Anda di halaman 1dari 3

NAMA : RUDOLF RAJA SITORUS

NIM : 150200296
GRUP :A
DOSEN : ADE SOPHIA SIREGAR, SH., M.Hum.
Mata Kuliah : Hukum Dagang

PENGERTIAN HUKUM DAGANG MENURUT PARA AHLI HUKUM

Menurut Achmad Ichsan, Hukum Dagang adalah hukum yang mengatur soal-
soal dagangan atau perniagaan, dimana mengatur mengenai persoalan yang ditimbulkan
oleh tingkah laku manusia dalam perdagangan atau perniagaan.
Menurut Subekti, Hukum Dagang ialah hukum yang mengatur hubungan privat
(istimewa) antara orang-orang sebagai anggota masyarakat dengan suatu badan hukum,
diantaranya pemerintahnya sebagai badan hukum.
Menurut R. Soekardono, Hukum Dagang adalah bagian dari hukum perdata
pada umumnya, yakni yang mengatur masalah perjanjian dan perikatan yang diatur
dalam buku III Burgelijke Wetboek (BW). Dengan kata lain, Hukum Dagang adalah
himpunan peraturan peraturan yang mengatur seseorang dengan orang lain dalam
kegiatan perusahaan yang terutama terdapat dalam kodifikasi KUHD dan KUHPerdata.
Hukum dagang dapat pula dirumuskan sebagai serangkaian kaidah yang mengatur
tentang dunia usaha atau bisnis dan dalam lalu lintas perdagangan.
Menurut H.M.N. Purwosutjipto, Hukum Dagang adalah hukum perikatan yang
timbul khusus dari lapangan perusahaan.
Menurut Fockema Andreae, Hukum Dagang adalah keseluruhan dari aturan
hukum mengenai suatu perusahaan di dalam lalu lintas perdagangan, sejauh mana diatur
dalam KUHD dan beberapa Undang-undang tambahan. di Belanda, hukum perdata dan
Hukum dagang dijadikan dalam satu buku, yaitu buku II dalam BW baru belanda.
Menurut Sri Rezeki Hardtono, Hukum dagang dalam pemahaman
konvensional merupakan suatu bagian dari bidang hukum perdata atau dengan
perkataan lain selain disebut bahwa hukum perdata dalam pengertian luas, termsuk
hukum dagang, maka asas-asas hukum dagangmerupakan bagian asas-asas hukum
perdata pada umumnya.
Menurut Munir Fuadi, Hukum Dagang adalah segala perangkat aturan tata cara
pelaksanaan kegiatan perdagangan, industri, atau keuangan yang dihubungkan dengan
produksi atau kegiatan tukar menukar barang.
Menurut Sunaryati Hartono, Hukum Dagang adalah keseluruhan peraturan
putusan pengadilan dan hukum kebiasaan yang menyangkut pengembangan kehidupan
ekonomi.
Menurut Van Kan, hukum Dagang adalah suatu tambahan hukum perdata yaitu
suatu tambahan yang mengatur hal-hal yang khusus. KUHPerdata memuat hukum
perdata dalam arti sempit sedangkan KHUD memuat penambahan yang mengatur hal-
hal khusus hukum perdata dalam arti sempit.
Menurut Tirtamijaya, hukum Dagang adalah suatu hukum perdata yang
istimewa.
Menurut Van Apeldoorn, hukum Dagang adalah suatu bagian istimewa dari
lapangan hukum perikatan yang tidak dapat ditetapkan dalam Kitab III KUHperdata.
Menurut KRMT. Titodiningrat, Hukum dagang merupakan bagian dari hukum
perdata yang mempunyai atuaran-aturan mengenai hubungan berdasarkan atas
perusahaan. Peraturan-peraturan mengenai perusahaan tidak hanya dijumpai dalam
Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) melainkan juga berupa Undang-
Undang di luarnya. KUHD dapat disebut sebagai perluasan KUHPerdata.

Menurut C.S.T. Kansil, Hukum Dagang adalah seperangkat aturan yang


mengatur tingkah laku manusia yang ikut andil dalam melakukan perdagangan dalam
usaha pencapaian laba.