Anda di halaman 1dari 12

PEMERINTAHAN KABUPATEN PANDEGLANG

KECAMATAN CADASARI
KANTOR DESA KADUENGANG
Alamat : Jl. Gunung Karang Km.12 . Ds. Kaduengang Kec. Cadasari Kab. Pandeglang kode pos 42251

Kaduengang, 22 Maret 2018

Nomor : / /DS.2005/III/ 2018


Lampiran : 1 (satu) Berkas Proposal
Perihal : Permohonan Bantuan Bibit Cengkeh
Dan Bibit Kopi Aceh Tenggara

Kepada
Yth. Gubernur Banten
c/q Dinas Pertanian Dan Pertanaman
Provinsi Banten
Di
Banten

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam silaturahmi beriring doa kami sampaikan pada Bapak Gubernur Banten c/q Dinas
Pertanian dan Pertanaman semoga dalam menjalankan aktipitasnya selalu berada dalam
kesuksesan ….. Amin ya …..Robalalamien.
Selanjutnya sehubungan masih bayaknya warga masyarakat Petani Desa Kaduengang
yang bertani dan berkebun Pohon Cengkeh yang sangat antusias membatu program pemerintah
untuk menambahkan hasil panen yang sangat berlipah dan berkualitas Serta Menghijoukan
wilayah Gunung Karang yang Lahan sudah sangat Gundul dan Tidak Ada resapan air hususnya
diwilayah Gunung Karang Desa Kaduengang Kecamatan Cadasari Kami Selaku Apartur Desa
Kaduengang dan Komonitas Cinta lingkungan dengan ini kami mengajukan Penanaman
10.000.000 ( Sepuluh Ribu ) Batang Cengkeh dan 10.000.000 ( Sepuluh Ribu ) Batang Kopi
Aceh Tenggara kami selaku aparatur desa kaduengang beserta masyarakat sangat berharap
khususnya bantuan Bibit Cengkeh dan Bibit Kopi Aceh Tenggara dalam rangka mewujudkan
program Pertanian dan Perkebunan Nasional, maka dengan ini kami Masyarakat, Kelompok
Tani, Gapotan, Komunitas Cinta Lingkungan dan Pemerintahan Desa Kaduengang Kecamatan
Cadasari Kabupaten Pandeglang Agar memberikan bantuan tersebut.
Bersama surat ini kami lampirkan Proposal bibit Cengkeh dan bibit Kopi Aceh
Tenggara terebut.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan, atas dan bantuanya kami ucapkan
terima kasih.

Wassalamualaikum. Wr.Wb

Mengetahui

Ketua Poktan Penantang PPL Desa Kaduengang

H. NURHADI SUPARMAN S.P


NIP: 195903271981031006

Camat Cadasari Kepala Desa Kaduengang

Drs. BASYAR, M.Si RUSLAN


NIP: 19630502 19920 3 1 011
A. LATAR BELAKANG
Komoditas Cengkeh memegang peranan penting dalam pembangunan perkebunan
khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya karena kontribusinya yang nyata dalam
penyediaan kebutuhan bahan baku terutama bagi industri rokok kretek, peningkatan pendapatan
petani, peningkatan devisa negara, penyediaan kesempatan kerja ditingkat on farm, industri
farmasi dan perdagangan serta sektor informal.
Saat ini sebagian besar hasil cengkeh (± 90 %) digunakan sebagai bahan baku
pembuatan industri rokok kretek (PRK), sisanya untuk memenuhi kebutuhan industri makanan
dan obat – obatan. Oleh karenanya tidak dapat disangkal bahwa peran cengkeh dalam
perekonomian nasional cukup besar terutama dalam bentuk penerimaan cukai rokok pada tahun
2009 sebesar Rp 50,5 triliun dan pada tahun 2010 mencapai Rp. 58 triliun.
Kondisi cengkeh nasional mengalami pasang surut mengingat fluktuasi harga cengkeh
yang cukup besar dan biaya panen dan pengolahan cukup tinggi. Sementara itu di sisi teknis,
tanaman cengkeh mempunyai karakteristik yang khas yaitu adanya panen besar diikuti panen
kecil pada tahun berikutnya serta panen raya pada periode tertentu. Pada saat panen besar atau
panen raya harga cenderung menurun sampai dibawah break event yang mengakibatkan petani
merugi dan kemudian tidak memelihara tanamannya. Hal tersebut mengakibatkan pertanaman
kurang baik dan produktivitas rendah. Sementara itu kondisi di lapangan menunjukan bahwa
banyak tanaman cengkeh yang sudah tua dan rusak, adanya serangan Hama/Penyakit, kurangnya
pemeliharaan tanaman dan belum menggunakan bibit unggul. Untuk itu, dalam rangka
mempertahankan keseimbangan penawaran dan permintaan cengkeh dalam jangka
panjang, diperlukan upaya–upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Salah satu upaya
yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Kehutanan dan
Perkebunan guna meningkatkan produktivitas cengkeh dimaksud sekaligus meningkatkan
pendapatan petani di Kabupaten Pandeglang adalah perluasan areal tanaman Cengkeh.
Desa Kaduengang merupakan salah satu desa di kecamatan Cadasari Kabupaten
Pandeglang Provinsi Banten memiliki lahan yang subur untuk mengembangkan berbagai jenis
tanaman pertanian. Salah satu tanaman yang sangat diminati oleh masyarakat karena memiliki
harga jual cukup tinggi adalah tanaman Cengkeh. Tanaman cengkeh sudah dikembangkan oleh
masyarakat Desa Kaduengang namun populasinya masih sangat terbatas sehingga tidak
memberikan nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan. Disamping itu dalam
pengembangannya petani belum menggunakan bibit unggul sehingga hasil produksi tidak sesuai
yang diharapkan.
Dalam rangka mensukseskan program Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten
Pandeglang, maka desa Kaduengang dapat dijadikan sebagai salah satu wilayah pengembangan
tanaman cengkeh.

B. GAMBARAN KELOMPOK TANI

Kelompok Tani Penantang Desa Kaduengang telah dibentuk sejak tahun 2012 dengan
jumlah anggota kelompok sebanyak 31 orang yang semuanya berdomisili di Desa
Kaduengang Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Pada dasarnya kelompok ini telah
mengupayakan berbagai kegiatan usaha tani, memiliki lahan potensial untuk pengembangan
Cengkeh seluas 200 ha di Wilayah Gunung Karang desa Kaduengang ,.

C. MAKSUD DAN TUJUAN

1. Meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman cengkeh melalui penerapan teknologi


budidaya dan penggunaan bibit unggul.
2. Meningkatkan pendapatan petani cengkeh di lokasi kegiatan
3. Mendukung pengembangan kawasan cengkeh
4. Memenuhi permintaan pasar baik dalam negeri maupun luar negeri
D. DASAR PELAKSANAAN

Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini adalah :


1. Program Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan
2. Program Kerja Pemerintah Kecamatan Cadasari
3. Program Kerja Pemerintah Desa Kaduengang

E. KEBUTUHAN DANA

Dana yang dibutuhkan untuk pengembangan tanaman Cengkeh 200 Ha :


- Biaya pengadaan bibit : 200.000 koker x Rp. 15.000 : Rp. 3.000.000.000
- Biaya pembersihan lahan : : Rp. 40.000.000
- Biaya penggalian lubang : : Rp. 20.000.000
- Biaya Penaman : : Rp. 10.000.000
Total : Rp. 3.070.000.000

Jenis pekerjaan/bahan yang tidak termuat dalam kebutuhan dana dilakukan/disiapkan


secara swadaya oleh anggota kelompok.
F. STRUKTUR KELOMPOK TANI

PELINDUNG
PERBEKEL DESA KADUENGANG
KEPALA DESA KADUENGANG

KETUA KELOMPOK
H. NURHADI

WAKIL KETUA KELOMPOK


PEPEN

SEKRETARIS BENDAHARA
AHMAD H. NAHYUDI

ANGGOTA

20 ORANG (Terlampir)

Menyutujui:
Kepala Desa Kaduengang

RUSLAN
G. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat untuk mendapat perhatian Bapak Kepala Dinas
Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Banten sebagai bentuk dukungan bagi kami dalam
mengembangkan usaha pengembangan tanaman Cengkeh di desa Kaduengang.
Atas perhatian dan bantuan Bapak kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami

Kelompok Tani
“Penantang”
Ketua Kelompok Penyuluh
Tani Penantang Desa Kaduengang

(..............................................)
H. NURHADI

Mengetahui:

Kepala Desa Kaduengang

RUSLAN

Kordinator PPL/KUPT Pertanian


Camat Cadasari Kec. Cadasari

SUPARMAN S.P
Drs. BASYAR, M.Si NIP: 195903271981031006
NIP: 19630502 19920 3 1 011
DAFTAR HADIR
MUSYAWARAH PERMOHONAN PENGAJUAN BIBIT CENGKEH
& BIBIT KOPI ACEH TENGGARA DESA KADUENGANG
Tgl : 19 Maret 2018
Tempat : Kantor Desa Kaduengang

No Nama Alamat Paraf


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Kaduengang 19 Maret 2018

Mengetahi Kepala Desa Kaduengang


PPL Ds. Kaduengang

SUPARMAN S.P RUSLAN


NIP: 195903271981031006
PEMERINTAH KABUPATEN PANDEGLANG
KECAMATAN CADASARI
KANTOR KEPALA DESA KADUENGANG
Jl. Gunung Karang Km. 12 Ds. Kaduengang Kec. Cadasari – Pandeglang

REKOMENDASI
Nomor : 002/Ds. 2001/III/2018

Berdasarkan survey yang kami lakukan ke kelompok Tani Penantang Penanaman Bibit Cengkeh,
Di Desa Kaduengang, selaku Instansi terkait melalui hasil survey lapangan Kelompok Tani telah
memenuhi beberapa persyaratan antara lain:

1. Kesiapan Lahan

2. Kelayakan sarana dan prasarana Penanaman

3. Kesiapan/ketersediaan sumberdaya manusia

Setelah mempertimbangkan berbagai aspek termasuk kelengkapan dokumen dan administrasi


kelompok tani Desa Kaduengang maka diharapkan Kelompok Tani mampu membantu pemberdayaan
masyarakat mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Dengan ini kami rekomendasikan bahwa Kelompok Tani benar keberadaan dan eksistensinya
sebagai kelompok tani yang berada di wilayah Desa Kaduengang.

Demikian rekomendasi ini dibuat untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kaduengang 19 Maret 2018

Kepala Desa Kaduengang

RUSLAN
PEMERINTAH KABUPATEN PANDEGLANG
KECAMATAN CADASARI
KANTOR KEPALA DESA KADUENGANG
Jl. Gunung Karang Km. 12 Ds. Kaduengang Kec. Cadasari – Pandeglang

SURAT KETERANGAN USAHA


Nomor : 006/SKU/Ds.2001/III/2018

Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Desa Kaduengang Kecamatan Cadasari Kabupaten
Pandeglang, menerangkan bahwa :

Nama Kelompok : Penantang

Alamat : Kp. Tengah RT 005 / 003 Desa Kaduengang


Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang

Betul Nama Kelompok Tani Penantang Desa Kaduengang tersebut mempunyai usaha yang bergerak
dibidang Perkebunan dan Petanian bertempat tinggal/berdomisili di Desa Kaduengang

Demikian surat keterangan usaha ini kami buat dengan sebenarnya, untuk dipergunakan sebagaimana
mestinya kepada yang berkepentingan harap maklum adanya.

Kaduengang, 17 Maret 2018

Kepala Desa Kaduengang

RUSLAN
Gambar lahan Perkebunan Cengkeh
Lampiran:

DAFTAR KEPENGURUSAN

KELOMPOK TANI “PENANTANG”

NO. NAMA JABATAN


1 H. NURHADI KETUA
2 PEPEN WAKIL KETUA
3 AHMAD SEKERTARIS
4 H. NAHYUDI BENDAHARA
5 SUPANDI ANGGOTA
6 KUSNI ANGGOTA
7 SAPIKAH ANGGOTA
8 KASAN ANGGOTA
9 JAEN ANGGOTA
10 KEDUNG ANGGOTA
11 JUHRI ANGGOTA
12 SUKARJA ANGGOTA
13 MISNAN ANGGOTA
14 SAAD ANGGOTA
15 AKAY ANGGOTA
16 ENJAT ANGGOTA
17 SARIPAN ANGGOTA
18 SABIRIN ANGGOTA
19 SAHRONI ANGGOTA
20 MAMI ANGGOTA
21 RAJIK ANGGOTA
22 JOHANI ANGGOTA
23 JAJI ANGGOTA