Anda di halaman 1dari 9

UTS : HERBAL MIDICINE

PENULIS : Fajar Asmara Nur Alam

1. Obat tradisional diatur dalam permenkes


a. RI No. 007 Tahun 2010
b. RI No. 007 Tahun 2011
c. RI No. 007 Tahun 2012
d. RI No. 007 Tahun 2013
e. RI No. 007 Tahun 2014
2. Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, OHT dan Fitofarmaka diatur dalam peraturan..
a. KEPALA BPOM RI No. HK.00.05.41.1380
b. KEPALA BPOM RI No. HK.00.05.41.1381
c. KEPALA BPOM RI No. HK.00.05.41.1382
d. KEPALA BPOM RI No. HK.00.05.41.1383
e. KEPALA BPOM RI No. HK.00.05.41.1384
3. Industri dan Usaha OT diatur dalam peraturan
a. Permenkes RI No. 004 Tahun 2012
b. Permenkes RI No. 005 Tahun 2012
c. Permenkes RI No. 006 Tahun 2012
d. Permenkes RI No. 007 Tahun 2012
e. Permenkes RI No. 008 Tahun 2012
4. Bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan
sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan
untuk pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat
pengertian dari….
a. Obat tradisional
b. Fitofarmaka
c. OHT
d. Obat alami
e. Sediaan galenik
5. Obat tradisional yang seluruh atau sebagian tahapan pembuatan dilimpahkan kepada industri obat
tradisional atau usaha kecil obat tradisional berdasarkan kontrak merupakan pengertian dari….
a. Obat tradisional produksi dalam negeri
b. Obat tradisional kontrak
c. Obat tradisional lisensi
d. Obat tradisional impor
e. Obat tradisional tidak kontrak
6. Obat tradisional yang diedarkan di wilayah Indonesia wajib memiliki izin edar kecuali
a. Obat tradisional, obat herbal terstandar dan fitofarmaka yang digunakan untuk penelitian
b. Obat tradisional impor untuk digunakan sendiri dalam jumlah terbatas
c. Obat tradisional impor yang telah terdaftar dan beredar di negara asal untuk tujuan pameran
dalam jumlah terbatas
d. Obat tradisional tanpa penandaan yang dibuat oleh usaha jamu racikan dan jamu gendong
e. Bahan baku tidak berupa simplisia dan sedíaan galenik
7. Kriteria Obat tradisional secara umum yang dapat diberikan izin edar antara lain kecuali
a. Menggunakan bahan yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu
b. Dibuat dengan menerapkan CPOTB
c. Memenuhi persyaratan Farmakope Herbal Indonesia atau persyaratan lain yang diakui
d. Berkhasiat yang dibuktikan secara empiris, turun temurun, dan/atau secara ilmiah; dan
e. Penandaan berisi informasi yang subjektif, lengkap, dan tidak menyesatkan
8. Pendaftaran obat tradisional yang hanya mengandung simplisia berasal dari Indonesia
(indigenous) dalam bentuk sediaan modern (pil, tablet, kapsul, krim, gel, salep, supositoria anal,
cairan obat dalam) termasuk dalam kategori pendaftaran baru no….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
9. Pendaftaran obat tradisional yang mengandung simplisia berasal bukan dari Indonesia (non-
indigenous) dan atau simplisia yang profil keamanannya belum diketahui dengan pasti termasuk
dalam kategori pendaftaran baru no ….
a. 4
b. 5
c. 6
d. 7
e. 8
10. Obat tradisional dilarang mengandung….
a. Etil alkohol lebih dari 1%, kecuali dalam bentuk sediaan tingtur yang pemakaiannya dengan
pengenceran
b. Bahan kimia obat yang merupakan hasil isolasi atau sintetik berkhasiat obat
c. Narkotika atau psikotropika
d. Bahan lain yang berdasarkan pertimbangan kesehatan dan/atau berdasarkan penelitian
membahayakan kesehatan
e. Semua jawaban benar
11. Dokumen yang mencakup formula dan cara pembuatan termasuk kedalam formulir….
a. TA
b. TB
c. TC
d. TD
e. TE
12. Obat tradisional dilarang dibuat dan/atau diedarkan dalam bentuk sediaan kecuali..
a. Intravaginal
b. tetes mata
c. parenteral
d. supositoria, kecuali digunakan untuk wasir
e. Oral
13. Dasar hukum tentang cara pembuatan obat tradisional yang baik adalah
a. SK Badan POM RI No. HK.00.05.41.1380
b. SK Badan POM RI No. HK.00.05.41.1381
c. SK Badan POM RI No. HK.00.05.41.1382
d. SK Badan POM RI No. HK.00.05.41.1383
e. SK Badan POM RI No. HK.00.05.41.1384
14. IOT wajib menerapkan CPOTB sejak
a. 1 januari 2008
b. 1 januari 2009
c. 1 januari 2010
d. 1 januari 2011
e. 1 januari 2012
15. Proses penerapan CPOTB yang benar adalah
a. Sosialisasi penerapan CPOTB – Pelatihan CPOTB – Sertifikasi
b. Pelatihan CPOTB – Penerapan CPOTB – Sertifikasi
c. Sosialisasi penerapan CPOTB – Sertifikasi – Penerapan CPOTB
d. Pelatihan CPOTB - Sosialisasi penerapan CPOTB – Sertifikasi
e. Penerapan CPOTB - Sosialisasi penerapan CPOTB – Sertifikasi
16. Manfaat CPOTB bagi industri adalah kecuali
a. Menjamin konsistensi pembuatan produk
b. Merupakan dasar untuk meningkatkan mutu secara kontinu
c. Menghilangkan ketidaktergantungan pada individual
d. Meningkatkan kepercayaan konsumen
e. Meningkatkan mutu pembuatan keputusan manajemen
17. Yang tidak termasuk unsur CPOTB adalah
a. Personalia
b. Bangunan
c. Peralatan
d. Sanitasi dan hygiene
e. Pemusnahan
18. Lokasi bangunan yang baik untuk industry obat tradisonal menurut CPOTB adalah kecuali
a. Bebas polusi
b. Bebas banjir
c. Tidak bebas hama/pest
d. Tidak berada di daerah pembuangan limbah
e. Tidak berada di pemukiman padat dan kumuh
19. Tugas-tugas pokok pengawasan mutu adalah kecuali
a. Mengambil contoh dan melaksanakan pengujian mutu
b. Memberikan keputusan pelulusan atau penolakan
c. Penetapan kadaluarsa berdasarkan Uji stabilitas
d. Mengevaluasi semua keluhan dan produk jadi yang dikembalikan
e. Melakukan rekonsiliasi dari hasil produksi
20. Dalam inspeksi diri, hal-hal yang perlu diinspeksi adalah kecuali
a. Tim inspeksi diri
b. Pelaksanaan dan frekuensi
c. Laporan
d. Pelaksanaan tindak lanjut
e. Dokumentasi
21. Dasar hukum pengelompokan dan penandaan Obat Bahan Alam Indonesia adalah
a. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI No. HK. 00.05.4.2411 tahun
2004
b. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI No. HK. 00.05.4.2411 tahun
2005
c. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI No. HK. 00.05.4.2411 tahun
2006
d. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI No. HK. 00.05.4.2411 tahun
2007
e. Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan RI No. HK. 00.05.4.2411 tahun
2008
22. Item pemeriksaan Simplisia menurut Farmakope Herbal 2008 adalah kecuali
a. Pemerian
b. Identifikasi kandungan senyawa
c. KLT
d. Randemen
e. Susut pengeringan
23. Item pemeriksaan ekstrak menurut Farmakope Herbal 2008 adalah kecuali
a. Pemerian
b. Identifikasi kandungan senyawa
c. KLT
d. Randemen
e. Susut pengeringan
24. Bentuk sediaan obat tradisional adalah kecuali
a. Salep
b. Koyo
c. Suspensi
d. Inhaler
e. Tetes mata
25. Peraturan Kepala BPOM yang mengatur Tentang Persyaratan Mutu OT no….
a. 12 Tahun 2010
b. 12 Tahun 2011
c. 12 Tahun 2012
d. 12 Tahun 2013
e. 12 Tahun 2014

26. Persyaratan keseragaman bobot simplisia adalah


a. Dari 10 kemasan primer tidak lebih dari 2 kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari tabel dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya menyimpang dua
kali lipat dari tabel
b. Dari 10 kemasan primer tidak satupun kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari tabel dan tidak lebih dari 2 kemasan yang bobot isinya menyimpang
dua kali lipat dari tabel
c. Tidak lebih dari satu kemasan yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari bobot
isi rata-rata lebih besar dari 7,5% dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 15%
d. Dari 20 kemasan, tidak lebih dari 2 kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 10% dan tidak satu Kemasanpun
yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 25%
e. Dari 20 kemasan primer tidak lebih dari 2 kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom
A dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih
besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom B
27. Persyaratan keseragaman bobot serbuk & serbuk everfescen adalah…..
a. Dari 10 kemasan primer tidak lebih dari 2 kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari tabel dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya menyimpang dua
kali lipat dari tabel
b. Dari 10 kemasan primer tidak satupun kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari tabel dan tidak lebih dari 2 kemasan yang bobot isinya menyimpang
dua kali lipat dari tabel
c. Tidak lebih dari satu kemasan yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari bobot
isi rata-rata lebih besar dari 7,5% dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 15%
d. Dari 20 kemasan, tidak lebih dari 2 kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 10% dan tidak satu Kemasanpun
yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 25%
e. Dari 20 kemasan primer tidak lebih dari 2 kemasan yang masing-masing bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom
A dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih
besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom B
28. Persyaratan keseragaan bobot Kapsul yang berisi Obat Tradisional kering adalah
a. Dari 10 kapsul tidak lebih dari 2 kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang
dari tabel dan tidak satu kapsulnpun yang bobot isinya menyimpang dua kali lipat dari
tabel
b. Dari 10 kapsul tidak satupun kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari
tabel dan tidak lebih dari 2 kapsul yang bobot isinya menyimpang dua kali lipat dari tabel
c. Tidak lebih dari satu kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi
rata-rata lebih besar dari 7,5% dan tidak satu kapsulnpun yang bobot isinya menyimpang
dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 15%
d. Dari 20 kapsul, tidak lebih dari 2 kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang
dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 10% dan tidak satu Kapsulpun yang bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 25%
e. Dari 20 kapsul tidak lebih dari 2 kemasan yang masing-masing bobot isinya menyimpang
dari bobot isi rata-rata lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom A dan tidak
satu kapsulnpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari
harga yang ditetapkan dalam kolom B
29. Persyaratan keseragaan bobot Kapsul yang berisi Obat Tradisional cair adalah….
a. Dari 10 kapsul tidak lebih dari 2 kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang
dari tabel dan tidak satu kapsulnpun yang bobot isinya menyimpang dua kali lipat dari
tabel
b. Dari 10 kapsul tidak satupupun kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang
dari tabel dan tidak lebih dari 2 kapsul yang bobot isinya menyimpang dua kali lipat dari
tabel
c. Tidak lebih dari satu kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi
rata-rata lebih besar dari 7,5% dan tidak satu kapsulnpun yang bobot isinya menyimpang
dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 15%
d. Dari 20 kapsul, tidak lebih dari 2 kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang
dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 10% dan tidak satu Kapsulpun yang bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 25%
e. Dari 20 kapsul tidak lebih dari 2 kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang
dari bobot isi rata-rata lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom A dan tidak
satu kapsulnpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari
harga yang ditetapkan dalam kolom B
30. Persyaratan keseragaan bobot Pil adalah
a. Dari 10 Pil tidak lebih dari 2 Pil yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari tabel
dan tidak satu Pilnpun yang bobot isinya menyimpang dua kali lipat dari tabel
b. Dari 10 Pil tidak satupun Pil yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari tabel
dan tidak lebih dari 2 Pil yang bobot isinya menyimpang dua kali lipat dari tabel
c. Tidak lebih dari satu Pil yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi
rata-rata lebih besar dari 7,5% dan tidak satu Pilnpun yang bobot isinya menyimpang dari
bobot isi rata-rata lebih besar dari 15%
d. Dari 20 Pil, tidak lebih dari 2 Pil yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari
bobot isi rata-rata lebih besar dari 10% dan tidak satu Pilpun yang bobot isinya
menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 25%
e. Dari 20 Pil tidak lebih dari 2 Pil yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari
bobot isi rata-rata lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom A dan tidak satu
Pilnpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari harga
yang ditetapkan dalam kolom B
31. Kriteria/Persyaratan Pengobatan Tradisional adalah kecuali
a. Tidak membahayakan jiwa atau melanggar susila dan kaidah agama
b. Aman dan bermanfaat bagi kesehatan
c. Tidak bertentangan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyaraka
d. Tidak bertentangan dengan norma dan nilai yang hidup dalam masyarakat
e. Tidak bertentangan dengan upaya penyembuhan masyarakat
32. Suatu obat bahan alam yang ramuannya, cara pembuatan, pembuktian khasiat dan keamanan serta
cara penggunaannya berdasarkan pengetahuan tradisional penduduk asli setempat merupakan
pengertian dari…
a. Obat asli
b. Obat tradisional
c. Obat bahan alam
d. OHT
e. Fitofarmaka
33. Pengobatan tradisional hanya diakui sebagian secara formal dan dimanfaatkan pada bagian-
bagian tertentu saja dalam sistem kesehatan masyarakat termasuk dalam sistem
a. Sistem Integratif
b. Sistem Inclusive
c. Sistem Toleran
d. Sistem Deskriptif
e. Sistem Alami
34. Ayurveda merupakan pengobatan tradisional yang berasal dari Negara
a. India
b. Cina
c. Jepang
d. Afrika
e. Indonesia
35. Dasar hukum dari pengobatan komplementer-alternatif yaitu
a. Peraturan Menteri Kesehatan RI, Nomor 1109/Menkes/Per/IX/2007
b. Peraturan Menteri Kesehatan RI, Nomor 1109/Menkes/Per/IX/2008
c. Peraturan Menteri Kesehatan RI, Nomor 1109/Menkes/Per/IX/2009
d. Peraturan Menteri Kesehatan RI, Nomor 1109/Menkes/Per/IX/2010
e. Peraturan Menteri Kesehatan RI, Nomor 1109/Menkes/Per/IX/2011
36. Pengobatan yang melibatkan penusukan jarum dalam berbagai ukuran kedalam “titik meridian”
dalam tubuh manusia dengan tujuan untuk mengalihkan Chi (energi vital tubuh) untuk
meningkatkan keseimbangan tubuh atau mengembalikan kesehatan tubuh adalah
a. Akupuntur
b. Hypnoterapi
c. Herbalisme Medis
d. Homeopati
e. Aroma Terapi

Essay

1. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur CPOTB


2. Jelaskan perbedaan jamu, OHT dan fitofarmaka
3. Seebutkan dan jelaskan jenis-jenis pengobatan alternatif