Anda di halaman 1dari 35

Presentasi Powerpoint Pengajar

oleh
Penerbit ERLANGGA
Divisi Perguruan Tinggi

Bab 8

Tabel Periodik
Kapan unsur-unsur ditemukan?

8.1
ns2np6
ns1 Konfigurasi elektron unsur-unsur pada keadaan dasar

ns2np4
ns2np1

ns2np2
ns2np3

ns2np5
ns2

d10
d1

d5

4f
5f

8.2
Penggolongan unsur-unsur

8.2
Konfigurasi Elektron Kation dan Anion

Na [Ne]3s1 Na+ [Ne]


Atom kehilangan elektron
Ca [Ar]4s2 Ca2+ [Ar] shg kation memiliki
konfigurasi gas mulia pada
Al [Ne]3s23p1 Al3+ [Ne]
elektron terluarnya.

H 1s1 H- 1s2 or [He]


Atom memperoleh
elektron shg anion F 1s22s22p5 F- 1s22s22p6 or [Ne]
memiliki konfigurasi gas
O 1s22s22p4 O2- 1s22s22p6 or [Ne]
mulia pada elektron
terluarnya. N 1s22s22p3 N3- 1s22s22p6 or [Ne]
8.2
+1 Kations dan Anion dari Unsur-unsur
+2

+3

-2
-3

-1
8.2
Na+: [Ne] Al3+: [Ne] F-: 1s22s22p6 atau [Ne]

O2-: 1s22s22p6 or [Ne] N3-: 1s22s22p6 atau [Ne]

Na+, Al3+, F-, O2-, dan N3- seluruhnya merupakan


isoelektronik dg Ne

Apakah atom netral isoelektronik dengan H- ?

H-: 1s2 Konfigurasi elektron yg sama dg He

8.2
Kation yang Dihasilkan dari Logam Transisi

Ketika kation terbentuk dr suatu atom logam transisi, elektron


pd awalnya selalu dipindahkan dari orbital ns dan kemudian
dari orbital (n – 1)d.

Fe: [Ar]4s23d6 Mn: [Ar]4s23d5


Fe2+: [Ar]4s03d6 or [Ar]3d6 Mn2+: [Ar]4s03d5 or [Ar]3d5
Fe3+: [Ar]4s03d5 or [Ar]3d5

8.2
Muatan inti efektif (Zeff) adalah “muatan positif” yang
mempengaruhi suatu elektron.

Zeff = Z - s 0 < s < Z (s = konstanta perisai)

Zeff  Z – muatan inti sebenarnya

Z Inti Zeff Jari2

Na 11 10 1 186

Mg 12 10 2 160

Al 13 10 3 143

Si 14 10 4 132
8.3
Muatan Inti Efektif (Zeff)

Zeff meningkat
Zeff meningkat

8.3
8.3
8.3
Plot jari2 atom unsur2 terhadap nomor atomnya

8.3
8.3
Kation selalu lebih kecil dari atom yg
membentuknya.
Anion selalu lebih besar dari atom yang
membentuknya.

8.3
8.3
Kimia dalam kehidupan: Unsur Cair ke-3?

113 unsur, 2 unsur cair pada 250C – Br2 dan Hg


223Fr, t1/2 = 21 menit

Liquid?
8.3
Energi Ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan
untuk melepaskan satu elektron dari atom berwujud gas
pada keadaan dasarnya.

I1 + X (g) X+(g) + e- I1 energi ionisasi pertama

I2 + X (g) X2+(g) + e- I2 energi ionisasi kedua

I3 + X (g) X3+(g) + e- I3 energi ionisasi ketiga

I1 < I2 < I3

8.4
8.4
Filled n=1 shell
Filled n=2 shell

Filled n=3 shell


Filled n=4 shell
Filled n=5 shell

8.4
Trend Umum pada Energi Ionisasi Pertama
Energi Ionisasi Pertama meningkat
Energi Ionisasi Pertama meningkat

8.4
Afinitas Electron adalah negatif dari perubahan energi
yang terjadi ketika suatu elektron diterima oleh atom suatu
unsur dalam keadaan gas.

X (g) + e- X-(g)

F (g) + e- X-(g) DH = -328 kJ/mol EA = +328 kJ/mol

O (g) + e- O-(g) DH = -141 kJ/mol EA = +141 kJ/mol

8.5
8.5
8.5
8.6
Unsur-unsur Golongan 1A (ns1, n  2)

M M+1 + 1e-

2M(s) + 2H2O(l) 2MOH(aq) + H2(g)


4M(s) + O2(g) 2M2O(s)
Reaktifitas meningkat

8.6
Unsur-unsur Golongan 2A (ns2, n  2)

M M+2 + 2e-
Be(s) + 2H2O(l) Tidak Bereaksi

Mg(s) + 2H2O(g) Mg(OH)2(aq) + H2(g)

M(s) + 2H2O(l) M(OH)2(aq) + H2(g) M = Ca, Sr, or Ba


Reaktifitas meningkat

8.6
Unsur-unsur Golongan 3A (ns2np1, n  2)

4Al(s) + 3O2(g) 2Al2O3(s)

2Al(s) + 6H+(aq) 2Al3+(aq) + 3H2(g)

8.6
Unsur-unsur Golongan 4A (ns2np2, n  2)

Sn(s) + 2H+(aq) Sn2+(aq) + H2 (g)

Pb(s) + 2H+(aq) Pb2+(aq) + H2 (g)

8.6
Unsur-unsur Golongan 5A (ns2np3, n  2)

N2O5(s) + H2O(l) 2HNO3(aq)

P4O10(s) + 6H2O(l) 4H3PO4(aq)

8.6
Unsur-unsur Golongan 6A (ns2np4, n  2)

SO3(g) + H2O(l) H2SO4(aq)

8.6
Unsur-unsur Golongan 7A (ns2np5, n  2)

X + 1e- X -1

X2(g) + H2(g) 2HX(g)

Reaktifitas meningkat
8.6
Unsur-unsur Golongan 8A (ns2np6, n  2)

ns dan subkulit np terisi sempurna.


Memiliki energi ionisasi tertinggi dari
seluruh unsur.
Tidak menunjukkan kecenderungan untuk
menerima ekstra elektron.

8.6
Sifat-sifat Oksida dalam Satu Periode

basa asam

8.6
Kimia dalam Kehidupan: Penemuan Gas Mulia

8.6 Sir William Ramsay