Anda di halaman 1dari 29

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : MA. MU’ALLIMIN MUHAMMADIYAH YK


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X / 2 (Dua)
Materi Pokok : Getaran Harmonis
Alokasi Waktu : 9 JP

A. Kompetensi Inti
 KI-1 dan KI-2: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menghayati dan
mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),
bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa,
negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
 KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif,
serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.11. Menganalisis hubungan antara  Mengamati peragaan atau simulasi getaran harmonik
gaya dan getaran dalam kehidupan sederhana pada ayunan bandul atau getaran pegas
sehari-hari  Mendeskripsikan karakteristik gerak pada getaran pegas.
 Menjelaskan hubungan antara periode getaran dengan
massa beban berdasarkan data pengamatan.
 Menganalisis gaya simpangan, kecepatan, dan percepatan
pada gerak getaran.
 Melakukan percobaan getaran harmonis pada ayunan
bandul sederhana dan getaran pegas
 Mengolah data dan menganalisis hasil percobaan ke dalam
grafik, menentukan persamaan grafik, dan menginterpretasi
data dan grafik untuk menentukan karakteristik getaran
harmonik pada ayunan bandul dan getaran pegas
4.11. Melakukan percobaan getaran  Mempresentasikan hasi percobaan getaran harmonis pada
harmonis pada ayunan sederhana ayunan bandul dan getaran pegas dengan peragaan
dan/atau getaran pegas berikut  Mempresentasikan hasil percobaan tentang getaran
presentasi serta makna fisisnya harmonis pada ayunan bandul sederhana dan getaran pegas

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
 Mengamati peragaan atau simulasi getaran harmonik sederhana pada ayunan bandul atau getaran pegas
 Mendeskripsikan karakteristik gerak pada getaran pegas.
 Menjelaskan hubungan antara periode getaran dengan massa beban berdasarkan data pengamatan.
 Menganalisis gaya simpangan, kecepatan, dan percepatan pada gerak getaran.
 Melakukan percobaan getaran harmonis pada ayunan bandul sederhana dan getaran pegas
 Mengolah data dan menganalisis hasil percobaan ke dalam grafik, menentukan persamaan grafik, dan
menginterpretasi data dan grafik untuk menentukan karakteristik getaran harmonik pada ayunan bandul
dan getaran pegas

D. Materi Pembelajaran
1. Materi faktual
 Gambar-gambar dan video benda-benda yang begetar secara harmonis

2. Materi koseptual
 Karakteristik getaran harmonis (simpangan, kecepatan, percepatan, dan gaya pemulih, hukum
kekekalan energi mekanik) pada ayunan bandul dan getaran pegas
 Persamaan simpangan, kecepatan, dan percepatan

3. Materi prosedural
 Percobaan getaran harmonik

4. Materi metakoqnitif
 Menerapkan konsep getaran harmonik untuk pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 LCD Proyektor

Alat/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus
 Alat-alat Lab

G. Sumber Belajar
 Buku Fisika Siswa Kelas X, Kemendikbud, Tahun 2016
 Buku refensi yang relevan,
 Lingkungan setempat

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Getaran dengan cara :
rangsangan)
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Getaran
● Pemberian contoh-contoh materi Getaran untuk dapat dikembangkan peserta didik,
dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Getaran
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Getaran
→ Mendengar
Pemberian materi Getaran oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)
→ Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)
→ Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Getaran yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Getaran yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Getaran yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Getaran yang telah disusun dalam
daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Getaran
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Getaran yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Getaran sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian,
dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti,
jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara
Data) :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut

→ Mengolah informasi dari materi Getaran yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Getaran
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin,
taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban
soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Getaran berupa kesimpulan berdasarkan
hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap
jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Getaran


dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Getaran yang dilakukan dan peserta didik
lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Getaran
» pengertian osilasi (getaran).
» mengetahui osilasi pada pegas
» besaran-besaran dalam gerak getaran pegas
» pengertian periode, amplitudo, frekuensi, dan frekuensi sudut

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Getaran yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Getaran yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Getaran yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Getaran yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Getaran yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Getaran
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Getaran kepada kelompok yang memiliki kinerja dan
kerjasama yang baik.

2. Pertemuan Ke-2
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Osilasi pegas dengan cara :
rangsangan)
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Osilasi pegas
● Pemberian contoh-contoh materi Osilasi pegas untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Osilasi pegas
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Osilasi pegas
→ Mendengar
Pemberian materi Osilasi pegas oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)
→ Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)
→ Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Osilasi pegas yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Osilasi pegas yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Osilasi pegas yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Osilasi pegas yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Osilasi pegas
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Osilasi pegas yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik
dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Osilasi pegas sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian,
dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti,
jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara
Data) :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).

→ Mengolah informasi dari materi Osilasi pegas yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Osilasi pegas
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin,
taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban
soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Osilasi pegas berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Osilasi


pegas dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Osilasi pegas yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Osilasi pegas
» mengetahui osilasi pegas pada bidang datar
» cara mendapatkan persamaan frekuensi osilasi benda (frekuensi sudut).

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Osilasi pegas yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Osilasi pegas yang akan selesai
dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Osilasi pegas yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Osilasi pegas yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Osilasi pegas yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Osilasi pegas
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Osilasi pegas kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik.

3. Pertemuan Ke-3
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 105 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
pemberian materi Hubungan antara periode getaran dengan massa beban dengan cara :
rangsangan)
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
→ Mengamati
● Lembar kerja materi Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
● Pemberian contoh-contoh materi Hubungan antara periode getaran dengan massa
beban untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari
buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hubungan antara periode
getaran dengan massa beban
→ Mendengar
Pemberian materi Hubungan antara periode getaran dengan massa beban oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari


informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
(pertanyaan/ mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab
identifikasi melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)
→ Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)
→ Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Hubungan antara periode getaran dengan massa
beban yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Hubungan antara periode getaran dengan massa beban yang sedang dipelajari.

→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hubungan antara periode getaran
dengan massa beban yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hubungan antara periode getaran dengan
massa beban yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan
rasa percaya diri Hubungan antara periode getaran dengan massa beban sesuai
dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian,
dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti,
jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan
kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara
Data) :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban

→ Mengolah informasi dari materi Hubungan antara periode getaran dengan massa
beban yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun
hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hubungan antara periode
getaran dengan massa beban
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang
bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin,
taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban
soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Hubungan antara periode getaran
dengan massa beban berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Hubungan


antara periode getaran dengan massa beban dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Hubungan antara periode getaran dengan
massa beban yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» rumusan untuk menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban
» menentukan hubungan antara periode getaran dengan massa beban

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Hubungan antara periode getaran dengan


massa beban yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Hubungan antara periode getaran
dengan massa beban yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Hubungan antara periode getaran
dengan massa beban yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa
terhadap materi pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Hubungan antara periode getaran dengan massa beban
yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Hubungan antara periode getaran dengan
massa beban yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Hubungan antara
periode getaran dengan massa beban
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Hubungan antara periode getaran dengan massa
beban kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
I. Penilaian Hasil Pembelajaran
1. Teknik Penilaian:
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh
guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
Aspek Sikap yang Dinilai Jumlah Skor Kode
No Nama Siswa
spiritual sosial Skor Sikap Nilai
1
2
3
4

Keterangan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 2 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda
Teknik Bentuk
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Penilaian Penilaian
3.11.1 Menjelaskan konsep getaran harmonis Tes Tertulis PG
3.11.2 Mengaitkan hubungan periode dan frekuensi Tes Tertulis Essay
pada pegas.
3.11.3 Merumuskan simpangan gerak harmonik Tes Tertulis Essay
sederhana.
3.11.4 Merumuskan kecepatan gerak harmonik Tes Tertulis PG
sederhana.
3.11.5 Merumuskan percepatan gerak harmonik Tes Tertulis PG
sederhana.
3.11.6 Merumuskan fase gerak harmonik Tes Tertulis PG
sederhana.

Kisi-Kisi Soal

NO.
HOTS/
INDIKATOR RUMUSAN SOAL DAN KUNCI
IPK MOTS/
SOAL JAWABANNYA
LOTS

3.11.1 Menjelaskan Soal Pilihan Ganda: LOTS 1


konsep getaran Gerak bolak-balik benda melalui suatu titik
harmonis keseimbangan tertentu dengan banyaknya getaran
benda dalam setiap sekon selalu konstan disebut
dengan….
a. Gerak
b. Gerak harmonic sederhana
c. Gerak jatuh bebas
d. Gerak lurus beraturan
e. Gerak Luru Berubah Beraturan
Jawab : B

3.11.2 Mengaitkan Soal Pilihan Ganda HOTS 2


hubungan periode Persamaan gerak harmonik sederhana sebuah benda
dan frekuensi pada Y = 0,10 sin 20πt. Besarnya frekuensi benda itu
pegas. adalah...

A. 0,1 Hz
B. 1,0 Hz
C. 10 Hz
D. 20 Hz
E. 200 Hz

Pembahasan
Diketahui:
A = 0,10
ω = 20π
Ditanya: f = ...
Jawab:
ω = 2π. f
f = ω / 2π = 20π / 2π = 10 Hz
Jawaban: C
6
Soal Essay :
HOTS
Sebuah benda bergetar hingga membentuk suatu
gerak harmonis dengan persamaan

y = 0,04 sin 20π t

dengan y adalah simpangan dalam satuan meter, t


adalah waktu dalam satuan sekon. Tentukan
beberapa besaran dari persamaan getaran harmonis
tersebut:

a) amplitudo
b) frekuensi
c) periode
d) simpangan maksimum
e) simpangan saat t = 1/60 sekon
f) simpangan saat sudut fasenya 45°
g) sudut fase saat simpangannya 0,02 meter

Pembahasan :
Persamaan simpangan gerak harmonik diatas adalah
y = A sin ωt

ω = 2π f

atau

ω = _____
T

a) amplitudo atau A
y = 0,04 sin 20π t

A = 0,04 meter

b) frekuensi atau f
y = 0,04 sin 20π t

ω = 20π

2πf = 20π
f = 10 Hz
c) periode atau T
T = 1/f
T = 1/10 = 0,1 s

d) simpangan maksimum atau ymaks


y = A sin ωt

y = ymaks sin ωt

y = 0,04 sin 20π t



y = ymaks sin ωt

ymaks = 0,04 m

(Simpangan maksimum tidak lain adalah amplitudo)

e) simpangan saat t = 1/60 sekon


y = 0,04 sin 20π t
y = 0,04 sin 20π (1/60)
y = 0,04 sin 1/3 π
y = 0,04 sin 60° = 0,04 × 1/2√3 = 0,02 √3 m

f) simpangan saat sudut fasenya 45°


y = A sin ωt

y = A sin θ

dimana θ adalah sudut fase, θ = ωt

y = 0,04 sin θ
y = 0,04 sin 45° = 0,04 (0,5√2) = 0,02√2 m

g) sudut fase saat simpangannya 0,02 meter


y = 0,04 sin 20π t
y = 0,04 sin θ
0,02 = 0,04 sin θ
sin θ = 1/2
θ = 30°

3.11.3 Merumuskan Soal Essay: HOTS 7


simpangan gerak
harmonik Diberikan sebuah persamaan simpangan gerak
sederhana. harmonik

y = 0,04 sin 100 t


Tentukan:
a) persamaan kecepatan
b) kecepatan maksimum
c) persamaan percepatan

Pembahasan
a) persamaan kecepatan
Berikut berurutan rumus simpangan, kecepatan dan
percepatan:
y = A sin ωt

ν = ωA cos ω t

a = − ω2 A sin ω t
Ket:
y = simpangan (m)
ν = kecepatan (m/s)
a = percepatan (m/s2)
Dari y = 0,04 sin 100 t
ω = 100 rad/s
A = 0,04 m

sehingga:
ν = ωA cos ω t
ν = (100)(0,04) cos 100 t
ν = 4 cos 100 t

b) kecepatan maksimum
ν = ωA cos ω t

ν = νmaks cos ω t

νmaks = ω A

ν = 4 cos 100 t

νmaks = 4 m/s

c) persamaan percepatan
a = − ω2 A sin ω t
a = − (100)2 (0,04) sin 100 t
a = − 400 sin 100 t
3.11.4 Merumuskan Soal Pilihan Ganda: MOTS 3
kecepatan gerak Sebuah ayunan sederhana, panjang tali 100 cm,
harmonik massa 100 gram, percepatan gravitasi 10 m/s2.
sederhana. Kedudukan tertinggi adalah 20 cm dari titik
terendah. Maka kecepatan berayunnya dari titik
terendah adalah...

A. 40 m/s
B. 20 m/s
C. 4 m/s
D. 2 m/s
E. 0,2 m/s

Pembahasan
Menghitung kecepatan bandul dititik terendah
menggunakan persamaan glbb.
v = √2 . g . h = √(2 . 10 m/s2 . 0,2 m) = 2 m/s
Jawaban: D
4
HOTS
Soal Pilihan Ganda:
Sebuah benda melakukan gerak harmonik dengan
persamaan y = 20 sin (10πt + π/6), y dalam cm dan t
dalam sekon. Kecepatan partikel saat t = 2 s
sebesar....
A. π m/s
B. π √2 m/s
C. π √3 m/s
D. 2 m/s
E. 2π √3 m/s

Pembahasan:
Kecepatan partikel getaran harmonis dirumuskan
dengan:
v = A . ω cos (ωt + θ0)
v = 20 . 10π cos (10π . 2 + π/6)
v = 200 π cos (π/6) = 200π . 1/2 √3 = 100 π . √3 cm/s
= π√3 m/s
Jawaban: C

3.11.5 Merumuskan Soal Pilihan Ganda: 5


percepatan gerak Suatu osilator harmonik bergetar dengan persamaan HOTS
harmonik y = 4 sin 6 t, dengan y dalam cm dan t dalam sekon.
sederhana. Percepatan maksimum getaran tersebut adalah...

A. 0,24 m/s2
B. 0,36 m/s2
C. 0,72 m/s2
D. 0,96 m/s2
E. 1,44 m/s2

Pembahasan
am = - A . ω2 = - 4 . 62 cm/s2 = 144 cm/s2 = 1,44
m/s2
Jawaban : E

3.11.6 Merumuskan fase Soal Essay: HOTS 8


gerak harmonik Tentukan besarnya sudut fase saat :
sederhana. a) energi kinetik benda yang bergetar sama dengan
energi potensialnya
b) energi kinetik benda yang bergetar sama dengan
sepertiga energi potensialnya

Pembahasan
a) energi kinetik benda yang bergetar sama dengan
energi potensialnya
Ek = Ep
1/2 mν2 = 1/2 ky2
1/2 m (ω A cos ω t)2 = 1/2 mω2 (A sin ω t)2
1/2 m ω2 A2 cos2 ω t = 1/2 mω2 A2 sin2 ω t
cos2 ω t = sin2 ω t
cos ω t = sin ω t
tan ω t = 1
ωt = 45°
Energi kinetik benda yang bergetar sama dengan
energi potensialnya saat sudut fasenya 45°

b) energi kinetik benda yang bergetar sama dengan


sepertiga energi potensialnya

Ek = 1/3 Ep
1/2 mν2 =1/3 x 1/2 ky2
1/2 m (ω A cos ω t)2 = 1/3 x 1/2 mω2 (A sin ω t)2
1/2 m ω2 A2 cos2 ω t = 1/3 x 1/2 mω2 A2 sin2 ω t
cos2 ω t = 1/3 sin2 ω t
cos ω t = 1/√3 sin ω t
sin ω t /
cos ω t = √3

tan ω t = √3
ω t = 60°

Energi kinetik benda yang bergetar sama dengan


sepertiga energi potensialnya saat sudut fasenya 60°

c. Keterampilan
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4
5
Lampiran LKS

LEMBAR KERJA SISWA


GETARAN HARMONIS PADA BANDUL
A. Tujuan
Mengamati pengaruh panjang tali dan massa bandul terhadap periode getaran dan
frekuensi getar pada gerak harmonik sederhana.

Mengamati
Peserta didik mengamati demonstrasi menggetarkan penggaris.
1. Rumusan Masalah
- .......................................................................................................................
- .......................................................................................................................
- .......................................................................................................................
2. Jawaban Sementara
- .......................................................................................................................
- .......................................................................................................................
- .......................................................................................................................
- .......................................................................................................................

Mencoba

B. Alat/Bahan
1. Statif : 1 buah
2. Beban : 1 buah (20 g, 50 g dan 100 g)
3. Stopwatch : 1 buah
4. Tali/benang : 1 buah (10 cm, 20 cm dan 30 cm)
5. Penggaris : 1 buah

C. Prosedur
1. Rangkailah alat seperti pada gambar di bawah!

Titik A dan C : Simpangan terjauh


Panjang tali yang digunakan l = 10 cm dan massa m = 20 g.
2. Berikan sudut simpangan (y) pada beban dengan sudut 10 derajat, lalu lepaskan.
Catatlah jumlah getaran dalam waktu 10 sekon!
3. Ulangi langkah 1 dan 2 untuk massa 50 g dan 100 g!
4. Lakukan langkah 1 dan 2 dengan massa bandul tetap m = 20 g dan panjang tali
berbeda, yaitu 20 cm dan 30 cm!
5. Hitung periode dan frekuensi untuk massa yang berbeda berdasarkan hasil percobaan
1 sampai 3!
6. Hitung periode dan frekuensi untuk panjang tali yang berbeda berdasarkan hasil
percobaan 4!
7. Berdasarkan hasil percobaan, simpulkan bagaimana pengaruh massa bandul terhadap
periode dan frekuensi pada ayunan bandul!
8. Berdasarkan hasil percobaan, simpulkan bagaimana pengaruh panjang tali terhadap
periode dan frekuensi pada ayunan bandul!

D. Hasil Pengamatan

Tabel A: (g = 10 m/s2)
Jumlah
Massa Panjang Waktu Frekuensi Periode
getaran
Bandul (m) Tali (l) (t) (f= ) (T = 2π )
(n)
m1 =20 g l1 = 10 cm 10 s
m2 =50 g l2 =10 cm 10 s
m3 =100 g l3 =10 cm 10 s

Tabel B:
Jumlah
Massa Panjang Waktu Frekuensi Periode
getaran
Bandul (m) Tali (l) (t) (f= ) (T = 2π )
(n)
m1 =20 g l1 = 10 cm 10 s
m2 =20 g l2 =20 cm 10 s
m3 =20 g l3 =30 cm 10 s

Mengasosiasi
E. Analisis Data
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
F. Kesimpulan
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
Lampiran MATERI
GETARAN HARMONIS

A. Karakteristik Getaran Harmonis


1. Pengertian Gerak Dan Getaran Harmonis
Gerak harmonik sederhana adalah gerak bolak-balik benda melalui suatu titik
keseimbangan tertentu dengan banyaknya getaran benda dalam setiap sekon selalu
konstan. Contoh lain sistem yang melakukan getaran harmonik, antara lain, dawai pada
alat musik, gelombang radio, arus listrik AC, dan denyut jantung. Galileo di duga telah
mempergunakan denyut jantungnya untuk pengukuran waktu dalam pengamatan gerak.
Benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan, mempunyai percepatan yang
tetap, Ini berarti pada benda senantiasa bekerja gaya yang tetap baik arahnya maupun
besarnya. Bila gayanya selalu berubah-ubah, percepatannyapun berubah-ubah pula.
Gerak yang berulang dalam selang waktu yang sama disebut Gerak Periodik.
Gerak periodik ini selalu dapat dinyatakan dalam fungsi sinus atau cosinus, oleh sebab itu
gerak periodik disebut Gerak Harmonik. Jika gerak yang periodik ini bergerak bolak-
balik melalui lintasan yang sama disebut Getaran atau Osilasi.
Ketika sebuah getaran atau osilasi terulang sendiri, kedepan dan kebelakang, pada
lintasan yang sama, gerakan tersebut yang disebut periodik.
2. Macam-Macam Getaran Harmonis
Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu: Gerak Harmonik
a. Sederhana (GHS) Linier, misalnya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air
raksa / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya.
b. Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis,
osilasi ayunan torsi, dan sebagainya
Beberapa Contoh Gerak Harmonik Sederhana
a. Getaran Harmonik Pada Bandul
Gambar 1

Gambar 2
Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya, maka benda
akan diam di titik keseimbangan B. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan,
maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A. Gerakan beban akan
terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas
melakukan gerak harmonik sederhana.
b. Gerak harmonik pada pegas

Gambar 3

Gambar 4
Semua pegas memiliki panjang alami sebagaimana tampak pada gambar.
Ketika sebuah benda dihubungkan ke ujung sebuah pegas, maka pegas akan
meregang (bertambah panjang) sejauh y. Pegas akan mencapai titik kesetimbangan
jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang).
3. Istilah-Istilah Pada Gerak Dan Getaran Harmonis Adalah :
a. Periode (T)
Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan memiliki periode.
Periode (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran.
Benda dikatakanmelakukan satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda
tersebutmulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut.Satuan periode adalahsekon
atau detik (s).
b. Frekuensi (f)
Frekuensi adalahbanyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik,
yang dimaksudkandengan getaran di sini adalah getaran lengkap.Satuan frekuensi
adalah Hertz (Hz).
c. Amplitudo
Amplitudo adalahperpindahan maksimum dari titik kesetimbangan.Satuan amplitudo
adalah meter (m).
d. Frekuensi sudut (anguler frequency)
e. Simpangan
Simpangan adalah jarak massa dari titik setimbang pada setiap saat. Jika
arahnya merupakan vertikal maka dilambangkan dengan huruf Y, dan apabila ia
horizontal maka lambangnnya adalah X.Satuan dari simpangan adalah meter (m).
f. Siklus
Satu siklus mengacu pada gerak bolak-balik yang lengkap dari satu titik awal,
kemudian kembali ke titik yang sama.

B. Gaya Pemulih (Restoring Force)


Agar getaran terjadi pada benda yang bergetar memiliki gaya pemulih, yakni gaya
dengan arah sedemikian rupa sehingga selalu mendorong atau menarik benda ke
kedudukan setimbangnya atau bisa disebut juga dengan gaya yang besarnya sebanding
dengan simpangan dan selalu berlawanan arah dengan arah simpangan (posisi).
a. Gaya Pemulih pada Pegas

Gambar 5
Gaya Pemulih Pada Pegas
Pegas adalah salah satu contoh benda elastis. Oleh sifat elastisnya ini, suatu
pegas yang diberi gaya tekan atau gaya regang akan kembali pada keadaan
setimbangnya mula- mula apabila gaya yang bekerja padanya dihilangkan.Gaya
pemulih pada pegas banyak dimanfaatkan dalam bidang teknik dan kehidupan
sehari- hari. Misalnya di dalam shockbreaker dan springbed. Sebuah pegas berfungsi
meredam getaran saat roda kendaraan melewati jalan yang tidak rata. Pegas - pegas
yang tersusun didalam springbed akan memberikan kenyamanan saat orang tidur.
Gaya pemulih yang dilakukan pada pegas :
F=-kx
dengan : k =
tetapan pegas (N / m)

Tanda
(-) diberikan karena arah gaya pemulih pada pegas berlawanan dengan arah gerak
pegas tersebut.

Hukum Hook
Ilmuan yang pertama kali meneliti tentang ini adalah Robert Hooke. Dia menyimpulkan
bahwa jika gaya yang bekerja pada sebuah pegas dihilangkan, pegas tersebut akan kembali ke
keadaan semula dan sifat elastisitas pegas tersebut ada batasnya dan besar gaya pegas
sebanding dengan pertambahan panjang pegas. Suatu pegas apabila ditarik dengan gaya
tertentu di daerah yang berada dalam batas kelentingannya akan bertambah panjang sebesar x
dan juga didapatkan bahwa besar gaya pegas pemulih sebanding dengan pertambahan panjang
pegas. Dan secara matematis, pernyataan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut :

dengan k =tetapan pegas (N/m).


Tanda negatif (-) diberikan karena arah gaya pemulih pada pegas selalu berlawanan arah
gerak pegas tersebut.
Dari grafik dapat kita tentukan tetapan pegas ( k ) pada batas linealitas pegas yaitu :
Susunan Pegas
Konstanta pegas dapat berubah nilainya, apabila pegas – pegas tersebut disusun menjadi
rangkaian. Besar konstanta total rangkaian pegas bergantung pada jenis rangkaian pegas, yaitu
rangkaian pegas seri atau paralel.
(1) Seri / Deret

Gaya yang bekerja pada setiap pegas adalah sebesar F, sehingga pegas akan mengalami
pertambahan panjang sebesar x1dan x2. Secara umum, konstanta total pegas yang disusun seri
dinyatakan dengan persamaan:

dengan kn = konstanta pegas ke – n.


(2) Paralel
Jika rangkaian pegas ditarik dengan gaya sebesar F, setiap pegas akan mengalami gaya tarik
sebesar F1 dan F2, pertambahan panjang sebesar dan . Secara umum, konstanta total pegas
yang dirangkai paralel dinyatakan dengan persamaan:

ktotal = k1
+ k2 + k3 +….+ kn,

dengan kn =
konstanta pegas ke – n.

b. Gaya Pemulih pada Ayunan Bandul Matematis


Ayunan matematis merupakan suatu partikel massa yang tergantung pada suatu titik tetap
pada
seutas tali, di mana massa tali dapat diabaikan dan tali tidak dapat bertambah panjang.
terdapat sebuah beban bermassa m tergantung pada seutas kawat halus sepanjang l dan
massanya dapat diabaikan. Apabila bandul itu bergerak vertikal dengan membentuk sudut θ,
gaya pemulih bandul tersebut adalah mgsinθ. Secara matematis dapat dituliskan:
F = mgsinθ

Gambar 6
Gaya Pemulih Pada
Bandul
c. Energi, Kecepatan, dan Percepatan pada Getaran Harmonik
Energi Kinetik
dimana Ek = Energi Kinetik (Joule)
m = Massa benda (kg)
v = Kecepatan Benda (m/s)