Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM TURBIN GAS

Program Studi Teknik Konversi Energi Semester 5


Judul : Turbin Gas
Job : 1 (Satu) tahun 2015

I. Tujuan praktikum :
1. Untuk mengetahui prinsip kerja turbin gas
2. Untuk mengetahui prosedur start dan off turbin gas
3. Untuk mengetahui nama dan fungsi komponen turbin gas
4. Untuk mengetahui variabel yang diukur pada oprasi turbin gas

II. Kegiatan yang dilakukan :


1. Membuat skema system dari turbin gas
2. Membuat nama-nama dan komponen serta fungsinya
3. Membuat uraian prinsip kerja turbin gas
4. Membuat prosedur star dan off turbin gas
5. Membuat variabel yang diukur

III. Peralatan praktikum :


1. Manual turbin gas
2. Buku-buku yang mendukung

IV. Hasil praktikum :


1. Skema system Turbin Gas
2. Nama komponen dan fungsinya
A. Komponen Utama
1. Kompresor : menaikan tekanan udara agar udara bertekanan tinggi sehingga
mempermudah pembakaran.
2. Ruang bakar : tempat percampuran gas dan udara yang bertekan tinggi sehingga
akan terjadi proses ledakan atau pembakaran.
3. Turbin : mengkonversi panas dari pembakaran menjadi tenaga putar mekanis.
b. Komponen Pendukung
1. Blower : menghisap udara saaat awal pengoprasian sebelum kompresor berkerja
dan juga berfungsi mendinginkan saat mesin mati.
2. Oil Pump : mengsirkulasi pelumas untuk melumasi poros turbin dan kompresor.
3. Air Inlet Housing, merupakan tempat udara masuk dimana didalamnya terdapat
peralatan pembersih udara.
4. Air bersih : untuk mendinginkan oli.
5. Exhaust : berfungsi sebagai saluran pembuangan gas panas sisa yangkeluar dari
turbin gas.
6. Ignition : untuk menghasilkan percikan api.

3. Uraian prinsip kerja Turbin Gas


Udara masuk kedalam kompresor melalui saluran masuk udara (inlet). Lalu katup
kompresor menaikan tekanan udara. Kemudian udara bertekanan ini masuk ke ruang bakar.
Didalam ruang bakar dilakukan proses pembakaran dengan cara mencampurkan udara
bertekanan dan bahan bakar dengan dipicu oleh percikan api. Gas hasil pembakaran tersebut
dialirakan ke turbin melaui nozel yang berfungsi untuk mengarahkan aliran tersebut ke sudu-
sudu turbin. Daya yang dihasilkan oleh turbin tersebut digunakan untuk memutar
kompresornya sendiri lalu memutar beban lain seperti generator listrik, dll. Setelah melewati
turbin ini gas tersebut akan dibuang keluar melalui saluran buang (exhaust).
Secara umum proses yang terjadi pada suatu system turbin gas adalah sebagai berikut:
1. Pemampatan ( compression) udara dihidap dan dimampatakan
2. Pembakaran ( combustion) bahan bakar dicampur dengan udara kemudian dibakar.
3. Pemuaian (expansion) gas hasil pembakaran memuai dan mengalir keluar melalui nozzel.
4. Pembuangan gas (exhaust) gas hasil pembakaran dikeluarkan lewat saluran pembuangan.
Pada kenyataannya tidak ada proses yang selalu ideal, tetapi terjadi kerugian -
kerugaian yang dapat menyebabkan trunnya daya yang dihasilkan oleh turbin gas dan
berakibat pada menurunnya performa turbin gas itu sendiri. Kerugian-kerugian tersebut
dapat terjadi pada ketiga komponen system turbin gas.
Sebab-sebab terjadinya kerugian antara lain :
• Adanya gesekan fluida yang menyebabkan terjadinya kerugian tekanan (pressure losses)
diruang bakar.
• Adanya kerja yang berlebih waktu proses kompresi yang menyebabkan terjadinya gesekan
antara bantalan turbin dengan angin.
• Adanya mechanical loss, dsb.

4. Uraian prosedur start & off Tubin Gas


a. START
1. Sambungan penyuplai air pendingin dan pengeluaran
2. Sambungkan tabung gas
3. Hubungkan ke sumber listrik
4. Atur kendali inlet udara keposisi start
5. Sambungkan ke pipa gas
6. Buka katup tabung gas
7. Atur penguat beban dynamo meter sampai maksimum
8. Nyalakan pompa pelumas dan tunggu sampai tekanan pelumas hingga mencapai
1,5 Bar (150 KPa)
9. Tekan tombol reset
10.Nyalakan blower
11.Atur tekanan gas menjadi 200 kPa (2 Bar) dengan reducing valve
12.Tekan dan tahan tombol ignition sambil membuka katup gas untuk memeberi
aliran gas sebesar 0,5 g/s
13.Bila ignition tidak menunjukkan (seperti yang ditunjukan T3) lebih dari 5 detik lepas
tombol ignition, kemudian tutup katup gas dan biarkan gas yang tidak terbakar keluar
untuk membersihkan system sebelumnya mengulang prosedur start dari langkah 11
14.Ketika pengapian terlihat, lepas tombol pengapian
15.Perlahan-lahan buka katup gas hingga kecepatan katup gas sehingga kecepatan
generator gas 1000rev/det. Jaga temperature ruang bakar dibawah 850oC. Ini
mungkin butuh beberapa menit tergantung temperature pelumas. Putar control
udara masuk ke posisi kerja.
16.Matikan blower
17.Biarkan generator gas stabil pada 1000Rps.
b. OFF
1. Tutup tabung pada katup gas
2. Saaat turbin sudah berhenti, kembalikan posisi air inlet control ke posisi start
3. Hidupkan blower
4. Saat T4 turun dibawah 80oC dan temperature pelumas turun mencapai 40oC, maka:
• Matikan blower
• Matikan pompa pelumas
• Tutup katup gas dari control panel
• Matikan sumber air
• Matikan dan putuskan sumber listrik

5. Variabel yang diukur

No LOKASI YANG DIUKUR PARAMETER YANG DIUKUR SATUAN


1 Tekanan gas buang Bar
2 Tekanan gas keluar tabung Bar
Bahan Bakar
3 Aliran gas g/s
4 Suhu oC

5 Tekanan pelumas Bar


6 Suhu pelumas oC
Kompresor
7 Tekanan (P2) Bar
8 Suhu (T2) oC

9 Tekanan (P3) Bar


10 Ruang Bakar Suhu (T3) oC

11 Beda tekanan Cm/Hg


12 Suhu (T4) oC

13 Turbin Tekanan (P4) Bar


14 Kecepatan Rev/s
15 Kecepatan Rev/s
Power Turbin oC
16 Suhu (T5)
17 Suhu (T1) oC
Udara Masuk
18 Air Flow mmH2O
19 Tegangan V
Generator
20 Arus A