Anda di halaman 1dari 1

EVALUASI

Pada format Evaluasi juga terdapat identitas yang juga harus diisi oleh perawat nama , nomor
kamar ,nomor register, umur, kelas,Identitas yang terdapat diatas berguna agar mempermudah
perawat dalam mencari data pasien dan jelas,serta agar tidak tertukar dengan pasien lain.

Macam Evaluasi

1. Evaluasi formatif

 Hasil observasi dan analisa perawat terhadap respon pasien segera pada saat / setelah dilakukan
tindakan keperawatan
 Ditulis pada catatan perawatan
 Contoh: membantu pasien duduk semifowler, pasien dapat duduk selama 30 menit tanpa pusing

2. Evaluasi Sumatif (SOAPIER

 Rekapitulasi dan kesimpulan dari observasi dan analisa status kesehatan sesuai waktu pada
tujuan
 Ditulis pada catatan perkembangan

Evaluasi ditulis setiap kali setelah semua tindakan dilakukan terhadap pasien.
Pada tahap evaluasi dibagi menjadi 4 tahap yaitu SOAP
 S: Hasil pemeriksaan terakhir yang dikeluhkan oleh pasien biasanya data ini berhubungan
dengan criteria hasil
 O: Hasil pemeriksaan terkhir yang dilakukan oleh perawat biasanya data ini juga berhubungan
dengan criteria hasil.
 A: Pada tahap ini dijelaskan apakah masalah kebutuhan pasien telah terpenuhi atau tidak
 P: Dijelaskan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan terhadap pasien.

Evaluasi terhadap masalah nyeri dilakukan dengan menilai kemampuan dalam merespons
rangsangan nyeri, diantaranya hilangnya perasaan nyeri , menurunnya intensitas nyeri, adanya
respon fisiologis yang baik, dan pasien mampu melakukan aktivitas sehari-hari tanpa keluhan
nyeri.

Daftar Pustaka;
- H.Alimul, A. Aziz. 2006. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia 1. Jakarta: Salemba Medika
- Tarwoto, Wartonah. 2005. Kebutuhan dasar Manusia. Jakarta : Salemba Medika
- file:///D:/download/pengkajian-dan-intervensi-nyeri.html