Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK Negeri 2 Garut


Program Studi Keahlian : Geologi Pertambangan
Mata Pelajaran : Produk Kreatif Kewirausahaan
Kelas/Semester : XI / 1
Pertemuan : 3 s/d 4
Alokasi waktu : 10 x 45 menit

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung

B. Kompetensi Dasar
3.3 Memahami hak atas kekayaan intelektual
4.3 Mempersentasikan hak atas kekayaan intelektual
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu :
1. Memahami konsep hak kekayaan intelektual
2. Memahami undang-undang yang berkaitan dengan hak kekayaan
intelektual

D. Materi Ajar (Materi Pokok) :


1. Konsep Hak Kekayaan Intelektual
2. Undang-undang yang berkaitan dengan hak kekayaan intelektual

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan dan Metode Pembelajaran :
a. Pendekatan : Saintifik
b. Model : Discovery Learning
c. Metode pembelajaran : a. Diskusi
b. Tanya jawab
c. Penugasan
F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media : power point, text book,
2. Alat : LCD, laptop, Whiteboard
3. Sumber Pembelajaran :
 Modul Produk Kreatif Kewirausahaan
 Anonim_Hak Atas Kekayaan Intelektual
 Surahno, Pengertian dan Sejarah HKI. Modul 1
G. Langkah-langkah kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 3 s.d 4 (10 X 45 Menit)

Alokasi
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Media Metode Waktu
(Menit)
A. Pendahuluan
1. Guru memberi  Siswa - - 5
salam dan menjawab
mengecek salam
kehadiran
siswa. -
2. Guru  Siswa
Diskusi 10
memberikan termotivasi
motivasi untuk
kepada siswa memasuki
sebelum materi
memasuki pelajaran.
pelajaran.

3. Guru  Siswa LCD Diskusi 20


menyampaikan menyimak
bahwa tujuan penyampaian
pelajaran pada tujuan
hari ini adalah pelajaran.
memahami hak
kekayaan
intelektual
B. Inti
1. Guru Siswa- siswa - Tanya 60
mengarahkan mengeluarkan jawab
pendapat
siswa
mengenai hak
mengeluarkan kekayaan
pendapat intelektual
tentang hak
kekayaan
intelektual
2. Guru Siswa LCD Diskusi 45
menyimpulkan menyimak
pendapat kesimpulan
yang
siswa.
disampaikan
oleh guru

-
3. Guru Siswa Tanya
mendengarkan jawab 60
menjelaskan
hak kekayaan penjelasan
intelektual guru

C. Penutup
1. Guru Siswa - - 15
menyimpulkan menyimak
pelajaran penjelasan guru.
memahami hak
kekayaan
intelektual
2. Guru menutup
pelajaran. - - 10
-

H. MATERI AJAR
Hak Kekayaan Intelektual sebagai hak yang mengakomodasi semua hasil
olah pikir manusia akan menjadi faktor penting dan utama dalam
pengembangan dan pembangunan bangsa berbasiskan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Karena itu, diperlukan pemahaman secara menyeluruh
mengenai aspek-aspek atau dimensi terkait dengan HKI
Pengertian Hak
Hak yang dalam bahasa Inggris digunakan istilah rights akan memiliki
banyak pengertian yang dapat dilihat apakah kata tersebut berdiri sendiri
atau dalam kombinasi dengan istilah lainnya. Dalam kaitannya dengan
posisi kata hak (rights), pengertiannya akan sangat tergantung dari
apakah hak sebagai kata sifat, kata keterangan, kata benda atau kata
kerja. Apakah dikaitkan dengan hukum atau undang-undang maka kata
hak menempati posisi sebagai kata benda dengan pengertian sebagai
kepemilikan atas kebendaan tersebut baik yang berwujud maupun tidak
berwujud. Oleh karena itu, hak tidak pernah berdiri sendiri akan tetapi
bergabung dengan istilah lain, misalnya Hak Asasi Manusia, Hak Hidup,
Hak untuk Mendapatkan Kehidupan yang layak, dan juga termasuk Hak
Kekayaan Intelektual. Dengan demikian, jelas bahwa pengertian hak dalam
bidang hukum atau undang-undang akan selalu dikaitkan dengan
kepemiliki ata sesuatu benda baik yang kasat mata maupun tidak kasat
mata.
Pengertian Kekayaan
Kekayaan sebagai istilah berasal dari kata dasar kaya dengan pengertian
adanya kepemiliki atas suatu benda atau aset yang memiliki nilai baik
materiil maupun immateriil. Adanya imbuhan “ke” pada “kaya” dan akhiran
“an” sebagai bentuk bahwa benda atau aset tersebut telah dimiliki oleh suatu
pihak. Bila dibandingkan dengna kata dasar “kaya” dengan kata jadian
“kekayaan” makan akan dapat dirasakan lebih spesifik pada istilah kekayaan.
Namun demikian, bila istilah tersebut dipergunakan dalam bidang hukum dan
perundang-undangan maka akan kembali pada pengertian adanya
kepemilikan terhadap kebendaan baik yang kasat mata maupun yang tidak
kasat mata. Dengan pengertian ini maka pengaturan lebih lanjut akan lebih
mudah dengan merujuk pada hukum kebendaan baik yang bergerak maupun
yang tidak bergerak. Namun demikian, juga terdapat kemungkinan
pengaturan tersendiri misalnya hak kekayaan intelektual, hak anak, dan lain-
lain.
Pengertian Intelektual
Intelektual sebagai kata sifat akan sangat erat kaitannya dengan
proses berfikir yang menggunakan atau melibatkan daya nalar, mental, yang
disertai dengan alasan-alasan logis dan bukan sebagai langkah yang
emosional. Intelektual juga akan dipengaruhi ole pengetahuan (knowledge).
Oleh karena itu, intelektualitas akan dapat mengembangkan dan membangun
kemampuan berpikir, memahami dan memberikan pemahaman dengan alasan
yang jelas dan mudah dimengerti melalui kombinasi dari pengetahuan
(knowledge) yang luas dan beragam. Sebagai kata benda intelektual akan
terkait dengan orang-orang yang memiliki kecerdasan dalam mengolah dan
mengasah daya dan kemampuan berpikirnya secara runtun dan terdidik
dalam bidang-bidang yang diminati masing-masing orang termasuk sains,
seni, dan sebagian besar aktivitas yang menarik lainnya dan melibatkan daya
nalas/pikirnya. Daya pikir seseorang tidaklah berhenti (statis) akan tetapi
dinamis sesuai tingkat pemahaman dan pengetahuan masing-masing.
Dengan demikian, intelektual dengan memanfaatkan daya pikir dapat
melanglang buana kemanapun dengan tanpa batas. Batasan batasan dari
intelektual akan terletak pada sistem hak kekayaan intelektual yang akan
dibahas kemudian.
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Hak kekayaan intelektual (intellectual property rights) sebagai bentuk
perlindungan hukum dari kekayaan intelektual baik yang wajib didaftarkan
(hak kekayaan industri) maupun yang tidak wajib didaftarkan (hak cipta dan hak-
hak terkait). Dengan demikian, hak kekayaan intelektual dapat dipahami sebagai
suatu hak yang dapat diperoleh atas karya-karya intelektual seseorang baik
pribadi maupun kelompok. Sebagai penyeimbang dari hak adalah kewajiban.
Hak akan diperoleh apabila kewajiban telah dijalankan/dilaksanakan. Secara
umum hak dari pemegang HKI adalah melarang pihak lain untuk
mengeksploitasi/mengkomersialkan dalam skala ekonomi tanpa izin dari
pemiliki/pemegang HKI dimaksud. Komersialisasi dimaksud dapat mencakup
membuat, memperbanyak, dan lain sebagainya.
Macam-Macam Hak Kekayaan Intelektual
 Hak Cipta
Hak Cipta merupakan hak yang mengatur karya intelektual di bidang
ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang dituangkan dalam bentuk yang
khas dan diberikan pada ide, prosedur, metode atau konsep yang telah
dituangkan dalam wujud tetap.
 Paten
Paten merupakan perlindungan hukum terhadap karya intelektual di
bidang teknologi yang telah dituangkan ke dalam suatu kegiatan
pemecahan masalah yang spesifik dalam bentuk proses atau produk atau
penyempurnaan dan pengembangan atas proses atau produk yang telah
ada
 Merk
Merek memiliki fungsi untuk membedakan suatu produk dengan produk
lain dengan memberikan tanda, dimana tanda tersebut harus memiliki
daya pembeda dan digunakan dalam perdagangan barang atau jasa
 Desain Industri
Desain industri sebagai sarana perlindungan atas penampilan dari suatu
produk-produk industri yang dilihat dari segi estetika, kemudahan
penggunaan, dan ergonominya
 Desain Tata Letak Diskrit Terpadu
Desain tata letak sirkit terpadu sebagai desain atas layout (susunan
posisi) dua dimensi atau tiga dimensi atas sirkit terpadu.
 Rahasia Dagang
Rahasia dagang sebagai bentuk perlindungan atas informasi yang masih
dijaga dan dipertahankan kerahasiaannya oleh karena informasi
tersebut sangat bernilai dalam menentukan penghasilan material dan
nonmaterial baik untuk masa saat ini maupun di masa yang akan
dating
 Varietas Tanaman
Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) adalah hak yang diberikan
kepada pemulia dan/atau pemegang hak PVT untuk menggunakan
sendiri varietas hasil pemuliaannya atau memberi persetujuan kepada
orang atau badan hukum lain untuk menggunakannya selama waktu
tertentu
Jenis HKI dan Undang-Undang
1. Hak Cipta UU. No. 19/2002
2. Paten UU. No. 14/2001
3. Merek UU. No. 15/2001
4. Desain Industri UU. No. 31/2000
5. Desain Tata Letak Sirkit Terpadu UU. No. 32/2000
6. Rahasia Dagang UU. No. 30/2000
7. Varietas Tanaman UU. No. 29/2000
Jenis HKI dan Masa Perlindungan
1. Hak Cipta Seumur hidup dan 50 tahun setelah pencipta meninggal dunia
2. Paten Sederhana 10 tahun dan Biasa 20 tahun
3. Merek 10 tahun dan dapat diperpanjang
4. Desain Industri 10 tahun
5. Desain Tata Letak Sirkit Terpadu 10 tahun
6. Rahasia Dagang Tidak terbatas sampai terungkap rahasianya
7. Varietas Tanaman 20 tahun atau 25 tahun
Jenis HKI dan Kriteria
1. Hak Cipta Orisinalitas
2. Paten Kebaruan, langkah inventif, dan dapat diterapkan di industry
3. Merek Memiliki daya pembeda
4. Desain Industri Baru
5. Desain Tata Letak Sirkit Terpadu Orisinalitas
6. Rahasia Dagang Informasi rahasia
7. Varietas Tanaman Baru, unik, seragam, stabil, dan bernama
Rock Guide
1. Alat dan Bahan
 Dupleks
 Batu (Beku, Sedimen , Metamorf)
 Lem
 Pena
 Pensil
 Spidol
 Gunting
 Penggaris
2. Langkah-Langkah
 Gunting Dupleks (A4)
 Buatlah Kerangka dan penjelasan untuk setiap batu yang akan di
tempel
 Tempelkan batu
I. PENILAIAN
Jenis Tes : Tertulis
Bentuk : Uraian
Soal :
No Soal Kunci
1 Jelaskan pengertian Dengan demikian, hak kekayaan intelektual dapat
hak kekayaan dipahami sebagai suatu hak yang dapat
intelektual diperoleh atas karya-karya intelektual seseorang
baik pribadi maupun kelompok
2 Sebutkan jenis dan  Hak Cipta UU. No. 19/2002
undang undang  Paten UU. No. 14/2001
HKI  Merek UU. No. 15/2001
 Desain Industri UU. No. 31/2000
 Desain Tata Letak Sirkit Terpadu UU. No.
32/2000
 Rahasia Dagang UU. No. 30/2000
 Varietas Tanaman UU. No. 29/20001

3 Sebutkan jenis HKI  Hak Cipta Orisinalitas


dan kriteria nya  Paten Kebaruan, langkah inventif, dan
dapat diterapkan di industry
 Merek Memiliki daya pembeda
 Desain Industri Baru
 Desain Tata Letak Sirkit Terpadu
Orisinalitas
 Rahasia Dagang Informasi rahasia
 Varietas Tanaman Baru, unik, seragam,
stabil, dan bernama

4 Sebutkan jenis HKI  Hak Cipta Seumur hidup dan 50 tahun


dan masa setelah pencipta meninggal dunia
perlindungannya  Paten Sederhana 10 tahun dan Biasa 20
tahun
 Merek 10 tahun dan dapat diperpanjang
 Desain Industri 10 tahun
 Desain Tata Letak Sirkit Terpadu 10 tahun
 Rahasia Dagang Tidak terbatas sampai
terungkap rahasianya
 Varietas Tanaman 20 tahun atau 25 tahun
LP 2: Karakter
Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

Siswa: Kelas: Tanggal:


Petunjuk:
Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku
berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini:
A = sangat baik B = memuaskan
C = menunjukkan kemajuan D = memerlukan perbaikan

Rincian Tugas Kinerja


No A B C D Keterangan
(RTK)
1 Jujur
2 disiplin
3 Tanggungjawab
4 Peduli
5 Gotong royong
6 Kerjasama
7 Toleran
8 Damai
9 Santun
10 Responsif
11 Pro-aktif.

Garut, Juli 2018


Pengamat

(_______________)
LP 3: Keterampilan Sosial
Format Pengamatan Keterampilan Sosial

Siswa: Kelas: Tanggal:


Petunjuk:

Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan
sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini:
A = sangat baik B = memuaskan
C = menunjukkan kemajuan D = memerlukan perbaikan

No Rincian Tugas Kinerja A B C D Keterangan


(RTK)
1 Bertanya
2 Menyumbang ide atau
pendapat
3 Menjadi pendengar yang
baik
4 Komunikasi

Garut, Juli 2018


Pengamat

(_______________)

Garut, Juli 2018

Mengetahui ,
Kepala Sekolah,

Bejo Siswoyo, S.TP.,M.Pd.


NIP : 196409191987031007

Kepala Program Keahlian, Guru Mata Pelajaran,

Abdul Hakim, ST.,MT Erika Silviani, S.T


NIP