Anda di halaman 1dari 1

DEVELOPING CHARACTERS BASED ON LOCAL WISDOM OF BALI IN TEACHING PHYSICS IN SENIOR

HIGH SCHOOL

MENGEMBANGKAN KARAKTER BERDASARKAN KEADAAN LOKAL BALI

DALAM MENGAJAR FISIKA DI SMU SENIOR

Human resources with good characters are badly needed in a national development. Hence,
developing characters, especially the development of characters based on local wisdom is highly
needed. This study was part of a study of local culture-based Physics model of teaching at senior high
school, i.e., the need analysis and conceptual model prototype stage. The subjects were 20 physics
teachers who had at least 10 years of teaching physics experience at public and private senior high
schools in Singaraja, Bali. The study used questionnaire, observation guide, and interview as the
instruments for collecting the data. The data were analyzed by a descriptivequalitative analysis. The
result showed that (1) Nine Balinese local wisdom-based characters could be developed in physics
teaching; (2) The method that is appropriate for the local wisdom-based development of characters
is inquiry from various perspectives, discussion, and demonstration; (3) The core procedure of
teaching that can develop the students’ character are exploration, focusing attention, inquiry from
various perspectives (scientific, sociocultural, historical), elaboration, and confirmation.

Sumber daya manusia dengan karakter yang baik sangat diperlukan dalam pembangunan nasional.
Oleh karena itu, mengembangkan karakter, terutama pengembangan karakter berdasarkan kearifan
lokal sangat diperlukan. Penelitian ini merupakan bagian dari studi tentang model pengajaran Fisika
berbasis budaya lokal di sekolah menengah atas, yaitu, analisis kebutuhan dan tahap prototipe
model konseptual. Subjek penelitian adalah 20 guru fisika yang memiliki setidaknya 10 tahun
pengalaman mengajar fisika di sekolah menengah umum dan swasta di Singaraja, Bali. Penelitian ini
menggunakan kuesioner, panduan observasi, dan wawancara sebagai instrumen untuk
mengumpulkan data. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Sembilan karakter berbasis kearifan lokal Bali dapat dikembangkan dalam
pengajaran fisika; (2) Metode yang sesuai untuk pengembangan karakter berbasis kearifan lokal
adalah penyelidikan dari berbagai perspektif, diskusi, dan demonstrasi; (3) Prosedur inti pengajaran
yang dapat mengembangkan karakter siswa adalah eksplorasi, memfokuskan perhatian, penyelidikan
dari berbagai perspektif (ilmiah, sosiokultural, historis), elaborasi, dan konfirmasi.