Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR PUSTAKA

1. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2003. Definisi Gangguan Jiwa.


http://www.depkes.go.id/index.php?txtKeyword=gangguan+jiwa&act=search-
by-map&pgnumber=0&charindex=&strucid=1280&fullcontent=1&C-ALL=1.
Diakses tanggal 26 Agustus 2015 jam 21.07 WIB.
2. Maramis, W, F. 2009. Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga University
Press.
3. Riset Dasar Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Laporan
Riskesdas tahun 2013. Prevalensi Gangguan Jiwa
4. Data Tahunan Puskesmas Pagak Kabupaten Malang. 2013.
5. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Strategi Departemen
Kesehatan. http://www.depkes.go.id/article/view/13010100001/profil-visi-dan-
misi.html diakses tanggal 26 Agustus 2015 Jam 21.28 WIB.
6. Kasim, Azhar. 1993. Pengukuran Efektivitas dalam Organisasi. Jakarta: FE UI
7. Maulana HDJ. 2009. Promosi Kesehatan.Jakarta: EGC
8. Muninjaya. 2004. Manajemen Kesehatan. Jakarta: EGC.
9. Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka
Cipta
10. World Health Organization. 2000
11. Budi, I.S. 2011. Manajemen Partisipatif; Sebuah Pendekatan Dalam
Meningkatkan Peran Serta Kader Posyandu Dalam Pembangunan Kesehatan Di
Desa. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, Vol. 2, No. 3, November; 153-160
12. Depkes RI. 2010
13. Arikuna. 2012. Konsep Pemahaman Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
14. Dariyanto. 2008. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
15. Peraturan Dirjen Dikdasmen Depdiknas No. 506/C/PP/2004
16. Kaplan, H.I, Sadock, BJ., and Grebb, J.A, 2010. Sinopsis Psikiatri :Ilmu
Pengetahuan Prilaku Psikiatri Klinis. Jilid Satu. Editor : Dr. I. Made Wiguna S.
Jakarta: Bina Rupa Aksara.

45
46

17. Steven et al.,2001;Hickie and Davenport, 2001; Kessler et al.,2002


18. Eisenberg N, Fabes RA, editors. Emotion and its regulation in early
development. Vol. 55. San Francisco, CA: Jossey-Bass; 1992
19. Maramis. 2009. Catatan Ilmu Kedokteran Jiw. Ed 2. Jakarta : Balai Penerbit FK
UI.
20. Depkes RI. 2000
21. Maslim. R., 2002. Gejala Depresi Diagnosa Gangguan Jiwa Rujukan Ringkas
Dari PPDGJ III. Jakarta : Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK-Unikaatmajaya.
22. Hawari, D. 1997. Alquran Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Mental.
Jakarta: Dana Bhakti Yasa
23. Atkinson, Edward E. Smith, Daryl J. Bem. 2000. Pengantar Psikologi. Jilid 1
Edisi kesebelas. Interaksara. Jakarta.
24. Sundeen. 1995
25. Arrif. Depkes, R.I. 2001. Pedoman Manajemen Peran Serta Masyarakat. Jakarta
26. Buku Profil Desa Tlogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. 2014
27. Buku Pedoman Kesehatan Jiwa. 2006. Jakarta: Depkes RI
28. Kasiram, Moh. 2008. Metodologi Penelitian. Malang: UIN-Malang Press.
Hlm:213.
29. John J. Shaughenessy, dkk. 2007. Metodologi Penelitian Psikologi. Edisi
ketujuh, terj., Helly Prajitno Soetjipto dan Sri Mulyantini Soetjipto.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hlm: 395.
30. Sastroasmoro, Sudigdo. 2008. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Edisi
ke-3. Jakarta: Sagung Seto.
31. Sugiyono. 2005. Statistik Untuk Penelitian, Bandung: CV. Alfabeta.
32. Kriyantono, Rachmat. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana,
2006
33. Rikwidigdo, H. 2010. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press.
34. Hidayat. A.A.A. 2007. Metode Penelitian Keperawatan dan Tekhnik Analisa
Data. Jakarta: Salemba Medika.
47

35. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Buku Pedoman Kesehatan


Jiwa (Pegangan Bagi Kader Kesehatan). Jakarta: Direktorat Jenderal Bina
Upaya Kesehatan Medik, Direktorat Bina Kesehatan Jiwa.
36. Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Revisi, Jakarta:
Rineka Cipta.
37. Wahyuni, R.D. 2009. Hubungan Pengetahuan Tentang Gangguan Jiwa
Terhadap Sikap Masyarakat Kepada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja
Puskesmas Kasihan 1 Bantul. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah
Yogyakarta.
38. Yusoff, Muhammad S B., Rahim, Ahmad. F. A, Yacoob, Mohd. J. 2009. The
Sensitivity, Specificity and Reliability of the Malay Version 12-Items General
Health Questionnaire (GHQ-12) in Detecting Distressed Medical Students.
ASEAN Journal of Psychiatry. Vo. 11 (1)
39. Dahlan, Sopiyudin., 2011. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan Edisi 5.
Jakarta: Salemba Medika.
40. Nursalam. 2003. Konsep & Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu
Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan.
Jakarta: Salemba Medika
41. Kamidah, P. 2013. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang
Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Pemerksaan Kehamilan
Di BPS. Jurnal Stikes Surakarta- Gaster Vol 10.
42. Koentjaraningrat. 1997. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: PT
Gramedia Pustaka Utama.
43. Rizkia. 2012. Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pengunjung Di Lingkungan
RSUP Dr. Kariadi Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Universitas Diponegoro.
Semarang.
44. Arikuna. 2014. Konsep Pemahaman Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
45. Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka
Cipta
48

46. Naismith,S. L., Hickie I.B, et al, 2001. Effects of Mental Health Training and
Clinical Audit on General Practioners’ Management of Common Mental
Disorders, The Medical Journal of Australia, vol. 175.
47. Murhayanto, D, 2008. Kefektifan Pelatihan Tenaga Medis dan Paramedis
Puskesmas terhadap Deteksi Dini Gangguan Jiwa di Kabupaten Sukoharjo,
Tesis Program Studi Kedokteran Keluarga, Pascasarjana UNS
48. Perwita, CS, 2013. Hubungan Edukasi tentang Gangguan Jiwa Terhadap
Pengetahuan Kader tentang Deteksi Dini Gangguan Jiwa di Masyarakat. Skripsi
Mahasiswa Pendidikan Dokter Umum UMY

Beri Nilai