Anda di halaman 1dari 21

Ark Volume 02 – Act 08 (Giran, Medan

Pertempuran bagi Merchant)


(Previous) (Daftar Isi) (Next)

***

Hammer of Merciless
Destruction (Magic)

Weapon Type One-Handed Hammer

Attack Damage 15-20 Durability 31/50

Weight 60 Usage Restriction Strength 180

Palu dengan ujung dari baja yang telah diasah hingga tajam. Beratnya membuat palu ini sulit digunakan,
namun kekuatannya sangat luar biasa. Palu ini apabila anda pakai dengan baik, bisa membuat benda
sekeras apapun menjadi rongsok.

Option: +10% Armor Destruction, 150% Damage ke Undead.

Spirit of Separation
(Magic)

Armor Type Steel Helmet

Defense 40 Durability 11/45

Weight 45 Usage Restriction Strength 200

Helmet yang terbuat dari baja tipis yang berlapis-lapis dan di antaranya terdapat lapisan emas
yang mempunyai kekebalan terhadap kekuatan sihir. Helmet ini mempunyai defense yang tinggi
dan mempunyai kemampuan melindungi penggunanya dari sihir pikiran (Mind Magic).

Option: Mind-related Magic Resistance +30%

Penalty: Agility -10, tidak ada penalty jika dipakai profesi Combat-related.
Magic Scroll (Lie)

Usage Restriction: Intelligence +60

Gulungan atau scroll yang dibuat oleh seorang penyihir yang juga pencuri, benda ini, apabila
digunakan dapat mengubah informasi milik pengguna dari pemeriksaan orang lain. Gulungan
ini bahkan bisa digunakan untuk menipu NPC, baik dari segi alignment, level, stats dan profesi.
Akan tetapi hanya bisa mengubah sebesar radius 10 level dari level asli.

Penggunaan maksimal 1 jam. Hanya bisa digunakan sekali untuk satu scroll (Single-Use).
Magic Scroll (Robbery)

Usage Restriction: Intelligence +60

Gulungan yang dibuat oleh bajak laut terkenal dari masa lampau. Ketika digunakan, akan
menjadikan salah satu item orang lain sebagai sasaran pencurian. Selama gulungan ini aktif,
apabila berhasil menghabisi orang yang itemnya menjadi sasaran, item tersebut akan
mempunyai 100% kemungkinan jatuh (100% drop-rate). Namun, item dan equipment yang
sedang dipakai tidak bisa dijadikan sasaran. Efek akan menghilang apabila pengguna gulungan
mati sebelum waktu habis.

Penggunaan maksimal 1 jam. Hanya bisa digunakan sekali untuk satu scroll (Single-Use).

Barang-barang yang dijatuhkan Leo dan Hargen ternyata amat berguna, tetapi perhatian utama Ark
tertuju pada gulungan atau scroll.

‘Ternyata ada ya, benda semacam ini…’

Bagi Player yang memiliki status Chaotic, bukankah benda semacam ini wajib dimiliki !? Melihat
kedua gulungan ini dan efeknya, Ark mulai memahami situasinya sekarang.

Alasan kenapa Chaotic Player seperti Leo dan Hargen dapat memasuki kota atau desa tanpa
penalty dan juga alasan kenapa Sid gagal memeriksa informasi mereka yang sebenarnya, adalah
karena gulungan yang bernama Scroll (Lie). Ark juga mulai mengerti kenapa Sid sangat ngeri
menjadi sasaran dari Scroll (Robbery). Leo menggunakan scroll ini pada Silk milik Sid, jadi
apabila Sid mati barusan maka semua Silk miliknya akan tercuri. Silk milik Sid ini adalah
pertaruhan semua hartanya, jika dia kehilangan Silk tersebut, maka jelas Sid akan bangkrut.

‘Hmm, Hargen juga menggunakan Scroll (Robbery) pada Pearl milikku, bisa gawat apabila aku
mati barusan.’

Memikirkan itu, keringat dingin Ark mengucur deras karena ngeri.

“Ark-Nim, kamu sudah paham kan sekarang situasinya?”

“Ya, aku minta maaf karena telah menuduhmu barusan.”


“Tidak perlu minta maaf, hal itu wajar terjadi karena Ark-Nim sendiri tidak tahu, sebaliknya aku
malah sangat berterima kasih, seandainya barusan keadaannya berbalik, aku bisa bangkrut.”

“Errr, tetapi barang yang dijatuhkan Leo dan Hargen jadi…”

Barusan Ark mengambil semua barang yang dijatuhkan Leo dan Hargen, karena barusan Sid bisa
dibilang ikut mengalihkan perhatian Leo, jadi Ark sedikit tidak enak memiliki semuanya. Oleh
sebab itu, Ark pikir lebih baik menuntaskan hal ini secepatnya biar tidak ada rasa canggung.

Sid langsung paham, dia membalas tenang.

“Tentu saja, semua barang tersebut jelas milik Ark-Nim karena memang sudah sepantasnya. Dan
lagi aku berpikir untuk membayar lebih atas jasamu, namun karena perkiraan keuntunganku
sedikit, aku hanya bisa memberi sekitar 15 Gold…”

“Tidak perlu repot… walaupun aku juga tidak akan menolak.”

Berbeda dengan dirinya di dunia nyata sebagai Hyun Woo, sebagai Ark, dia tidak mengenal kata
menolak.

“Ya, aku pasti akan memberi sesuatu atas jasamu. Ark-Nim juga hampir ikut terkena masalah
karena kedua bajingan itu. Aku kesal, karena masih banyak orang-orang semacam itu di sini!” Sid
mulai menggertakkan giginya marah, karena kesal akan ulah mereka.

“Yah untung saja semuanya telah selesai dengan baik.”

“Omong-omong…” Sid menghembuskan napasnya lelah dan menurunkan pundaknya. “Apabila


kita kembali ke desa dan memilih jalan lain yang aman, maka waktu perjalanannya akan bertambah
beberapa hari. Aku khawatir karena harga Silk bisa jatuh hanya gara-gara keterlambatan ini.”

“Hmm, kenapa kita tidak terus saja melewati lokasi ini. Aku akan melindungimu.”

“Apa? Tetapi jika Ark-Nim hanya sendiri…”

“Tidak usah khawatir.” Ark menjawab penuh percaya diri. “Memang mungkin akan sedikit lebih
lama karena orangnya lebih sedikit, tetapi hanya dengan tingkat kesulitan seperti ini aku masih
bisa melindungimu.”

Gray Ridge adalah lokasi dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Sid telah mengatakannya
sebelumnya, setidaknya dibutuhkan 3 player dengan level antara 50-60 agar bisa melewati tempat
ini dengan selamat. Namun hal ini hanya untuk player bodoh seperti Leo dan Hargen yang hanya
tahu caranya menerjang ke depan saja. Hal ini jelas tidak sama dengan strategi yang dimiliki Ark.

Seandainya dia hanya memancing satu-dua monster tiap kalinya menggunakan Dedric dan
menyerang monster tersebut bersama dengan Skull, monster-monster ini bukanlah lawan yang
sulit. Sebelumnya Ark juga pernah memburu monster yang jauh lebih sulit daripada monster di
sini.

Tentu saja, berhubung situasinya sudah seperti ini, Ark sudah tidak lagi berkewajiban membantu
Sid. Namun Ark punya prinsip untuk selalu mengeruk keuntungan dalam situasi apapun.

“Ah, tetapi…” Ark berhenti berjalan dan sembari tersenyum menyarankan, “Seandainya aku
mengambil alih peran Leo dan Hargen dalam…”

“Jika kita bisa sampai ke Giran dengan selamat, biaya perlindungan yang aku janjikan kepada
mereka akan kuberikan kepada Ark-Nim. Jumlah totalnya adalah 25 Gold,” Sid dengan cepat
membalas, dia sangat cepat tanggap.

“Hah, baguslah, tetapi hadiah yang sebelumnya kamu janjikan juga masih ada kan?”

“Hah? Ah, ya tentu…” Walau Sid berpikir bahwa Ark telah sedikit kelewatan, dia hanya bisa
pasrah. Melihat mata Ark yang berbinar-binar dan sedikit menyipit menggambarkan bahwa jika
Sid tidak kooperatif akan terjadi sesuatu yang lebih sadis, jadi Sid hanya bisa mengangguk dan
menjawab. “Tentu saja aku akan membayarmu dan memberimu hadiah atas semua jasamu.”

“Hahaha, kalau begitu, alangkah baiknya jika janji tersebut ditulis di dalam kontrak.” Ark segera
memanfaatkan pengetahuan barunya mengenai kontrak, rasa curiga Ark yang sudah mendarah
daging tetap ada.

Pada akhirnya, Sid hanya bisa menghela napas dan membuat kontrak baru. Dan sepertinya
permintaan Ark malah makin bertambah.

“Ah, aku ingat, tas milik profesi Merchant lebih besar kan? Begini, aku punya beberapa japtem
dan mungkin akan mendapat lebih banyak japtem lagi jadi…”

Dengan kata lain, semua hasil buruan sepanjang perjalanan adalah hak Ark, dan barang-barang
tersebut tentu saja akan dititipkan ke Sid yang muatannya lebih besar. Ini namanya menghisap
sampai ke tulang sumsumnya, kerakusan Ark memang tidak ada batasnya.

Sid hanya bisa merengut sembari mengangguk setuju. “Ba-baiklah, japtem yang Ark-Nim dapat
bisa kubawakan, karena masih ada tempat kosong di tasku.”

“Terima kasih kalau begitu, sekarang ayo lanjutkan perjalanan.” Ekspresi Ark langsung sumringah
dan mulai melangkahkan kaki menuju Giran.

Sid mulai sadar betapa mengerikannya orang seperti Ark sekarang.

Begitu ada tempat yang lebih luas untuk meletakkan japtem, perilaku Ark sepanjang perjalanan
berubah drastis. Tiap kali mereka melihat monster, yang bahkan tidak menghalangi perjalanan
mereka, Ark akan memburunya. Ark bahkan tidak peduli berapa lama waktu yang dihabiskannya
berburu, di matanya hanya ada japtem dan uang yang akan didapatkannnya melaluinya. Tidak
hanya itu, Ark juga tidak lupa memanen dan mengkoleksi tiap tanaman dan benda-benda yang
berharga yang dilihatnya.

Sid menggertakkan gigi dan mulai menghentakkan kakinya semakin keras, karena dia ingin
dengan cepat mencapai Giran. Tapi Ark berlagak tidak melihatnya. Sid hanya bisa menahan semua
kutukan yang ingin dilontarkannya ke Ark, Ark adalah pelindungnya dan telah menyelamatkan
dirinya. Seandainya Ark pergi meninggalkannya sekarang, Sid hanya bisa menanti kematiannya
karena dia tidak mempunyai kemampuan untuk menghabisi monster di sini.

“Hehehe, tolong simpan ini juga.”

‘AAAAAAAAARGH, memang aku hanya gudang, apa kamu pikir aku adalah tas? Sial, ini
pertama kalinya aku menyesal memilih job sebagai Merchant.’ Sid tidak pernah merasa segetir ini
sepanjang hidupnya.

Tetapi walau Sid berpikir demikian, Ark ternyata merasa sangat senang bisa mengenalnya. Dia
menyukai tampilan Sid yang lucu dan sifatnya yang menyenangkan. Lebih lagi, Sid memberinya
40 Gold sebagai hadiah dan biaya perlindungan ketika mereka tiba di Giran, jadi sudah pasti Ark
menjadi sangat menyukainya. Sid juga merupakan gudang informasi yang sangat membantu Ark.

‘Baru kali ini aku menyadari betapa banyak fungsi Scroll di New World. Untuk selanjutnya aku
tidak boleh menilai seseorang hanya dari levelnya saja.’

Apabila Scroll Lie bisa menyembunyikan level seseorang sebesar 15 level, Ark tidak akan bisa
berbuat apa-apa kecuali mati ketika orang tersebut memiliki level di atasnya. Scroll Robbery
memiliki fungsi yang menurut Ark juga sangat mengerikan. Walau kebanyakan Scroll tidak secara
langsung mempengaruhi kekuatan tarung seorang player, Scroll dapat menimbulkan efek
signifikan apabila digunakan dalam waktu dan situasi yang tepat. Misalnya, player jenis Merchant
apabila mendapati player lawan menggunakan Scroll Robbery, akan sangat ketakutan.
Sebelumnya Ark bahkan tidak mengetahui keberadaan Scroll di New World.

‘Jelas sekali bahwa informasi yang didapat di forum atau semacamnya tidak mencakup semuanya.’

Ark menyadari bahwa informasi yang didapat dari player lainnya secara langsung lebih superior
daripada informasi yang didapat dari sumber ketiga seperti forum.

Akan tetapi Ark tidak mudah mempercayai player lainnya. Leo dan Hargen merupakan salah satu
bukti bahwa kebanyakan player tidak dapat dipercayai. Oleh sebab itu dalam perjalanan menuju
Giran, Ark mencoba mendapat informasi dari Sid sebanyak mungkin. Informasi juga salah satu
aspek penting dalam menentukan sukses tidaknya seorang player.

“Scroll merah yang dapat disalahgunakan oleh PK tidaklah dijual di area biasa.”

“Jadi, di mana kita bisa mendapatkan Scroll tersebut?”


“Ada beberapa area yang dapat dimasuki player Chaotic, tempat ini dinamakan pemukiman
Chaotic. Di Kerajaan Schudenberg sendiri terdapat pemukiman Chaotic bernama Lawless City
Kairote. Aku tidak tahu lokasi pastinya karena aku hanya mendengar tentang tempat ini dari
Merchant lain, namun aku tahu pasti bahwa kebanyakan Scroll Merah milik player Chaotic didapat
dari sana. Scroll Lie dan Robbery juga didapat dari sana, kebanyakan player Chaotic yang
memiliki hobi PK, pasti memiliki dan menggunakannya pada setiap korbannya.

“Hmm, kira-kira apa Scroll lain yang bisa didapat dari sana?”

“Kita juga harus berhati-hati pada Scroll Trace (Pelacak) yang sebelumnya digunakan Leo padaku.
Selama kamu tahu nama korbanmu, Scroll tersebut bisa melacak orang tersebut pada radius 1
kilometer. Terdapat pula Scroll Null-Recovery (Anti Penyembuhan), apabila kamu terkena Scroll
ini segala macam Heal dan Potion tidak akan berguna.”

“Scroll Peek (Intip) dapat membuatmu melihat barang apa saja yang dimiliki seseorang, dan jika
ini dikombinasikan dengan Scroll Robbery, efeknya akan sangat mengerikan. Kombinasi ini juga
yang menjadi momok bagi player jenis Merchant, dan bahkan player lain yang membawa barang
berharga juga ketakutan pada kombinasi Scroll ini.”

“Tentu saja, ada Scroll yang berfungsi sebagai pelindung. Yang paling tipikal adalah Scroll Sword
of Truth (Pedang Kebenaran). Jika ada seseorang menggunakan Scroll Lie, Scroll Sword of Truth
akan menghilangkan efek Lie. Namun sayang Sword of Truth harganya sangat mahal dan
barangnya pun terbatas, jadi tidaklah realistis jika menggunakan Scroll ini tiap kali menyewa
pengawal.

“Masih ada lebih banyak jenis Scroll di luar sana, tapi sejauh ini hanya itu yang kuketahui.”

“Tidak apa-apa, informasi yang kamu berikan sejauh ini sudah sangat membantu.”

‘Kegunaan Scroll jelas tidak boleh diremehkan, aku haru mencari tahu lebih banyak lagi.’ Ark
menyadari betapa pentingnya informasi mengenai Scroll.

Faktanya, Scroll adalah salah satu bidang penting di New World hingga ada job dan profesi yang
berhubungan erat dengannya. Terdapat ratusan jenis Scroll, bahkan beberapa tipe Rare bisa
menimbulkan damage fatal pada lawan. Selain itu Scroll yang paling berbahaya adalah yang tidak
kasat mata seperti Lie, untuk menghindari menjadi korbannya, Ark setidaknya harus mengetahui
semua jenis Scroll yang berbahaya.

‘Kairote… hmm…”

Pemukiman di mana hanya player Chaotic yang dapat berkunjung. Memang benar iklan New
World, dunia tanpa batasan, player Chaotic pun memiliki keuntungan tersendiri. Selain itu
beberapa Scroll hanya dijual di Kariote, jika Ark bisa mengunjungi tempat ini dan
memanfaatkannya, keuntungannya akan sangat besar.

‘Suatu hari aku akan ke sana…’


Ark juga menanyakan banyak hal tentang daerah-daerah di Kerajaan Schudenberg, barang
spesialisnya, dan lokasi zona perburuan. Tiap pertanyaan itu dijawab Sid dengan senang hati.

Sebagai Merchant, informasi adalah nyawa, jadi tidak semudah itu seorang Merchant membagi
informasinya. Tidak, segala jenis profesi juga memiliki prinsip yang sama. Alasan kenapa forum
dan web-web lain sejenis tidak memiliki semua informasi adalah karena informasi tersebut
dirahasiakan oleh kebanyakan player sebagai komoditas berharga. Ark sendiri tidak membuka
semua informasi yang dimilikinya seperti lokasi Dungeon yang tersembunyi, jadi Ark sendiri
paham akan prinsip ini. Alasan kenapa Sid membagi semua informasi yang dimilikinya adalah
karena dirinya berhutang besar kepada Ark.

“Ah, apakah kamu pernah mendengar lokasi bernama Underground World (Dunia Bawah
Tanah)?”

“Underground World? Hmm, aku sendiri baru kali ini mendengarnya.”

Ark bertanya karena mungkin saja Sid mengetahuinya, namun Sid hanya menggaruk kepalanya
sembari menjawab. “Aku pernah mendengar tentang sebuah goa rahasia di pemukiman Dwarves
yang menuju jauh ke dalam tanah, mungkin kamu bisa menanyakannya di sana.”

“Tidak, aku ingin mengetahui tentang pemukiman Beast yang terletak di Underground World.”

“Jika pemukiman Beast, aku tidak tahu. Aku bahkan tidak pernah menemui ras Beast, dan player
yang memilih ras Beast hanya muncul di Sinius Principality.”

“Aku tidak mencari lokasi di mana player jenis Beast berkumpul.”

“Oh, kalau begitu aku tidak tahu, tapi apabila aku mendengar mengenainya aku akan
memberitahumu lewat mail.”

“Terima kasih banyak.”

“Sama-sama, tapi Ark-nim, bisakah kita bergerak lebih cepat lagi?”

Ark langsung pura-pura tidak mendengar permintaan Sid dan mulai sibuk sendiri dengan kegiatan
favoritnya, mencari japtem sepanjang perjalanan. Walau perjalanan ini sangat pelan karena Ark,
sedikit demi sedikit mereka mulai mencapai Giran. Kira-kira setelah 20 jam, mereka mulai keluar
dari Grey Ridge dan pemandangan kota besar Giran mulai terlihat dari kejauhan.

Giran merupakan salah satu kota termegah dan terbesar yang pernah dilihat Ark.

Dikelilingi tembok yang besar dan tinggi, Giran terbelah-belah oleh beberapa kanal, membaginya
menjadi beberapa daerah seperti zona Dagang, Produksi dan Sihir. Zona-zona ini masing-
masingnya bahkan jauh lebih besar dari kastil Jackson.

Begitu mereka memasuki Giran, Sid langsung terburu-buru menuju Trading Post.
“Aaaaah, untung saja, harga Silk belum jatuh.”

Setelah berada di dalam Trading Post cukup lama untuk menjual barangnya, Sid keluar dengan
wajah gembira. “Setelah menjual Silk sekaligus Jewel dan Japtem milik Ark-nim, levelku naik 5
tingkat, skill Jewelry dan Textile Trading mendapat tambahan 40 profiency, bahkan sahamku pada
barang dagangan Silk naik 2%. Haah, akhirnya sukses besar.”

“Selamat.” Pujian adalah barang murah bagi Ark, karena Ark melihat kantong uang Sid yang
penuh dia juga merasa senang. “Jadi sekarang waktunya membagi uang?”

“Ah, ya, tentu saja.” Sid tersenyum pahit.

Hanya japtem milik Ark saja sudah bernilai 50 Gold. Ditambah dengan menjual 800 Pearl dengan
harga 15% lebih tinggi, menjadikan totalnya mencapai 418 Gold! Jumlah ini melebihi jumlah
harga barang dagangan Sid yang dengan susah payah dikumpulkan. Sid lebih sedih lagi karena
barang milik Ark didapat hampir dengan tanpa modal, jadi dari jumlah itu 90%nya adalah laba
bersih milik Ark.

Ark menerima sebagian besar uang yang ada di kantong Sid, namun mata Ark masih tetap menyipit
dan melirik sisa uang yang dibawa Sid. Ark masih belum menerima biaya perlindungan dan hadiah
yang dijanjikan Sid.

“Ini dia, 25 Gold yang kujanjikan ketika mengontrak Leo, dan 15 Gold sebagai bonus.” Sid
menyerahkan uangnya sembari menahan tangis.

Ark dengan cepat menerimanya, memasukkannya ke dalam kantong uangnya sendiri, dan tertawa
girang. “Terima kasih. Dengan ini bisnis kita selesai, sampai bertemu lagi.”

“Ya, terima kasih, aku akan cukup lama berada di Giran, jika Ark-nim membutuhkanku cukup
kontak melalui mail saja.”

Ark lalu berpisah dengan Sid. Namun Ark tidak terburu-buru meninggalkan Giran, masih ada
beberapa barang yang tersimpan di dalam Snake. Benda tersebut adalah Item yang belum
teridentifikasi, jadi sampai Ark bisa mengidentifikasinya, dia tidak bisa menjualnya.

‘Hehehe, barusan dia bilang akan tinggal di Giran untuk sementara kan? Sebaiknya aku mulai
mencari seseorang untuk mengidentifikasi Item ini dan menjualnya lagi melalui Sid. Sid akan
mendapatkan EXP dan untungku akan lebih banyak, ini benar benar situasi sama-sama menang.
Mengenal Merchant memang membuat menjual barang lebih menyenangkan.’

Ark merasa bagaikan kejatuhan durian. Mau tidak mau, demi kebaikan Ar… uhuk… bersama, Ark
akan bekerja sama dengan Sid secara maksimal!

Di dalam tasnya, terdengar suara berdentingan uang sebanyak 650 Gold, dengan gembira Ark
melenggang ke Appraisal Store, langkahnya terlihat sangat ringan.
***

“Jadi, tolong ulangi lagi berapa harganya?”

“Harganya 184.700 Won (Rp 2.000.000).” Pemilik toko mengucapkan jumlah mengerikan ini
dengan nada yang ramah.

Ark lalu menghela panjang napasnya. Hanya membeli 4 kilogram beras, beberapa sayur mayor,
pasta gigi, dan sikat gigi menghabiskan lebih dari 180 ribu Won.

Sepertinya harga-harga barang melonjak lagi, namun gaji-gaji para bekerja sudah beberapa tahun
ini stagnan. Ekonomi di negara ini sudah mulai jatuh. Tagihan listrik, air dan gas juga terus
meningkat.

Sudah 10 tahun berlalu semenjak privatisasi dari perusahaan negara. Atas nama meningkatkan
kualitas, harga dari perusahaan publik ini naik hingga 15 kali lipat. Sebagai hasilnya, walau selama
ini Hyun Woo hanya menggunakan lampu berdaya kecil di kamar kecilnya, tiap bulannya dia tetap
ditagih sebesar 150 ribu Won (Rp 1,5 juta) tiap bulannya.

Ibunya yang masih terbaring sakit juga menghabiskan dana sebesar 3 juta Won (Rp 30 juta) tiap
bulannya. Hal ini juga akibat privatisasi dari asuransi kesehatan dan rumah sakit milik umum.

Karena Hyun Woo selama ini sibuk mencari uang, dia tidak begitu mempedulikan situasi politik
di negara ini. Namun dengan pengaruh pada harga-harga di atas, Hyun Woo mulai
memperhatikannya.

‘Sial, jadi ini alasannya kenapa tiap kali orang-orang berkumpul mereka pasti membicarakan
politik.’

Walaupun mahal, mau tidak mau Hyun Woo harus membayar karena semua hal tadi adalah
kebutuhan utama untuk bertahan hidup.

‘Aku jadi iri kepada Ark, yang bisa hidup hanya dengan mengandalkan Survival Cooking.’

Tentu saja, walaupun Hyun Woo memiliki Survival Cooking, masih mustahil baginya hidup di
kota yang tidak memiliki padang rumput atau hutan tempat mencari bahan makanan.

Pada akhirnya, walau Hyun Woo menganggap uang lebih penting dari nyawanya, dia tetap
menyerahkan uang berwajah Shin Saimdang (bernilai 50 ribu Won), Sejong yang Agung (10 ribu
Won), dan Admiral Yi (100 Won) kepada pemilik toko.

Rehabilitasi ibunya juga sudah dimulai bulan ini, jadi Ark harus mengeluarkan biaya tambahan
sebesar 4,5 juta Won. Tagihan lainnya juga bernilai sebesar 450 ribu Won, uang sewa dan makan
sebesar 500 ribu Won, cicilan dan bunga pinjaman sebesar 1 juta Won. Jadi total pengeluaran
Hyun Woo bulan ini mencapai 6,5 juta Won.
Dengan 7 juta Won yang dia dapatkan dari menjual Item dan Equipment di game dan 3 juta Won
yang dia dapatkan dari Global Exos, dia pikir bisa bertahan setidaknya dua bulan. Sayangnya, saat
ini bahkan sulit baginya untuk bertahan selama satu setengah bulan dengan jumlah ini. Hal ini
membuatnya tertekan dan Hyun Woo mulai berpikir untuk berhemat lebih jauh lagi.

‘Tentu saja biaya perawatan ibu harus tetap terbayar semua.’

Pengalaman hidup susah membuat Hyun Woo sadar bahwa hidup tidak mudah. Kehidupan Hyun
Woo yang mudah sebelum tragedi menimpanya adalah jerih payah kedua orang tuanya. Oleh sebab
itu Hyun Woo merasa sangat berutang budi terhadap keduanya.

Dengan sedih Hyun Woo melihat dompetnya yang mulai kosong.

Karena uang perawatan harus dibayar di muka, uang yang dimiliki Hyun Woo langsung berkurang
drastis. Tenggat waktu pembayaran pinjaman juga sudah dekat. Setelah berpikir sebentar, Hyun
Woo hanya bisa tertunduk lemah.

‘Tidak ada gunanya khawatir, aku masih memiliki 2 juta Won, apabila nanti sudah tidak ada jalan
lagi…’

Masih ada rencana cadangan yang dimiliki Hyun Woo. 650 Gold yang dimiliki Ark!

Jumlah itu bisa diubah menjadi 6,5 juta Won kapanpun. Tapi seperti uang yang sangat penting di
kehidupan nyata, Gold juga sangat penting di dalam Game. Sepanjang Hyun Woo tidak terdesak,
dia tidak akan menggunakan Gold miliknya.

‘Masih ada cukup waktu. Karena Equipment yang dimiliki Ark sudah cukup bagus, aku akan
melelang beberapa Equipment lain yang tidak kuperlukan. Levelku juga sudah lumayan
meningkat, dengan demikian aku bisa mendapat japtem yang bernilai lebih tinggi.’

Hyun Woo setelah mencapai rumah, lalu mulai bersih-bersih sembari berpikir mengenai
Equipmentnya. Setelah selesai dia langsung menuju komputer dan mulai melihat akun lelangnya.

Lelang Selesai. Reaper’s Scythe : 600.000 Won

Lelang Selesai. Sharply Shining Sword : 350.000 Won

Lelang Selesai. Merciless Hammer of Destruction : 800.000 Won

Lelang Selesai. Spirit of Separation : 700.000 Won

‘Jadi aku berhasil mengumpulkan 2.450.000 Won untuk saat ini.’

Equipment yang dia dapatkan dari Leo dan Hargen ternyata lebih berharga dari yang dia harapkan.
Karena ini Hyun Woo menjadi paham kenapa banyak orang memilih PK walau banyak penaltinya.
Hasilnya jelas sangat manis, karena equipment milik PK sangat berharga.
‘Tetapi PK tetap ada batasannya, jika musuhmu mulai menumpuk, lama kelamaan kamu akan
kesulitan menghindari mereka dan pada akhirnya tidak ada tempat bagimu di game. Secara jangka
pendek memang bagus, tapi secara jangka panjang ini adalah rencana yang sangat buruk. Aku
harus mencari uang dengan cara yang lebih baik.’

Hyun Woo lalu bersiap-siap dan log in lagi ke New World.

***

“Jadi, tolong ulangi lagi berapa harganya?” Ark mengulangi ucapan Hyun Woo sebelumnya.

“Untuk Item yang belum teridentifikasi dengan Low-Grade Protect biayanya 5 Gold, Intermediate
10 Gold dan Advanced 15 Gold. Karena mustahil memeriksa Item dengan Ultimate Protect di sini,
saya sarankan anda untuk memakai jasa Appraisal Store di kota sihir Kerajaan Bristania, Hashui.”

Setelah log in lagi, Ark langsung memeriksakan itemnya di Appraisal Store, karena beberapa Item
dan Equipment miliknya yang didapat dari dunia bawah air tidak teridentifikasi. Karena dia tidak
bisa menjual barang yang tidak teridentifikasi, dia harus mengidentifikasinya di Appraisal Store.
Mendengar harga untuk identifikasi item, Ark jadi kaget.

“Ke-kenapa sangat mahal?”

“Harga ini merupakan harga standar komunitas Sihir. Jika anda merasa keberatan, anda bisa
meninggalkan tempat ini.” NPC yang melayani di Appraisal Store, membuat ekspresi tidak senang.

Ark menghela napasnya lagi. Skill Identifikasi hanya dimiliki oleh player yang rutin melihat
barang antik dan eksotis, jadi hanya tipe Magician, Manufacture atau Art yang memilikinya.
Hampir mustahil bagi Ark untuk mempelajarinya.

Tetapi Giran adalah salah satu kota dagang terbesar, oleh sebab itu pasti banyak player berprofesi
di bidang Manufacture yang lalu lalang. Sudah pasti beberapa di antara mereka memiliki skill
Identifikasi. Jika Ark berhasil menemukan mereka, dia berpeluang mendapatkan harga lebih
rendah.

Akan tetapi Ark tidak suka berhubungan dengan player lain. Seandainya saja Item tersebut adalah
Rare, info tersebut bisa saja tersebar ke player Chaotic, dan ini akan membuatnya lebih susah.

‘Walau kita bisa menggunakan cara ini untuk memancing player Chaotic dan mengumpulkan
bounty juga tidak buruk.’

Tidak ada jaminan Ark bisa memenangkan setiap pertarungan. Giran juga merupakan kota di mana
banyak player level tinggi berkeliaran.

Ark akan sangat kesulitan apabila melawan tiga atau empat player seperti Leo atau Hargen yang
menyerang bersamaan. Apalagi sekarang Ark sudah mengetahui keberadaan Scroll Robbery yang
membuat resikonya kehilangan barang berharga sangat besar.
‘Aku tidak bisa mencari player lain, haaah, 1-2 Gold memang banyak, tapi tidak sepadan dengan
resikonya.’ NPC yang berada di Appraisal Store di lain pihak tidak akan mengkhianati Ark. ‘Ya
sudah, mau bagaimana lagi.’

“Tolong periksa benda-benda ini.”

Ark menahan air matanya sembari membayar biaya identifikasi untuk benda-benda miliknya. Ark
berharap satu-satunya jenis Weapon di koleksinya yang berbentuk gigi bisa digunakannya atau
setidaknya cukup berharga.

“Tolong tunggu sebentar.”

Dolturun, nama NPC tadi, dengan seksama memeriksa benda-benda yang belum teridentifikasi
milik Ark. Tidak lama proses ini pun selesai.

Sharkman Fang Dagger

Weapon Type Dagger

Attack Damage 4-6 Durability 10

Weight 5 Usage Restriction None

Pisau ini terbuat dari gigi taring milik Sharkman, pisau ini banyak digunakan oleh Merpeople
untuk mencari Pearls dan hiasan di dalam laut lainnya. Pisau ini tidak akan pernah karatan
terkena air, namun sangat rapuh dan mustahil untuk diperbaiki.

Value: 15-20 Silver

Memberi Value atau harga adalah servis tambahan dari Appraisal Store. Karena servis tambahan
ini, Ark menjadi sangat syok.

“20 Silver!? Gila aja? Balik modal saja tidak bisa!!!”

“Memang ini hasilnya, jadi mau apa lagi. Appraisal tidak menjamin bahwa setiap hasilnya akan
bagus.”

“Si-sikapmu sangat tidak bertanggung jawab.”

“Huuuh, saya hanya memenuhi permintaan anda dan memeriksa item ini. Hasilnya jelas bukan
tanggung jawab saya, bukankah demikian?” Doltorun menjawab sekenanya.
Ark hanya bagaikan membuang uang sebanyak 4 Gold dan 80 Silver ke dalam Appraisal Store
melihat hasil ini.

Ini adalah kelemahan terbesar dari item yang tidak teridentifikasi. Kamu bisa mendapat untung
besar jika hasil identifikasinya bagus, namun jika sebaliknya yang terjadi, kamu hanya akan
membuang-buang uang dan Gold milikmu.

‘Aaargh, aku bisa gila nih. Aku harus apa ya?’

Ketika mendapatkan item ini, Ark mempunyai harapan yang sangat besar bahwa hasil
identifikasinya akan sangat bagus. Tetapi sekarang harapan itu musnah, dari 3 item yang belum
teridentifikasi milik Ark, 2 adalah Low-Grade Protect dan 1 adalah Intermediate Protect. Apabila
semua hasilnya buruk, Ark hanya akan membuang 20 Gold.

Bagaikan buah simalakama, Ark juga tidak bisa serta merta membuang semuanya. Item yang tidak
teridentifikasi memiliki peluang jatuh hampir sama dengan Item dengan grade Magic. Hal ini
berarti bukan mustahil salah satu dari mereka akan memiliki grade Magic atau lebih.

Membuang adalah perbuatan hina, melakukan identifikasi membuatnya ketakutan, ini adalah
dilemma.

‘Bagaikan terletak di antara batu dan tanah yang keras, sama-sama akan menyakitkan.’

Mempunyai 650 Gold tapi berpikir panjang dalam menggunakan 20 Gold, hal ini benar-benar khas
Ark. Melihat Ark yang berjalan mondar-mandir sambil bergumam sendiri, Doltorun langsung
menggertaknya, “Maukah anda keluar untuk berpikir? Anda mengganggu pelanggan yang lain!”

“Ah, tidak, sebenarnya…”

“AAAAAAAH, jual saja di tempat lelang, lebih mudah!”

“Lelangan? Tetapi apakah item yang tidak teridentifikasi bisa dilelang?”

Mendengar ucapan Ark, Doltorun hanya bisa memandangnya seakan dirinya gila, “Anda benar-
benar bisa membuatku kehilangan akal, anda lihat sendiri bahwa sekarang saya sedang sibuk kan.
Tuan pelanggan, Giran tidak hanya memiliki satu jenis tempat lelang saja. Selain tempat lelang
biasa, terdapat beberapa tempat lelang yang berbeda-beda tergantung fungsinya. Salah satunya
adalah tempat lelang buta, di mana orang yang membeli tidak tahu persis benda yang dibelinya.
Lelang seperti ini akan menerima item yang tidak teridentifikasi milik anda!”

“Oh, begitu ya?”

“Itu adalah tempat untuk orang seperti anda yang tidak mau mengeluarkan biaya untuk melakukan
identifikasi menjual barang yang tidak teridentifikasi miliknya. Karena baik penjual maupun
pembeli tidak tahu persis barang apa yang dilelang, jadi lelang ini seperti judi, keberuntungan lah
yang menentukan. Saya sendiri berpikir orang-orang seperti ini sangatlah idiot, tetapi hal ini cocok
untuk anda. PELANGGAN SELANJUTNYA SILAHKAN!” Doltorun mulai jengkel dan
langsung menendang Ark keluar tokonya.

Ark memeriksa item yang tidak teridentifikasi miliknya lagi. Semuanya berbentuk bagaikan
kerang laut, Ark curiga jika semuanya adalah benda yang harganya tidak seberapa.

‘Yah, tapi membuang barang adalah perbuatan tercela, aku sebaiknya mencoba tempat lelang buta,
kali aja aku bisa mendapat beberapa Silver.’

Tempat lelang buta terletak di salah satu pojok kotan Giran, di distrik Casino. Begitu Ark
memasuki gedung lelang, langsung ada NPC yang datang menyambutnya.

“Selamat datang, apakah anda ingin menjual atau membeli?”

“Aku ingin mendaftarkan beberapa item milikku untuk dilelang.”

“Silahkan pilih harga dan jangka waktu untuk barang milik anda.”

“10 Silver, dan 8 jam.”

“Terima kasih. Silahkan datang lagi setelah 8 jam. Ataukah anda mau melihat-lihat barang yang
dilelang sembari menunggu? Jika anda beruntung anda bisa mendapatkan barang bagus dengan
harga yang murah.”

Tentu saja dari awal Ark sudah mempunyai rencana untuk melihat-lihat. Dipandu oleh NPC Ark
masuk ke lokasi lelang buta.

Di dalamnya terdapat ruangan luas dan terdapat banyak benda yang dipajang di etalase atau meja
pajangan. Seseorang bisa berpartisipasi dalam lelang dengan menuliskan harga pada nota di bawah
barang yang dia inginkan.

Ark melihat-lihat barang dengan tertarik. Senjata, armor, perisai, bahkan benda seperti bahan
makanan eksotis dan benda seni ada di sini untuk dilelang. Selain Ark terdapat beberapa player
lain yang sedang sibuk melihat-lihat untuk mencoba peruntungan mereka di lelang buta ini.

Sebuah senjata atau armor yang bagus memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding item lainnya
karena kegunaannya. Bahkan senjata atau armor dengan kualitas menengah biasanya juga
mempunyai nilai lumayan tinggi, jadi dengan perspektif ini seorang penjual di sini akan
memberikan harga lebih tinggi pada senjata atau armor yang belum teridentifikasi.

Tidak, menurut Ark harga senjata dan armor di sini jauh lebih tinggi dari biasanya.

‘Tawaran lelang untuk senjata ini mencapai 30 Gold? Jika ditambah biaya identifikasi jadi totalnya
menjadi 35 Gold. Seandainya senjata ini hanya senjata jelek, orang yang membelinya berarti
membuang 35 Gold, meski demikian kenapa banyak orang tetap menawarnya?’
Saat Ark memikirkan hal ini, ada player mendekat dan menaikkan tawaran senjata tadi menjadi 31
Gold.

Player ini adalah Penyihir yang mengenakan kacamata. Nama yang dia tuliskan pada nama
penawar adalah Vidius. Dia memandang Ark sekilas dengan heran, karena Ark memandangnya
takjub ketika dirinya menulis penawarannya. Setelah berpikir sejenak Vidius sepertinya
menganggap Ark sebagai pesaingnya pada senjata ini.

Ark sama sekali tidak paham dengan perbuatannya.

36 Gold untuk senjata yang sama sekali tidak diketahui nilainya?

Bukankah ini adalah perjudian?

Akan tetapi bagi kebanyakan player di sini, jumlah itu tidaklah terlalu tinggi. Ketika Ark melihat
penawaran yang lain, matanya membelalak takjub. Terdapat banyak barang lelang yang ditawar
hingga 100 Gold.

‘Hooh, seandainya banyak player membuang uangnya seperti ini, bukankah pasti hal ini bukanlah
hal sia-sia semata?’

Tidak mungkin semua player yang menawar barang di sini adalah idiot. Berpartisipasi dalam
lelang bahkan hingga mengeluarkan ratusan Gold, tentu saja ada tujuannya. Kebanyakan player
tersebut pasti mempunyai perhitungan tersendiri yang membuat mereka yakin mereka akan
mendapatkan keuntungan lebih. Bau uang yang kental mulai tercium oleh hidung tajam Ark.
Awalnya dia hanya ingin melihat-lihat, tapi jika ada kesempatan mendapat untung, jelas Ark tidak
akan melepaskannya.

‘Aku harus tahu bagaimana player-player tersebut berani menawar tinggi.’

Ark mulai memperhatikan dengan seksama perilaku para player di sini. Setelah cukup lama, Ark
akhirnya berhasil mendapat informasi yang menakjubkan.

Informasinya adalah seperti ini, beberapa hari yang lalu, terdapat item Epic yang berhasil
didapatkan di antara barang-barang yang dilelang di sini.

Tidak peduli sekecil apa stat yang ada, item dengan grade Epic bisa bernilai minimal 10 juta Won.
Seperti namanya grade Epic adalah item dengan fungsi yang sensasional. Oleh sebab itu
ketertarikan banyak player pada lokasi lelang buta ini sangat tinggi.

Tidak hanya itu, dari informasi yang Ark dapat, ada orang yang mendapat Armor grade Rare
dengan harga 50 silver dan Skill Book Grade Rare dengan harga 5 Gold.

‘Gila, ini adalah tempat yang sangat hebat!’ Ark menjadi sangat tertarik pada tempat ini.
Tentu saja, keuntungan semacam itu tidak bisa dengan mudah didapatkan. Tetapi apabila
situasinya pas, Ark bisa mendapatkan keuntungan ratusan kali lipat dengan modal yang sedikit.
Lebih lagi, saat ini Ark sedang membutuhkan banyak uang. Item Grade Rare tidak mudah didapat,
tidak ada jaminan Ark bisa mendapatkannya dalam 10 hari dengan rutin berburu.

Seandainya Ark bisa mendapat Item Rare di sini…?

‘Ini adalah kesempatan, aku bisa saja mendapat uang untuk membayar tagihan bulan ini di sini.’

Masalahnya adalah dengan keuntungan besar, terdapat pula resiko besar.

‘Tentu saja, aku tidak bisa asal membeli barang. Pertama-tama, aku harus belajar tentang trik untuk
memilih barang. Tidak ada hal di dunia ini yang tidak mempunyai solusi. Seperti yang banyak
orang katakan, judi adalah 60% kemampuan dan sisanya adalah keberuntungan.’

Setelah itu, Ark menghabiskan beberapa jam mengobservasi player-player di sini.

Baik itu judi atau hal yang lain, langkah awal yang harus dilakukan pemula adalah melihat
bagaimana ahlinya beraksi. Seseorang dengan kemampuan tinggi di suatu bidang pasti mempunyai
trik tersendiri. Untuk awalnya, Ark harus berhasil menemukan seorang ahli pemilih barang lelang
di sini.

Setelah 3 jam, ahli pertama yang berhasil Ark deteksi adalah Penyihir berkacamata yang barusan
dia jumpai, Vidus. Player yang lain paling hanya berpartisipasi pada 1 atau 2 barang saja, tapi
Vidius memberi penawaran pada banyak barang sekaligus.

‘Orang ini tidak hanya asal menawar. Dia pasti adalah seseorang yang membeli dan menjual
barang di sini dengan professional.’

Ark mulai mengikuti Vidus.

Metode Vidus cukuplah rasional. Dia tidak hanya dengan acak menawar barang, ketika dia
menemukan benda yang menarik, dia melihat dulu harga yang ada, harga yang dia sendiri harapkan
untuk barang tersebut, jangka waktu lelang untuk barang tersebut, kapan barang tersebut mulai
dilelang dan kapan barang tersebut akan ditarik dari lelang. Dia menuliskan semua itu di sebuah
buku yang dia bawa. Ketika barang lelang yang ditawarnya akan habis jangka waktu lelangnya,
Vidus akan menaikkan tawarannya sedikit sehingga dia menjadi pemenangnya. Vidus berhasil
mendapat kebanyakan barang lelang yang dia tawar.

‘Jadi dia memeriksa harga sebelum lelang untuk barang tersebut ditutup. Seandainya harga barang
tersebut tidak sesuai dia akan menarik penawarannya, dan seandainya harganya rendah dia pasti
memenangkan penawaran tersebut? Jadi ini trik untuk mendapat untung tinggi dengan investasi
rendah.’
Ark lalu mulai meniru metode Vidus. Kira-kira semenit setelah Vidus menawar suatu barang Ark
menawar barang yang sama 1 Copper lebih tinggi. Dengan cara ini Ark berhasil memenangkan 6
barang lelang dari Vidus.

‘Baiklah, saatnya memeriksa barang yang kudapat.’

Ark langsung berlari menuju Appraisal Store.

Hasilnya, 4 adalah untung, 2 adalah rugi. Setelah dihitung, Ark berhasil mendapat untung 4 Gold.

Dalam hati Ark menjerit. ‘INI DIA!’

Walaupun sebenarnya Ark belum cukup teryakinkan dengan metode ini namun dia berhasil
mendapat 4 Gold hanya melalui barang terendah yang ditawar Vidus. Memang jumlahnya tidak
begitu banyak, tapi yang penting Ark berhasil mendapat untung. Seandainya Ark berhasil
memenangkan benda yang lebih mahal, untung yang dia dapat jelas juga akan meningkat. Selain
itu jika Ark sedang beruntung dia juga bisa mendapat jackpot. Ini adalah cara tercepat untuk
mengumpulkan uang.

‘Baiklah, aku akan terus menggunakan cara ini!’

Setelah itu, Ark memakai metode yang sama dan mendapatkan untung dua kali lagi. Ark berhasil
mendapat untung bersih sebesar 20 Gold. Uang yang Ark dapat mulai lancer hanya dengan diam-
diam menawar barang. Setelah mendapat 24 Gold hanya dalam sekitar 20 menit, Ark menjadi
gemetar saking gembiranya, tidak disangka, lelang adalah lahan uang.

‘Tak disangka mencari uang bisa semudah ini!’

Setelah Ark berhasil meningkatkan kepercayaan dirinya, Ark semakin berani. ‘Baiklah, mungkin
ini saatnya aku harus melakukan investasi yang lebih besar lagi.’

Makin banyak Gold yang dia keluarkan akan makin banyak Gold yang dia dapat. Ark mulai dengan
gambling mengikuti Vidus menawar barang-barang di tempat lelang. Barang-barang mahal yang
ditawar Vidus juga ditawar Ark dengan lebih tinggi.

Ark menawar 6 barang yang mempunyai harga 50 Gold. Jadi Ark berinvestasi 300 Gold!

Dewi Fortuna sedang tersenyum kepada Ark, keenam barang tersebut semuanya berhasil
dimenangkan Ark.

‘Hehehe, melihat hasil sebelumnya, 4 dari 6 benda ini pasti sangat berharga. Karena sebelumnya
aku berhasil mendapat untung 20% jadi kemungkinan dari benda ini aku bisa mendapat 60 Gold.
Tidak boleh buang-buang waktu, aku harus cepat memeriksanya dan kembali ke sini lagi.’

Ark langsung membawa semua item yang dia menangkan ke Appraisal Store.
“Selamat datang, ah, benda apa lagi yang akan anda periksakan kawan?” Semenjak Ark sering
menggunakan jasa toko, Doltorun pun menjadi akrab padanya. “Baiklah, akan segera
kuidentifikasi semuanya.”

*FSSSSSSSSSH! Melihat informasi yang tertera pada item yang berhasil diidentifikasi, muka Ark
menjadi pucat pasi.

Broken Armor (Armor Rusak)

Armor Type Dagger

Defense 1 Durability 2/2

Weight 80 Usage Restriction More than 150 STR

Armor yang telah melewati beberapa pertarungan ini telah hancur. Pada kondisi ini, anda tidak
bisa memperbaikinya lagi, anda hanya bisa melelehkannya dan menggunakan residunya untuk
membuat armor baru.

Value: 10 Silver

Barang yang dia beli dengan harga 50 Gold ternyata hanya sampah. Ark menjadi terlalu syok dan
mulai tertawa histeris.

“Haha, benda yang anda bawa ternyata tidak bagus. Yah, ini adalah takdir.”

“Mus-mustahil! Ada yang lain, coba cek item yang lain!”

“Dengan senang hati.”

Tiap kali Doltorun berhasil mengidentifikasi item yang ada, muka Ark semakin memutih.

Item yang lain ternyata juga sampah.

Barang yang paling mahal, harganya cuma 2 Gold. Setelah dihitung dengan biaya identifikasi,
kerugian Ark mencapai 400 Gold. Emosinya yang sebelumnya bahagia langsung jatuh ke tanah.

‘Apa yang saat ini kurasakan? Mau menjerit saja sudah tidak bisa… Ap-apa yang telah
kulakukan!?’ Ark mulai merasa pusing karena depresi.
400 Gold… hanya dalam beberapa menit saja semuanya menghilang. 400 Gold sebanding dengan
biaya sebulan untuk perawatannya ibunya.

Ark menjadi teringat pada orang-orang yang menggila karena judi hingga kehilangan seluruh harta
benda mereka. Ketika melihat orang semacam itu Ark merasa mereka sungguh idiot. Walaupun
sudah berkali-kali gagal, tetap saja mereka ketagihan judi.

Tetapi Ark yang sekarang sudah tidak berhak menghina mereka lagi. Sekarang Ark juga tidak
berbeda dengan orang-orang yang ketagihan judi.

Awalnya, ketika Ark mendapat untung kecil, dia menjadi terlalu sombong, seakan dia telah
mengetahui semua rahasia untuk membeli barang lelang. Kenapa dia tidak mempertanyakan
metode tersebut? Mungkin karena uang, uang bisa membuat seseorang mabuk kepayang, ini sudah
dari dulu memang penyakit manusia.

Ketika Ark berjalan sempoyongan keluar toko, Vidus yang saat itu ternyata sedang duduk di salah
satu sudut toko sembari melihat Ark, berjalan mendekatinya dan berbicara kepadanya.

“Sudahkah kamu sadar sekarang?”

Ark kaget mendengar pertanyaan itu dari Vidus, dia membalas lemah, “Ap-apa yang kamu
lakukan…?”

“Sudah dua bulan waktu nyata kuhabiskan di tempat lelang tadi. Dalam dua bulan, kamu pikir
tidak ada orang lain yang mencoba mengikuti penawaranku untuk mendapat untung mudah
sepertimu?”

“Apa? Ja-jadi kamu…?”

“Benar, karena metode yang kamu lakukan sungguh kotor, jelas aku melakukan candaan ini untuk
memberimu pelajaran. Meski begitu aku tidak menyangka kamu akan membeli semuanya. Jadi
kamu kehilangan berapa? 300-400 Gold? Bagaimana rasanya? Kamu pasti penuh penyesalan
kan?”

“Ka-kamu!”

Ark mengepalkan tinjunya. ‘CANDAAAN!? Dia bilang sebagai CANDAAN! Sial, itu memang
candaan bagimu, tapi bagiku itu adalah uang perawatan sebulan untuk ibuku! Setelah membuatku
kehilangan semuanya, berani-beraninya kamu bilang itu hanya candaan! Omong kosong apa ini!’

Tetapi Ark mengencangkan rahangnya dan menelan kata-kata yang hampir keluar dari
tenggorokannya itu.

Metode Ark memang kotor. Dan Vidus tidak pernah memaksa Ark untuk memenangkan
penawaran itu. Ark-lah yang memanfaatkan Vidus dan pada akhirnya dirinya sendirilah yang
tertipu. Sekesal apapun Ark, dirinya tidak berhak memarahi Vidus.
Setelah memelototi Vidus, Ark hanya membalikkan tubuh dan berusaha pergi menjauh.

“Idiot lain yang tertipu olehku kebanyakan langsung menghujat dan mengancamku, tetapi kamu
berbeda. Perilakumu memang jelek, tetapi karaktermu secara fundamental masih bagus.” Vidus
membenarkan posisi kacamata di wajahnya. “Akan tetapi, faktanya adalah kamu sama bodoh dan
malasnya dengan orang yang tertipu lainnya. Aku benar-benar tidak paham kenapa orang
memahami hal yang satu tapi sama sekali tidak mempedulikan hal yang lainnya.”

“Apa?”

“Memanfaatkan diriku memang metode yang bagus. Karena ketika aku memilih barang, aku bisa
mengira bahwa aku mempunyai 70% kemungkinan untuk mendapat untung. Tetapi kenapa kamu
tidak bertanya-tanya kenapa aku bisa memilih barang dengan kemungkinan tersebut? Itu adalah
masalah pada anak muda jaman sekarang. Mereka hanya mengerti cara mendapat uang dengan
gampang.”

“…!”

Ark akhirnya paham di mana dia mulai salah langkah. Awalnya Ark menganggap dirinya pintar
karena berhasil memanfaatkan keahlian Vidus untuk keuntungannya sendiri. Tetapi setelah
mendengar penjelasan Vidus, bukankah ini artinya dirinya adalah orang idiot? Bagaikan orang
yang sudah memimpikan mendapatkan ikan padahal belum tahu caranya memancing.

Melihat ekspresi Ark, Vidus hanya tertawa dan berkata, “Yah, karena sudah seperti ini situasinya
dan kerugianmu sudah lumayan besar, aku rasa aku harus memberimu beberapa petunjuk. Game
ini adalah Virtual Reality. Reality, atau kenyataan adalah hal yang mempengaruhi tiap aspek di
dalam game. Kamu mengerti maksudku? Seperti barang-barang di dunia nyata yang memiliki nilai
karena suatu alasan tertentu, barang-barang di dalam game juga memiliki nilai karena alasan
tertentu.”

“Alasan kenapa sesuatu berharga…”

“Satu lagi – aku bekerja sebagai penganalisa barang antik dan pelelang di dunia nyata. Dengan
kata lain, bidang ini tidak semudah itu dipelajari oleh anak ingusan sepertimu. Simpan pelajaran
ini dalam hatimu baik-baik dan buang mimpimu untuk kaya dengan jalan singkat. Tidak ada jalan
singkat untuk menjadi kaya di dunia ini.” Dengan ucapan tersebut, Vidus mulai pergi
meninggalkan Ark menuju lokasi lelang lagi.

Ark hanya bergumam sembari memandang bayangan Vidus yang telah menjauh. ‘Jadi dia bekerja
sebagai pelelang di dunia nyata ya…’

Bagaikan kabut yang menghilang dan mendatangkan sinar mentari, pikiran Ark menjadi terbuka
lagi. Vidus berkata ini adalah Virtual Reality. Dengan kata lain, semua yang ada di sini juga
mencerminkan dunia nyata.
Sampai sekarang, Ark hanya berpikir secara sempit, bahwa benda-benda yang tidak teridentifikasi,
tidak akan bisa terlihat tanpa jasa Appraisal Store. Salah paham, selama ini Ark telah salah paham
karena pikirannya yang sempit.

Unidentified Item, nama khusus benda yang tidak teridentifikasi di game, juga ada cerminannya
di dunia nyata. Barang-barang antik misalnya, ada berbagai cara untuk menilainya, bahkan bagi
orang yang tidak berpengalaman. Wujud, dimensi, umur, semua ini adalah aspek untuk memberi
penilaian pada suatu barang.

Jadi Ark harus melihat petunjuk tersebut melalui matanya, bukan melalui Information Window,
bentuk yang ada, semuanya adalah petunjuk. Ini adalah strategi menilai barang di lelang buta!

‘Astaga, bisa-bisanya aku hanya mempercayakan semuanya kepada dewi fortuna?’

Ark tertipu, karena letak lelang buta yang berada di District Casino, sebab itu Ark menganggap
lelang buta adalah salah satu bentuk judi. Tetapi faktanya berbeda, lelang buta bukanlah judi. Itu
adalah tempat paling logis dan rasional di sini. Kemampuan untuk menilai barang adalah jalan
kesuksesan di sini. Lelang buta adalah tempat untuk melatih keterampilan itu.

‘Pada akhirnya, kerja keras adalah yang utama untuk mencapai kesuksesan. Selama ada kemauan,
pasti ada uang… eh kesuksesan!’

Mata Ark berbinar mendapat pencerahan ini!

***