Anda di halaman 1dari 1

ALUR / PROSES SERAH TERIMA PROYEK

I. INSPEKSI AKHIR
Defenisi : Kegiatan pemeriksaan mutu produk akhir (inc. NSC/DC) oleh Dept. PQ yang
dilakukan sebelum serah terima ke owner (customer).
Tujuan : Mutu hasil pekerjaan sesuai dengan standar mutu total sehingga layak diserah
terimakan.
Ketentuan :
 PM bertanggung jawab atas terlaksananya inspeksi akhir
 Tim Proyek berkewajiban melakukan inspeksi terlebih dahulu secara internal, untuk
memastikan bahwa mutu pekerjaan sudah layak untuk dilakukan inspeksi akhir oleh
Dept. PQ
 Inspeksi akhir di awali dengan pemeriksaan bersama dan hal-hal yang belum sesuai
dengan standar perusahaan dicatat dalam defect list untuk diperbaiki (internal defect
list)
 Inspeksi akhir bilamana Dept. PQ telah mengeluarkan rekomendasi untuk diserah
terimakan proyek kepada pelanggan, bilamana hasil perbaikan sudah sesuai dengan
standar mutu perusahaan.
 Selama Dept. PQ belum merekomendasikan untuk proses ST.1 maka PM
bertanggung jawab atas tindak lanjut perbaikan.
 Pihak yang berkompeten :PM,SM,SE,Com.M,Personel yang
ditunjuk,Owner,Subkont,Supplier,NSC/DC

II. SERAH TERIMA KE-1 (ST.1)


Defenisi : Kegiatan serah terima 1 proyek (termasuk NSC/DC) ke customer dan tata cara
tentang masa pemeliharaan
Tujuan : Agar legalitas penyerahan hasil pekerjaan ke customer terdokumentasi dengan
baik dan proses masa pemeliharaan dapat dilakukan secara efektif.
Ketentuan :
PM bertanggung jawab atas terselenggaranya ST.1 dengan customer
ST.1 ke customer diawali pemeriksaan bersama dan hal2 yang belum sesuai keinginan
customer dicatat dalam defect list untuk diperbaiki biasa disebut eksternal defect list
Penyelesaian pekerjaan perbaikan sesuai eksternal defect list harus diakhiri dengan
persetujuan dari customer (bukti2 tertulis).