Anda di halaman 1dari 16

SMK YADIKA TANJUNGSARI

Alamat:
Jl. Raya Tanjungsari No. 394 A, Desa Gudang Kec. Tanjungsari
Kab. Sumedang Prov. Jawa Barat 45362

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Nama Sekolah : SMK Yadika Tanjungsari


Bidang Studi Keahlian : Teknologi dan Rekayasa
Program Studi Keahlian : Teknik Otomotif
Kompetensi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan
Mata Pelajaran : KK TKR
Kelas/Semester : X/2
Pertemuan Ke- :
Alokasi Waktu : 30 menit
Standar Kompetensi : Memelihara/servis sistem bahan bakar bensin
Kompetensi Dasar : Memelihara komponen sistem bahan bakar bensin
Indikator : - Memahami pengertian sensor dan aktuator Engine Sistem EFI
- Menyebutkan fungsi masing-masing sensor dan actuator Engine
Sistem EFI
- Menentukkan letak posisi masing-masing sensor dan actuator
Engine Sistem EFI
- Menyebutkan ciri-ciri masing-masing sensor dan actuator
Engine Sistem EFI
- Menentukan DTC (Diagnostic Trouble Code) untuk masing-
masing sensor dan actuator Engine Sistem EFI
KKM : 80

I. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
- Menyebutkan pengertian sensor dan aktuator Engine Sistem EFI dengan benar
- Menyebutkan fungsi masing-masing sensor dan aktuator Engine Sistem EFI dengan benar
- Menentukkan letak posisi masing-masing sensor dan aktuator Engine Sistem EFI dengan tepat
- Menyebutkan ciri-ciri masing-masing sensor dan actuator Engine Sistem EFI dengan benar
- Menentukan DTC (Diagnostic Trouble Code) untuk masing-masing sensor dan actuator Engine Sistem
EFI sesuai dengan buku panduan.
II. Materi Ajar
- Sensor dalam teknik pengukuran dan pengaturan secara elektronik berfungsi mengubah tegangan fisika
(misalnya: temperatur, cahaya, gaya, kecepatan putaran) menjadi besaran listrik yang proposional.
Sedangkan, setiap alat yang mengubah sinyal listrik menjadi gerakan mekanis biasa di katakan sebagai
aktuator.
- Berikut daftar DTC (Data Trouble Code) OBD2 pada Toyota Avanza/Daihatsu Xenia:
Kode DTC Malafungsi
1.3 Malfungsi Sirkuit "A" Sensor Posisi Crankshaft
1.4 Sirkuit "A" Sensor Posisi Camshaft (Bank 1 atau Single Sensor)
1.6 Sirkuit Primer/ Sekunder "A" Koil Pengapian
1.8 Sirkuit Sensor Knock 1
2.1 Sirkuit Sensor Oksigen (Bank 1 Sensor 1)
2.3 Sirkuit Heater Sensor O2 (Bank 1 Sensor 1)
2.5 Sistem Terlalu Kurus (Malfungsi A/F Kurus, Bank 1)
2.6 Sistem Terlalu Gemuk (Malfungsi A/F Gemuk, Bank 1)
3.1 Sirkuit MAP Sensor
4.1 Malfungsi Sirkuit Sensor Posisi Throttle di Throttle Body
4.2 Sensor temperatur air pendingin mesin
4.3 Intake Air Temperature (bahasa inggris) atau sensor suhu udara intake manifold
4.4 Sistem Sinyal Sensor Temperatur Evaporator Air Conditioner
5.1 Sirkuit Switch A/C Malfungsi
5.2 Sensor Kecepatan Kendaraan
5.4 Sirkuit Sinyal Starter
7.1 Malfungsi pada Sistem Kontrol Idle (ISC)
7.3 Malfungsi pada Sistem VVT (Bank 1)
7.4 Malfungsi pada Sikuit OCV (Bank 1)
7.5 Sensor VVT / Range Sirkuit sensor Posisi Camshaft / Problem Performance (Bank 1)
7.6 Malfungsi pada Sirkuit Purge Control Valve Sistem Evaporative Emission Control
atau VSV valve

III. Metode Pembelajaran


Pendekatan : Proses dan pemecahan masalah
Metode : Praktik dan diskusi

IV. Media Pembelajaran


1. Alat
- Kabel Jumper DLC dan atau Scanner
- Stand engine EFI
2. Sumber Belajar
- Video “Cara Membaca DTC menggunakan Diagnostic Scan Tool“
- Foto-foto kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) TP.2016/2017
- Jobsheet
- Internet
- Infocus dan laptop
V. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran Pertemuan
A. Kegiatan Pendahuluan: 3-5 menit
- Siswa membaca doa terlebih dahulu sebelum memulai pembelajaran dan mengucapkan salam.
- Guru mengabsen siswa.
- Guru menayangkan video melalui proyektor.
- Siswa mengamati video yang ditanyangkan, yaitu mengenai mekanik yang mendiagnosa engine
kendaraan dengan menggunakan scanner maupun kabel jumper DLC untuk menentukan
Diagnostic Trouble Code (DTC) pada sensor dan aktuator.
- Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai pentingnya mengetahui letak sensor dan aktuator
pada mesin agar masalah pada kendaraan dapat segera diselesaikan.
- Guru menayangkan foto berikutnya yaitu foto-foto kegiatan Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) Teknik
Kendaraan Ringan Tahun Pelajaran 2016/2017.
- Guru menceritakan kekurangan dari peserta UKK Paket A tune-up engine EFI yaitu dalam
menentukan DTC untuk sensor dan aktuator.
- Guru menuliskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan hari tersebut.
B. Kegiatan Inti: 22 menit
1. Eksplorasi
- Siswa menjawab pertanyaan guru mengenai sistem Bahan Bakar EFI.
- Siswa yang lain menanggapi jawaban siswa yang pertama.
- Guru memberikan reinforcement terhadap jawaban siswa dan menambahkan hal yang dianggap
penting pada jawaban siswa.
- Guru membagikan lembar kerja (jobsheet) kepada setiap siswa.
- Siswa dibagi ke dalam 4 kelompok @ 6-7 siswa.
- Siswa mendengarkan pengarahan guru mengenai kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
yaitu: praktik dilakukan dalam 2 shift, 2 kelompok berkesempatan melakukan praktik dan
mengisi jobsheet praktik terlebih dahulu sedangkan 2 kelompok berikutnya mengerjakan
jobsheet teori terlebih dahulu.
- Setelah 10 menit, shift kedua mendapat giliran melakukan praktik dan mengisi jobsheet praktik
sedangkan shift satu mengisi jobsheet teori.
- Selain teknis praktik, guru juga memberikan pengarahan penting lainnya terkait pelaksanaan
kegiatan pembelajaran.
- Shift pertama melaksanakan praktik sesuai jobsheet yang diberikan.
- Siswa berdiskusi dan mengisi jobsheet sesuai pengamatan selama praktik.
- Guru melakukan penilaian terhadap unjuk kerja siswa selama melakukan praktik dan juga
memantau aktivitas siswa shift kedua yang mengerjakan jobsheet terlebih dahulu.
- Setelah 10 menit, guru mempersilakan siswa shift kedua melaksanakan praktik dan siswa shift
pertama menyelesaikan jobsheet di ruang teori.
- Guru juga melakukan penilaian unjuk kerja siswa shift kedua selama praktik.
2. Elaborasi
- Setelah semua kelompok melakukan praktik dan melengkapi jobsheet selanjunya guru
mempersilakan siswa memasuki ruang teori untuk bersiap membahas hasil praktik.
- Guru mempersilakan perwakilan setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil praktik yang
telah dilakukan.
- Siswa dari kelompok lain dapat memberikan pertanyaan kepada siswa yang presentasi dan
dijawab/ditanggapi oleh kelompok yang presentasi.
- Jika jawaban belum memuaskan penanya maka siswa kelompok lain dapat membantu
menjawab.
- Guru berperan sebagai fasilitator selama diskusi dan melakukan penilaian terhadap keaktifan
siswa selama diskusi.
- Guru menambahkan informasi penting bila diperlukan.
3. Konfirmasi
- Setelah seluruh kelompok mendapatkan giliran untuk presentasi selanjutnya guru mengajukan
beberapa pertanyaan kepada siswa sebagai bahan evaluasi.
- Beberapa orang siswa menyimpulkan hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
C. Kegiatan Penutup: 3 menit
- Guru mengarahkan siswa untuk memperoleh kesimpulan yang tepat.
- Guru menginformasikan materi pembelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
- Siswa membersihkan kembali bengkel.
- Siswa meninggalkan bengkel.

VI. Penilaian
1. Pre/Post Test
a. Isilah tabel sensor-sensor utama sistem bahan bakar EFI di bawah ini!
No. Nama Fungsi DTC OBD
1 PIM (Pressure intake _________________________________________ _____________
Manifold) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
2 TPS (Throttle _________________________________________ _____________
Position Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
3 IATS (Itake Air _________________________________________ _____________
Temperatur Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
4 WTS (Water _________________________________________ _____________
Temperatur Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
5 Oxygen sensor _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
6 Speed sensor _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
7 CPS G (Camshaft _________________________________________ _____________
Position Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
8 CPS G (Camshaft _________________________________________ _____________
Position Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________

b. Isilah tabel actuator-aktuator utama sistem bahan bakar EFI di bawah ini!
DTC OBD (Jika
No. Nama Fungsi
ada)
1 Injektor _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
2 ESA (Elektronik Spark _________________________________________ _____________
Advancer) / IGT _________________________________________ _____________
(Igniter) _________________________________________ _____________
3 ISC (Idle Speed _________________________________________ _____________
Control) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
4 COR (Circuit Opening _________________________________________ _____________
Relay) Fuel Pump _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________

c. Hasil Pemeriksaan Praktik


Nomor Urut Nama Letak
DTC Keterangan*
Sensor/Aktuator Sensor/Aktuator Sensor/Aktuator

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________
*Pada Kolom keterangan isi dengan SENSOR atau AKTUATOR sesuai dengan jenisnya.
Pencapaian Kompetensi
No Komponen/Sub komponen Penilaian Tidak Ya
7,0-7,9 8,0-8,9 9,0-10
1 2 3 4 5 6
I Persiapan Kerja
1.1. Penggunaan pakaian kerja
1.2.Persiapan tools and equipment
Skor Komponen :
II Proses (Sistematika & Cara Kerja)
2.1 Penentuan Letak posisi sensor dan aktuator
2.1.1 PIM (Pressure intake Manifold)
2.1.2 TPS (Throttle Position Sensor)
2.1.3 IATS (Itake Air Temperatur Sensor)
2.1.4 WTS (Water Temperatur Sensor)
2.1.5 CPS G (Camshaft Position Sensor)
2.1.6 CPS Ne (Crankhaft Position Sensor)
2.1.7 ESA (Elektronik Spark Advancer) / IGT (Igniter)
2.1.8 ISC (Idle Speed Control)
Skor Komponen :
III Hasil Kerja
3.1 PIM (Pressure intake Manifold)
3.2 TPS (Throttle Position Sensor)
3.3 IATS (Itake Air Temperatur Sensor)
3.4 WTS (Water Temperatur Sensor)
3.5 CPS G (Camshaft Position Sensor)
3.6 CPS Ne (Crankhaft Position Sensor)
3.7 ESA (Elektronik Spark Advancer) / IGT (Igniter)
3.8 ISC (Idle Speed Control)
Skor Komponen:
IV Sikap Kerja
4.1 Penggunaan alat ukur mekanik dan
eletrik/elektronik
4.2 Keselamatan kerja
4.3 Kebersihan Alat, Area kerja dan kendaraan/
Media
Skor Komponen:
V Waktu
5.1 Waktu penyelesaian praktek
Skor Komponen :
Keterangan :
Skor masing-masing komponen penilaian ditetapkan berdasarkan perolehan skor terendah dari sub
komponen penilaian
Perhitungan nilai praktik (NP) :

Nilai Praktik
Persentase Bobot Komponen Penilaian
(NP)
Sikap
Persiapan Proses Hasil Waktu ∑ NK
Kerja
1 2 3 4 5 6
Skor
Perolehan
Skor
Maksimal
Bobot
NK

Keterangan:
 Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian
 Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian
 Bobot diisi dengan prosentase setiap komponen. Besarnya prosentase dari setiap komponen ditetapkan
secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah
100
 NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal

∑ 𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏
𝑵𝑲 = × 𝑩𝒐𝒃𝒐𝒕
𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑴𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍

 NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK

Program Remedial
Remedial dilakukan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM, yaitu rata-ratanya belum mencapai
80. Program remedial yang diberikan berupa tes ulang pada materi yang belum memenuhi KKM setelah
dibahas ulang.

Sumedang, April 2017


Mengetahui
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Mayasari Dewi, S.H. Eris Permana, S.Pd.


SMK YADIKA TANJUNGSARI - SUMEDANG
TEKNIK JOBSHEET : 2
Kelas : Waktu :
KENDARAAN KK-TKR Identifikasi Sensor dan Aktuator
X TKR 6 x 45 Menit
RINGAN (TKR) Sistem Bahan Bakar EFI

A. Tujuan
Setelah kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
a. Menyebutkan pengertian sensor dan aktuator Engine Sistem EFI dengan benar
b. Menyebutkan fungsi masing-masing sensor dan aktuator Engine Sistem EFI dengan benar
c. Menyebutkan ciri-ciri masing-masing sensor dan actuator Engine Sistem EFI dengan benar
d. Menentukkan letak posisi masing-masing sensor dan aktuator Engine Sistem EFI dengan tepat
e. Menentukan DTC (Diagnostic Trouble Code) untuk masing-masing sensor dan actuator Engine Sistem
EFI sesuai dengan buku panduan.

B. ALAT DAN BAHAN


1. Unit Engine Stand Toyota EFI.
2. Kabel Jumper DLC
3. Bensin/ bahan bakar
4. Kain lap/ majun

C. KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan peralatan-peralatan kerja sesuai dengan fungsinya.
2. Hindari tindakan yang dapat mengganggu keselamatan kerja dari orang, alat dan benda praktik.

D. PENGANTAR PERCOBAAN
Sensor dalam teknik pengukuran dan pengaturan secara elektronik berfungsi mengubah tegangan fisika
(misalnya: temperatur, cahaya, gaya, kecepatan putaran) menjadi besaran listrik yang proposional.
Sedangkan, setiap alat yang mengubah sinyal listrik menjadi gerakan mekanis biasa di katakan sebagai
aktuator.

1. Sensor-sensor Utama pada engine EFI:


No. Nama Gambar Letak Ciri-ciri
1 PIM (Pressure Sensor PIM f. Mempunyai tiga
intake Manifold) terletak setelah terminal yaitu VC,
throttle valve atau PIM, E2.
pada intake g. Memiliki modal
chamber tetapi tegangan yang
ada yang langsung diberikan ECU
dipasang pada sebesar 5 volt.
throttle body h. DTC OBD : 3.1
i. DTC Non-OBD : 3.1
No. Nama Gambar Letak Ciri-ciri
2 TPS (Throttle Sensor TPS j. Ada yang memiliki
Position Sensor) terletak pada tiga terminal tapi ada
throttle body, juga yang empat
seporos dengan terminal yaitu VC,
throttle valve VTA, IDL, dan E2.
k. Memiliki modal
tegangan yang
diberikan ECU
sebesar 5 volt.
l. DTC OBD : 4.1
m. DTC Non-OBD
: 4.1
3 IATS (Itake Air Sensor IATS n. Memiliki 2 dua
Temperatur terletak pada terminal yaitu THA
Sensor) housing air dan E2.
cleaner o. Memiliki sifat NTC
(Negative
Temperature
Coeficient)
p. DTC OBD : 4.3
q. DTC Non-OBD : 2.4
4 WTS (Water Sensor WTS r. Memiliki 2 dua
Temperatur terletak pada terminal yaitu THW
Sensor) saluran pendingin dan E2.
dekat dengan s. Umumnya berbahan
thermostat logam tembaga.
t. Memiliki sifat NTC
(Negative
Temperature
Coeficient)
u. Memiliki modal
tegangan yang
diberikan ECU
sebesar 5 volt.
v. DTC OBD : 4.2
w.DTC Non-OBD : 2.2
5 Oxygen sensor Oxygen sensor x. Berbahan sejenis
dipasang pada keramik, bagian
exhaust manifold dalam dan luar
dilapis tipis platinum.
y. DTC OBD : 2.3
No. Nama Gambar Letak Ciri-ciri
6 Speed sensor Speed sensor z. Kebanyakan tipe
dipasang pada MRE (Magnetic
transaxle, Resistance Element)
transmisi, atau
pada transfer

7 CPS G (Camshaft CPS G dipasang aa. DTC OBD : 1.3


Position Sensor) pada head bb. DTC Non-OBD
cylinder dekat :
dengan camshaft 1.2 signal NE dan G
tidak diterima ECU
setelah engine hidup
selama 2 detik.
1.3 signal NE tidak
diterima ECU ketika
engine hidup pada
1000 rpm.
1.4 signal IGF tidak
diterima ECU.
8 CPS G (Camshaft CPS NE dipasang cc. DTC OBD : 1.4
Position Sensor) pada blok cylinder dd. DTC Non-OBD
dekat dengan :
timming rotor 1.2 signal NE dan G
pada crankshaft tidak diterima ECU
setelah engine hidup
selama 2 detik.
1.3 signal NE tidak
diterima ECU ketika
engine hidup pada
1000 rpm.
1.4 signal IGF tidak
diterima ECU.

2. Aktuator Utama pada engine EFI:


No. Nama Gambar Letak Ciri-ciri
1 Injektor Terletak pada ee. Injeksi bahan
head cylinder bakar ke intake
dekat dengan manifold
intake manifold
No. Nama Gambar Letak Ciri-ciri
2 ESA (Elektronik Terletak pada ff. DTC OBD : 1.6
Spark Advancer) head cylinder (IGT/Igniter)

3 ISC (Idle Speed dipasang pada gg. DTC OBD : 7.1


Control) throttle body
engine

4 COR (Circuit Di dalam tangka hh. Mengontrol


Opening Relay) bahan bakar kerja fuel pump

Berikut daftar DTC (Data Trouble Code) OBD2 pada Toyota Avanza/Daihatsu Xenia:
Kode DTC Malafungsi
1.3 Malfungsi Sirkuit "A" Sensor Posisi Crankshaft
1.4 Sirkuit "A" Sensor Posisi Camshaft (Bank 1 atau Single Sensor)
1.6 Sirkuit Primer/ Sekunder "A" Koil Pengapian
1.8 Sirkuit Sensor Knock 1
2.1 Sirkuit Sensor Oksigen (Bank 1 Sensor 1)
2.3 Sirkuit Heater Sensor O2 (Bank 1 Sensor 1)
2.5 Sistem Terlalu Kurus (Malfungsi A/F Kurus, Bank 1)
2.6 Sistem Terlalu Gemuk (Malfungsi A/F Gemuk, Bank 1)
3.1 Sirkuit MAP Sensor
4.1 Malfungsi Sirkuit Sensor Posisi Throttle di Throttle Body
4.2 Sensor temperatur air pendingin mesin
4.3 Intake Air Temperature (bahasa inggris) atau sensor suhu udara intake manifold
4.4 Sistem Sinyal Sensor Temperatur Evaporator Air Conditioner
5.1 Sirkuit Switch A/C Malfungsi
5.2 Sensor Kecepatan Kendaraan
5.4 Sirkuit Sinyal Starter
7.1 Malfungsi pada Sistem Kontrol Idle (ISC)
7.3 Malfungsi pada Sistem VVT (Bank 1)
7.4 Malfungsi pada Sikuit OCV (Bank 1)
7.5 Sensor VVT / Range Sirkuit sensor Posisi Camshaft / Problem Performance (Bank 1)
7.6 Malfungsi pada Sirkuit Purge Control Valve Sistem Evaporative Emission Control
atau VSV valve
E. PERTANYAAN
1. Isilah tabel sensor-sensor utama sistem bahan bakar EFI di bawah ini!
No. Nama Fungsi DTC OBD
1 PIM (Pressure intake _________________________________________ _____________
Manifold) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
2 TPS (Throttle _________________________________________ _____________
Position Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
3 IATS (Itake Air _________________________________________ _____________
Temperatur Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
4 WTS (Water _________________________________________ _____________
Temperatur Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
5 Oxygen sensor _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
6 Speed sensor _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
7 CPS G (Camshaft _________________________________________ _____________
Position Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
8 CPS G (Camshaft _________________________________________ _____________
Position Sensor) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________

2. Isilah tabel actuator-aktuator utama sistem bahan bakar EFI di bawah ini!
DTC OBD (Jika
No. Nama Fungsi
ada)
1 Injektor _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
2 ESA (Elektronik Spark _________________________________________ _____________
Advancer) / IGT _________________________________________ _____________
(Igniter) _________________________________________ _____________
3 ISC (Idle Speed _________________________________________ _____________
Control) _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
4 COR (Circuit Opening _________________________________________ _____________
Relay) Fuel Pump _________________________________________ _____________
_________________________________________ _____________
F. LANGKAH KERJA
1. Pastikan Kabel Positif dan Negatif Baterai terpasang dengan benar.
2. Kunci Kontak posisi OFF.
3. Jumper Pin No. 4 dan Pin No. 13 pada DLC dengan menggunakan kabel.

4. Putar kunci Kontak ke posisi ON.


5. Bacalah kedipan lampu check engine, jika tidak terdapat kerusakan lampu check engine akan
berkedip dengan pola yang teratur dengan kecepatan 0.125 detik.
6. Perhatikan posisi nomor urut sensor dan actuator di bawah ini:

7. Posisikan kunci kontak pada OFF.


8. Lepaskan Socket sensor No.1 kemudian ON-kan kunci kontak dan baca Kode kedipan DTC pada
MIL.
9. Tentukan Nama sensor yang dilepas dengan melihat daftar kode DTC MIL kemudian pasang
kembali socket sensor No.1 tersebut.
10. Posisikan kunci kontak pada OFF.
11. Hapus data DTC yang telah tersimpan di ECU dengan mencabut fuse EFI selama ± 10 detik
kemudian pasangkan kembali.
12. Lakukan secara berurutan Langkah 7 s.d. 11 untuk menentukan nama sensor yang lain satu
persatu dan secara berurutan sambil diamati letak/posisi sensor/actuator dan nama
sensor/actuator tersebut.
13. Tuliskan hasil pemeriksaan pada tabel di bawah ini.
G. HASIL PEMERIKSAAN
Nomor Urut Nama Letak
DTC Keterangan*
Sensor/Aktuator Sensor/Aktuator Sensor/Aktuator

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________

___________ _________ ________________ ____________________ ___________


____________________
____________________
*Pada Kolom keterangan isi dengan SENSOR atau AKTUATOR sesuai dengan jenisnya.
SINOPSIS MEDIA PEMBELAJARAN

A. Video Cara Membaca DTC menggunakan Diagnostic Scan Tool


Materi Pembelajaran : Identifikasi sensor dan aktuator sistem bahan bakar EFI
Durasi Video : 4 menit 13 detik (Disesuaikan dengan alokasi waktu)
Sumber : Youtube
https://www.youtube.com/watch?v=Z41Cps4z71k&t=4s
Id Pengunggah : Sekolah online Teknik Otomotif
https://www.youtube.com/channel/UCNNNucZEIW19Dyv-8lop2gQ
Sinopsis : Video ini menampilkan prosedur atau langkah-langkah penggunaan diagnostic
scan tool untuk membaca diagnostic trouble code (DTC) dapa sistem bahan
bakar EFI. Penggunaan video ini dalam apersepsi pembelajaran identifikasi
sensor dan aktuator sistem bahan bakar EFI bertujuan untuk:
1. Mengarahkan fokus perhatian siswa terhadap materi pembelajaran.
2. Memberikan informasi cara membaca DTC sistem bahan bakar EFI.
3. DTC pada pembelajaran ini ditujukan untuk menentukan nama satu sensor
atau aktuator yang sebelumnya telah dilepas siswa.
4. Selain scanner dapat pula digunakan kabel jumper DLC untuk mendeteksi
DTC dengan bantuan daftar kode DTC.
Screenshoot Video :
B. Foto-Foto Kegiatan UKK TP. 2016/2017
Materi Pembelajaran : Identifikasi sensor dan aktuator sistem bahan bakar EFI
Durasi : (Disesuaikan)
Sumber : Dokumentasi UKK SMK Yadika Tanjungsari TP. 2016/2017
Sinopsis : Foto-foto ini memperlihatkan kegiatan Uji Kompetensi Keahlian Siswa yang
dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2016/2017. Penampilan foto-foto ini
bertujuan untuk:
1. Memberikan informasi bahwa materi pembelajaran ini merupakan salah
satu pekerjaan / job yang sering muncul pada Materi Uji di Uji Kompetensi
Keahlian.
2. Memberikan informasi pentingna menguasai materi pembelajaran
identifikasi sensor dan aktuator sistem bahan bakar EFI.

Foto-Foto :