Anda di halaman 1dari 2

PENGELOLAAN LIMBAH

MEDIS CAIR

No Dokumen Halaman
No. Revisi
UPTD RSUD KELAS D 1/2
TUALANG
Ditetapkan Oleh
Direktur RSUD Kelas D
Tualang
STANDAR PROSEDUR Tanggal terbit :
OPERASIONAL
01 Maret 2018
dr. H. Amdan M. Kes
NIP. 19650613 200003 1 004
A. PENGERTIAN Mengelola limbah medis cair di rumah sakit untuk
dikelola dengan tepat dan benar. Limbah Cair adalah
limbah yang berasal dari sisa pelarut organik dan sisa
spesimen (Urine, darah dan cairan tubuh), air bekas
pencucian alat.
Jenis limbah medis cair :Obat obatan sisa, bekas sampel
laborat, bahan-bahan kimia laborat, tempat cuci tangan
petugas, Tempat cucian linen, Cairan radiologi, Darah
pasien dari ruang perawatan
B. TUJUAN 1. Mencegah terjadinya infeksi nosokomial
2. Terciptanya lingkungan yang bersih dan
sehat
3. Agar pengelolaan limbah medis cair
yang dihasilkan oleh semua kegiatan rumah sakit
dikelola secara tepat dan benar.
4. Menghindari dampak negatif dari limbah
medis cair rumah sakit.

C. KEBIJAKAN 1. UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan


Pengelolaan Lingkungan Hidup
2. Peraturan pemerintah N0. 101 tahun 2014 tentang
pegelolaan terhadap limbah berbahaya dan beracun
D. PROSEDUR 1. Persiapan alat untuk petugas pengelola
limbah medis cair :
 Sarung tangan
 Sabun
 Desinfektan
 Air bersih mengalir

2. Pengolahan
a. Dari ruang – ruang penghasil Limbah medis
cair tersebut disalurkan melalui pipa dengan
bak kontrol yang kemudian masuk kesaluran
IPAL.
b. Khusus untuk darah sebelum di buang ke
saluran terlebih dulu di berikan desinfektan.
c. Khusus untuk limbah tinja disalurkan ke
septic tank yang kemudian masuk ke
peresapan.
- UNIT TERKAIT - Tempat penghasil Sampah Medis cair
- Ruang IGD
- Ruang Poli Umum
- Ruang Laboratorium
- Ruang Farmasi
- Ruang Obsgyn
- Ruang Perawatan
- Kamar Operasi
- Laundry, Dapur
- Kamar mandi