Berdiskusi alasan kesalahan.
 Bermain memperbaiki kesalahan.
Pertemuan Keempat (2 JP)
 Mengamati kata-kata kunci.
 Mempertanyakan bagimana cara membuat menjadi pantun.
 Menggali informasi.
 Membaca contoh cara mengembangkan puisi rakyat dari kata kunci.
 Berdiskusi mengembangkan.
 Mengomunikasikan hasil.

3. Penutup
 Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
 Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
 Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
 Siswa diwajibkan membaca puisi rakyat ( gurindam, syair, pantun) minimal satu buah. Hasil
bacaanmu tuangkan pada jurnal harian kamu membaca. Kamu bisa mencatatkan jam kamu
membaca secara jujur.
 Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

E. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1. Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan.
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan Contoh telaah puisi rakyat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Struktur penyajian pantun satu bait terdiri atas … larik
2. Struktur penyajian gurindam satu bait terdiri atas … larik.
3. Struktur penyajian syair satu bait terdiri atas … larik.
4. Pola rima pada pantun adalah ….
5. Pola rima pada syair adalah ….
6. Keempat larik syair merupakan ….
7. Kalimat yang berisi atau bermaksud memberi perintah atau suruhan disebut ….
8. Sebaiknya kau pikir dahulu demi keputusan yang tepat. Kalimat tersbut merupakan contoh
kalimat ….
9. Kalimat yang berisi ajakan kepada orang lain untuk melakukan suatu perbuatan (ayo dan
mari) disebut kalimat ….
10. Alangkah indahnya alam Indonesia ini. Kalimat tersebut merupakan contoh kalimat ….
11. Kalimat yang berisi larangan agar orang lain tidak melakukan kegiatan (jangan, hidari).
Disebut kalimat ….
12. Kalimat yang memiliki satu subjek dan satu predikat disebut kalimat ….
13. Kalimat majemuk adalah ….
14. Kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya tidak setara/sederajat
disebut kalimat ….
15. Kalimat majemuk hubungan syarat ditandai dengan ….

Kunci jawaban
1. 4 larik.
2. 2 larik
3. 4 larik
4. a-b-a-b
5. sama (a-a-a-a).
6. isi dan terkait dengan bait-bait yang lain.
7. Kalimat Perintah
8. Kalimat saran
9. Kalimat ajakan
10. Kalimat seru
11. Kalimat larangan
12. Kalimat Tunggal
13. Kalimat yang memiliki lebih dari satu subjek atau predikat
14. Kalimat majemuk bertingkat
15. Jika, seandainya, asalkan,apabila, andaikan

2. Penilaian Keterampilan
Berunjuk Karya dengan Puisi Rakyat
 Praktik menelaah struktur puisi rakyat
 Praktik melengkapi struktur puisi rakyat (melengkapi bagian identifikasi/ gambaran umum,
deskripsi bagian)
 Praktik memvariasikan beragam puisi rakyat (pantun)
 Praktik membuat telaah ketepatan struktur, syarat pantun, dan penggunaan bahasa pada puisi
rakyat

Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Puisi rakyat
Sumber Belajar
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.Edisi
Revisi 2016. Halaman 179 s.d 186.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas
VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 95 s.d 96.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP KD 4.10)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 8 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Bagian D
4.10 Mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis
dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
Indikator

 menulis puisi rakyat dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan struktur, dan
kaidah puisi rakyat (pantun).
 menyajikan syair dan gurindam dalam bentuk musikalisasi.
 menyajikan pantun dalam bentuk berbalas pantun.

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan D
Pengetahuan
 Contoh langkah penyusunan puisi rakyat.
 Contoh variasi sampiran pantun dengan beragam tema.
 Contoh variasi isi pantun dengan beragam tema.
Keterampilan
 Praktik menulis puisi rakyat dari objek sekitar yang diamati.
 Praktik menyunting dan memperbaiki puisi rakyat yang dibuat.

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan
 Contoh langkah penyusunan puisi rakyat.
 Contoh variasi sampiran pantun dengan beragam tema.
 Contoh variasi isi pantun dengan beragam tema.
Keterampilan
 Praktik menulis puisi rakyat dari objek sekitar yang diamati.
 Praktik menyunting dan memperbaiki puisi rakyat yang dibuat.
3. Materi Pembelajaran Pengayaan
Pengetahuan
 Contoh langkah penyusunan puisi rakyat.
 Contoh variasi sampiran pantun dengan beragam tema.
 Contoh variasi isi pantun dengan beragam tema.
Keterampilan
 Praktik menulis puisi rakyat dari objek sekitar yang diamati.
 Praktik menyunting dan memperbaiki puisi rakyat yang dibuat.

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama, proaktif, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan

 Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan


mengabsen siswa.
 Guru bertanya-jawab tentang isi puisi rakyat yang monumental yang telah dipelajari
dan mengaitkannya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
 Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada
hubungannya dengan materi yang akan dipelajari.
 Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
 Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
 Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.

2. Kegiatan Inti
Bagian D: Konstruksi
Pertemuan Pertama (4 JP)

 Mengamati masalah pada koran/ media massa.


 Mempertanyakan langkah membuat puisi rakyat dengan mengamati objek tersebut.
 Menggali informasi dari berbagai sumber langkah menulis puisi rakyat.
 Latihan menyusun puisi rakyat berdasarkan objek yang ditentukan/ dipilih siswa
dengan langkah yang ditemukan.
 Menyajikan dalam bentuk musikalisasi syair/ gurindam.

Pertemuan Kedua (4 JP)

 Mengamati contoh judul dan kerangka puisi rakyat deskripsi.


 Membuat judul dan merancang kerangka puisi rakyat.
 Menggali informasi.
 Menacari data dari objek yang dipilih.
 Mendata kata kunci.
 Menalar
 Merangkai kata-kata kunci menjadi puis rakyat mencipta
 Mengomunikaskan
 Mengamati contoh kesalahan pengembangan (deskripsi fisik dan perbaikannya.
 Menanya
 Menggali informasi
 Menemukan kesalahan dari puisi rakyat yang ditulis
 Memperbaiki

3. Penutup

 Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
 Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
 Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
 Siswa diwajibkan membaca puisi rakyat ( gurindam, syair, pantun) minimal satu
buah. Hasil bacaanmu tuangkan pada jurnal harian kamu membaca. Kamu bisa
mencatatkan jam kamu membaca secara jujur.
 Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

E. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1. Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan.
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan puisi rakyat
Tulislah langkah-langkah untuk membuat pantun!
Kunci jawaban
Langkah membuat pantun!
1. Tentukan ide yang akan disampaikan ( kalau hidup bekerja keras kelak hidupnya menjadi
sukses).
2. Menata ide menjadi dua larik ( dengan bunyi akhir yang berbeda).
3. Memilih kosakata yang diakhir dengan bunyi seperti dua larik.
4. Membuat larik sampiran dari benda/ kondisi yang tidak berkaitan langsung dengan isi.
5. Menata kembali kalimat/ larik dengan rima dari kosakata yang berima sama.
6. Menata pantun secara logis.

2. Penilaian Keterampilan
Berunjuk Karya dengan Puisi Rakyat
Lakukan berbalas pantun dengan aturan permainan berikut!
1. Permainan ini terdiri atas dua kelompok (kelompok “gadis” dan “bujang”; atau dapat
dikembangkan menjadi kelompok “pro” dan “kontra” ).
2. Jumlah anggota kelompok minimal 3 orang, maksimal 5 orang.
3. Setiap kelompok terdiri atas ketua dan anggota.
4. Kegiatan berbalas pantun dipimpin oleh seorang moderator yang bertugas menengahi,
mengulas, dan menyimpulkan kegiatan berbalas pantun.
5. Setiap sesi berbalas pantun memiliki tema, misalnya “perkenalan”.
6. Pantun yang merupakan jawaban setiap kelompok secara berkesinambungan dan bergiliran.
7. Struktur berbalas pantun terdiri atas pembukaan, isi/maksud, dan penutup atau kesimpulan.
Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Puisi rakyat
Sumber Belajar

 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas


VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 186 s.d 191.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs.
Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 97 s.d 101.
 http://kecilnyaaku.com Kategori: Jenis Teks, Kotak Info dan Tugas
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP (KD 3.11 DAN 4.11)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 8 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Bagian A
3.11 Mengidentifikasi informasi tentang fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan
didengar.
Indikator

 menyimpulkan ciri unsur cerita fabel pada teks yang dibaca/didengar.


 Mendaftar kata/kalimat sebagai ciri cerita fabel pada teks yang dibaca/didengar.

Bagian B
4.11 Menceritakan kembali isi fabel/ legenda daerah setempat
Indikator

 Mengurutkan isi cerita fabel


 Menceritakan kembali isi fabel secara lisan

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan A dan B
Pengetahuan

 Pengertian cerita fabel


 Jenis cerita fabel
 Tujuan komunikasi cerita fabel
 Pola pengembangan isi pada cerita fabel

Keterampilan

 Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa
saja informasi rincian
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan

 Pengertian cerita fabel


 Jenis cerita fabel
 Tujuan komunikasi cerita fabel
 Pola pengembangan isi pada cerita fable

Keterampilan

 Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa
saja informasi rincian
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan
 Pengertian cerita fabel
 Jenis cerita fabel
 Tujuan komunikasi cerita fabel
 Pola pengembangan isi pada cerita fable

Keterampilan

 Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa
saja informasi rincian
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, santun, jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama , proaktif, kritis, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan

 Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan


mengabsen siswa.
 Guru bertanya-jawab tentang bentuk cerita fabel dalam kehidupan sehari-hari. Pada
bagian awal ini siswa disadarkan adanya cerita fabel dalam komunikasi nyata (pada
majalah perjalanan, pada novel, dan ragam komunikasi yang lain).Ini bertujuan agar
siswa lebih menyadari manfaat praktis untuk berkontribusi dalam masyarakat. Dalam
kehidupan sehari-hari, berbagai jenis teks digunakan secara bersamaan atau sendiri-
sendiri. Setiap jenis teks memiliki fungsi yang saling berkaitan.
 Dibuka dengan contoh judul-judul cerita fabel yang pernah dibaca siswa
 Bertanya jawab tentang fungsi fabel dalam dunia modern saat ini
 Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai
 Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang pada KD 2

2. Kegiatan Inti
Bagian A : Dekonstruksi
Pertemuan Pertama (4 JP)
 Membaca/ mendengarkan contoh fabel
 Bertanya jawab tentang isi cerita
 Meringkas urutan peristiwa dalam cerita
 Berdiskusi ciri cerita fabel
 Bermain untuk menyimpulkan ciri umum fabel dari segi isi dan aspek kesastraannya (alur,
tokoh, latar, amanat, dll)
Pertemuan Kedua (4 JP)
 Membaca/ mendengarkan lagi contoh fabel untuk mendaftar kata sambung yang menyatakan
waktu, kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, kalimat berita, kalimat tanya, kalimat
perintah pada cerita fabel, mendata kata/ frasa benda
 Mendata kata/ frasa sifat, kata keterangan tempat
 Mendiskusikan ciri kata/ kalimat yang digunakan pada fabel
 Berdiskusi menyimpulkan pengertian, ciri umum, dan tujuan komunikasi cerita fabel

3. Penutup
 Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
 Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
 Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
 Siswa diwajibkan membaca fabel minimal satu buah. Hasil bacaannya dituangkan pada
jurnal harian.
 Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

F. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1. Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan.
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan cerita fabel
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Cerita fiksi berupa dongeng yang menggambarkan budi pekerti manusia yang
diibaratkan pada binantang disebut ….
2. Tokoh fabel adalah ….
3. Fabel biasanya berlatar di ….
4. Konflik fabel disebabkan oleh ….
5. Konflik-konflik dalam fabel mengemban amanat berupa ….
6. Alur alur maju adalah alur yang bergerak ….
7. Dalam urutan beberapa kejadian atau peristiwa secara kronologis menggunakan
konjungsi pengurutan ….
8. Dari segi paparan watak tokohnya, fabel dikelompokkan menjadi dua kategori.
Sebutkan!
9. Alur fabel dimulai pengenalan, mulai munculnya masalah, masalah memuncak, dan
ditutup dengan pemecahan masalah dengan pesan-pesan eksplisit adalah jenis fabel
….
10. Alur fabel dimulai pengenalan, mulai munculnya masalah, masalah memuncak, dan
ditutup dengan pemecahan masalah dengan pesan-pesan eksplisit.

Kunci jawaban

1. Fabel
2. Binatang
3. Hutan, sungai, atau alam bebas
4. Pengkhianatan, kelicikan, penghinaan, kesombongan, persahabatan, perilaku buruk
yang akhirnya diperbaiki, kecerdikan, keluarga, dan sebagainya.
5. Nilai-nilai moral dan karakter manusia yang baik
6. Dari awal bergerak maju hingga terjadi akibat dari peristiwa sebelumnya.
7. Sesudah, sebelum, lalu, mula-mula, kemudian, selanjutnya, setelah itu, atau akhirnya.
8. yaitu jenis fabel alami dan fabel adaptasi.
9. Jenis Fabel dengan Koda
10. Jenis Fabel Tanpa Koda

2. Penilaian Keterampilan
 Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja
informasi rincian
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Cerita fabel
Sumber Belajar

 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas


VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 209 s.d 234.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas
VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 95 s.d 96.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


RPP (KD 3.12)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 10 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Bagian C
3.12 Menelaah struktur dan kebahasaan fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan
didengar.
Indikator

 menjelaskan karakteristik bagian-bagian struktur cerita fable.


 mengidentifikasi struktur fabel.
 menyimpulkan prinsip penggunaan kata/ kalimat pada cerita fabel.
 melengkapi cerita fabel sesuai struktur dan kaidah bahasa.
 memvariasikan alur, dialog, latar, dari fabel yang disajikan.
 menentukan dan memperbaiki kesalahan penggunaan kata, kalimat, ejaan dan tanda
baca.

C. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler
Kegiatan C
Pengetahuan

 Struktur cerita fabel


 Karakteristik tiap bagian struktur cerita fabel
 Prinsip dan contoh cara melengkapi cerita fabel
 Contoh penggunaan kata/ frasa benda, kata / frasa sifat, kata keterangan tempat, kata
sambung yang berkaitan dengan waktu (seketika, seraya, sambil, kemudian, setelah
itu, akhirnya) , kata sambung sebab-akibat (karena, karena itu), syarat dan kondisi
(jika, seandainya).
 Prinsip dan contoh kalimat langsung dan tidak langsung pada cerita fabel
 Prinsip dan contoh penggunaan diksi/ kalimat dalam cerita.
 Prinsip dan contoh tanda baca/ ejaan baik yang salah maupun yang benar.

Keterampilan

 Praktik melengkapi struktur cerita fabel (melengkapi bagian orientasi, komplikasi,


resolusi, koda).
 Praktik melengkapi kata/ kalimat dalam.
 Praktik memvariasikan alur (awal, tengah, akhir cerita).
 Praktik memvariasikan kalimat dialog/ kalimat narasi pada cerita.
 Praktik membuat telaah kemenarikan isi dan bahasa cerita.

2. Materi Pembelajaran Remedial


Kegiatan C
Pengetahuan

 Struktur cerita fabel


 Karakteristik tiap bagian struktur cerita fabel
 Prinsip dan contoh cara melengkapi cerita fabel
 Contoh penggunaan kata/ frasa benda, kata / frasa sifat, kata keterangan tempat, kata
sambung yang berkaitan dengan waktu (seketika, seraya, sambil, kemudian, setelah
itu, akhirnya) , kata sambung sebab-akibat (karena, karena itu), syarat dan kondisi
(jika, seandainya).
 Prinsip dan contoh kalimat langsung dan tidak langsung pada cerita fabel
 Prinsip dan contoh penggunaan diksi/ kalimat dalam cerita.
 Prinsip dan contoh tanda baca/ ejaan baik yang salah maupun yang benar.
Keterampilan

 Praktik melengkapi struktur cerita fabel (melengkapi bagian orientasi, komplikasi,


resolusi, koda).
 Praktik melengkapi kata/ kalimat dalam.
 Praktik memvariasikan alur (awal, tengah, akhir cerita).
 Praktik memvariasikan kalimat dialog/ kalimat narasi pada cerita.
 Praktik membuat telaah kemenarikan isi dan bahasa cerita.

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan

 Struktur cerita fabel


 Karakteristik tiap bagian struktur cerita fabel
 Prinsip dan contoh cara melengkapi cerita fabel
 Contoh penggunaan kata/ frasa benda, kata / frasa sifat, kata keterangan tempat, kata
sambung yang berkaitan dengan waktu (seketika, seraya, sambil, kemudian, setelah
itu, akhirnya) , kata sambung sebab-akibat (karena, karena itu), syarat dan kondisi
(jika, seandainya).
 Prinsip dan contoh kalimat langsung dan tidak langsung pada cerita fabel
 Prinsip dan contoh penggunaan diksi/ kalimat dalam cerita.
 Prinsip dan contoh tanda baca/ ejaan baik yang salah maupun yang benar.

Keterampilan

 Praktik melengkapi struktur cerita fabel (melengkapi bagian orientasi, komplikasi,


resolusi, koda).
 Praktik melengkapi kata/ kalimat dalam.
 Praktik memvariasikan alur (awal, tengah, akhir cerita).
 Praktik memvariasikan kalimat dialog/ kalimat narasi pada cerita.
 Praktik membuat telaah kemenarikan isi dan bahasa cerita.
Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, santun, jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama , proaktif, kritis, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan

 Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan


mengabsen siswa.
 Guru bertanya-jawab cerita fabel yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan
pembelajaran yang akan dilaksanakan.
 Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada
hubungannya dengan materi yang akan dipelajari.
 Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
 Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
 Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.

1. Kegiatan Inti
Bagian B : Prakonstruksi
Pertemuan Pertama (2 JP)
 Mengamati tabel struktur fabel
 Menggali informasi tentang karakteristik orientasi, kompilkasi, resolusi pada cerita
fabel
 Latihan mengidentifikasi struktur fabel
 Diskusi menyimpulkan karakteristik struktur dan cara mengenali struktur fable

Pertemuan Kedua (2 JP)

 Mengamati urutan fabel


 Mempertanyakan cara memvariasikan alur, dialog, sudut pandang.
 Menggali informasi cara memvariasikan.
 Mempresentasikan hasil variasi alur, dialog, sudut pandang.

Pertemuan Ketiga (2 JP)

 Mengamati bagian-bagian yang tidak lengkap.


 Bertanya tentang cara melengkapi.
 Membaca menggali informasi cara melengkapi fabel
 Bermain melengkapi i orientasi, komplikasi, resolusi , koda pada cerita.
 Menyimpulkan cara melengkapi.
 Mengomunikasikan hasil.

Pertemuan Keempat (2 JP)

 Mengamati kata-kata kunci.


 Mempertanyakan bagaimana cara membuat bagian cerita berdasarkan kata kunci yang
diberikan.
 Menggali informasi.
 Membaca contoh cara cerita mengembangkan dari kata kunci.
 Berdiskusi mengembangkan/ melengkapi bagian cerita.
 Mengomunikasikan hasil

Pertemuan Kelima (2 JP)

 Membaca dan mengamati contoh kesalahan penggunaan kata, kalimat, tanda baca/
ejaan.
 Berdiskusi alasan kesalahan.
 Bermain memperbaiki diksi/ kalimat dalam cerita.

2. Penutup

 Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
 Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
 Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
 Siswa diwajibkan membaca fabel minimal satu buah. Hasil bacaannya dituangkan
pada jurnal harian.
 Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

E. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan.
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan cerita fabel
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Fabel ini memiliki empat bagian dalam strukturnya. Sebutkan!


2. Bagian awal dari suatu cerita yang berisi pengenalan tokoh, latar tempat, dan waktu
disebut bagian ….
3. Bagian konflik atau permasalahan antara satu dengan tokoh yang lain disebut bagian
….
4. Bagian yang berisi pemecahan masalah disebut ….
5. Bagian terakhir fabel yang berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran
yang dapat dipetik dari cerita tersebut disebut ….
6. Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan
lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia berjalan-jalan mencari air. Kalimat
tersebut merupakan contoh fabel bagian ….
7. Ciri isi bagaian orientasi adalah ….
8. Ciri isi bagaian Komplikasi adalah ….
9. Ciri isi bagaian Resolusi adalah ….
10. Ciri isi bagaian Koda adalah ….
11. Pada zaman dahulu, hiduplah sekelompok gajah raksasa. Pada siang terik itu Gajah
bersama teman-temannya berjalan tegap ke arah perkampungan Semut. Panas terik
tak dihiraukan. Mereka tetap berjalan sambil bercanda ria. Variasi Pengungkapan
Orientasi pada pengungkapan tersebut diawali dengan ….
12. Semakin lama Kura-kura merasa hidupnya tidak berguna lagi. Dia merasa hanya bisa
merepotkan teman-temannya. Variasi pengungkapan Komplikasi dari contoh ciri
bagian komplikasi pada fabel tersebut diawali dengan ….
13. Akhirnya, masalah menjadi jelas. Tak ada salah paham lagi di antara kelompok Gajah
dan Semut. Variasi Pengungkapan Komplikasi tersebut diawali dengan ….
14. Kejahatan akan selalu dikalahkan oleh kebaikan. Apapun yang berbuat jahat akan
dikalahkan oleh perbuatan baik. Pengungkapan tersebut merupakan variasi
pengungkapan ….
15. Farni adalah kelinci yang lucu. Bulunya putih bak mutiar. Matanya sebening air
danau. Jika ia makan, bibir merahnya yang cantik akan bergerak indah. Kecantikan
Farni tidak diragukan lagi di hutan Ambarata. Mencermati variasi pengembangan
watak penokohan fabel tersebut melalui ….
16. Sebutkan contoh judul yang berasal dari nama tokoh!
17. Pemilihan diksi yang tepat dapat memudahkan pembaca mengimajinasikan latar.
Tuliskan diksi yang menyatakan latar suasana, latar waktu dan latar tempat!
18. Sinonim dari kata tidak teratur adalah ….
19. Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! “ kata Semut”. Penulisan kalimat
langsung tersebut salah. Mengapa?
20. Dalam teks cerita fabel biasanya juga digunakan kata keterangan tempat dan kata
keterangan waktu dirangkai dengan kata depan. Bagaimanakah cara penulisan kata
depan dan berilah contoh penggunaannya yang sesuai dengan kaidah.

Kunci jawaban
1. Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda.
2. Orientasi.
3. Komplikasi.
4. Resolusi.
5. Koda.
6. Orientasi.
7. Pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, dan konflik.
8. Hubungan sebab akibat sehingga muncul masalah hingga masalah itu memuncak.
9. Penyelesaian masalah.
10. Nilai moral yang diungkapkan pengarang secara impisit pada akhir cerita.
11. Diawali dengan latar di masa lalu.
12. Konflik batin.
13. Meredanya konflik.
14. Koda.
15. Deskripsi fisik tokoh.
16. Cici dan Serigala, Kancil dan Tikus.
17. Latar Suasana: Hangat sinar matahari menyentuh kulit burung hantu digunakan untuk
mendeskripsikan suasana pagi, Latar tempat: Telaga tiga warna bak pelangi. Latar
waktu: Kala itu, pada zaman dahulu
18. Berantakan.
19. Bagian kalimat langsung diapit oleh tanda petik dua (“) bukan petik satu (‘), Tanda
petik penutup ditaruh setelah tanda baca yang mengakhiri kalimat petikan, Kalimat
pengiring harus diakhiri dengan satu tanda koma dan satu spasi apabila bagian kalimat
pengiring terletak sebelum kalimat petikan.
20. Cara penulisan kata depan dipisah dengan kata yang mengikutinya. Contoh
penggunaan kata depan yang sesuai dengan kaidah.

2. Penilaian Keterampilan

 Praktik melengkapi struktur cerita fabel (melengkapi bagian orientasi, komplikasi,


resolusi, koda)
 Praktik melengkapi kata/ kalimat dalam.
 Praktik memvariasikan alur (awal, tengah, akhir cerita).
 Praktik memvariasikan kalimat dialog/ kalimat narasi pada cerita.
 Praktik membuat telaah kemenarikan isi dan bahasa cerita.

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Cerita fabel.
Sumber Belajar
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.Edisi
Revisi 2016. Halaman 209 s.d 234.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas
VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 95 s.d 96.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


RPP (6.3)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 8 JP

A. Kompetensi Inti

1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2.Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Bagian D
4.12 Memerankan isi fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar
Indikator
 merencanakan penulisan cerita fabel
 menulis cerita fabel dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan struktur, dan
kaidah penggunaan kata kalimat/ tanda baca/ejaan
 memerankan isi fabel dengan intonasi, gestur, dan aspek pemeranan lain yang sesuai

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan D
Pengetahuan

 Contoh langkah penyusunan cerita fabel


 Contoh variasi judul pada cerita fabel
 Contoh variasi bagian orientasi
 Contoh variasi bagian komplikasi
 Contoh variasi bagian resolusi
 Contoh variasi bagian koda
 Aspek-aspek yang disunting pada cerita fable

Keterampilan

 Praktik menulis cerita fabel dari objek sekitar yang diamati


 Praktik menulis fabel dari gambar berseri
 Praktik menyunting dan memperbaiki cerita yang dibuat

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan

 Contoh langkah penyusunan cerita fabel


 Contoh variasi judul pada cerita fabel
 Contoh variasi bagian orientasi
 Contoh variasi bagian komplikasi
 Contoh variasi bagian resolusi
 Contoh variasi bagian koda
 Aspek-aspek yang disunting pada cerita fable

Keterampilan

 Praktik menulis cerita fabel dari objek sekitar yang diamati


 Praktik menulis fabel dari gambar berseri
 Praktik menyunting dan memperbaiki cerita yang dibuat

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan

 Contoh langkah penyusunan cerita fabel


 Contoh variasi judul pada cerita fabel
 Contoh variasi bagian orientasi
 Contoh variasi bagian komplikasi
 Contoh variasi bagian resolusi
 Contoh variasi bagian koda
 Aspek-aspek yang disunting pada cerita fable

Keterampilan

 Praktik menulis cerita fabel dari objek sekitar yang diamati


 Praktik menulis fabel dari gambar berseri
 Praktik menyunting dan memperbaiki cerita yang dibuat

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, santun, jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama , proaktif, kritis, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan

 Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan


mengabsen siswa.
 Guru bertanya-jawab cerita fabel yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan
pembelajaran yang akan dilaksanakan.
 Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada
hubungannya dengan materi yang akan dipelajari.
 Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
 Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
 Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.

2. Kegiatan Inti
Bagian D: Konstruksi
Pertemuan Pertama (4 JP)
 Mengamati judul, kerangka, pengamtan objek, mengembangkan kerangka dan judul
 Mempertanyakan langkah membuat cerita fabel dengan mengamati objek
 Menggali informasi dari berbagai sumber langkah menulis cerita fabel
 Latihan menyusun cerita fabel berdasarkan objek yang ditentukan/ dipilih siswa
 Mengamati contoh judul dan kerangka cerita fabel
 Latihan membuat judul dan merancang kerangka teks
 Menggali informasi
 Mencari data dari objek yang dipilih
 Mendata kata kunci
 Menalar
 Merangkai kata-kata kunci menjadi garis besar cerita fable

Pertemuan Kedua (4 JP)


 Mengamati karya
 Menentukan bagian yang akan diperbaiki
 Menalarkan untuk memperbaiki karya dari segi pilihan kata, kalimat, atau aspek kesastraan
(kosistensi tokoh, alur, latar, sudut pandang, dialog antar tokoh, dll)
 Mengomunikasikan
 Membagi kelompok
 Merencanakan pemeranan fabel
 Memerankan fabel secara kelompok
 Saling menilai pemeranan dengan rubrik yang disediakan
3. Penutup
 Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
 Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
 Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
 Siswa diwajibkan membaca fabel minimal satu buah. Hasil bacaannya dituangkan pada
jurnal harian.
 Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

E. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

1. Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu
Indikator Soal :
Disajikan fabel Cici dan Serigala.
Tentukanlah tokoh, watak, dialog, dan latarnya!

1. Nama tokoh …. Wataknya …..


Nama tokoh …. Wataknya …..
Nama tokoh …. Wataknya …..

2. Latar tempat …..


Latar waktu …..
Latar suasana …..

3. Buatlah kerangka urutan peristiwa cerita fabel!


 Awalnya ….
 Kemudian….
 Tak disangka
 Tiba-tba ….
 Akhirnya ….

2. Rancanglah kalimat narasi, dialog-dialog tokoh, dan musik pengiring/ suasana/


properti yang sesuai isi fabel!
 Kalimat narator …………………………………………………
 Dialog tokoh …………………………………………………….
 Musik pengiring/ properti ………………………………………
2. Penilaian Keterampilan
 Melakukan Adu Kreatif menulis cerita fabel dari objek sekitar dan dari gambar seri serta
menyuntig dan memperbaiki cerita yang dibuat.
 Perankan cerita di atas secara berkelompok!
 Tentukan siapa yang menjadi tokoh cerita!
 Rancang siapa menjadi narator cerita!
 Tentukan urutan peristiwa yang utuh sesuai dengan strukturnya (orientasi, komplikasi,
resolusi, koda)!
 Diskusikan cara memerankan fabel dengan baik!

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Cerita fabel.
Sumber Belajar

 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas


VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 235 s.d 240.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs.
Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 111 s.d 115.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


RPP (KD 3.13)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 12 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Bagian A:
3.13 Mengidentifikasi informasi (kabar, keperluan, permintaan, dan/ atau permohonan) dari surat
pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar.
Indikator

 menyimpulkan ciri umum surat pribadi dan surat dinas pada teks yang
dibaca/didengar.
 Mendaftar kata/kalimat sebagai ciri surat pribadi dan surat dinas pada teks yang
dibaca/didengar.

Bagian B:
4.13 Menyimpulkan isi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) surat pribadi dan
surat dinasyang dibaca atau diperdengarkan.
Indikator

 Memetakan isi surat pribadi dan surat dinas.


 Menjawab pertanyaan isi surat pribadi dan surat dinas.

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan A dan B
Pengetahuan
 Pengertian surat pribadi dan surat dinas.
 Jenis surat pribadi dan surat dinas.
 Tujuan komunikasi surat pribadi dan surat dinas.
 Pola pengembangan isi pada surat pribadi dan surat dinas.

Keterampilan
 Memetakan pengembangan isi.
 Praktik memahami isi surat pribadi dan surat dinas (menjawab pertanyaan hal yang
dideskripsikan, apa saja informasi rincian.
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks.

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan
 Pengertian surat pribadi dan surat dinas.
 Jenis surat pribadi dan surat dinas.
 Tujuan komunikasi surat pribadi dan surat dinas.
 Pola pengembangan isi pada surat pribadi dan surat dinas.

Keterampilan
 Memetakan pengembangan isi.
 Praktik memahami isi surat pribadi dan surat dinas (menjawab pertanyaan hal yang
dideskripsikan, apa saja informasi rincian.
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks.
3. Materi Pembelajaran Pengayaan
Pengetahuan
 Pengertian surat pribadi dan surat dinas.
 Jenis surat pribadi dan surat dinas.
 Tujuan komunikasi surat pribadi dan surat dinas.
 Pola pengembangan isi pada surat pribadi dan surat dinas.

Keterampilan
 Memetakan pengembangan isi.
 Praktik memahami isi surat pribadi dan surat dinas (menjawab pertanyaan hal yang
dideskripsikan, apa saja informasi rincian.
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks.

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama, proaktif, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan

1. Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan


mengabsen siswa.
2. Guru bertanya-jawab tentang bentuk surat pribadi dan surat dinas dalam kehidupan
sehari-hari. Pada bagian awal ini siswa disadarkan adanya surat pribadi dan surat
dinas dalam komunikasi nyata (surat untuk menteri, presiden, atau untuk orang-orang/
lembaga tertentu. Kegiatan ini bertujuan agar siswa lebih menyadari manfaat praktis
untuk berkontribusi dalam masyarakat.
3. Dibuka dengan contoh surat pribadi kepada presiden/ orang-orang hebat Bertanya
jawab tentang dengan surat pribadi dan surat dinas.
4. Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
5. Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang pada KD 2

2. Kegiatan Inti
Bagian A dan B: Dekonstruksi
Pertemuan Pertama (2 JP)

1. Membaca contoh
2. Bertanya jawab tentang isi surat.
3. Berdiskusi ciri isi surat pribadi.
4. Bermain untuk mengenali kata/ kalimat pada surat pribadi.
5. Menyimpulkan ciri isi dan bahasa dalam surat pribadi.

Pertemuan Kedua (2 JP)

1. Membaca lagi contoh surat.


2. Mendata kata baku dan tidak baku, mendata ungkapan/ kalimat yang menyatakan teria
kasih, permohonan maaf, harapan, keluhan, dan lain-lain.
3. Mencermati bahasa dalam surat pribadi
4. Berdiskusi menyimpulkan pengertian, ciri umum, dan tujuan komunikasi surat pribadi
Pertemuan Ketiga, Surat Dinas (2 JP)

1. Membaca beragam contoh surat dinas.


2. Bertanya jawab tentang isi surat.
3. Berdiskusi jenis isi surat dinas dan komponen dalam surat dinas.
4. Bermain untuk mengenali kata baku dan kalimat efektif pada surat dinas.
5. Menyimpulkan ciri isi dan bahasa dalam surat dinas.
6. Membuat tabel perbandingan surat pribadi dan dinas.
7. Berdiskusi menyimpulkan pengertian, ciri umum, dan tujuan komunikasi surat
pribadi.

Pertemuan Keempat, Surat Pribadi (2 JP)


Bagian B: Prakonstruksi

1. Membaca contoh.
2. Bertanya jawab tentang isi surat.
3. Berdiskusi ciri isi surat pribadi.
4. Bermain untuk mengenali kata/ kalimat pada surat pribadi.
5. Menyimpulkan ciri isi dan bahasa dalam surat pribadi.

Pertemuan Kelima (2 JP)

1. Membaca lagi contoh surat.


2. Mendata kata baku dan tidak baku, mendata ungkapan/ kalimat yang menyatakan teria
kasih, permohonan maaf, harapan, keluhan, dan lain-lain.
3. Mencermati bahasa dalam surat pribadi.

Pertemuan Keenam (2 JP)

1. Berdiskusi menyimpulkan pengertian, ciri umum, dan tujuan komunikasi surat


pribadi.

3. Penutup
a) Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
b) Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksanakan.
c) Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
d) Siswa ditugaskan untuk membaca surat Kartini dan Surat terbuka untuk presiden, atau buku
tentang surat menyurat dalam bahasa Indonesia. Hasil bacaanya dituangkan pada jurnal
harian.
e) Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

E. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu
Indikator Soal :
Disajikan contoh surat pribadi dan surat dinas
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:
1. Sebutkan dua jenis surat, yang kamu ketahui!
2. Bentuk komunikasi tulis (surat-menyurat) yang dilakukan oleh seseorang kepada
orang lain sebagai pribadi bukan sebagai wakil atau urusan yang berkaitan dengan
kelembagaan/ kedinasan/ resmi disebut ….
3. Berdasarkan contoh surat pribadi yang disajikan, simpulkanlah apa ciri surat pribadi
itu?
4. Apa yang dimaksud dengan surat dinas? .
5. Tulislah struktur surat dinas!
6. Isi surat dinas berkaitan dengan topik kedinasan. Sebutkan 3 contoh surat dinas?
7. Surat dinas hanya boleh ditulis oleh sebuah instansi kepada instansi lain atau individu.
Seseorang atas nama individu tidak diperbolehkan menulis surat dinas. Hal ini
ditandai dengan adanya …. pada struktur surat dinas
8. Uraikanlah maksud isi surat dinas di atas!
9. Mengapa panitia merasa perlu menulis surat kepada wali murid?
10. Mengapa surat permohonan izin tersebut berbentuk surat dinas? Bukan surat pribadi?

2) Penilaian Keterampilan
Produk tentang:

 Memetakan pengembangan isi


 Praktik memahami isi surat pribadi dan surat dinas (menjawab pertanyaan hal yang
dideskripsikan, apa saja informasi rincian
 Praktik menentukan pola pengembangan isi teks

Kunci Jawaban

1. Ada dua jenis surat, yaitu surat pribadi dan surat dinas.
2. Surat pribadi
3. Ciri surat pribadi (a) merupakan bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama
(pengirim) dan orang kedua (penerima), (b) berisi unsur tanggal surat, alamat surat,
pembuka surat, pendahulua, isi, dan penutup surat, serta nama pengirim surat atau
juga tanda tangan. (c) Isi surat pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan
kabar, keperluan pribadi, dan tujuan komunikasi pribadi yang lain
4. Surat dinas adalah surat yang ditulis dalam situasi formal dan untuk kepentingan
formal.
5. Struktur surat dinas

 Kop surat
 Nomor surat
 Tanggal surat
 Lampiran
 Perihal
 Alamat surat
 Salam pembuka
 Isi surat
 Paragraf penutup
 Nama dan tanda tangan pihak yang memperkuat surat
 Nama dan tanda tangan penulis surat
6. Misalnya, undangan rapat, permohonan maaf suatu instansi kepada orang/ instansi/
perusahaan, lamaran pekerjaan, surat permintaan izin tidak masuk, izin menggunakan
tempat, dan sebagainya
7. ada kepala surat dan nomor surat.
8. Disesuaikan dengan sajian surat
9. Disesuaikan dengan sajian surat
10. Disesuaikan dengan sajian surat
Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir

2. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Contoh surat pribadi dan surat dinas.
Sumber Belajar

 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.


Edisi Revisi 2016. Halaman 243 s.d 250.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs.
Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP (KD 3.14)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 10 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Bagian C:
3.14 Menelaah unsur-unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan
didengar.
Indikator

 menjelaskan perincian unsur dan struktur surat pribadi dan surat dinasi.
 menyimpulkan prinsip penggunaan kata/ kalimat/ paragraf pada surat pribadi dan
surat dinas
 melengkapi surat pribadi dan surat dinas sesuai struktur dan kaidah bahasa.
 menentukan dan memperbaiki kesalahan penggunaan kata, kalimat, ejaan dan tanda
baca.

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan C
Pengetahuan

 Struktur surat pribadi dan surat dinas.


 Karakteristik tiap bagian surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh cara melengkapi surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh penggunaan kata/ frasa benda, kata / frasa sifat, kata keterangan tempat,
kalimat rincian.
 Contoh sinonim dan hiponim pada surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh penggunaan tanda baca/ ejaan baik yang salah maupun yang benar.

Keterampilan

 Praktik melengkapi struktur i surat pribadi dan surat dinas (melengkapi bagian
identifikasi/ gambaran umum, deskripsi bagian).
 Praktik melengkapi kata/ kalimat.
 Praktik membuat telaah ketepatan struktur dan penggunaan bahasa/ tanda baca/ ejaan
pada surat pribadi dan surat dinas.

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan

 Struktur surat pribadi dan surat dinas.


 Karakteristik tiap bagian surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh cara melengkapi surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh penggunaan kata/ frasa benda, kata / frasa sifat, kata keterangan tempat,
kalimat rincian.
 Contoh sinonim dan hiponim pada surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh penggunaan tanda baca/ ejaan baik yang salah maupun yang benar.

Keterampilan

 Praktik melengkapi struktur i surat pribadi dan surat dinas (melengkapi bagian
identifikasi/ gambaran umum, deskripsi bagian)
 Praktik melengkapi kata/ kalimat.
 Praktik membuat telaah ketepatan struktur dan penggunaan bahasa/ tanda baca/ ejaan
pada surat pribadi dan surat dinas.

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan

 Struktur surat pribadi dan surat dinas Contoh variasi bagian identifikasi
 Contoh variasi pengembangan surat pribadi/ dinas
 Cara mengembangkan isi bagian pembukaan, inti, penutup surat
 Prinsip penggunaan kata/ kalimat/ tanda baca/ ejaan dalam surat
 Contoh benar dan contoh salah penggunaan kata/ kalimat/ tanda baca/ ejaan
 Contoh penggunaan kata baku dan tidak baku
 Prinsip mengurutkan surat pribadi dan surat dinas
 Prinsip mengembangkan surat pribadi dan surat dinas paragraf rincian
 Prinsip mengembangkan paragraf pada surat pribadi dan surat dinas
 Prinsip menggunakan kata/ frasa benda, kata / frasa sifat, kata keterangan tempat,
kalimat rincian
 Prinsip penggunaan kata/ kalimat/ paragraf
 Prinsip penggunaan ejaan dan tanda baca

Keterampilan

 Praktik mengurutkan bagian surat pribadi dan surat dinas


 Praktik melengkapi unsur-unsur surat pribadi dan surat dinas
 Praktik menyusun bagian-bagian surat pribadi dan surat dinas
 Praktik menyunting surat

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama, proaktif, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan
a) Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan mengabsen
siswa.
b) Guru bertanya-jawab tentang surat pribadi dan surat dinas yang telah dipelajari dan
mengaitkannya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
c) Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada hubungannya
dengan materi yang akan dipelajari.
d) Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
e) Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
f) Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.

2. Kegiatan Inti
Bagian B: Prakonstruksi
Pertemuan Pertama (2 Jam)
a) Diskusi menyimpulkan karakteristik struktur dan cara mengenali struktur.
b) Mengamati tabel struktur surat pribadi dan surat dinas.
c) Menggali informasi tentang karakteristik identifikasi, deskripsi bagian
d) Latihan mengidentifikasi struktur surat pribadi dan surat dinas
Pertemuan Kedua (2 JP)

1. Mempresentasikan hasil urutan dan saling menilai


2. Mengamati urutan kalimat acak (bagian struktur yang acak.
3. Mempertanyakan cara mengurutkan.
4. Menggali informasi cara mengurutkan.

Pertemuan Ketiga (2 JP)

1. Membaca dan mengamati contoh kesalahan penggunaan kata, kalimat, tada baca/
ejaan.
2. Berdiskusi alasan kesalahan.
3. Bermain memperbaiki kesalahan.

Pertemuan Keempat (2 JP)

1. Mengamati kata-kata kunci.


2. Mempertanyakan bagiman cara membuat menjadi paragraf.
3. Menggali informasi.
4. Membaca contoh cara mengembangkan teks dari kata kunci.
5. Berdiskusi mengembangkan.
6. Mengomunikasikan hasil.

Pertemuan Kelima (2 JP)

1. Mengamati bagian-bagian yang tidak lengkap.


2. Bertanya.
3. Membaca menggali informasi cara melengkapi surat pribadi dan surat dinas.
4. Bermain melengkapi kata/ frasa benda, kata / frasa sifat, kata keterangan tempat,
kalimat rincian.
5. Menyimpulkan cara melengkapi.
6. Mengomunikasikan hasil.

3. Penutup
a) Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
b) Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.
c) Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
d) Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
e) Siswa ditugaskan untuk membaca surat Kartini dan Surat terbuka untuk presiden, atau buku
tentang surat menyurat dalam bahasa Indonesia. Hasil bacaanya dituangkan pada jurnal
hariane) kamu membaca. Kamu bisa mencatatkan jam kamu membaca secara jujur.

E. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1) Penilaian Pengetahuan
Teknik : Tes tulis dan penugasan.
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan contoh surat pribadi dan surat dinas.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

1. Berdasarkan surat pribadi di atas, ada beberapa bagian yang menjadi unsur
pembangun surat pribadi, yaitu ….
2. Surat yang berisi tentang keperluan kedinasan yang bersifat resmi disebut ….
3. Kamu mengetahui contoh surat dinas dengan baik. Sebutkan struktur surat dinas
tersebut?
4. Urutan penulis mengungkapkan maksud dalam surat tentang tempat dan tanggal surat
dengan alasan ….
5. Sebutkan ciri-ciri penggunaan Bahasa pada Surat Pribadi?
6. Sebutkan ciri-ciri penggunaan Bahasa pada Surat Dinas?
7. Penulisan penanggalan 4 Juni ’15 dan 4-6-2015 pada surat adalah salah. Silahkan
perbaiki sehingga penulisannya menjadi benar!
8. Mengapa penggunaan sapaan Bapak pada alamat tujuan surat berikut dikatakan salah?
(1) Yth. Bapak Dr. Tono
Jl. B. Sempor 1
Malang
(2) Yth. Bapak Direktur
Jenderal Pajak
Jalan Bintaro Utama
Sektor V, Bintaro
Jaya
Tangerang Selatan

2) Penilaian Keterampilan dan pengetahuan


Disajikan contoh surat pribadi yang strukturnya acak. Silahkan urutkan bagian surat tersebut
sehingga strukturnya menjadi benar!
Disajikan contoh surat pribadi yang rumpang.
Lengkapilah surat tersebut dengan ungkapan yang dapat digunakan untuk menyatakan
permohonan maaf dengan bahasa resmi. Kemudian jawablah pertanyaan di bawah ini untuk
menemukan dan memahami alasan ciri kebahasaan surat dinas!

1. Kata apa yang sering digunakan sebagai salam pembuka surat dinas?
2. Mengapa salam tersebut yang digunakan? Apakah boleh diubah menjadi salam khas
suatu agama? Misalnya asalamualaikum, salam sejahtera, dan sebagainya? Atau
menggunakan salam dengan urutan waktu,misalnya selamat pagi, selamat siang,
selamat malam?
3. Kata ganti apa yang digunakan untuk mewakili penulis dalam surat dinas?
4. Mengapa menggunaka kata ganti tersebut? Bolehkan diganti ‘saya’ atau ‘aku’?
5. Jika diamati, surat dinas menggunakan bahasa khas. Mengapa demikian? Bolehkah
diganti dengan bahasa gaul?

Kunci Jawaban

1. (1) alamat dan tanggal surat, (2) salam pembuka, (3) kalimat pembuka paragraf, (4) isi
surat, (5) penutup surat, (6) salam akhir, dan (7) nama dan tanda tangan.
2. Surat dinas
3. (1) Kepala surat (diisi dengan nama lembaga), (2) Nomor dan tanggal Jumlah
lampiran Berisi inti atau tujuan surat, (3) Alamat, (4) Salam pembuka, (5) paragraf
pembuka, (6) Inti surat, (7) Paragraf penutup, (8) Salam penutup, (9) Mengetahui
pejabat , Nama dan tanda tangan pengirim
4. Agar pembaca tahu dimana dan kapan penulis menulis surat
5. Ciri penggunaan Bahasa pada Surat Pribadi adalah (1) pilihan kata sapaan bersifat
pribadi (kata emotif dan ekspresif ), (2) bahasa surat pribadi tidak formal tetapi
santun, (3) pilihan ragam bahasa tergantung siapa penerima surat, (4) menggunakan
sapaan (seperti orang bercakap), (4) menggunakan kata ganti orang pertama (untuk
pengirim) dan kata ganti orang kedua untuk penerima
6. Ciri penggunaan Bahasa pada Surat Dinas adalah: (1) pilihan kata sapaan bersifat
formal dan (2) bahasa ragam baku
7. 4 Juni 2015
8. Sebab sapaan Bapak, Ibu, atau Saudara di depan nama jabatan dan gelar tidak
diperlukan, Sapaan hanya dipergunakan untuk mengiringi nama orang yang tidak
diawali dengan gelar.

Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.
4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Contoh langkah penyusunan surat pribadi dan surat dinas, Contoh variasi judul
pada surat pribadi dan surat dinas, Contoh variasi identifikasi, Contoh variasi rincian bagian.
Sumber Belajar

 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.


Edisi Revisi 2016. Halaman 254 s.d 267.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs.
Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 124 s.d 127.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP (KD 4.14)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 6 JP

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Bagian D:
4.14 Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan
struktur teks, kebahasaan, dan isi.
Indikator

 merencanakan penulisan surat pribadi dan surat dinas.


 menulis surat pribadi dan surat dinas dengan memperhatikan pilihan kata,
kelengkapan struktur, dan kaidah penggunaan kata kalimat/ tanda baca/ejaan.
 menyunting surat pribadi dan surat dinas dari segi isi, struktur, dan bahasa.

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Kegiatan D
Pengetahuan
 Contoh langkah penyusunan surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh variasi judul pada surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh variasi identifikasi.
 Contoh variasi rincian bagian.
Keterampilan
 Praktik menulis surat pribadi dan surat dinas dari objek sekitar yang diamati.
 Praktik memberikan narasi lisan untuk video/ objek.
 Praktik menyunting dan memperbaiki teks yang dibuat.

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan
 Contoh langkah penyusunan surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh variasi judul pada surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh variasi identifikasi.
 Contoh variasi rincian bagian.
Keterampilan
 Praktik menulis surat pribadi dan surat dinas dari objek sekitar yang diamati.
 Praktik memberikan narasi lisan untuk video/ objek.
 Praktik menyunting dan memperbaiki teks yang dibuat.

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan
 Contoh langkah penyusunan surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh variasi judul pada surat pribadi dan surat dinas.
 Contoh variasi identifikasi.
 Contoh variasi rincian bagian.

Keterampilan
 Praktik menulis surat pribadi dan surat dinas dari objek sekitar yang diamati
 Praktik memberikan narasi lisan untuk video/ objek
 Praktik menyunting dan memperbaiki teks yang dibuat

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama, proaktif, dan kreatif.
D. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan
1. Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan mengabsen
siswa.
2. Guru bertanya-jawab tentang surat pribadi dan surat dinas yang telah dipelajari dan
mengaitkannya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
3. Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada hubungannya
dengan materi yang akan dipelajari.
4. Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
5. Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
6. Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.

2.Kegiatan Inti
Bagian C: Prakonstruksi
Pertemuan Pertama (2 JP)
1. Mengamati masalah/ Menulis garis besar isi surat dan tujuan surat
2. Mempertanyakan langkah membuat surat pribadi dan surat dinas dengan mengamati objek/
masalah/ perasaan
3. Menggali informasi dari berbagai sumber langkah menulis surat pribadi dan surat dinas
4. Latihan menyusun surat pribadi dan surat dinas berdasarkan objek yang ditentukan/ dipilih
siswa dengan langkah yang ditemukan

Pertemuan Kedua (2 JP)


1. Mengamati contoh surat
2. Latihan membuat kerangka dan tujuan surat
3. Menggali informasi
4. Mencari data dari objek yang dipilih
5. Mendata kata kunci
6. Menalar
7. Merangkai kata-kata kunci menjadi paragraf
8. Identifikasi berdasarkan beragam contoh variasi pembukaan , inti, penutup surat.
9. Mencipta dan mengomunikaskan

Pertemuan Ketiga (2 JP)


1. Mengamati contoh kesalahan perbaikannya
2. Menanya bagian mana yang salah, mengapa salah, bagaimana cara memperbaiki
3. Menggali informasi
4. Menemukan kesalahan dari teks yang ditulis
5. Memperbaiki

3. Penutup
1. Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
2. Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
3. Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
4. Siswa ditugaskan untuk membaca surat Kartini dan Surat terbuka untuk presiden, atau buku
tentang surat menyurat dalam bahasa Indonesia. Hasil bacaanya dituangkan pada jurnal
harian kamu membaca. Kamu bisa mencatatkan jam kamu membaca secara jujur.
5. Siswa menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.
E. Penilaian, Pembelajaran Remidial dan Pengayaan
Teknik : Tes tulis dan penugasan
Bentuk : Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu
Indikator Soal :
1. Penilaian Pengetahuan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang dengan orang yang lain
disebut ….
2. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu ….
3. Ragam bahasa khusus (bahasa gaul, funky) hanya digunakan kepada ….
4. Salam kangen, Salam hormat!, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!
Adalah merupakan contoh penerapan dalam surat bagian ….
5. Dalam menulis surat pribadi kamu juga perlu memerhatikan penggunaan salam
pembuka, kalimat pembuka paragraf pertama, dan kalimat penutup. Ketiga hal
tersebut mencerminkan ….

2. Penilaian Keterampilan
1. Buatlah surat pribadi dengan konteks berikut ini!
a. Kamu sangat terkejut dan sekaligus gembira karena mendapat hadiah ulang tahun dari saudara
sepupumu yang berada jauh.
b. Kamu mengucapkan selamat ulang tahun kepada ibumu dan harapan-harapanmu.
2. Sekarang kamu akan menulis surat dan mengirimkannya kepada seseorang secara nyata.
a. Tulislah surat kepada ibumu untuk mengucapkan terima kasih. Simpanlah dan berikan pada
Hari Ibu.
b. Tulislah surat kepada gurumu. Simpan dan berikan pada Hari Guru! Berilah kejutan kepada
guru-gurumu! Tulis dalam bentuk email!
3. Latihan Berpikir Kreatif Menulis Surat Dinas
a. Rencanakanlah sebuah surat dinas yang akan kamu tujukan kepada wakil kepala sekolah
bagian kesiswaan dengan maksud meminta penambahan ekstrakurikuler sesuai dengan hobi
kalian!
b. Tulislah surat kepada Kepala Sekolahmu untuk mengusulkan suatu perbaikan berkaitan
dengan pendidikan di sekolahmu! Tulis dalam bentuk email!
4. Suntinglah surat dinasmu dengan pedoman berikut.
a) Apakah surat saya sudah lengkap secara struktur? Silahkan perhatikan struktur berikut?
Berilah tanda centang!
 Kepala surat
 Nomor dan tanggal
 Jumlah lampiran
 Perihal
 Alamat surat
 Salam pembuka
 Paragraf pembuka
 Inti surat
 Paragraf penutup
 Salam penutup
 Nama dan tanda tangan
b) Apakah bahasa yang saya gunakan sudah sesuai dengan sopan santun dan ragam bahasa baku
yang disesuaikan dengan penerima surat?
c) Apakah surat saya sudah benar secara ejaan dan tanda baca?
d) Kirimkan surat tersebut kepada wakil kepala sekolah bagian kesiswaan!
Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir

3. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

4. Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan dan Sumber Belajar


Media/alat : Buku, Infokus.
Bahan : Contoh langkah penyusunan surat pribadi dan surat dinas, Contoh variasi judul
pada surat pribadi dan surat dinas, Contoh variasi identifikasi, Contoh variasi rincian bagian
Sumber Belajar
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi
Revisi 2016. Halaman 268 s.d 273.
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas
VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 127 s.d 132.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


RPP (KD. 3.15)

Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VII/2
Alokasi Waktu : 8 JP

A. Kompetensi Inti

1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.
Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Bagian A:
3.15 Menemukan unsur-unsur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca.
Indikator

 Menentukan unsur-unsur buku fiksi.


 Menentukan unsur-unsur buku nonfiksi.
 Menentukan persamaan dan perbedaan unsur buku nonfiksi.

Bagian B:
4.15 Membuat peta pikiran/ rangkuman alur tentang isi buku nonfiksi/ buku fiksi yang dibaca
Indikator

 Membuat rangkuman dalam bentuk pemetaan.


 Membuat rangkuman dalam bentuk rangkaian gagasan pokok isi buku.
 Perbedaan unsur buku fiksi dengan buku nonfiksi.

Bagian C:
3.16 Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi dan nonfiksi.
Indikator

 Menelaah unsur buku fiksi yang bisa dikomentari.


 Menelaah unsur buku nonfiksi yang bisa dikomentari.
 Menentukan persamaan dan perbedaan unsur buku nonfiksi.

Bagian D:
4.16 Menyajikan tanggapan terhadap isi buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca.
Indikator

 Membuat komentar tentang buku fiksi yang dibaca.


 Membuat komentar tentang buku nonfiksi yang dibaca.

C. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


Pengetahuan

 Contoh unsur-unsur buku fiksi


 Contoh unsur-unsur buku nonfiksi
 Contoh persamaan dan perbedaan unsur buku nonfiksi
Keterampilan

 Praktik merangkum dalam bentuk pemetaan


 Praktik merangkum dalam bentuk rangkaian gagasan pokok isi buku
 Praktik merangkum membedakan unsur buku fiksi dengan buku nonfiksi

2. Materi Pembelajaran Remedial


Pengetahuan

 Contoh unsur-unsur buku fiksi


 Contoh unsur-unsur buku nonfiksi
 Contoh persamaan dan perbedaan unsur buku nonfiksi
Keterampilan

 Praktik merangkum dalam bentuk pemetaan


 Praktik merangkum dalam bentuk rangkaian gagasan pokok isi buku
 Praktik merangkum membedakan unsur buku fiksi dengan buku nonfiksi

3. Materi Pembelajaran Pengayaan


Pengetahuan

 Contoh unsur-unsur buku fiksi


 Contoh unsur-unsur buku nonfiksi
 Contoh persamaan dan perbedaan unsur buku nonfiksi
Keterampilan

 Praktik merangkum dalam bentuk pemetaan


 Praktik merangkum dalam bentuk rangkaian gagasan pokok isi buku
 Praktik merangkum membedakan unsur buku fiksi dengan buku nonfiksi
Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan
kerjasama, proaktif, dan kreatif.

D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan

1. Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan


mengabsen siswa.
2. Guru membacakan kisah orang-orang sukses karena membaca dan menulis buku.
3. Guru mengajak siswa bertanya jawab tentang pentingnya membaca buku.
4. Guru mereview pengalaman siswa dalam membaca buku pada unit 1, 3, dan 4.
5. Siswa diminta membawa buku yang pernah dibaca dan hasil bacaannya.
6. Guru mengemukakan tujuan kegiatan.
7. Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
8. Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
9. Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.

2. Kegiatan Inti
Pertemuan 1 (4 JP)

1. Siswa diminta memilih hasil bacaan dari buku nonfiksi yang dilakukan sebelumnya.
2. Siswa membaca lagi buku yang dibawa secara garis besar. Siswa mengecek unsur-
unsur buku yang pernah dibaca.
3. Siswa didorong untuk bertanya tentang cara mengubah data hasil bacaan menjadi
rangkuman berupa peta pikiran atau rangkuman gagasan pokok.
4. Siswa membaca secara individu untuk menggali nformasi sebanyak-banyaknya
tentang cara merangkum.
5. Siswa menyimpulkan langkah merangkum dengan peta pikiran dan gagasan utama.

Pertemuan 2 (4 JP)

1. Siswa membaca lagi catatan hasil membaca dan rangkuman yang dibuat.
2. Siswa didorong untuk bertanya tentang cara mengomentari buku nonfiksi.
3. Siswa membaca secara individu untuk menggali nformasi sebanyak-banyaknya
tentang cara membuat komentar.
4. Siswa membaca beragam contoh komentar terhadap buku nonfiksi.
5. Siswa menyimpulkan unsur-unsur yang dapat dikomentari pada buku.

3. Penutup

1. Siswa bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
2. Siswa bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan
pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
3. Siswa menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.

E. Penilaian, Pembelajaran Remidial dan Pengayaan

1. Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan


Teknik : Penugasan dan Portofolio
Bentuk : Pekerjaan rumah dan/atau tugas yang dikerjakan secara individu dan kelompok
dan sampel pekerjaan siswa terbaik yang diperoleh dari penugasan.
Indikator Soal : Disajikan buku fiksi dan buku nonfiksi
Kerjakanlah tugas-tugas berikut dengan Jujur berkarya, bertanggung jawab, toleran dan
kerjasama, proaktif, dan kreatif!
1. Rangkumlah sebuah buku fiksi dengan Langkah Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok
2. Rangkumlah sebuah buku nonfiksi yang sudah kamu baca dengan Langkah Merangkum
dengan Pemetaan Pikiran
3. Komentari sebuah buku nonfiksi dari segi kelebihan dan kekurangannya. Saat membaca,
jawablah pertanyaan berikut:
 Apa judul dan tema buku?
 Apa bidang ilmu yang dibahas dalam buku?
 Apa garis besar isi buku? Apa isi tiap bab?
 Apakah buku ditunjang oleh gambar/foto, ilustrasi, tabel. grafik? Apakah cukup membantu
memperjelas?
 Bagaimana penulis merinci menjadi subbab buku? Apakah sistematika mudah diikuti?
 Apakah bahasanya mudah dipahami?
 Bagaimana penulis membuka dan mengakhiri tulisannya?
4. Komentari sebuah buku fiksi dari segi kelebihan dan kekurangannya. Saat membaca,
jawablah pertanyaan berikut:

 Bagaimana judul dan tema dikembangkan? Apakah ada keunikan?


 Bagaimana pengarang mengembangkan latar cerita?
 Bagaimana pengarang mengembangkan tokoh dan watak tokoh?
 Bagaimana pilihan kata yang digunakan pengarang?
 Apakah kalimat-kalimatnya memiliki keunikan dan kekuatan untuk
membangun cerita?
 Tokoh mana yang paling kamu sukai dan mengapa?

Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir

2. Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang,
bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

3. PembelajaranPengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

F. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar

1. Media/alat : Buku Fiksi dan Nonfiksi, Infokus.


2. Bahan :
 Contoh unsur-unsur buku fiksi
 Contoh unsur-unsur buku nonfiksi
 Contoh persamaan dan perbedaan unsur buku nonfiksi

3. Sumber Belajar
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi Revisi 2016.Bahasa Indonesia SMP/MTs.
Kelas VII.Halaman 275 s.d 294.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Edisi Revisi 2016.Buku Guru Bahasa Indonesia
SMP/MTs. Kelas VII.Halaman 133 s.d 138.

SILABUS MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Bakongan


Kelas/Semester : VII/GENAP

Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori.
KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK PEMBELAJARAN

1.1 Menghargai dan


mensyukuri Terintegrasi pada KD-KD di KI 3 dan 4
keberadaan bahasa
Indonesia sebagai
anugerah Tuhan Yang
Maha Esa untuk
mempersatukan
bangsa Indonesia di
tengah keberagaman
bahasa dan budaya
1.2 Menghargai dan
mensyukuri
keberadaan bahasa
Indonesia sebagai
anugerah Tuhan yang
Maha Esa sebagai
sarana memahami
informasi lisan dan
tulis
1.3 Menghargai dan
mensyukuri
keberadaan bahasa
Indonesia sebagai
anugerah Tuhan yang
Maha Esa sebagai
sarana menyajikan
informasi lisan dan
tulis
2.1 Memiliki perilaku
jujur, tanggung
jawab, dan santun Terintegrasi pada KD-KD di KI 3 dan 4
dalam menanggapi
secara pribadi hal-hal
atau kejadian
berdasarkan hasil
observasi
2.2 Memiliki perilaku
percaya diri dan
tanggung jawab
dalam membuat
tanggapan pribadi
atas karya budaya
masyarakat Indonesia
yang penuh makna
2.3 Memiliki perIlaku
kreatif, tanggung
jawab, dan santun
dalam mendebatkan
sudut pandang
tertentu tentang suatu
masalah yang terjadi
pada masyarakat
2.4 Memiliki perilaku
jujur dan kreatif
dalam memaparkan
langkah-langkah
suatu proses
berbentuk linear
2.5 Memiliki perilaku
percaya diri, peduli,
dan santun dalam
merespon secara
pribadi peristiwa
jangka pendek

TEKS EKSPLANASI
3.1 Memahami teks hasil 1. Pengenalan struktur teks Mengamati : Jen
observasi, tanggapan eksplanasi  Memahami alam sekitar/lingkungan 
deskriptif, eksposisi, Struktur isi: melalui gambar, tayangan, lagu,
eksplanasi, dan cerita (1) judul, (2) pernyataan puisi, dll.
pendek baik melalui umum tentang suatu peristiwa  Membaca teks eksplanasi dengan 
lisan maupun tulisan atau suatu fenomena, (3) cermat
rincian penjelasan yang Menanya
berupa rangkaian paragraf  mempertanyakan tentang teks
yang menjelaskan tentang eksplanasi ( struktur dan ciri-ciri
bagaimana sesuatu terjadi bahasa) 
atau mengapa sesuatu terjadi, Mengeksplorasikan
dan (4) simpulan.  Menjawab/mengajukan
pertanyaan isi teks eksplanasi
Ciri Bahasa (pertanyaan literal, inferensial,
 Memuat istilah integratif, kritis) Be
 Memuat kata sambung  Mendiskusikan struktur isi teks 
yang menunjukkan eksplanasi
adanya suatu tahapan (1) judul,
 Struktur kalimatnya (2) pernyataan umum tentang 
menggunakan kata suatu peristiwa atau suatu
sambung yang fenomena,
menunjukkan hubungan (3) rincian penjelasan yang
sebab-akibat berupa rangkaian paragraf yang
 Menjelaskan kondisi menjelaskan tentang bagaimana
(menjelaskan fenomena sesuatu terjadi atau mengapa
bukan menceritakan masa sesuatu terjadi, dan
lalu) (4) simpulan
 Mendiskusikan ciri bahasa teks
hasil eksplanasi (kata sambung 
untuk penahapan dan kata
sambung yang menunjukkan
sebab akibat)
Mengasosiasikan
 Menemukan contoh teks
eksplanasi yang pernah
dilihat/didengar/dibaca
berdasarkan pemahaman yang
telah diperoleh
Mengomunikasikan
 Menjelaskan teks eksplanasi dari
segi struktur dan ciri bahasa
1.1 1. Perbedaan teks eksplanasi Mengamati Jen
1.2 dengan teks eksposisi  Membaca teks hasil observasi 
1.3 dilihat dari struktur isi dengan cermat
2.1 2. Perbedaan teks eksplanasi  Membaca contoh teks deskripsi
2.2 dengan teks eksposisi Menanya
2.3 dilihat dari fitur  mendorong siswa
2.4 bahasanya mempertanyakan tentang struktur
2.5 dan ciri-ciri bahasa teks observasi
3.2 Membedakan teks Mengeksplorasi 
hasil observasi,  Mendiskusikan persamaan teks
tanggapan deskriptif, eksplanasi dan eksposisi dari
eksposisi, eksplanasi, struktur isinya
dan cerita pendek  Mendiskusikan perbedaan teks
baik melalui lisan eksplanasi dan eksposisi dari
maupun tulisan fitur bahasanya 
Mengasosiasi
 Mengidentifikasi teks-teks yang
eksplanasi yang pernah
dibaca/didengar berdasarkan hasil
pemahaman
Mengomunikasi
 Menjelaskan struktur teks
eksplanasi Be
 Menjelaskan ciri-ciri bahasa 

3.3 Mengklasifikasi teks Klasifikasi teks eksplanasi Mengamati Jen


hasil observasi, tanggapan  Membaca dua buah teks 
deskriptif, eksposisi, eksplanasi dan eksposisi secara
eksplanasi, dan cerita cermat
pendek baik melalui lisan Menanya 
maupun tulisan  Mendorong siswa untuk
mengungkapkan hal yang
berkaitan dengan klasifikasi teks
eksplanasi (struktur dan ciri
bahasa) 
Mengeksplorasikan
 Menjawab pertanyaan tentang isi
teks eksplanasi
 Mendiskusikan manakah dari
kedua teks tersebut yang termasuk Be
dalam kategori teks eksplanasi 
dan teks eksposisi dengan
memberikan alas an dan data yang
mendukung
Mengasosiasikan 
 Mengidentifikasi teks eksplanasi
yang pernah dibaca/didengar dan
mengetahui perbedaannya dengan
teks lain berdasarkan struktur dan
ciri-ciri bahasa yang telah
dipahami
Mengomunikasikan
 Menjelaskan teks eksplanasi dari
segi struktur dan ciri bahasa
dengan lugas 

3.4 Mengidentifikasi 1. Kelebihan teks eksplanasi Mengamati Jen


kekurangan teks hasil dari aspek isi dan  Membaca teks eksplanasi dengan 
observasi, tanggapan bahasanya cermat
deskriptif, eksposisi, 2. Kekurangan teks teks  Membaca contoh hasil
eksplanasi, dan cerita eksplanasi dari aspek isi identifikasi kelebihan/kekurangan
pendek berdasarkan dan bahasanya teks eksplanasi 
kaidah-kaidah teks baik Menanya
melalui lisan maupun  Menanya tentang hal-hal yang
tulisan berkaitan dengan cara
mengidentifikasi kekurangan teks
eksplanasi (struktur dan ciri-ciri
bahasa) Be
Mengeksplorasikan 
 Membaca teks hasil observasi
(yang struktur dan ciri-ciri
bahasanya) kurang sesuai melalui
pemodelan 
 Mendiskusikan kelebihan teks
eksplanasi yang ditemukan
 Mendiskusikan kekurangan teks
eksplanasi yang ditemukan
Mengasosiasikan
 Mengidentifikasi
kekurangan/kelebihan pada teks
laporan yang pernah
dibaca/didengar berdasarkan hasil
pemahaman
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan hasil diskusi
tentang kelebihan/kekurangan
teks observasi (dari segi struktur
dan cirri bahasa) dengan penuh
rasa percaya diri
 Menanggapi presentasi
teman/kelompok lain secara
santun dan lugas
4.1 Menangkap makna 1. Pemahaman kata, istilah Mengamati Jen
teks hasil observasi, dalam teks eksplanasi  Membaca teks hasil eksplanasi 
tanggapan deskriptif, 2. Pemahaman isi teks Menanya
eksposisi, eksplanasi, eksplanasi  Menanya tentang kata atau
dan cerita pendek istilah dalam teks eksplanasi
baik secara lisan  Menanya hal yang berkaitan 
maupun tulisan dengan isi tek eksplanasi
Mengeksplorasikan
 Mendiskusikan kata-kata sulit dan
istilah dalam teks eksplanasi yang
dibaca
 Menjawab/mengajukan
pertanyaan isi teks eksplanasi Be

(pertanyaan literal, inferensial, 


integratif, kritis)
Mengasosiasikan
 Mengidentifikasi penggunaan kata
atau istilah pada teks eksplanasi
lain yang pernah dibaca/didengar 
berdasarkan pemahaman
Mengomunikasikan
 Menjelaskan fungsi kata atau
istilah dalam menyampaikan
makna/tujuan serta ciri teks
4.2 Menyusun teks hasil Langkah Menyusun teks Mengamati Jen
observasi, tanggapan eksplanasi  Mengamati/memanfaatkan 
deskriptif, eksposisi,  memilih lingkungan sekitar untuk memilih
eksplanasi, dan cerita objek/fenomena yang objek/fenomena yang hendak
pendek sesuai dengan hendak dijelaskan. dijelaskan 
karakteristik teks  Menuliskan Menanya
yang akan dibuat pernyataan umum  Menanya tentang hal-hal yang
baik secara lisan tentang berkaitan dengan cara menyusun
maupun tulisan objek/fenomena yang teks eksplanasi Be
hendak dijelaskan Mengeksplorasikan 
(proses fotosintesis). 1. (berkelompok)
 Menuliskan rangkaian  Memilih objek/fenomena yang
tahapan terkait dengan hendak dijelaskan 
fenomena yang  Menuliskan pernyataan umum
dijelaskan (tahapan tentang objek/fenomena yang
fotosintesis) hendak dijelaskan (mis: proses
 Menuliskan simpulan fotosintesis, proses
perkembangbiakan ikan, dll)
 Menuliskan rangkaian
tahapan/proses terkait dengan
fenomena yang dijelaskan
(tahapan fotosintesis)
 Menuliskan simpulan
Mengasosiasikan
 Mengidentifikasi teks eksplanasi
yang telah dibaca/didengar
berdaarkan struktur teks yang
telah dipelajari
Mengomunikasikan
 Membacakan teks eksplanasi yang
telah disusun di depan teman
dengan bahasa yang lugas
2. (individu)
Mengeksplorasikan
 Memilih objek/fenomena yang
hendak dijelaskan
 Menuliskan pernyataan umum
tentang objek/fenomena yang
hendak dijelaskan (mis: proses
fotosintesis, proses
perkembangbiakan ikan, dll)
 Menuliskan rangkaian
tahapan/proses terkait dengan
fenomena yang dijelaskan
(tahapan fotosintesis)
 Menuliskan simpulan
Mengasosiasikan
 Mengidentifikasi teks eksplanasi
yang telah dibaca/didengar
berdaarkan struktur teks yang
telah dipelajari
Mengomunikasikan
 Membacakan teks eksplanasi yang
telah disusun di depan teman
dengan bahasa yang lugas
4.3 Menelaah dan 1. Aspek penelahaan teks 1. (berkelompok) Jen
merevisi teks hasil eksplanasi Mengamati 
observasi, tanggapan  Menelaah judul teks  membaca teks eksplanasi yang
deskriptif, eksposisi, eksplanasi telah ditulis kelompok lain
eksplanasi, dan cerita  Menelaah klasifikasi Menanya
pendek sesuai dengan umum teks eksplanasi  menanya tentang cara menelaah 
struktur dan kaidah  Menelaah rangkaian teks eksplanasi
teks baik secara lisan tahapan/proses teks
maupun tulisan eksplanasi Mengeksplorasikan
 Menelaah bahasa teks  Menelaah teks eksplanasi yang
eksplanasi:diksi, telah ditulis teman/kelompok lain
struktur kalimat, dari aspek judul, pernyataan
paragraf umum, rangkaian tahapan/proses, Be
2. Merevisi isi dan bahasa dan simpulan 
teks eksplanasi  Merevisi teks eksplanasi sesuai
degan hasil penelaahaan
Mengomunikasikan
 Membacakan hasil penelaahan di
depan teman dengan kalimat lugas

2. (individu) 
Mengamati
 membaca teks eksplanasi yang
telah ditulis kelompok lain
Menanya
 menanya tentang cara menelaah
teks eksplanasi
Mengeksplorasikan
 Menelaah teks eksplanasi yang
telah ditulis teman/kelompok lain
dari aspek judul, pernyataan
umum, rangkaian tahapan/proses,
dan simpulan
 Merevisi teks eksplanasi sesuai
degan hasil penelaahaan
Mengomunikasikan
 Membacakan hasil penelaahan di
depan teman dengan kalimat lugas
4.4 Meringkas teks hasil Langkah menyusun Mengamati Jen
observasi, tanggapan ringkasan:  Membaca teks eksplanasi yang 
deskriptif, eksposisi,  membaca teks telah ditulis secara cermat
eksplanasi, dan cerita eksplanasi Menanya
pendek baik secara lisan  mengidentifikasi  Menanya tentang hal-hal yang 
maupun tulisan intisari teks mulai dari berkaitan dengan cara meringkas
pernyataan umum, teks eksplanasi
rangkaian Mengeksplorasikan
tahapan/proses, dan 1 (berkelompok) Be
simpulan  Membaca kembali teks eksplanasi 
yang telah dibuat dalam kelompok
 Menjawab/mengajukan
pertanyaan isi teks eksplanasi
(pertanyaan literal, inferensial, 
integratif, kritis)
 Mengidentifikasi intisari teks
mulai dari pernyataan umum,
ragkaian tahapan/proses, dan
simpulan
 Menyusun ringkasan teks
eksplanasi memperhatikan ide
pokok dan menggunakan kalimat
efektif
Mengomunikasikan
 Membacakan ringkasan yang
telah dibuat
 Menerima masukan teman untuk
perbaikan ringkasan
1. (individu)
 Membaca kembali teks ekplanasi
yang telah dibuat
 Menjawab/mengajukan
pertanyaan isi teks eksplanasi
(pertanyaan literal, inferensial,
integratif, kritis)
 Mengidentifikasi intisari teks
mulai dari pernyataan umum,
rangkaian tahapan/proses, dan
simpulan
 Menyusun ringkasan teks dengan
memperhatikan ide pokok dan
menggunakan kalimat efektif
Mengomunikasikan
 Membacakan ringkasan yang
telah dibuat
 Menerima masukan teman untuk
perbaikan ringkasan
TEKS CERPEN
3.1 Memahami teks hasil 1. Pengenalan struktur teks Mengamati : Jen
observasi, tanggapan cerpen  Membaca teks cerpen dengan 
deskriptif, eksposisi, Struktur isi: cermat
eksplanasi, dan cerita (1) judul, (2) perkenalan, Menanya
pendek baik melalui memperkenalkan siapa para  mempertanyakan tentang teks 
lisan maupun tulisan pelaku, apa yang dialami cerpen ( struktur dan ciri-ciri
pelaku, dan di mana bahasa)
terjadinya peristiwa, (3) Mengeksplorasikan
komplikasi, konflik muncul  Menjawab/mengajukan 
dan para pelaku mulai pertanyaan isi teks cerpen
bereaksi terhadap konflik,  Mendiskusikan struktur isi teks
kemudian konflik meningkat cerpen (judul, tokoh dan
(4) klimaks, konflik mencapai penokohan, latar, konflik,
puncaknya, (5) penyelesaian, klimaks, leraian, amanat) Be
konflik terpecahkan dan  Mendiskusikan ciri bahasa teks 
menemukan penyelesaiannya, cerpen
dan (6) amanat/pesan moral Mengasosiasikan
(tersurat/tersirat).  Mengaitkan isi cerpen dengan 
kehidupan nyata
Ciri Bahasa Mengomunikasikan
 Memuat kata-kata  Menjelaskan teks cerpen dari
sifat untuk segi struktur dan ciri-ciri bahasa:
mendeskripsikan - kata-kata sifat untuk
pelaku, penampilan mendeskripsikan pelaku,
fisik, atau penampilan fisik, atau
kepribadiannya. kepribadiannya.
 Memuat kata-kata - kata-kata keterangan untuk
keterangan untuk menggambarkan latar (latar 
menggambarkan latar waktu, tempat,
(latar waktu, tempat, dan suasana)
dan suasana) - Kata kerja yang menunjukkan
 Memuat kata kerja peristiwa-peristiwa yang
yang menunjukkan dialami para
peristiwa-peristiwa pelaku
yang dialami para - Sudut pandang
pelaku pengarang(point of view)
 Memuat sudut
pandang
pengarang(point of
view)
2. 2. Pemahaman isi teks cerpen
2.2 Membedakan teks hasil 1. Perbedaan teks cerpen Mengamati Jen
observasi, tanggapan dengan teks hasil  Membaca teks cerpen dengan 
deskriptif, eksposisi, observasi dilihat dari cermat
eksplanasi, dan cerita struktur isi  Membaca contoh teks hasil
pendek baik melalui 2. Perbedaan teks cerpen observasi
lisan maupun tulisan dengan teks hasil Menanya
observasi dilihat dari fitur  Menanya hal-hal yang berkaitan
bahasanya dengan cara membedakan teks
cerpen dengan teks lain 
Mengesplorasikan
 Mendiskusikan persamaan teks
cerpen dan hasil observasi (atau
teks lainnya) dari struktur isnya
 Mendiskusikan perbedaan teks 
cerpen dan hasil observasi (atau
teks lainnya) dari fitur bahasanya
Mengasosiasikan
 Mengidentifikasi teks cerpen yang
pernah dibaca dan memahami
strukturnya berdasarkan
pemahaman yang telah dipelajari
Mengomunikasikan Be

 Menjelaskan struktur cerpen 


dengan kalimat efektif

3.4 Mengidentifikasi Langkah-langkah Mengamati Jen


kekurangan teks hasil menemukan  Membaca teks cerpen dengan 
observasi, tanggapan kelebihan/kekurangan teks cermat
deskriptif, eksposisi, cerpen Menanya
eksplanasi, dan cerita  Menanya tentang hal-hal yang
pendek berdasarkan berkaitan dengan cara menilai 
kaidah-kaidah teks baik kelabihan dan kekurangan sebuah
melalui lisan maupun cerpen
tulisan Menegeksplorasikan
1. (berkelompok)
 Membaca contoh hasil Be
identifikasi kelebihan/kekurangan 
teks cerpen
 Membaca teks cerpen teks cerpen
yang dipilih siswa
 Mendiskusikan 
kelebihan/kekurangan teks cerpen
yang ditemukan dengan alas an
dan data/kutipan yang mendukung
Mengomunikasikan
1) Mempresentasikan hasil diskusi
dengan penuh rasa percaya diri 
2) Menanggapi presentasi
teman/kelompok lain secara santun
2. (individu)
 Membaca contoh hasil
identifikasi kelebihan/kekurangan
teks cerpen
 Membaca teks cerpen teks cerpen
yang dipilih siswa
 Menuliskan kelebihan/kekurangan
teks cerpen dengan lasan dan
data/kutipan yang mendukung
Mengomunikasikan
 Membacakan hasil telaah
pribadi tentang cerpen yang
dipilih dengan alasan dan data
yang mendukung dan dengan
percaya diri
 Menanggapi masukan teman
untuk perbaikan
4.1 Menangkap makna 1. Pemahaman kata, istilah Mengamati Jen
teks hasil observasi, dalam teks cerpen  Membaca teks cerpen 
tanggapan deskriptif, 2. Pemahaman isi teks Menanya
eksposisi, eksplanasi, cerpen  Menanya tentang makna
dan cerita pendek baik dalam cerpen
secara lisan maupun Mengeksplorasikan 
tulisan  Mendiskusikan makna kalimat
atau kata yang diucapkan
tokoh dalam teks cerpen yang
dibaca
 Membuat kalimat lain yang
maknanya sama Be

 Menjawab/mengajukan 
pertanyaan terkait dengan isi
teks cerpen (pertanyaan literal,
inferensial, integratif, kritis) 
Mengasosiasikan
 Mengidentifisikasi teks cerpen
lain yang pernah dibaca
Mengomunikasikan
 Saling menilai kebenaran jawaban
teman secara santun
4.2 Menyusun teks hasil Langkah Menyusun teks Mengamati Jen
observasi, tanggapan cerpen  Mendengarkan lagu tentang kisah 
deskriptif, eksposisi,  Menemukan bahan seseorang yang membahagiakan,
eksplanasi, dan cerita untuk menulis cerpen menyedihkan, mengharukan,
pendek sesuai dengan dari berbegai sumber membahagiakan, dll.
karakteristik teks yang (pengalaman pribadi, Mis : lagu Chrisye, Ebiet, grup
akan dibuat baik pengalaman orang band remaja, dll. Be
secara lisan maupun lain, berita di televisi, Menanya 
tulisan koran majalah, dll.)  Menanya cara membuat cerpen
 Mengembangkan berdasarkan pengalaman diri
garis besar sendiri/orang lain dari lagu atau 
kerangka/alur cerpen cerita yang didengar
 Menulis pembuka Mengeksplorasikan
cerpen 1. (berkelompok)
(orientasi/perkenalan  Menemukan bahan untuk menulis
tokoh dan cerpen dari berbegai sumber
peristiwanhya) (pengalaman pribadi, pengalaman
 Menghidupkan tokoh orang lain, berita di televisi, koran
dengan dialog majalah, dll.)

 Mengembangkan latar  Mengembangkan garis besar


untuk menghidupkan kerangka/alur cerpen
cerita  Menulis pembuka cerpen
 Menulis penyelesaian (orientasi/perkenalan tokoh dan
peristiwanhya)
 Menghidupkan tokoh dengan
dialog
 Membuat klimaks cerita
 Mengembangkan latar untuk
menghidupkan cerita
 Menulis penyelesaian cerpen
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan cerpen yang
telah dibuat dengan lafal dan
intonasi serta penghayatan yang
tepat
 Menanggapi masukan teman
yang berkaitan dengan
pengembangan cerpen
2. (individu)
 Menemukan bahan untuk menulis
cerpen dari berba
 gai sumber (pengalaman pribadi,
pengalaman orang lain, berita di
televisi, koran majalah, dll.)
 Mengembangkan garis besar
kerangka/alur cerpen
 Menulis pembuka cerpen
(orientasi/perkenalan tokoh dan
peristiwanhya)
 Menghidupkan tokoh dengan
dialog
 Membuat klimaks cerita
 Mengembangkan latar untuk
menghidupkan cerita
 Menulis penyelesaian cerpen
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan cerpen yang
telah dibuat dengan lafal dan
intonasi serta penghayatan yang
tepat
 Menanggapi masukan teman
yang berkaitan dengan
pengembangan cerpen
4.3 Menelaah dan merevisi Aspek penelahaan teks cerpen Mengamati Jen
teks hasil observasi,  Menelaah judul teks  Membaca teks cerpen yang 
tanggapan deskriptif, cerpen telah ditulis kelompok lain
eksposisi, eksplanasi,  Menelaah rasionalitas Menanya
dan cerita pendek alur cerpen  Menanya cara menelaah dan
sesuai dengan struktur  Menelaah merevisi tek cerpen 
dan kaidah teks baik penggambaran tokoh Mengeksplorasikan
secara lisan maupun dan perwatakannya  (berkelompok
tulisan  Menelaah  Menelaah teks cerpen yang
penggambaran latar telah ditulis kelompok lain
teks cerpen dari aspek judul, alur, tokoh
 Menealaah dan perwatakannya, latar, Be

amanat/pesan/tema tema/amanat/pesan secara 


teks cerpen jujur
 Menelaah bahasa teks  Merevisi teks cerpen sesuai
cerpen: struktur degan hasil penelaahaan
kalimat, ejaan, tanda Mengomunikasikan
baca  Membacakan hasil revisi kepada
3. Merevisi isi dan bahasa kelompok lain dengan bahasa 
teks cerpen yang lugas
 (individu)
 Menelaah teks cerpen yang
telah ditulis teman lain dari
aspek judul, alur, tokoh dan
perwatakannya, latar,
tema/amanat/pesan secara
jujur
 Merevisi teks cerpen sesuai
degan hasil penelaahaan
Mengomunikasikan
 Membacakan hasil revisi kepada
kelompok lain dengan bahasa
yang lugas
4.4 Meringkas teks hasil Langkah menyusun Mengamati Jen
observasi, tanggapan ringkasan:  Membaca teks cerpen yang telah 
deskriptif, eksposisi,  membaca teks cerpen dibuat
eksplanasi, dan cerita  mengidentifikasi Menanya
pendek baik secara lisan intisari teks mulai dari  Menanya tentang cara meringkas
maupun tulisan tahap perkenalan, cerpen Be
konflik, klimaks, dan Mengeksplorasikan 
penyelesaian. 1. (berkelompok)
 Mengidentifikasi intisari teks
mulai dari tahap perkenalan, 
konflik, klimaks, dan
penyelesaian
 Menyusun intisari teks cerpen
dengan memperhatikan pokok-
pokok gagasan
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan hasil ringkasan
dengan kalimat lugas
 Menanggapi presentasi
teman/kelompok secara santun
2. (individu)
 Mengidentifikasi intisari teks
cerpen mulai dari tahap
perkenalan, konflik, klimaks, dan
penyelesaian
 Menyusun intisari teks cerpen
dengan memperhatikan pokok-
pokok gagasan
Mengomunikasikan
 Mempresentasikan hasil ringkasan
dengan kalimat lugas
 Menanggapi presentasi
teman/kelompok secara santun

Mengetahui,
Bakongan, Juli 2014
Kepala Sekolah
Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

MAISARAH
________________________
NIP. 19580213 198012 1 001
NIP..........................................