Anda di halaman 1dari 11

KLIPPING

KERAGAMAN ALAT MUSIK DAERAH NUSANTARA


MATA PELAJARAN : SBK

O
L
E
H

VIVIAN
Kelas : VI (Enam)
SD Negri 9 Merawang
Kabupaten Bangka
Tahun 2018
Tehyan (DKI Jakarta)
Cara memainkannya: cara
digesek di bagian dawai
atau senarnya, hampir sama
dengan memainkan biola.

Gendang (Yogyakarta)

Cara memainkannya: dengan


ditepuk di area lunak
menggunakan telapak tangan.
Saluang (Sumatera Barat)

cara memainkannya :
di tiup

Gambus (Riau)

Cara memainkannya : di petik pada bagian senarnya


Accoridon (Sumatera Selatan)
Cara memainkannya: ditiup dan
dengan memakai kedua tangan untuk
mengatur alunan nada

Panting (Kalimantan Selatan)


Cara memainkannya: dipetik
dibagian senarnya
Gambus (Jambi)

Cara memainkannya :di petik

Dol (Sumatera Selatan)

Cara memainkannya : di pukul dengan suatu alat


Bende (Lampung)

Cara memainkannya: Dipukul


dengan suatu alat

Gendang Melayu(Kepulauan Bangka Belitung)

Cara memainkannya: dipukul menggunakan kedua tangan anda dalam


posisi duduk
Cengceng(Bali)

Cara memainkannya:
 Pertama, memegang ceng-ceng menggunakan (talinya diselipkan di
antara jari-jari)
 Kedua, memukul dengan sedikit tenaga (perkiraan saja) agar
mengeluarkan suara

Sasando (NTT)

Cara memainkannya : Sasando adalah salah


satu alat musik tradisional yang dipetik, tiap
petikannya menghasilkan suara yang
berbagai macam. Senar yang berjumlah
hingga 48 senar ini direntangkan dari ujung
tabung ke ujung lainnya.
Tuma (Kalimantan Barat)

Cara memainkannya : Tuma ini


dimainkan dengan cara ditepuk dengan
menggunakan telapak tangan sehingga
alat musik ini tergolong ke dalam jenis
alat musik membranophon (alat musik
yang menghasilkan dari getaran kulit
yang dipukul).

Sampe (Kalimantan Timur)

Cara memainkannya : dipetik pada bagian


dawai atau senarnya
Kolintang (Sulawesi Utara)
Cara memainkannya : cara
dipukul menggunakan
stick khusus. Agar suara
yang dihasilkan terdengar
bagus maka di unjung stick
biasanya diberi bantalan
kain, seperti halnya alat
pukul musik Gamelan.
Stick yang digunakan
tersebut biasanya terdiri
dari tiga stick yang diberi
nomor tersendiri. Stick nomer satu biasnya digunakan di tangan kiri,
sedangkan nomer dua dan tiga dipegang di tangan kanan. Khusus untuk
stick dua dan tiga biasanya dipasang di sela-sela jari sesuai dengan
accord yang dimainkan. Sama halnya dengan alat musik pada
umumnya, alat musik Kolintang mempunyai accord sendiri yang
dipukul secara bersamaan. Namun untuk jenis Kolintang bass dan
melodi biasanya dimainkan tanpa accord, namun disesuaikan dengan
nada yang diinginkan sehingga untuk memaikannya hanya butuh dua
stick saja.

Pakkeke(Sulawesi Barat)

Cara memainkannya : di tiup


Tifa (Papua)

Cara memainkannya : alat


musik Tifa biasanya
disesuaikan dengan jenis Tifa
yang dimainkan. Ada yang
menggunakan alat pukul, dan
ada juga yang hanya
dimainkan menggunakan
tangan. Sama halnya dengan
alat musik Gendang, Tifa juga merupakan jenis alat musik yang
mempunyai satu suara. Sehingga saat dimainkan bersama alat musik
lain, Tifa menjadi suara utama dan pengatur irama. Namun apabila
dimainkan dengan jenis Tifa lainnya, maka harus disesuaikan. Karena
setiap jenis Tifa biasanya memiliki suara yang berbeda, sehingga
harus dipadukan agar menajadi suatu irama yang baik dan enak untuk
didengarkan.

Guoto(Papua Barat)

Cara memainkannya : dipetik pada bagian


senyarnya.
Bonang (Jawa Timur)

Cara memainkannya : cara


dipukul / ditabuh pada bagian
yang menonjol menggunakan
alat pemukul khusus.

Calung (Jawa Barat)

Cara
memainkannya:
cara dipukul,
untuk Calung
rantay anda harus
memukulnya
dengan dua
tangan dengan
posisi duduk
bersilah
sedangkan untuk Calung jinjing anda bisa memainkannya dengan
menggunakan tangan kanan saja, dan tangan kiri untuk memegang
alat musik tradisional tersebut